[Series] “Conflict of Love”-6

conflictoflove

“Conflict of Love – 6”

Perfectbaek // EXO’s Kim Jongin – GG’s Im Yoona – EXO’s Oh Sehun // school-life, romance, friendship, pg 13+

[Semuanya berawal dari sini…]

First I Second I Third I Fourth I Fifth I Sixth

Previous chapter:
Yoona menerima panggilan dari Kai, dia mengajaknya untuk keluar entah Yoona pun tak tahu alasannya apa. Malam itu, Yoona berdandan cantik hanya untuk bertemu dengan Kai. Namun, ketika dia menginjakkan kaki keluar rumah, dia kaget ketika melihat dua mobil sport terparkir rapi didepan halaman rumahnya. Mereka adalah Kai dan Sehun. Mereka memaksa agar Yoona memilih salah satu diantara mereka, masalahnya Yoona tak bisa menentukan pilihan karena mereka berdua sama-sama baik.
Manakah yang akan Yoona pilih?

“Bagaimana ini?” ucap Yoona sedikit berbisik ketika melihat dua pria tampan dihadapannya. Yang satu dengan bunga mawar berwarna merah dan yang satu lagi berwarna putih. Kaki Yoona semakin bergetar hebat ketika Sehun mengajaknya dengan suara yang sangat lembut.

Peluh mulai bercucuran dikening Yoona ketika Kai dengan tatapan tajam nan menusuk itu ikut mengajak Yoona.

“Kenapa kalian berdua bisa kesini?” akhirnya hanya kata itu yang mampu terucap di bibir tipis Yoona. Kai tersenyum, “Bukankah aku sudah membuat jadwal kencan untuk kita?”

Sehun tak mau kalah, “Oh, mungkin kau tak merencanakan ini sebelumnya. Namun, aku hanya ingin memberikanmu ini” lengan Sehun terulur ketika dia memberikan sebuah MP3 Player berwarna biru tosca. Hei, itukan MP3 milik Yoona.

“Sekalian saja aku ajak kau berkencan”

Yoona menggaruk kepalanya, “Tapi, aku tak mungkin memilih salah satu diantara kalian..,”

“Kau harus memilih”

“Harus”

Yoona malah diam, dua menit dia malah mematung didepan rumah. Tiba – tiba sebuah ide keluar dari otak Yoona. Yoona tersenyum, membuat kedua lelaki dihadapannya ini ikut tersenyum. “Bagaimana?”

.

Baik Sehun maupun Kai mereka saling mengerucutkan bibir, dan Yoona hanya tertawa puas. “Kalau begini sih namanya bukan kencan!”

“Daripada aku harus memilih salah satu diantara sunbae, lebih baik seperti ini kan?”

Sehun menimpali, “Percuma saja aku sudah berdandan rapi dan menjadi setampan ini jika hanya ini yang kita lakukan!”

Tawa Yoona semakin terdengar , “Ini namanya kencan gagal!” Kai mencerocos kesal. Pasalnya mereka bertiga hanya diam diatas atap gedung seberang rumah Yoona dan menikmati minuman kaleng soda yang terbilang murah.

Bahkan Sehun beberapa kali memuntahkannya tapi anehnya dia tetap meneguk bahkan sampai habis.

Mereka pulang, Yoona tersenyum sambil membawa sampah bekas minuman kaleng tadi. “Makanya, jika ingin kencan denganku jangan sampai bentrok begini”

“Ini semua gara-gara kau!”

Oke, baiklah kini mereka malah saling menyalahkan satu sama lain.

.

 

Perut Yoona hari ini terasa sedikit mual, mungkin karena terlalu banyak meminum soda semalam. Langkah Yoona sedikit gusar, beberapa kali dia memegangi bagian perutnya. Dan raut wajah Yoona terlihat meringis beberapa kali.

“Yoona…,”

Yoona membalikkan badan ketika seseorang menyebutkan namanya, “Nuguseyo?”

Didalam mobil Yoona terkesiap kaget, ternyata dia adalah sekretaris Hyun. Relasi dari perusahaan ayahnya yang beberapa tahun ini sudah mengalami kebangkrutan. Pada saat Yoona berusia tiga belas tahun, Yoona dibawa Ibunya dan tinggal dirumah sederhana. Sampai Ibunya sakit keras karena tak menerima kenyataan.

