(Freelance) Oneshot : Reality

download

R E A L I T Y

 

By

Moonixie

Cast: GG’s Im Yoon Ah, EXO K’s Byun Baekhyun, EXO K’s Park Chanyeol ||         Genre: Romance, Angst (maybe) || Length: Oneshot || Rating: G

Summary:

Terkadang kenyataan itu menyebalkan!

***

 

Hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan, aku akan bertemu dengan Baekhyun sesuai janji yang telah kita buat 2 hari lalu. Sebenarnya sudah lama aku menyukai pria hyperactive itu, tapi aku baru berani mendekatinya akhir-akhir ini, padahal sudah terhitung 2 tahun kami berada dikelas yang sama. Dan saat pertama kali bertemu, sejak itulah aku sudah mulai menyukainya. Yuri sering menyebutnya dengan cinta pada pandangan pertama. Terdengar ‘bodoh’ bagiku tapi memang seperti itu kenyataannya.

Jarum pendek menunjuk angka 4 dan jarum panjang menunjuk angka 7, begitulah yang kulihat di jam kesayanganku ini. Dan-

 

‘Sial aku terlambat’

 

Aku benar-benar melangkahkan kakiku secepat mungkin. Aku tidak boleh membuatnya menunggu, tentu saja karena ini adalah janji pertama kami. Oh Tuhan mengapa aku menjadi gadis yang ceroboh? Aku tidak dapat membayangkan jika Baekhyun marah padaku. Itu. Tidak. Boleh. Terjadi.

Tak peduli seberapa banyak orang yang telah ku tabrak, dipikaranku hanya ada Baekhyun dan janji kami. Akhirnya Hollys Caffe telah berada tepat dihadapanku, sebelumnya aku menarik nafas terlebih dahulu bermaksud untuk menetralkan detakan jantung juga nafasku yang terengah karena berlari cukup jauh.

Lonceng kafe berbunyi saat aku mendorong pintu masuk yang 90% terbuat dari kaca itu. Kuedarkan pandanganku ke seluruh kafe, dan aku menemukan orang yang aku cari. Dia memakai kaus warna hitam yang terlihat kebesaran ditubuh mungilnya, juga snapback yang menutupi rambut hitamnya.

 

‘Sungguh manis’

 

Aku berjalan ke meja tempatnya duduk. Oh! jantungku kembali berpacu tidak normal, mungkin ini yang dirasakan orang-orang saat jatuh cinta. Rasanya aku ingin berteriak sekeras-kerasnya. Dia mengalihkan pandangannya dari Handphone lalu menatap padaku. Dia tersenyum dan mata indah itu ikut melengkung membentuk bulan sabit. Eye smile terindah yang pernah kulihat.

 

“Ya! Kau terlambat 13 menit nona Im.” Dia berkata sambil memicingkan mata sipitnya. Sungguh aku tak bisa mengalihkan pandanganku darinya.

 

“Ma-maafkan aku.. Tadi- eumm“

 

Ada apa denganku? Aku benar-benar gugup sekarang, padahal sebelumnya aku tidak pernah gugup seperti ini saat berhadapan dengannya.

 

“Hahaha santai saja, kau seperti orang asing jika seperti itu.”

 

Oh tidak, Baekhyun menyadari kegugupanku. Sepertinya aku harus tertawa juga agar Baekhyun tidak terlalu memandangku aneh.

 

“Hahaha tentu saja.”

 

Baekhyun tersenyum manis, dan setelahnya ia mengangkat tangan lalu memanggil seorang pelayan dengan baju coklatnya itu.

 

“Kau ingin memesan apa?”

 

Baekhyun membolak-balik buku menu yang baru saja pelayan itu berikan dan terkadang ia terlihat seperti berpikir. Dia benar-benar manis juga tampan. Tuhan, kurasa dia adalah seorang malaikat yang kau beri untukku.

“Chocolate buble tea saja.” Pintaku pada pelayan sambil kusunggingkan bibirku mencoba tersenyum semanis mungkin. Bukankan kita harus berbagi kebahagiaan? Itu yang sedang ku lakukan pada pelayan dihadapanku ini. Aku benar-benar bahagia sekarang.

 

“Kalau begitu aku pun sama dengannya.”

 

Pelayan yang sepertinya masih muda itu mencatat pesanan kami lalu tersenyum juga sedikit membungkuk pada kami. Setelahnya ia pergi untuk mengambil pesanan kami.

 

“Eumm Yoona, sebenarnya.. aku- bagaimana ya mengatakannya.” Baekhyun terlihat sedang berpikir, memang apa yang ingin dikatannya padaku? Aku benar-benar penasaran.

