(Freelance) Oneshot : Ice Bucket Challenge

Cover FF Ice Bucket Challange

Title : Ice Bucket Challenge

Author : Hanami Putri (Putry1602)

Main Cast : Im Yoona, Oh Sehun

Other Cast : EXO,SNSD and other

Genre : romance, comedy, happy, fluff

length : Oneshoot

rating : 15+

Desclaimer : mine, pure mine

Note : hai,para readers~ i’m back ^^ apa ada yang masih ingat denganku? .__. Terakhir kali aku muncul dengan FF berjudul “Annoying Guy” yang bahkan sampai sekarang belum sempat aku lanjutin -_- tapi kali ini aku kembali dengan FF oneshoot. aku harap para readers disini memaklumi apabila ada typo bertebaran di FF ini ^^

-Happy Reading-

 

“Halo ini adalah EXO leader,Suho. Aku tidak memiliki akun sosial pribadi jadi aku mengupload ini menggunakan instagram Sehun. Ini merupakan suatu kehormatan sudah dinominasikan oleh Hyung terdekatku Kwanghee Hyung dan Eddie Kim dalam kegiatan amal ini. akan lebih baik jika semuanya menyadari akan penyakit Leu Gehrig. Aku sudah dinominasikan dua kali jadi aku akan menyumbang $200 dan melakukan ice bucket challenge dua kali. orang yang selanjutnya aku tantang adalah EXO Sehun,Boa sunbaenim dan aktor Byun Hyo Han. Terima kasih.”

“gumawo Sehun-ah!” Suho menepuk pelan pundak Sehun,dongsaeng kesayangannya.

Sehun memasang wajah kesal “aku sudah dengan baiknya meminjamkan akun instagramku untuk mengupload videomu tapi ini balasan Hyung?” protesnya.

“wae? apa salahnya? Bukankah ini untuk kebaikan? Memberikan donasi.” Sahut Suho dengan wajah santainya.

“bukan itu maksudku. Dari sekian banyak member EXO yang lain,kenapa hanya aku yang Hyung pilih?!” keluh Sehun yang masih mempertahankan wajah cemberutnya.

“kenapa kau cerewet sekali? Sudahlah terima saja tantanganku,pasti para EXO-L akan senang melihatmu basah kuyup.” Ucap Suho meninggalkan Sehun di ruang tengah bersama Chanyeol,Tao,Kai,Luhan,dan Chen.

“sudahlah terima saja. Aku juga ditantang oleh member Roommate,kita bisa melakukannya bersama-sama.” ucap Chanyeol yang tengah asik mengunyah snacknya.

“aku juga akan melakukannya!” seru Tao mengangkat tangannya.

“baiklah. Ohya,kalian akan menantang siapa nanti?” tanya Sehun yang tiba-tiba bersemangat padahal beberapa menit yang lalu ia dengan gigihnya memperlihatkan wajah kusutnya tersebut

“hmm…aku masih belum memikirkannya.” Pikir Chanyeol menoleh sekilas pada Sehun.

“kalau kau?” tanya Chen yang sedari tadi hanya mendengarkan mereka bertiga berbicara.

“aku? Tidak tahu.” Sehun menggelengkan kepalanya pelan.

Drrt..drrt..

Sehun merongoh ponselnya yang ia bawa di kantung celananya saat merasa getaran mengenai permukaan kulitnya. Sebuah pemberitahuan muncul di layar ponselnya yang berasal dari Noona kesayangannya.

Tidak butuh waktu lama,Sehun segera memainkan jemarinya di layar ponselnya,membuka sebuah pesan yang muncul.

From : Yoona Noona

Annyeong,Sehun-ah! Bagaimana kabarmu? Baik-baik saja bukan? Aku? Tentu saja baik-baik saja. Hahaha …. Ah. aku tadi diberitahu kalau kau ditantang oleh Joonmyeon untuk melakukan ice bucket. Chukkhae! Kekeke \^-^/

Kekehan kecil keluar dari mulut Sehun saat selesai membaca isi pesan Yoona. Chanyeol,Tao dan Chen yang mendengar hal tersebut dengan serentak memalingkan kepala mereka kearah maknae itu sembari mengkerutkan kening mereka.

