(Freelance) Happy Birthday Im Yoon Ah

happy-birthday-yoona-21-by-classart

Happy Birthday Im Yoon Ah by Lie Soohyun

Length : OneShot Rating : PG-13

Genre : Sad , Angst , Friendship

Cast : Im Yoon Ah [GG]

Other Cast :

Choi Sooyoung [GG] , Oh Sehun [EXO] , Wu Yi Fan [EXO] , Choi Siwon [SJ]

***

“Kau tetaplah Im Yoon Ah ! Tidak bisa menjadi Soojung yang sejak satu tahun lalu menyandang gelar sebagai pacar dari seorang Oh Sehun ! Jangan lukai dirimu lebih lama lagi”

***

Cover by OverClass @ESFAG

***

FF ini sudah dipost di wp pribadi dan wp lain (indahtentiana.wordpress.com)

***

Happy Reading ^^

 

 

Mei , 2014

Gadis berparas cantik itu kini termenung di sebuah café yang sedang sepi pengunjung saat ini dikarenakan sekarang adalah hari yang sangat tidak bagus untu berada diluar rumah , mengingat suhu saat ini di kota Seoul sedang dibawah 0 derajat celcius .

Mengulang kembali memori menyakitkannya serta menyenangkannya yang walau hanya sedikit saat masa SMA dulu . Tepatnya lima tahun sudah Yoona tetap menaruh hartinya pada Oh Sehun .

Flashback On

Agustus , 2009

“Yoona-ah , kau itu sangat cocok dengan Sehun . Aku yakin dia menyukaimu” goda Luhan yang merupakan teman sekelas Yoona yang merupakan pacar dari Sooyoung –sahabat Yoona- .

“Benarkah ? kau pasti membohongiku ! Mana mungkin Sehun menyukaiku , aku tidak percaya !” tandas Yoona dengan wajah memerah .

Oh jelas saja wajahnya kini memerah seperti kepiting rebus . Yoona memang menyukai Sehun semenjak beberapa hari yang lalu . Sebab ? Yoonapun tidak tau apa yang menyebabkan dirinya bisa menyukai orang seperti Sehun . Orang yang sering berkumpul dengan manusia sejenis Kai yang merupakan berandalan kelas kakap disekolahnya . Bahkan tak jarang orang itu keluar masuk ruang kepala sekolah karena perbuatannya .

Oke , lupakan tentang Kai yang entah sejak kapan menjadi musuh bebuyutan Yoona . Yang kita bahas saat ini adalah OH SEHUN ! .

Yoona POV

Awalnya karena Kai yang dengan usilnya menjodoh-jodohkan kami berdua yang memang berekongkol dengan Luhan –karena mereka sahabat- . Aku tidak tau apa maksud mereka . Hanya menjodohkan untuk dijadika bahan olokan atau sebaliknya ? entah , aku tidak tau apa makud mereka . Dan dikarenakan hal itu aku jadi sering memperhatikan namja yang memiliki senyum terbaik –menurutku- yang pernah aku lihat . Matanya akan melengkung membentuk seperti bulan sabit dan senyumnya yang sangat manis itu sangat mampu menghipnotisku .

Dan lihatlah sekarang , aku akan menarik Sooyoung dan mengajaknya untuk duduk didepan kelas yang memang disediakan untuk murid-murid yang sedang beristirahat seperti sekarang ini .

Bukan tanpa alasan aku mengajaknya kesini , tapi satu-satunya alasanku untuk keluar dari kelas adalah Oh Sehun !

Aku memang tidak satu kelas dengannya , kelasku dan kelasnya hanya dihalangi oleh kelas dari si berandal Yongguk yang aku tidak ingin membahasnya .

Oh , sedikit penyesalan kenapa aku bisa sekolah di sarang berandalan seperti ini . Dari angkatanku yang ada sejumlah 5 kelas , masing-masing mempunyai berandalan yang terkadang akan bertengkar memperebutkan entah aku tidak tau apa .

Lagi . Lupakan tentang berandalan yang tidak ingin aku sebutkan satu persatu , karena jika aku menyebutkan semuanya , tidak aka nada habisnya . Belum lagi dengan anak buah mereka , termasuk Sehun yang menjadi anak buah Kai yang sangat menyebalkan . Tapi untungnya Sehun tidak terpengaruh dengan pergaulannya . Walaupun teman-temannya berandalan , untunglah Sehun tetap menjadi Sehun yang tidak pernah masuk ruang kepala sekolah dengan alasan ‘Tawuran’ .

