PURINSU CARD 9

purinsu-cartoonPURINSU CARD

TITTLE: Purinsu Card

AUTHORS : Firda Auliana

MAIN CASTS : Im Yoona | MINOR CASTS :-

GENRE : Fantasy| RATING :PG 14

Note : sebagian bukan dari pikiran saya,hanya saja saya terinpirasi dari sebuah komik.

Desclaimer: Cast belong to God. But this story and poster are mine.

                                                            Enjoy This!

Don’t be siders!

Plagiator? Doesn’t allowed here

WARNING : Typo,GAJE

 ***********

“nona Im ireona..apa anda bisa mendengar saya… ?”

“di Shock,cepat panggil ambulance..”

Samar-samar Yoona mendengar teriakan-teriakan yang berada di sekitarnya. Yoona ingin sekali membuka nafasnya,tetapi ia terlalu lemah hanya untuk bergerak ataupun membuka matanya. Dan ia pun pasrah dan mulai menutup matanya

“taeyeon..” batin Yoona

****

Kelopak mata itu bergetar perlahan,hal pertama yang ia lihat melalui matanya adalah tempat yang di penuhi dengan bunga dan beberapa dahan berdaun yang melingkar dengan liar di dinding tersebut. Peri-peri tampak mengelilinginya,bertanda ia berada di Hoics

“ Ah.. ternyata kau sudah sadar..” Yoona memalingkan wajahnya ke sumber suara. Sehun,Luhan,Kris,Kai sudah berada di sampingnya. Yoona mengerutkan keningnya. Sejak kapan mereka ada di sampingnya ?. Ah.. mungkin hanya dia saja yang tak menyadarinya.

“ Bagaimana Taeyeon ? “ tanya Yoona. Wajahnya ia tegarkan,tak ingin terlarut dalam kesedihannya. Tapi hati kecilnya tak dapat berbohong,perasaan sesak itu kembali datang menghampirinya. Para 4 purinsu itu saling menatap satu sama lain.

“Dia sudah di makamkan.. “ Ujar Kai.

“kenapa kalian tak membangunkanku atau menyadarkanku ?” ucap Yoona dengan nada dinginnya,yeoja itu menatap Kosong di depannya.

“ Kau pingsan selama 5 Hari,kami tak dapat membangunkanmu karna kau masih di obati oleh para Heys di dalam Lingkaran mereka. “ sahut Sehun.

Yoona terdiam, beberapa menit ruangan itu hening,tapi kemudian terpecahkan akan omongan Yoona yang membuat para 4 Purinsu itu menatap sendu ke arah yeoja yag mereka cintai.

“ Setelah taeyeon,siapa lagi yang akan menjadi korbannya ? Apa aku harus menyalahkan diriku sendiri atas semua kematian para nyawa tak berdosa itu ?. Aku ingin menangis tapi aku tak pantas untuk di kasihani. Dia, Vampire itu,jika akulah orang yang dapat membuat semua ini berhenti maka aku bersedia berada di sampingnya. A..ku. “

“Yoona !! kau tidak boleh berbicara seperti itu. mereka yang mati, pasti menginginkan sebuah keadilan,dan sebuah kepercayaan agar kau dapat membereskan ini semua. Jangan jadi seorang Pecundang Im Yoona !. kaulah yang memulainya,maka kau yang harus mengakhirinya !!” bentak Luhan. Yoona menatap Luhan yang menatapnya tajam

“LALU AKU HARUS APA ? AKU TIDAK PERNAH MEMULAINYA,BAHKAN KALIAN DATANG DALAM KEHIDUPANKU TANPA KU UNDANG. JADI SIAPA YANG MEMULAI DAN SIAPA YANG HARUS MENGAKHIRI !!?” teriak Yoona kalap. Emosinya sudah berada di atas ubun-ubun. Air matanya jatuh menampilkan emosi sedih yang ia rasakan dalam hatinya. Luhan terdiam,ia baru sadar jika ia baru melakukan kesalahan,membentak orang yang di cintainya adalah hal yang tanpa ia sadari keluar begitu saja.

“Yoo..Yoona.. maaf aku tak bermaksud membentakmu” Luhan menatap Yoona dengan tatapan lembutnya. Yoona langsung menangis menyembuyikan wajahnya pada kedua lututnya.

“ Mereka.. mereka semua Mati karnaku,karnaku yang mempunyai takdir yang sangat buruk ini. Kenapa..kenapa semua ini harus ada padaku ? banyak orang lain yang lebih hebat dan pintar di luar sana. Tapi kenapa harus aku ? Aku takut..aku takut..“ Yoona berteriak keras,ia menarik rambutnya dan mencengkramnya kuat. Ia menangis dan kembali terisak,hatinya seperti tertusuk ribuan pedang yang sangat tajam. Mengingat betapa banyaknya korban yang jatuh karnanya.

“Yoona tenanglah..berpikirlah positif. Kau adalah orang yang terpilih. Tolonglah kami,jika kau tak segera menyelesaikannya,kami semua dan para purinsu lainnya akan Musnah. Jika kau menyerah begitu saja,maka kau akan melihat banyak korban berjatuhan. Im Yoona sadarlah dan pikirkan baik-baik” Sehun menahan Yoona yang terus menarik rambutnya,menyebakan beberapa helai terjatuh. Ia manangkup wajah Yoona,lalu memberikan senyuman manisnya,agar yeoja itu lebih tenang.

“Yoona tenanglah,kami tak akan jauh darimu” Kris dan Kai mendekati Yoona lalu memeluknya dengan erat. Luhan.. mengelus pelan pumncuk kepala Yoona.

