[Series] Conflict of Love (First)

conflict

Title : Conflict of Love (First) | Author : Tiffany Tania | Genre : Romance, Life, Friendship | Length : Series | Rating : T+

Main Cast : “EXO’s Oh Sehun – GG’s Im Yoona – EXO’s Kim Jongin”
Other Cast : “GG’s Tiffany Hwang – EXO’s”

This story belong to me, and the cast is belong to God. This is just a fanfiction don’t think to much. Dont be a plagiator and siders!

….

Yoona POV

“Ibu… jangan tinggalkan Yoona! Yoona mohon bu!”

Mimpi itu lagi. Mimpi yang berhasil membangunkan ku dari tidur. Ku tatap jam dinding masih jam setengah enam pagi rupanya. Aku bangun dan bergegas merapikan tempat tidur. Tak lupa membawa handuk dan mandi.

Setelah dirasa cukup aku memakai seragam SMA baruku ini. Almamater yang sedari dulu aku impikan, akhirnya..

Aku bercermin dan tersenyum, “Yoona terlihat sangat cantik! Semangat!”

Ya, hari ini hari pertama ku melaksanakan kegiatan belajar di semester baru. Aku adalah siswa SOPA a.k.a Seoul of Performing Arts tempat para murid berpendidikan tinggi dan kaya. Entah karena beruntung atau apa aku, Im Yoona dapat diterima disana lewat jalur prestasi. Prestasi ku dalam dance, selain dance memang keaktifanku dibidang lain yang kurasa cukup.

Ku raih tas dan tak lupa kacamata. Kutatap kalender, ini tanggal dua puluh lima. Itu tandanya lima hari lagi aku harus membayar kost bulan ini. Sial, jangankan uang kost untuk makan pun pas – pasan.

“Aku harus mencari pekerjaan sampingan lagi. Semangat Im Yoona!” ucapku sendiri sambil mengikat tali sepatu. Sebelum benar – benar pamit, aku mencium foto Ibu dan bergegas pergi.

“Yoona berangkat bu!”

….

Sehun POV

“Hyung, ada pesan baru” ucapku pada Luhan hyung yang sedang mengendarai mobil dengan serius. Dia sedikit menoleh, “Siapa? Baca saja! Jangan membuat konsentrasiku buyar Oh Sehun!”

Sinis, tak beda jauh dengan sifatku.

Aku mendesah pelan, “Pesan dari Chorong noona, Bora noona dan Yuri noona”

“Ah biarkan saja!”

Playboy, eits maaf untuk sifat yang satu ini tak menurun padaku. Bukan aku yang tak laku hanya saja aku tipe yang pemilih berbeda dengan Luhan hyung yang langsung main terima. Terakhir kali aku berpacaran yaitu dengan Jinri.

Jinri? Ah, mengingatnya aku menjadi teringat Kai. Seketika kesal, sedih, kecewa tercampur begitu saja didalam hatiku.

Kalian ingin tahu kenapa? Karena Jinri merupakan salah satu korban dari Kai, akibat Kai dia menjadi uring – uringan tak jelas. Hidupnya hancur berantakan setelah itu. Pernah sekali aku melihat dia sedang menangis di taman sekolah.

Apa bedanya aku dan Kai?

Tampan? Ceklis

Kaya? Ceklis

Karismatic? Sudah jelas! Rupanya banyak yang mengantri ingin menjadi pacarku, sebut saja Hyeri yang sampai saat ini masih mengejarku.

Entahlah aku tak mengerti dia memakai jampe – jampe apa sampai – sampai seluruh siswa wanita terpikat olehnya.

Mengingatnya hanya membuat aku iri, kuputuskan untuk mendengarkan musik kencang – kencang membuat Luhan hyung berteriak protes, “OH SEHUN KECILKAN VOLUMENYA!”

….

Kai POV

“Aku didepan rumahmu. Cepat keluar!” ucapku dan memutus sambungan telepon. Tak lama kemudian keluar sesosok wanita berperawakan tinggi dengan kulit putih mulus dan rambut merah terangnya menghampiri dan membuka pintu mobilnya.

“Good morning baby” ucapnya duduk dan mencium pipiku. Kebiasaan, memang setiap hari inilah jatah yang dia berikan padaku.

