(SERIES) Brother and Sister # Story for Happy New Year 2014 ‘Part 2’

9c4a2ee6accf6fbbed7baa02fbaf563f_副本

 

Casts : Im Yoona a.k.a Im Yoona

           Byun Baekhyun a.k.a Im baekhyun

Other casts : Choi Hana (oc)

                       Taeyeon SNSD

                       Leeteuk Suju

                       EXO’s member

                       Im Family

                       Choi Family                      

Genre : Family , Comedy (gagal)

Rating : G

Author : Yoonafika98

Disclaimer : Seperti biasa ,tokoh menggunakan idol kpop dan oc, Karakter tokoh Is Mine

So CRL And Enjoy this FF ^^

 

Happy reading

 

 

Hari sudah semakin gelap. Akhirnya pesawat itu landas di Bandara Udara Washington Dulles (IAD), semua penumpang  turun ketika tangga pesawat sudah mengijinkan mereka untuk berpijak di tanah kota yg merupakan ibu kota Amerika.

Kedua keluarga berkebangsaan Korea itu akhirnya keluar dan turun menuruni tangga pesawat, mereka langsung di hampiri dua buah mobil mewah yg memang bertugas untuk menjemput.

“Sungguh, kepala ku sangat pusing” ujar Baekhyun sembari melangkah memasuki mobil dengan enggan. Yoona sang kakak menepuk pelan kepala adik nya itu lalu menyandarkan kepala nya di bahu sang adik.

“hmmm Nado”

pintu mobil tertutup menghasilkan bunyi Bruk yg halus, Baekhyun menoleh medapati bocah kecil duduk di samping nya dengan ekspresi wajah polos khas anak kecil.

“Yak Bocah ingusan, kenapa duduk disini, Eomma Appa mu di mobil depan” Pekik Baekhyun tak terima seorang bocah yg sok pintar itu satu mobil dengan nya.

“Memang nya kenapa hyung” Baekhyun menjambak rambut nya pelan melihat muka polos bocah itu yg sangat menjijikan menurut nya.

“Kau!, cepat pindah” Baekhyun mengarahkan telunjuk nya tepat di samping kepala Choi Mansae

“Yak Baekhyun-ah waeyo? Biarkan ManSae di sini, kau ini kenapa sih galak sekali pada anak kecil eohh?”

“aku baik pada semua anak kecil Nuna, tapi tidak dengan dia?”

“Kenapa?” Baekhyun mendelik menatap tajam wajah Mansae yg masih betah dengan ekspresi polos nya.

“Lihat wajah nya saja polos, tapi aslinya dia sok pintar cihh bisa-bisa nya dia mengajarkan ku soal permainan rubik” Yoona menghela nafas lalu menoleh menatap Mansae.

“Dia memang anak pintar Baek apa yg salah?”

“tidak pokok nya aku tidak suka putra bungsu Choi” tiba-tiba kembali terdengar bunyi bruk pintu mobil yg kali ini cukup keras.

“Yakk Choi Siwon kenapa duduk di sini Eomma Appa mu di mobil depan bodoh” pekik Yoona sedikit sama dengan pekikan Baekhyun tadi saat Choi Mansae duduk di sebelah nya. Siwon menoleh ke belakang kursi penumpang melihat Yoona merenggut menampakan bibir kerucut nya yg membuat siapa saja gemas melihat nya termasuk Baekhyun dan Siwon.

“Kenapa?”

“entahlah hanya saja kau sangat menyebalkan”

“Hey kemarin aku mau berbaik hati tidak membuat mu mati di tangan Appa mu saat itu juga, gadis bodoh” setelah Siwon menyelesaikan ucapannya ia kembali menghadap ke depan memperhatikan jalanan kota Washington, tak memperdulikan Yoona yg merenggut.

OoOoOoOoO

Sekitar satu jam akhirnya mereka sampai di istana (Maksud nya rumah gedong) keluaga Choi yg begitu luas tepat di daerah Aberdeen, Washington DC.

Yoona dan Baekhyun turun saat mobil sudah terparkir apik di bagasi istana itu. Baekhyun terkagum melihat kemegahan rumah keluaga Choi sangat luas dari pada rumah nya, ini baru halaman nya ia belum lihat bagian luar nya.

