Bab I His Wedding Organizer

HIS WEDDING ORGANIZER

           His Wedding Organizer

Teaser – Bab 1

           “Kita berdua sama-sama tau Cale, kita tidak akan pernah bisa bersama” ia memandang sedih pria dihadapannya. Senyum tipis terpeta diwajahnya.

            “Jadi inilah akhirnya?” Pedih. Saat ia mengucapkan itu seolah ribuan pisau menusuk tepat dijantungnya. Dalam hati ia berharap pria itu menatapnya penuh cinta seperti seharusnya dia lakukan. Dan memeluknya. “Ini sudah limitku Cale. Aku tidak bisa berjalan berdampingan denganmu lagi. Kisah kita selesai sampai disini”

            “Senang pernah bersama denganmu, Drew”

*

Seoul, South Korean 2015

“Terima kasih atas bantuannya Nona Im. Dan senang bekerja sama denganmu” Im Yoona memandang lembut pada kliennya. “Senang bekerja sama dengan kalian Tuan dan Nyona Park. Semoga kalian selalu bahagia” akhirnya.

Pasangan suami istri muda itu semakin menjauh, Yoona menutup pintu Butiknya. Ia memandang sekeliling, ada beberapa pekerjanya yang cuti hari ini. Jadi dia agak sedikit repot mengurus kliennya sendiri.

“Yoong, ada tamu untukmu” itu Im Yuri. Kakak kandungnya, ia mendengus betapa seringnya orang lain mengira dirinya kembar dengan Yuri.

“Baiklah Unnie. Suruh dia masuk ke ruanganku ya”

Ia berjalan memasuki ruangan. Menata meja kerjanya yang penuh dengan sketsa gaun pernikahan. Sudah sejak lama ia menekuni bisnisnya, menjadi seorang Wedding Organizer dan ia sangat menikmati itu. Tiba-tiba lengan kekar melingkar di pinggangnya.

“Selamat sore Nona Im” ia terkejut namun saat mendengar suara berat itu ia tersenyum. Membiarkan lengan kekar itu terus melingkar di pinggangnya. “Ah, sudah lama sekali rasanya aku tidak memelukmu seperti ini”

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Yoona.

Pria itu tersenyum manis mengeratkan pelukannya. “tentu saja menemuimu Yoong, 6 bulan di Paris. Beginikah caramu menyambutku?”

Yoona berbalik dan memeluk pria itu dengan erat. “Aku merindukanmu Kim”

 

His Wedding Organizer

 

Yoona terpaksa membatalkan pertemuannya dengan klien barunya. Demi pria yang sedang tertawa dihadapannya. Pria itu masih sama, memiliki tawa yang khas dan senyuman yang manis. Entah mengapa garis-garis wajahnya semakin menerangkan bahwa pria dihadapannya memanglah sangat tampan.

“Jadi bagaimana kabarmu Kim? Apa kau mendapatkan seorang gadis Paris?”

Pria itu semakin tertawa, membuat Yoona sedikit jengkel. “Apa aku disewa untuk melihatmu hanya tertawa?”

“Serius Yoong, kau itu sudah semakin tua. Apa setelah ditinggal olehku hidupmu dipenuhi dengan amarah?”

“Bukan urusanmu. Dan juga aku tidak bisa berlama-lama disini” ketusnya. Ia melipat kedua tangannya di dada. Dipoutkan bibirnya sambil sesekali mendengus. Berbicara dengan pria yang satu ini memang membuatnya sangat kesal.

“Kau tidak tau betapa aku sangat merindukanmu Im Yoona” perubahan nada bicara pria itu membuat Yoona menatap serius kearahnya. Mereka saling menatap, menelaah seberapa besar perasaan rindu milik mereka. “Terima kasih kau sudah kembali. Aku berharap kau tidak meninggalkan aku lagi Kim”

Ia berusaha menggenggam jemari Yoona. Meyakinkan wanita itu. “Tentu saja. Aku tidak akan melakukannya lagi”

 

His Wedding Organizer

 

“Yoona 2 jam lagi kita akan bertemu dengannya. Kau tau aku sudah berusaha meredam emosinya kemarin. Kumohon jangan buat aku menerima ucapan ketusnya lagi” pinta Soo Young. Ia adalah karyawan Yoona, tapi Yoona tidak pernah menganggapnya seperti itu. Baginya Soo Young adalah sahabat sekaligus keluarganya.