Rupanya Sehun cukup sadar saat ia merasa hawa-hawa aneh muncul di sekitarnya, Sehun mengangkat kepalanya menoleh kearah Hyung-hyungnya dan sedikit terkejut saat semua mata memandang kearahnya.

“waeyo?” bingung Sehun melihat berbagai ekspresi yang di perlihatkan Hyung-Hyungnya itu.

“nugu?” bukannya menjawab Kai justru balik memberi pertanyaan kearah Sehun.

“oh?” Sehun masih memasang wajah bingungnya.

“Ya! Sudah kubilang jangan berbicara informal dengan orang yang lebih tua!” tegur Chanyeol kesal dengan kebiasaan buruk Sehun.

“kenapa kau tertawa tiba-tiba?” sahut Tao penasaran,menghiraukan Chanyeol yang sedang kesal.

“kau menerima pesan dari siapa?” sambung Kai.

“Yoona noona. Wae?”

“kenapa dia hanya mengirimimu pesan sedangkan aku tidak?” keluh Kai.

“dia Noonaku,dan aku adalah dongsaeng kesayangannya. Jadi untuk apa dia mengirimimu pesan?” ucap Sehun membanggakan dirinya.

“Sejak kapan dia Noonamu? Dia Noona kesayanganku,yang artinya dia Noonaku.” Protes Kai tidak mau kalah.

“kenapa ribut sekali?” seru Suho yang berjalan menghampiri mereka di ruang tengah bersama Baekhyun di belakangnya.

“mereka memperebutkan Yoona Noona.” Jelas Tao menunjuk kearah Sehun dan Kai yang masih asik berdebat.

“bwoya~” Baekhyun tertawa kecil

“kalian,hentikan! Aku yang paling dekat dengannya saja tidak membanggakan diri.” Ucap Suho membuat semua pandangan menatapnya.

“wae? ada yang salah? Hanya aku member yang memanggilnya tanpa embel-embel ‘Noona’ “ sambung Suho lagi.

“Luhan Hyung,Minseok Hyung dan Kris Hyung juga melakukan itu.” Sanggah Sehun tidak terima.

“itu karena mereka seumuran,sedangkan aku? Dia lebih tua dariku satu tahun tapi dia tidak mempermasalahkan saat aku memanggilnya tanpa embel-embel Noona” jelas Suho dengan wajah puasnya saat melihat wajah kesal Sehun.

“itu karna wajah Hyung yang membuat Noona menganggap Hyung seumuran dengannya.” Seru Kai membuat semua member tertawa dan tawa mereka semakin keras ketika melihat wajah Suho yang terlihat masam.

“apa sekarang kau menyebutku tua?” kesal Suho memasang wajah kesal.

Sehun tertawa pelan “aku tidak mendengar Jongin Hyung menyebut Hyung tua.”

“secara tidak langsung Hyung mengakui kalau Hyung itu tua.” Sambung Kai disambut tawa oleh member lain.

“Aish! Kalian ini!” Suho berjalan menghampiri Sehun dan Kai berniat ingin memberikan sedikit hukuman untuk dua maknae itu namun Sehun dengan cepat berlari masuk ke dalam kamarnya meninggalkan Kai. “Ya! Oh Sehun! Kenapa kau meninggalkanku?!” seru Kai kesal.

-0-

Di kamar Sehun ..

Sehun merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya sembari menggerakkan jari-jari panjangnya dengan lihai di layar ponselnya dan tak lama ia menempelkan ponsel ke telinganya,menghubungi seseorang.

Tak butuh waktu lama,panggilannya pun dijawab oleh seseorang diseberang sana. Sehun tak bisa menyembunyikan rasa senangnya saat mendengar suara orang tersebut.

“Sehun-ah!” seru seseorang yang tak lain adalah Yoona.

“Noona! Ini sudah lama sekali sejak terakhir kali kita mengobrol.” seru Sehun.

“benarkah? Aku tidak menyadarinya. Bagaimana kabarmu saat ini?” tanya Yoona.

“seperti biasa,selalu baik.” Jawab Sehun singkat.

“syukurlah kalau begitu. Ehmm…kau tidak ingin menanyakan kabarku?”

