Yeah, you

poster yeah, you

 Cicil presented

 

Yeah, you

 

With Yoona and Kyungsoo

 

BTS Taehyung as support cast

 

!Genre: Romance  !Length: >500words  !Rated: PG-13

 

 

“Pokoknya aku muak dengan semuanya.”

“Pokoknya aku muak dengan semuanya.” Tanpa sadar aku mendumel tidak jelas sendirian. Di tengah jalan raya, selagi kedua tungkai masih setia merajut langkah. Namun sepi telah merayap sejak aku melarikan diri dari rumah penjara tersebut. Ugh, terlalu enggan membayangkan kedua kakaku marah-marah lagi. Memangnya aku tokoh dalam ‘Cinderella’ apa.

Ujung sepatuku lekas menendang seonggok kaleng soda buangan, guna mempertipis amarah geram dalam hatiku. Aku kabur dari rumah. Aku sedikit tidaknya bosan mendengar paksaan mereka. Atau lebih tepatnya, aku muak menjadi boneka keduanya yang memaksaku untuk berkuliah bisnis!

Sama sekali bertolak belakang dengan jiwa ini yang sebenarnya. Aku hanya ingin memancarkan siapa aku, bukannya terjebak dalam bangku kuliah dan membuka buku tentang pemasaran. Aku lebih suka menari di bawah dentuman musik, aku lebih suka keringat basah mengaliri tengkuku saat lelah.

Namun mereka—kedua kakak sok bijak itu—tanpa perasaan terus memperbudaku. Awalnya aku menurut saja—malah patuh sekali seperti robot, tapi karena suatu obrolan di siang hari, tiga bulan lalu, bersama Seokjin, tentang jati diri—aku mulai berpikir. Sekali saja, aku boleh ‘kan bertindak semauku, sekali saja, aku boleh ‘kan tidak menaati mereka?

Dan di sinilah aku berdiri. Segera aku dongakan kepala, melihat dengan jelas nama diskotik besar-besar terbentang di sana. Satu-satunya tempat yang tidak pernah aku kunjungi ada di depan mataku, sekarang!

Tanpa ragu karena terlalu emosi, aku langsung masuk ke dalam. Sesaat kemudian, “Trims, Taehyung. Kau yang terbaik.” Laki-laki itu dengan lugas menghidangkan secangkir minuman warna bening—mirip air putih. Aku bergumul barang sejemang, lantas meraih tungkai gelas tersebut dan meneguknya sampai habis.

“Ugh, pahit sekali.” Bisiku pada diri sendiri. Karena cairan yang masuk menelusuri tenggorokanku rasanya benar-benar pahit, oke? Aku baru tahu kalau mau mabuk sepahit ini rasanya. Namun, meski aku telah mengecilkan suara saat mengucapkannya, Taehyung masih saja bisa mendengar.

“Itu baru vodka, Nuna.” Oh, aku tidak mengerti dia bicara apa. Tapi sudahlah.

Beberapa menit setelahnya, tiba-tiba suara musik berubah—menjadi musik bergaya yang aku kenal, yang aku akrab sekali. Tiba-tiba pula, tubuhku bergerak maju—menelosor ke lantai dansa. Bergabung bersama belasan orang yang menari seperti orang gila.

Awalnya aku gugup, tidak tahu harus berbuat seperti apa. kendati tanganku mulai bergerak, anggukan kepala lekas menggila, dan aku lupa jam berapa sekarang. Terlalu menikmati suasana.

Saat kepalaku mulai pusing—karena minuman yang diberikan tadi aku minum semuanya—aku tidak tahu sejak kapan segenggam tangan  meraih pinggangku

Wajahnya polos—tidak berdosa—dan dia seperti anak kecil umur lima tahun yang tersesat di hutan. Rambutnya dipotong cepak kehitaman, matanya bulat seperti permen, bibirnya berwarna delima dan merona.

Aku ingin marah, tapi tidak jadi karena dia tersenyum padaku. “K-kau,” ada dia masih sadar? Dia tersenyum padaku! Senyum yang aneh, tapi seperti ucapan perkenalan. “Tidak apa-apa ‘kan menari bersamaku, sebentar?”

Oh, tidak. Aku menerima ajakannya. Tidak, tidak, kata ibu jangan berbicara bersama seseorang tanpa dikenal. Tapi aku berasa cukup mengenalnya padahal aku belum tahu namanya. Rasanya seperti dekat dan hangat.

 

His lips,

 

Ya ampun, rasanya manis sekali seperti permen kapas. Tidak, ini sangat dilarang oleh ibu dan aku melanggarnya. Aku sadar aku melanggarnya tapi aku tidak bisa pergi. Kami menyudahi sebuah ciuman panas, di bawah lampu kelap-kelip dia melumat bibirku.

Aku yakin, dia sepenuhnya masih sadar. Tapi dia tersenyum lagi padaku. Memeluku sejenak dan berucap, “Panggil saja, Kyungsoo.” Matanya memincing penuh goda, senyum setengah naiknya buat aku candu.

Kyungoo—aku tidak tahu kalau jatuh cinta padamu rasanya seperti ini.

 

Kkeut!

This is it the first time i give you bonus pic!

large (37)

44 thoughts on “Yeah, you

  1. yampun keren keren keren banget!
    apalagi kasih gambar kyungsonya disitu
    aduh ganteng banget diaa
    keep writing ya, semangat!^^~

  2. Huwwaaa!! keren! Daebak! Cool! Amazing! Wonderfully #lebay amat lu? -,-
    Tp masa pendek segini aja?
    Btw, ini udh bagus
    Keep writing Thor! ^^

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s