(Freelance) Really Love Me? (Chapter 2)

really-love-me1

 

 

Tittle               :  Really love me?

Author            :  MuziDH

Cast                 :  Oh Sehun, Im Yoona

Other cast      :  find by yourself

Genre              :  Romance, school life

Rating             :  PG 15+ (maybe)

Length            :  Multichapter

 

+++

            Bel masuk pun berbunyi yoona dan hyoyeon beranjak dari kantin sedangkan chanyeol dia langsung pergi tanpa mengucapkan terimakasih dasar tidak tau malu.

“hyoyeon-ah kau duluan saja ke kelas” “kau mau kemana yoona-ya?” tanya hyoyeon. “aku mau mengambil buku pelajaran di lokerku” jawab yoona. “oh baiklah annyeong sampai bertemu dikelas hihi” “annyeong hyoyeon-ah, oke” yoona pun berjalan sendirian di koridor yang sepi saat yoona sudah mengambil bukunya kemudian berjalan kembali ke kelasnya saat ditengah jalan ia tiba tiba ditarik oleh 3 orang wanita atau lebih tepatnya 3 orang sunbae yang sangat centil disekolahnya. “maaf sunbae kenapa kalian menarikku? kalian mau membawaku kemana?”

“tidak usah banyak bertanya cepat ikut kami”. Ucap tiffany sunbae. Saat menaiki tangga menuju atap yoona tersandung anak tangga dan hampir terjatuh karna ke 3 sunbae itu menarik yoona sangat cepat dan buku pelajaran yang ia bawa terjatuh di tangga menuju atap. “tu…tunggu sunbae bukuku terjatuh”. Ujar yoona tapi ketiga sunbae itu tidak peduli dengan yoona dan tetap menarik yoona.  Saat sudah sampai diatap tiffany sunbae mendorong yoona hingga punggung yoona terbentur tembok. Dan kedua sunbae yang lainnya ikut memojokan yoona.  “hey murid baru kau  tidak tau diri ya, baru masuk sekolah saja sudah berani mendekati sehun cih” ucap tiffany dengan sinis. “kenapa kau mendekati sehun hah?!!” ujar jessica sedikit kasar sedangkan yoona hanya menunduk ia sangat bingung harus menjawab apa.

“CEPAT JAWAB BODOH!!”. ujar tiffany namun yoona tak kunjung menjawabnya. Tiba tiba tiffany mengeluarkan gunting dari sakunya dan langsung saja ia menggunting rok yoona di bagian depannya. “yak yak sunbae aku mohon jangan gunting rok ku ”. ujar yoona matanya sudah berkaca kaca namun ia menahan tangisannya jika ia menangis berarti ia sudah tunduk pada ketiga sunbae itu, pikirnya.

“MAKA DARI ITU JAWAB PERTANYAANKU!!”. Bentak jessica sambil menjambak rambut yoona dan itu membuat yoona sangat kesakitan.

“AAARGH SUNBAE SAKIT AKU TIDAK MENDEKATI MEREKA”. Teriak yoona kesakitan. “nde sunbae aku hanya ingin berteman dengan mereka saja”. Lanjut yoona dengan suara parau karna menahan tangisannya.

“HEI APA YANG KALIAN LAKUKAN?!!!”. Ucap seorang namja yang tiba tiba datang. Namja Itu sehun dan diikuti chanyeol dibelakangnya ketiga sunbae centil itupun terkaget dan langsung berlari meninggalkan yoona yang menangis sambil menutup wajahnya dengan tangannya. “chanyeol cepat kejar mereka terserah kau mau apakan mereka, biar aku yang urusi yoona”. Ujar sehun. Tanpa sehun sadari ia sangat panik sekarang sedangkan chanyeol yang pertama kali melihat sehun panik seperti itu terheran heran dan mengangguk lalu mengejar ketiga sunbae itu.