Dan benar saja , Sehun dan teman-temannya akan duduk di tangga yang kebetulan dekat dengan kelasnya dan bersenda gurau dengan teman-temannya . Oh , beginilah kebiasannku . Bahkan Sooyoung sudah hafal dengan kebiasaanku yang di bilang aneh ini .

“Yoong , aku tidak nyaman duduk disini . Kenapa kau suka sekali memperhatikannya ?”

“Biarkan Young , Aku sangat butuh chargerku sekarang . Bateraiku sudah mau habis karena pelajaran kimia tadi .” jawab Yoona santai tetap memperhatikan Sehun .

“Kau masih menyukainya ? Aigooo , Yoong . Apa yang kau lihat dari dia ?” Tanya Sooyoung penasaran .

“Entah , Senyumnya sangat manis Young . Aku tidak tahan” jawab Yoona dengan mata berbinar-binar .

 

=________________=

Oktober , 2009

“Minah-ya , kau lihat tadi ? Sehun tersenyum padaku ! Ah , senangnyaaaa” pekik Yura tertahan namun tetap didengan oleh Yoona .

“Cih ! Baru diberikan senyuman saja sudah seperti itu . Bagaimana jika sudah saling berkirim pesan sepertiku ?” gerutu Yoona pada Sooyoung yang hanya terkekeh mendengar celotehan Yoona .

“Arraseo , arraseo . Tinggal menunggu waktu kau dan Sehun menjadi sepasang kekasih” kekeh Sooyoung yang membuat Yoona seperti terbang sangat tinggi .

“Young-ah , apa kau pikir Sehun menyukaiku ?”

“Hmmm , dilihat dari perkembangan hubunganmu dengannya . Kau ada harapan” jawab Sooyoung seadanya .

“Kau memang yang terbaik Sooyoung-ah” pekik Yoona memeluk Sooyoung erat .

 

=_________________________=

Desember , 2009

“hey , Sehun-ah . Yoona mencarimu “ goda Kai saat Yoona melewati tangga karena ingin ke kamar mandi .

“Sudahlah Kai . Jangan ganggu dia” jawab Sehun datar .

“Yoona-ah , mau kemana ? mau ku antar ?” goda Kai lagi .

“Bukan urusanmu dan menjauh dariku !” jawab Yoona ketus lalu berlalu meninggalkan gerombolan Sehun .

“Dasar manusia urakan ! Hitam !” gerutu Yoona .

“hey ! Aku mendengarmu manusia tak berdaging !” teriak Kai .

“Hitam ! Kau bahkan tidak lebih putih dari pantat panci yang sudah 5 tahun tidak diganti-ganti” terian Yoona kesal .

“Apa kau bilang ?” ancam Kai .

“Sudahlah Kai , biarkan dia . Kau ingin melawan wanita ? Kau seperti pecundang “ lerai Sehun .

“Jaga ucapanmu Oh Sehun” tandas Kai .

“Aku tidak akan mengatakannya jika kau tidak mengganggunya . Apa kau yang menyukainya ? Kulihat kau sepertinya tertarik padanya . Klise .” jawab Sehun datar .

“Suka ? padanya ? bahkan Hyeri lebih seksi dibandingkan dengan tubuh cekingnya itu” cibir Kai yang hanya dibalas dengan dengusan oleh Sehun .

 

=__________________________=

Juni , 2011

Tak terasa hari kelulusan sudah tiba , semua murid berbondong-bondong mengabadikan momentum yang sangat menggembirakan ini . Tak terkecuali Yoona dan Sooyoung . Seakan tak mempunai malu , mereka tetap berselfie ria tanpa mempedulikan aula yang dipenuhi oleh murid-murid yang seangkatan dengan mereka .

Tak terasa juga sudah 2 tahun lamannya Yoona memendam perasaannya untuk seorang Oh Sehun .

“Sooyoung-ah , bagaimana jika aku menyatakan cinta pada Seun duluan ?” Tanya Yoona antusias .

Sebenarnya Sooyoung sudah akan menduga bahwa cepat atau lambat Yoona akan memilih jalan ini . Tapi Sooyoung masih belum bisa menemukan jalan yang tepat untuk mencegah hari ini . Karena Sooyoung tidak bisa menebak apakah Sehun menyukai Yoona juga atau tidak .

