Amnesia

tumblr_n9jyqbr10V1spevdbo1_500

Flowssi stroryline

Starring About Yoona and Kai.

Sad-Angst // Drabble

PG13+

Inspiration from

5 Seconds of Summer – Amnesia [wajib denger]

Just my imagination, so enjoy read this fanfict~^^

I drove by all the places we used to hang out getting wasted

I thought about our last kiss, how it felt the way you tasted

And even though your friends tell me you’re doing fine

Aku terdiam menatap sebuah bar yang sangat terkenal yang berada di ujung ibukota Korea Selatan ini. Aku menutup mataku pelan, aku mengingat hal itu lagi. Dimana saat aku dan dia bersama, berada di bar ini.

Aku ingat dimana kita mabuk bersama. Melakukan hal ‘itu’ dengan penuh nafsu dan cinta yang datang dengan sendirinya. Menikmati masa muda yang diberikan kepada Tuhan untuk kita.

Suatu saat, aku meresakan ada yang berbeda darimu. Suatu yang sulit untuk kutebak. Bahkan, sahabat mu bilang bahwa kau baik-baik saja, tidak ada yang berubah. Namun aku merasakan perubahan pada dirimu.

Disaat aku mencium mu.

…..

Are you somewhere feeling lonely even though he’s right beside you?

When he says those words that hurt you, do you read the ones I wrote you?

Sometimes I start to wonder, was it just a lie?

If what we had was real, how could you be fine?

‘Cause I’m not fine at all

“Waw, kau mendapat banyak surat rupanya,” Aku terkekeh pelan saat mendengar suara sahabatku yang menggema ditelingaku. Namun salah seorang lagi bertanya padaku, “Para fans?”

Aku mengangguk lalu tertawa kencang. Aku membuka buku yang sudah usang-yang kusimpan di laci meja ku. Sahabat-sahabatku tampak kaget saat aku mengeluarkan buku usang itu. Aku juga sendiri bahkan tak percaya, buku usang ini masih kusimpan sampai sekarang.

Aku membersihkan buku usang ini dan membukanya perlahan. “kau gila, kau masih menyimpan nya? Jika aku jadi kau aku pasti sudah membuang buku itu jauh-jauh.”

 Namun, kau bukan aku.

Perlahan aku membuka buku itu. Aku melihat bagaimana aku menuliskan cerita tentang dia yang selalu aku perhatikan dari jauh. Oh, sepertinya kita dulu berjodoh karena Tuhan sempat mempersatukan kita.

….

 The pictures that you sent me they’re still living in my phone

I’ll admit I like to see them, I’ll admit I feel alone

And all my friends keep asking why I’m not around

It hurts to know you’re happy, yeah, it hurts that you’ve moved on

It’s hard to hear your name when I haven’t seen you in so long

It’s like we never happened, was it just a lie?

what we had was real, how could you be fine?

‘Cause I’m not fine at all

Aku mengutak-atik ponsel ku sendiri. Tanpa kusadari, tangan ku berhenti pada galeri. Disana aku menemukan foto dirimu dan diriku. Aku lupa menghapusnya hahaha.

Aku ingin menghapus foto itu secepat mungkin, namun aku tak bisa. Sekuat apapun aku mencoba, jariku tak mungkin bisa menghapus satupun kenangan dirimu yang masih lekat di ponsel ku. Jujur, aku tak merasa tersakiti kali ini.

Wajah mu yang damai dalam foto ini melupakan luka perih yang kau berikan padaku. Bahkan, aku ikut tersenyum melihat wajah mu yang tersenyum disini. Dan aku mendengar suara samar-samar yang sama dengan mu.

Aku benar-benar mendengar suara dan kutemukan dirimu menatapku. Hey, sudah berapa lama kau tidak menatapku?

“Kuharap kau datang disini.” Satu ucapan dengan senyuman manis membuat tembok besi yang ku bangun baik-baik, runtuh seketika. Aku mengangguk kaku sambil tersenyum aneh. Hanya orang bodoh yang mengetahui bahwa aku tersenyum sangat senang. Dan aku tau, kau bukan lah termasuk orang bodoh itu.

“Selamat.” Ucapku dengan senyuman kaku-ku. Undangan pernikahan? Hahaha, tak kusangka kalian sudah berhubungan sejauh ini.

Bahkan, aku masih mencintai dirimu, yang akan milik orang lain.

….

I remember the day you told me you were leaving

I remember the make-up running down your face

And the dreams you left behind you didn’t need them

Like every single wish we ever made

I wish that I could wake up with amnesia

And forget about the stupid little things

Like the way it felt to fall asleep next to you

And the memories I never can escape

Percuma, Cinta yang aku berikan padanya hanya akan berakhir sia-sia.