“maafkan aku” gumamnya. Mereka berempat memeluk Yoona,seakan memberikan perlindungan terhadap yeoja yang mereka cintai. Saling menguatkan hati dan mempercayai satu sama lain.

“aku akan selalu mengingat kalian” lirih Yoona

****

Kai mengangkat tasnya ke pungggung lalu,Luhan memakai sepatunya,Kris tengah makan dan Sehun tengah meminum susunya. Hari ini mereka telah bersiap untuk berangkat sekolah,seperti biasa,mereka akan berangkat bersama.

Hanya saja kali ini mereka tak bersemangat seperti biasanya,seperti yang kalian bayangkan. Yoona tak berada di sekitar sana. Ya,sejak kejadian kemarin Yoona lebih memilih mengurung dirinya di dalam Kamar ,dari pada keluar dan menatap seisi Rumah.

Kris menatap Kamar Yoona dari bawah,ia lalu menghela nafas.

“kita sudah hampir terlambat,kajja kita pergi” panggil kai. Mereka ber tiga mengagguk,lalu berjalan menuju pintu.

“TUNGGU AKU !,kenapa kalian tega sekali meninggalkanku ?” mereka ber empat mengerutkan kening mereka. Secara bersamaan mereka memutar badan dan..

“YOONA !” mereka berteriak dan menganga. Oh lihatlah betapa bodohnya wajah mereka. Yoona mendelik jijik melihat ekspresi mereka. Yoona menjetikkan jari-jarinya berulang kali

“ hei..hei.. ubah wajah jelek kalian.. itu sangat menjijikkan,kajja. Kita sudah terlambat” Yoona mengapit lengan Luhan dan Sehun. Kai dan Kris saling berpandangan lalu mengedikkan bahu mereka.

“ Hari ini aku ingin memecahkan semua misteri yang terjadi dan satu lagi,jangan bahas masalah kemarin Arraso ?” Yoona menatap ke empatnya lalu tersenyum saat mereka mengagguk

“Yoona.. kau adalah yeoja tegar yang pernah ku temui. Kau mengalahkan sedih yang ada pada dirimu. Itulah mengapa aku mencintaimu,di balik wajah polos mu ada sebuah kebijakan dan ketahanan dalam masalahmu. Jantungku terus menerus berdebar. Aku tak tahu, aku merasa lebih baik. Inilah rasanya cinta pertama. Membuatku bahagia, dadaku berdebar. Satu persatu membuatku merasakan manisnya. Aku terbang ke langit.. Meskipun waktu berlalu dan semua berubah. Aku berjanji akan berada di sisimu. Di akhir hari sulit yang melelahkan ini. Kau ada di sisikuaku akan selalu ada di sisimu. Aku berjanji, berada di sampingmu dan aku tidak berubah. Meskipun waktu akan berlalu, aku tetap mencintaimu, aku akan menjagamu. Senyum cerah seperti matahari. Berkerlap-kerlip melebihi bintang. Disana ada aku yang akan memberikan punggung untuk sandaran dirimu.  Saranghae…” Luhan membatin seraya memperhatikan Yoona. Senyuman manisnya tak henti-hentinya ia perlihatkan, melihatnya seperti ini, membuatnya mendapat energi berbeda. Ah..Luhan sudah gila akan cintanya.

“ Hari ini aku melihat hal yang indah. Dimana aku melihat yeojaku dengan ketegaran yang amat besar. Im Yoona,bagiku kau adalah nafas dan alasan ku hidup. Kita seperti takdir yang telah di pertemukan untuk hidup selamanya. Kau yang berjalan mendekatiku seperti mimpi. Benar-benar beruntung karena bertemu denganmu. Bukankah hatiku berdegup seperti ini. Siapapun melihatmu pasti berfikir kau begitu manis, Wajah cantik mempesona,Senyum cerah seperti matahari, Seperti bintang yang bersinar di langit malam,Di sana ada malaikat di hatiku. Jika hari demi hari berlalu. Jika kita menyerupai satu sama lain. Perlahan-lahan aku akan jatuh cinta padamu. Seperti sebuah adegan dalam film. Seperti pahlawan yang mengagumkan. Aku akan memberikan hidupku untukmu. Aku akan selalu di sapingmu,because My Love is for You” Kai tersenyum,ia merasakan ada kupu-kupu tengah berterbangan bebas di hatinya. Melihat Yoona sudah kembali,memberikan dampak cinta yang berlebih pada dirinya sendiri

“ Seperti batang pohon tertinggi,Kau tetap bertahan meskipun angin kencang terus menerpamu. Dengan hati yang kuat,kau semakin terang di dalam kegelapan kesedihan. Itulah sebabnya aku mencintaimu,bahkan bintang pun iri melihat dirimu karna kau lebih terang dari mereka. Jika mereka hanya dapat menerangkan Dunia,jagat raya,bumi dan langit. Tapi kau.. kau dapat menerangkan hati mu sendiri,menguatkan dirimu dan melawan rintangan yang di buat oleh dirimu sendiri. Tidak ada alasan untuk tidak mencintaimu Im Yoona.. “ Angin kecil menerpa,memberikan efek slow montion terhadap mereka ber lima,khusnya Yoona. Sehun terpana,ia seperti melihat bidadari baru saja turun menghampirinya,sinar matahari menyinarinya dengan malu-malu. Sangat cantik.

