(Freelance) Help Me (Chapter 1)

604152_744308635638132_8953198659003487394_n

Help me ( chapter 1 )

Title: Help me
Author : Park minrin (@adelineptri)
Length : chaptered
Rating : PG 15
Genre : Romance, Action.
Main Cast : sehun , yoona and other cast.
Disclaimer : This story is mine . Cast are belong god. I just borrowed the names of characters and places. Don’t plagiat this FF! Please keep RCL!

WARNING !! Typo ,bad story and other
Poster by EXODIUM ART

Happy Reading and Hope you like it

Pekerjaan , suatu hal yang membuat kita harus mengorbankan waktu kita demi suatu melakukannya. Sampai- sampai kita harus mengorbankan kedekatan kita dengan orang yang kita sayangi. mungkin beberapa orang akan merasakannya termasuk aku . namun sekarang aku kembali. Aku kembali ke Negara dimana aku dilahirkan. 3 bulan bukan waktu yang singkat. Semua berjalan serasa setahun. Aku hanya mendengar kabar kekasihku melalui via suara. Namun sebulan terakhir ini aku belum sempat menghubunginya. 2 bulan yang lalu dia berjanji akan menjemputku saat aku pulang. Tapi sekarang kemana dia? apa dia lupa?. Namun aku merasakan ada sesuatu yang tidak kuketahui . ahh sudahlah ,daripada aku hanya termenung disini menunggunya lebih baik aku membuatkannya kejutan bukan?. Aku memberhentikan taksi yang lewat di hadapanku. Aku memang kaya dan punya banyak asisten. Tapi entah mengapa aku ingin mencoba menaiki taksi.
‘ tak terlalu banyak berubah dari 3 bulan yang lalu’ batinku.
Tak perlu waktu yang lama untuk sampai ke rumah krystal . ya, aku tidak langsung pulang kerumahku dulu melainkan ke rumah kekasihku-krystal.
“ ini uang nya . kembaliannya untukmu saja” kataku sambil menyerahkan beberapa won.
“ terima kasih tuan, semoga tuhan membalas kebaikanmu” jawab supir taksi itu. Dan aku membalas dengan menyunggingkan senyum tipis.
Aku pun langsung berhadapan dengan pagar besi tinggi yang megah itu tertutup rapat. Kulihat kotak interkom kecil terpasang disalah satu pilar yang ada disana. Kutekan tombolnya. Kamera langsung bergerak dan menyorot wajahku. Aku menyunggingkan senyum penuh harap.
“ annyeong ini aku sehun “ ucapku pada layar kecil itu.
“ ah ne tunggu sebentar tuan sehun “ balas seseorang di layar tersebut.
Tak lama aku mendengar suara mendengung dan disambut oleh wanita paruh baya dihadapanku ini.
“ annyeong bibi jung “ sapa ku pada wanita itu.
“ annyeong tuan sehun . sekian lama kita tidak bertemu kau sepertinya semakin tampan saja “ puji bibi jung
“ ahh terima kasih bibi jung, kau terlalu melebih-lebihkan “ ucapku dengan semburat merah di pipi karena menahan malu.
“ itu tidak berlebihan tuan sehun tapi itu memang fakta “ kata bibi jung
“ silahkan masuk tuan sehun “ lanjutnya
“ ahh iya terimakasih “
Aku pun memasuki rumah krystal . melewati taman-taman kecil dirumah megah milik krystal dan diujung jalan sana aku sudah disambut oleh beberapa bodyguard krystal. Lalu aku melewati teras dan berjalan memasuki pintu yang mengarah ke ruang depan dengan langit-langit tinggi menjulang, kaca-kaca besar serta tangga-tangga lebar.
“ silahkan duduk tuan “ kata bibi jung mempersilahkan aku duduk di sofa.