Setelah beberapa lama Ibu Yoona meninggal. Ayahnya pula, beliau terkena serangan jantung. Mendengar cerita tadi, air mata Yoona sedikit menitik. Yoona tak mau berbicara sepatah katapun. Inilah salah satu alasan dia membalaskan dendamnya pada Kai, karena perusahaan Kim membuat kedua orangtuanya meninggal.

“Kumohon nona.., kembalilah kerumah” pinta sekretaris Hyun pada Yoona. Yoona tak menggubris perkataan beliau dan hanya turun ketika mereka sudah sampai didepan sekolah Yoona. “Terimakasih atas tumpangannya, untuk itu akan kupikir-pikir lagi”

Mobil itu pergi meninggalkan sekolah sedangkan Yoona terus melanjutkan langkahnya, perut Yoona malah semakin terasa nyeri. Akhirnya dia memutuskan untuk berpegangan pada dinding, dia sudah tak kuat lagi untuk jalan.

“Bagaimana ini..,”

“Yoona!” dengan cepat Yoona menoleh dan mendapati Sehun yang berlarian kearahnya. Dengan wajah panik Sehun bertanya, “Kau kenapa?”

Yoona memegangi perutnya, sampai dia jatuh terduduk. “Perutku sunbae..,”

Dengan gesit Sehun menawarkan Yoona untuk digendong, “Ayo naik!” sambil membawa tas Yoona dia sedikit berjongkok. Karena merasa butuh bantuan Yoona hanya menurut dan naik keatas punggung Sehun.

“Maaf merepotkan sunbae..,”

Sehun tertawa, “Kau berat ya”

Pada saat itu, semua mata siswa memandang Yoona iri. Tak lain jika bukan Jinri, kekasih Sehun dia terus mengawasi dengan mata yang sedikit berkaca – kaca. Lengannya mengepal seketika, ditemani Soojung yang menenangkannya.

.

Sampai di UKS, Yoona berbaring dan Sehun pergi memanggil Sunkyu dia adalah seorang dokter disana. Setelah diperiksa Sehun masuk dan bertanya, “Dia sakit apa?”

“Dia terlalu banyak meminum minuman soda”

Yoona mengangguk, pantas saja kemarin malam kan dia pesta minuman bersama Sehun dan Kai. Sesudah itu Sunkyu pergi meninggalkan mereka berdua didalam UKS. Sehun menarik kursi untuk duduk disebelah Yoona.

“Mungkin akibat semalam, kau sih seenaknya membeli soda jadi begini kan?”

“Habis aku kebingungan, ya sudah aku beli saja..”

Sehun memukul pelan lengan Yoona, “Lain kali jangan terlalu banyak! Tak baik untuk kesehatanmu!’

Yoona hanya mengangguk sambil melempar senyum, pada saat itu juga pintu UKS berderit dan masuklah seseorang. Ternyata Jinri, dia masuk dan langsung menggusur Sehun pergi dari UKS.

Jinri menghentakkan kaki kesal, “Kau so peduli pada anak itu! Kau suka padanya?”

“Dia membutuhkan bantuan, apa salahnya aku membantunya?”

Jinri mengerucutkan bibir kesal, beberapa kali dia mengatur deru nafasnya yang berlomba seiring emosi nya yang tak kunjung reda. Berbeda dengan Sehun, justru dia nampak lebih santai menanggapi Jinri. Melihat itu Jinri semakin merasa emosi. Dia pergi meninggalkan Sehun namun berhasil Sehun cegah.

“Jinri-ya, dengarkan aku.. aku hanya membantunya saja! Kau tak harus salah paham tentang ini, bukankah kau berjanji untuk tidak kekanakkan lagi?”

Dengan mata yang terlihat memerah Jinri mengangguk paham, kali ini Sehun berhambur memeluk Jinri. Jinri hanya mampu menitikkan air mata sedangkan Sehun hanya mengusap puncak kepala gadisnya itu.

Rupanya Yoona memperhatikan adegan mereka sedari tadi lewat jendela, entah kenapa ada perasaan sakit didalam hati Yoona. Yoona sendiri tak mengerti kenapa dia bisa seperti itu. Karena tak mau ambil pusing Yoona kini memutuskan untuk tidur dan menenggelamkan diri diatas balutan selimut.

