Rich Absurd : Car and Bicycle

ra1
.

a fiction by chiharu

Rich Absurd : Car and Bicycle

starring by;
Im Yoona and Kim Suho

genre;
a lil bit Romance-comedy

rating; Teen

before story; Window | Rich Absurd

pure mine, don’t claim this as yours.

.

///

Hari ini adalah hari pertama sekolah di semester yang baru. Yoona sudah bersiap-siap dan sekarang ia tinggal memoleskan lipgloss ke bibirnya. Lihatlah, ia tersenyum dengan cerah—seperti biasa, ia akan memuji dirinya cantik jika sudah berdiri didepan cermin. Aigoo.

Rambut yang rapi? Cek. Yoona bahkan mencepol rambutnya agar ia terlihat fresh.

Ia mengambil tas gendongnya dan langsung keluar kamar untuk sarapan.

“Ah Yoona-ya, rupanya kau bangun pagi-pagi sekali. Tumben.” Yoona hanya mendengus kecil mendengar omelan sang kakak yang baginya tidak berguna.

“Please, ini pagi hari, jadi bisa saja kau melihat keajaiban.” respon Yoona sambil mengambil satu potong roti tawar.

“Memang, aku seperti melihat keajaiban. Mungkin karena putra tuan Kim kau jadi seperti ini.”

“Mwo? Tidak mungkin, ada-ada saja kau ini.” Yoona mendecik sebal dan melahap rotinya dengan kasar.

“Aigoo, pagi-pagi begini sudah bertengkar. Ini, minum susumu.”

“Untung ibu datang, pagi hariku terselamatkan.” Yoona meraih segelas susu yang ibunya berikan kemudian meneguknya hingga tersisa setengah.

Well, Yoona akan terlihat sensitif jika dikait-kaitkan dengan putra tuan Kim yang pede selangit itu, si Kim Suho. Tapi apa boleh buat, Yoona mungkin masih menaruh hati pada lelaki itu.

“Sudah bu, aku keluar dulu. Kalau tidak, mungkin aku akan terlambat.” Yoona bangkit dan mencium pipi ibunya, kemudian pergi ke luar.

“Hei, kau tidak mencium kakakmu ini! Dasar adik durhaka!”

Yoona bisa mendengar pekikan yang diteriakkan oleh kakaknya, mungkin terdengar sebagai kutukan. Tapi ia tidak peduli, hah siapalah dia? Makhluk aneh yang cerewet.

Sekilas, Yoona menatap sepeda putihnya dengan agak miris—well, ia naik sepeda ke sekolah. Benar-benar gadis idaman, bukan? Lupakan tentang itu. Ada sebuah perjanjian yang bertajuk ‘perjanjian bestfriend’ diantara Yoona dan dua makhluk aneh lainnya. Mereka harus naik sepeda ke sekolah, menurut mereka itu sangat keren—menurut Yoona juga, tapi sedikit.

“Ayah, aku pamit dulu.”

Tiba-tiba saja mata Yoona terpanggil untuk melihat ke arah rumah yang bersebrangan di depan rumanya. Ia melihat Suho tengah menaiki mobil dan sepertinya… Lelaki itu juga akan pergi sekolah. Naik mobil? Semewah itu? Maserati?

Hah, Yoona ingat kalau Suho punya segalanya. Ia melotot saat Suho melayangkan senyum manis padanya. Aigoo. Seperti yang harus ia lakukan, Yoona membalas senyum itu tak kalah manisnya. ‘Makan senyumku ini, Kim Suho.’ Tapi tiba-tiba saja ia merasa dilempar batu, Suho beralih melayangkan smirk yang amat songong padanya. Yoona mendecik sebal.

Apa boleh buat, ia manatap sepedanya dengan nista dan minder. Baiklah, yang harus dilakukan sekarang adalah naik sepeda dan tidak melihat wajah imut nan menyebalkan milik Suho.

Yoona menggoes sepedanya keluar rumah dan memasang wajah tak kalah songongnya dari wajah Suho tadi.

Hah, indahnya pagi hari ini. Yoona mulai tersenyum, hari ini adalah hari pertama sekolah dan hari ini tidak boleh mengecewakan. Pepohonan disekitar kompleks rumah Yoona memang cocok untuk menjernihkan pikirannya, terutama dari wajah menyebalkan Suho. Tapi lagi-lagi Yoona terpikir akan Suho yang menaiki mobil semewah tadi.