“nde? Hahaha! Kau tidak berubah Noona,rasa pedemu sangat tinggi.” Seketika tawa Sehun meledak.

“aniyo! Hanya saja, biasanya saat orang menanyakan kabarmu,kau juga harus menanyakan kabar orang tersebut. Bukankah biasanya seperti itu?” protes Yoona tidak terima.

Sehun berusaha mengontrol tawanya dengan menahannya “arasso,arasso. Jadi..bagaimana kabarmu?”

“kau masih tertawa? Ya,Oh Sehun! Kita sudah lama tidak mengobrol tapi baru kita memulainya kau sudah membuatku naik darah.” Kesal Yoona mempoutkan bibirnya.

“Noona,kenapa kau sekarang jadi sering marah-marah seperti ini? apa kau sedang datang bulan?” tanya Sehun dengan polosnya membuat semburat merah muncul di kedua pipi Yoona.

“YA! OH SEHUN!” teriak Yoona nyaring membuat Sehun menjauhkan ponselnya dari telinga.

“Noona! Kenapa kau berteriak? Kau ingin membuatku tuli?” protes Sehun mengelus-ngelus telinganya.

“itu salahmu! Bagaimana bisa kau dengan gampangnya mengatakan hal itu. Dasar bocah!”

“berapa kali aku harus mengatakannya,Noona? Aku bukan bocah! Bagaimana bisa seorang bocah berumur 20 tahun?” kesal Sehun sembari menghela nafas kasar.

Kata ‘bocah’ amat keramat di telinga Sehun karena ia sangat benci apabila ada seseorang yang menyebutnya bocah. Namun Noona-nya yang satu ini sering kali menggodanya dengan panggilan ‘bocah’ tapi entah kenapa Sehun tidak akan tahan marah lama-lama dengan Yoona dan Yoona sangat tahu akan hal itu.

“wae~ itu memang benar,kau itu masih bocah.” Ejek Yoona antusias saat mendengar reaksi Sehun yang membuatnya tertawa.

“aniyo~aku seorang pria dewasa” rengek Sehun tidak terima.

“lihat! mana ada seorang pria menggunakan aegyo-nya. Itu membuktikan kau masih bocah.” Ucap Yoona tertawa pelan.

“aish! Hentikan,Noona atau aku akan benar-benar marah padamu.” ancam Sehun.

“coba saja. Paling-paling seperti biasa,kau tidak akan tahan memusuhiku kurang dari 2 hari. Hahaha”

“kau menyebalkan Noona. Aku tidak pernah menang apabila berdebat denganmu.” Keluh Sehun dengan wajah cemberutnya.

“hahaha,kau perlu belajar lagi untuk melawanku. Arasso,aku akan menghentikannya. Ngomong-ngomong,kau benar-benar akan melakukan ice bucket challenge?”

“mau tidak mau karena Suho Hyung menominasikan ku. Padahal aku sudah dengan baiknya meminjamkan akun instagramku tapi dia malah membalas ku seperti ini.”

“hahaha..tapi kurasa apabila kau melakukan tantangan ini,para fans EXO akan menyukainya. Mereka pasti akan berteriak histeris saat melihatmu basah kuyup.”

“maksud Noona saat aku nanti basah kuyup,baju yang ku pakai akan terlihat transparan dan menunjukkan tubuh atletisku ini? woah~ aku tidak tahu kalau Noona akan berpikiran seperti itu.”

“nde? Aniyo! Bukankah memang benar kalau para fans sangat menyukai apabila idolnya menunjukkan sesuatu?” ucap Yoona membela diri.

“sesuatu? Apa itu?” goda Sehun tersenyum miring.

“akh! Terserah kau mau berpikir sesuatu itu seperti apa.” Ucap Yoona frustasi.

“hahaha! Tapi Noona tidak mengkhawatirkan ku? Mungkin saja saat setelah aku melakukan tantangan ini,aku akan terkena flu.”

“andwaeyo~ jangan sampai kau terkena flu. Kalau kau melakukan tantangan itu,kurangi saja jumlah es yang kau pakai dengan es yang sangat sedikit.” Saran Yoona.

“kalau aku terkena flu,Noona akan merawatku bukan?” Tanya Sehun.