.

Tiffany nampak lebih ceria dari sebelumnya, karena semalam dia bertukar pesan dengan Baekhyun. Semenjak menyanyi di Loco cafe hubungan mereka berjalan begitu saja, ya memang mereka belum resmi jadian hanya saja Tiffany merasa senang.

Hari itu Jihyun tak masuk sekolah karena ada acara keluarga, dia hanya menitipi Tiffany sepucuk surat izin untuk guru. Bahkan kini dia kebingungan untuk istirahat bersama siapa. Dia tak mau menganggu Yoona yang sedang istirahat.

Dia melongo tak jelas didepan kantin, beberapa kali dia menolehkan kepala seperti mencari seseorang. Tapi orang itu tak kunjung datang ternyata, tiba – tiba ponselnya berdering. Dia membuka isi pesan tersebut.

From : Baekhyun sunbae

“Tiffany-ya! Pergi ke perpustakaan sekarang, aku menunggumu disana!”

Tiffany mengerutkan keningnya bingung, untuk apa Baekhyun mengajaknya ke perpustakaan? Ah, baiklah kini sepertinya dia memang harus pergi kesana.

Ketika sampai tak perlu waktu lama untuk mencari Baekhyun, dia hanya perlu mencari sosok pria dengan rambut coklat gelap yang sedang duduk santai dipojok ruangan. Dengan langkah pelan Tiffany menghampiri Baekhyun yang tengah asik membaca buku itu.

Tiffany menarik kursinya dan duduk disebelah Baekhyun, “Sunbae..,”

“Hai.. maukan menemaniku membaca?”

Tiffany menggeleng, “Aku tak suka membaca buku sunbae.. bagaimana?”

Karena tak mau mendengar penolakan Baekhyun memasangkan sebelah headsetnya ke telinga Tiffany. “Kalau begitu temani aku sambil mendengarkan musik, oke?”

Dengan terpaksa Tiffany menuruti permintaan Baekhyun, karena mati kebosanan beberapa kali Tiffany hampir saja ketiduran disana. Karena sudah merasa tak kuat membuka mata Tiffany memilih untuk tertidur sambil menunduk.

Baekhyun malah masih asik membaca bukunya, sesekali dia menoleh kearah Tiffany dan tersenyum. Karena merasa kasihan akhirnya Baekhyun sedikit menggeser posisi duduk dan membiarkan kepala Tiffany bersandar dibahunya. Bahkan tanpa sadar kini lengan Tiffany melingkar manis dilengan Baekhyun.

Lelaki itu hanya tersenyum manis dan melanjutkan acara membacanya.

.

Hari ini bel pulang terasa lebih cepat dari sebelumnya, membuat Yoona sedikit terhenyak dalam tidurnya. Ketika seseorang memasuki UKS cepat – cepat Yoona membuka mata sambil sedikit mengucek matanya. Dia sangat lelap mungkin efek dari obat yang dia minum sebelumnya.

Yoona tersenyum ketika mendapati Tiffany dibalik pintu UKS itu, dia memeluk Yoona. Yoona hanya membalas pelan, dia masih terlampau lemas. “Kamu baik-baik saja?”

Hanya anggukan yang mampu Yoona balas, dan mereka pun pergi keluar UKS bersamaan. Pada saat langkah kedua, mereka berpapasan dengan anggota EXO. Rupanya para lelaki tampan itu akan melesat pergi pulang.

Yoona tetap melanjutkan langkahnya, tak ada niat sekalipun untuk mendongak dia terus menerobos kerubunan tersebut. Tiffany mencoba untuk mencegah namun apa daya, dia kewalahan karena membawa tas Yoona yang lumayan berat itu.

Beberapa kali Tiffany harus tertunduk malu akibat kelakuan Yoona yang mengundang tatapan aneh dari member EXO. Beberapa diantara mereka bahkan mulai bertanya, “Dia kenapa sih?”

“Punya mata tapi tak digunakan dengan baik…”

“Sudahlah, biarkan saja dia”

Sampai tersisa Kai yang menatap punggung Yoona yang semakin menjauh. Dalam benak, dia berbicara sendiri dia yakin bahwa Yoona sedang ada masalah. Dia tahu betul jika Yoona tak mungkin melakukan hal seperti itu. Berniat menyelidiki, Kai mengikuti arah Yoona dan berpamitan kepada yang lain.