“Wow aku baru pertama kali ke rumah paman Choi”

“aku sudah tiga kali” seru Yoona, Baekhyun menoleh cepat.

“Tiga kali, sejak kapan?”

“saat aku masih kecil, saat aku merencanakan ide gila dan sekarang” Baekhyun mendengus kecil. Sebenarnya Baekhyun juga sudah dua kali kesini saat dulu masih kecil. Tuan Im memanggil Yoona dan Baekhyun untuk cepat masuk, lantas mereka berjalan beriringan.

Baekhyun sibuk melihat rumah keluaga Choi dia tidak berhenti mengucapkan kekaguman nya sehingga membuat Tuan Choi terkekeh.

“Baekhyun kau norak sekali, bersikaplah biasa. Kau lihat, Mansae melihat mu dengan tatapan remeh” bisik Yoona, Baekhyun tersadar lalu ia melihat ManSae yg menatapnya dengan tatapan remeh.

“Aishh bocah itu”

“Appa Eomma kalian sudah datang woahhh” tiba-tiba suasana menjadi riuh kala Choi Sooyoung putri kedua dan Choi Hana putri tiga keluarga Choi menghampiri mereka dengan wajah berbinar. Sooyoung langsung berhambur ke pelukan Ny.Im dan Tuan Im menyalami mereka lalu beralih menatap Baekhyun dan Yoona, sedangkan Hana langsung berhambur menghampiri Yoona dan memeluk nya erat.

“Eonnie aku merindukan mu”

“Nado Hana”

“Eonnie, kau akan Tahun baru di sini kan? Woahh di sini sangat seru eonn, kau akan berapa lama disini?”

“Entahlah, mungkin seminggu” Hana merenggut kecewa.

“Seminggu terlalu sebentar” Yoona mengehela nafas. Lalu gadis itu menoleh pada Tuan Im yg sedang mengobrol.

“Appa, kita akan berapa minggu di sini?” Tuan Im menoleh, namja tua itu tampak berfikir.

“Hmmzzz sampai liburan sekolah mu berakhir”

“SETUJU!!!” Hana berseru riang, ia menarik lengan Yoona menuju kamar nya, sedangkan Tuan Im dan yg lain hanya menggeleng melihat dua gadis yg memang jika sudah bertemu selalu saja ribut.

Sooyoung menghela nafas, tadi nya ia akan bersalam dan memeluk Yoona. Tapi Hana sudah lebih dulu menggaet nya, padahal Yoona seumuran dengan nya tapi malah adik nya yg sangat akrab dengan Yoona.

“Annyeong Sooyoung Noona” Sooyoung tersenyum, Baekhyun. Ya untung saja namja itu tidak terlalu akrab dengan Siwon dan Mansae, jadi dia bisa menggaet nya.

“Baekhyun, wahh aku baru bertemu dengan mu. Kau sudah besar sekarang”

“Nde”

“Mau berkeliling? Kau seperti nya sibuk memperhatikan rumah ku” Baekhyun tersentak lalu tersenyum canggung, ia memang sedari tadi sibuk melihat-lihat rumah ini.

“Boleh? Rumah ini sangat indah, aku baru kesini lagi ,sudah lama sekali tidak kesini” Sooyoung tersenyum lalu meraih lengan Baekhyun.

“Ayo, Noona akan menujukan ruangan-ruangan khusus di rumah ini” Baekhyun mengangguk dan tersenyum.

OoOoOoOoO

“Siwon, kau sangat pandai sekali berbisnis”

“Nde terimakasih Paman, tapi menurut ku lebih rumit berbisnis Entertainment”

“Hahah tidak itu sangat menyenangkan, kau sangat tampan Choi Siwon, bagamana kau menjadi artis saja?” Tuan Choi Berdehem keras. Bukan merasa terabaikan hanya saja Siwon di larang keras untuk menjadi artis, sedangkan Tuan Im terus saja menawarkan namja itu untuk menjadi artis terkenal. Siwon tentunya bersemangat mendengar hal itu karena menjadi artis adalah impian nya.

“Yeobo ada telepon dari Leeteuk” tiba-tiba Ny.Im menghampiri mereka bertiga, dan memecahkan suasana hening yg terjadi beberapa detik lalu.