Yoona jatuh terduduk dia tidak mau menangis dihadapan sehun tapi entah kenapa ia tidak bisa menahan tangisannya itu. “hey kau berdirilah”. Ucap sehun sangat lembut. Namun yoona tidak meresponnya karna ia malu roknya sangat pendek sekarang, sehun pun membantu yoona berdiri. Yoona berdiri masih dengan menutupi wajahnya “cepat buka blazzermu”. Perintah sehun. “kau mau apa?”.tanya yoona sambil menutup wajahnya dengan tangan dan itu membuat sehun terkekeh karna suara yoona sangat lucu. “cepat buka saja”. Jawab sehun “tidak mau!” tiba tiba sehun membuka blazzernya dan menyampirkannya pada pinggang yoona untuk menutupi rok yoona yang sobek karna sunbae tadi yang memotong roknya hingga kira kira sepanjang 15cm dibawah pinggang. Kenapa ia jadi seperti ini kepada perempuan padahal sebelumnya ia tidak pernah peduli sedikitpun kepada perempuan ah mungkin ia berusa bersikap gentleman. Yoona yang kaget pun melepaskan tangannya dari wajahnya dan menatap sehun dengan jarak sangat dekat. Tiba tiba sehun mendekatkan wajahnya…makin dekat yoona berpikir bagaimana kalau sehun akan menciumnya lagi ah aniyoooo!!  Wajah sehun semakin dekat

GREP

Ternyata sehun tidak akan menciumnya melainkan memeluknya yoona sangat kaget namun perlahan ia membalas pelukan sehun. “jangan menangis wajahmu sangat jelek”. Ujar sehun

“MWO?!!” yoona pun langsung melepaskan pelukannya. Nah sekarang yoona kembali menjadi yoona yang sering berteriak teriak ternyata mood nya mudah berubah pikir sehun. “aku hanya bercanda, mood mu gampang sekali berubah”. Ucap sehun sambil memasukan tangannya ke dalam saku dan langsung pergi menuju kelas meninggalkan yoona yang menampakan wajah kesal dan tanpa yoona sadari sehun tersenyum karenanya. “YAK YAK SEHUN TUNGGU AKU!!”. Teriak yoona lalu mengejar sehun.

+++

“oppa aku tidak mau tau kau harus menjemputku”. Ucap yoona yang sedang menelepon luhan.

“kau tunggu di dekat halte sekolah, songsaenim dikelas oppa belum berhenti bicara”. Jawab luhan di seberang telepon.

“baiklah oppa cepatlah aku tidak mau jamuran menunggumu” dan jawaban dari seberang telepon sana adalah LUHAN MATIKAN PONSELMU!! Yoona hanya terkekeh mendengarnya kasian sekali oppanya. yoona menunggu luhan dia duduk di halte dekat sekolah  tiba tiba datanglah sehun lalu duduk disebelahnya yoona tidak menyadari itu ia masih asik sendiri mengayun ayunkan kakinya sambil menunggu luhan. “kau sedang apa?” pertanyaan sehun mengagetkan yoona yang sedang melamun alhasil ia pun terjatuh dari kursi di halte “ahh appo”. Yoona berdiri memegang pantatnya karna pantatnya lah yang duluan mendarat di tanah. “kau tidak perlu sekaget itu, gwenchana?”. Tanya sehun “tentu saja aku tidak baik baik saja!”. Kesal yoona. Yoona pun kembali duduk disebelah sehun keheningan pun terjadi karna di halte itu hanya ada mereka berdua dan itu membuat masing masing dari mereka canggung “sebenarnya apa yang terjadi denganmu diatap tadi?”. Tanya sehun memecah keheningan.

“tadi itu…..ah tidak ada apapun”. Jawab yoona dengan senyum yang dipaksakan. Saat mereka tengah asik mengobrol terdengar suara klakson mobil dan sebuah mobil berhenti didepan yoona dan sehun

TIN……TIN

“come on yoona-ya”. Ucap luhan dari dalam mobil dengan membuka jendela mobilnya. “ternyata ada kau sehun-ah, kalian sedang apa berduaan?”. Lanjut luhan. “tentu saja aku sedang menunggumu oppa”. Kesal yoona. “lalu kau sehun?”. Tanya luhan. “aku hanya sedang duduk hyung”. Jawab sehun. “ah begitu, yoona cepat masuk”. Perintah luhan.

