Mask

sdnc

written by pimthact – with the prev flowssi

Starring with Yoona Im – Park Chanyeol

the genre? up to you bby.

PG13+

inspiration from urband legend “the ribbon”

enjoy it!

Sebuah mobil putih tanpa atap itu mengelilingi pantai dengan kecepatan sedang. Kedua pasangan yang berasal dari Korea Selatan, sebut saja Im Yoona dan Park Chanyeol sedang menikmati masa cuti mereka. Keduanya saling bercanda tawa diiringi lagu florida-wisthle-juga semilir angin yang menerbangkan beberapa helai rambut mereka.

“Jujur saja, kau pandai memilih tempat,” Ucap Yoona sambil memandang lurus ke-arah laguna beach yang sekarang tampak ramai dikunjungi berbagai turis dari berbagai manca negara. Chanyeol hanya tersenyum sambil memakai kaca mata hitamnya, kemudian dia menggenggam tangan Yoona erat saat mobilnya terjebak oleh lampu merah.

“Aku tidak ingin menyia-nyiakan liburan kita berdua,” ucap Chanyeol sambil mengecup bibir Yoona cepat. Yoona langsung tertawa sambil memukul lengan Chanyeol, “Bahkan ditempat umum seperti ini kau masih saja bisa mengambil kesempatan, yah sejujurnya-aku ingin Caroline ikut bersama kita,”

Caroline, atau bisa disebut sebagai Caroline Park. Anak tunggal dari pasangan muda itu sekarang menginjak umur empat tahun, dan malang nya, dia tak bisa ikut berlibur bersama kedua orang tuanya ke Los Angeles. Awalnya, Caroline ingin ikut karena dia tidak ingin ditinggal berlibur oleh kedua orang tuanya, namun berbagai alasan yang dikeluarkan Chanyeol, akhirnya Caroline menurut dan dititipkan ke jiyeon park-ibu chanyeol.

“Kita bisa ke pantai nanti, kita harus check-in hotel terlebih dahulu,” ucap Chanyeol mengalihkan pembicaraan dan mendapat ringisan dari Yoona, “Kau tak perlu mengalihkan pembicaraan dulu. oh iya, kau sudah berkata pada eommonim kalau kita sudah sampai?”

Chanyeol hanya mengangguk saat mendapat pertanyaan dari Yoona, “Eomma bilang dia juga sedang berjalan-jalan dengan Caroline ke tempat bermain, dia bilang berhati-hatilah disini.”

Yoona hanya mengangguk mendengar ucapan Chanyeol, kemudian matanya langsung tertuju pada pantai dengan pemandangan eksotis pada pagi hari, well walau sebenarnya maksud dari eksotis adalah para turis lelaki yang datang ketempat ini. if you know what i mean.

“Jangan menatap para turis lelaki itu, bahkan aku lebih tampan dan badan ku juga lebih seksi dari mereka,” Sindir Chanyeol yang langsung mendapat tawaan dari Yoona. Yoona kemudian mengecup pipi Chanyeol dan menyenderkan tubuhnya di jok mobil.

“Kau yang terbaik sayang,”

…..

Deluxe room, room of Chanyeol park, the number is 306, enjoy your weekend sir,” ucap sang resepsionis sambil memberikan kartu kamar untuk Chanyeol dan Yoona. Kedua pasangan itupun langsung menuju kamar mereka ditemani oleh pelayan yang membawa koper-koper mereka.

This your room, and your bag is already here. enjoy your weekend sir, if you need me, you can call 211, thanks sir,” ucap sang pelayan sambil membungkuk dan langsung pergi saat Chanyeol mengucapkan beberapa kata pada pelayan itu,

Yoona masuk sambil mengamati design kamar itu. kamar itu di-design sesuai dengan lingkungan disekitarnya. dinding yang dilapisi poster berwana coklat-kemerahan, menggambarkan taman dibelakang hotel yang sangat luas, juga tataan yang sedikit berjauhan menggambarkan kota Los Angeles yang luas dan rapi.

Yoona merebahkan dirinya di kasur sambil merentangkan tangan nya, merasakan lembutnya selimut dikasur ini. Chanyeol masih sibuk membereskan barang-barang nya-juga barang istrinya.

“Chanyeol, kita akan kemana?” tanya Yoona sambil menatap Chanyeol yang sekarang juga ikut menatapnya. Chanyeol kemudian mendekati Yoona dan menindih badan kurus istrinya itu, “Apa kau tidak ingin beristirahat sebentar hm?”

“Menyingkir dariku! mana mungkin aku hanya akan tidur-tiduran di kamar padahal aku bisa mengunjungi tempat-tempat keren di kota ini,” Ucap Yoona sambil mendorong badan Chanyeol. Chanyeol langsung terkekeh pelan sambil mengacak rambut Yoona, “Kau yang memilih tempatnya, kau bisa mencari tempat bagus disini lewat i-pad, kau membawanya kan? email-password wifi bisa kau temukan di kertas yang berada di sebelah telepon itu.”

i know dobi, wait for the moment,” ujar Yoona yang sekarang sudah memilih ke arah balkon dengan gorden yang terbuka lebar. Pintu untuk mengarah ke balkon itu sangatlah besar. Saat Yoona membuka pintu itu, dia merasakan semilir angin yang kencang, Yoona juga melihat taman bermain yang ramai dikunjungi banyak anak kecil.