Watak Sehun begitu susah ditebak , bahkan bukan hanya Yoona saja yang merupakan teman yang diajaknya berkirim pesan . Ada beberapa gadis lain –setaunya- yang juga pernah berkirim pesan dengan Sehun .

“Bagaimana ya . Apa kau yakin ?” Tanya Sooyoung ragu .

“Aku sudah memikirkannya semalaman Young-ah . Aku pikir jika tidak sekarang kapan lagi ? aku dan dia memilih jurusan yang berbeda di universitas . Dan Universitas kita juga tidak sama .” jawab Yoona .

“baiklah jika itu maumu . Lakukanlah” jawab Sooyoung seadanya .

 

=______________________=

 

“Sehun-ah , ada yang ingin aku bicarakan” panggil Yoona saat Sehun kini sedang jauh dari keramaian .

“ada apa ? bicara saja disini .”

“ini sedikit pribadi , Aku tidak bisa mengatakannya disini “

“ah , baiklah” jawb Sehun lalu mengikuti langkah Yoona yang menu lapangan Basket yang sedang sepi sekarang ini mengingat semua orang sedang bursuka cita di aula sekolahnya yang memang tempatnya sedikit jauh dari tempat Yoona dan Sehun berada saat ini .

Mereka berdua duduk dibangku penonton berdampingan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun . Yoona terlalu gugup untuk mengatakan hal itu sekarang walaupun dia sudah memikirkannya berulang kali .

“Ada hal apa yang sepertinya sangat penting yang ingin kau bicarakan ?” Tanya Sehun memecah keheningan .

“Sebenarnya …”
“Aku menyukaimu sejak kita kelas 1 Sehun-ah . Entah karena apa . Aku tidak memintamu untuk menjadi kekasihku . Aku hanya mengatakannya agar aku merasa lega . Agar aku tidak terus dibayang-bayangi oleh perasaan ini” terang Yoona yang membuat Sehun sedikit tersentak .

“maaf aku tidak bisa” jawab Sehun tegas tanpa keraguan .

Jawaban Sehun seperti meriam yang mampu meledakkan satu kota dan kini menghantam dadanya kuat . Tidak menyangka . Tanpa keraguan sedikitpun menjawab pernyataan Yoona .

‘apakah memang tidak ada rasa untukku sedikitpun ?’

Yoona tersenyum getir . Seharusnya Yoona sudah bisa mengetahuinya sejak dulu . Dari cara Sheun membalas pesannya yang bisa dikatakan seadanya , sangat singkat . Tapi otaknya seakan tidak mau berpikir dengan rasional . Mengabaikan semua tanda-tanda itu . Dan kini Yoona hanya bisa menelan ludah pahit menghadapi situasi seperti sekarang ini .

Oh betapa malunya Yoona saat ini . Harga dirinya sebagai wanita sudah dihancurkan begitu saja oleh seorang Oh Sehun .

“Baikllah , tidak apa-apa . Tidak usah merasa bersalah . Aku baik-baik saja . Maaf sudah membuatmu tidak nyaman . Aku pergi dulu” jawab Yoona lalu berbalik untuk meninggalkan Sehun .

‘Kau bodoh Im Yoon Ah’

Flashback Off

April , 2014

“Masih memikirkan Oh Sehun , Im Yoon Ah ?” sapa Sooyoung yang kini sudah berada didepan Yoona .

Oh , Sooyoung sudah hafal betul jika Yoona sudah ke cafenya , Yoona akan menceritakan berita terbaru tentang Sehun .

Seperti dua tahun lalu ..

 

Flashback On

Juni , 2012

“Choi Sooyoooooooooung !!!!! Dia mengirimku pesan !!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Yoona yang sudah pagi-pagi sekali mengunjungi cafe Sooyoung dan membuat keributan dipagi yang tenang itu .

“Wae ? siapa ?” Tanya Sooyoung gemas .

“oh Sehun ! Yaampun Young ! Aku sangat gembira “ cecar Yoona .

“Mana mana ?” Tanya Sooyoung kesal .

“Tidak ! Kau tidak boleh melihatnya !” larang Yoona menyembunyikan handphonenya disaku blazernya .

“Come on Yong . Untuk apa kau menggangguku pagi-pagi hanya untuk sebuah pesan yang bahkan aku tidak tau apa isinya !” geram Sooyoung .

 

Atau satu tahun lalu..

 

Maret , 2013

Dengan wajah yang penuh dengan airmata Yoona memeluk Sooyoung dan menagis sekencang-kencangnya membuat Sooyoung hanya bisa mengerutkan keningnya .

