PURINSU CARD 11

PURINSU-CARD-NEW

PURINSU CARD

TITTLE: Purinsu Card

AUTHORS : Firda Auliana

MAIN CASTS : Im Yoona,EXO,Cho Kyuhyun,Park Jung So| MINOR CASTS :-

GENRE : Fantasy| RATING :PG 16

Note : sebagian bukan dari pikiran saya,hanya saja saya terinpirasi dari sebuah komik.

Desclaimer: Cast belong to God. But this story and poster are mine.

                                                            Enjoy This!

Don’t be siders!

Plagiator? Doesn’t allowed here

WARNING : Typo,Ada sedikit adegan dewasa,jadi yang merasa masih dibawah 16 diharapkan jangan baca ya!!

***********

“ ANDWE.. ini tidak mungkin. Luhan dapat melihat sesuatu yang ingin ia lihat dalam pikirannya,dan ia dapat mengundang siapa saja untuk melihat hal apa yang ia pikirkan. Kemungkinan besar Luhan telah mengajak Kai,Kris,dan Sehun untuk melihat kejadian dimana kau di cium oleh Kyuhyun,sehingga mereka datang menyelamatkanmu.

“K– Kau sudah menjadi istri Kyuhyun Yoona-ya. Kau sudah berada di ikatan Kyuhyun.” Yoona membulatkan matanya,menatap tak percaya ucapann Tao.

***********

Yoona duduk diam pada ujung ranjangnya,ia menatap kosong jendela kamarnya.

“ kenapa takdirku seperti ini ? aku seolah-olah hancur dengan ini semua.”

Yoona mengacak rambutnya frustasi, nyawa orang berada di tangannya dan jika ia melangkah dengan kaki yang salah,maka nyawa orang itu takkan  selamat.

Kepalanya terlalu pusing akan masalah yang ia hadapi semua ini. Yoona mmemabringkan tubuhnya.. walaupun sudah ada purinsu di sekitarnya,bukan berarti nyawanya telah di pastikan selamat. Karna Kyuhyun bukanlah orang bodoh yang dapat di kalahkan secepat itu.

****

Langkah itu berjalan dengan santai, menunjukkan langkah seorang yang arogan dan berwibawa.

Kyuhyun terasenyum menatap 5 orang manusia yang tak sadarkan diri dalam tabung Certixu yang di penuhi dengan air.

“ kalian memang mahluk lemah yang bodoh,hidup kalian hanya sebuah keberuntungan. “

“ sebentar lagi Yoona akan datang dan meyerahkan dirinya agar bisa ku gunakan. Kalian tau secara tidak langsung..kalian lah yang menjerumuskan yoona untuk diriku. “

“Tuan..” Kyuhyun melirik sinis terhadap anak buahnya

“siapa dirimu yang berani mengangguku mahluk rendah ?” marah Kyuhyun, mahluk tanpa kepala itu hayana membungkukakkan badannya.

“maafkan saya Tuan,tetapi cermin Ny.Yoon Ah tengan memperlihatkan cahaya merah dari cerminnya.” Kyuhyun sedikit menyinggungkan senyumannya, ia lalu melangkah dengan arogant meninggalkan anak buahnya,yang baru saja menghilang.

Kini ruagan itu sangat sunyi,hanya terdapat 5 tabung yang di dalamnya terdapat 5 orang manusia yang tak sadarkan diri. Mereka hanya di penuhi oleh air berwarna gelap yang dapat membunuh mereka kapan saja. Hingga pada akhirnya terciptalah beberapa gelembung dari salah satu tabung itu,dan kini mata ber-iris hijau keemasan tampak menunjuukan keberadaannya.

“Yoona”

***

“ Yoongie..”

“Halmonie..” Yoona kecil berlari ke dalam pangkuan halmonie im dengan manjanya,ia memerkan bagaimana satu gigi nya terlepas,tanpa tangis dan rasa sakit yang sering teman-temannya rasakan

“ Halmonie.. Yoongie hebat bukan.. hehe”

“ne..rusa halmonie memang Daebak!!” mereka tertawa bersama,saling menghangatkan dengan selimut merah tebal,hingga pada akhirnya seorang wanita tampak mendekati keduanya.

“Halmonie..Yoongie..” Yoona kecil menatap wanita yang sangat cantik di depannya.