“Yeobseo Leeteuk”

“APPA IM !!!”  Tuan Im mengerutkan dahi nya. Suara ini milik Taeyeon, lalu namja tua itu melirik istri nya.

“bicaralah itu Taeyeon. Aku malas mendengar celoteh nya” Tuan Im menghela nafas.

“Oh hallo Taeyeon, ada apa?”

“Appa Im kenapa tidak memberitahu ku bahwa kalian sedang berada di Amerika” Tuan Im sedikit menjauhkan ponsel nya dari telinga, suaranya sangat nyaring sekali membuat telinga nya sakit.

“Maaf Taeyeon, paman tidak mau mengganggu mu.”

“Apa maksud Appa Im? Aku tidak merasa terganggu! Pokok nya aku akan menyusul ke sana bersama Leeteuk. Sekarang aku sedang berada di Bandara”

“MHO? ka-kalian di Bandara? Ya tuhan kami baru sampai, baiklah mungkin kalian akan sampai pagi-pagi. nanti jika sudah sampai hubungi paman Arra” Tuan Im langsung menyerahkan ponsel nya pada Ny.Im

“Apa kata nya?”

“Taeyeon dan Leeteuk akan ke sini menyusul kita” Ny.Im tersentak, aishh Taeyeon padahal yeoja itu hanya anak dari rekan bisnis suami nya tapi dia seperti menganggap keluaga Im sebagai keluarga nya sendiri. Terkadang Tuan dan Ny Im selalu merasa kesal melihat tingkah seenak nya gadis itu. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa mereka juga sudah menganggap Taeyeon bagian dari keluarga Im.

KEESOKAN HARI di Washington DC, Amerika

“Hoammmm………..” Baekhyun menguap lebar tepat di hadapan Yoona yg masih berbaring menyamping berhadapan dengan nya. Sesungguh nya mereka Tidur bersama tidak, bertiga dengan Hana.

FlashBack

“Eomma aku tidur di mana?” Seru Baekhyun sembari mengucek mata nya yg sudah mulai mengantuk.

“kau tidur bersama Siwon atau ManSae, Eomma tau kau tidak mau tidur sendirian di kamar tamu, jika mau kau bisa tidur dengan Eomma dan Appa” Baekhyun menggeleng dan mengerucutkan bibir nya sembari terus menatap Ny.Im yg sedang mengaduk teh hijau nya.

“Lalu Nuna? Dia tidur dengan siapa?” Ny.Im meletakan sendok teh nya lalu menyeruput minuman beraroma itu sedikit demi sedikit.

“Tentu saja dia sudah di seret Hana ke kamar nya. Itu artinya Hana tidak akan melepaskan Yoona, kau tau kan bagaimana mereka jika sudah bertemu?” Baekhyun menunduk menyembunyikan wajah nya di Antara lengan.

“Baiklah kalo begitu aku akan tidur” Baekhyun bangkit setelah mencium pipi sang Eomma sekilas.

“Good night” Ny.Im tersenyum lalu menyentuh pipi nya.

Baekhyun tersenyum jahil melihat pintu berwarna pink dengan tulisan ‘Welcome Hana Room’ di depan nya. Ia membayangkan bahwa di dalam nya terdapat dua gadis yg kemudian akan berteriak setelah melihat nya masuk, dan tentu Baekhyun tidak akan menyia-nyiakan nya saat melihat kakak nya dan Hana hanya memakai hots pants dan tank top pink, tiba-tiba muncul pikiran Yadong yg selama ini ia pelajari. Baekhyun tersenyum tak jelas bak seorang manusia yg baru kehilangan kewarasan nya. Ia melangkah memutar knop pintu.

“HAI PARA GADI__mho?” Baekhyun menganga, apa yg ia lihat sangat berbeda seratus persen dari apa yg ia bayangkan tadi. Yoona dan Hana tidak sedang berbaring memakai Hots pants dan tank top pink, tapi mereka berbaring memakai kostum kelinci berwarna pink? Ia mengerutkan kening nya.

“Nuna kenapa kau maksudku kalian memakai benda aneh itu?” Yoona dan Hana serempak manautkan alis nya bingung.

