[Series] “Conflict of Love”-5

cof5

“Conflict of Love (Fourth)”

perfectbaek // gg’s im yoona – exo’s kim jongin – gg’s tiffany hwang – exo’s oh sehun // chaptered // pg13+ // romance, friendship

[Siapa yang harus aku pilih…?]

….

Prev :
Erika a.k.a Yoona berhasil mengalahkan Kai yang notabene adalah raja nya dance di jalanan Gangnam itu. Erika merasa senang telah mempermalukan Kai dihadapan banyak orang, karena dendam yang dia pendam selama ini. Karena kebodohannya, Yoona menyebutkan nama yang tak seharusnya dia sebutkan. Itu membuat Kai sedikit curiga pada wanita dihadapannya ini. Bagaimanakah kisah selanjutnya? Apa Yoona bisa terlepas dari Kai?

“Darimana kau tahu nama asliku?”

DEG!

MATI!

IM YOONA BODOH!

Yoona terdiam, Kai maju selangkah. “Aku.. aku hanya”

Kai semakin memajukan badan dan memojokkan Yoona, “Sekali lagi kutanya, darimana kau tahu nama asliku, Erika-ssi?

Yoona meneguk salivanya pelan, dia sedikit memejamkan mata sampai dia berhasil lolos ketika seorang lelaki yang menyelamatkannya, Taemin.

“Kai!”

Kai menoleh, pada saat itu juga Yoona berhasil kabur. Kai mengacak rambut asal, “Ya! Taemin!”

Taemin menggaruk tengkuk, “Apa?”

Sambil celingukan Kai mencoba mencari sosok Erika, namun gagal. “Kau mencari siapa sih?”

“Ah…!” decak Kai sebal.

Yoona memperlambat larinya ketika merasa sedikit kelelahan, dia memegangi dadanya. Jantungnya berdebar sangat kencang, Yoona mendesah lega ketika sampai di kostan nya.

“Syukurlah aku masih bisa tinggal lebih lama disini…” desisnya pelan.

.

Pagi ini Yoona terlihat lebih semangat dari biasanya, dia senang akhirnya bisa membayar tagihan kost. Sampai disekolah, suasana masih belum ramai. Apa dia terlalu kepagian?

Yoona memilih untuk menuju taman sekolah daripada kelasnya. Lagipula Yoona bisa pastikan bahwa Tiffany dan Jihyun belum datang.

Yoona diam disalah satu bangku, dia mengeluarkan headphone dan MP3 kesayangannya. Playlist hari ini yaitu, Fall for You.

Entah karena kelelahan, Yoona terlelap sambil duduk. Kepalanya sedikit menunduk, sehingga surainya menghalangi wajah.

Sehun tiba, hari ini dia sengaja untuk pergi naik bus. Tak biasanya, tapi dia ingin mencoba. Hei, ternyata tak seburuk yang dipikirkan. Udara lewat celah jendela lebih segar daripada AC didalam mobil.

Sehun terperanjat kaget ketika tiba di taman, bagaimana tidak. Dia melihat seorang wanita berambut panjang dengan sedikit menunduk membuat dia mengira wanita itu hantu. Sehun berjinjit pelan, dia menghampiri Yoona.

Sehun sedikit menoleh di belakang kursi, dia sedikit menyibakkan surai gadis itu. Gadis itu masih terlelap, “Ah.. Yoona” ucap Sehun dan lalu duduk disebelahnya.

Sama seperti Yoona, Sehun lebih memilih mendengarkan musik.

Sampai akhirnya, mereka berdua benar – benar terlelap.

Kai POV

“Jongin-ah, ayo antar aku!” bujuk Kyungsoo hyung yang sedikit menyeretku dari tempat duduknya. Aku menggeleng, “Aku gamau!”

“Baiklah, jangan minta dibuatkan sarapan lagi!” Kyungsoo hyung melenggang pergi keluar kelas. Dia sepertinya kesal padaku.

Aku lari dan mengejar Kyungsoo hyung, “Hyung.. maaf, yasudah aku antar”

Langkah beratku tetap menuntun untuk setia menemani Kyungsoo hyung, sedangkan Kyungsoo hyung sibuk celingukan mencari seseorang. Sebelumnya aku tak pernah tahu jika pria bermata bulat dihadapanku ini sedang mencari seorang gadis.

Adik kelasnya yang berada di jurusan art.

Aku lebih memilih menerawang sekitar taman, saat menatap ke arah bangku… sebentar, bukannya itu Sehun dan Yoona?

Mereka tidur bersama?

Satu bangku?

Apa – apaan?

Aku melangkah agar bisa lebih dekat dengan mereka, atau lebih tepatnya memastikan. Benar saja, Sehun tampak tertidur pulas begitupun Yoona. Suara deru bel masuk berbunyi, membuat aku terkaget dibuatnya.