“Tenang saja Soo, aku sedang dalam perjalanan. Kurasa Seoul. Sedang senggang” ucap Yoona kalem. Ia sendiri gugup, setidaknya sejak menangani beberapa konsep pernikahan baru kali ini ada seorang public figure yang menggunakan jasanya. Ini keuntungan baginya. Dan Yoona tidak akan menolak itu. “Aku tunggu kau 30 menit disini”

“Tidak masalah” putusnya. Ia mematikan sambungan telfonnya. Mulai melajukan mobilnya semakin kencang menembus jalan Seoul pagi ini.

 

His Wedding Organizer

 

“Jadi kau Im Yoona, si Wedding Organizer yang Oppaku bicarakan itu?” Yoona menghela nafas pelan lalu mengangguk. Dihadapannya ada seorang wanita dengan gaya sombongnya menatap Yoona dan Soo Young seolah mereka adalah seonggok sampah.

“Mungkin kau bisa menyebutnya seperti itu Nona Hwang” ucap Yoona.

“Kau pikir kau siapa? Meng-cancel pertemuan denganku seenaknya saja. Jujur aku sangat tidak yakin kau ini seorang profesional” dia Stephanie Hwang. Seorang model yang sering muncul di televisi belakangan ini. “Sebutkan konsep apa saja yang membuat aku harus memakai jasamu?”

“Kami punya 3 konsep untuk yang sederhana, standard dan mewah. Jadi konsep mana yang akan kau gunakan?” tanya Yoona. Ia menarik nafas lagi. Melirik Soo Young yang bahkan jauh lebih gugup darinya. “Aku pasti akan menggunakan konsep mewah. Kau tau kan aku ini seorang public figure?”

“Jadi dimana kau akan melangsungkan acaranya?” Yoona mengacuhkan ucapan Stephanie. Membuat wanita itu mendengus kesal. “Pulau Nami saja”

“Baiklah. Mulai hari ini aku akan survey terlebih dahulu. Dan aku harap lusa kau dan calon suamimu bersedia untuk fitting baju pernikahan” akhir Yoona. Dia menutup agendanya. Dan berpamitan pada Stephanie yang masih bingung dengan tingkah Yoona.

“Hei- aish! Kau tidak bisa begitu saja mengatur jadwalku. Aku dan kekasihku adalah orang yang sibuk” pekik Stephanie kesal. Yoona tersenyum tipis. Ia melirik arlojinya, ia sudah telat setengah jam untuk menghadiri pernikahan Sunny sahabat SMAnya. “Dan kurasa kalian harus mulai memilih apakah kesibukan kalian atau acara pernikahan kalian. Senang bekerja sama denganmu Stephanie-ssi

Ia menarik tangan Soo Young meninggalkan ruangan itu.

 

His Wedding Organizer

 

  “Dan kurasa kalian harus mulai memilih apakah kesibukan kalian atau acara pernikahan kalian. Senang bekerja sama denganmu Stephanie-ssi” Soo Young mengulang ucapan Yoona tadi. Ia menatap gadis itu tak percaya. Yoona yang ia kenal memang gadis yang sangat datar, tapi menangani Stephanie. Ia sendiri sudah dibuat kewalahan awalnya.

“Dia pantas mendapatkan itu Soo. Aku sangat tidak menyukai perangainya” jelas Yoona. Handphonenya berdering. Ia tersenyum.

“Kau ini kenapa? Tadi kau bersikap dingin dan sekarang kau senyum sendiri. Kurasa kau mulai gila Yoona?” ucap Soo Young. “Aku akan datang ke pernikahan Sunny. Apa kau mau ikut denganku?”

Soo Young melirik arlojinya. “Kurasa tidak, Changmin Oppa sudah menungguku”

“Baiklah sampai jumpa lusa Soo” Yoona mengecup pipi sahabatnya. Lalu mereka berpisah.

 

His Wedding Organizer

 

“Ada masalah?” Yoona mendengus. Kemudian meletakkan tasnya dibangku belakang. Ia menatap pria disebelahnya kesal. “Kau menungguku sudah lama?”

Pria itu menghela nafas, senyum terpeta diwajahnya Yoona yang ada dihadapannya masih sama seperti terakhir kali ia tinggalkan. Bersikap acuh, datar, dingin, dan selalu to the point. Sejak mengenalnya, ia tidak tau apa itu memang pribadi Yoona yang sesungguhnya atau malah sebaliknya. Ia belum bisa menemukan jawabannya.

“Aku hampir 1 jam yang lalu. Dan astaga Yoona, aku hampir lumutan menunggumu”

“Terima kasih, tapi lebih baik kita jalan sekarang. Aku tidak ingin terlambat dan kurasa aku memang sudah terlambat” ia menyapukan bedak di pipi putihnya. Tidak begitu tebal sehingga terasa begitu natural terlihatnya.