“Sehun berpacaran dengan Soojung , Young . Jung Soojung !” isak Yoona .

“Darimana kau mengetahuinya ?” tanya Sooyoung penasaran .

“Aku melihatnya , di akun SNSnya”

 

Flashback Off

April , 2014

“Berhentilah menjadi stalker dari seorang Oh Sehun , Yoong . Itu hanya akan menyakitimu lebih lama lagi . Sudah lima tahun ! Bahkan aku sudah bisa menenemukan pengganti Luhan yang entah pergi kemana” geram Sooyoung melihat raut wajah Yoona .

“Aku tidak bisa , Young-ah . Menstalker SNSnya adalah kewajiban yang sudah mendarah daging bagiku”

“Kau tetaplah Im Yoon Ah ! Tidak bisa menjadi Soojung yang sejak satu tahun lalu menyandang gelar sebagai pacar dari seorang Oh Sehun ! Jangan lukai dirimu lebih lama lagi” bentak Sooyoung .

“Tidak apa-apa Young-ah . Aku tidak apa . Mereka belum menikah kan ? aku masih memiliki kesempatan” jawab Yoona tersenyum getir .

“Terserah padamu . Aku sudah bosan mendengarnya . Jangan cari aku jika suatu saat Sehun membuatmu sakit hati lagi” tadas Sooyoung dingin lalu meninggalkan Yoona .

‘Maafkan aku Sooyoung-ah . Aku tidak bisa ‘

 

=________________________=

 

Pertengahan Mei 2014 .

Tak terasa 2 minggu lagi Yoona akan merayakan hari kelahirannya yang akan genap 23 tahun . Jauh-jauh hari Sooyoung menyiapkan hadiah untuk sahabat tercintanya itu .

Seperti sekarang ini , Sooyoung masih sibuk mencari resep di internet tanpa mempedulikan sang kekasih yang mendengus sebal karena tidak diperhatikan sedari tadi .

Ayolah , sudah hampir satu jam ia duduk berhadapan dengan Sooyoung dan hingga saat ini belum semenitpun Sooyoung menatapnya . Heol . Jika sudah menyangkut sahabat kesayangannya itu , Sooyoung akan lupa akan segala hal termasuk kekasihnya sendiri seperti sekarang ini .

“Chagiyaa , bisakah kau berhenti mengabaikanku ? sudah hampir satu jam kita duduk disini . Bahkan kau lebih betah menatap iPadmu daripada wajah kekasihmu sendiri” sindir pria yang ada dihadapan Sooyoung .

“Ayolah Kris , berhenti merajuk . Aku sedang mencari resep yang enak untuk ulang tahun Yoona . 2 minggu lagi Yoona ulang tahun” jawab Sooyoung tanpa mengalihkan sedikitpun pandangannya dari tablet yang lebarnya 10 inchi tersebut .

“Kau masakkan saja dia sup rumput laut . Bukankah itu makanan khas saat seseorang sedang berulang tahun ?” jawab Kris –yang merupakan kekasih Sooyoung- asal .

Pletak !

Satu jitakan mendarat mulus di kepala Kris .

“Kau lupa ? Yoona alergi rumput laut . Kau mau membunuhnya perlahan ?” desis Sooyoung .

Kriiiiing ….

Suara dering handphone Sooyoung menghentikan sementara perdebatan kecil sepasang kekasih tersebut . Melihat siapa yang meneleponnya , dengan cepat Sooyoung mengangkatnya tanpa mempedulikan tatapan maut Kris yang semenit lalu menjadi korban jitakannya .

“Yeobuseyo Yoong ?”

“Sooyoung-ah , ce-pat ke-rumah-ku” jawab Yoona di seberang sana dengan terbata-bata dan sukses membuat raut wajah Sooyoung mengeras seketika .

“Ka-kau kenapa ? Baiklah , lima menit lagi aku sampai” jawab Sooyoung lalu dengan cepat menyambar blazernya yang tergeletak disofanya tanpa mempedulihkan tatapan bingung yang dilemparkan Kris sedari tadi .

“Kris .. Yoona , kita harus segera kerumahnya !” ujar Sooyoung yang langkahnya terhenti oleh tarikan Kris .

“ada apa dengannya ? Kenapa wajahmu seperti itu ? “ Tanya Kris penasaran .

“Hati Yoona .. Hatinya , pasti dia sedang kesakitan sekarang . Kita harus cepat Kris” jawab Sooyoung gelisah dan segera menarik tangan Kris .