Ku injak pedal gas dan melaju menuju sekolah.

Ddrrrrt.. Ddrrrt..

Sial, ponselku bergetar. Kucuri – curi pandang kearah Krystal untung saja dia sedang sibuk memainkan ponselnya. Kulihat pesan dan ternyata itu dari Hyuna, kekasih baruku.

Jangan salah.. aku ini cukup nakal dalam percintaan. Dan untung saja, tak ada yang mengetahui permainan mengasyikan ini, Krystal selalu saja percaya padaku. Syukurlah.

Hidup ini indah ya?

….

Author POV

Bel sekolah berbunyi, membuat seluruh siswa SOPA berlarian menuju kelas masing – masing. Pada saat itu enam mobil sport memasuki area parkir membuat para siswa yang sedari tadi acuh berjalan menjadi terdiam dan menyisi.

Baiklah, mobil pertama keluar seorang lelaki berkulit tan dengan menggandeng seorang ketua cheers sekolah, Krystal dan Kai.

Mobil kedua, Suho anak pemilik sekolah ini sekaligus sepupu dari Kai keluar bersama Lay yang merupakan seorang komposer yang cukup terkenal seantero sekolah. Dia sudah menciptakan berbagai lagu salah satunya lagu mars sekolah mereka.

Chen dan Kyungsoo keluar dari mobil Audi putih, dengan tampang cuek nan dingin mereka keluar dan membanting pintu sehingga menuai berbagai histeria murid sekolah.

Kris dan Tao tak mau kalah keren dari yang lain. Mereka keluar dan menunjukan tampang kerennya. Tak usah dibuat – buat karena memang mereka sudah tampan.

Mobil kelima baru terparkir rapi, keluar dua lelaki tampan. Yang satu tinggi dan yang satu standar. Baekhyun dan Chanyeol. Baekhyun yang dikenal seantero sekolah dengan vocalnya yang indah bersamaan dengan Chen dan Kyungsoo bahkan mereka memiliki grup vocal yang selalu mewakili sekolahnya. Sedangkan Chanyeol dengan senyuman khasnya dia melambaikan tangan dan memberi flying kiss.

Terakhir, mobil kedua saudara kembar yang tak kalah tampan dari Kris dan Tao terparkir juga. Luhan dan Sehun, kedua saudara kembar yang memiliki kepribadian sama (minus playboy untuk Sehun) ini berlenggang berjalan mendahului semua.

Akhirnya, kedua belas lelaki tampan itu berjalan di koridor. Tak sedikit siswa yang terpanah pada mereka. Mereka merupakan lelaki idaman di sekolah.

Dan, mereka pun memasuki kelasnya.

Tiffany menghela nafas lega, “Huh akhirnya! Telingaku tidak sakit lagi!” ucapnya mengusap telinga. Yoona terkekeh sambil membaca buku, “Makanya pakai headset sepertiku jadi tak terusik oleh mereka”

“Baiklah… mulai besok aku akan mendengarkan nasihatmu”

Tiffany mendekatkan kursinya kepada Yoona, “Apa kau pernah dengar gosip Jinri sunbae?” Yoona menggeleng pandangannya masih fokus pada buku tebal bertuliskan “The Sunset” itu. Tiffany sebal dan menutup paksa buku itu, Yoona mengerucutkan bibirnya.

“Memangnya kenapa?”

“Katanya dia jadi frustasi berat…” ucap Tiffany sedikit berbisik.

“Aku tau Tiffany.. aku sering menemukan Jinri sunbae menyendiri di taman sekolah” ucap Yoona berbisik. Tiffany merasa kasihan, raut wajahnya menjadi sendu. “Jinri sunbae kasihan ya? Semoga saja aku tak menjadi korban lelaki sok tampan itu!”

“Memang mereka tampan kali!” celetuk Jihyun teman dekat Yoona dan Tiffany. Tiffany dan Yoona lantas menoleh dan memukul kepalanya “NAM JIHYUN!!!!”

“Aw.. appoya!”

….

Bel kantin sekolah berbunyi, Yoona, Tiffany dan Jihyun berebut bangku kantin.

“Kalian ada acara apa sepulang sekolah?”

Yoona mendongak dan menutup bukunya, “Ke toko buku, kau?”

“Aku ada jadwal latihan vocal, mengapa?”