Aku memerhatikan ruangan elegan dengan jendela kaca yang besar sekali dan tirai-tirai tebal yang menjulur menyapu lantai. Dan perapian terbuka dengan keranjang-keranjang berisi kayu bakar disebelahnya , dimana-mana bertebaran barang-barang yang tampak antik dan berharga. Mataku bergerak mencari seseorang disudut ruangan namun batang hidungnya tak nampak sekali pun.
“ ini cokelat panas kesukaanmu tuan “kata bibi jung seraya menaruh secangkir cokelat panas di meja yang ada dihadapanku.
“ terima kasih , kau mulai hafal seleraku bibi jung “ ucapku sambil menerima cokelat panas itu .
“ krystal yang selalu memberitahuku “ jawab bibi jung.
“ oh ya , mengenai krystal . dimana krystal ? “
“ ….” Bibi jung tak menjawab dan terlihat seperti membeku diposisi berdirinya itu.
“ ayolah bibi , mengapa kau diam ? dimana krystal ?”
“ diaa.. hemm” bibi jung masih menggantungkan perkataannya.
“ ayolah jangan membuatku penasaran , dimana krystal bi ?”
“ d- diaa… dia sudah meninggalkan kita “
“ maksud bibi ?” perasaan itu muncul lagi.
“ dia sudah meninggalkan dunia ini dan bahagia disana”
“ tidak mungkin “ gumamku pelan, karena aku tak percaya krystal meninggalkanku secepat itu
“ krystal .. krystal jung dimana kau ? ayolah jangan bercanda . krystal .. ini tidak lucu kau tau ?” teriakku sambil memeriksa ruangan yang ada didalam rumah itu dan berharap menemukan krystal disana namun nihil tak ada tanda-tanda adanya krystal disana.
“ hey tenanglah tuan sehun ! kau harus sabar dalam menjalani ini semua “ bibi jung berusaha menenangkanku
“ ku kira kau sudah diberitahu akan hal ini “ lanjutnya
“ aku tak percaya kau akan meninggalkanku secepat ini krystal “ batinku
“ sudahlah tuan sehun , jangan terlalu larut dalam kesedihan ini , krystal pasti akan sedih jika melihatmu seperti ini . jika kau ingin mengunjung makam krystal ,mungkin cho ahjussi akan mengantarmu ke pemakaman krystal” ucap bibi jung.
“ terimakasih sebelumnya , aku hanya ingin pergi sendiri ke pemakaman krystal , mungkin kalian bisa membantuku memberitahu dimana letak pemakamannya ?”
“ kau tahu makam kakak krystal ? “
“ Jung Sooyeon ?”
“ ne, disamping makamnya adalah makam krystal “
“ baiklah . terimakasih “
Jari-jariku dengan lincah bergerak diatas layar persegi panjang yang ku genggam . aku menelpon beberapa bodyguard ku untuk membawakanku mobil. Tak perlu waktu lama , 2 mobil Mercedes benz mengilap muncul dihadapanku.
“ silahkan masuk tuan sehun “ ucap salah satu bodyguard ku.
“ terima kasih “
Aku mengemudi Mercedes benz ku dengan kecepatan diatas rata-rata . berbahaya , aku tahu itu. Tapi entah mengapa aku ingin mengemudi seperti itu. Sedih , kecewa, semua menjadi satu . sungguh aku tak percaya jika krystal pergi meninggalkanku secepat ini.
****
Author pov
Di tempat sunyi , yang ada hanya suara kicauan burung . seorang namja bertubuh tinggi berjalan di sebuah jalan sepetak menuju makam kekasihnya. Siapa yang tak kenal dengan pemakaman terkenal ini ?. hanya orang tertentu saja yang dimakamkan disini. Dan juga orang- orang yang berkantung tebal. Namja itu berhenti didepan batu nisan yang bertuliskan :
RIP
JUNG SOOJUNG
Iris pure hazelnya membuat aliran sungai kecil di pipi nya, ia tak dapat membendung lagi saat melihat batu nisan itu.
“ mengapa? Mengapa krystal-ah ?
“ mengapa kau meninggalkan ku ?”
“ kau tega !! kau tega meninggalkanku “

