BOREDOM

boredom1

[Tetralogy]

B o r e d o m

By

Clora Darlene

Starring

Im Yoon Ah | Oh Sehun

Rating | Length | Genre

PG-15 | Ficlet | Romance

[Poster by oxybsh @ ArtFantasy]

Sehun baru saja menyelesaikan makan siangnya. Ia melangkahkan kakinya menuju ruang tengah rumahnya dan duduk di sofa―di sebelah Yoona. Perempuan itu terlihat fokus sekali menonton sebuah film. Sehun melingkarkan tangannya pada bahu Yoona lalu perempuan itu bersandar pada dada bidangnya.

“Sehun-ah” Panggil Yoona pelan tanpa mengalihkan pandangannya dari TV.

“Hm?”

Yoona refleks memandang Sehun. Merasa dilihati intens, Sehun membalas tatapan Yoona yang bersandar pada dirinya. “Ada apa?” Tanya Sehun pelan―lembut, sebenarnya.

“Aku bosan” Jawab Yoona dengan iris madunya memandang iris pure hazel di hadapannya.

“Kau bosan?” Yoona mengangguk dengan bibir pink yang dikerucutkannya. “Baiklah. Tunggu sebentar” Sehun melepaskan rangkulannya pada bahu Yoona lalu melangkah ke ruang makannya dan kembali dengan membawa sebuah kursi.

Yoona tampak tidak bisa menebak apa yang akan dilakukan Sehun. Apa laki-laki ini akan melakukan sirkus? Yang benar saja.

Sehun menaruh kursi tersebut tidak jauh dari Yoona lalu duduk menghadap Yoona. “Kau sangat menyukai Moonlight, bukan?”

Yoona mengangguk polos. “Ne”

“Kau ingin menanyikannya untukku?” Pinta Sehun dengan sebuah senyum simpul.

“Baiklah” Ucap Yoona. “Yeah, stop, stop. Geu nalgaega jeojeuni. Ooh, hu~ stop, stop” Yoona mulai bersenandung pelan. Well, walaupun suaranya tidak terlalu bagus, tapi Sehun akan menyatakan pada dunia bahwa suara Yoona adalah suara yang akan selalu ia inginkan untuk didengarnya.

Sehun duduk di kursinya dengan kaki yang ia silangkan. Ia tidak bergeming dan memasang wajah tampannya―membuat Yoona untuk kesekian kalinya menyatakan bahwa Sehun adalah karya Tuhan yang paling sempurna yang pernah ada dan dirinya yang sangat beruntung karena dapat menjadi satu-satunya perempuan yang akan tertidur di sebelah Sehun.

Gipeojin haru teum sai neoneun joyonghi dagawa. Eodumeul geodeonaego naui jameul kkaewo. Geurigon meoreojyeo yeollin changmun jeo neomeoro..”

Sehun masih terdiam pada posisinya.

Tto gireul irheonna, neon, neon, neon. Bamgonggiga ajik chagawo ireona..” Sehun baru saja bangkit, lalu mulai menari dengan gerakan tangan yang ringan.

So, baby, hold on neol honja dugiga..” Sehun mengulurkan tangannya pada Yoona dan membuat kening Yoona mengerut. Tapi dari raut wajah Sehun yang berbinar dengan sebuah senyuman kecil yang terpampang―laki-laki ini sedang mengajak perempuannya untuk menari bersama.

Yoona menerima uluran tangan Sehun lalu menggenggamya. Sehun kembali duduk di kursinya dengan kepala yang ia dongakkan, tidak ingin kehilangan sedetikpun untuk melihat Yoona. “Nan geokjeongi dwae georil dugo neoui dwireul ttara―Oh!” Sehun tiba-tiba menarik pinggul kecil Yoona dan mendudukkan perempuan itu di pangkuannya.

Sehun tersenyum lebar tetapi tidak berkata apa-apa. Ia menikmati waktunya saat menggoda Yoona. Sedangkan Yoona, perempuan itu tertawa lepas dengan wajah kemerahan yang tidak bisa dikendalikannya.

Sehun membeku sejenak.

Yoona tertawa di depan wajahnya. Bahkan saat wajah mereka hanya berjarak lima sentimeter. Dekat sekali.

Dan Sehun kembali jatuh cinta kepada Yoona.