“sehun-ah bagaimana dengan blazzer mu?”. Tanya yoona pada sehun sebelum yoona masuk ke dalam mobil. “kau bawa saja dulu”. Jawab sehun. “tapi aku……” sehun langsung memotong ucapan yoona “sudahlah jangan banyak bicara kau bawa saja dulu, jangan lupa kau cuci” sehun pun langsung melesat pergi “YAK!! Kau mau kemana?”. Teriak yoona. “membawa motorku dan pulang, annyeong”. Jawab sehun dari kejauhan dengan sedikit berteriak juga. “aissh, dasar anak itu”. Gerutu yoona. “yoona cepatlah masuk kenapa kau lama sekali?”. Yoona masuk ke mobil di jok belakang. “aku merasa seperti supirmu saja yoong”. Oceh luhan. “jangan banyak bicara cepat jalan!”. Ujar yoona kesal.

Di tengah perjalanan luhan bertanya “yoong blazzer siapa yang menggantung di pinggangmu” “ahh i…itu..”. yoona sangat gugup sekarang. “itu pasti blazzer sehun”. Potong luhan. “kenapa kau tau oppa?” “karna oppa tadi melihat sehun tidak memakai blazzer”

“yoong sepertinya kau sangat dekat dengan sehun?”. Tanya luhan lagi.

“aissh oppa kenapa kau banyak bertanya?! Aku tidak dekat denganya!! Aku sangat membencinya!!! Dia itu sering tebar pesona pada perempuan!! Dia itu sering merasa bahwa dirinya paling tampan dia itu sering menjahiliku padahal aku baru mengenalnya aahh masih banyak lagi hal yang menyebalkan dalam dirinya”. Oceh yoona panjang lebar dengan wajah yang sangat berlebihan.

“bahkan kau tau semua tentang nya berarti kau sangat dekat, aku menyetujui hubungan kalian!”. Goda luhan sambil tertawa

“oppa!! Aku tidak ada hubungan apapun dengannya, kau sama saja sangat menyebalkan”. Ujar yoona melipatkan tangannya di dada dan mempoutkan bibirnya dia sangat kesal dengan oppa nya ini.

Akhirnya yoona pun sampai dirumah di mobil terasa sangat pengap bukan berarti tidak ada AC melainkan luhan yang terus saja menggoda adiknya itu. Yoona pun memasuki kamarnya melemparkan tasnya ke sembarang tempat dan merebahkan dirinya dikasur yang empuk itu. Hari ini begitu melelahkan menurutnya, ia jadi teringat saat ia di bully oleh sunbae nya hingga rok nya digunting dan jadi sependek ini ah ya yoona jadi mengingat sehun juga yoona pun memegang blazzer di pinggang nya yang terdapat name tag dengan nama oh sehun. Ia sangat salut dengan sikap sehun tadi yang menutupi rok yoona yang sangat pendek itu. Ahh kenapa ia jadi memikirkan oh sehun “ahh andwae…andwae aku tidak boleh memikirkan sehun sebaiknya aku mandi saja untuk menyegarkan pikiranku”