Jihyun mengerucutkan bibir kesal, “Wah… berarti kau bertemu dengan anggota EXO dong? Enak ya jadi Tiffany” ucap Jihyun berandai – andai. Memang Jihyun adalah salah satu dari sekian ribu murid SOPA yang sangat tergila – gila pada EXO. Terlebih dia sangat menyukai Jongdae a.k.a  Chen.

Jihyun merengut manja, “Tiffany…”

“Apa lagi Jihyun sayang?”

Yoona mendesah dan menyeruput jus strawberry nya, “Dasar fangirl!”

Mata Jihyun terarah ke sebelas lelaki tampan yang baru saja memasuki kantin. Dipimpin Kai dan Krystal para member lain mengikuti dari arah belakang. Jihyun hampir saja berteriak jika tidak Tiffany bekam. “Ya! Jangan malu-maluin!”

Kai POV

Menjadi superstar sekolah ribet ya? Setiap kali melangkah riuhan selalu saja menjadi kawan sehari – hari. Krystal terus saja melingkarkan lengan, ingin sekali rasanya melepaskan lengan gadis centil ini. Tapi ya mau diapakan lagi, jadi orang tampan memang sulit ya.

“Cepat jalannya Kai!” ujar Kyungsoo hyung dibelakang. Krystal bertanya, “Where are you looking at babe?”

“Nothing!” jawabku. Aku berbohong mataku bertemu pandang dengan seorang gadis cupu dengan kacamata dan buku tebalnya itu. Salah satu temannya dibekam oleh yang satunya lagi. Dia terus menatapku, pandanganku tak berhenti menatapnya.

‘Dia lucu juga ya?’

Segera ku gelengkan kepalaku cepat, “Apa – apaan kau Kai? Kau ini lelaki tampan mana mungkin menyukai seorang gadis cupu seperti itu! “Cupu” tolong garis bawahi”

Yoona POV

Jihyun berulah lagi, kegilaannya pada EXO semakin mengudara saja. Mau tak mau aku harus melihat pemandangan itu juga. Eh, tapi kemana si pendiam itu?

Mataku celingukan mencari sosok Sehun, tumben hanya ada saudara kembarnya Luhan. Biasanya mereka tak pernah terpisahkan. Tiffany bergidik ngeri ketika Chanyeol memberinya wink dan flying kiss. Jihyun terus menatap Chen yang sama sekali tak menatapnya. Aku hanya bisa tertawa melihat tingkah lucu kedua sahabatku itu.

DEG!

Mataku bertemu pandang dengan manik matanya yang hitam arang itu, “Apa – apaan ini? Kenapa aku jadi gugup gini?”

Posisi duduk ku jadi tak enak begini. Beberapa kali ku geser – geserkan kursi duduk ku, dan mencoba untuk menghindari tatapan tajam Kai sunbae.

“Eh, aku permisi ya?” ucapku sambil membawa buku dan berlalu pergi. Tiffany masih sibuk membekam mulut Jihyun yang histeris. “Ya! Im Yoona! Jangan tinggalkan aku!”

Maaf Tiffany aku tak mendengarmu, haha!

‘Kenapa aku jadi nervous?’

Aku berinisiatif untuk pergi dari kantin karena konsentrasiku dalam membaca akan sangat terganggu dengan adanya EXO. Apasih EXO hanya menuai keributan saja tak ada untungnya sama sekali. Aku berargumen dalam hati.

Tempat ini tempat persembunyian ku dari hiruk pikuknya sekolah. Sebuah bangunan tua belakang sekolah yang sudah tak digunakan. Aku melangkah ke tangga sambil bergumam pelan tapi aku melihat seseorang.. bukan.. bukan seorang tapi dua orang!

Eh tunggu.. bukankah itu Jinri sunbae dan… Sehun sunbae?

Jinri sunbae menangis?

“Hatiku sakit Sehun-a, sakit!” ucap Jinri sambil memukul dadanya keras. Sehun yang tak tega melihatnya hanya memeluk Jinri erat. “Mengapa kau selalu memikirkan Kai? Lihat aku! Aku yang peduli padamu Jinri-ya! Aku!”

Jinri mundur selangkah, “Maaf Sehun-a.. aku tak bisa”

Mata Sehun berubah sendu, dia menunduk sama halnya dengan Jinri.