Lelaki itu sekolah dimana ya?

Ah semoga saja satu sekolah denganku.

BLANK!

Yoona menggelengkan kepalanya. Dia tidak boleh memikirkannya dan tidak boleh suka padanya. Lelaki itu adalah lelaki menyebalkan, tapi kenapa Yoona tidak bisa menghapus banyangan wajah menyebalkan itu dari otaknya? Apa ini namanya cinta monyet?

Mungkin. Yoona cintanya dan lelaki itu monyetnya.

Yoona terkekeh pelan, pikirannya itu memang terdengar sangat kejam. Seorang Kim Suho? Monyet? Yoona lagi-lagi terkekeh melihat itu. Jangan tanya kenapa Yoona tidak tertawa. Ini kompleks perumahan dan banyak orang, tidak mungkin ia tertawa sendiri dijalan, kan? Ia bukan orang gila atau bahkan monyet.

“Ah stop! Kau akan gila jika begini terus, Im Yoona.” gumam Yoona pelan dan masih terkekeh.

TIT.TIT.

Kekehan Yoona tiba-tiba saja buyar. Disamping sepedanya ada sebuah mobil maserati merah dan didalamnya ada… Suho?

Kening Yoona berkerut, lagi-lagi mulutnya komat-kamit mengutuk Suho dalam hati.

“Hanya naik sepeda?” ucap Suho sambil melayangkan smirk manis yang menggoda. Yoona membalasnya dengan wajah yang geram. Benar-benar penghinaan. “Jaga keseimbanganmu.” ucap Suho kemudian melesat mendahului sepeda Yoona.

“Oh, jadi dia bermaksud menantangku.” ucap Yoona dan terdengar heroik. Ia mulai menggoes sepedanya dengan keras dan cepat. Tidak, ia tidak boleh kalah dari Suho. Bagaimanapun juga, lelaki itu sudah menghina kendaraan resmi ganknya.

Mobil Suho terlihat makin dekat dimatanya. Oh, kau hebat Im Yoona, sepedamu itu bisa juga hampir menyusul Suho. Yoona mulai dekat dengan belakang mobil itu dan dengan cepat ia menyalip ke sisi mobilnya dan terus menggoes dengan cepat.

Oh sial! Suho menambah kecepatan mobilnya dan melaju jauh dari sepeda Yoona. Yoona hampir berteriak karena kesal dan lagi-lagi ia terus menggoes sepeda dengan cepat.

Well, tidak mungkin terusul, Yoona. Lihatlah, kau sudah berkeringat? Kau sudah tidak cantik lagi! OH NO! Bahkan ini masih pagi hari dan kau belum sampai di sekolah.

Baiklah, kali ini ia menyerah dan memperlambat laju sepedanya. Mobil Suho sudah menghilang dari pandangannya. Baiklah, baiklah. Tenang, Im Yoona.

“Lelaki itu benar-benar sialan.” umpat Yoona geram.

Tapi tunggu, kenapa sepedanya oleng seperti ini? Dan lajunya semakin lambat?

Yoona membuang nafasnya kasar. Ternyata rantainya putus.

Arrrrrrgh!

.

.

Continued or FIN?

.

.

Hai! Hai! Hai! Aku balik lagi bawa ficlet seriesnya Yoona-Suho. Hahay! Sori ya kalo ini absurd banget.

Sebelumnya maaf juga karena aku jarang post disini karena urusan sekolah yang super duper sibuk, kebetulan aja sekarang lagi libur hehe😀 serasa merdeka banget ini.

Oh iya, gak nyangka loh masuk nominasi the most favorite author disini bareng sama writer2 yg kece2… Ahaha gak bisa berkata-kata lagi duh :’) /alay maap/ makasih ya buat kak via, gak jadi tutup blog ini, horeeeee😀

oh iya, ada yg nungguin UNPERFECT gak? /engga ya? Yaudah/ emmm… Sekedar pemberitahuan doang, aku belom bikin lanjutannya dan kemungkinan juga postnya bulan depan aja hehe:p

maaf ya cuap-cuapnya gak penting bgt.

seeya!

.

15 thoughts on “Rich Absurd : Car and Bicycle

  1. “Yoona cintanya dan lelaki itu monyetnya.” BHAK ngelawak nih sumpah ya lucu banget rasanya pengen lemparin suho pake cinta gara2 songong abis. ew im so cheesy. lanjuuuut😍

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s