Setelah yoona selesai mandi lalu bersiap siap dan ia akan pergi ke supermarket untuk membeli rok yang baru “oppa antarkan aku ke supermarket” “oppa sedang sibuk yoong”. Jawab luhan. “sibuk bagaimana kau hanya bersantai ria diatas kasurmu”. Ujar yoona tidak setuju dengan jawaban luhan yang berbeda dengan yang ia lihat sekarang. “oppa sedang sibuk tidur yoong, kau sendiri saja kau kan sudah besar”. Ucap luhan. “oke baiklah aku akan menghancurkan semua koleksi rubikmu oppa!”. Ucap yoona dengan diiringin death glare nya. Mata luhan yang awalnya tertutup langsung terbuka saat mendengar kata rubiknya yang akan dihancurkan “MWO?!! Andwe…andwe.. kau bersama sehun sajalah jeball yoong”. Ujar luhan dengan puppy eyes nya. “sehun?!! Kenapa kau selalu menyuruhku bersama sehun?!! Ah andwe lebih baik aku sendiri saja, annyeong”. Ujar yoona dengan langkah kaki dihentak hentak karna kesal dan menutup pintu dengan kasar luhan pun menghela nafas tenang karna rubik nya tidak jadi dihancurkan, tiba tiba pintu terbuka lagi “aku akan tetap menghancurkan rubikmu oppa annyeong” ucap yoona dengan smirk “YAKK!!”.

Yoona pun keluar dari rumahnya menuju supermarket untuk membeli rok nya yang baru  dan sehun yang sedang mendengarkan musik di depan rumahnya melihat yoona melewati rumahnya “mau kemana dia, aku ikuti saja ah”. Ujar sehun berbicara dengan dirinya sendiri(?) sehun berjalan 150km dibelakang yoona (jauh amat-_-) sehun berjalan dibelakang yoona, kenapa sehun jadi sekonyol ini hanya karena yoona. Yoona pun memasuki sebuah toko ah mungkin hari ini hari sialnya ia kembali bertemu dengan jessica sunbae di toko itu saat yoona sedang memilah rok yang cocok dengan tubuhnya tanpa ia sadari jessica sunbae tengah tersenyum sinis di belakangnya “hai im yoona kita bertemu lagi” yoona pun berbalik “sun..bae?” “im yoona kau tau? aku sangat membencimu”. Ujar jessica. “ww…ae?” jessica pun langsung menarik yoona keluar toko, jessica yang melihat yoona memegang dompet ditangannya ia langsung merebut dompet itu dan membuangnya di tong sampah yang sangat bau “sunbae apa yang kau lakukan?”. Lirih yoona “annyeong yoona-ya sampai bertemu besok, kau harus sekolah”. ujar jessica dengan smirknya.

Yoona menangis kenapa orang orang di korea sangat kejam ia tidak pernah seperti ini saat di jepang ya walaupun yoona lahir di korea ia langsung pindah ke jepang. Saat yoona akan mengambil dompetnya ke dalam tong sampah tiba tiba ada tangan yang memegangnya dan namja itu langsung menarik yoona kembali masuk ke dalam toko kenapa hari ini ia banyak mengalami tarik menarik  “cepat pilih rok yang sesuai denganmu”. Ujar sehun tanpa menatap yoona. “tapi dompetku kan….” sehun langsung memotongnya “cepat ambil saja” yoona pun selesai mengambil rok yang sesuai dengan nya sehun dan yoona pergi menuju kasir “agasshi tolong ambilkan rok yang seperti ini satu lagi dengan ukuran yang sama” ujar sehun kepada kasir. “iye? Untuk siapa?”. Tanya yoona. “apa kau cukup hanya mempunyai 1 rok saja?”. Jawab sehun ah lebih tepatnya itu sebuah pertanyaan. “ah aku tidak mempunyai uang karna eommaku belum kembali dari jepang dan dompetku…” “sudahlah kau banyak bicara sekali kau tidak usah membayarnya” potong sehun. “terima kasih sehun-ah” ujar yoona menunduk ia merasa sangat bersalah karna sehun sudah banyak membantunya padahal awalnya ia kira sehun orang yang sombong dan pelit. Namun disisi lain ia sangat kesal karena sehun selalu memotong ucapannya.

Sehun dan yoona pun keluar dari toko “ah sehun kau sedang apa didepan toko tadi? kau tiba tiba datang mengagetkan saja”. Oces yoona panjang lebar dan sehun sedang mengalami skakmat sekarang ia harus jawab apa tidak mungkin ia menjawab bahwa ia mengikuti yeoja itu ayo berpikir sehun berpikir ucap sehun dalam hati. “ah aku sedang mengajak anjingku jalan jalan”. Jawab sehun dengan senyum gugup.