 

Beruntung jarak apartemen Sooyoung dan Yoona tidak terlalu jauh , tak sampai 5 menit Sooyoung dan Kris kini sudah berjalan mencari kamar Yoona . Dengan cepat Sooyoung membuka pintu apartemen Yoona setelah mereka sampai . Dan benar saja , kini Yoona sudah terbaring tak sadarkan diri di sofa yang terletak diruang tamunya .

“Yoong ! Sadarlah !” teriak Sooyoung mengguncang-guncangkan tubuh lemah Yoona .

“Kita harus membawanya kerumah sakit sekarang Syo , kurasa penyakitnya bertambah parah” jawab Kris lalu dengan gesit membopong tubuh kurus Yoona dan membawanya kerumah sakit bersama Sooyoung yang tak henti-hentinya mengeluarkan airmata .

 

=______________________=

 

Seoul Hospital

Dengan tergesa-gesa Kris dan Sooyoung berlari di koridor rumah sakit dan langsung membaringkannya diruang UGD . Peluh bercucuran didahi keduanya , raut wajah ketakutan terpampang jelas diwajah cantik Sooyoung lengkap dengan sisa airmata yang masih mengalir tanpa mau berhenti .

Setelah mendapatkan pertolongan pertama , kini Yoona sudah dipindahkan ke ruang rawat inap dengan infuse ditangannya . Kesadarannya belum pulih .

“Apa Yoona bisa sembuh Oppa ?” Tanya Sooyoung pada Siwon yang merupakan kakak kan dungnya dan kebetulan seorang dokter dirumahsakit itu .

“Penyakitnya bertambah parah , Hatinya sudah tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya . Aku tidak tau berapa lama lagi Yoona bisa bertahan” jawab Siwon dengan raut wajah menyesal dan meninggalkan ruangan Yoona .

Tidak berfungsi ?

 

=____________________=

 

29 Mei 2014

Dua minggu sudah Yoona dirawat dirumahsakit , dan dua minggu juga Sooyoung menemaninya dikarenakan Yoona memang sudah tidak memiliki siapapun didunia ini .

Ayah dan Ibunya sudah meninggal lima bulan yang lalu , sedangkan Yoona adalah anak tunggal . Beruntung Yoona memang orang yang berada , jadi selama ini dia masih bisa hidup tanpa perlu dirisaukan oleh masalah keuangan .

“Yoong , besok adalah hari ulang tahunmu . Kau ingin apa ?” Tanya Sooyoung saat sedang duduk disamping ranjang Yoona .

“Ucapan selamat” jawab Yoona singkat tetap menatap jendela yang diluar sana sedang memperlihatkan langit sore yang cerah .

“Hanya itu ? Hei , itu terlalu sederhana . Aku bisa mengucapkannya berulangkali .” jawab Sooyoung enteng .

“Bukan darimu “ elak Yoona .

“Kau tidak mau menerima ucapan selamatku ? Hey Im Yoon Ah ! Kita suah bersahabat lebih dari lima tahun . Setega itukah kau mengatakan hal seperti itu padaku ? Siapa orang yang sangat penting itu sampai-sampai membuatmu mengabaikanku ?” geram Sooyoung .

“Kau tau Young” jawab Yoona singkat .

“Siapa ? jangan bermain teka-teki Yoong . Aku sedang malas . Siapa ? Myungsoo ? Baekhyun ? Chanyeol ? Suho ? Nichkhun ? katakan !” tebak Sooyoung .

“Oh Sehun”

Oh , dengan sekuat tenaga Sooyoung menahan mulutnya untuk tidak mengatakan nama terkutuk itu . Tapia pa daya ? Yoona sendiri yang sudah menyebutkanya tanpa ragu sedikitpun .

“Sehun ? Ucapan selamat ? Bahkan sudah satu tahun kalian tidak berhubungan” jawab Sooyoung kesal .

“hanya itu Young-ah . Maka aku akan pergi dengan tenang” jawab Yoona dengan mata yang berkaca-kaca menatap Sooyoung .

“Jangan harap !” desis Sooyoung lalu keluar dari ruangan Yoona .

 

=________________________=

 

30 Mei 2014

Hari yang sangat membahagiakan itu akhirnya tiba , sekesal apapun Sooyoung pada Yoona yang sampai sekarang tidak bisa melupakan Sehun , Yoona tetaplah sahabat kesayangannya .