“jangan mengatakan hal seperti itu. Sudah ku bilang,kau tidak boleh sampai sakit. Dan juga saat kau basah kuyup cepatlah mengganti bajumu dengan pakaian yang hangat,arasso?”

“wooh~ kau begitu mengkhawatirkan ku? Aku sangat terharu~”

“hentikan kau membuatku merinding. Oh benar,kau rencananya ingin menominasikan siapa? Member EXO?”

“aku belum memikirkannya. Member EXO? Hampir semua member sudah di nominasikan oleh orang lain..ah,Baekhyun Hyung! Dia belum dinominasikan siapa pun.”

“oke yang pertama Baekhyun,lalu siapa lagi?”

“ehmm.. Supernova Geonil Hyung? Lalu..yang terakhir..aku masih belum memutuskan.”

“ah..benarkah? woah~ hampir semua member EXO sudah di nominasikan? Apa mereka sudah melakukannya?”

“ada yang sudah,ada juga yang belum melakukannya. Noona,siapa yang sudah menominasikan mu?”

“aku? Ehm..tidak ada.”

“tidak ada?! Jinjja?”

“nde. Saat ini belum ada yang menominasikan ku,itu sungguh melegakan. Kau tahu,hampir semua member sudah melakukan tantangan ini. untung saja,aku tidak harus melakukannya.”

“emm…bagaimana kalau ada yang menominasi mu?”

“nde?”

“aku! Aku akan menominasikan Noona untuk melakukan tantangan ini.”

“Bwo! Shirreo! Kau tidak boleh melakukannya!” seru Yoona cepat.

“aku akan melakukannya dan aku berhak menentukan siapa saja orang yang ingin aku tantang. Lagipula ini untuk beramal,Noona tidak ingin melakukan hal ini?”

“ani…aku ingin sekali menyumbang dana tapi tidak untuk melakukan tantangan ini. bolehkah aku tidak melakukannya? Tapi aku akan memberikan sumbangan sebagai gantinya.” Bujuk Yoona memohon.

“andwae~ kau harus melakukannya. lihat saja,pasti para fansmu akan tidak sabar menunggu videomu. Apabila Noona tidak melakukannya,kau akan membuat para fansmu kecewa” ucap Sehun bersikeras.

“aissh~ kau benar-benar pintar dalam hal seperti ini.”

“tentu saja. Oke, kalau begitu Noona kau siap-siap saja terlebih dahulu. Ingat! Kau harus melakukannya!”

“aku tidak menjaminnya. Oh,sudah ya.sebentar lagi aku ada schedule dan perlu bersiap-siap. “

“ndee~ semoga harimu menyenangkan Yoona Noona~”

“kau juga.annyeong!”

“annyeonghiseyo!”

 

-0-

Beberapa hari kemudian …

“halo,ini EXO Sehun. Ini merupakan suatu kehormatan untuk ikut berpartisipasi dalam donasi ice bucket challenge yang memiliki makna yang berarti dan juga karena telah di nominasikan oleh Suho Hyung. Aku berharap semua orang yang mengidap penyakit Lou Gerig dan semua orang yang memiliki penyakit yang mirip akan memiliki kekuatan. Dan juga, untuk semua orang yang mengidapnya,aku juga akan memberikan donasi. Aku menominasikan SNSD Yoona Noona,Supernova Geonil Hyung,dan EXO Baekhyun Hyung untuk melakukan ini. terima kasih!”

Sehun tersenyum puas menatap postingan video di instagram-nya. Dengan cepat,ribuan comment dan like dari para fansnya menghampiri postingannya itu.

“kau menominasikan Baekhyun dan Yoona Noona?” tanya Chen sedikit terkejut saat melihat postingan Sehun di instagram milik Luhan.

Sehun mengangguk dengan senyum lebarnya “mereka sama-sama belum di nominasikan oleh siapa pun,jadi aku memutuskan untuk menominasi mereka.”

“kau tidak takut kalau kau dan Yoona akan di bash oleh para fansmu?” tanya Luhan khawatir.

“aku cukup tahu kalau fansku menganggap Yoona Noona adalah Noona terdekatku. Jadi mereka tidak begitu mempermasalahkannya,malah ada yang suka dengan kedekatanku dengan Yoona Noona.” Terang Sehun menenangkan Hyungnya itu.

