Guardian Angel

Gambar

Tittle : Guardian Angel

Author : Hana Cho [Prev : kiddotiara]

Artwork : Saarah (http://highschoolgraphics.wordpress.com)

Genre : Sad, Romance

Main Cast(s) :

  • EXO’s Kim Joon Myeon
  • SNSD’s Im Yoona
  • EXO’s Oh Sehun

Rating : PG 13

Length : 1,136 W

Summary : [Terkadang seseorang merelakan apapun untuk orang yang ia cintai. Karena melihat orang yang ia cintai bahagia. itu sudah cukup untuknya.]

Disclaimer : Cast belong to God. And This story is pure my imagination.

A/N : Hallo ‘-‘)/ aku comeback dengan FF baru ku hehe. Ada yang kangen dengan kiddotiara ? /plakk. Oh iya aku juga ganti nama pena menjadi Hana Cho hehe😀 oke aku gamau banyak omong disini.

Happy Reading readers😉

-Guardian Angel-

Sinar matahari perlahan mulai menghilang, sepertinya ia lelah karena seharian ini ia menerangi bumi ini. Tiba saatnya senja pun datang, lalu kegelapan mulai menyelemuti bumi ini. Dua insan manusia berbeda gender saling menatap matanya masing – masing. Menatap dengan intens sepasang mata beriris madu, dan sepasang mata beriris hazel. “Mengapa kau melihatku seperti itu hm ?” pemilik sepasang mata beriris hazel, terkekeh. “Itu tidak lucu, tahu!” geram pemilik sepasang mata beriris madu, ia terlihat memukul pelan pundak pemilik sepasang mata beriris hazel.

“Aku yakin kalian memang tercipta untuk bersama.” kini seorang namja terlihat melihat mereka dari jauh, tampak segurat senyum hangat menyelimuti wajahnya.

“Aku akan selalu berkorban untukmu Yoong.” setitik airmata jatuh dari wajahnya.

“Bahkan jika aku harus kehilangan kebahagiaanku.” satu tetes, dua tetes, tiga tetes… bahkan seterusnya. Meluncur bebas dari mata indah sang namja.

Flashback

Seorang yeoja cantik menatap kosong ke arah timur, dengan sebuah tongkat yang sedari tadi ia tumpukan pada lantai. Hingga datang seorang namja, sang yeoja masih tetap pada posisi awalnya.

“Hai Yoong!” sapa namja tersebut dengan senyum mengembang. Sang yeoja terlihat memasang mimic muka yang sedih.

“Suho-ya.” Sahut sang yeoja dengan raut muka sedihnya. Ia sangat mengenali suara itu. Sang namja terlihat bingung dengan apa yang terjadi pada sang yeoja. “Waeyo ?” Tanyanya ia terlihat sangat khawatir pada sang yeoja.

Sang yeoja menunduk pelan. Kedua tangannya ia tangkupkan pada wajahnya yang cantik itu. “Aku tak bisa melihat wajahmu, padahal kita sudah sejak lama saling mengenal.” Kini sang yeoja terlihat terisak. “Yoong uljimayo!” ia merengkuh tubuh sang yeoja. “Bahkan aku tak tahu ekspresi apa yang sedang kau tunjukkan.” Yeoja beriris madu masih terisak tetap terisak.

“Walaupun kau tak bisa melihat wajahku, tapi kau merasakan bagaimana aku. Pegang ini.” Sang namja memegang erat tangan sang yeoja lalu mengarahkannya pada wajahnya. Sang yeoja terlihat menelusuri tiap lekuk – lekuk wajah sang namja. Ia tersenyum pahit.

“Bagaimana ?” Tanya sang namja, ia menampakkan senyum indahnya melebihi keindahan sebuah berlian.

“Yang aku tahu, kau pasti sekarang sedang tersenyum. Aku merasakannya disini.” Sang yeoja terlihat menunjuk dadanya.

“Hatimu berkata bahwa aku sedang tersenyum.” Ia membelai pelan tiap surai – surai sang yeoja. Sang yeoja mulai menampakkan sebuah lekukkan pada bibirnya.

“Seperti apa yang kau ucapkan, ‘Follow your heart.’ Ikuti kata hatimu.” Terang sang yeoja, dengan senyum bahagianya. Ia menatap langit dengan tatapan kosong.