 Aku bersembunyi dibalik tembok dan memegangi dadaku. “Apa aku berdosa menguping orang lain?”

Aku mencuri pandang lagi.

“Kau tak pernah melihat aku Jinri-ya! Aku menyayangimu!” kini Sehun memeluk Jinri paksa. Jinri berontak namun sayang kekuatan nya kalah banding dengan Sehun. Kini Sehun memblock tangan Jinri dan menghantamnya ke tembok cukup keras.

“Aw! Apa-apaan kau Sehun?”

Sehun semakin mendekat kearah Jinri. Wajahnya semakin mendekat dan Sehun mendaratkan ciuman di bibir Jinri. Bibir Sehun melumat habis bibir Jinri. Awalnya Jinri berontak namun lama kelamaan dia ikut dalam permainan Sehun.

Mataku terbelalak, “Astaga.. bagaimana ini?!!!” ucapku dalam hati. Dengan langkah sangat pelan, aku mencoba melangkah.

Selangkah.. Dua langkah.. Tiga langkah..

Kriek…

Sial! Aku menginjak apa?

Kutundukkan kepala ku dan bungkus minuman kaleng. Kepalaku lantas menoleh kearah Sehun dan Jinri sunbae, mereka sedang menatapku. Sehun dengan tatapan dinginnya, Jinri dengan tatapan kaget sambil memegangi bibirnya.

Satu.. Dua.. Tiga..

Lari!!!

Aku berlari sekuat tenaga tak mau menoleh kebelakang sama sekali. Entahlah yang kupikirkan sekarang hanyalah berlari dan bersembunyi dari Sehun sunbae. Langkahku terhenti di taman sekolah, aku beristirahat di balik pohon. Dan mulai terduduk karena lemas.

Kakiku bergetar hebat, peluhku bercucuran.

“Bagaimana ini? Apa Sehun sunbae tau bahwa itu aku? Yatuhan, semoga saja Sehun sunbae tak menyadarinya” cerocosku tak jelas.

Degup jantungku semakin berpacu, peluhku jatuh lagi dan kakiku kembali bergetar hebat ketika seseorang di belakangku berbisik.

“Hai… “ aku menoleh dan melonjak kaget ketika seorang lelaki dengan smirk khasnya berbisik sambil memegang pundakku. “Penguntit!”

*TBC*

YAAAAAA!!! Akhirnya Chapter 1 update ya:’)
Makasih buat respon dari readers yang sangat positif.. Aku seneng banget loh..
Mungkin di part ini belum nongol couple nya ya? Masih abstrak gitulah.. namanya juga baru awal..
Maaf kalo readers kesel gara – gara kependekan.. Juga maaf kalo update FF ini sama Chaptered Hurt agak lama soalnya besok udah UTS aja:’)
Tapi diusahakan sebisa mungkin buat lanjut..

Makasih udah mau baca! Jangan lupa commentnya ya^^

=TiffanyTania=

Advertisements

122 thoughts on “[Series] Conflict of Love (First)

  1. Kereeeen,,ada apa dengan jinri??di apain dy sm kai? Yoona jd cupu,, ohmaigad gag keliatan doong cantiknya…
    Itu sehun yaaa yg ngejar yoona..

  2. Hyaaaaaaaaaa!!!!! Apa”an iniii!!!!!! Sehun sayanggg!!!! Bibirmu hanya boleh untuk yoona!!!!!!!!!!!!!! Gak boleh yg lain!!!!!! Sehunnn!!!!!!!! U bad bad bad boy u so bad!! -_-” awas kmu ya!! /plakk\

  3. Pingback: [Series] “Conflict of Love-11″ | YoongEXO

  4. Pingback: [Series] ‘Conflict of Love-10″ | YoongEXO

  5. Pingback: Conflict of Love-9 | YoongEXO

  6. Pingback: “Conflict of love-8″ | YoongEXO

  7. Disini yoona jd cewe cupu yaaa ,, ?? Oalahhh sehun kasian amatt dia smpe ngemis cintanya jinri , 😥 perasaan yg trun dr mobil cuma 11 cowo deh kok tulisannya 12 ? ,, :p walaahhh siapa tuh yg bilang yoona pnguntit , sehun-kah ???

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s