“benarkah? Aku tidak pernah tahu hal itu.” Bingung Luhan mendengar penuturan Sehun.

“kau sebelumnya sudah memberitahu Yoona Noona tentang hal ini?” tanya Chen lagi.

“nde. Bahkan aku sudah meminta izinnya.”

“aku tidak yakin kalau Yoona akan menyukainya.” Pikir Luhan.

“sebenarnya dia memang benar-benar tidak setuju kalau aku menominasikannya tapi aku sudah membujuknya dan dia harus melakukannya.” ucap Sehun disambut gelengan dari kedua Hyungnya itu.

DRRTT…DRRTT ..

“Sehun-ah,ponselmu bergetar.” Ucap Chen menunjuk kearah ponsel Sehun yang tergeletak di atas meja.

Sehun segera mengambil ponselnya. Baru ia melihat layar ponselnya,senyum lebar kembali merekah di wajahnya.

‘Yoona Noona’ nama itu yang tertera di layar ponselnya.

Sehun segera mengangkat panggilan Noona-nya itu dan menempelkan ponselnya di telinga “Noona,kau sudah melihatnya?” serunya antusias.

“Oh Sehun! Aku sudah mengatakannya,kalau aku tidak mau melakukannya!” seru Yoona dengan wajah cemberut.

“kenapa aku mendengar Yoona Noona berteriak?” kaget Chen saat ia mendengar teriakan nyaring Yoona di sebrang sana. Walaupun Sehun tidak menyalakan loudspeaker,suara teriakan Yoona cukup keras hingga membuat Luhan dan Chen mendengarnya.

“pasti dia kesal dengan anak ini.” tebak Luhan menunjuk Sehun dengan dagunya.

“Noona~ kau semalam sudah mengatakannya kalau kau akan melakukannya.” ucap Sehun.

“sejak kapan aku mengatakannya? Itu hanya anggapanmu.” Balas Yoona.

“Noona melihat videoku? Aku tidak menyangka kau mengetahuinya secepat ini.” kagum Sehun karena ia mengetahui Yoona tidak memiliki instagram tapi Yoona dengan cepat mengetahui postingan videonya.

“para member dan manager memberitahukan ku. Dan kau tahu? Mereka justru senang saat tahu kau menominasikanku.” Dengus Yoona.

“benarkah? Hahaha! Sudah kubilang,mereka pasti akan menyukainya. Tapi Noona sudah melihat videoku secara langsung?” tanya Sehun penasaran.

“mana sempat aku melihatnya.” Ketus Yoona.

“eyy~ Noona kau harus melihatnya secara langsung saat aku melakukan ice bucket challenge.”

“buat apa aku melihatnya,aku tidak punya akun instagram. Dan juga aku sudah tahu,kau menuliskan namaku di postinganmu itu.”

“tetap saja,kau harus melihatnya Yoona Noona~” bujuk Sehun memelas.

“nanti saja,saat aku ada waktu.”

“aku inginnya kau melihatnya sekarang,Noona~ jebal~”

“aish~ kenapa kau begitu memaksaku?”

“sudahlah,Yoona! Jangan kau dengari permintaan anak ini!” seru Luhan membuatnya menerima tatapan tajam Sehun.

“eoh? Disana ada Luhan oppa?” tanya Yoona pada Sehun saat mendengar suara Luhan.

“aniyo,jangan dengarkan Luhan Hyung.”

“jadi benar ada Luhan oppa? Bisa kau berikan ponsel ini kepadanya?” pinta Yoona.

“shirreo! Saat ini aku sedang berbicara padamu,Noona.” Tolak Sehun mentah-mentah.

“ayolah,Sehun-ah. Aku akan melihat videomu nanti.” Bujuk Yoona.

“benarkah? Kau harus berjanji padaku untuk melihatnya dan melakukannya.”

“eyy~ aku hanya berjanji akan melihat videomu tapi tidak untuk melakukannya.”

“janji?”

“tapi aku-“

“janji?”

“arasso,arasso. Aku berjanji. Nah,sekarang berikan ponselmu kepada Luhan oppa.”