“ Besok dan seterusnya,kau akan terus berada di hatiku. Cintaku, Ciumanku, Hatiku
Semua terpendam di suatu tempat terdalam di hatiku. Satu cinta, satu ciuman, akan ku berikan untukmu,bahkan lebih.
Inilah rasanya cinta pertama,memelukku seperti mimpi. Tapi mungkin aku tak bisa bermimpi lagi,karna kau sudah berada di depanku,terasa seperti sebuah bunga indah yang siap untuk ku petik dan kutanam kembali di dalam ruang hatiku. Setiap melihatmu,hatiku tak akan pernah lepas dari kata ‘melindungi’ Ya aku hidup untuk melindungimu dan membahagiakanmu untuk selama-lamanya. Yoona..listen my heart..You and I,in One Love for Destiny..Saranghae” Kris tersenyum lebar saat yoona mulai meneriaki namanya untuk lebih cepat berjalan. Senyuam itu,tawa itu.. sangat membuatnya berdebar.
****

Yoona berjaan pelan ke dalam kelas,tidak ada lagi teriakan,tawa,ataupun raut wajah bahagia. Mereka masih dalam duka yang amat mendalam di tinggal oleh teman kelas mereka. Yoona berusaha kuat,walaupun harus tersenyum perih. Tepat di samping bangkunya, tepatnya di bangku taeyeon terdapat beberapa bunga tulip putih dan figura foto taeyeon sendiri.

Yoona membuka tasnya,lalu mengambil setangkai bunga tulip putih yang indah. Di taruhnya bunga tersebut didetak figura foto taeyeon.

Tes..

Air mata yoona jatuh,ia mengelus lembut figura foto itu,lalu tersenyum kecil.

“Terima kasih atas semuanya. Aku takkan melupakanmu,walaupun kau berada jauh dariku. Kim Taeyeon.. “

“Aku akan menemukan orang yang membunuhmu. Agar kau bisa lebih tenang lagi di sana” Yoona mengusap air matanya lalu pindah tempat duduk di depan para Purinsu yang berbeda barisan.

Luhan,Kris,Sehun,Kai yang sedari tadi berada di belakang yoona,juga memberikan bunga tulip putih pada teman mereka,setelah itu mereka menuju tempat mereka.

“ Aku harus menemukan pembunuh berantai itu. aku tak ingin lagi masalah ini tambah memakan korban” gumam Yoona.  Ia melirik kyuhyun.. ya incaran pertamanya adalah Kyuhyun. Yoona ingin memastikan buku itu adalah miliknya atau bukan. Lebih baik mengambil bukunya terlebih dahulu dari pada menangkap penjahat berantai itu.

***

Jam sekolah kini memasuki jam istirahat. Yoona duduk di tempatnya,menyibukkan diri dengan catatan yang belum ia catat.

“Yoona,kau tak makan ? “ Tanya Kai. Yoona menggeleng

“aku tidak nafsu makan. Lagi pula aku membawa Roti dan Air minum.kalian pergilah” Mereka ber empat menatap Yoona. Ada rasa khawatir mendera mereka,mengingat Yoona baru saja pulih.

“hei..jangan khawatir” Yoona mencoba menyadarkan para Purinsu itu dari rasa khawatir berlebih dari mereka.

“baiklah.. jaga dirimu baik-baik,jangan keluar ataupun berjalan-jalan tanpa kami. Dan melakukan sesuatu yang berbahaya tanpa kami. Apalagi kau berkeliaran di luar sekolah. Jangan sampai itu terjadi. Arraso ?” Sehun memegang bahu Yoona,lalu berjalan pergi bersama Luhan,Kris,dan Kai. Yoona menatap kepergian Sehun.

“kenapa dia ? “ gumam Yoona,menatap heran Sehun dengan sikap terlalu mengkhawatirkannya.

Yoona menatap bangku Kyuhyun,pemilik bangku itu sepertinya tengah beristirahat ataupun makan di kantin,ah itu terserah namja pucat itu Yoona tak sudi untuk meperdulikannya. Yoona berjalan pelan menuju bangku Kyuhyun,sesekali yoona melirik pintu ataupun jendela kelas,agar ia dapat mejaga diri,jika ada yang mepergokinya.

Yoona memeriksa tas Kyuhyun, tapi nihil buku itu tidak ada. Tangan yoona,kembali meraba laci Kyuhyun. Yoona terus membongkar laci Kyuhyun,ia bahkan berjongkok umtuk dapat melihat isi laci Kyuhyun. Jantung Yoona berdebar,ia terus waspada,ia sudah seperti pencuri,karna memeriksa laci orang lain tanpa izin. Jari-jari lentik Yoona meraba sampul buku yang agak keras,dan merasakan gambar timbul di buku itu. jika di lihat dari jalur raba-an Yoona,kini jari-jarinya mernelusuri gambar persegi panjang dengan bunga mawar di sisinya.

“Gerbang.. buku diary ku” gumam Yoona.

“ Sedang apa kau ?” Yoona membeku. i..itu suara Kyuhyun. Yoona berbalik,benar itu Kyuhyun yang tengah menatapnya tajam. Sejak kapan Kyuhyun berada di belakangnya,bahkan derap kaki pun tak terdengar ?,batin Yoona.

“ ah.. jadi ada pencuri kecil disini” ujar Kyuhyun. Yoona yang masih berjongkok menatap takut Kyuhyun.

“s..siapa bilang aku pencuri. Aku hanya mencari jepitanku yang hilang di sini. Mungkin saja jepitanku kau temukan,dan kau taruh di laci. Aku tidak berniat mencuri” hardik Yoona. Kyuhyun menyeringai,ia berjongkok menyamakan tingginya dengan Yoona. Menatap mata rusa itu dengan tajam. Yoona yang di tatap seperti itu,hanya dapat menelan salivanya.

“ jinjja ? apa jepitanmu sudah ketemu ?” Yoona menatap Kyuhyun yang mengutarakan pertanyaannya.