Namja itu menangis. Ia menangis bukan berarti dia lemah. ia sudah kuat terlalu lama, sudah menahan rasa rindunya pada kekasihnya itu , namun disaat ia kembali , ia tak dapat melihat kekasihnya lagi. Namja itu terlalu larut dalam kesedihannya , hingga ia tak menyadari bahwa ada seseorang yang mengelus punggungnya.
“ krystal apa itu kau ?”. sehun tak pernah lupa pelukan hangat yang diberikan krystal. Ia bahkan sangat mengenali bahwa pelukan tadi adalah pelukan milik krystal.
“ iya ini aku sehun-ah . andai kau bisa melihatku dan mendengarkan perkataanku” seseorang bergumam pelan.
“krystal, tunjukkan dirimu kumohon ..”
“ krsytal apa itu kau ? aku tak bermimpi ?”
“ euhh, maaf tuan saya menganggu. Tapi bisakah anda tidak seperti tadi ? berbicara sendiri seperti orang gila saja. Dan maaf nama saya IM YOONA bukan krystal”
“ apa kau sedang amnesia ? atau kau sedang bersandiwara ? ini aku sehun . apa kau lupa chagi-ya?”
Mata gadis itu terbelakak saat pria dihadapannya memanggil dirinya dengan sebutan seperti itu.
“ maaf tuan apa kau sedang mabuk? Bagaimana kau bisa menyebut kekasih dengan orang yang sama sekali kau tidak kenal ?”
“ tapi wajahmu sangat mirip dengan krystal”
“ hey ! ku beritahu ya tuan , banyak sekali manusia yang ada didunia ini memiliki wajah yang sangat mirip “
“ iyaa aku tahu itu. Aku tidak bodoh “
“ ahh aku mengerti “ ucap yoona sambil melirik makam yang bertuliskan nama krystal itu.
“ sudahlah relakan saja dia, jika dia melihatmu seperti ini , dia tidak akan tenang nantinya”
“maksudmu ?”
“ kau baru kehilangan kekasihmu bukan?”
“bagaimana kau tau ?”
“ aku pernah mengalami sepertimu “
“kau juga pernah mengalami sepertiku ?”
“iyaa”
“ termasuk merasakan ada yang memeluk mu ?” tanya sehun.
“iyaa, aku bisa merasakannya ,dan dia selalu disampingku “
“ itulah yang kurasakan tadi sebelum kau memarahiku ! aku merasakan ada yang memelukku dan aku memohon agar kekasihku menampakkan wujudnya dan saat aku membuka mata aku melihat dirimu yang wajahnya mirip dengan kekasihku, dan tadinya aku mengira bahwa kau adalah kekasihku namun ternyata aku salah . ahh ya maafkan sikap bodohku tadi “ Jelas sehun dengan senyuman diakhir penjelasannya. Yoona menganggukan kepalanya ,tanda mengerti dengan penjelasan yang sehun berikan.
“ tak masalah “ jawab yoona
“ ahh yaa kita belum berkenalan. Namaku s-“
“Sehun bukan ?” Tanya yoona
“yaa.. dan nama mu im yoona ?”
“ iyaa benar, senang bertemu denganmu “
“ senang bertemu denganmu juga “
“IM YOONA !!!” seseorang memanggil nama yoona. Dan membuat keduanya menoleh ke sumber suara.
“ ada apa Kim joon myun ? suara mu membuat telingaku ingin pecah kau tau? Sepertinya sore ini kau harus menemaniku pergi ke dokter ” Tanya yoona dengan berbagai omelan.
“ ada beberapa hal yang harus kita selidiki lagi “ jawab suho
“menyelidiki ? kalian seperti detektif saja.” Sahut sehun.
“ ya, kami memang detektif ” jawab yoona sambil tersenyum
“ dia siapa ?” Tanya suho
“ ahh ya .. aku lupa . sehun ini suho , dan suho ini sehun”
“ Sehun Imnida “
“ suho imnida”
“mengapa kau berada disini ?” Tanya suho pada sehun
“ aku ke makam kekasihku” sehun kembali memasang raut sedih diwajah tampannya.
“ ahh maaf, aku tak bermaksud”
“ tidak masalah”
“ yoona, apa kau tau , saat kami menyelidiki di gudang ‘itu’ , saat kejadian itu luhan tak sendirian , melainkan ada seorang gadis yang bernama krystal tergeletak disamping mayat luhan “ bisik suho
“krystal jung maksudmu ?” Tanya sehun.
“ ya benar, bagaimana kau tau?”
“dia kekasihku”
“ BENARKAH ? “ pekik suho.
“ tak usah terkejut seperti itu” ketus yoona yang melihat sahabatnya berlebihan.
“ bukan seperti itu . kau tau maksudku kan ?” suho tersenyum dengan arti yang misterius
“ apa?”
“aishh kau ini , kau tak mengerti ? kau sudah bertahun-tahun menjadi seorang detektif, masa dengan hal kecil saja kau tak mengerti!”
“aku lelah sekarang. Ayoo cepat beri tahu apa maksudmu ?” mohon yoona
“ baiklah begini . sehun-ssi apakah kau mau bekerja sama dengan kami?”
“ahh jadi ini ..” yoona bergumam.
“ hemm…” sehun terlihat menimbang-nimbang sambil menopang dagunya.
“baiklah, mungkin kau butuh waktu , jika kau mau bekerja sama dengan kami, teleponlah kantor kami.” Jawab suho sambil menyerahkan nomor kantornya.
“ baiklah”
“kami tunggu jawabanmu” ucap yoona.
“ oke, see you next time. Bye..!!” teriak suho yang menarik lengan yoona dan mulai menjauh dari sehun berdiri sambil melambaikan tangannya dan sehun membalasnya.
