How…

How

How…

Written by elevenoliu

Starring

EXO Luhan | SNSD Yoona | Yoon Si Yoon

Genre & Rating

Romance-Angst & All Rated

Luhan’s side

Angin musim dingin ini berhembus kencang hingga membuat rambut hitam seorang pria yang berdiri dibalik pohon itu sedikit berantakan. Tangan kanannya memegang tas yang dia pikul dan tangan kirinya terletak di atas batang pohon yang menutupi setengah tubuhnya itu. Matanya memandang lurus kepada keluarga kecil yang tengah bermain di hari yang dingin ini.

Salju yang dingin dan lembut itu dijadikan mereka sebagai objek mainannya. Im YoonA dan Yoon Si Yoon, sepasang suami isteri itu memang menikah atas perjodohan dari orang tua mereka. Tapi, kata perjodohan yang membatasi mereka itu mulai menghilang ketika Yoona mengandung hasil cinta dari mereka. Setelah Yoona sadar bahwa dia tengah mengandung, dia tidak mau perduli lagi siapa yang menjebak mereka berdua hingga bisa tidur bersama. Well, dia tahu dengan pasti bahwa itu salah satu rencana licik dari orang tuanya yang menginginkan untuk meminang cucu.

Tapi, berbeda dengan seorang pria yang tengah mengamati mereka, Luhan. Dia masih mencintai sosok wanita yang tengah dia amati itu. Kini wanita itu tengah hamil muda. Dia menyunggingkan senyumannya lalu membuang nafasnya pelan hingga uap keluar dari tubuhnya yang hangat itu. Dia, Luhan masih mencintai Yoona.

Setiap malam sebelum dia nyenyak dalam tidurnya, dia selalu bertanya-tanya. Kenapa melupakan Yoona sangatlah susah? Memendam semua perasaan yang telah muncul dari masa sekolah mereka itu bukanlah hal yang mudah bagi Luhan. Dia hanya bisa menatap, tersenyum melihat tingkah bodoh yang dilakukan oleh Yoona, dia tidak mengejar impiannya sebagai dokter melainkan masuk ke jurusan yang sama dengan Yoona ketika masuk universitas agar tetap bisa mengamatinya.

Luhan mencintai Yoona dengan diam. Kini Luhan sadar, semuanya telah terlambat. Ketika dia menghadiri pernikahan Yoona dan Si Yoon, dia hanya bisa tersenyum dan memberikan selamat. Ketika reuni sekolah mereka diadakan, Luhan hanya bisa memandang Yoona yang menggandeng tangan suaminya itu. Luhan tahu dirinya hanyalah seorang pengecut.

Tapi, dia tidak tahu bagaimana untuk mengutarakan perasaannya lagi. Air mata dia sudah habis untuk hal itu. Dia bodoh. Ya, Luhan memang bodoh. Kini semuanya telah buntu. Satu-satunya jalan keluar ialah mundur dan mencari jalan yang baru untuk keluar dari perangkap yang sial ini. Luhan hanya bisa menyesal. Lagi-lagi dia membuang nafasnya pelan. Dia harus menghadapi kenyataannya. Yoona bersama orang lain sekarang.

Yoona’s side

Segumpal salju yang dia genggam itu dia lemparkan kepada suaminya yang berdiri di hadapannya. Tawanya lepas begitu saja ketika dia melihat salju yang dia lempar mendarat sempurna di wajah suaminya itu. Tak mau menunggu balasan, suaminya—Yoon Si Yoon langsung berlari kearah isterinya itu dan menggendongnya lalu berputar.

“YA! TURUNKAN AKU!” Teriak isterinya—Yoona dan disusul oleh tawanya yang khas itu. Si Yoon menurutinya, dia menurunkan tubuh Yoona hingga berdiri sempurna di atas tumpukan salju itu. Si Yoon tersenyum kecil lalu menyingkirkan helai rambut yang menutupi wajah cantik isterinya itu.

“Apa aku boleh memelukmu?” Tanya Si Yoon.

Yoona hanya mengangguk kecil lalu dia bisa merasakan tangan Si Yoon yang besar itu melingkar di pinggangnya. Perlahan Si Yoon menarik tubuh Yoona ke dalam dekapannya hingga dagu Yoona terletak di atas pundak Si Yoon. Yoona pun membalas pelukan Si Yoon. Dia menaikan tangannya hingga memeluk punggung belakang Si Yoon. Tapi, sesuatu di balik pohon itu mengundang perhatiannya. Seorang pria tengah memerhatikan mereka. Pria itu berbalik hingga memunggungi dirinya dan Si Yoon yang masih berpelukan itu.

Yoona terus memerhatikan pria tersebut hingga tatapannya terpusat pada tas MCM berwarna kuning gading yang dipakai oleh pria itu. Gantungan kecil rusa itu juga sangat mengundang perhatiannya. Sedetik kemudian dia teringat pada seseorang, teman masa sekolah hingga kuliahnya. Dahinya mengerut tak mengerti. Apa dia Luhan?


 

Hai! Maafin jadi jarang post FF belakangan ini. Aktivitas mulai padat kayak dulu. Hehehe, tolong komennya ya :3

37 thoughts on “How…

  1. Si Yoon dan Yoona, couple ini sweet juga :*😀
    Kasian Luhan, sini2 aku peluk🙂 :p *plak*
    Pengen ada sequelnya thor😉.
    Keep writing!

  2. singkat, tapi jlebb/?/
    luhan segitu cintanya ke yoona :’))
    terharu aja bayangin luhan yang ngelepas mimpinya plus itu dia nguntit YoonYoon/?/ (mksdnya yoona sma yoon si yoon), duh yoona sama yoon si yoon cerai aja dahh *eh*plak

    mian telat komennya🙂

  3. he’eh… pendek bangett eon😀

    kasihan lulu😦 sama aku aja ya, qw tetep setia disini koq lulu #Plak *digampar chanyeol*

    walaupun singkat, tp ngena… ditunggu next ff ne😉

  4. 2Yoon vs LuYoon . .hehe
    BTW, ini FF chapter atau oneshoot?
    Kalau bukan chapter, kayaknya FF ini sangat butuh sequel deh thor. . .menarik soalnya

  5. bisa buat sequelnya gx??? soalnya ff nya bgus banget. jadi nanggung bacanya,kaya gantung gtuh ceritanya. trus juga kya kependekan.

  6. Nice..
    Aku gk tw nhe happy ending or sad.
    Aku ksian bnget ma Luhan, tp yoona ud punya suami n hamil muda pula. Lgian luhan sndri yg slah, cintanya gk d.ungkapn ma yoona. Bca nhe ff, jd ingatn aku ma si yoon yg lg wamil.

    But, kyaknya btuh sequel nhe thor🙂

    keep writting thor!

  7. aih luyoon kangen sama mereka ah sad.. tapi gpp, ini bagus. tp aku penasaran perasaan yoona ke luhan itu kyk gmn, hehe

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s