“ah sepertinya,jepitanku tidak ada di sini. Aku harus mencarinya di tempat lain” Yoona mulai berusaha berdiri,tapi kyuhyun langsung menariknya,hingga yoona dapat merasakan dingin dan kerasnya lantai kelas pada punggungnya. Kyuhyun menindih Yoona yang jatuh tertidur,karna tarikannya tadi.

Yoona meringis,punggungnya benar-benar sakit merasakan kerasnya lantai kelas. Apalagi kyuhyun yangb erada di atasnya,tak tau kenapa,jantung yoona kembali berdegup kencang. Ia dapat merasakan deru nafas Kyuhyun.

“ pencuri tetaplah pencuri. Di dunia ini tidak ada keadalian Im Yoona. Jadi aku akan menghadiahkan hukuman kecil untukmu” Yoona menatap takut Kyuhyun,walau nada bicaranya pelan tapi mengandung ancaman yang kuat.

“Ya!! Lepaskan aku.. lepaskan aku Cho Kyuhyun” Kyuhyun tersenyum kecil,ditatapnya tengkuk Yoona dengan nafsu. Yoona mencoba berteriak,tetapi nafasnya tercekat saat Kyuhyun mengendus tengkuknya.

“ aku tau kau mencari buku itu kan.. “ bisik Kyuhyun. Yoona terdiam,berarti selama ini buku yang ia lihat benar-benar bukunya ?

“ dari mana kau dapat buku itu ? ”

“dari mana ku dapat,itu bukan urusanmu. Mungkin kau berfikir aku bodoh dengan memberitahumu jika buku itu ada di tanganku. Tapi.. aku sudah merencanakan ini semua” kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Yoona, tangannya menahan tengkuk Yoona,haus hasrat darahnya kembali datang. Demi apapun darah Yoona sangatlah lezat dibadingkan darah yang ada di dunia ini.

Yoona menatap tajam kyuhyun,ia melirik tangan Kyuhyun yang berada di tengkuknya.

“mencoba menggigit ? Jalan pikiranmu terlalu pendek Im Yoona” Kyuhyun tersenyum remeh,saat ia tau akan apa yang akan Yoona lakukan,itu terlalu pasaran untuk di jadikan pertahanan.

“ aku tidak tau siapa kau ataupun jenis mahluk apa kau itu. Apapun itu, kau tak bisa di sebut manusia.. Karna perilaku yang menjijikkan ini”

“kau membuat pertahananku habis Im Yoona” ujar Kyuhyun. Yoona memberontak,saat bibir Kyuhyun mengulum bibirnya dengan kasar. Berkali-kali ia memukul dada bidang itu,tetap saja kekuatan Yoona tak seimbang.

“Cho..kyu..hyun..leppmmpaskan!!” Kyuhyun,namja itu masih dalam kegiatannya. Yoona menatap pntu kelas,berharap para Purinsu datang untuk menyelamatkannya. Air mata yoona jatuh, ia sudah kehabisan akal untuk bertahan. Yoona terisak..

“Kyuhyun lepaskan dia. Tolong jangan lukai Yoona”

Sebuah bisikan terdengar di telinga Kyuhyun. Mampu menyadarkan namja itu dari perbuatannya.

“chagi” gumam Kyuhyun,tatapan tajam dan penuh nafsunya berganti dengan tatapan sendu yang menggetarkan hati. Kyuhyun menyadari kini ia telah berbuat begitu jauh dari rencananya,bahkan Yoona tengah menangis. Melihat itu,Kyuhyun seperti mendapat bayangan akan Istrinya..

“Maaf” setelah kata itu. kyuhyun beranjak pergi. sedangkan Yoona berangsur-angsur membaik walaupun ia masih dalam isakannya. Ia terlalu takut dengan tindakan Kyuhyun yang tiba-tiba,membuat sebuah memori yang tak di kenalnya terbayang layaknya film antar waktu.

“ Jangan takut,aku akan melindungimu”

Bisikan itu kembali terdengar,kali ini di telinga Yoona sendiri. Yoona mengerjapkan matanya beberapa kali,ia melihat ke sekeliling kelas. Tidak ada orang disini selain dirinya.

“ bisikan itu…?” gumam Yoona.

“YOONA “ pintu kelas langsung terbuka saat ke empat Purinsu datang. mereka berlari ke arah Yoona dengan khawatir.

Baru saja Luhan mendapat penglihatannya saat ia iseng-iseng ingin mengetahui keadaan Yoona di kelas. Tapi saat ia mengetahui Kyuhyun berbuat hal yang membuat Luhan ingin membunuh namja itu. luhan langsung berlari di ikuti oleh Sehun,Kris dan Kai menuju kelas. Tapi sayang namja yang ingin ia bunuh sudah tak ada. Luhan hanya dapat melihat adegan itu,berarti ia dan Kris,Sehun serta Kai belum mengetahui akan tindakan Yoona yang mencari buku tersebut.

“gwenchana ?” Tanya Kris

“gwenchana”

“Apa kau terluka ? apa Kyuhyun berbuat kasar padamu?” tanya Luhan. Yoona menggeleng. Luhan yang melihatnya hanya dapat menghembuskan nafas lega,tapi ia msih menyimpan sebuah kejanggalan saat melihat wajah shock Yoona.

****

Yoona membuka lokernya di dalam ruang Ganti khusus perempuan. Hari ini, adalah hari olahraga yang akan di ajarkan oleh MR.Choi. disisi lain seorang yeoja berwajah angkuh menatap yoona dengan mata cueknya.

“ kalian tau,di sini ada yeoja murahan yang mendekati 4 namja tampan yang ada di kelas kita “ yeoja itu tersenyum remeh.