“Apa maksud mu? Benda aneh ini baju tidur Baekhyun, baju ini sedang musim di sini” Baekhyun termenung.

“Mau bergabung?, aku punya satu lagi berwarna biru, tadi nya itu untuk Siwon oppa tapi dia malah melemparkan baju ini ke wajah ku” ujar Hana seraya berjalan menuju lemari untuk mengambil baju tidur kelinci.

“Ini!”

“Apa aku harus memakainya?” lirih Baekhyun, ia meraih baju itu dan menatap nya melalui cermin rias.

“Pakailah, jika kau memakai nya kau boleh tidur dengan kami, Nuna tau kau kesini untuk tidur dengan ku kan?” seketika Baekhyun menyengir mengingat tujuan awal nya kesini.

“Baiklah!!”

FlashBack End

Yoona turun ke lantai bawah lalu ia mendapati pintu terbuka dan muncul Leeteuk dan Taeyeon?

“Hyung Eonnie kalian sedang apa di sini??” Seru Yoona berjalan menghampiri mereka.

“Kenapa? Aku juga ingin merayakan tahun baru di sini” Taeyeon mengerucutkan bibir nya lalu berlalu melewati Yoona sedangkan gadis itu hanya mendengus lalu beralih menatap Leeteuk yg sedang membereskan barang-barang nya.

“Hyung kau juga kesini? Woahhh aku merindukan mu” Leeteuk menoleh  dan dengan gerakan cepat membalas pelukan Yoona ketika gadis itu tiba-tiba memeluknya.

“Kau sudah tidak marah lagi pada ku?” Yoona menggeleng .

“Aku tidak bisa marah pada mu Hyung” Leeteuk tersenyum dan mengusap pelan rambut Yoona.

“Leeteuk, kau sudah datang? Mengapa sepagi ini dan kenapa tidak menghubungi Abeoji dulu, lalu di mana Taeyeon?” Leeteuk sedikit terkekeh mendengan runtutan pertanyaan dari Tuan Im.

“Maaf Abeoji, aku tidak mau mengganggu mu. Dan untung aku tahu alamat rumah Paman Choi lalu Taeyeon gadis itu ku pikir sedang menemui mu” Tuan Im tersenyum.

“baiklah kajja, kau harus beristirahat. Pasti sangat lelahkan?” namja tua itu merangkul Leeteuk menuju kamar tamu agar Leeteuk beristirahat di sana. Sejenak tuan Im berbalik lalu memandang Yoona aneh.

“Waeyo Appa? Kenapa menatap ku seperti itu!” sungut Yoona menatap Tuan im garang, sedangkan namja tua itu terkekeh dan menggeleng kepala nya.

“Ani, tapi benda aneh itu pantas untuk mu” Yoona meringis mendengar Appa nya dan Leeteuk tertawa dan berlalu meninggalkan nya sendiri.

“Aishhhh dasar namja tua itu, menyebalkan” Yoona menghentak – hentakan kaki nya kesal menuju dapur.

OoOoOoOoO

“Eonnie cepat sebelum hari mulai siang” Hana berteriak dari luar.

“Sebentar!!” sahut Yoona dari dalam

“Hana tunggu aku, aku juga akan ikut”

“Hana Eonnie juga akan ikut tunggu nde”

“Hana Leeteuk Hyung juga akan ikut tunggulah sebentar, dia sedang berganti baju” Teriak-teriakan lain menambah mood gadis bermarga Choi itu menjadi buruk, ia sesungguh nya hanya mengajak Yoona saja tapi yahh begitulah, satu untuk semua.

“Baiklah jika dalam hitungan ke sepuluh kalian belum siap, tidak akan ada jalan-jalan”

Hening….

Gadis itu mengehela nafas berat ketika tidak ada sahutan dari dalam, sejenak ia melirik tukang kebun yg sedang memotong rumput.

“Baiklah aku akan mulai berhitung, jika hitung___Oh my god kalian mengejutkan ku YAKKK!!” Yoona,Baekhyun,Leeteuk dan Taeyeon terkekeh merasa puas sudah menjahili gadis itu.

“Sekali-kali kami yg mengerjai mu Choi Hana” Ujar Yoona sebelum masuk ke dalam mobil di ikuti Baekhyun,Taeyeon dan Leeteuk.