Membuat Kyungsoo sedikit kesal karena Kai lagi – lagi membatalkan janjinya untuk menemani Kyungsoo ke toko buku.

Langkah Kai semakin cepat ketika melihat Yoona sudah berpisah dengan Tiffany, rupanya mereka tak pulang bersama. Ketika hendak berlari menyusul, langkah Kai terhenti. Dia memandangi gadis dihadapannya aneh.

Yoona diam dan mengepalkan tangannya.

Kai bersembunyi dan sedikit menerawang kearah pandangan Yoona, ternyata gadis yang menjadi pujaan hati Kai itu telah menatap tajam sosok seseorang diseberang sana. Karena penasaran, Kai keluar dari persembunyiannya dan melihat siapa sosok itu.

Kai hanya mampu membisu ketika ternyata yang Yoona tatap adalah sahabatnya sendiri, Oh Sehun.

Rupanya Sehun sedang jalan berdua bersama Jinri, lengan mereka saling bergandengan sambil sesekali Sehun yang mengusap lembut kepala Jinri. Bahkan Jinri mencium bibir Sehun dihadapan Yoona. Kai hanya mampu memelototkan mata, dia tak menyangka jika Jinri akan berbuat hal itu. Bukannya dia cemburu, hanya saja……

Yoona menangis melihat adegan itu.

Baik…

Kini Yoona berhasil berbalik dan menatap Kai kaget, ternyata dia sedang diawasi lelaki ini sedari tadi. Yoona merasa sangat malu karena sudah menitikkan air mata melihat adegan Sehun dan Jinri. Apa berhak dia menangis?

Yoona mengusap air matanya, seketika itu juga Kai memeluk Yoona dan membiarkan Yoona untuk tak melihat adegan Jinri dan Sehun selanjutnya. “Jangan lihat mereka lagi..,” Pada saat itu, Yoona menangis didalam pelukan Kai.

Kai hanya mampu memandang Sehun dan Jinri yang sudah semakin menjauh dari pandangan. Sambil terus mengusap punggung Yoona, Kai semakin yakin jika wanita yang dia sukai tengah menyukai Sehun.

“Ulijimayo..,”

Tak dapat Kai pungkiri ternyata hatinya merasakan sakit juga.

Yoona menepis lengan Kai kasar, “Jangan sok peduli!” dan pergi meninggalkan Kai yang kebingungan dengan sikap Yoona itu. Dengan langkah tergesa – gesa Yoona pergi sambil sedikit berlari ke halte bus dan langsung naik begitu saja.

“Dia kenapa?” batin Kai terus saja bertanya – tanya. Tak pernah sebelumnya dia mendapat perlakuan kasar dari Yoona, setahu Kai wanita itu seorang wanita yang lemah lembut dan sopan. Kai semakin yakin jika Yoona menyukai Sehun.

Di dalam bus Yoona hanya mampu diam, beberapa kali dia menghembuskan nafas kesal. Sampai – sampai hembusan nafasnya mengundang beberapa penumpang untuk menjadikan dia sebagai bahan tontonan. Yoona tak mengerti, dia merasa sangat sakit ketika Sehun bersama dengan Jinri apalagi adegan tadi. Apa dia mulai menyukai Sehun?

Bus berhenti, membuat Yoona harus turun dari sana dan pergi ke cafe untuk kerja paruh waktunya. Masa bodoh dengan perutnya yang masih terasa nyeri, dia tak peduli. Masuk ke dalam cafe Yoona sudah disambut manis oleh Jiyoung dan Minhyuk.

Mata Yoona sedikit berbinar, langsung saja dia berhambur ke pelukan Minhyuk. Rasa – rasanya dia sangat merindukan anak konyol itu, karena jadwal kuliah Minhyuk yang padat menyebabkan beberapa hari dia tak masuk kerja. Minhyuk mengeratkan pelukannya pada Yoona.

“Kau merindukanku?”

Yoona mengangguk, “Tentu saja! Tak ada yang sering membuatku tertawa”

.