****
Waktu berjalan dengan cepat. Sang surya bergerak perlahan kembali ke asalnya. Meninggalkan jejak jingga dilangit biru. Bertanda sang rembulan akan tiba , menggantikan posisi mentari dimalam hari. sehun membawa mobilnya dengan pelan saat ini ditambah dengan kemacetan yang melanda jalan raya di seoul.
Dia lelah sekarang , dia ingin cepat-cepat sampai ke rumah mewahnya. Dia sedikit melirik ke belakang dengan bantuan kaca yang memantul ke arah belakang . tunggu , ada sesuatu dibalik sana . sehun mengerjapkan matanya berkali-kali , ini seperti di film horror . terdapat seorang gadis sedang duduk manis dibangku penumpang dengan senyumnya yang mengembang saat sehun melirik kearahnya. Wajahnya terlihat pucat namun cantik tak menghilang dari wajahnya. Dan rambutnya menghalangi wajah cantiknya itu. Dan ditambah dia memakai dress berwarna putih menambah kesan seperti film horror . oh , sehun benci dirinya yang penakut . kemudian terputar kembali adegan-adegan di film horror yang pernah ia tonton. Ahh sehun tak sanggup membayangkannya jika terjadi padanya. hitungan detik selanjutnya sehun merasakan bahwa ia ingin keluar dari mobilnya itu. Sehun memberanikan dirinya untuk tetap berada di mobilnya.
“ s-siapa kau ?” Tanya sehun gugup saat ia mendapat gangguan dari seseorang itu.
“ jawab aku “ sekarang suara sehun lebih tegas dari sebelumnya. Sehun tak dapat melihat wajahnya karena rambutnya yang lebat menutupi wajahnya.
“ kau tidak tahu siapa aku ?” Tanya gadis itu
“ rambutmu menutupi wajahmu , aku tidak bisa melihat wajahmu “
“ aishh baiklah , ini aku “ jawab gadis itu sambil menyingkirkan rambut lebatnya.
“ sudah kuduga , bagaimana bisa kau masuk ke mobilku ?”
“ tadi aku mengikutimu , aku menjemputmu di bandara tapi aku sengaja tidak memberitahumu , aku tidak berani memberitahumu kalau krystal unnie sudah meninggal , jadi aku diam-diam mengikutimu dan saat kau menelpon beberapa bodyguard untuk membawa mobil dan pergi ke makam kekasihmu itu , aku mengumpat di belakang sini dan menunggumu. “ jelasnya panjang lebar.
“ dan kau tahu ? kukira kau hantu, wajahmu pucat sekali , kau kenapa ? sakit? “ Tanya sehun pada adiknya itu.
“ setidaknya aku adalah hantu tercantik yang pernah kau temui , sesak sekali mengumpat disini. Jadi wajahku pucat “ jawab sena.
“ cihh , tercantik ? bangunlah dari mimpimu ! dan siapa suruh kau mengumpat ?”
“ hey ! bagaimana pun juga aku ini adikmu . ahh baiklah , lain kali aku tidak ingin mengumpat disini , dan mengapa wajahmu juga pucat dan berkeringat seperti itu ? kau takut ya saat aku menakutimu tadi?” Tanya sena dengan senyum jahilnya
“ t-tidak , aku tidak takut “ jawab sehun gugup karena adiknya
“ bohong !! oh sehun pembohong !! oh sehun pembohong !!” ledek sena dengan berteriak didalam mobil itu dan bergoyang-goyang membuat sehun terlonjak kaget sehingga dia sedikit membelokkan stirnya yang hampir menabrak truk.
“ Oh sena, diamlah aku sedang menyetir !”
“ baiklah aku tidak ingin mati muda “ ucap sena.
“ bagus “
“ohh ya aku lupa ! welcome to seoul , my brother ! “
“ kau ini . aku seperti pendatang baru disini “
“ kau mau kuantar kemana ? “ Tanya sehun
“ ke rumahmu saja , aku bosan dirumah, aku selalu sendiri disana “
“ memang appa dan eomma kemana ?”
“biasa . urusan bisnis , kau seperti tidak tahu mereka saja. “
“ baiklah “
Mereka akhirnya sampai dirumah sehun dan sehun memarkirkan mobilnya digarasi. Dan otomatis pintu garasi itu tertutup sendiri.
“ aku tidur di kamar atas “
“ tidak ! itu kamarku “ sergah sehun
“ aku tetap mau dikamar atas “
“ aku ingin tidur disana . kalau kau tidak mau , kau bisa tidur di sofa “
“ kau tega sekali ! baiklah aku tidur di kamar bawah “
“ bagus kau mau mengalah “
“ seharusnya seorang kakak yang mengalah “ ejek sena.
“ shit ! terserah apa katamu , aku lelah . “
“ baiklah , selamat tidur “ ucap sena
“ ahh anak itu “
Sehun masuk kedalam kamar tidur yang bergaya minimalis. Ia merindukan kamarnya. Sehun melepaskan dasi yang mencekik lehernya. Dia duduk di pinggiran ranjang empuknya. Dia kembali teringat , kalau suho memberikan kartu kantornya. Dia kembali menimbang-nimbang apa yang suho tawarkan padanya. Seorang gadis sedang memerhatikan sehun. Dia berada disana daritadi.
“ apa aku harus menerima tawaran itu ?” gumam sehun
‘terima saja. Ayolah sehun bantu aku ‘ gadis itu mencoba berbicara pada sehun.
“ aku bingung “
‘ andai kau bisa melihatku sehun-ah’
“ ayolah siapa pun bantu aku menjawabnya !”
‘terima saja . sehun , aku membutuhkanmu sekarang . ayolah tak ada yang bisa melihatku sekarang ? atau sekedar mendengarkanku saja ‘ gadis itu mulai resah.
“ baiklah akan ku terima “
‘akhirnya ‘
“ akan ku telepon besok”