“Aishhh, benar-benar!!”

Butuh waktu 30 menit untuk sampai ke Washington DC National Mall. Taman nasional ini letaknya berada di pusat kota Washington, yaitu diantara Independence dan Constitution, dari ruang pertemuan Capitol sampai Lincoln Memoriam. Taman kota ini merupakan salah satu tempat wisata favorit, setiap tahunnya menerima pengunjung kira-kira 24 juta orang. Taman ini didirikan pada tahun 1965 dan pada awalnya juga bertujuan untuk melindungi beberapa taman-taman lama yang sebelumnya sudah ada disana dan dikelola oleh NPS. Salah satu nilai historis yang diberikan dari taman ini adalah kesempatan yang cukup banyak untuk memperingati berbagai macam warisan para presiden Amerika Serikat, menghormati keberanian serta pengorbanan veteran perang.

“WOAHHHHHH!!!!” saat pertama turun dari mobil seperti biasa Baekhyun selalu menjadi nomor satu dia Antara mereka yg sering berteriak menganggumi tempat yg memang baru di kunjungi nya.

“Aku baru pertama kali kesini” seru Baekhyun.

“Aku sudah dua kali” sahut Yoona yg berada di sebelah nya. Sejenak Baekhyun merasa Dejavu.

“Aishhh selalu saja seperti itu” gerutu Baekhyun.

“Hey Eonnie Baekhyun cepatlah kita jalan-jalan kesana” Seru Hana, Baekhyun dan Yoona saling menoleh, yg satu tersenyum indah dan yg satu lagi hanya mengerutkan wajah nya.

“Ayo Baekhyun…”

Taman wisata yg berada di pusat kota Washington ini sangat indah, banyak tempat-tempat yg mereka kunjungi, karena taman ini bukan sekedar taman kota saja banyak berbagai tempat yg bisa ada kunjungi disini.

Hana mengajak Yoona,Baekhyun,Leeteuk dan Taeyeon pergi ke beberapa tempat, seperti Memorial Lincoln monumen nasional Amerika Serikat yang dibangun untuk menghormati Presiden Amerika Serikat ke-16 Abraham Lincoln dan ke Gedung Capitol.

“Woahhhhhh!!!!” bagunan itu tinggi sekali sehingga Baekhyun harus mendongakan kepalanya keatas melihat puncak nya.

“Monumen apa ini Hana?” tanya Leeteuk.

“Ini nama nya Monumen___”

“Washington, ini Monumen Washington hyung” potong Yoona.

“Yakkk Eonnie, itu kalimat ku” Gerutu Hana tak terima.

“Lalu tinggi nya berapa meter Hana, kepala ku pegal melihat nya” ujar Baekhyun, Hana tersenyum melihat itu.

“Tinggi nya 169 m, luas nya 43 ha, dan terdapat 3 lantai” Taeyeon menatap Hana kagum, sebegitu hapalkah gadis itu tentang Washington, Taeyeon melipat tangan nya di perut, ia tersenyum angkuh ke arah Hana

“Kau tau berapa tinggi gedung ini, lalu kau tau tidak berapa tinggi namsan tower?”

“Aku tau tinggi nya 237 m kan?, memang lebih tinggi dari monument ini” akhirnya Taeyeon menyerah dan mengakui betapa pintar nya Hana.

“kau harus tau Taeyeon eonnie, Hana adalah sepupuku yg paling pintar” ujar Yoona bangga sembari merangkul pundak Hana.

“Aishhh sudahlah ayo pulang, hari sudah mulai gelap dan kita harus bersiap menyambut tahun baru 2014 nanti malam” Sungut Taeyeon lalu berjalan pergi meninggalkan Yoona dan Hana yg hanya tertawa melihat Taeyeon kesal, lalu di mana Leeteuk dan Baekhyun?.

“Nuna tunggu! Aku beli cotton candy dulu bersama Leeteuk hyung, sekalian melihat wanita-wanita cantik di sini”

 

OoOoOoOoO

Rumah keluarga Choi sangat ramai, banyak kerabat keluarga Choi yg datang dan tentu saja dominan rekan-rekan bisnis Tuan Choi dan Siwon. Tuan Choi juga mengenalkan rekan-rekan nya pada Tuan Im sehingga selang beberapa menit mereka sudah akrab karena bisnis yg selalu menjadi topic utama pembicaraan mereka.

