(Freelance) Oneshot : Please Don’t

Please don't cover ff copy

{ Oneshoot } Please Dont…

 

Made By Vifasha Flory

Starring   Oh Sehun, Im Yoona, and Park Chanyeol

With Genre : Romance, Friendship, Hurt, AU

Oneshoot

 

Disclaimer : The Cast Is Belong To God. I Just use Their Name to My Story. The Story is PURE Mine. It is PURE from my IMAGINATION. DON’T PLAGIAT THIS STORY WITH MY PERMISSION!!!.

Sorry for Typo(s). Kesalahan tanda baca, dan mungkin alur cerita yang kurang disukai readers.

All With Sehun Side

Happy Reading….

 

“Sehun Oppa, ayo antarkan aku Shopping”

 

Gadis satu ini terus menarik – narik tanganku. Benar – benar menggangguku. Sungguh gadis yang menyebalkan!

 

“Ayo cepat! Pppali!!!” Ia menarik tangaku semakin kencang. Memaksaku agar masuk ke mobilku kemudian menjalnkannya kemudian mengantarkannya pergi berbelanja yang pastinya aku akan kembali membawa setumpuk papper bag di kedua tanganku. Ck… Memang aku siapa? Hanya sahabatnya bukan? Tapi ia benar – benar sahabat yang menyebalkan! Rasanya ingin kulemparkan saja gadis ini ke Samudera Atlantik!

 

Dengan sangat terpaksa akhirnya aku mengantarkannya pergi berbelanja. Tidak, lebih tepatnya menemaninya. Ia tak akan membiarkanku hanya menunggu di mobil. Tentu saja ada alasannya. Seperti yang sudah kuceritakan tadi.

 

.

 

.

 

Sepanjang perjalanan gadis ini terus mencubit hidung dan pipiku. Mengajakku bercanda.

 

Tapi dasar gadis menyebalkan! Ia terus menerus mencubit hidung dan pipiku, menangkup daguku kemudian membuat bibirku pout, dan terkadang menutup mataku. Oh, tidakkah ia mengerti aku sedang menyupir? Jika aku terganggu, bisa membahayakan nyawanya juga bukan?

 

 

Terkadang aku tak tahan dengan sifatnya. Aku sering membentaknya dan memarahinya karena terus menerus menggangguku. Tapi ia? Sama sekali tak terasa tergganggu! Ia justru tertawa terbahak – bahak dan menertawakan sikapku yang menurutnya ‘lucu’. Sungguh gadis yang gila! Apa aku harus mengirimnya ke rumah sakit jiwa?

 

.

 

.

 

Pikiranku entah mengapa tak bisa fokus ke jalanan di depanku. Aku terus terbayang Yoona yang memakai wedding dress putihnya serta mahkota kecil di atas kepalanya. Wajahnya ketika tersenyum memakai dress itu benar – benar menyakitiku.

 

Dan juga wajah Park Chanyeol yang memakai jas hitam berpita kecil di atas kemejanya yang sedang tersenyum kepadaku benar – benar menusukku.

 

Andai saja aku yang bertunangan dengannya…

 

*

 

*

 

Aku sedang duduk ditangga ini sendirian. Mencoba menstabilkan pikiranku yang benar – benar pusing saat ini. Tiba – tiba gadis itu mendatangiku. Duduk di sampingku kemudian tersenyum ke arahku.

 

Ia mulai menyakiti wajahku lagi dengan cubitan – cubitannya di hidungku, pipiku, dan bibirku. Menangkup daguku lagi kemudian menekannya kuat – kuat.

 

Aku berontak melepaskan tangannya. Kemudian membentaknya lagi. Sangat kesal akan tingkah gadis ini.

 

Tapi ia? Justru tertawa lebar!

 

Ia menuruni tangga itu kemudian segera mendekati Chanyeol yang tiba – tiba datang. Aku segera berlari mengejarnya. Namun, ia segera berlindung di belakangnya. Ia menunjuk – nunjuk ke arahku. Ia melaporkan ke Chanyeol sikapku yang memarahinya.
“Chanyeol Oppa, Sehun Oppa memarahiku” Ujarnya disertai aegyonya yang menjijikan. Ia bergelayut manja di lengan Chanyeol dan menjulurkan lidahnya ke arahku. Chanyeol hanya terkikik geli melihatnya.

 

Aku tersenyum dan tertawa kecil ke arah Chanyeol. Mencoba bersikap baik kepadanya. Kemudian memberikan death glare terbaikku ke Yoona. Yoona kembali menjulurkan lidahnya dan tertawa. Benar – benar menyebalkan!

 

……….