“lalu sekarang kemana anjingmu?”. Tanya yoona karna sedari tadi saat bersama sehun dia tidak melihat seekor anjing.

Sehun kembali berpikir “ah mungkin ia kabur”. Jawab sehun dengan cengirannya.

“lalu kau membiarkannya?”. Tanya yoona lagi

“arggh kau banyak bertanya”. Jawaban yang tidak menyenangkan memang. Dan akhirnya mereka sampai didepan rumah dan memasuki rumahnya masing masing. Sehun langsung memasuki kamarnya dan merebahkan dirinya dikasur yang empuk  “ah aku kan tidak punya anjing, ah sudahlah aku tidak peduli”. Gumam sehun.

Saat yoona memasuki ruang tengah ia tidak melihat siapapun namun tv nya menyala ia pun mendekati sofa ah dan ternyata disana ada oppanya yang sedang terlelap dan tidak mematikan tv nya. “oppa ireona aku lapar” namun tidak ada respon dari luhan ia masih tertidur pulas. “OPPA AKU LAPAR!!!”. Teriak yoona didepan telinga luhan namun luhan masih saja tidak bangun “aissh terbuat dari apa telinga namja ini”. Gerutu yoona. Yoona pun langsung membalikan sofa yang sedang ditiduri luhan dan alhasil luhan pun terjatuh “YAK YAK KAU PERAMPOK PERGI DARI RUMAHKU!”. Teriak luhan tiba tiba sedangkan yoona berekspresi seperti emot gepeng ini-_- sekarang “ahh akhirnya kau bangun oppa perampok darimana oppa?”. Ujar yoona dengan cengirannya. “tadi kau yang membalikan sofa dan membuatku terjatuh?!!”. Tanya luhan “aniyo….kau main menuduh saja mungkin kau bermimpi oppa”

“tidak mungkin lihat posisi sofa sekarang menjadi terbalik” dan benar saja sekarang sofa itu sudah tebalik.

“baiklah baiklah nde aku membalikan sofa dan membuatmu terjatuh”. Ujar yoona menyerah. “aku meragukan gendermu yoong apa kau seorang yeoja?”

“issh oppa sudahlah lupakan, aku lapar”

“kau masak saja sendiri oppa masih mengantuk” luhan membalikan sofanya kembali ke semula dan akan tidur lagi namun ditahan oleh yoona “jika kau tidak mau memasakan makanan untuku aku akan menelepon eomma”

“telepon saja”. Balas luhan meleletkan lidahnya

“oh baiklah” yoona mengeluarkan ponsel dari sakunya dan langsung menelepon eomma nya. “eomma…eomma luhan oppa tidak mau mengurusku eomma tubuhku sebesar tiang sekarang dan…” luhan langsung merebut ponselnya dan mematikannya.

“baiklah baiklah aku akan memasakanmu”. Ucap luhan pasrah ia takut akan digelindingkan eommanya dari gunung everest saat orangtuanya pulang.

“oke aku tunggu masakanmu oppa ppali ppali”. Ujar yoona lalu duduk di sofa dan bersantai ria dengan komiknya.

Setelah menunggu beberapa menit ia mulai kebosanan “oppa kenapa kau lama sekali?”. Teriak yoona dan munculah luhan dari dapur “ah akhirnya”. Gumam yoona. “silahkan tuan putri”. Ujar luhan dan bergaya layaknya pelayan di kerajaan. Yoona pun makan dengan tenang hihi.

+++

            Saat sehun akan tidur ia mendengar teriakan di sebelah rumahnya “ish kenapa teriakan yeoja itu sangat keras aku tidak bisa tidur” sehun pun langsung meloncat dari balkon kamarnya ke balkon rumah yoona uhh sangat extreme memang tapi tenang saja karna jarak balkon yoona dan sehun hanya beberapa centi(?)