“sayangnya aku tidak mau.annyeonghiseyo Yoona Noona,aku akan menunggu videomu!” Sehun dengan cepat memutuskan sambungan satu pihak,membuat Yoona yang ada di sebrang sana mengeluarkan sumpah serapahnya karena telah dipermainkan oleh bocah yang satu itu.

-0-

Beberapa hari kemudian ..

“Yoong,kapan kau akan melakukannya?” tanya Hyoyeon saat ia dan Yoona tengah bersantai di sebuah cafe.

“melakukan apa?” bingung Yoona dengan dahi mengkerut sembari menyuapkan makanan ke mulutnya.

Hyoyeon menghela nafas “kau pura-pura tidak ingat atau memang tidak ingat?”

“aku sungguh tidak tahu apa yang Eonnie maksud.” Ucap Yoona mengelengkan kepalanya.

“ice bucket challenge. Bukankah Sehun menominasikanmu?” terang Hyoyeon.

Setelah mendengar penuturan Hyoyeon,Yoona segera memasang wajah cemberutnya “aku sudah mengatakan padanya kalau aku tidak ingin melakukannya.” keluhnya.

“tapi dia sudah menominasikan mu. Dan juga para fans saat ini pasti menunggu videomu.” Ucap Hyoyeon menyesap minumannya.

Yoona menghela nafas lemah “haruskah?”

“aku paling tidak tahan dengan dingin,dan kau sangat tahu itu Eonnie.” Sambungnya.

“kau bisa melakukannya dengan air saja tanpa es.” Saran Hyoyeon.

“apa bisa seperti itu?”

Hyoyeon mengangguk “asal kau melakukannya,lagipula tidak akan ada yang mempermasalahkannya jika kau menggunakan es atau tidak.”

“baiklah. Aku akan melakukannya besok.” Ucap Yoona memutuskan.

-0-

Keesokan harinya ..

“oppa,jangan kau masukan satu es pun! Ingat tanpa es!” titah Yoona pada sang manager saat mempersiapkan ice bucket challenge Yoona.

“arasso Im Yoona. Harus berapa kali kau mengatakannya?” keluh sang manager sembari mengisi 2 ember yang telah disiapkan dengan air.

Semua persiapan sudah siap dengan 2 ember yang berisikan air dan satu orang yang memegang video siap untuk merekam aksi Yoona. Dan akhirnya Yoona melakukan ice bucket challenge memenuhi permintaan Sehun.

Setelah selesai ..

“oppa,videoku akan di upload dimana? Aku tidak punya satu pun akun sosial.” Tanya Yoona sembari mengeringkan rambutnya yang basah.

“bagaimana kalau di akun youtube SMTown?” pikir sang manager.

“apa boleh?” tanya Yoona kurang yakin.

“masalah itu tenang saja. Serahkan saja padaku,aku akan mengurusnya.” Ucap sang manager menyakinkan. Mendengar itu,Yoona hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.

Malam harinya di dorm SNSD

DRRT…DRRT…DRRT..

“Yoong,ponselmu berdering!!” teriak Yuri dari ruang tengah memanggil Yoona yang berada di dapur membantu Taeyeon menyiapkan makan malam.

“Nde!!” Yoona segera berlari kecil menuju kearah kamarnya. Di layar ponselnya tertera nama managernya dengan cepat ia mengangkatnya.

“wae oppa?” tanya Yoona langsung.

“aku sudah mengupload videomu di akun youtube SMTown. Lihatlah!” ucap sang manager memberitahu.

“benarkah? Arasso,aku akan melihatnya. Gumawo,oppa!”

“nde. Ini hanya hal kecil,tidak usah berterima kasih. Sudah ya,ku tutup. Jalja~”

“nde~~” Yoona mengakhiri pembicaraannya dengan sang manager. Dan ketika ia baru saja ingin melangkahkan kakinya menuju pintu untuk kembali ke dapur,ponselnya kembali berdering.

Kali ini nama Sehun tertera di layar ponsel Yoona. Yoona menggeser layar ponselnya,menjawab panggilan sang maknae EXO.

“Yoona Noona!!” teriak Sehun langsung ketika Yoona mengangkat panggilannya.

“Oh Sehun! Bisakah kau tidak berteriak sekali saja ketika berbicara denganku? Kau kira aku tidak mendengarmu?” kesal Yoona.

