For Your Breakfast

A little fanfiction made by Cicil

background 321

PG–15!

“Oh My God, what are you doin?”

“Nothing, just wanna hug you.”

“Stop it, Dobi or I’ll kill you.”

“…”

“Ya, go away from me!”

“Don’t want.”

“Park Chanyeol…”

“Okay, okay. Stay cool, baby.”

“Just stay like this, if you don’t wanna get your breakfast.”

“Why are you always say like that to me?”

“Because I love you.”

“Ugh, don’t go anywhere. I’ll be back soon.”

 

 

Tadinya jam 8 pagi bukanlah sesuatu yang penting, lagipula siapa juga yang menyukai jarum jam berdetak di angka delapan karena tidak ada yang istimewa sedikitpun. Hanya lewat, dan biasanya Chanyeol sudah mandi untuk bersiap pergi kerja.

Namun berbeda dengan sekarang, Chanyeol sangat-suka-sekali jam itu karena tepat setiap jam delapan, Yoona akan menyiapkan sarapan untuknya. Dan entah kenapa, istrinya itu suka sekali membuat kejutan di menu sarapan mereka. Dia suka memasak berbagai macam makanan setiap harinya, sehingga Chanyeol tidak pernah bosan dengan menu yang terlalu monoton.

Yoona juga gemar menyelipkan kartu ucapan semangat di bawah mangkuk sereal Chanyeol, atau mencetak wafer dengan bentuk hati ditemani selai stroberi. Chanyeol ketagihan untuk setiap kejutan itu hari demi hari, dan sampai sekarang dia tidak menemukan kata ‘bosan’ tentang keseharian pernikahan mereka.

Chanyeol baru saja pergi ke depan rumah untuk mengambil koran harian. (Meski suasana hatinya agak memburuk karena Yoona mengusirnya tadi, wanita itu mengancamnya ‘tidak akan membuatkan sarapan’ kalau Chanyeol masih terus memeluknya.) Dia hendak membacanya sebentar di bangku taman sambil menghirup udara segar tapi Yoona sudah teriak dan memanggilnya.

“Dobi!”

“Yaa!”

“I have something new for you.”

“Of course, as usually.”

Yoona mengerutkan alisnya seraya menggeleng pelan. “No no no, it’s not like usually. Today, I made something new, really-really ‘new’ okay?”

“Blablabla…”

Chanyeol melesat duduk di tempat biasa dia menyantap sarapan paginya. Meja makan berbentuk persegi panjang dan hanya memiliki dua kursi itu memang khusus Chanyeol pesan untuk keduanya.

Dan Chanyeol memang melihat sesuatu yang baru hari itu. Walaupun tidak terlalu baru juga, Yoona sudah sering membuat kejutan seperti ini, tapi perempuan itu masih tidak mau dibilang ‘seperti biasanya’ dia selalu ingin membuat yang baru dan baru lagi.

Chanyeol medongak sebelum mengambil sendoknya dan memakan sereal yang tersedia di hadapannya. Kedua mata lelaki itu  bersiborok dengan iris pekat milik sang istri, mendapati kilatan bercahaya di sana, suatu hal yang selalu membuatnya candu melihatnya.

“Im Yoona, I love you more than three words.”

“Me too,”

Chanyeol menarik tangan Yoona yang berdiri tepat di sebelahnya. Perempuan itu tidak bisa membagi keseimbangan tubuhnya dan jatuh di atas pangkuan Chanyeol, pelukan yang hangat. Dan pagi itu adalah hari rabu. Yoona akan mencatatnya dalam buku ingatannya bahwa hari ini meruakan salah satu hari berkesan dalam hidupnya.

Sebuah mangkuk bundar, warna putih metalik berisi sereal berbentuk donat. Dan di gagang sendoknya terdapat tulisan unik milik Im Yoona. Entah bagaimana perempuan itu bisa menuliskannya di permukaan seutas sendok dengan spidol tebal, Chanyeol sampai habis pikir karenanya.

Chanyeol tidak bisa menunggu lagi untuk mencium bibir perempuan itu. Kedua tangannya melingkar di belakang punggung Yoona, terus memelukya bahkan lebih erat untuk memperdalam tautan bibir mereka.

Yoona menutup matanya, merasakan manis yang tidak terungkapkan. Kata orang manis ini seperti makan permen gulali, tapi menurutnya, manis yang satu ini seperti mengecap rasa jus stroberi—jus kesukaannya–dalam mulut Chanyeol dan selalu menyisakan candu tak terungkapkan.

Dia melingkarkan lengannya di leher lelaki itu, untuk membalasnya dan mengeratkannya lebih lagi. Kemudian dunia hanya serasa milik mereka berdua dan terlebih lagi jam tidak akan bisa memisahkan keduanya dengan peringtan waktu. Bahkan kalau ada yang menekan bel pintu apartemen mereka, keduanya akan berpura-pura tidak mendengar.

Chanyeol mengeratkan pelukannya, dan disela-sela tarikan napas mereka yang terengah; lelaki itu berucap—

“You make my breakfast more sweet, beautiful lady.”

 

–kkeut

 

 

 

Pertama sekaliiii, aku mau mengatakan kalau aku menerima segala pembetulan tentang kalimat bahasa inggris ku yang berantakan. I know it seriously. Tapi aku pengen coba suasana baru dengan kalimat-kalimat itu dan yah beginilah akhirnya:’)

Thankyou for reading and comment are really welcome!

And my third bonus pic;)

Screenshot_2014-06-03-16-46-46-1

already posted at 2deer.wordpress.com

38 thoughts on “For Your Breakfast

  1. aaaaaaa sukaaaaaa so sweet banget!!
    bikin ff chanyeol yoona genre fluff lagiyaaa,suka banget sama pangiilan chanyeol (dobi)

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s