“OPPA TEMANI AKU TIDUR AKU SANGAT TAKUT”. Teriak yoona

“KENAPA KAU JADI TIBA TIBA TAKUT?!!”. Balas luhan dengan berteriak juga.

“KARNA AKU TADI MENONTON FILM HORROR BERSAMA HYOYEON DI KELAS!!!”

“IM YOONA BERHENTILAH BERTERIAK!!!”. Ucap luhan sambil menutup telinganya.

“APA KAU SADAR KAU JUGA BERTERIAK OPPA”. Teriak yoona didepan wajah luhan. Sedangkan sehun yang melihat kejadian itu didepan balkon rumah yoona menggelengkan kepalanya. “mereka keluarga aneh”. Gumam sehun.

Luhan yang melihat seseorang dibalkon pun langsung berteriak “YAK NUGUYA APA ITU HANTU ATAU PERAMPOK?!!!”. Teriak luhan sambil menunjuk ke arah balkon. Yoona berbalik untuk melihat apa yang dikatakan luhan.

“oppa apa itu hantu?”. Tanya yoona sambil bersembunyi dibelakang luhan.

“tenang semua ini aku sehun”.ujar sehun yang muncul dari kegelapan malam didepan balkon yoona(?)

“HUWAAA SEHUN KAU MUNCUL DARIMANA?!”. Teriak yoona. Sehun langsung menutup telinganya “im yoona berhenti berteriak, kau membuatku tidak bisa tidur karna teriakanmu sangat keras sampai terdengar ke rumahku lalu aku meloncat dari balkonku ke balkonmu untuk memberitahumu agar tidak berteriak dan aku melihat perdebatanmu dengan luhan hyung”. Oces sehun tanpa jeda disetiap katanya.

Yoona pun menyentuh bahu sehun “ah ternyata kau memang manusia bukan hantu”. Ucap yoona saat tangannya bisa menyentuh bahu sehun. “dan…MWO?!! kau meloncat dari balkon?!!”. Lanjut yoona lagi. Dan sehun hanya mengangguk.

Luhan yang merasa terabaikan pun langsung pergi meninggalkan kamar yoona “yak yak oppa mau kemana kau?”

“sehun kau saja yang temani yoona ya, annyeong” teriak luhan dari luar kamar.

“yak yak hyung tidak bisa begitu aku hanya pendatang baru diantara perdebatan kalian”. Teriak sehun namun percuma karna luhan sudah jauh dari kamar yoona.

“sudahlah sehun jika kau tidak mau menemaniku tidak apa apa”. Ujar yoona pasrah dan langsung merebahkan badannya diatas kasur lalu menutupinya dengan selimut dan berbalik memunggungi sehun. Sehun yang tidak tega pun akhirnya menemani yoona dan tidur di sofa. Yoona pun berbalik dan melihat sehun yang tertidur di sofa “sehun-ah kukira kau orang yang sombong dan pelit, orang orang menilaimu sebagai bad boy padahal sebenarnya kau sangat baik dan entah kenapa jika aku berada diidekatmu jantungku berdetak sangat cepat padahal aku baru mengenalmu selama beberapa hari ah sudahlah selamat malam”.gumam yoona. Yoona mengira sehun sudah tidur padahal sedari tadi ia mendengar semua yang diucapkan yoona dan ia sangat kaget. Ah ini adalah kegiatan menemani yoona yang kedua kalinya ia jadi ingat lagi kejadian saat pertama kali ia menemani yoona pipi sehun langsung bersemu merah kenapa ia jadi seperti ini IS NOT MY STYLE(?)