 

“Katakan saja! aku akan mendengarkannya Baek.”

 

 

‘Cepatlah katakan aku sudah tidak sabar’ batinku

 

 

“Jadi begini, aku-“

 

Pelayan mengantarkan pesanan kami dan membuat Baekhyun menghentikan ucapannya. Mengapa mengganggu sekali sih. Bukannya melanjutkan ucapannya dia malah langsung meminum bubble tea nya. Dan membuatku lagi-lagi harus menunggu ucapannya itu.

 

“Sebenarnya aku su-“

 

“Hallo, apa aku benar-benar terlambat?” Ucapan Baekhyun lagi-lagi terputus karena tiba-tiba saja ada yang menginterupsi ucapannya, dan saat aku melihat siapa orang itu, ternyata dia-

 

“Taeyeon subaenim?”

 

Aku heran mengapa dia ada disini? Dan apa tadi? Terlambat? Kurasa yang membuat janji ini hanya aku dan Baekhyun, tapi mengapa dia juga ada disini?

 

“Hallo Yoona, maaf aku terlambat kau pasti sudah lama menunggu.” Dia tersenyum manis padaku lalu duduk disamping Baekhyun. Aku benar-benar tidak dapat tersenyum dengan tulus saat ini dan hanya membalasnya dengan senyuman yang mungkin terlihat aneh.

 

“Kau benar-benar terlambat noona.”

 

Apa aku tidak salah dengar? Noona? Sedekat itukah Baekhyun dengan Taeyeon sunbaenim? Dan sepertinya Baekhyun yang mengajaknya untuk kemari. Ada apa dengan mereka?

Pikiran-pikiran itu membuatku tak bisa berpikir jernih. Membuatku seperti melihat seekor ikan terbang diangkasa, benar-benar mengejutkan.

 

“Yoona, sebenarnya yang ingin aku katakan padamu tadi adalah bahwa aku sudah memiliki janji dengan Taeyeon noona. Maafkan aku.” Baekhyun mengusap tengkuknya dan tersenyum canggung padaku. Jadi mereka juga sudah memiliki janji? Mengapa Baekhyun tidak mengatakannya dari awal? Jika seperti itu aku tidak perlu datang. Menyebalkan.

 

“Kami berencana untuk pergi ke Lotte World, kau mau ikut?”

 

Taeyeon menambahkan perkataan Baekhyun, dan membuatku benar-benar seperti orang bodoh. Jadi, yang menghancurkan acara ini aku atau Kim Taeyeon? Mengapa dia terlihat seperti tidak memiliki kesalahan? Oh ini benar-benar menyebalkan. Setelah mengucapkan itu dia langsung meminum bubble tea yang tadi Baekhyun pesan dan tidak ada omelan dari pria itu.

Apalagi ini? Dia benar-benar menghancurkan hari indahku.

 

“Apa.. kalian sepasang kekasih?”

 

Sungguh demi apapun aku mengatakannya dengan seluruh kesadaranku yang tersisa, benar-benar sulit hanya dengan mengucapkan kata-kata seperti itu, bahkan lebih sulit dari menjawab soal matematika yang diberikan oleh Pak Kim.

 

Dan yang paling buruk dari semua ini adalah saat mereka tersenyum malu sambil mengatakan ‘Ya’.

 

Dunia terasa benar-benar kejam, udara seperti menghilang membuatku sulit untuk bernafas. Aku seperti baru saja terbang bebas di langit dan tiba-tiba jatuh menghempas bumi. Kenyataan yang sungguh menyebalkan. Jadi selama ini aku mencintainya dan dia mencintai orang lain?

Tuhan, bisakah kau mengirimkan seseorang untuk membawaku pergi dari sini?

 

“Yoona, kau ikut tidak?”

 

Tuhan mengabulkan permintaanku. Ada Park Chanyeol disana, didepan pintu masuk dan sepertinya ia sedang mencari tempat untuk duduk, tanpa ragu aku mengangkat tangan dan memanggilnya. Ia pun menoleh dan berjalan kearah kami.

Apa aku baru saja mengabaikan Baekhyun? Oh sepertinya aku benar-benar gila sekarang. Baru kali ini aku mengabaikannya.

 

“Oh kalian juga disini? Kebetulan sekali.” Chanyeol berucap dengan senyum lebarnya. Baru saja Taeyeon akan menjawab pertanyaan Chanyeol aku sudah memotong ucapannya. Sepertinya aku sudah berperilaku tidak sopan, tapi siapa yang peduli jika berada diposisiku?