Yoona melanjutkan bait selanjutnya. “Neon ssodajineun dalbiche syaw―Ah!” Yoona hampir saja terjatuh karena terkejut saat Sehun melanjutkan tariannya dan dengan refleks Yoona langsung melingkarkan tangannya pada leher Sehun.

Geu hwangholhan pyojeongeun bon jeogi eobseo. Geurimcheoreom meomchun nega boyeo. Geu siseon kkeuten” Yoona melanjutkan nyanyiannya dengan tawa yang ia tahan. Oh, wajahnya pasti sudah merah siap meledak, pikirnya. Jantungnya juga tidak bisa diajak kompromi kali ini. Laki-laki ini sangat mengetahui dengan baik bagaimana cara membuatnya terpukau hingga tidak berdaya.

Daheul suga eomneun angil sudo eomneun got. Sumyeon wie bichin geon geu sarami aniya. Irwojil su eomneun seulpeun neoui story. Gakkawojilsurok deo apajil teni. Geu sarangmaneunStop, stop, stop, stop,yeah. Geu sarangmaneunStop, stop, stop, stop, yeah. Ireoke naega neol aetage bulleo. Dagagaji ma, babe, geu nalgaega jeojeuni

Sehun menatap iris madu di hadapannya itu. Lekat sekali. Tangannya mengelus pelan kening Yoona. “Mianhae karena telah membuatmu merasa bosan”

Yoona tersenyum lebar. “Aku sudah tidak bosan. Gomawo” Yoona mendaratkan sebuah kecupan manis di pipi Sehun.

Sehun tersenyum manis menatap Yoona―istrinya. Ia merelakan segalanya yang ia punya―popularitas yang susah payah ia raih adalah yang terbesar―hanya untuk perempuan ini dan tidak ada sedikitpun penyesalan yang ia rasakan. Perempuan ini membuat Sehun akan melakukan apa saja untuk mempertahankannya, di saat Alzheimer itu mulai membunuh sosok Sehun dalam ingatan Yoona pelan-pelan.

THE END

Alzheimer adalah suatu gangguan otak atau demensia (pikun) yang menahun, terus berlanjut, dan tidak dapat kembali seperti semula lagi, tidak ada penyebab pasti, tidak ada pengobatan yang tepat dan sampai sekarang tidak ada obat yang dapat diharapkan.

76 thoughts on “BOREDOM

  1. So sweeeettttttttttttt …
    Sehun setia bnget sma Yoongie wlaupun Yoongienya mngkin nnti bkal nglupain Sehun … Hbat, !!!

  2. aku udah senyum2 ngga jelas wktu di awal unnie😀
    dan di kalimat terakhir unnie mengakhiri FF ini dgn mengenaskan .. sebenernya sih Yoona belum meninggal disini, tapi ampun, gmana hidup Sehun tanpa Yoona nanti =__=

  3. Eonnie.. aku gak maksa eonnie buat bikin sequel..takut x nntk sequel x malah nyesek..😥 apa lagi Yoona x sakit😥

  4. Itu yoona yg sakit eon?
    Sedih bgt pas baca terakhirnya

    Kirain aku yoonhun bahagia ternyata yoona sakit😦
    ada sequelnya ya eon🙂

  5. fix author bikin kratak-_-
    yampun baca awalnya udh seneng2,
    senyam-senyum sendiri. ini sweet banget:’)
    tapi endingnya kejutan banget. sungguh.
    satu kalimat terakhir bisa memusnahkan senyumku.
    sudahlah keep writing ya! jgn bikin yg begini lg:'”

  6. anyeong authornim~
    hehe mian ya telat (banget) komennya😄
    oke langsung lanjut keFF~

    yup. kalau FF mungkin gak usah ditanya lagi, author udah pro (banget) ‘-‘ dan seyoon~ oh astaga!! 2 sosok ini selalu jadi objek yang pas kalau udah dibikinin jadi tokoh FF (menurut selenites) hihi, senyum mele bacanya😄 but diakhir aku nahan napas, wae? jadi si yoonanya sakit😥 ini udah END atau author berniat mau bikin sequel? rada takut kalo ada seq takut jadi sedih bacanya😥 sebagai reader sih ngarepnnya sehun selalu ada buat yoona (ups, kebawa suasana)

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s