Sama sepertiku Yoona dan Sehun terbangun dari tidurnya.

Pada saat langkahku menjauh bisa kudengar suara mereka yang sama – sama berteriak, “KAU?”

Ku abaikan saja, aku merasa kesal sendiri melihatnya.

Sehun POV

“Apa – apaan kau?” ucapku sedikit menjauh ketika aku sadar bahwa dia memang sedang bersandar dibahuku.

Gadis yang kutahu bernama Yoona itu sedikit membulatkan matanya, “Aku duluan disini! Lalu kenapa Sehun sunbae ada disini juga?”

Sial….

Gadis ini…

“Lalu kau mengusirku?”

Yoona menggeleng, “Bukan seperti itu.. kan sudah kubilang aku duluan yang disini!”

Aku berdiri dan melenggang pergi, “Terserah kau saja!”

Setelah kupastikan jauh dari Yoona aku bersembunyi dibalik koridor, kupegang dadaku. Rasanya tak karuan, jantungku berdegup kencang sama halnya ketika aku merasakan jatuh cinta pada Jinri.

“Sehun!” ucap seseorang dan akupun berbalik. “Hei Jinri..”

Jinri mendekat, “Kau sedang apa?”

“A..ah tidak, ayo masuk!” ucapku menggenggam lengan Jinri. Dalam hati aku berkata, “Sehun jangan pernah pikirkan wanita lain, cintamu hanya untuk Jinri! Ingat pengorbanan mu selama ini”

Dan kamipun masuk kelas bersama.

Yoona POV

Pada saat aku memasuki area koridor ekor mataku tak sengaja memandang Sehun dan Jinri sunbae. Mereka sedang mengobrol biasa.

Mataku terasa perih ketika Sehun sunbae menggenggam lengan Jinri sunbae dan berjalan bersama memasuki kelas.

Aku hanya mampu terdiam dan berlenggang malas ke dalam kelas.

Aku tak mau untuk bolos lagi kali ini.

Tiffany tak hadir hari ini, kata Jihyun dia sakit. Entah sakit apa yang jelas hari ini aku dan Jihyun harus mengunjungi rumahnya.

.

“Dia sakit apa sih?” tanya ku pada Jihyun.

Jihyun malah asik dengan ponselnya, tak jauh – jauh paling dia sedang smsan dengan Chen sunbae. Ah menyebalkan!

Kuinjak saja kaki Jihyun.

“YA! IM YOONA SAKIT PABBOYA!”

Aku terkikik geli melihat reaksi Jihyun, “Itu salah kamu! Makanya kalo ada yang panggil nyaut dong!”

Tiba – tiba saja sebuah mobil memblock jalan kami, aku mengernyit heran. Sepertinya aku tahu. Benar saja, itu mobil Kai sunbae.

Tiba – tiba lututku terasa lemas, tanganku gemetaran. “Omo! Ottokhae?” deruku dalam hati.

Kai sunbae turun dan menawariku tumpangan. Ah iya, didalam ada Sehun sunbae juga. Tumben sekali.

“Tidak usah, terimakasih” ucapku sambil tersenyum kikuk. Kai sunbae merubah ekspresi wajahnya, “Kau ini sebenarnya kenapa?”

Dia meletakkan punggung tangannya didahiku.

“Kau tak sakit kan?”

Aku menggeleng, debaran jantungku semakin mengencang.

Dug..dug..dug..

“Ayo naik!” akhirnya aku dan Jihyun dengan sangat terpaksa harus ikut.

.

Author POV

Hening, tak ada satu pun yang mau berbicara, Kai sibuk menyetir, Jihyun sibuk saling berkirim pesan dengan Chen. Begitupun Sehun, dia hanya menutup mata sambil mendengarkan sebuah lagu.

Dan tersisa Yoona, dia hanya sibuk meremasi rok sekolahnya. Dia terlalu gugup untuk bertemu Kai, dia merasa dia takut jika identitas palsunya terbongkar, Padahal Kai tak menunjukkan tanda – tanda bahwa dia tahu.

Kai akhirnya mencairkan suasana, “Eh iya, dari sini belok ke sebelah mana?”

“Eum.. ke kiri sunbae”

Mobil Kai berbelok ke kiri dan kini tiba saatnya Yoona dan Jihyun untuk turun. Bahkan Sehun sudah bangun.

Ketika Yoona melangkahkan kaki suara Sehun menghentikannya. “Yoona!”

Seketika Yoona menoleh, “Iya sunbae?”

“Tiffany sakit? Semoga cepat sembuh ya?”

Yoona tersenyum, “Ah, baik. Akan ku sampaikan salamnya”

.

“Kau menyukai Yoona?” tanya Kai menginterupsi. Sehun menoleh malas, “Jika iya? Kenapa?”

“Tidak”

“Kau menyukainya?” kini giliran Sehun yang bertanya.