Keesokan harinya sudah jam 6.20 “huwaa tidurku nyenyak sekali”. Ucap yoona sambil meregangkan otot otot nya lalu ia pun melihat jam dimeja sebelah ranjangnya. “MWO?!! SUDAH JAM SEGINI DAN AKU BARU BANGUN!!!”. Teriak yoona ia pun langsung menyambar handuk nya dan beranjak ke kamar mandi saat sudah didalam kamar mandi yoona pun keluar lagi ternyata masih ada sehun dan ia lupa membangunkannya. “sehun ppali ireona kita telat sehun-ah”. Ucap yoona membangunkan sehun. “eung sekarang jam berapa?”. Tanya sehun yang masih berusaha mengumpulkan nyawa nya. “jam 6.20 ppali ppali”. Jawab yoona. Sehun hanya ber oh ria saja. “kau tidak panik?” “aku sudah terbiasa seperti ini”. Jawab sehun. Yoona pun berekspresi aneh lagi. “sehun cepat kembali ke rumahmu dan bersiap siap ke sekolah” sehun pun mengangguk langsung pergi menuju balkon “sehun pintu kamarku sebelah sini”. Ucap yoona sambil menunjuk pintu kamarnya. “ah lewat sini lebih cepat, annyeong” sehun pun langsung meloncat dari balkon yoona ke balkon rumahnya. Yoona pun kaget langsung mengambil penggaris dan mengukur jarak antar balkon mereka ah ternyata jaraknya tidak lebih dari 30cm(?) pantas saja sehun berani melompatinya-_- “ah sudahlah” yoona pun langsung melesat menuju kamar mandi.

Yoona sudah bersiap siap ia tidak melihat apapun dimeja makan disana ada sepucuk surat dan itu dari luhan. Surat itu berisi ‘yoong kau makan disekolah saja ahjuma han tidak datang karna anaknya sakit kau pergi bersama sehun saja ya annyeong’ sialan luhan oppa apa dia sedang mencomblangkan dirinya dengan sehun. Lebih baik ia berjalan saja daripada harus bersama sehun yoona dan sekarang ia sedang berjalan menuju sekolah tiba tiba dari arah pinggir sehun dengan motornya mengklakson yoona “hey cepat naik, kau tidak mau telat kan?. Tanya sehun memperlambat laju motornya dan mengikuti langkah yoona. Yoona menghiraukan sehun dan tetap berjalan “sekarang ada test dari kim songsaenim jika yang telat harus membersihkan sekolah” yoona pun berhenti seketika “ah baiklah aku ikut denganmu” sehun pun hanya tersenyum “cepat pegangan jika kau jatuh bagaimana” “kau mencari kesempatan saja, aku tidak mau” sehun pun langsung melajukan motornya dengan cepat alhasil yoona pun refleks memeluk punggung sehun.

Akhirnya mereka sampai didepan sekolah dan untung saja pintu gerbang masih terbuka. Yoona pun mempercepat langkahnya menuju kelas sedangkan sehun mengikuti dari belakang dengan santai sambil memasuki tangannya ke dalam saku.

Saat di lorong menuju kelasnya yoona bertemu dengan jessica sunbae lagi. “hey im yoona ternyata kau tetap sekolah baguslah dan rokmu sangat sangat bersih” ucap jessica dengan senyum sok nya itu. Saat yoona akan membalas perkataan jessica sunbae tiba tiba “come on im yoona jangan banyak mengobrol” sehun langsung menarik tangan yoona dan jessica menggerutu kesal. Setelah jauh dari jessica yoona langsung melepaskan tangan sehun “ah lepaskan aku bisa jalan sendiri”. Ucap yoona dan langsung berjalan didepan sehun.

Yoona dan sehun memasuki kelas bersama dan untung saja kim songsaenim belum masuk. Sehun dan yoona pun duduk dibangkunya. Chanyeol langsung menghampiri sehun “sehun-ah kenapa kau bisa berbarengan dengan im yoona?”. Tanya chanyeol “kau tidak usah tau cepat kembali kebangku mu”. Jawab sehun sambil sedikit mendorong chanyeol. “oke baiklah” chanyeol kembali ke tempat duduknya dengan wajah masam(?) kim songsaenim pun datang dan test pun dimulai.