“Yoon Ah eonni,kenapa pulangnya lama sekali..?” wanita yang dipanggil Yoon-Ah hany dapat tersenyum lembut

“mian,tadi eonni harus mengerjakan beberapa pekerjaan yang ada.” Yoon Ah menatap sendu ke arah yoona seraya mengelus surai coklat itu. Neneknya yang melihat itu,hanya mengharapkan bahwa cucunya tak memperlihatkan wajah sedihnya dan dapat membuat Yoona menjadi salah sangka.

“ Heii Yoona,kau tau eonni menyayangimu” Yoona menatap Yoon Ah dengan bingung.

“Aku juga menyayangimu, ah ya kenapa eonni bilang seperti itu ?,tidak biasanya” Yoon Ah menatap neneknya. Dan memeberikan kode bahwa ia ingin memberitahukan apa yang terjadi saat ini ? dan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.

“ Kau tau.. kita tidak bersaudara..” yoona menatap wanita yang dianggapnya ‘eonni’dengan rasa yang bingung dan penasaran.

“Yoon-ah!!” teriak halmonie,tetapi Yoon Ah tidak mengindahkan itu semu

“ kau dan aku bukanlah dari rahim yang sama ataupun saudara kembar,kita tidak punya ikatan Yoongi. Aku hanyalah setengah dari kehidupanmu yang di pergunkan untuk kerajaan ini. aku hanyalah setengah nyawamu yang di pertaruhkan. Aku adalah dirimu Yoong.. aku..aku..tidak lebih dari sebuah bayangan”

DUAR..

Baik Yoona Ah ataupun Yoona dan Halmonie tampak kaget. Beberapa reruntuhan jatuh tepat di sekitar mereka. Yoona Ah langsung memeluk Yoona dengan erat. Reruntuhan kini terus terjadi dan hampir membuat istana itu runtuh.

“Sungmin..” gumam Yoon-Ah,ia mengepalkan tanganya kuat-kuat. Air matanya mengalir dengan sempurna. Ia mengelus pipi Yoona

“ Kau dan aku akan bersatu kembali di masa depan,dan pertumbuhanmu akan berlangsung normal juga sihir pelindiungmu selama ini akan musnah seiring dengan waktu,kau tidak akan ingat dengan ini semua hingga pada akhirnya tiba.. Pergilah selamatkan dirimu,aku hayalah sebuah pelindung untukmu,jadi dengan kekuatan ku yang ada aku akan melindingimu. Maafkan aku..” darah merah kental mengalir sempurna dari ubun-ubun Yoon Ah. Yoona yang melihat itu,mulai meneluarkan air matanya

“eonni..eonni kenapa kau berdarah,jangan tinggalkan akau eonni.. kau berbohong padaku..”

“ Maaf Yoong..” gumamnya

Mata yoona mengkilat marah,hingga pada akhirnya,kegelapan mulai datang dan.. semuanya hilang.

“yoona”

“Yoona.. Yoona…”

Gadis itu mengerjapkan matanya,melihat beberapa orang yang mengelilinginya. Berwajah cemas,dan yoona muak melihat itu. ia benci dirinya sendiri yang lemah akan serangan dan masa lalu nya. Ingin rasanya yoona memutar waktu, lalu kembali ke kehidupan normalnya. Itu hanya akan menjadi beban nya saja. Lebih baik menatap kedepan dan menerimanya dengan lapang dada.

“ apa aku pingsan lagi ?”

“ Ya.. bahkan lebih buruk “

Yoona menatap Lay yang duduk di sampingnya.

“ Buruk ? memanganya ada apa lagi ?” Sesaat Lay menatap lantai lalu menatap Yoona.

“ Kau hampir mati. Seseorang menarik paksa jiwamu untuk berada di sisinya” Yoona terdiam,mendengar perkataan Lay.

“kau tau, Kyuhyun.. mungkin saja akan menjemputku kemari. Dan mengambil istrinya” Yoona menghela nafas. “ dia akan datang dan menyerang kalian. Lebih baik,jika aku menyerahkan diriku lalu meminta buku diary ku. Kyuhyun hanya menginginkan raga dan jiwaku. Dia tak membutuhkun buku atau pisau itu,sehingga aku bisa mematahkan ramalan itu dan hidup bersama kyuhyun,jauh dari pandangan kalian”

“ Kau pikir kami bodoh!!. Kau anggap kami apa yoona? Kita sudah melangkah jauh,dan kau dengan egoisnya menelentarakan kami ?” Marah Chen

“ b–bukan maksudku seperti itu. aku hanya ingin kalian mendapatkan cara yang lebih mudah..”