“Huh,”

His Wedding Organizer

 

Unnie, semoga kalian selalu bahagia” Yoona memeluk tubuh Sunny begitu erat kemudian mereka saling melepaskan pelukan. “Apa kabarmu Yoona? Kukira kau lupa denganku”

“Aku sangat baik. Dengan siapa kau datang? Barusan saja dia pergi Yoona” ucap Sunny. Yoona tidak perlu bertanya lebih lanjut soal dia yang dimaksud oleh Sunny. Ia hanya tersenyum tipis. “Aku dengannya”

Ia menunjuk ke pojok ruangan. Terlihat seorang pria jangkung sedang mengambil minuman dan berbicara dengan 2 orang wanita. “Dia kekasihmu?”

Yoona tersenyum lagi. “Aku akan mencari yang lain Unnie. Selamat atas pernikahan kalian”

Yoona menghampiri pria itu dan meraih minuman ditangannya. Membuat 2 wanita yang sejak tadi berbicara dengannya terkejut. “Jadi dari tadi disini kau rupanya?”

Oppa, apa dia kekasihmu?” tanya salah seorang wanita berambut ikal. Pria itu tersenyum. “Buk-“

“Ayo kita berkeliling. Aku akan mengenalkanmu pada mereka” potong Yoona. Ia menarik tubuh pria itu meninggalkan 2 wanita yang raut wajahnya kecewa.

“Apa hanya perasaanku atau kau sedang cemburu Im Yoona?”

“Kim, berhentilah berbicara.” Ketus Yoona. Ia memandang pria itu kesal.

Pria itu tertawa melihat perubahan diwajah Yoona. “Are you jealously?

Yoona menghela nafas kasar. Kemudian berjalan menjauhi pria yang sejak tadi mengejeknya. Yoona mendengar samar pria itu berteriak. “Kau terlalu naif Yoona. Katakan kau memang cemburu. Aku mencintaimu”

 

His Wedding Organizer

 

Yoona menghirup udara malam hari dirumah Sunny yang terletak di daerah perbukitan. Sejuk, dan terasa dingin karna baju yang dikenakannya cukup terbuka.

“Aku sangat baik. Dengan siapa kau datang? Barusan saja dia pergi Yoona” ia teringat ucapan Sunny. Benarkah dia disini? Yoona menggelengkan kepalanya. Apa peduliku. Berhentilah berfikir hal itu Yoona!.

Ia melanjutkan acara kelilingnya. Memutari kolam renang dibelakang rumah Sunny. Tempat yang tepat untuk menenangkan diri. Ia yakin tidak akan ada tamu undangan yang akan datang kemari. Suara langkah sepatunya seirama dengan sayup sayup angin. Kemudian ia kembali berjalan melewati koridor.

Jantungnya nyaris berhenti, atau mungkin memang telah berhenti. Saat ini ia bahkan tidak bisa merasakan kakinya berpijak. Apa yang ditangkap oleh matanya? Apa dia hanya berkhayal?

Ia memundurkan langkahnya. Perlahan sampai tidak terdengar suara sekalipun. Namun sial, ia tidak memperhatikan apa yang ada dibelakangnya. Tangan kanannya tanpa sengaja menyenggol vas bunga di sampingnya dan membuat sedikit kegaduhan. Terlebih lagi membuat makhluk yang sejak tadi dilihatnya menoleh.

Berdiri tak jauh dari tempatnya ia pun memaku. Sebuah desisan panjang yang entah mengapa ia dengar dengan jelas membuat jantungnya seolah benar-benar berhenti.

“Cale..”

 

Cut!

Makasih sebelumnya buat respon kalian. See you Soon!

91 thoughts on “Bab I His Wedding Organizer

  1. Kim itu siapa ? Dia siapa yoona ? Trus yg mantannya yoona itu siapa ? FFnya bikin bingung aduh haha
    Udh ada nextchapnya tinggal baca deh :3
    Keep writinh thor

  2. Ya ampun lagi tegang-tegang baca malah cut 😠 #plak
    Itu yang ketemu sehun ya? Trus kim itu siapa? Suho kai or chen? kenapa yoonhun putus ?#okeabaikan
    Si fanny, omo tuh orang ngeselin amat dah. Trus fanny ama sehun ya? Andwee…. #teriakpaketoa

  3. Pertama kali aku baca cerita, aku kepo Kim itu siapa? Sebenernya aku udah baca Part 2nya hehe, jd tahu ‘dia’ itu Sehun. Cale and Andrew, couple kesayangan yg punya nasib menakjubkan. Stephanie Hwang eww -,- Sehun is Yoona’s, and Yoona is Sehun’s😀

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s