****
Sehun POV
Kukerjapkan mata berkali-kali . saat cahaya matahari masuk menerobos jendela dikamarku . siapa yang membuka tirainya ? itu pertanyaan yang sudah ku persiapkan. Lalu mataku mencari-cari siapa pelaku yang membangunkan ku sepagi ini dengan membuka tirainya , dan saat aku melihat ke meja kerja ku ,aku melihat adikku sedang melihat kartu yang diberikan suho.
“ mengapa kau membuka tirainya ?” Tanyaku
“ karena ini sudah pagi “
“apa kau sedang demam ? tidak seperti biasanya kau seperti ini ”
“ aishh -_- aku serba salah “
“ kartu dari siapa ?”
“ teman “
“ mengapa isinya nomer kantor polisi ?”
“ temanku , dia menawarkan aku untuk bekerja sama menyelidiki kasus kematian kekasihnya dan kekasihku” jawabku
“ lalu kau menerimanya ?”
“ aku bingung”

“ terima saja . itu juga ada kaitannya dengan kekasihmu kan?”
‘terima kasih telah membantuku,sena’
“ baiklah aku akan menerimanya “
“ makanlah dulu , aku sudah siapkan sarapan di meja makan” suruh sena.
“tumben sekali anak ini” batinku
Selesai sarapan , aku mengambil ponselku dan menelpon nomer yang tertulis dikartu nama yang diberikan suho . saat panggilan itu tersambung …
“yeoboseyo . aku sehun . bisa bicara dengan kim joon myun ?”
“….”
“iya , aku menerima tawaranmu”
“….”
“baiklah “
“…..”
“ bagaimana kalau di Gureum cafe?”
“…”
“ jam 8 malam ? baiklah “
“..”