Sedangkan para ibu-ibu, mereka sama sibuk nya. Ny.Choi pun sama dengan suami nya, ia mengenalkan teman nya kepada Ny.Im sehingga mereka menjadi teman. Sangat hangat dengan topic masalah kosmetik,barang berlian atau apapun itu. Dan untung Ny.Im fasih berbahasa inggris.

Lain hal dengan Baekhyun dan YoonA, mereka duduk termangu sembari meneguk minuman nya yg berbau cola. Hana sibuk dengan teman-teman nya, Leeteuk bergabung dengan para pembisnis itu dan Taeyeon, gadis itu sibuk tebar pesona pada pembisnis muda yg tentu saja mereka adalah teman-teman Choi Siwon.

“Sial, kenapa Hana tidak mengajak ku bergabung, aisshhh perayaan tahun baru yg membosankan” gerutu Yoona sembari terus menatap Hana yg sedang asyik mengobrol dengan teman-teman nya. Baekhyun menoleh mendengar gerutuan Nuna nya. Ia sedikit terkekeh melihat raut wajah Yoona.

“Apa yg kau lihat” ujar Yoona, karena dia merasa di perhatikan oleh Baekhyun.

“Ani, kenapa Nuna tidak ikut bergabung saja, atau setidak nya kau tebar pesona saja seperti Taeyeon Noona”

“Tidak, aku tidak mau”

“Lalu apa yg akan kita lakukan selain diam saja disini? Sementara jam 12 masih lama” Yoona memutar otak nya, mereka saling bertatap untuk beberapa saat.

“Aku tidak tau”

“NUNA !! bukan kah itu Krystal?” Yoona langsung menoleh mengikuti arah telunjuk Baekhyun.

“Omo benar, tapi aku tidak melihat Luhan” Yoona dan Baekhyun mengedarkan pandangannya ke segala arah, dan seketika mereka menemukan nya. Namja berjas dengan rambut pirang dan berkulit putih, woahhh Yoona sampai tidak berkedip melihat nya. Luhan jauh lebih tampan di bandingkan dengan pria pria bule itu.

“Nuna tunggu aku” Baekhyun ikut beranjak menyusul Yoona yg sudah lebih dulu berlari menghampiri Luhan.

“LUHAN!!!!!” Teriak Yoona sehingga ia menjadi pusat perhatian. Gadis itu berlari dan langsung memeluk Luhan dari belakang.

“Hey Yoona aku disini” ups.. salah peluk,masih beberapa langkah untuk menghampiri Luhan, hanya saja Yoona tadi sedikit tersandung dan tidak sengaja memeluk seseorang.

“Ouchh I’m sorry” lirih Yoona dan sesekali membungkuk pada orang itu.

“yes it’s okay, honey” Yoona merasa ingin muntah karna namja bule itu menatap nya dengan tatapan menggoda.

“Okay, bye” setelah itu Yoona pergi meninggalkan nya, ia benar-benar tidak suka pada namja bule meski pria itu sangat tampan, tapi ia lebih menyukain pria Asia.

“Yakk!!! Kenapa kau memeluk namja itu” geram Luhan, karena ia sempat melihat Yoona memeluk pria bule itu.

“tidak Luhan tadi aku hanya tersandung batu dan tidak sengaja memeluk namja itu” Luhan menghela nafas pelan, ia juga sempat terkekeh melihat kecerobohan Yoona, benar gadis itu sangat bersemangat sekali saat melihat nya.

Luhan tersenyum lalu meraih dagu Yoona.

“Santai saja Noona Im hahaha, kau ceroboh sekali sehingga sempat-sempat nya memeluk namja bule itu di depan kekasih mu eohh?”

“Tidak Luhan aku tidak sengaja”

“Nuna, ohh Hyung kapan kau kesini? Dan mana Krystal?”

“Waw, kau menghampiriku hanya ingin bertemu Krystal?” Baekhyun merenggut, ia hanya basa-basi saja.

“Ani aku_”

“Oppa, ohhh Eonnie baru saja aku akan menemui mu, di mana Baekhyun?” Yoona terkekeh, kebetulan sekali. Apakah akan ada kisah cinta Antara Baekhyun dan Krystal?