“dengan mengorbankan dirimu ? Tidak!. Kami menolak keras!!” Bentak Chen. Yoona terdiam. Setepuk tangan menyentuh bahu Yoona.

“ kau terlalu kalut Yoona-ya. Kita semua ada untukmu,jangan berfikir kami akan pergi begitu saja tanpamu. Mereka pasti tau apa yang akan mereka lakukan untuk mendapatkan buku dan pisau itu tanpa mengorbankan nyawamu,dan kami punya rencana “  Suho tersenyum lembut dengan wajah ambisinya. Suho membisikkan sesuatu di telinga Yoona, tak berapa lama Yoona mengangguk setuju,walaupun kekhawatiran tergambar jelas di wajahnya. Yoona lalu menatap ke 8 namja yang ada di hadapannnya.

****

Yoona mengeratkan ikatan sepatunya,dan berjalan pelan dalam diam menuju halte bus. Tidak ada lagi keributan yang sering ia dengar di sekitarnya,tidak ada lagi lolucon ataupun tawa. Mereka berempat telah pergi jauh dari Yoona.

Satu persatu teman baiknya pergi meninggalkan Yoona sendiri. Walaupun sudah ada ke 8 purinsu yang datang bersamanya,tapi tetap saja Yoona merasa kesepian. Apalagi mereka belum mendaftar di sekolah yang sama dengan Yoona.

“ tidak ada waktu lagi untuk memikirkan hal yang sudah terjadi,aku harus memikirkan bagaimana aku bisa menyelesaikan ini semua” ujar Yoona lemah.

“Ya.. kau benar sayang. Pikirkan lagi bagiamana dengan nasibmu di masa depan nanti” Yoona menghentikan langahnya mendengar suara yang baru saja ia tangkap. Semua aktivitas yanga ada di sekitarnya berhenti begitu saja. Angin bertiup kencang sekaligus membawa awan hitam bersamanya.

Tepat di saat itu, putaran angin datang di hadapan Yoona.

“ Sehun “ ucap yoona riang. Ia merasakan kehadiran sehun di sekitarnya. Lalu sebuah dimensi teleportasi terbuka. Kembali,Yoona merasakan kehadiran Kai. Yoona tersenyum lebar.

“ aku tau kalian akan kembali. Aku senang sekali bisa merasakan kehadiran kalian. “ Yoona melangkah maju menuju angin tersebut dengan perasaan riang dan rindu.

“ begitukah, sayangnya mereka tak akan pernah kembali lagi.” Yoona menghentikan langkahnya saat mendengar suara itu.

“Suara itu.. Kyuhyun!”  yoona membulatkan matanya,lalu melangkah mundur menjauh dari angin itu,tetapi sebuah tangan langsung menahan Yoona untuk bertindak lebih jauh lagi.

Yoona memberontak melepaskan genggaman tangan itu,tetapi tenaganya terlalu lemah,perlahan Kyuhyun keluar dari angin tersebut dengan seringai iblisnya.

“lepaskan aku !! jangan sentuh aku namja berengsek!!” Yoona berteriak kesal seraya menarik paksa tangannya,tetapi genggaman kyuhyun seperti merantai Yoona.

“ Kau..!! apa yang kau perbuat dengan Kuro,Luhan,Kris,Kai dan sehun ? kau kemanakan mereka hah!!” Kyuhyun tertawa kecil,memperlihatkan taring tajamnya. Hawa di sekitar Yoona pun semakin dingin,yang berarti pertanda yang tidak baik.

“ mereka..? Mereka telah mati seiring berjalannya waktu di tabung Certixu. Seharusnya kau menyelamatkan mereka setelah peperangan itu terjadi,karena tabung itu menyerap kekuatan dan jiwa mereka. Dan mereka hanya bertahan 2 hari,tetapi kau pingsan selama 1 minggu. Kau tau sendiri bukan,apa yang terjadi pada mereka” Yoona tersentak kaget,matanya beberapa kali berkedip menahan air mata yang akan jatuh.

“a..aku terlambat,d..dan mereka kehilangan nyawa karna aku” Yoona bergetar kalut. Kyuhyun melepaskan gengamannya,saat yoona memegang kepalanya,bahkan gadis itu berlutut merasakan sakit kepala yang meremas kepalanya.