“ jinjja.. ? “

“ne.. dia begitu lengket layaknya prangko yang lengket dengan lem murahan”

“ Kau benar jiyeon-ah,pasti yeoja itu juga mendekati anak baru dari jerman itu. Apa dia tak puas dengan 4 namja,yang mengaku-ngaku adalah sahabatnya dan mencari cinta lama yang ternyata si yeoja itu adalah targetnya. Tsk.. murahan” ujar seorang yeoja. Yoona melirik tajam,ia berusaha untuk meredakan emosinya. Ia tau kalau mereka tengah menyindirnya. Hei..itu terlihat,tatapan sinis mereka dan kata-kata menyinggung itu. sangat kentara.

“ aku pikir itu hanyalah kamuflase. Kemungkinan di luar sekolah yeoja itu akan masuk ke dalam kamar hotel,lalu melayani para namja itu” sindir Jiyeon. Yoona mengepalkan tangannya meredam emosi.

“ Oh sunggu murahan sekali,dasar yeoja gampangan. Sudah bodoh,suka bikin ulah dan sekarang ia menjadi wanita bayara—“

“ tutup mulut kalian !! “ Yoona tak dapat menahan amarahnya lagi. Ia berbalik lalu menatap tajam 3 yeoja yang sombong itu. Ini sudah keterlaluan

“ Ou.. ternyata sudah ada yang sadar. Bagaimana apa perkataannku benar ?” Jiyeon tersenyum angkuh.

BRAKK..

Yoona langsung mendorong jiyeon seraya memegang kerah baju yeoja centil itu.

“ aku tau kau sangat kaya raya, kau bisa membeli semua yang kau inginkan dengan uangmu. Kau pun di sekolahkan di sekolah tinggi ini. Tapi kenapa mulutmu tak bisa kau sekolahkan. Dari pada kau mengataiku yeoja murahan, kau sekolahkan dulu mulut centil mu itu. jika ku tak tau yang sebenarnya,jangan pernah mengusik urusan orang lain. Urusi saja urusan !!” Yoona berteriak di depan wajah jiyeon. Jiyeon menggerang kesal. Ia lalu menjabak rambut Yoona dengan keras. Tak ingin kalah,yoona pun menjambak rambut jiyeon.

Mereka kini ada dalam perkelahian,yang biasanya di lakukan oleh para yeoja.

“ Eunjung, Yura bantu aku “ pinta jiyeon,kedua yeoja itu mengagguk,mereka lalu menarik rambut belakang yoona,dan jiyeon langsung meremas kerah baju yoona,lalu mendorong yoona jatuh ke lantai.

“ Jangan hanya kau di kawal oleh 4 namja itu,aku akan takut berkelahi denganmu. Cih.. dasar yeoja mura—“

“ Aku kira wanita yang paling murahan, adalah waita yang paling suka dengan kata-kata kasar dan menjijikan. Tak merasakah,itu kau. Jiyeon-ssi “ namja itu langsung memasuki ruang ganti perempuan,membuat teriakan dari para yeoja menggema.

  1. . ‘ini ruang ganti wanita ?’,’mau apa kau ?’,’dasar mata keranjang!!’. Sedangkan jiyeon menatap tajam namja tersebut.

“kyuhyun”gumam yoona. Kyuhyun tersenyum,ia lalu melepas jaketnya,dan memasangkan ke tubuh yoona,mengingat kancing atas yoona terbuka karna ulah jiyeon,menyebabkannya harus menahan malu karna belahan dadanya sedikit terlihat.

“gwenchana..aku ada di sini. Maaf datang terlambat untuk menolongmu Yoona” ujar Kyuhyun,namja itu langsung menggendong Yoona ala bridal style. Saat akan pergi Kyuhyun menatap tajam jiyeon yang menatapnya kesal.

“ Kau hanya anak wakil kepala sekolah disini. Jangan terlalu sombong dan mencoba menyindir Yoona. Karna kau akan mendapat akibatnya.!!” Ancam Kyuhyun. Ia pun bergegas pergi.

Jiyeon mendesah kesal “ memangnya dia siapa ? dia hanya murid pindahan,tsk.. awas saja dia tak akan bertahan lama di sekolah ini. Dan yeoja itu juga akan ku usir dari sekolah,dengan rasa malu yang besar. Lagi pula aku sudah mendapatkan bukti bahwa yoona adalah wanita murahan” Jiyeon membuka ponselnya,mencari foto yang ia edit sendiri,diamana yoona yang bermesraan bahkan berciuman dengan ke 4 namja itu. saat akan mengklik,tiba-tiba muncul gambar mata merah,dan taring panjang yang sangat mengerikan membuat yeoja itu langsung membanting ponselnya hancur. Tak sampai di situ,ponsel itu juga mengeluarkan darah dari pecahan itu. jiyeon menatap sekelilignya yang nampak sepi karna orang-orang telah keluar untuk berolahraga. Dengan ketakuatan yang baru saja mendera nya,jiyeon langsung lari dari sana.

***

Kyuhyun menggendong Yoona sampai ke taman

“ Tolong turunkan aku.. aku tak apa-apa” pinta yoona. Kyuhyun menurunkan Yoona,tepat di bawah pohon

“seharusnya kau tak datang,jika ada guru yang melihatmu,kau bisa-bisa di hukum. Aku tak ingin merepotkanmu lagi dan mempunyai hutang budi. Kau pun malah membuat ini semakin rumit,jiyeon dan yang lainnya pasti mengaggapku wanita murahan.” Ujar Yoona. Kyuhyun menyeringai.