 

Aku menuruni tangga rumahku. Tidak tidak lebih tepatnya rumah kami bertiga. Aku – Yoona – Chanyeol. Hendak ke dapur meminum segelas air putih. Aku menyesal kenapa memilih kamarku di atas yang jelas – jelas akan menyulitkanku pergi kemanapun karena harus menuruni tangga yang mempunyai cukup banyak anak tangga itu.

 

Lagi – lagi aku melihatnya. Pasangan itu. Sedang bermesraan dengan posisi Chanyeol memeluk Yoona dari belakang. Aku hanya bisa menahan nafasku. Aku kembali menaikki tangga lagi. Entah mengapa tenggorokanku sudah tak merasa haus sekarang.

 

Aku benar – benar cemburu

 

Sangat cemburu

 

Aku benar – benar iri dengannya

 

Yang bisa mendapatkan hati orang yang kucintai

 

^^^^^^

 

Aku duduk di bangku ini. Di ruang tamu. Dua insan itu duduk bersama di bangku yang lebih panjang. Mereka berdua menunjukkan sepasang cincin yang sama – sama terpaut pada jari manis di tangan kiri mereka. Cincin emas putih bertata satu berlian kecil di depannya. Mereka menunjukkannya dengan bangga.

 

“Beberapa hari lagi kami akan bertunangan”

 

“Apa? Bertunangan?” Aku sedikit terlonjak kaget.

 

“ Iya. Kami sudah memutuskan ini sejak lama. Kami sama – sama mencintai. Dan kami memutuskan akan bertunangan dan akan menikah tahun depan”

 

DEG

 

Apa? Bertunangan? Menikah?

 

Tak tahu kah kalian bahwa aku mencintai salah satu dari kalian?

 

Pertunangan ini tak boleh terjadi

 

Tapi apa yang bisa aku lakukan?

 

Apa aku harus merelakannya?

 

Tapi rasa cintaku untuknya sangatlah besar

 

Pasti akan sangat menyakitkan jika aku melepaskannya

 

Tapi aku juga ingin melihatnya bahagia

 

Jika aku menghentikan pertunangan ini, maka orang yang kucintai akan sangat sedih

 

Dan aku gagal membuatnya bahagia

 

Aku mencintaimu sungguh

 

Kumohon jangan tinggalkan aku…

 

Jangan tinggalkan aku

 

Aku pengecut. Hanya bisa berteriak dalam hati

 

“Ada apa denganmu? Mengapa kau sangat terkejut? Bukankah kau sudah terbiasa melihat kemesraan kami? Maafkan kami. Kami tak bisa menjaga persahabatan kami. Persahabatan kami akhirnya menjadi cinta pada akhirya. Sekali lagi maafkan kami. Kami berjanji akan mencarikan pasangan yang tepat untukmu. Kau tenang saja. Kami akan tetap selalu menemanimu setiap saat”

 

Suara itu…

 

Suara orang yang kucintai…

 

Mengapa kau berbicara seperti itu?

 

Tak taukah kau bahwa itu sangat menusuk hatiku?

 

Tidak! Aku tidak mau orang lain

 

Aku hanya mau KAU

 

“Tidak apa – apa. Aku tidak keberatan kok”

 

Bohong! Kau bohong Oh Sehun!

 

Kau benar – benar seorang pengecut!

 

Ayo teriak kepadanya bilang padanya bahwa kau menicntainya dan batalkan pertunangannya!

 

Bodoh!

 

Tapi aku terlalu lemah untuk melakukan itu

 

Lagi – lagi mereka bemesraan di hadapanku. Saling tersenyum satu sama lain.

 

Senyum itu..

 

Seharusnya senyum itu milikku

 

Tak tahan dengan semua ini, aku izin pamit dengan alasan ingin ke toilet. Aku benar – benar tak tahan akan semuanya!

 

######

 

Kini tiba hari pertunangan Yoona dan Chanyeol. Aku memandangi Chanyeol yang sedang menerima tamu dan tersenyum manis. Memeprsilahkan para tamu itu masuk ke dalam taman belakang rumah kami yang berurkuran cukup luas( Yang notabonenya adalah tempat pertunangan Yoona dan Chanyeol dilaksanakan ). Lagi – lagi nafasku tercekat. Dadaku terasa sesak. Ini semua benar – benar menyakitkan.

 

Kulihat Yoona yang sedang menuruni tangga dengan langkah anggunnya. Ia mendekatiku. Tersenyum manis di hadapanku. Kemudian memutar – mutarkan badannya di depanku. Memamerkan dress putihya yang benar – benar terlihat elegan di tubuh rampingnya. Ia benar – benar cantik dengan make up naturalnya.

 

Yeppeo?” Tanyanya. Tak sanggup berkata – kata aku hanya tersenyum lebar kemudian mengacungkan keduajempolku sambil menelisik setiap inchi dari dress yang ia pakai.