“mian~ hehe…Noona,kau melakukannya!” seru Sehun antusias dengan senyum lebarnya.

“apa kau sesenang itu? Ckckck” decak Yoona.

“tentu saja! Tapi…apa Noona tidak menaruh es batu sama sekali?”

“nde. Wae?”

“eyy~ bagaimana bisa seperti itu? Saat aku melakukan tantangan itu,aku menggunakan hampir 2 pack es batu.” Keluh Sehun.

Yoona menghela nafas pelan “lagipula siapa suruh menggunakan 2 pack es. kau ini cerewet sekali. Sudah untung aku melakukannya.”

“arasso. Ku hargai usaha Noona.”

“sudah ya,aku sibuk menyiapkan makan malam. “

“Noona~ jangan tutup telponnya. Kenapa Noona selalu ingin mengakhiri pembicaraan terus-menerus”

“karena kau menelpon saat aku sedang sibuk,Sehunnie~”

“tapi kenapa hampir setiap aku menelpon Noona selalu sibuk.”

“mana aku tahu,yang menelpon itu kau,kenapa menanyakannya padaku? Lagipula kenapa kau jadi tidak ada kerjaan seperti ini?” heran Yoona.

“bukankah EXO memiliki schedule yang selalu padat? Kenapa sekarang kalian terlihat seperti idol yang kurang kerjaan?” sambung Yoona.

Mendengar penuturan Yoona membuat wajah Sehun menjadi cemberut “kenapa Noona berpikiran seperti itu? Saat ini kami dalam masa waktu liburan. Dulu saat schedule EXO sangat padat yang ku inginkan adalah liburan tapi ketika diberi waktu liburan, ini sungguh membosankan~”

Yoona terkekeh “aku sudah pernah mengalaminya. Karena terbiasa dengan schedule padat dan saat kau tidak ada schedule,itu membuatmu merasa bosan. Isilah waktumu dengan berkumpul bersama teman-temanmu atau keluarga.” Saran Yoona.

“aku sudah melakukan semua yang Noona katakan. Makanya saat ini aku tidak tahu harus berbuat apa.” Jawab Sehun lemah.

“kunjungi tempat-tempat yang ingin kau datangi?”

“sudah ku lakukan dan itu tidak berhasil. Awalnya niatku ingin bersantai tapi para fans mengetahui keberadaanku.” Jelas Sehun.

“hahaha! Kau benar-benar masih pemula untuk masalah berbaur di tempat umum. Aku pernah dengan member SNSD pergi ke taman hiburan tanpa diketahui orang lain.”

“benarkah?! Bagaimana bisa? Itu tidak mungkin.” Ucap Sehun tidak percaya.

“aku bersungguh-sungguh. Kami menyamar dengan memakai topeng padahal saat itu sedang musim panas. Tapi itu berhasil,kekeke”

“kalian benar-benar hebat apabila dalam masalah bermain.” Puji Sehun tidak habis pikir dengan senior-nya itu.

“Noona,kau sedang dimana?” tanya Sehun tiba-tiba.

Yoona mengkerutkan dahinya “aku sedang ada di dorm, wae?”

“ani,aku hanya menanyakannya. Noona,aku sudah memikirkan sesuatu yang ingin aku lakukan saat ini.”

“benarkah? Apa itu?” tanya Yoona

“aku ingin mengunjungi rumah temanku.” Ucap Sehun.

“kalau begitu semoga kunjunganmu menyenangkan.” Ucap Yoona.

“arasso. Kalau begitu aku tutup. Annyeonghiseyo~”

“eoh,annyeong~” setelah Sehun mengakhiri panggilannya,Yoona kembali berjalan menuju kearah dapur.

“kenapa kau lama sekali?” tanya Taeyeon menatap sekilas kearah Yoona.

“semuanya sudah siap saat kau datang.” celetuk Sunny menatap Yoona dengan wajah yang sedikit kesal.

“mian,Eonnie~ bocah yang satu itu sangat kesepian saat ini makanya ia memintaku untuk menemaninya.” Terang Yoona dengan cengirannya.