Kemudian, dia merasakan sebuah tangan melingkar di pinggang ramping-nya. Chanyeol memeluknya dari belakang dan mencium lehernya. “Kau tau, jika Caroline kesini, pasti dia akan sangat senang bisa bermain dibawah sana,” ucap Yoona menunjuk taman bermain yang terletak dibawah balkon nya.

Chanyeol hanya menghela napas yang memberikan sensasi geli dileher Yoona, “Aku akan membawanya kesini diliburan selanjutnya,” ucap Chanyeol kemudian menonpang dagunya dipundak Yoona.

Yoona kemudian terdiam melihat seorang gadis remaja yang terduduk di ayunan memakai sebuah topek kelinci besar. Ini aneh tapi juga lucu. Aneh nya adalah mengapa dia memakai topeng itu? ada apa dengan wajahnya? apakah dia tidak malu jika ditertawakan orang-orang? dan tapi mengapa orang-orang bersikap seolah tidak melihat gadis itu?

“Dobi, lihat gadis remaja yang memakai topeng itu!” ucap Yoona menunjuk gadis yang tadi dia pikirkan, Chanyeol kemudian memusatkan matanya pada gadis remaja yang ditunjuk Yoona. Chanyeol kemudian tertawa, “Oh anak itu sangat lucu jika memakai topeng macam itu,”

Whatever, let’s go to beach dobi!” seru Yoona sambil berlari masuk ke kamar dan menyiapkan baju juga perlengkapan untuk ke pantai.

….

Yoona dan Chanyeol baru saja pulang dari berjalan-jalan ke toko-toko kecil di Los Angeles. Hari sudah gelap, dan mereka baru saja sampai di hotel. Chanyeol bergegas untuk mandi, sedangkan Yoona ingin menutup gorden terlebih dahulu. Namun, ada sesuatu yang membuatnya penasaran.

gadis remaja yang memakai topeng tadi, masih duduk di taman bermain itu, padahal taman bermain itu sudah sepi, bahkan hanya ada gadis remaja itu saja. Gadis remaja itu membelakangi Yoona dan menundukan kepalanya. Topeng yang ia pakai sudah dilepas dan ditaruh di sebelah ayunan itu. Yoona sedikit kasihan pada gadis itu, apakah gadis itu tidak mempunyai orang tua? tapi mengapa ia bisa disini? mungkin yoona besok akan bertanya kepada resepsionis tentang gadis itu.

Lamunan nya dibuyarkan oleh Chanyeol yang menepuk pundaknya pelan. Yoona memegang jantung nya karena kaget dan memberikan tatapan tajam untuk Chanyeol, “God! bisakah kau tidak mengagetkan ku?”

“Kau terlalu asyik menatap keluar sih, memang nya ada apa sih?” Tanya Chanyeol yang hanya memakai handuk disekujur kakinya. Yoona segera menutup gorden dan berjalan ke arah kasur, “Gadis remaja yang memakai topeng tadi masih berada di taman itu, bedanya dia tidak menghadap ke arah kita lagi tapi berbalik dan dia mencopot topeng nya. aku tidak bisa melihat dengan jelas karena dia menunduk, ini sedikit aneh.”

Chanyeol kemudian memeluk yoona, “Kau takut?”

Yoona menggeleng pelan sambil tertawa, “Mana mungkin, sudah sana pakai baju mu dulu, aku harus segera mandi.”

….

Namun, kejadian gadis remaja itu terus berlanjut hingga pada saat Yoona check out dari hotel itu. Yoona tidak bisa menahan rasa penasaran nya terhadap gadis remaja itu, maka dia menanyakan asal usul tentang gadis remaja itu pada sang resepsionis.

sang resepsionis terdiam sambil kemudian menghela napas pendek, “Well, maybe this is not secret.”

“Pada saat itu, ada seorang gadis remaja yang menginap disini sambil membawa hewal peliharaan-nya yaitu kelinci. Karena pihak hotel tak memperbolehkan nya membawa binatang, maka dia selalu berada di taman bermain itu, bahkan dia juga tidur disitu dengan tenda yang diberikan oleh pihak hotel. Karena orang tuanya lama-kelamaan tidak terima, maka ayah nya menembak beberapa pelayan disini, gila memang. Namun pada saat itu ayah nya tidak sengaja ikut menembak kelinci anak nya itu, sang anak kemudian marah besar dan menembak kedua orang tuanya, sang anak menjadi gila dengan memotong-motong tubuh kelinci kesayangan nya.”