 

“Aku tidak bisa ikut dengan kalian, karena sebenarnya aku juga sudah memiliki janji dengan Park Chanyeol. Maafkan aku.”

 

Aku sedikit membungkuk pada mereka dan langsung merangkul tangan Chanyeol. Sepertinya pria tinggi itu terkejut dengan ucapan juga tindakanku yang tiba-tiba dan untunglah dia cukup peka sehingga dia melakukan apa yang aku harapkan, tersenyum pada mereka, meminta maaf dan membawaku pergi dari mimpi buruk ini.

 

‘Maaf Baek’

 

 

Disinilah kami sekarang. Di sungai Han, sungai yang menjadi ikon kota kelahiranku. Kami benar-benar pergi berdua sesuai dengan permintaanku pada Park Chanyeol yang notabene adalah teman sekelasku juga Baekhyun. Aku memintanya untuk menemaniku menghabiskan hari yang buruk ini.

 

“Jadi sekarang kau sedang patah hati?”

 

“Sepertinya yang kudengar adalah sebuah ejekkan.”

 

“Hahaha itu adalah hal yang biasa, semuanya pasti mengalami perasaan menyebalkan itu.”

 

“Tapi aku tidak pernah membayangkan sebelumnya.” Aku benar-benar sedang dalam mood yang buruk sekarang.

 

Melihat bintang-bintang di langit, air sungai Han yang tenang, juga bayangan cahaya lampu yang berwarna-warni di permukaan sungai ini membuatku ingin menangis. Ada apa denganku? Sebelumnya aku tidak pernah mudah menangis seperti ini. Apa karena aku benar-benar mencintai seorang Byun Baekhyun?

 

“Bagaimana jika kita mencari sesuatu yang menarik? Makanan mungkin?”

 

Aku menoleh pada seseorang disampingku, idenya tidak terlalu buruk. Daripada aku menangis dipinggir sungai bukankah lebih baik pergi berjalan-jalan dengan si jangkung ini? Aku mengangguk menyetujuinya. Dia pun merangkul bahuku dan bersiul riang. Tidakah dia berpikir bahwa aku sedang bersedih? Ah Park Chanyeol itu membuatku tersenyum saja.

 

‘Ternyata Park Chanyeol tidak terlalu menyebalkan seperti sebelumnya’

 

Kami berjalan menyusuri sungai Han ini, mencari kedai makanan. Dan Chanyeol menunjuk salah satu kedai yang menyediakan aneka sup, sepertinya si jangkung ini menyukai makanan berkuah itu. Kami pun segera memasuki kedai sederhana itu dan memesan 2 mangkuk sup. Sebenarnya aku tidak terlalu lapar atau mungkin aku tidak nafsu makan karena kejadian tadi, rasanya aku hanya ingin bercerita pada pria bermata bulat ini.

 

“Ya! Makanlah sup mu jika dingin tidak akan terasa enak.” Dia itu berbicara padaku atau pada mangkuk sup itu? mengapa matanya tidak menatapku?

 

“Eumm, baiklah.”

 

“Hey! Terkadang kenyataan itu memang menyebalkan. Jadi makanlah sup mu.”

 

Dan terkadang Park Chanyeol itu memang aneh.

 

END

 

17 thoughts on “(Freelance) Oneshot : Reality

  1. Aku kira tadi baekhyun mau bilang suka sama yoona eh ternyata… tapi aku suka deh yoona sama chanyeol hehe. Keep writing author^^

  2. Keren thor , butuh sequel . Di tunggu sequelnya yaa thor chanyeol sama yoona thor soalnya dapet feel nya ituu . Kasian yoona patah hati😦
    Fighting ya thor buat sequelnya :’) ^_^!

  3. Wah, critanya bgus😀
    aigoo, yeol oppa mang aneh jika seperti itu😀
    critanya lebh dapet feelnya YoonYEOL ktimbng ma Baekhyun🙂
    endingnya rada gantung thuc, pertanda btuh Sequel nih!!

  4. ya ampun
    baekkie bkin yoona pth hatii ..
    my god ..
    untung ad chanyeol yg nyelamtin yoona ..
    kaloo engga , ksian yoona ny ..

  5. yaaah…. udah main END aja.. hhhh.. lagi asik asik baca.. gatau kenapa jadi seneng bgt baca fanfic yg main castnya chanyeol dan yoona. cocok gimanaa gitu.. oke keren fanficnya, ditunggu karya yg lainn!

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s