“Yoona”

“Yoona

“Im Yoona

“Yoona”

“Im Yoona”

Wajah ceria dan senyuman mereka memenuhi ingatan Yoona. Saat sedih,dan bahagia mereka semua berada di samping Yoona,untuk menyemangatinya. Tapi sekarang yoona di hantui oleh wajah penuh luka dan kesedihan dari Sehun,Luhan,Kris,Kai dan kuro. Yoona menatap tangannya sendiri saat tiba-tiba cairan dingin sangat terasa di kulitnya.

“ darah ? kenapa tangan ku berdarah ?A..pa ini ?” Yoona bergetar hebat dengan apa yang dilihatnya. Darah merah kental mengucur deras dari tangannya. Yoona menatap takut,bola matanya bergerak gelisah,saat matanya kembali melihat 5 mahluk yang terbaring lemah di aspal dingin dan kasar itu.

Yoona berdiri, tubuhnya bergetar ketakutan. Secara bergantian ia menatap tangannya lalu ke 5 mahluk itu. kris,Luhan,Sehun,Kai dan Kuro tidak mengeluarkan nafas sekecil apapun,bahkan tidak ada dari mereka yang bergerak.

“Tidak!!.. ini tidak mungkin!. A..aku membunuh mereka,AKU TIDAK membunuh mereka.”  Yoona bergerak mundur,mengusap tangannya,dengan maksud menghilangkan darah yang tidak mungkin jika dialah yang membunuh mereka. Disamping itu semua,Kyuhyun tersenyum miring,lalu merubah raut wajahnya dengan sedih.

“ seharusnya kau datang tepat waktu sayang. Maaf,aku tidak bermaksud membuatmu sedih” perlahan Kyuhyun mendekati Yoona,lalu memeluk gadis itu dari belakang. Aroma harum Yoona membuat Kyuhyun tak sabar membawa Yoona ke dalam dekapannya. Kyuhyun menenggelamkan wajahnya ke tengkuk Yoona,menghirup kuat aroma yang sangat Kyuhyun rindukan.

“lepaskan Cho Kyuhyun..lepakan” Suara Yoona mulai melemah seiring air matanya jatuh. Kyuhyun memperat pelukannya.

“ tidak sayang. Apa yang terjadi pada mereka,akan berdampak buruk padamu. Aku yakin para purinsu akan menuduhmu karna telah menyebabkan sahabat mereka Mati sia-sia tanpa mendapatkan buku dan pisau itu.” “aku tidak ingin kau terluka sayang”

Tatapan yoona kosong seiring lemahnya indra pengelihatannya. Yoona tampak diam di dalam pelukan Kyuhyun walaupun matanya masih terbuka. Kyuhyun tersenyum penuh kemenangan. Di raihnya wajah Yoona,lalu mencium kening gadis itu dengan lembut dan penuh kasih.

“ kau selalu cantik Yoona,bahkan kau tidak pernah berubah seiring berjalannya waktu. Baiklah,ayo kita pulang. Kau pasti sangat lelah”

“Ne” jawab Yoona. Kyuhyun membawa Yoona ke dalam pusaran angin tadi,dan dalam sekejap semuanya hilang tanpa tersisa. Semua pergerakan mulai normal,seakan tidak ada yang terjadi.

Tak berapa lama,Sebuah api tampak menyebar di suatu tempat,dan menampilkan para Purinsu yang siap dengan senjata mereka. Mata mereka tak menangkap apa yang mereka cari

“sial!,kita terlambat. Kyuhyun sudah mendahului kita” umpat Xiumin.

“ kita harus bergerak cepat. Yoona dalam bahaya, pangeran vampire murni telah membawanya jauh dari kita”

“ini sudah di luar batas!. Baekhyun panggil para Purinsu level B dan C ,lalu Chanyeol panggil Anjing penjaga gerbang selatan dan kirimkan pasukan pelindung. Situasi berada di di tingkat darurat. Chen Laporkan masalah ini pada Infinite mereka akan membantu pasukan kita. Lay,panggil para heiys dan pengobatan lainnya. Xiumin panggil para Zweilt. Dan Tao panggil para pengkhianat Vampire Murni yang ada di bawah pasukan purinsu,kita perlu bantuan mereka. Kita akan berperang,aku tau jarak tempuh ke kastil Kyuhyun sangatlah jauh tetapi,kita harus bergerak cepat. Yang lain ikut aku,kerahkan semua kemampuan kalian,Kita berpencar!!” Suho menngerahkan selruh kekuatannya,satupersatu mereka menghilang pergi kearah masing-masin yag sudah di tentukan.