“kau tak bisa mengingkari kalau kau membenci perempuan itu. “

“kalau kau mau melakukan perjanjian denganku. Aku bisa melenyapkannya dengan sempurna”

“ kau jangan bercanda,aku bahkan tak memintamu untuk menolongku,dan apa lagi,perjanjian ? aku tak ingin terikat apapun denganmu!! ” teriak yoona kesal. Kyuhyun tertawa kecil

“dasar keras kepala”

“yah mungkin karena kau wanita yang dapat membinasakan dua gerbang  yang ada buku itu,dan mempunyai keistemawaan,sehingga dapat membuat ratuku kembali dengan tubuhmu. Aku tak bisa meremehkanmu dan memakai cara yang sederhana”

“ Kau sungguh memiliki takdir yang menarik.”

“takdir yang akan terus berjalan seiring kau mencari buku itu” Kyuhyun merengkuh pinggang yoona,lalu menarik tengkuk yoona sehingga membuat wajahnya sangat dekat dengan kyuhyun.

“ matanya sangat tajam,bahkan ujung jarinya sangatlah dingin” batin Yoona. Tubuhnya sepeti tersengat es yang paling dingin.

“kembalikan buku-ku Cho Kyuhyun !! “ bisik Yoona dengan penuh penekanan. Kyuhyun tertawa kecil.

“Im Yoona,kau kira semudah itu untuk mengambil buku itu dariku ? Tidak,kau harus memberikan tubuhmu dulu baru aku akan berikan buku itu  padamu”

“ persetan denganmu Cho Kyuhyun !! aku tidak akan tertipu dengan penawaran menjijikkan mu itu” Yoona menatap sinis Kyuhyun yang masih bertahan dengan senyuman itu.

“ pilihan yang tidak tepat Im Yoona,sangat tidak tepat. Bahkan kalimatmu sendiri akan menjadi senjata untuk kematianmu “ Kyuhyun mendekati telinga Yoona lalu berbisik penuh dengan penekanan.

“APA YANG KAU LAKUKAN CHO KYUHYUN !?” Sehun,Kris,Kai dan Luhan langsung meneriaki kyuhyun menatapnya tajam,seolah ingin menyerang satu sama lain. Kyuhyun mengepalkan tangannya.

“Sial “ gumamnya

“Cho Kyuhyun.. Ku peringatkan kau sekali lagi. Jangan pernah menyentuh Yoona atau Kami akan membunuhmu dalam sekali sentuhan” Ancam Kris.

“ Kalian pikir,aku takut ? Cih.. Kalian tak ada bedanya dengan hama-hama yang ada di tanaman. Dalam sekali lihat saja,kalian akan musnah di depanku. Jangan pernah menantangku,jika kalian masih ingin hidup. Encamkan itu!!” Kyuhyun melenggang pergi dengan santai,bahkan ia sempat tertawa melihat para namja itu. Yoona mentap intens Kyuhyun.

Kris melangkah ingin meninju Kyuhyun,tetapi ia langsung di tahan oleh Sehun,Kai,dan Luhan.

“si berengsek itu benar-benar ingin mencari Mati rupanya. Awas saja dia..aku akan benar-benar memukulnya hingga mati”

“ jangan dengarkan perkataannya Kris,jangan membuat penyamaranmu terbongkar hanya karnanya. Aku takut,jika kau tak dapat mengendalikan emosimu,Kekutanmu akan keluar dengan sendirinya. Sudahlah,tak perlu kau ladeni dia. Kita harus melihat Yoona dulu”

Kris menahan amarahnya,ia lalu menatap Yoona yang masih terdiam di tempatnya dengan tatapan Lurus. Melihat itu mereka ber-empat segera menemui Yoona.

Yoona yang menyadari jika di hadapannya telah berdiri Luhan,Kris,Kai dan Sehun. Segera bersikap normal.

“ Kau baik-baik saja ? ku dengar kau sempat terlibat perkelahian dengan Jiyeon ?” tanya Kai.

“ hanya masalah kecil,kalian tidak usah memikirkannya. Ini hanya masalah yeoja saja”

“bagaimana kami bisa tenang. Yeoja itu sudah membuatmu berantakan dan juga dia terus menghinamu”

“ bagaimana kalian bisa tau ?”

“tidak ada yang kami tak ketahui untuk dirimu Yoona-ya. Jika perlu aku akan berikan pelajaran untuknya”

“tidak perlu Kai,jangan membalasnya dengan keburukan. Lebih baik kita ke kelas,aku ingin cepat-cepat istirahat” Yoona melenggang pergi,meninggalkan para purinsu yang menatapnya.

****

Sekolah kini sangat sepi, bahkan siswa sekolah sudah pulang semua. Karna keasyikan bercerita membuat mereka tak menyadari jam sekolah yang sudah berakhir sedari tadi. Yoona memegang jaket Kyuhyun,lalu menaruhnya ke dalam laci mejanya. Tiba-tiba rasa kebelet menyinggapi Yoona.

“ Luhan,Kris,Kai,Sehun..aku ingin ke toilet sebentar ya.. aku sudah tidak tahan” Luhan menatap Yoona lalu mengagguk.

“jangan lama-lama ini sudah malam. Huh.. gara-gara Ujian,kita sampai pulang malam seperti ini”Yoona mengangguk,ia langsung lari menuju ke toilet. Sampai di sana, Yoona langsung menyelesaikan urusannya,lalu bergegas keluar,di sana cukup mencekam. Di tambah lagi,toilet ini adalah toilet,tempat dimana para mayat di temukan. Yoona sedikit berlari kecil dalam koridor yang sangat gelap itu,bahkan cahaya bulan tidak menembus celah celah yang ada.