“kenapa dia memintamu untuk menemaninya? Bukankah dia memiliki 11 Hyung yang selalu ia temui,apanya yang kesepian.” Ucap Sunny mencicipi setiap makanan yang tersaji di atas meja makan.

“aku juga tidak tahu. Saat aku ingin menutup panggilannya,ia terus menerus merengek agar aku tidak mengakhiri panggilannya.” Keluh Yoona menduduki salah satu kursi di meja makan dan ikut mencicipi makanan yang ada dihadapannya.

“kenapa kalian malah makan lebih dulu,panggil yang lain.” Titah Taeyeon melihat kedua membernya yang dengan santainya asik makan.

“Eonnie-deul!! Seohyunnie! Makan malam sudah siap!!!” teriak Yoona dari arah dapur tanpa meninggalkan tempat duduknya.

Tak butuh waktu lama untuk memanggil member lain. Bahkan kini sudah mulai terdengar bunyi derap kaki bersamaan dengan munculnya satu persatu member yang mengisi kursi-kursi kosong di meja makan.

Suasana ribut di meja makan berhenti saat mendengar bunyi bel yang menggema. Namun suasana hening hanya bisa bertahan sebentar,kini keadaan kembali ribut dengan masalah siapa yang akan membukakan pintu.

Semua saling tunjuk menunjuk tidak ingin mengalah. Akhirnya Seohyun yang menjalankan posisinya sebagai seorang maknae untuk membukakan pintu.

“nuguseyo?” tanya Seohyun sembari membuka pintu dorm.

Ketika pintu terbuka,Seohyun cukup terkejut melihat siapa tamu yang berkunjung ke dorm SNSD.

“Seohyun Noona,Annyeonghaseyo~” sapa sang tamu membungkukkan tubuhnya sopan.

“eoh? Ah..nde Annyeonghaseyo,Sehun-ah. Kalau aku boleh tahu,ada apa kau datang kesini?” tanya Seohyun bingung karena belum pernah satu orang pun member EXO datang ke drom SNSD.

Sehun menunjukkan senyuman lebarnya “aku hanya ingin berkunjung.” Jawabnya.

“nde?” heran Seohyun.

“Seohyun-ah,siapa yang da…tang… ya,Oh Sehun kenapa kau ada disini?!” kaget Yoona membulatkan kedua matanya saat melihat siapa tamu yang datang.

“Noona!” seru Sehun dengan wajah sumringah.

“bukankah kau bilang ingin ke rumah temanmu?! Tunggu…jangan bilang yang maksud itu aku?” tebak Yoona menatap Sehun.

Sehun tertawa melihat reaksi Yoona “nde~ dan sekarang aku sedang mengunjungi temanku.” Jawab Sehun membuat Yoona membuka setengah mulutnya tidak percaya.

 

-END-

Bagaimana? Apa ff ini cukup menarik perhatian dan disukai para readers disini?

Mianhae buat typo dalam penulisan dan juga kekurangan-kekurangannya yang lain.

Karena ini pertama kalinya aku buat FF Oneshoot^^

Jangan lupa untuk meninggalkan comment di bawah~ See you at the next ff^^

 

 

 

 

 

20 thoughts on “(Freelance) Oneshot : Ice Bucket Challenge

  1. Obviously i’m not agree with u guys. All of u said yoona and sehun are looking like sister-brother. I prefer man-woman relationship (courtship) for yoonhun. This is nice ff ^^. Sorry for using english bcs i always use english when i angry. In old baekyeon was look like a brother-sister relationship too.. But now they’re a real couple now. Sorry but it’s my opinion😐

  2. Daebak…
    Suka sama ff nya…berharap kenyataannya memang begitu… kekekeke
    Buat ff seyoon dr moment2 mereka lg donk chinguuu. Hwaiting

  3. .hahaha😀
    lucu bnget ma tingkah sehun yg imut d’sini😀
    Yoonghun jjang! Author daebak! Ff oneshoot nya keren klu bhs taiwan.x LEMLAI #niruucapanCHANYEOL

  4. Daebakk
    Keren ceritanya
    Suka sma reallife gni
    Kocak bnget lht
    Sehun oppa dan kai oppa
    Buat ngerjai suho oppa
    D tnggu ff lainny thor
    Hwaiting😀
    Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s