 

Dan ia kembali menunjukkan cincin itu lagi. Cincin yang benar – benar kubenci. Ingin rasanya aku melepas cincin itu kemudian memakaikannya di jariku.

 

Ia tersenyum lebar. Kemudian memelukku. Dan berbisik. “Kau memang sahabat terbaikku”. Bisikannya membuatku sedikit merinding.

 

Ia melepaskan pelukannya kemudian berjalan menuju Chanyeol. Kemudian bergelayut di lengan pria itu. Chanyeol tersenyum kecil dan mengusap kepalanya lembut. Aku hanya bisa memekik dalam hati.

 

Dia milikku

 

Kenapa kau harus merebutnya?

 

Aku hanya bisa memandang nanar ke arahnya.

 

Aku berdiri disini. Menyaksikan kedua insan itu berjalan menuju altar. Dengan Yoona yang menggandeng tangan Chanyeol dengan mesranya. Mereka berdua tersenyum manis.

 

Ya Tuhan senyumnya….

 

Sangat manis penuh kelembutan

 

Andai saja senyum itu untukku…

 

Aku hanya bisa menatapnya nanar

 

.

.

 

 

Sampai akhirnya tibalah saatnya mereka memakaikan cincin di masing – masing jari manis di tangan kiri mereka secara bergantian. Aku melihatnya. Ya… Ia yang sedang memakaikan cincin itu kepadanya.

 

Hatiku benar – benar sakit

 

Sangat perih

 

Dan kulihat lagi mereka mendekatkan kepalanya masing – masing dan bibir mereka bersentuhan! Astaga! Mereka berciuman!

 

Aku tak tahan melihat itu semua. Aku pergi menuju balkon tempat aku dan ia biasa berbagi cerita bersama. Aku hanya bisa mengenangnya. Mengenang masa – masa indah dulu. Sebelum ia datang dan menjadi sahabat kami dan berakhir menjadi ‘Cinta’.

 

Aku menghembuskan nafasku kasar. Kemudian menundukkan kepalaku.

 

Tiba – tiba ia datang. Menggandeng tanganku. Memaksaku mengikutinya dan menarik tanganku. Aku hanya bisa tersenyum. Sejujurnya hatiku sangat senang akan perlakuannya. Tapi aku sadar, kesempatanku untuk memilikinya sangatlah tipis. Terlebih lagi ini adalah ‘Cinta terlarang’.

 

Ternyata ia membawaku ke altar itu. mengajakku foto bersama dengan pasangannya. Kulihat tangan gadis itu bergerak merapihkan rambutnya agar ia terlihat lebih ‘tampan’. Aku hanya bisa menatapnya datar.

 

Yoona menggandeng tangannya dan tanganku. Kepalanya dan sedikit ia condongkan ke arah Chanyeol. Mereka berdua tersenyum lebar. Sedangakan aku? Senyum yang kutampilkan hanyalah sebuah fake smile.

 

.

 

.

 

.

 

.

 

Yoona tampak terlihat murung. Sepertinya ia sedih akan tingkahku yang terus menerus membentak dan memarahinya. Aku tak peduli. Ia memang pantas mendapatkan itu.

 

Kuarahkan tanganku untuk mengusap airmatanya yang mulai menetes satu persatu dari mata indahnya. Namun, entah mengapa ia hilang begitu saja! Aku baru sadar ternyata sedari tadi aku hanya sendiri. Dan tentang Yoona yang mengajakku shopping ternyata aku baru sadar bahwa itu hanyalah fantasiku saja. Karena sebenarnya, gadis itu sedang kencan dengan Chanyeol.

 

Dan aku kembali membayangkan bahwa Chanyeol berada di sampingku. Tersenyum manis ke arahku. Betapa bahagianya aku jika itu benar – benar terjadi!

 

Tanpa sadar, airmataku mataku mengalir dengan mudahnya di kedua pipiku. Aku gagal. Aku gagal mendapatkannya. Aku gagal membuatnya menjadi pendamping hidupku.

 

Seharusnya ku lebih cepat. Seharusnya aku lebih cepat membuatnya menyukaiku.

 

Aku meraih selembar foto yang berada di saku jaketku. Foto kami bertiga. Foto ketika aku dipaksa Chanyeol untuk foto bersama. Dan alhasil aku hanya menampilkan senyum palsuku.

 

Sebenarnya itu bisa saja tidak menjadi senyum palsu ketika tidak ada gadis itu disana. Hanya aku dan Chanyeol. Dan kupastikan jika itu terjadi aku akan melukiskan di bibirku senyum terbaikku.