Setelah memberikan kejutan saat Yoona baru saja bangun , Sooyoung menetap dikamar Yoona dan menata ruangan Yoona dengan beberapa accessoris ulangtahun .

“Selamat ulang tahun Yoong .” ujar Sooyoung sambil menyerahkan sebuah kotak kecil yang berisikan kalung yang sangat indah untuk deberikan pada Yoona.

“Woooaah , Kyeopta . Gomawo Young-ah” jawab Yoona lalu memeluk Sooyoung erat .

“Yoong-ah , aku pergi sebentar ne ? aku ada urusan . Siang nanti aku kau menjengukmu lagi” ujar Sooyoung merasa bersalah harus meninggalkan Yoona dihari bahagianya .

“Gwenchana , pergilah . Aku tidak apa-apa” jawab Yoona menenangkan .

“benarkah ? aku janji , Siang nanti aku akan kembali . Membawakan hariah utama untukmu” jawab Sooyoung riang lalu memeluk Yoona dan segera meninggalkan ruangan Yoona .

 

=____________________________=

 

“Apa benar ini alamatnya , Kris ?” Tanya Sooyoung pada Kris yang menyetir disebelahnya .

“Sepertinya iya . Lihatlah , ada tulisannya disana” tunjuk Kris pada papan yang menegaskan bahwa ditempat itu ada seseorang yang sedang mereka cari .

“Baiklah , ayo kita masuk “ ujar Sooyoung keluar dari mobil dan memasuki studio dance tersebut .

 

=____________________________=

 

Dentuman music berpadu dengan liukan badan daru dua namja yang sedang focus pada kegiatan mereka harus berhenti seketika saat dengan lancangnya seseorang mematikan sound yang terpasang diruangan tersebut .

“Siapa itu ?” Tanya Kai geram .

“Lama tidak bertemu , Kim Jongin , Oh Sehun” sapa Sooyoung sdengan raut yang sulit diartikan .

“Choi Sooyoung ?” Tanya Sehun .

“Benar sekali . Ternyata kau masih mengingatku” puji Sooyoung .

“Hei , siapa itu Young ? Mana Luhan ?” Tanya Kai santai .

“Ditelan samudera” jawab Sooyoung ketus .

“Jadi kalian sudah putus ? Woah , pantas aku tidak pernah mendengar namamu disebut-sebut oleh Luhan “ jawab Kai membuat Kris geram .

“Jaga bicaramu !” geram Kris .

“Sudahlah tidak usah diladeni manusia tengik ini . Sehun-ah , aku ada perlu sebentar . Bisa kita bicara berdua saja ?” Tanya Sooyoung pas Sehun .

“berdua ? baiklah . Kai , kau tunggu disini . Jangan membuat masalah . aku akan berbicara sebentar dengan Sooyoung”

 

=___________________________=

 

“Sekarang hari ulang tahun Yoona” ujar Sooyoung tanpa melihat waja Sehun .

“Kau membawaku kesini hanya untuk mengatakan hal yang sangat tidak penting seperti itu ?” Tanya Sehun sarkatis .

“Tidak penting katamu ?” Tanya Sooyoung geram dan kini menatap wajah datar Sehun .

“Bisakah kau memberitahunya agar berhenti menjadi stalkerku ? Tingkahnya membuatku tidak nyaman “ ujar Sehun jengkel .

“kau bilang Yoona sedang berulang tahun saat ini ? Sampaikan salamku padanya . Sudahkan ?”

“Kau ! Bisa-bisanya kau mengatakan hal seperti itu ! Apa salahnya menyukai seseorang ?” jawab Sooyoung dengan emosi yang tertahan .

“Aku tidak akan mempermasalahkan hal itu .” ujar Sooyoung mencoba meredam emosinya .

“Aku hanya memintamu untuk mengucapkan selamat ulangtahun secara langsung pada Yoona . Setelah itu , aku yakin Yoona tidak akan menstalker akun SNSmu lagi”

“Heol . Sangat tidak penting . Aku pergi dulu”

“Hei ! Tung-“

Kriiiiiiing

“Yeobuseyo Kris ?” jawab Sooyoung saat handphonenya berbunyi .

“Yoona , Syo . Yoona !”

“Ada apa dengan Yoona ?” Tanya Sooyoung panic dan mampu menghentika jalan Sehun yang penasaran kenapa Sooyoung begitu panic .

“Kita harus kerumahsakit sekarang . Yoona kritis !” jawab Kris yang juga panic diseberang sana .