“Tidak!!, Nuna aku tau kau berfikir macam-macam”

“Baekhyun kau disini, aku tidak melihat mu tadi”

Seketika Yoona tertawa. Baekhyun pipi nya sangat merah, gadis itu mencubit nya keras dan alhasil pipi Baekhyun semakin memerah.

“Aishh sudahlah, ayo kita menikmati pesta ini Hyung” Baekhyun menarik lengan Luhan dan meninggalkan Krystal dan Yoona yg masih termangu di tempat nya.

 

OoOoOoOoO

Pada akhirnya mereka kembali berkumpul, dan menikmati suasana detik-detik pergantian tahun. Yoona tertawa melihat Baekhyun, dan terus menggoda adik nya untuk segera mempunyai pacar, Ny.Im dan Tuan Im pun ikut bergabung dan bertanya mengapa Luhan dan Krystal berada disini. Yoona menceritakan nya, karena sebenarnya Luhan menyusul nya atas permintaan dirinya, karena dia sudah sangat merindukan Luhan.

“WOAHHH SEBENTAR LAGI JAM 12” teriak Baekhyun tiba-tiba sehingga Taeyeon tersedak air minum nya.

“BISAKAH KAU TIDAK BERTERIAK BAEKHYUN” namja itu hanya menyengir khas kuda.

“Maaf”

“Cepat nyalakan kembang api” titah Tuan Im yg langsung menyodorkan kembang api batangan pada Leeteuk dan Baekhyun, mereka bersemangat dan antusian saat Baekhyun dan Leeteuk akan menyalakan kembang api kecil itu.

“Aishhh, Appa kau itu CEO perusahaan entertainment, kenapa hanya membeli kembang api batangan yg sangat kecil? ishhh….” Gerutu Baekhyun

Tiba-tiba ManSae dan Siwon datang, membawa kembang api yg lebih besar. Leeteuk dan Baekhyun ternganga melihat itu.

“Appa mereka punya yg besar” lirih Baekhyun.

“Sudahlah tidak apa-apa cepat nyalakan” ujar Tuan Im

“Iya Baekhyun, Leeteuk Hyun cepat nyalakan. Aku akan melihat nya, pasti sangat indah” Tambah Yoona

 Leeteuk dan Baekhyun menghela nafas, dan akhirnya mereka menyalakan kembang api nya bersamaan dengan meluncur nya kembang api milik ManSae dan Siwon.

“WOAHHH INDAH SEKALI” mereka semua berlari kecil melihat kembang api Mansae dan Siwon yg sangat indah , dan menghiraukan kembang api Baekhyun dan Leeteuk.

“YAKK LIHAT KEMBANG API KU HEY!!” teriak Baekhyun, namja itu benar-benar kesal, ia juga melihat Leeteuk meninggalkan nya.

“Aishh sudahlah”  tiba-tiba Yoona menghampiri nya dan menarik lengan nya.

“Ayo Baekhyun buang kembang api itu, Paman Choi akan membuat pesta kembang api yg lebih besar”

“Aku tidak mau” ujar Baekhyun cemberut.

“Hey ayolah!” Baekhyun menoleh menatap Yoona yg sedang menatap nya lekat.

“Aishhh Baiklah!”

“Everyone, let’s count down okay!”

“Five”

“Four”

“three”

“Two”

“ONE!!!”

DUARRRR!!!

Luhan merangkul Yoona erat sembari melihat kembang api yg sangat indah, Yoona terlihat sangat senang sesekali gadis itu berteriak saat kembang api kembali meluncur ke langit Washington yg di penuhi bintang dan juga kembang api di mana-mana.

“Kau senang?” lirih Luhan, Yoona menoleh saat merasakan hembusan nafas Luhan di telinga nya.

“tentu aku sangat senang, semua orang yg ku cintai berkumpul bersama merayakan tahun baru 2014. Eomma Appa,Baekhyun,Choi Family, Hana,Leeteuk hyung,Taeyeon Eonnie,Krystal dan Kau” namja itu tersenyum lalu mengacak rambut Yoona pelan.

“Bagaimana jika aku tidak datang?”