“ aku tidak ingin kehilangan sahabat kecilku untuk kedua kalinya”

*****

Beberapa daun sakura tampak berterbangan di sekitar sebuah kastil. Cahaya-cahaya putih tampak mengelilingi seorang gadis cantik berpakaian gaun merah rendah dada yang sangat cocok di tubuh cantiknya. Gadis itu menatap seluruh penjuru kastil gelap tanpa sercecah cahaya,hanya ada sedikit cahaya rembulan yang masuk melalui jendela kastil.

Gadis itu melihat banyaknya bendera dengan symbol berbeda,jadi ia berpikir tengah berada di sebuah kerajaan tak berpenghuni.

“Yoona” Gadis itu berbalik saat sebuah suara mengusik telinganya,dan tiba-tiba seorang namja sudah berada di depannya,memegang tangan dan menyentuh pinggulnya. Wajah namja itu sangat tampan dengan lesung pipi yang kecil. Wajahnya tampak seperti malaikat yang turun dari surga.

“Oppa merindukan mu, Adik kecilku. Kau betambah cantik apalagi dengan gaun merahmu. Oppa sangat kagum denganmu. Apa aku tampan..?” Namja itu tertawa kecil dan hangat. Hangat ? Ya,Yoona merasakan kehangatan seorang kakak di sekitar namja ini,yang ia yakini adalah kakak laki-lakinya.

“Ya.. Leeteuk oppa sangat tampan” Yoona tersenyum malu,tanpa sadar ia menyebut nama namja didepannya dengan sendirinya. Mereka berdua mulai berdansa di bawah rembulan malam. Layaknya Ratu dan Raja,mereka sangat elegant dengan dipadukan dengan Tuxedo dan gaun mereka.

Sebuah angin berhembus kencang,namja di depan Yoona menghilang,membuat gadis itu tersentak. Tapi tak berapa lama,Yoona merasakan tangannya di genggam kembali dan seseorang menyentuh pinggulnya dengan hawa dingin.

“ Kau seharusnya tidak disini,angin malam tidak baik untukmu”bisik namja itu. yoona memperhatikan wajahnya di balik kegelapan. Berkali-kali mereka melangkah untuk berdansa,Yoona selalu saja sulit melihat wajah lelaki itu. Cahaya rembulan telah pergi dan kembali datang membuat Yoona penasaran dengan orang yang mengajaknya berdansa.

Namja yang ada di hadapannya,bukanlah kakak laki-lakinya. Suhu tubuhnya lebih dingin dari apa yang pernah ia rasakan. Mereka berhenti berdansa dan saling menatap satu sama lain. Wajah Yoona bercahaya akibat rembulan,sedangkan namja itu masih di dalam kegelapan seakan Rembulan lebih berpihak kepadanya. Namja itu maju selangkah,membuat setengah dari wajahnya di terangi oleh rembulan. Mata perak tajam itu  menghipnotis Yoona berserta senyuman mempesona itu. Perlahan tangan Yoona menyentuh wajah tegas itu.

“Kyuhyun” Namja itu langung menghilang meninggalkan beberapa debu.

Suara poratal teleportasi terdengar di samping Yoona. Beberapa namja berpakaian putih datang bersama Leeteuk,sedangkan di bagian kiri Yoona, Kyuhyun datang seorang diri. Mereka berdiri gagah dengan raut wajah ambisi. Sedangkan kyuhyun menatap mereka dengan wajah angkuhnya.

“ Yoona milik Kami. Kemabalikan dia Cho Kyuhyun!” teriak Leeteuk

“ Yoona sudah menjadi milikku. Kalian terlambat, Yoona sudah berhubungan darah denganku. Kami telah melakukankan-nya tepat malam ini”

“ Dasar Berengsek!!”

Yoona menatap kedua kubu yang tengah menatap tajam satu sama lain. Tiba-tiba Yoona merasakan sakit di sekitar pahanya,lalu di sekitar lehernya.

Semua normal,Yoona tidak lagi ada di kastil melainkan di sebuah kamar bernuasa mereh gelap. Tubuhnya di basahi oleh keringat kenikmatan,yoona merasakan dirinya terbang di bawah panasnya ruangan ini. Dilihatnya Kyuhyun yang menindihnya tengah tersenyum puas. Yoona mengertakkan giginya,dan sesuatu yang ganjil ia rasakan tumbuh di sekitar giginya,lalu tenggrokannya terasa panas menginginkan sesuatu cairan untuk mengalir di tenggorokannya.