“Kritis ?” jerit Sooyoung membuat Sehun terkejut .

‘Sebenarnya ada apa dengan anak itu ?’

“Kau , apa akan tetap tidak mau mengucapkan selamat ulang tahun pada Yoona ?” Tanya Sooyoung melihat Sehun terpaku didepannya .

“Bahkan disaat kematian sedang menunggunya ?” Tanya Sooyoung sarkatis .

“Aku sudah tidak mempunyai waktu lagi . Yoona membutuhkanku . Pilihan ada ditanganmu . Yoona dirawat di rumahsakit Seoul kamar nomor 3005 . Aku heran kenapa Yoona bisa bertahan selama lima tahun untuk tetap mencintaimu . Mencintai namja pengecut seperti dirimu” ejek Sooyoung yang segera berlalu meninggalkan Sehun yang terpaku ditempatnya .

Memang , Sehun tidak memiliki perasaan apapun pada Yoona . Memang , Sehun muak dengan tingkah Yoona yang bagaikan penguntit yang senang sekali mengikutinya –sejak SMA- . Tapi Sehun tetap menganggap Yoona sebagai temannya –walaupun tidak dekat- .

Seharusnya Sehun marah , karena Sooyoung menyebutnya sebagai pengecut . Tapi , apa yang dikatakan Sooyoung benar adanya .

Tanpa membuang waktu lagi , Sehun segera berlari mengabaikan panggilan Kai yang menyuruhnya untuk berhenti .

 

=_____________________=

Seoul Hospital

“Yoong , aku mohon . Bertahanlah ,” isak Sooyoung menggenggam tangan Yoona yang kini sedang berusaha diselamatkan oleh para dokter lengkap dengan peralatan pemicu jantung berjaga-jaga jika mendadak jantung Yoona berhenti berdetak .

“Maafkan aku Sooyoung-ah , Biarkan aku pergi . Aku sudah tidak kuat lagi . Ini sangat sakit” keluh Yoona dengan nafas tersengal-sengal .

“Bertahanlah , aku belum memberikanmu hadiah utama dihari ulangtahunmu Yoong .” isak Sooyoung semakin keras . Sedangkan Kris dan Siwon hanya menatap iba sepasang sahabat itu . Mereka tidak boleh lemah , sebagai lelaki mereka harus siap siaga menenangkan Sooyoung jika kesedihannya semakin menjadi-jadi .

“Apa itu ? Aku sudah tidak memerlukan apa-apa lagi Young-ah . Aku sudah memiliki segalanya . Yang aku inginkan hanya ucapan selamat dari Sehun . Itu saja . Tapi sepertinya sangat mustahil .” jawab Yoona lirih .

“Terimakasih untuk selalu berada disampingku . Sekarang kau tidak akan pusing memikirkan tingkah sahabatmu yang menyebalkan ini . Temanmu yang dengan bodohnya mencintai namja selama 5 tahun tanpa adanya balasan . Terimakasih sudah menjadi tumpuanku saat sedih . Terimakasih Young-ah . Saranghae..” ujar Yoona yang sedetik kemudian akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya .

Tuhan sudah merencanakan segalanya . Hidup , mati , dan Cinta dari semua umatnya . Takdir memang kejam terus membuat Yoona menderita bahkan hingga akhir hayatnya . Tapi inilah kehendak-Nya . Tidak ada yang bisa merubah atau bahkan mengingkarinya .

Tangis Sooyoung kian memilukan kala Yoona menghembuskan nafas terakhirnya . Berkali-kali Sooyoung memanggil-manggil nama Yoona dengan wajah yang basah akan airmata .

Sahabatnya kini telah pergi , sahabat yang sudah bertahun-tahun melewati hari dengannya . Sahabat yang akan dengan tempramen yang tinggi dan kadang membuatnya jengkel .

Tapi Yoona tetaplah sahabatnya , sahabat yang sangat disayanginya melebihi apapun . Betapa sedihnya Sooyoung sekarang . Meraung-raung seperti orang frustasi . Masih memeluk tubuh Yoona yang suhunya kian lama semakin menurun .

Cklek .

Pintu kamar Yoona terbuka , menampakkan seseorang yang menjadi penghuni hari Yoona selama 5 tahun bahkan hingga akhir hayatnya . Orang yang ucapan selamatnya paling Yoona tunggu-tunggu hingga Tuhan memanggilnya .