Setidaknya dengan Yoona bekerja paruh waktu dia bisa sedikit melupakan semuanya. Pada saat berpamitan, Minhyuk yang entah hari itu sedang baik hati menawarkan Yoona untuk pulang bersama. Karena hari sudah sangat gelap Yoona menerima ajakan sahabat lelakinya itu.

“Gomawo, Minhyuk-ssi!” ucap Yoona mengolok – olok lelaki dihadapannya ini. Sambil melepas helm, Yoona tersenyum semanis mungkin. Minhyuk hanya mampu tertawa menanggapi kelakuan sahabatnya yang satu ini. Sambil mengetuk kepala Yoona pelan, Minhyuk pamit pulang. “Aku pulang, annyeong Yoona pabboya!”

Dia pergi sambil menjulurkan lidahnya kepada Yoona membuat tawa Yoona semakin menjadi – jadi. Hari ini dia sangat senang, berkat Minhyuk dia bisa tertawa lepas seperti ini setelah kejadian buruk yang dia alami tadi siang.

Yoona membuka gerbang, namun seseorang mencegahnya. Yoona terlonjak ke belakang, ketika tahu bahwa Kai berada disana. Bahkan Yoona mengecek jam tangannya, ini sudah pukul sebelas malam apa yang Kai lakukan selarut ini.

“Sunbae? Kenapa ada disini?”

“Aku menunggumu..,”

“Hah?”

“Ya, aku menunggumu”

Apa mungkin dia sedari tadi menunggu Yoona? Yoona sudah tak bisa berfikir jernih lagi, tak dapat dia pungkiri bahwa jantungnya perlahan berdetak kencang. Meskipun tak sekencang saat bersama Sehun, Yoona tetap dapat merasakannya.

Karena tak mau kehilangan topik Yoona mengalihkan pembicaraan. “Ini sudah malam bagaimana jika sunbae masuk dahulu” ucapnya sambil membukakan gerbang.

“Aku menyukaimu!”

Seketika lengan Yoona diam tak bergerak, dia seperti membeku saat itu juga. Apa dia tak salah dengar? Apa sunbaenya ini sedang dalam keadaan mabuk? Semua pertanyaan mulai menghinggapi kepala Yoona.

Kai menarik lengan Yoona agar wanita itu bisa menatap iris matanya, “Aku menyukaimu, aku menyukaimu!”

“Aku tak berjanji bisa menjadi seperti Sehun tapi aku berjanji akan lakukan yang terbaik”

Yoona masih diam, sedangkan kini Kai menggenggam lengan Yoona erat. “Kumohon…,”

*TBC*

Huaaaaa readers mohon maaf yang sebesar2nya atas keterlambatan posting FF ini:”( sebelumnya ini udah setengah jadi…. udah ada idenya eh tugas sekolah numpuk mana pulang jam lima karena udah pemantapan buat UN nanti T^T
Ngerasa berdosa banget sama kalian yang udah nunggu2in FF ini /emang ada?//abaikan/

Dan maaf kalo FFnya kependekan atau apa…. next chapter bakal agak lama lagi soalnya ya itu aku sibuk sekolah dan tugas sekolahku tercinta yang numpuk pake banget T.T

Makasih udah mau baca yaaaa! Throws sarang buat kalian<333

=perfectbaek=

Advertisements

79 thoughts on “[Series] “Conflict of Love”-6

  1. Jadi sehun sdh resmi sm jinri.. Oooh poor yoong..
    Jd yoona sbnernya anak orang kaya jg, dn alesan dendam sm kai sprti itu,, kayaknya yoona gag bakal nerima kai deeh ngeliat yoona punya dendam tersendiri,tp gag tau jg kalo d terima trs d campakan..

  2. Ah yoona eonnie.. Singkirkanlah perasaan sukamu itu ke sehun.. Aq jd sedih sendiri klo yoona tersiksa gini.. Mending sm kai aj deh gpp Σ(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)ƪ meskipun aq suka x yoonhun tp klo kyk gini Σ(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)ƪ

  3. Pingback: [Series] “Conflict of Love-11″ | YoongEXO

  4. Pingback: [Series] ‘Conflict of Love-10″ | YoongEXO

  5. Pingback: Conflict of Love-9 | YoongEXO

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s