(Freelance) Tutor [1 of 2]

tutor-by-nikkireed

written by Nikkireed 

Im Yoona and Huang Zitao

poster by qintazshk

SRETTTTT…

Tao menutup pintu utama rumahnya dengan pelan. Segera ia mengganti sepatunya dengan sandal rumah.

“Minggu lalu, aku melihatmu memakai jeans dan kamu tidak memakai sepatu..”

Samar-samar ia mendengar suara Eomma dari ruang kerjanya yang pintunya terbuka. Tao mendengar dengan pelan. Ia bergerak dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan suara.

“Meskipun ini musim panas, aku sangat tidak menyukainya.”

“Akan saya perhatikan.” Itu suara Yoona kah?

Nyonya Huang yang duduk dibelakang meja kerjanya menutup map filenya. Wajahnya galak dan tatapannya tajam tertuju pada Yoona.

“Kau bilang akan memperhatikan, tapi hari ini kau memakai rok.” Nyonya Huang memandanginya dari bawah ke atas. Melihat Yoona memakai blouse bergaris-garis dengan rok flare selutut berwarna abu. Yoona hanya menunduk dan terdiam.

“Dan beberapa hari lalu kau memakai celana pendek. Aku tidak akan memperingatkan kamu lagi. Mulai sekarang, harap tidak mengenakan pakaian terbuka. Tidak boleh berkerah V. Tidak boleh memakai parfum. Dan tidak boleh memanikur kukumu secara berlebihan.” Nyonya Huang menatap Yoona seolah seperti ingin menelannya bulat-bulat.

Sedangkan Yoona hanya tersenyum sopan. “Ye.”

Tao tidak ingin mendengarkan kelanjutannya sehingga ia berjalan dengan malas menuju kamarnya.

Ia melempar tasnya asal dan melepaskan sweaternya. Seragam sekolahnya sudah basah karena keringat, salahkan Jong-in yang mengajaknya bertaruh bermain basket.

Tao membuka kancing seragamnya dan

CEKLEK…

“Tao-ah?”

“Ya! Aku sedang berganti baju. Kau ingin melihatku?” Tao terkaget karena Yoona masuk tanpa mengetuk. Ia langsung reflek menutup tubuhnya dengan seragamnya lagi.

“Mianhe.” Yoona keluar dan menutup pintu kamar dengan cepat.

Tao juga dengan cepat memakai kaus putih yang ia ambil dari lemari. Lalu ia berjalan menuju pintu dan menemukan Yoona sedang membelakangi pintu kamarnya.

Mendengar suara pintu dibuka Yoona dengan malu berbalik, “Tao?”

“Aku sudah selesai.” Tao dengan malas beralih pada meja belajarnya. Meja belajarnya sudah disiapkan dua kursi bersebelahan, tentu saja untuknya dan untuk tutornya.

Yoona duduk disebelah Tao sambil mengeluarkan buku dari tasnya. Ia duduk dengan diam tanpa bicara.

“Keluargaku menyulitkanmu, huh?” Tao bertanya sambil membuka bukunya.

“Menjengkelkan.” Yoona tersenyum datar.

“Lalu kenapa tidak berhenti saja?” Tao melipat tangannya saat ia bersandar pada kursi.

“Keluargamu membayarku dengan mahal sekali. Dan aku butuh uang.” Yoona menjawab dengan acuh sambil membuka bukunya, “Halaman 49.”

“Aku suka semua.”

“Mwo?”

“Aku suka semua yang ibuku larang, semua.” Tao mendongak pada Yoona dan tersenyum pelan. Mendengar itu, Yoona terhenti dan berpikir sejenak.

“Aku juga menyukai semuanya. Tapi aku tidak akan melakukannya. Orang yang memberi uang adalah pihak yang selalu benar. Jadi, kuberitahu, selera pribadimu tidak akan membantu penghasilanku. Apa kau mengerti?” Yoona mendongak pada Tao.

Tao yang mendengarkan hanya terdiam lalu melanjutkan, “Halaman 49.”

drrttt.. drrttt.. drrttt..

Ponsel Yoona berbunyi di meja dengan tulisan Luhan dilayar.

Yoona meliriknya sebentar, lalu menggeser tombol merah.

Tao yang melihatnya langsung menyela, “Mengapa tidak diangkat?”

“Kita sedang dalam pelajaran. Perhatikan bukumu.” Yoona berbicara tanpa melihat Tao ataupun ponselnya lagi.

“Itu pacarmu?” Tao tetap bertanya, mengacuhkan perintah Yoona.

“Ini adalah integrasi dengan substansi. Jika X maka..” Yoona mengacuhkan pertanyaan Tao dengan mengajarinya sambil menunjuk ke buku.

Sementara itu, Luhan yang merasa panggilan ponselnya ditolak oleh Yoona hanya menghela nafas.

Author Note :

Annyeong…. *lambai2 kamera*
Aku comeback dengan ficlet 500 words yang tema nya tentang sekolah. Penghiburan aja ya sih buat udah mulai masuk sekolah. Hahahaha author sendiri belom masuk kuliah :)) #edisicurhat
Aku bikin YoonTao pairing bukan maksa ya tapi karena pas bikin aku ngerasa kena banget sama Tao. Hahaha
Dan buat karakter Nyonya Huang-nya, aku coba sebisa mungkin ngeselin abis.
Gimana menurut kalian?
XOXO, Nikkireed

28 thoughts on “(Freelance) Tutor [1 of 2]

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s