***
Author POV
Saat malam hari tiba , dimana sehun mempunyai janji dengan suho dan yoona . dia berjalan ke garasi rumahnya dan menjalankan mobil BMW nya. saat sampai di café yang dijanjikan , dia mulai memarkirkan mobilnya di tempat parkir. Dia merapikan pakaiannya yang membuat penampilannya semakin sempurna. Dia membuka pintu café itu, dan matanya sibuk mencari-cari orang yang dicarinya. Dan disudut ruangan , dia melihat orang yang dicarinya.
“ hey sehun-ssi !!” panggil yoona sambil melambaikan tangannya ke arah sehun.
“ maaf menunggu lama “ kata sehun saat sudah di meja yang mereka pesan.
“ tidak apa-apa , kami juga baru datang” jawab yoona.
yoona memakai dress warna putih selutut dan berlengan pendek serta renda-renda hitam menghiasi dress itu. Dan membiarkan rambut gelombangnya terurai serta flat shoes hitam berpita menghiasi kaki jenjangnya. Sedangkan suho memakai Checkered Shorts dengan kemeja abu-abu dan dibalut jas hitam , serta sneakers . Dan sehun memakai kaos berwarna orange ditimpal kemeja biru muda , serta sneakers hitam orange. Mereka semua memakai casual style.
‘ kau semakin tampan dengan gaya seperti itu sehun-ah ‘ gadis itu tetap mengikuti sehun kemana pun, namun sangat disayangkan sehun sama sekali tak melihatnya.
“ Mengenai hal yang kuberitahu kemarin . apa kau menerima tawaranku?” Tanya suho
‘ayolah sehun . kumohon bantu aku ‘
“ Jika kau menerimanya . kau bisa menanda tangani kontrak ini . silahkan dibaca “
Sehun mulai membaca kontrak itu dari atas hingga bawah. Dan perlahan ia mengangguk mengartikan bahwa dia mengerti.
“ baiklah aku menerimanya”
‘terima kasih sehun. Kau memang yang terbaik’ gadis itu berbicara pada sehun, namun sehun tetap tidak akan mendengarnya.
Sehun menanda tangani kontrak itu.
“terima kasih, kau sudah bekerja sama dengan kami sehun-ssi” ucap suho sambil menjabat tangan sehun.
“iya sama-sama . dan bisakah kalian tidak memanggilku dengan embel-embel ssi ? bahkan kita sudah bertemu beberapa kali “ balas sehun
“ ahh baiklah”
Sehun kembali melihat yoona . dia seperti melihat krystal disana , wajahnya yang mirip , rambut serta warna kulit pun menyerupai krystal . namun tetap saja yoona adalah yoona dan krystal adalah krystal .
“mari kita bersantai sebelum besok bekerja” usul yoona
“iya bagus juga usulanmu “ jawab sehun
“ kalian ingin wine ?” Tanya sehun
“aku ? aku tidak suka wine. Mungkin hot chocolate aku mau “ jawab suho
“ kau yoona?”
“baiklah aku mau “ jawab yoona
“okey . pelayan! 2 wine dan 1 hot chocolate “ kata sehun
“2 wine dan 1 hot chocolate ? tunggu sebentar, tuan” kata pelayan itu mengulang ucapan sehun untuk memastikan apa yang dipesan sehun.
Hingga menunggu beberapa menit kemudian , pesanan mereka datang. Yoona meminum segelas kecil wine nya dan itu sudah membuat kepalanya pusing. Sedangkan sehun ? entahlah dia belum merasa pusing.
“apa kau sudah tebiasa meminum ini ?” Tanya suho
“iya , saat di amerika , aku sering meminum ini bersama teman-temanku “ jawab sehun.
“ yoona ? apa kau masih kuat ?” Tanya suho hati-hati