Test dari kim songsaenim pun selesai yoona tidak sempat belajar kemarin karna sibuk berdebat dengan oppanya. ia tidak peduli dengan nilainya dan ia berjanji bila nilainya buruk ini akan menjadi yang terakhir kalinya. Bel istirahat tiba “ahh akhirnya aku sangat lapar,hyoyeon ayo ke kantin” “kajja! Aku juga sangat lapar”

Yoona dan hyoyeon pun mengantri untuk mendapatkan makanannya saat sudah tiba giliran yoona, jessica sunbae langsung menyela dan mengambil makanan yang seharusnya menjadi milik yoona “yak sunbae itu miliku!!” teriak yoona sedangkan jessica hanya mengibaskan rambutnya tidak peduli. “sudahlah yoona-ya ambil saja makanan lainnya”. Ujar hyoyeon. Dan yoona pun hanya tersenyum lalu mengambil makanan miliknya.

Sehun dan chanyeol duduk di meja kantin “sehun-ah apa kau menyukai yoona?” tanya chanyeol tiba tiba. Sehun langsung tersedak tentu saja tidak ff ini aja baru chapter 2 (jangan dibaca-_-) “aniyoo hanya saja aku pernah melihatnya dulu” jawab sehun. “dulu? Kapan? kenapa kau tidak pernah bercerita padaku?”. Tanya chanyeol. “kenapa aku harus selalu bercerita? Seperti perempuan saja” jawab sehun. “aissh”. Chanyeol hanya menggerutu.

“HEY IM YOONA KAU JANGAN BERANI MENDEKATI SEHUN LAGI!!”. Terdengar suara jessica dibelakang meja mereka berdua.

“wow mantan dan calon yeojachingumu memperebutkanmu sehun-ah” ujar chanyeol. Sehun langsung berdiri dari bangkunya. JENG JENG JENG JENG

TBC

 Maaf ya nge post nya lama ada sedikit kendala pas aku ngelanjutin ff nya. Okelah tetep comment ya biar aku lebih semangat lagi lanjutin ff nya tapi buat chapter 3 mungkin agak lama soalnya UTS selama seminggu. Thanks /BOW/

39 thoughts on “(Freelance) Really Love Me? (Chapter 2)

  1. ah chanyeol perannya lucu banget cuman tidur hahaha-_- sehun aaah romantis gitu luyoon kocaaak. ditunggu chap berikutnya thorrrr

  2. Tck, jessica jaha bangat sih.
    Jdi makin sebel deh sama sikap’a
    Yang sabar ya, yoona eonni. Pokok’a aku dukung deh yoona eonni dan sehun oppa.
    Keep writing eonni.

  3. hahaha… Suka sama moment LuYoon jd adik kakak, lucu…
    Waaah… Sehun cool bngt…
    Oh ya, kan ada 3 yeoja yg ngebully Yoong ada Sica, Fany ma 1 yeoja lg siapa ya?

  4. wwiihhh suka sma critannya😉
    Trnyata sica mntannya sehun >,< Pnasaran sma kLanjutannya
    Next Chap di tnggu yahhh😀

  5. Jarang2 baca ff yg kyk gni,
    LuYoon keluarga aneh kkkkkkkkk😀
    Next thor,

    jgn lma2 publish’y ya🙂

  6. Yoong sadis banget si ma oppa nya.🙂
    Tapi lucu si brantem terus kya anjing ma kucing. Hihi😀
    Ga ppa thor ttp di tungu kok…

  7. Aaa ini ff seru thorr. Keep writing and jangan lama2 ngepostnya!!:3 kalo bisa,ditambahin lagi konflik yoona sm jessica nya(?) biar makin banyak moment sehun yoona nya xD yayayaaya

  8. Cieeee sehun bae bets. Entah kenapa fantasi yg muncul adalah suasana sekolah shinhwanya boys over flower. Kwkwkwk. Masi ngakak gegara yoona ngukur jarak balkon mereka yg cuma 30cm. Hwahaha. Next chapter ditunggu loh.

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s