“ A..aku haus..haus..” desah Yoona.

“ Aku tau kau akan membutuhkan ini” Kyuhyun mendekatkan lehernya ke wajah Yoona. Gadis itu menelan salivanya dengan susah payah,tak tau kenapa leher kyuhyun sangat menggiurkan bahkan ia merasa di situ ada sesuatu yang sangat nikmat.

Yoona membuka mulutnya,lalu menancapkan kedua taringnya ke leher Kyuhyun. Menghisap pelan darah yang keluar dari leher itu. kyuhyun tersenyum merasakan sensasi dari gigitan Yoona.

“ ya.. seperti itu sayang. Tenanglah dan minum sepuasmu” bisik Kyuhyun.

“apa yang terjadi denganku..?”

Malam itu menjadi malam panjang bagi kedua mahluk ini. Mahluk ? Yoona sudah bukan manusia lagi. Sedangkan cermin yang ada di samping ranjang mereka sudah pecah,menandakan jika sisi lain Yoona sudah keluar dari belenggu itu.

Mereka terlambat.. tidak..tidak ada yang tau mereka terlambat atau ini hanya awal.

****

Hoho..

Halo kawan-kawan semua. Lama tidak berjumpa,karna hibernasi saya..*apaan sih#ok abaikan. Maaf membuat kalian menunggu untuk PURINSU, kemarin untuk beberapa bulan saya memilih hiatus,karna lagi banyak kerjaan sekolah,maklaum mau naik kelas 3 SMA,jadi tolong pengertiannya. Tapi saya tidak akan membiarkan ff ini berhenti di tengah jalan. Karna aku juga seorang reader dari pada author,jadi aku tau gimana rasanya baca ff yang gag di lanjut padahal ff itu seru bingit. -,- sorry For TYPO aku belum sempat periksa ketikan aku ini..

Disini kan ada adegan hot nya..hehehe.. jadi maaf ya bagi para pembaca kalau ngerasa keganggu solanya itu merupakan dari naskah yang telah di pikirkan secara matang-matang..Gomenasai..mianhe..,. Ok dari pada banyak bicara -_- akhir kata tolong berikan komentar kalian. Ini Pre-FINAL lho..jadi jangan lwatkan setiap parnya yah.. TOLONG KOMENTAR KALIAN..MINNA..😀

32 thoughts on “PURINSU CARD 11

  1. Nihh FF yang paling aku tunggu!
    Yoona dah jdi vampir yah? Wahh Kyu kau terlalu cepat ngerubah yoona.
    Author jangan lama yah ngupdate lanjutannya bisa lumutan aku nantinya kekekeke…..

    HWAITING UNTUK AUTHOR!!!!!!

  2. makin seruuuu thor…..penasaran gimana kelanjutannya jangan lama lama yah…… jangan di protect juga min kadang gak bisa padahal pwnya bener

  3. Haaaaaaah… apaan tuh yg trakhir.. haha brcnda.. u tung cmn dkit.. tpi kok yoona jdi ama kyuhyun… trus dh di ubah jdi vampir… ya aympuuun.. keep fighting thoor.. ^^

  4. Astaga knpa cpt bgt yoona diubahnya..
    KiRa2 bnr gk ya, kalo yoona udh jadi vampir..
    Terus yoona ingat gk sama masa2 dlunya
    Sebagai manusia..
    Makin penasaran. Cepet dilanjut ya thor.

  5. aku kangen ff ini sumpah …
    dan aku telat baca😥
    hueee padahal ditunggu² bgt, ini semua karena ujian praktek :v

    ohhkaay, walaupun agak sedikit lupa alurnya, tp setelah dibaca, akhirnya inget lagi . ditunggu chapter selanjutnya yang pasti makin seru!!

    fighting author-nim!!!!

  6. Kya! Makin penasaran aja ama ff ini .. Cuma sedih ga ad Luhan,Sehun,Kris ama Kai
    Omo apakah YoonA udh jd Vampire keak kyuhyun? Ga seneng sih sama kyuhyun karena cuma mau raganya YoonA aja moga aja Luhan,Sehun , Kris ama Kai balik lagi cepet2 dilanjut chapter 12 ya Thor!
    Keel writing Thor! ~

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s