“Walau matamu mati –tidak dapat melihat- tapi kau punya hati yang hidup, Yoong.” Ucap sang namja, ia mencium kening sang yeoja.

***

19th January 2012

“Tuan. Suho, apa kau yakin akan melakukan itu ?” tanya seorang lelaki parubaya, yang menggunakan sebuah jas berwarna putih dengan tatapan serius.

“Aku yakin.” jawabnya dengan penuh keyakinan.

“Tapi kau akan kehilangan nyawamu.” terang sang namja parubaya, ia menggeleng pelan

“Keputusanku sudah bulat. Ku mohon.” pintanya dengan mata berkaca – kaca.

“Baiklah.” ia terlihat memasang wajah sendu melihat seorang namja. “Ikut aku.”

***

25th January 2012

“Selamat Yoona! Hari ini adalah hari perbanmu akan dibuka.” seru lelaki parubaya, ia terlihat memegang sebuah gunting.

Kini ia segera memotong pelan kain kasa yang membalut pada sepasang mata yeoja yang bernama Yoona itu.

“Sekarang buka matamu perlahan.” Lelaki parubaya itu segera meletakkan gunting dan kain kasa –yang ia pegang tadi-

Sang yeoja terlihat membuka kedua kelopak matanya dengan hati – hati. nampaknya ia terlihat tak sabar untuk melihat dunia ini. Kedua matanya terlihat kini terbuka dengan sempurna, walau penglihatannya masih sedikit buram. Tapi ia sangat bahagia, kebahagiannya sekarang mungkin tidak akan terbalaskan oleh apa – apa. Bagaimana bisa ? seorang yang tak dapat melihat kini ia bisa melihat indahnya dunia dengan kedua matanya sendiri bukan mendengar cerita – cerita orang yang membuatnya semakin penasaran dengan bagaimana dunia ini.

Ahjussi, siapa yang memberikanmu sepasang mata ini ?” sang yeoja memegang kedua kelopak matanya, ia terlihat penasaran mendengar jawaban dari lelaki parubaya itu.

“Jawabannya ada disini Yoona-ya.” Lelaki parubaya itu memberikan sepucuk surat yang entah apa isinya itu. “Dan ini untukmu Sehun-ah.” ia juga memberikan benda berbentuk segi empat itu kepada seorang namja beriris hazel. Kedua alis sang namja terangkat.

“Apa ini ?” tanya sang yeoja. Ia terlihat mengangkat alis kanannya.

Dear Im Yoona

Yoona-ya bagaimana kabarmu ? aku harap kau senang dengan sepasang mataku. Tapi kau harus berjanji jangan sampai kau mengeluarkan airmata, karena aku akan sedih jika melihat kau menangis di atas sana. Jangan dirimu baik – baik Yoong. Bahagialah bersama Sehun.

 

Kim Joon Myeon

“J-jadi, yang memberikan mata ini adalah Suho.” Sang yeoja terpaku saat membaca surat yang diberika lelaki parubaya itu. Matanya terlihat menahan tangis. Tapi ia terlalu lemah untuk menahan tangisnya, dan sekarang wajahnya sudah penuh dengan airmata.

“Yoong uljimayo!” namja beriris hazel itu menatap sendu ke arah sang yeoja. Ia segera merengkuh sang yeoja kedalam pelukannya.

Dear Oh Sehun

Sehun-ah. aku berharap kau bisa menjaga Yoona untukku disini. Ia sangat mencintaimu, ku mohon jangan sia – sia kan Yoona. Aku akan tetap menjaga kalian dari atas sana.

 

Kim Joon Myeon

“Aku pasti akan menjaga Yoona, Hyung. Karena aku mencintainya.”

Flashback End

“Aku memilih meninggalkan sepasang mataku di dunia ini. Agar mata itu bisa melihat indahnya dunia ini selamanya. Meski raga ku sudah tidak ada.”

“Aku ingin melihatmu memakai sepasang mataku dengan bahagia.”

“Yoong, jangan pernah kau biarkan sepasang mata itu mengeluarkan airmata.”

“Aku tak akan pernah bisa merelakan sepasang mata itu menreproduksi cairan asin itu.”