“Aku akan membenci mu” Luhan sedikit tersentak mendengar itu, ia mengeratkan rangkulan nya di bahu Yoona.

“Benarkah?” tanya nya hati-hati. Yoona menoleh menatap Luhan lekat.

“Hahaha tentu saja tidak bodoh, aku tidak sejahat itu” Luhan menghela nafas, benar Yoona tidak akan membencinya tapi ia tetap akan membenci dirinya sendiri jika tidak pergi ke Washington DC merayakan tahun baru 2014.

“Aku mencintaimu” bisik Luhan membuat Yoona sedikit bergidik.

“Me too” Yoona kembali melihat kedepan menatap kembang api, namun ia merasakan sesuatu yg basah dan lembab di pipinya, ketika ia hendak menoleh, bibir nya malah bertemu dengan bibir Luhan.

“Omo Luhan, aishhhh” namja itu terkekeh melihat Yoona panic karena ia mencium nya, di dua tempat sekaligus pipi dan bibir, Luhan kembali tersenyum.

“Bagaimana jika keluarga ku melihat nya”

“lalu apa yg kau lihat? Di depan semua keluarga mu sedang sibuk melihat kembang api.” Yoona tak menjawab ia hanya menunduk menatap sepatu nya, Luhan kembali tersenyum melihat itu, lalu kemudian ia meraih dagu Yoona agar menghadap nya, Yoona terpaku saat Luhan menatapnya intens dan namja itu mengunci tatapan nya sehingga ia tidak bisa berkutik.

Luhan melangkah lebih dekat, namja itu masih memegang dagu nya sehingga Yoona hanya bisa memejamkan matanya saat ia tahu apa yg terjadi selanjutnya.

“STOP!!!” tiba-tiba Baekhyun datang, telapak tangan nya ia gunakan untuk menghalangi bibir Yoona dan Luhan agar tidak berciuman. Sungguh tidak sopan!

“BAEKHYUN!!” namun Yoona lebih cepat untuk meninju rahang Baekhyun sehingga namja itu sedikit terlempar ke belakang. Hanya untuk menutupi rasa malu nya karena ketahuan sedang ekkhhemmmzz….

Sedangkan Luhan, namja itu mangacak rambut nya frustasi sembari menatap Yoona dan Baekhyun yg saling kejar-kejaran.

OoOoOoOoO

“Nah Fogu itu cerita kami saat merayakan tahun baru 2014” Yoona tersenyum, ia merasa sedikit bodoh melihat Fogu sedang mendengkur di pangkuan nya dan Baekhyun juga ikut tertidur di samping nya.

“Aishhh konyol” gerutu Yoona, ia sedikit melirik jam di dinding.

Jam 10 malam, pantas jam tidur kedua peliharaan nya, Baekhyun dan Fogu.

Yoona beralih menatap Baekhyun yg tertidur pulas di samping nya, ia mengusap pipi putih adik nya lalu mencium nya lembut.

“Good night Saeng”

END

Note : Ya Alloh, akhirnya kelar juga nih ff. DAN TAHUN BARU UDAH BASI BANGET -_- (maaf atas keterlambatan ku 😥 )  dan MAAF yg sebesar-besar nya kalo kalian menemukan TYPO, BAHASA YG KURANG ENAK DAN ALUR YG GAK JELAS. Maaf kan aku , FF ku tidak ada yg sempurnya karena kesempurnaan hanya milik Alloh swt. Terimakasih untuk Readers setiap FF BS ini, dan sebagai ganti nya aku selaku penulis FF Series Brother Sister, mau memberikan sedikit bocoran untuk Series selanjutnya.

Series berikut nya aku akan mengambil genre HORROR (senyum evil) udah gitu doank, makasih ya Chingudeul yg sangat aku cintai. Dan satu lagi Aku turut berduka bagi korban letusan gunung kelud semoga di beri ketabahaan dan keselamatan amin, bagi kalian yg tinggal di jawa timur dan jawa tengah karena abu vulaknik nya tebel banget ya? Kalo di rumah ku tipis, tetap membawa masker ya, dan jaga kesehatan kalian.

45 thoughts on “(SERIES) Brother and Sister # Story for Happy New Year 2014 ‘Part 2’

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s