 

Aku merobek foto itu. Di bagian tengahnya namun lebih menjurus ke arah Chanyeol. Kemudian kudekatkan kedua foto itu. Namun, dengan posisi Chanyeol berada di atas foto gadis itu. Dan alhasil, jikad ilihat itu hanyalah foto kami berdua. Kami berdua yang sedang tersenyum. Tanpa adanya gadis yang kubenci yang menjadi harapanku untuk bersama Chanyeol hilang begitu saja.

 

Gadis yang tak lain adalah Im Yoona

 

Tapi, Hei! Bukankah itu hanya sebuah pertunangan? Mereka belum menikah bukan?

 

Bukankah masih ada kesempatan untuk mendapatkannya?

 

Tapi aku sadar…

 

Chanyeol dan aku tak akan bisa bersatu

 

Aku sadar ini cinta terlarang

 

Namun apa daya? Aku tak bisa mencintai seorang wanita! Entah mengapa. Kelainan mungkin?

 

Aku mencintai Chanyeol

 

Sahabatku sendiri

 

Aku seorang gay

 

Gay yang bahkan membenci sahabat perempuanku sendiri

 

Please don’t leave me Park Chanyeol

 

I Love You

 

Jangan tinggalkan aku! Kumohon!

 

Kembalilah… Kembalilah…

 

Tinggalkan gadis itu dan jadilah pendamping hidupku

 

Sungguh harapan yang sangat gila bukan?

 

Apa aku harus menghancurkan hubungan mereka?

 

Atau membiarkan orang yang kucintai hidup bahagia?

 

.

 

.

 

Annyeong Haseyo…. Ketemu lagi dengan saya😀

 

Ada yang tahu MV K.Will yang ‘Please Don’t…’? Nah ff ini terinspirasi dari MV itu. Sengaja aku gak kasih tahu ke kalian, biar kalian kejebak dalam cerita ini #Hahahaha

Dan sebenarnya itu harusnya Urutan Starringnya kaya gini kan : Oh Sehun, Park Chanyeol, Im Yoona? Dan itu juga alasannya sama seperti yang diatas…

Tapi sebenernya udah keliatan lah ya dari posternya juga ._.

 

Apa kalian bisa nebak jalan cerita ff ini dari awal? Semoga nggak ya…. Huhuhu… Tapi aku yakin pasti ada yang bisa nebak juga… Soalnya dari judulnya juga bisa ya… Huhuhu

 

Dan di MV ‘Please Don,t’ itu aku juga gak tahu apakah Ahn Jae Hyun sama Dasom itu nikah atau tunangan. Kalo menurut aku tunangan… Soalnya gak ada pendetanya. Tapi ada yang bilang juga itu mereka nikah….

 

Lagunya enak banget lho! Recommended banget deh! Di MV itu juga banyak netizen yang ‘kejebak’:v

 

RCL ya…

 

Ok Bye! THANKS FOR READING

29 thoughts on “(Freelance) Oneshot : Please Don’t

  1. thooooooooooooor,,,,,,
    ngerasa aneh sendiri ne,,,,,
    senyam-senyum sendiri,,,,,,,,,
    tanggung jawab thoor……………

  2. Saya kejebak ma cerita ini coba. Aku kira sehun oppa kayak gitu karena Yoongnie ternyata kalau gara2 yeolli oppa.
    Next ff ditunggu jangan lama-lama unn fighting.

  3. Mwo?! Sehun oppa gay? Huh.. Bisa bisa aku pingsan.. Aku kira, sehun oppa mencintai yoona eonni.. Tapi nyatanya? Sangat berbanding terbalik.. Lagian, mau nikah sama chanyeol oppa, emangnya memungkinkan? Ya gak lah.. Sabar aja.. Thor, buat ff yang lebih rame ya..

    Annyeong^^

  4. klw aku udh bisa nebak dari awal thor soalnya aku baca penjelasan mv kwill itu jadi aku hapal deh adegan2nya xD tpi bagus kok thor (y) pngnnya sih sehun yg ama yoona ㅋㅋㅋ next ya thor^^

  5. Ehh ini cerita mirip video clip … Tpi aku lupa judulnya? Ia kan? Tapi ada bedanya dikit .. Apa aku ajha yang salah ya? Ya gak papa deh thor!! Like ceritanya ^^

  6. wah kaget thor haha, tadinya aku pas tengah2 cerita kok agak janggal gimana gitu, -nya lebih menjurus ke chanyeol/? jadi imagine sendiri kalo sehun itu gay trus ketawa-tawa sendiri HAHAHAHAH maafin thor😂 trus makin yakin pas sehun bilang mau lepasin cincin yoona trus dia yang make wkwk. pokoknya keren lah anti mainstream wkwk ((masih senyam-senyum ngebayangin sehun gay duh)) keep writing!:)

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s