Tapi kini sudah terlambat , Yoona sudah pergi . Meninggalkan Sehun dengan semua penyesalannya . Penyesalan yang akan menjadi penyesalan yang sangat besar sepanjang hidupnya .

“Yoona-ah” panggil Sehun dengan suara bergetar membuat Sooyoung , Kris dan Siwon mengalihkan pandangannya pada namja berkulit seputih susu tersebut .

“Mau apa kau kemari ? Mau apa ?!!!!!!” teriak Sooyoung pada Sehun .

“kau puas ? Bahkan dengan mengucapkan beberapa patah katapun kau tidak mau untuk Yoona ? Kau iblis ! Tidak punya hati ! Yoona sudah pergi !” Sooyoung berteriak didepan Sehun tak terkendali .

Dengan cepat Siwon dan Kris menjaga tubuh Sooyoung agar tak lepas kendali . Sedangkan dengan perlahan Sehun mendekatkan dirinya pada tubuh Yoona yang sudah tidak bernafas itu .

“Saengil Chukae Im Yoon Ah . Mianhaeyeo” isak Sehun menggenggam tangan dingin Yoona dan mengecupnya pelan . Berusaha mengalirkan kehangatan yang sama sekali tidak ada gunanya .

Yoona kini telah pergi . Tepat dihari ulang tahunnya . Meninggalkan dunia serta teman-teman tercintanya . Menuju ketempat yang lebih baik . Tempat dimana Yoona tidak akan merasakan kesakitan seperti sebelumnya . Tempat dimana Yoona akan merasakan kebahagiaan yang sesungguhnnya . Berkumpul dengan Orangtuanya yang sudah lebih dulu menempati tempat itu . Surga .

 

FIN ~

 

=_________________________=

Ini adalah ff oneshot yang terpanjang yang pernah aku buat . Jadi aku minta maaf jika alurnya membosankan dan terkesan mainstream . Sorry for Typo .

Thank You for reading my FanFiction ! ^^

Jangan lupa dicomment ^^

76 thoughts on “(Freelance) Happy Birthday Im Yoon Ah

  1. habis Kelling ” Di Bolg YoongEXO
    Gaknyaka Bisa Ke Temu FF yg kaya Begini T.T Bukanya happy Ending malah Sad Ending Good Job dahh pokonya buatt Ff ini Thor T.T
    Jan lupa yahh Thor bikin Ff yoonhun Lagi ^^ Watting thor ^^

  2. Kenapa sehun oppa gak peka? Setidaknya kalau gak jadi pacar, jadi sahabatnya atau apa gitu..
    Yoona eonni keep strong ne… Daebak.. Ceritanya sangat mengharukan.. Membuat segala sesuatu menjadi sesak dan begitu mudahnya menjadi penyesalan terbesar.. Hwaiting!!

    Annyeong^^

  3. Kya!!! NO NO NO NO NO >< Hiks hiks hiks.. Tisu mana tisu? ini kenapa Sehun ga punya rasa apapun ke Yoona? jahat ih.. Heol. Ga penting ????!!!
    Sabar..sabar sabar.. Sumveh ini nguras emosi bingit, Thor. jago deh mbuat ff galau kek gini😥 Hu..hu.. ditunggu ff lain. Hwaiting🙂

  4. Sumpah!! Sediiihh bgtzz
    Endingnya bner2 bkin mewekss TT
    Tpi FFnya keren, menceritakan perjuangan cinta yg sangat lama dan panjang..,
    Keren keren

  5. Kasian banget YoonA eonnie..
    Masa 5 thn dia cinta ama Sehun?
    Sehunnya juga nyebelin -_____-
    BTW, ini udh bagus,
    Keep writing Thor! ^^

  6. Ya ampun smpe ngetik nih coment air mata aku msh turun aja. Chingu sukses buat aku mewek. Terharu nih liat yoona. Segitu dalam cintanya sama sehun. Sehun ga peduli sama dia. Ckck
    Bagus nih chingu. DAEBAK…
    ditggu karya lainnya

  7. Ciee awalnya di kira happy ending apalagi pas liat moment yoonkai lucu,aku kira sehun ga terima yoona krna kai suka sma yoona eh taunya sehun emg ga ada rasa -_-
    Aduh thor sad ending itu sakitnya tuh di ketek *eh di hati mksdnya😀
    Bagus thor ceritannya tapi bikin mewek

  8. Padahal aku paling gk suka ma ff yg berakhir sad kek gini u.u jadi tambah nyesek kan T.T
    Gk suka sad ending huhuhhu..

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s