(Freelance) doreMIfasolasido

tumblr_lqmecai9jg1r08hw5o1_500

 

written by Nikkireed 

doreMIfasolasido

[ficlet series]

staring with Im Yoona and one of EXO member

Bagaimana perasaanmu jika mempunyai lelaki yang sudah lama kau incar tiba-tiba memandangimu? Kau ketahuan sedang menatapnya dan senyumanmu memudar ketika ia terkikik melihatmu sedang menatapinya?

Bagaimana perasaanmu jika mempunyai lelaki yang bisa saja tiba-tiba datang dan memelukmu tanpa mengeluarkan suara apapun? Hanya pelukan erat dan kau bisa dengan jelas mendengar detak jantungnya yang berdegup kencang?

Bagaimana perasaanmu jika mempunyai lelaki yang selalu sigap menangkapmu ketika kau tidak sengaja tersandung dan hampir jatuh? Bahkan pen yang dengan tidak sengaja kau jatuhkan bisa ia ambil dengan cepat lalu mengembalikannya untukmu?

Bagaimana perasaanmu jika mempunyai lelaki yang bila ia tertawa akan sesuatu yang lucu mengenai dirimu, mulutnya terbuka lebar dan kau merasa sangat ingin mencubit pipinya karena gemas?

Dan..

Bagaimana jika semua perasaanmu itu hanya sebatas teman lelaki?

“Im Yoona!” Panggil suara itu lagi. Aku mengenali suara ini lebih dari 10 tahun lalu. Begitu ia menjadi tetangga baruku waktu itu, sampai masuk SMA yang sama. Dan sekarang memasuki tahun kedua dalam perkuliahan, aku masih mengenalinya.

Aku berjalan cepat. Aku sedang tidak menghindarinya, hanya jika aku terlalu banyak dekat dengannya, aku takut aku tidak bisa menahan diri.

“Im Yoona! Kalau kau tidak berhenti, aku akan –“

“Apa?” Aku berbalik tiba-tiba. Ia berhenti dan terkejut karena aku berhenti dengan tiba-tiba. “Kau akan apa? Apa yang akan kau lakukan?” tanyaku sekali lagi.

Ia hanya menggeleng dan tersenyum kaku menampilkan gigi putihnya, “Ayolah. Aku perlu menyelesaikan laguku hari ini.”

“Kenapa hari ini?”

“Karena besok Krystal mengajakku pergi dan aku tidak akan keburu. Kau tahu, jika ia –“

“Okay, dengar. Aku harus menjemput Eomma di bandara hari ini. Kau bilang ‘Aku kangen Im Ahjumma. Aku kangen masakannya. Kapan ia kembali. Aku sangat ingin menjemputnya jika ia kembali ke Seoul’.” Aku meniru gaya bicaranya waktu itu. Ia memang dekat dengan ibuku tanpa alasan jelas. Dan ibuku menyayanginya seperti anak sendiri. Itu terbukti dari pertemananku selama 10 tahun lebih ini.

“Ayolah, Yoong. Please.” Ia menempelkan kedua telapak tangannya seperti memohon padaku.

“Ugh! Baiklah.” Akhirnya aku menyerah. Kesekian kalinya aku menyerah.

Ia mencubit pipiku lembut dan tersenyum girang, “Ah Yoona kau baik sekali. Tidak salah aku menyayangimu. Cup!” ia mencium pipiku sekilas dan pergi.

Apa-apaan barusan! Meninggalkanku dengan ciuman pipi lalu pergi begitu saja?

Author’s Note

Annyeong, kali ini aku berusaha nampilin castnya. Semoga ketebak.
Selamat bertebak-tebak ria hehehet.

XOXO, Nikkireed

32 thoughts on “(Freelance) doreMIfasolasido

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s