Bahkan aku mengingat dimana kita saat berpisah, dan kaulah yang memutuskan sepihak. Oh, aku benar-benar terbuai olehmu.

Aku masih ingin bisa mendekapmu, bisa mencium aroma tubuh mu, dan bisa membuktikan cintaku melewati ciuman yang kita lakukan. Tanpa kusadari, takdir dan waktu telah mengubah semuanya. Semuanya sudah terususun sangat rapi, sampai aku tidak menyadari bahwa Tuhan berkata lain padaku.

Tak peduli barang yang sama saat kita beli dulu, foto-foto dari instax came yang kita tempel di pojok kamarku, jika semua akan kubuang, Cerita cinta yang kita ciptakan tak akan pernah lupa dari otak ku.

Kemarin, saat tiba-tiba kau menemukan ku, dan memberikan undangan pernikahan mu, dan berlalu begitu saja. Kenapa kau tidak menanyakan kabarku? Apa kau tak pernah memikirkan ku lagi?

Aku menutup mataku, berusaha tertidur dan melupakan hal-hal bodoh ini. Berharap pada saat aku bangun, aku tidak mengingat tentang hal bodoh ini dan memiliki kehidupan yang baru.

…..

If today I woke up with you right beside me

Like all of this was just some twisted dream

I’d hold you closer than I ever did before

And you’d never slip away

And you’d never hear me say

Aku tidak pernah berharap untuk kedua kalinya. Lagi.

Dimana aku berharap kau berada di sebelahku, mencium bibirku sekilas lalu mendekapku erat. Aku benar-benar tidak pernah berharap ‘memimpikan’ hal itu lagi.

Walau aku berharap semua yang telah aku alami hanyalah mimpi kacau belaka, aku tak bisa melawan kenyataan yang aku terima. Ini bukan lah mimpi kacau yang aku harapkan. Bahkan aku benci dengan jiwa ku yang masih setia untuk mu.

Jika kau yang berada di sebelaku sekarang, aku yang akan mendekapmu erat, bahkan lebih erat dari dekapan mu yang dulu. Dan jika kau berada di sebelahku, aku tak akan pernah berharap untuk bangun dengan keadaan amnesia.

Karena, hanya kau yang kucintai sampai sekarang.

….

‘Cause I’m not fine at all

No, I’m really not fine at all

Tell me this is just a dream

Cause I’m not fine at all

Aku tau, aku tidak akan sanggup melihatmu berjalan menuju altar untuk menikah bersamanya.

Tolong, katakan padaku bahwa ini hanya mimpi belaka. Katakan padaku bahwa ini hanyalah mimpi buruk yang selalu dialami oleh anak kecil. Bangunkan lah aku dengan ciuman sekilas dan dekapan eratmu.

Namun sepertinya aku terbalik.

Aku dulu bermimpi bisa yang menikahi mu di atas altar sana. Menyelesaikan masalah rumah tangga bersama. Mempunyai anak dan merawat nya hingga akhir hayat kita bersama, dan dulu aku juga pernah bermimpi mempunyai cucu. Dan aku tersadar, itu hanyalah mimpi.

Aku tidak bangun dengan keadaan amnesia. Aku bahkan masih mengingat hal-hal bodoh itu, memang idiot nya aku. Sejauh aku melupakan kenangan itu, semakin terpuruk keadaan ku nantinya.

“Aku akan berusaha melupakan mu, Im Yoona.”

Aku tidak akan terbangun dengan keadaan amnesia, Namun dengan seiring waktu berjalan, aku akan lupa, dengan kenangan yang kita buat. Seperti kau yang telah melupakan kenangan kita.

‘Cause I’m really not fine at all

END

A/N: SUMPAH INI FF GAJE BANGET. CUMA GARA-GARA HARUS NGEPOST SATU FF, DAN DALAM SATU JAM FF INI SELESAI :)) PERHATIAN AJA, KALIAN HARUS CERMATI LIRIK NYA BAIK-BAIK BIAR BENER-BENER TAU JALAN CERITANYA KAYA GIMANA, THANKS BTW YANG UDAH BACA. -CAPSLOCK JEBOL-

flowssi

23 thoughts on “Amnesia

  1. waaaaaah,,,, mendekati ceritaku,,,,
    suka bingit thoor,,, karna cerita hampir sama dengan kisahku,, alhasil bisa menghayati….

  2. ini dr yoona pov ya beb??
    eumm, sedihnya..
    oh iya beb, aku suka baca ff buatan kamu, pernah baca di blog kamu tp gk bisa komen, eumm im sorry😦 bkan berkmsud sprt itu, tp mmang aku gk bisa ninggalin jejak diblog kamu..😦

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s