Chanyeol dan Yoona saling bertatapan sambil bergandengan, belum ingin memotong pembicaraan resepsionis itu, “dia suka menunjukan kepada anak dari para pengunjung dan wisatawan kepala kelincinya, bahkan isi dari kepala itu dikeluarkan semua oleh remaja gila itu dan dikuburnya di tempat yang jauh dari sini. Kepala kelinci itu suka dipakai kan oleh nya sebagai topeng. Maka dari itu, banyak pengunjung yang takut dan pergi menjauh dari hotel ini.”

“Tak cukup dengan itu semua, dia menembak hampir semua pelayan disini, juga dia memenggal kepalanya sendiri. kejadian itu terjadi pada dua tahun lalu,” Chanyeol dan Yoona menelan saliva mereka susah payah ketika sang resepsionis sepertinya ingin memperlihatkan sesuatu.

Sang resepsionis kemudian berbalik dan menunjukan sebuah lubang yang berada di punggunya, “Lihat, dia menembak-ku tepat disini.”

Yoona memegang erat lengan Chanyeol kemudian Chanyeol hanya menggeleng pelan, sang resepsionis yang lain pun menatap kedua orang itu dengan pandangan aneh. “Permisi, apakah anda sudah check-out? saya lihat sepertinya kalian hanya menunggu disitu, kalian bisa check-out dengan saya.”

Chanyeol dan Yoona saling bertatapan kemudian melihat ke arah resepsionis yang tadi bercerita tentang gadis remaja itu, namun malang, resepsionis itu hilang entah kemana.

END

GAJE GAJE GAJE, POKOK NYA GAJE DENGAN ALURNYA YANG CEPET TERUS CERITA GA SEREM GAK ADA FEEL NYA SAMA SEKALI. YA KAN YA KAN ~_~

ADUH INI FF CUMA DIBUAT 10 MENIT DOANG CUMA KARNA TERINSPIRASI SAMA URBAND LEGEND YANG DIBACA DI ASK.FM, JADI DEH FF GAJE INI. WELL, YANG GA NGERTI GAUSAH BACA PLISS DARIPADA KALIAN BER-ABE KAN KASIAN JUGA AKUNYA NANTI .GGG

well, sebenernya akhir-akhir ini suka sih bikin riddle/urband legend dengan cast yang berbeda, oiya aku juga mau kasih tau kalo aku adalah author dengan nama pena baru yaitu pimthact with the prev-flowssi. ff ini dibuat cepet juga gara-gara bakal hiatus di bulan ini buat fokus sama uts yang gak ada pilihan ganda nya omg:”) pengen mati rasanya harus nguasain semua mata pelajaran nya. ini kok malah curhat sih jadinya aku -_-

okedeh makasih buat yang baca ff aneh ini, (( jujur aku rada merinding liat posternya wkwkw ))

regard, Pimthact.

22 thoughts on “Mask

  1. Serem😦 wkk. Tapi chanyoon nya sweet. TAPI SEREM BANGET YAELA CIUSAN. SERIUS BUAT CUMA 10 MENIT? INI SEREMMMM

  2. Beruntunglah aku karena udah pernah baca urban legend ini.. keren, so sweet abis si Yoona ama Chanyeol… author suka creepypasta juga? Whoaaaa.. samaan dong *toss

  3. merinding ‘_’
    untung aja bacanya pas siang. hehe.
    btw, kyanya ini first comment aku di fff nya author ya? hehe.
    aku suka pairing nya. cerita nya juga gak kecepetan kok hehe
    keep writing !

  4. Aigoo, remaja topeng kepala kelinci it sadis amat sih. Cman krn kelinci ampe ngebnuh orgtuanya sendri.
    Untng sja Chanyoong gak diapa2in sama dia.
    Joha! Critanya menarik n suka jg ma m0ment yoonyeol nya😀
    daebak!
    Wah, ganti napa pena bru nheg..
    Keep writting thor!

  5. Pantesan pas adegan si yonyeol ngomong ke resepsionis aku rada kaya pernah baca eh ternyata bener urband legend.-.,ihh seremmmm bngtt thorr

  6. bagus thor hahaha
    dannnn. bisa gak thor dilanjut ff yoona-luhan-sehun di imyoonafanfiction? yg ceritanya yoona jadi artis, luhan suaminya dan sehun ayah biologis anaknya itu? hahahaha

  7. Hahahaaha.. Pasangan penakut ini liat hantu .. Gokilll .. Mereka ngobrol lagi sma hantunya .. Kasiann … Bner bner ngakak pas bca psangan ini genrenya horror,,.. Tpi merinding dan tkut sndiri pas bca ffnya.. Keren feelnya dpet .. Gw sma pnkutnya kya mereka..#gnanya ..
    Dtunggu krya selanjutnya !!!

  8. kata siapa ini gak serem?? huwaaa aku merinding bacanya.. aigoo hebat banget authornya bikin nih ff..
    meskipun aku kurang suka genre horor begini tapi karena ffnya keren aku suka😄
    gomawo udah bikin ff ini.. serius deh feelnya dapet banget.. apalagi waktu pelayannya itu bilang dia juga ditembak.. duh aku jadi takut sendiri.. hii serem deh pokoknya
    ok, ditunggu karyamu yang lain authornim^^
    fighting😄

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s