“iya, aku ma- sih kuat . ja-jangan khawatirkan ku “ jawab yoona dengan cekugan kecil saat dia berbicara.
“jangan terlalu banyak minum ini “
“ iya sudah kubilang jangan khawatirkanku”
“baiklah”
Hingga pengunjung café pun mulai menyusut, waktu juga berjalan dengan cepat . sekarang sudah larut malam sekali. Suho dengan susah payah membopong tubuh yoona yang mulai mabuk masuk kedalam mobil. Sehun ? dia masih mempunyai sedikit kesadaran. Setidaknya dia bisa membantu suho membawa yoona.
“ ahh dia selalu menyusahkan saat mabuk “ keluh suho.
“ahh.. tidak . tidak . tidak yoong . jangan sekarang “
Uwekk….
“terlambat . yoona sudah jet lag disini “ ucap sehun setengah sadar.
“pakai mobilku saja “ tawar sehun saat suho sibuk mencari taksi untuk pulang.
“ayolah kumohon, aku masih sedikit mabuk. Jadi tolong antarkan aku ke rumah. “ ujar sehun
“baiklah “ kata suho
Mereka mendudukan yoona di kursi penumpang, suho yang menyetir sedangkan sehun duduk disampingnya. Tanpa disadari disana ada 3 pria dan 2 wanita. Bukankah didalam mobil hanya ada sehun , yoona dan suho ?. 1 pria dan 1 wanita itu, mereka hanya manusia semu saja. Tak akan pernah terlihat oleh siapa pun termasuk sehun, suho dan yoona. Wanita semu itu duduk di sebelah kanan yoona, sedangkan pria semu itu duduk disebelah kiri yoona.
“hai !” sapa ‘si pria semu itu’.
“kau bisa melihatku ?” Tanya wanita itu .
“tentu saja, buktinya aku bisa berbicara denganmu” jawab pria itu.
“apa aku sedang bermimpi ? ada yang bisa melihatku ? ayolah siapa pun katakan ini hanya mimpi “
“kau tidak bermimpi noona. Ini memang kenyataan . lagi pula , memang ada hantu bermimpi ?”
“ ternyata kau juga hantu ?” Tanya wanita itu.
“iya, seperti yang kau lihat” jawab si pria.
“ dan sepertinya saat kita masih hidup , kita saling kenal ?” lanjut pria itu.
“ entahlah, aku lupa masa-masa hidupku”
“nama mu krystal jung bukan ?” Tanya si pria itu.
“bagaimana kau tahu?”
“hey! Ini aku luhan . xi luhan , apa kau mengingatku?”
“sudah ku bilang. Aku lupa dengan masa-masa hidupku . yang aku ingat hanyalah sehun”
“ahh baiklah , kita mulai dari awal. Annyeong haseyo xi luhan imnida.”
“annyeong krystal jung imnida “
“ mengapa kau menjadi arwah penasaran?” Tanya krystal
“ karena kematianku belum terungkap dan kekasihku ini sedang berusaha mengungkapkannya, jadi aku harus membantunya, lalu kau mengapa selalu mengikuti kekasihmu ?”
“ aku merindukannya. Dan sehun juga belum tau kematianku “
“ bagaimana jika kita bekerja sama ?”

-To be continue-

Author’s note : Gimana? Gimana? Hancur kan ? maaf yaa absurd , baru belajar bikin ff. di chapter 1 emang belum ada action nya mungkin di chapter 2 baru ada. ya udah tunggu chapter 2 nya ya dan jangan lupa comment, okey !!
Bye.. bye..!!

15 thoughts on “(Freelance) Help Me (Chapter 1)

  1. Critanya bgus cuman alurnya rada kcepatan gtu tp pnasarn jg dgn kmatian Luhan n krystal pnyebabx ap, truz d’sni m0ment yoonghunnya blum tp akhrx sehun nandatanganin thuc k0ntrak krja sama with YoonHo. Next chap d.tnggu😉
    fighting!

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s