“Melihat kau tersenyum saja, itu sudah membuatku bahagia disini, Yoong.”

***

Sinar matahari memasuki celah – celah jendela yang di balut oleh gorden berwarna kuning, yang membuat setiap orang bangun dari alam mimpinya. Seorang yeoja cantik membuka kedua kelopak mata dengan perlahan, memperlihatkan iris madu-nya yang selalu memikat siapapun.

“Sudah bangun Yoong ?” Tanya seseorang, yang membuatnya mengalihkan padangannya terhadap asal muasal suara itu. “Sehun-ah ?” ia terlihat memandang namja beriris hazel itu.

Ne, waeyo ?” tampak sedikit kebingungan yang menyelimuti wajah tampannya itu. “Aku sudah mempersiapkan bunga lily untuk kita bawa nanti.” Ia memperlihatkan bunga berwarna putih itu.

“Hm, baiklah.” Senyumnya mengembang, lalu ia beranjak dari tempat tidurnya. “Sehun-ah, aku mandi dulu eoh ?” Desis sang yeoja lalu berjalan menjauhi sang namja.

Hyung, terimakasih. Karena kau sudah memberikan sepasang mata yang sangat berarti untuk Yoona dan untukku.” Gumam sang namja dalam hati kecilnya.

***

Rhyme in Peace

‘Kim Joon Myeon’

22 May 1991

19 January 2012

“Suho-ya, bagaimana kabarmu disana ?” Ucap seorang yeoja ia terduduk di dekat makam itu agar sejajar. Lalu menyimpan setangkai bunga lily di atas makam tersebut.

“Aku dan Sehun sangat merindukanmu.”

“Terimakasih atas sepasang mata ini-”

“Ini sangat berharga untukku.”

“Oh iya, kami ke sini untuk menunjukkanmu sebuah kartu undangan-”

“Menurutmu ini bagus tidak ?”

“Ini aku yang memilihnya. Kekeke.”

“Aku simpan disini saja ne.” Ia meletakkan sebuah benda berbentuk segipanjang itu.

“Suho-ya, ku harap kau datang. Meski kami tak dapat melihatmu.” Ucap seorang namja beriris hazel, ia terlihat mengelus pelan batu nisan yang ada dihadapannya.

“Yoona-ya, Sehun-ah. Aku pasti datang!” Seru seorang namja yang hanya bayangannya saja.

“Karena aku adalah Malaikat Pelindung untuk kalian.”

THE END

How ? -_-

Jadi disini Yoona itu buta. Terus Suho dan Yoona itu sahabatan. Suho cinta sama Yoona, tapi Yoona cintanya sama Sehun. Suho berkorban ngasihin kedua matanya buat Yoona. Walau harus kehilangan nyawanya.

Absurd kah ?

Menurut aku FF ini absurd banget -_-

Terimakasih banyak untuk yang udah mau baca😀

Don’t forget leave a comment! pls ‘/\’

33 thoughts on “Guardian Angel

  1. Terharu banget thor baca fanfic ini. Suho emang cocok banget jadi Guardian angel. Untuk pemilihan castnya tepat. Trus feel nya dapet banget~~~ Suka banget sama ceritanya. Walaupun bergenre sad,romance dan dominan di sadnya,tapi nyentuh banget. Ditunggu ff lainnya thor.

  2. Suho emang berhati Angel dh…
    Dia rela kasi matanya buat orng yg d cintainya… Sedikit sdih..tp seneng jg ad Couple YoonHun.. Wkwkw..
    FFx kereen,kok! Ditunggu ff selnjutx..
    Semangaat! !

  3. Suho emang berhati Angel dh…
    Dia rela kasi matanya buat orng yg d cintainya… Sedikit sdih..tp seneng jg ad Couple YoonHun.. Wkwkw..
    FFx kereen,kok! Ditunggu ff selnjutx..
    Semangaat!

  4. huah FF yg isix pengorbanan cinta #feel mellow gue kambuh lg jdx# wkwk
    makasi author ama FF nya yg bgs dan keren,,
    di tggu karya lainnya,, hwaiting

  5. ff.y bagus Thor , td aku kirain Yoong eonnie ama Suho pacaran , ternyata enggak . Tapi tetap suka kok apalagi ending.y Yoonhun .

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s