Kai mengentikan mobilnya mendadak, dia menoleh ke arah Sehun. “Iya.. aku menyukainya”

“Ada masalah Oh Sehun?”

Sehun tertawa hambar, “Kita saingan lagi?”

Kai malah tertawa, “Kau sudah punya Jinri.. ayolah”

“Lalu bagaimana dengan Krystal dan Hyuna? Bukankah mereka sudah cukup?”

Kai menghentikan tawanya, “Aku rela meninggalkan mereka demi Yoona”

“Oh ya?” suara Sehun malah terdengar meremehkan dipendengaran Kai.

Kai menoleh, kini dia memberikan tatapan tajam pada Sehun. “Lihat saja nanti.. siapa yang akan mendapatkan Yoona”

“Cobalah jika kau berani”

.

Yoona POV

Cucian dirumah sudah menumpuk, dengan sangat terpaksa sore ini aku harus mencuci. Aku meminta izin pada Minhyuk, untung saja dia memberikan izin. Ketika sedang menjemur ponselku berdering.

Ada telepon masuk.

Kutatap layar, nomornya tidak ku kenal.

“Yeoboseoyo?”

Yoona?

“Ne, nuguya?”

Kai

“Oh.. ada apa sunbae?”

Malam ini aku jemput kau, kupastikan kau sudah siap ya? Jam tujuh malam

“E-eh.. sunbae”

Sialan, telepon terputus. Kutatap jam dinding, menunjukan pukul 6. Saat itu juga aku sibuk dengan urusanku sendiri.

Untung saja aku masih punya dress pemberian Bibi Han, setidaknya aku tak  terlihat kuno. Dengan dress merah selutut, high heels hitam yang juga pemberian Bibi Han.

Aku terlihat cukup cantik, ah atau hanya aku yang terlalu pede?

Sambil merapikan rambut ku sisir asal rambutku, ah iya kali ini aku tak memakai kacamata. Melainkan memakai softlens dari Tiffany. Ah sungguh, dia sangat membantu.

Ketika kubuka pintu rumah, mataku terbelalak kaget.

Didepan rumahku terparkir dua mobil sport yang tak ku ketahui milik siapa. Sampai digerbang, aku melirik sekitar. Tak ada siapapun, Kai pula.

Kubuka pintu gerbang, alangkah kagetnya aku ketika dua pria keluar dengan tuxedo hitam. Rambutnya terbilang rapi dari biasanya, yang satu membawa bunga mawar merah dan yang satu berwarna putih.

Aku hanya mampu melongo, ketika mereka menyunggingkan senyuman atau lebih tepatnya smirk kearahku.

Terdiam.

Aku terpaku ditempat, kutelan salivaku pelan ketika mereka menyebut nama ku dengan lembut yang justru terdengar sangat geli.

“Im Yoona, ikut denganku” ucap Kai penuh dengan kelembutan.

Kulirik sebelah kiri, Sehun dengan senyuman menggoda. “Lebih baik kau bersamaku”

Tubuhku mengeluarkan keringat dingin, Bagaimana ini? Seseorang tolong aku!!! Siapa yang harus kupilih?

*TBC*

Gimana? Tambah greget atau malah flat?-_-
Maaf lagi ga mood bikin FF ini aja ujung2nya maksain bgt ya alurnya:”) Semoga masih banyak yang suka deh yaaa<3

Sampai jumpa di chapter 6 hehe><

Jangan lupa tinggalin komentar ya? Ga maksa kok, kalau kalian tahu artinya menghargai pasti kalian tahu kalian harus apaJ

-perfectbaek-

Advertisements

90 thoughts on “[Series] “Conflict of Love”-5

  1. Wah wahhh.. Yoona berpenampilan cantik!! Pakek contact lens lg.. Klo kai inget sm yoona-erika gimana??? Ini yoonhun kan?!!
    Ah iya thor.. Bahasa x tolong dibakukan ya..

  2. Pingback: [Series] “Conflict of Love-11″ | YoongEXO

  3. Pingback: [Series] ‘Conflict of Love-10″ | YoongEXO

  4. Pingback: Conflict of Love-9 | YoongEXO

  5. Pingback: “Conflict of love-8″ | YoongEXO

  6. Oalaahhh knapa jadi kai sma sehun yg dtang ,, bukannya yg ngajak yoona pergi itu kai knapa sehun bisa ikutan nonggol ,, wah prsaingan buat ngedapetin yoona udah dmulai nih ,, tp mreka murni suka sama yoona atau cuma krna mreka saingan doang untuk ngebuktiin siapa yg lebih hebat ,, ?? Tp thor kok lama2 mkin pndeksih thor , tau2 udah tbc ajjj 😥

  7. Pingback: “Conflict of Love-7″ | YoongEXO

  8. Pingback: [Series] “Conflict of Love”-6 | YoongEXO

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s