“Tolong..Tolong.. jangan bunuh aku. Aku takkan berbuat seperti itu lagi. Kumohon..”

Yoona menghentikan langkahnya,samar-samar sebuah suara terdengar di telinga Yoona. Suara rintihan yang menyayat hati.

“akh.. tolong.. kumohon,jangan bunuh aku..”

Yoona ingin sekali lari dari sana,tetapi hati nuraninya tertarik menuju suara itu. suara yang tengah meminta tolong dengan isakan yang menyertainya. Dengan perlahan yoona menyelusuri koridor gelap dan juga sepi yang berada di sekitarnya. Gorden-gorden kelas tampak berterbangan,karna angin kencang yang berhembus,membuat bulu roma Yoona menegang.

“ jiyeon-ssi,Kau telah berani melayangkan tanganmu pada istriku. Rasa ampun tak akan berlaku untukmu,Mahluk rendah !!”

“ Kumohon.. ampuni aku.. Kumohon “

Rintihan itu seperti alunan musik yang menarik dirinya untuk datang ke sana. Langkah yoona kembali terhenti tepat di depan ruangan Lab Kimia yang sudah tak terpakai lagi. Suara-suara hantaman berulang kali terdengar,membuat yoona mengelus dadanya kaget akan suara-suara itu. Yoona memegang knop pintu,ia menggigit bibir bawanya bingung harus membuka atau tidak. Disisi lain jika ia membukanya,maka itu sangatlah lancang karna itu bukanlah urusanya tapi di sisi berbeda, ia harus menolong orang yang meminta tolong tadi.

Yoona meyakinkan dirinya,lalu mengagguk dengan pelan ia membuka pintu putih itu. ruangan lab sangatlah gelap bahkan yoona tak dapat melihat apapun,dan ini membuat Yoona sangat membeci gelap,trauma akan gudang itu datang kembali menyeruak ke dalam dirinya. Yoona bersiap akan menutup pintu tapi suara ponsel dari dalam laboratorium membuatnya berhenti. Yoona masuk dengan satu langkah kedalam,lama kelamaan Yoona sudah berada tepat di tengah ruangan gelap itu.

Yoona memukul kepalnya,menurutuki kebodohannya.

“ini sama saja kau cari mati Yoona” gumamnya. Tiba-tiba suara tubuh tergeletak jatuh terdengar di pendengaran yoona. Yoona membeku matanya melihat di sudut ruangan gelap itu tampak seorang namja membelakanginya,sedangkan di depan namja itu tubuh seorang yeoja jatuh tersungkur dengan sebuah darah yang berada di sekitar lehernya.

Dengan ketakutan tinggi,yoona berlari dari sana dengan pelan agar namja itu tak berbalik. Tapi sayang sebuah tabung kimia jatuh membuat suara pecahan itu mengelegar. Yoona menahan nafasnya,ia melihat ke sudut ruangan itu,dan tepat dugaannya. Namja tersebut berbalik memperlihatkan iris merah tajam dengan kedua taringnya yang berlumuran darah.

“Kyuhyun” gumam Yoona tak percaya.

“Yoona” Namja itu menatap yoona dengan wajah dinginnya

Yoona segera berlari kencang,menjauh dari namja itu ataupun ruangan laboratorium itu. wajah yoona memucat suara langkah kaki terdengar jelas di telinganya. Sesekali yoona menoleh kebelakang melihat Kyuhyun yang terus mengejarnya. Hingga saatnya Yoona berhenti secara tiba-tiba. Tubuhnya sangat kaku,bahkan tak bisa di gerakkan sesuai keinginanya.

“ akhirnya aku ketahuan juga” Seperti angin yang tertiup,Kyuhyun sudah berada di depan Yoona dengan cepat. Yoona merintih kesakitan,saat tubuhnya benar-benar tak bisa ia gerakkan.

“siapa kau sebenarnya Cho Kyuhyun ?” Kyuhyun tersenyum menampilkan taringnya menanggapi perkataan Yoona. Namja itu maju,lalu memegang dagu Yoona.

“ Manusia menyebutku penggila darah, drakula.. Vampire. Tapi aku adalah musuh besar seorang drakula,karna aku adalah Vampire yang terhormat. Bukankah begitu ?” tanya Kyuhyun seraya menampakkan lidah yang menjilat bibirnya.

Yoona menatap Kyuhyun dengan susah payah. Bahkan untuk mengerakkan bola matanya sangatlah kaku.

“  jangan-jangan kau vampire itu–”

“YA..aku vampire yang sering di bicarakan oleh para pecundang itu. aku tak perlu menjelaskanmu secara panjang lebar karna ku tahu, kau pasti telah mengetahuinya lebih detail.”

Yoona terdiam,ingatannya tentang seminggu lalu berkelebat di memorinya. Yoona berusaha mengepalkan tangannya,tapi tak bisa sama sekali

“ Namja berengsek,tega sekali Kau membunuh mereka yang tak berdosa. Apa maumu vampire kotor !!” Marah Yoona. Emosinya memuncak saat tau jika korban berjatuhan itu,di karnakan Vampir. Dan vampire itu adalah Kyuhyun yang kini berada di hadapannya.

“ Oh.. tenanglah sayang. Tolong tarik ucapanmu dengan Vampire kotor itu,karna aku adalah Vampire darah murni para bangsawan. Lagi pula bukan aku yang membunuhnya”

“ OMONG KOSONG, Kau tega membunuh sahabatku, Kim Taeyeon. KAU TAHU ? Kau adalah mahluk terhina yang ada di jagat raya ini. Tangan kotormu itu pantas untuk di potong agar KAU MATI. !!” Deru nafas yoona memburu, bahkan Air matanya kini melukiskan sungai kecil di pipinya. Kyuhyun menatap sendu Yoona,ibu jarinya menghapus air mata itu dengan lembut.

