(Freelance) Tutor [2 of 2]

tutor-by-nikkireed

written by Nikkireed 

Im Yoona and Huang Zitao

poster by qintazshk

“Kau bisa mampir sebentar? Ada beberapa hal yang harus dibicarakan.”

“Tidak. Aku harus mengajar.”

“Ini penting, Yoong.”

“Baiklah.” Akhirnya Yoona meng-iya-kan ajakan Luhan setelah melirik jam tangannya. Seharusnya lelaki itu tahu bahwa ia ada kelas. Karena Yoona membutuhkan uang ini. Ia harus keluar dari Korea secepatnya.

Dan Luhan. Sudah menawarkan segala yang ia punya untuk Yoona agar ia tidak harus pergi dari Korea. Tapi apa daya, Yoona juga menolak mentah-mentah segala yang ia berikan untuk Yoona.

Sekarang, Yoona yang sedang makan ramen harus terburu-buru menyelesaikan makanannya karena ia harus menemui Luhan dan harus mengajar di rumah Tao. Karena Nyonya Huang akan memotong gajinya jika ia terlambat, bahkan jika itu satu menit.

Tao bisa melihat Yoona makan dengan terburu-buru. Karena ia sudah melihat Yoona sedari tadi, walaupun dari jauh. Lalu ia mengeluarkan ponselnya dan mengetik pesan.

TING!

Sebuah pesan masuk ke ponsel Yoona, dengan cepat Yoona membuka pesan tersebut.

From : Tao

Aku akan telat 20 menit.

Yoona menghela nafas setelah mendapat pesan tersebut. Ia tidak perlu makan terburu-buru.

“Tao-ah?” Yoona membuka pintu kamar Tao setelah mengetuknya sekali.

“Wah, kau benar-benar datang setelah 20 menit.” Tao mengangkat jam tangannya dan tersenyum menyambut tutornya. Ia bahkan sudah duduk bersandar di tempatnya dengan buku.

“Karena aku punya sesuatu yang dinamakan jam tangan.” Yoona berjalan dan menuju tempat duduknya. Mengeluarkan bukunya dari tas. “Mengapa kau telat 20 menit?”

“Karena aku ingin menjadi pria yang layak.”

“Aku sedang tidak ingin bercanda. Buka bukumu.” Yoona dengan acuh membuka bukunya.

“Aku penasaran dengan makan siangmu. Kau terlihat lelah setiap hari.” Tao membenarkan duduknya dan mendekatkan diri pada Yoona sambil berbisik, “Kau tidak makan ramen kan?”

Yoona yang sedang membuka bukunya, “Peduli apa kau dengan apa yang kumakan?” Yoona mendongak ke arah Tao.

Dan detik itu juga Tao mendekatkan wajahnya pada wajah Yoona sehingga membuat Yoona kaget membelalakan matanya.

Tao mengendus pelan dekat mulut Yoona. Yoona hanya terpaku di tempatnya dan terkejut karena reflek Tao.

“Hmm, kau makan ramen.” Hanya itu yang keluar dari mulut Tao. Ia tersenyum pada tutornya itu.

“YA!” Seru Yoona pelan menjauhkan dirinya.

Tao juga menjauhkan dirinya sambil mengambil buku, “Apa kau akan memeriksa PR-ku?”

Yoona meraih buku Tao sambil berkata, “Lebih baik jawabanmu tidak ada yang salah.”

Tao hanya tersenyum tampan pada Yoona yang dengan serius meneliti buku PR-nya.

“Ah ini, harusnya bukan X kuadrat tapi harusnya X pangkat 3, kau tahu. Dan ini tidak harus di integral.” Yoona membenarkan PR Tao.

END

Author Note:

Ini sequelnya. Walopun cuma 400 words. Mian karena ketidakjelasannya. Aku udah coba bikin supaya jelas. Hahaha tapi begini adanya~
Jadi, siapa yang bisa bantu membenarkan PR Tao? Hahahahaha

XOXO, Nikkireed

27 thoughts on “(Freelance) Tutor [2 of 2]

  1. sumpah ini masih gantung bangett,tapi aku juga sukaa bangett sama ff ini karena ini adegan di drama kesukaan aku the heirs

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s