“ Kau salah sangka Yoona. Sahabatmu,Kim Taeyeon.. dialah yang membunuh para nyawa tak berdosa itu selama ini. Dia adalah Vampire kotor yang haus darah hingga membuat jalan pintas untuk menghisap darah dari para siswi disini. “ Yoona membulatkan matanya, nafasnya tertahan.

“Tidak Mungkin,Kau pasti berbohong ? Jangan memutar balikkan Fakta !!”

“ saat Taeyeon lagi-lagi haus darah,ia berniat untuk menghisap darahmu. Aku yang mengetahuinya,segera turun tangan dan mengancam nya agar tak pernah menyentuhmu seujung jari pun. Tapi Taeyeon tetap saja tak ingin mendengarku,ia bahkan mengendap-endap masuk kerumahmu, hingga ia di hadang oleh Para Purinsu itu. aku sudah habis kesabaran,tidak ada cara lain selain memusnahkannya,agar kau selamat” jelas Kyuhyun. Yoona terdiam. Ini tidak mungkin,Taeyeon adalah Vampire ? sahabatnya.. yang ia anggap seperti saudara sendiri,ingin membunuhnya demi hasrat darahnya ? Demi apapun Yoona Shock mendengarnya,tak tau kenapa omongan Kyuhyun sangat asli kali ini.

“dengan ini, maka aku akan mendapatkan dirimu kembali” Kyuhyun memeluk Yoona seraya mendekatkan bibirnya dengan Yoona. Yeoja itu ingin sekali melawan tapi apa daya kyuhyun telah membuat dirinya tak bisa bergerak.

BRAKK..

Tubuh kyuhyun langsung terpental menghatam tembok sekolah dan tepat pada saat itu,sebuah tangan memegang bahu Yoona,sehingga membuat Yoona dapat mengerakkan tubuhnya kembali.

“ Sehun” Gumam Yoona,Sehun tersenyum kecil. Para purinsu datang dengan pedang panjang mereka,bahkan baju mereka telah berganti dengan baju perang. Mereka segera membuat barisan di depan yoona,menjadikan sebuah tameng untuk Yoona sendiri.

“ Kami sudah mencurigaimu dari awal Cho Kyuhyun” ujar Kai saat dilihatnya Kyuhyun telah bangkit dan secepat kilat berada di depan mereka. Kyuhyun tertawa

“ Baguslah, jadi aku tak perlu bersusah payah untuk memberitahukan kalian, ?.”

“ begini saja, tuan-tuan terhormat. Aku akan memberi kesepakatan kepada kalian. Aku akan memberikan buku berserta pisau Qexxrous kepada kalian. Tapi aku ingin pertukaran itu. kalian ambil 2 barang itu,dan Yoona aku ambil. Bagaimana ? kesepakatan yang menggiurkan bukan ?” tutur Kyuhyun. Yoona langsung manatap punggung para Purinsu dengan cemas,takut perkataan Kyuhyun mempengaruhi pikiran mereka. Luhan yang mendengar Itu tersenyum penuh

“ Itu sangat menggirkan Kyuhyun-ssi. Kami ingin sekali” ujar Luhan tersenyum,Kyuhyun yang melihat itu ikut tersenyum,sedangkan Yoona menatap sedih Luhan.

****

Oi..Oi.. Halo..

Purinsu is back.. Purinsu is back *nyanyi ala Shinee :3

Eng..eng.. gimana ceritanya seru kagak ? *seru dong #eh_pede banget..😀. Disini telah terbongkar rahasia Cho Kyuhyun. wah..wah bagaimana ini. apa luhan akan menerimanya atau tidak ? Readers tau dong😀. dan di cahpter depan. Kalian akan melihat wujud asli dari Kuro,dan..dan.. ada deh hehe… Maaf banyak Typo bertebaran. bukankah manusia tak luput dari kesalahan ?🙂 Terakhir, aku mau minta maaf sebesar-besarnya jika punya salah pada kalian..😀

57 thoughts on “PURINSU CARD 9

  1. oh my godddddd taeyeon vampire 😲 oh noooooo,
    tapi kyuhyun agak sedikit romantis ya 😍 jadi suka moment kyuna , 😘 aigooo crtanya seruuuu 😘😘😘😘😘 lanjot baca , 😉

  2. Aku gk nyangka taeyeon pelakunya, soalnya kejadiannya, pas kyuhyun dateng sih, bnr2 terkecoh nih..
    Kira2 apa yang dilakukan para 4 namja itu ya, merelakan yoona atau mempertahankannya?

  3. widihh, kaget dehh, si taeng tuh vampire? estege author berhasil bikin shock >..< dan akhirnya para purinsu sudah menyadari sosok kyu, dan itu kenapa harus berhenti dibagian yang lagi seru sih thor? penasaran pake banget gimana kelanjutannya, masa iya purinsu nyerah gitu aja??
    ditunggu ya kelanjutannya^^

    mian thor telat komen, hehehe
    keep.writing

  4. Akhirnyaa keatuan wujud asli bang kyu evil /3 ommo aku binggung milih KyuNa apa YoongEXO #plak soalnya mereka biasku
    Kuro itu wujudnya siapa ya suho kah d.o kah baekhyun kah ? /3 cepet” dipublish ya thor ._.
    Ohya kasian bg taeyeon mati ._. Ternyata dia vampire toh ._. Tapi bang kyu baik amat nolongin yoona serasa yoona jadi kembang bunga di ff ini *abaikankomentarpanjang*

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s