Story 4 Seasons

story_4_seasons

Story 4 Seasons

Im Yoona

with Park Chanyeol, Oh Sehun, Kris Wu and Xi Luhan

AU and Romance || PG 17 || Drabble Compilation

Summary : Kisah romantis dalam 4 musim dengan nuansa yang berbeda

2015©cloverqua


Spring Day – Chanyeol and Yoona

“Chanyeol?”

Chanyeol menoleh pada sosok gadis yang baru saja memanggilnya. Kedua alisnya bertaut melihat gadis bersurai cokelat itu tampak rapi dengan simple dress selutut bermotif bunga.

“Kau mau pergi ke mana, Yoong?” tanya Chanyeol pada gadis itu.

Yoona tersenyum lebar kemudian berlari kecil menghampiri Chanyeol yang masih duduk di atas sofa. “Temani aku jalan-jalan,” lanjutnya.

“Jalan-jalan?” Chanyeol membiarkan gadis itu menarik lengannya hingga ia berdiri seperti sekarang.

“Aku ingin melihat ladang bunga di dekat sini. Ibumu pernah bercerita, ada ladang bunga di dekat villa keluargamu ini. Saat kau kecil, katanya kau sering main di sana,” lanjut Yoona.

Chanyeol mengamati sorot mata berbinar dari tunangannya tersebut yang membuatnya tidak bisa berhenti tersenyum. “Baiklah, aku akan mengantarmu ke sana,” jawabnya menyanggupi permintaan Yoona.

Seperti anak kecil yang akan diajak pergi bermain, Yoona tampak bergelayut manja di lengan Chanyeol. Keduanya pergi menuju ladang bunga di dekat villa keluarga laki-laki bermarga Park itu.

Sampai di ladang bunga yang mereka datangi, Yoona tersenyum kagum saat memandangi hamparan ladang yang begitu luas dan ditumbuhi berbagai macam jenis bunga. Tak hanya itu, beberapa kupu-kupu dan serangga yang beterbangan membuat Yoona melompat kegirangan. Chanyeol membiarkan Yoona berjalan seorang diri memasuki ladang bunga tersebut.

“Chanyeol, ini indah sekali. Benar-benar sangat indah!” seru Yoona senang sembari menikmati aroma beragam dari bunga-bunga yang tumbuh di tempat tersebut. Bahkan sesekali bermain dengan kupu-kupu yang beterbangan mendekatinya.

“Jadi, waktu kecil kau sering bermain di sini? Pasti sangat menyenangkan,” sahut Yoona dengan decak kagum yang terus keluar dari bibirnya.

“Ya, benar-benar sangat menyenangkan. Ladang bunga ini menjadi tempat kesukaanku sejak kecil,” balas Chanyeol setelah berjalan mendekati Yoona yang masih asyik memandangi ladang bunga di sekitar mereka. Kini ia sudah berdiri tepat di sebelah gadis itu hingga akhirnya tangan kekarnya melingkar manis di pinggang ramping Yoona.

“Kau tahu, apa yang aku sukai selain ladang bunga ini?” tanya Chanyeol.

Yoona mengernyitkan dahi, “Kupu-kupu yang beterbangan itu?

Chanyeol menggeleng pelan dan membuat Yoona semakin kebingungan.

“Lalu—apa?” tanya Yoona penasaran, sementara tunangannya itu hanya memandanginya dengan senyum yang kian melebar.

“Senyummu, terlihat sangat manis, sama seperti bunga-bunga yang bermekaran di musim semi,” jawab Chanyeol yang diakhiri dengan kecupan singkat di pipi Yoona, meninggalkan semburat rona merah di wajah gadis itu.

-Story 4 Seasons-

Summer Vacation – Sehun and Yoona

Sehun tersenyum geli melihat Yoona berlari-lari kecil saat ombak datang dan menyapu pinggiran pantai. Akhirnya setelah beberapa kali gagal pergi berlibur dengan Yoona karena kesibukan pekerjaannya, Sehun berhasil menuruti kemauan gadis itu yang mengajak berlibur di pantai saat musim panas tiba.

Senyum Sehun kian melebar setelah beberapa kali melihat Yoona menjerit histeris ketika ombak besar datang menghampiri mereka. Ia pun mendekati gadis itu dengan cara berjalan mengendap-endap dari arah belakang.

“KYAA!! SEHUN!!” Yoona menjerit kaget karena Sehun tiba-tiba melakukan back hug saat ombak ketiga datang. Tepat seperti dugaanya, karena ulah Sehun keduanya sama-sama basah kuyup terkena ombak. Sehun tertawa terbahak melihat raut masam di wajah Yoona.

“Ya, apa yang kau lakukan?!” Yoona mengeluarkan sumpah serapahnya setelah pakaian yang melekat di tubuhnya basah kuyup karena terkena ombak, dan semua itu berkat ulah jahil Sehun.

Sehun memajukan tubuhnya, mendekati Yoona yang masih sibuk membersihkan beberapa bagian tubuh yang terkena pasir. Gadis itu mendongak dan seketika terbelalak setelah mengetahui Sehun tersenyum menyeringai ke arahnya.

“A—apa?” Yoona terlihat gugup karena Sehun semakin mendekatkan wajahnya, bahkan tanpa sadar membuat Yoona sedikit hampir saja ambruk di atas pasir pantai yang mereka pijak.

“Kau terlihat seksi,” ucap Sehun kemudian dengan sorot mata yang sangat menggoda.

Yoona melotot setelah mendengar apa yang diucapkan Sehun, “Byuntae!

Sehun tertawa keras melihat reaksi Yoona yang menurutnya sangat menggemaskan, terlebih saat gadis itu langsung kabur melarikan diri darinya. Puas menertawai kekasihnya, Sehun mengacak-acak rambutnya yang sedikit basah, sebelum menyusul Yoona yang terlampau cukup jauh. Senyumnya seketika memudar, saat ia tak sengaja menangkap Yoona tiba-tiba terduduk sembari memegangi kakinya. Raut kesakitan dari gadis itu sontak mendorong Sehun berlari secepat mungkin menghampiri Yoona.

“Ada apa?” Sehun bertanya panik ketika Yoona menangis sembari memegangi telapak kakinya. Saat itu juga ia melihat goresan berwarna merah di bagian telapak kaki kanan Yoona.

“Kau menginjak kerang?” tanya Sehun lagi yang dibalas anggukan Yoona, gadis itu tidak berhenti menangis.

Tangan Sehun merogoh sesuatu dari saku celananya hingga mengeluarkan sebuah saputangan. Ia mengikatkan saputangan tersebut pada telapak kaki kanan Yoona yang terluka untuk menghentikan darah yang keluar.

“Sudah, tidak apa-apa. Kita kembali ke hotel dan obati lukamu,” ucap Sehun sembari menyeka air mata Yoona. Gadis itu mengangguk dan membiarkan Sehun membantunya berdiri.

“Naiklah, aku akan menggendongmu,” Sehun sedikit berjongkok di depan Yoona.

Yoona tersenyum lalu mengalungkan kedua tangannya pada leher Sehun, hingga laki-laki itu mengangkat tubuhnya bersamaan posisinya yang kini berdiri. Ia pun menggendong Yoona selama berjalan menuju hotel.

“Terima kasih,” bisik Yoona dengan lembut, kemudian membenamkan wajahnya di balik punggung Sehun. Bibir Sehun melengkung sempurna mendengar ucapan lembut dari kekasihnya tersebut. Walau ada insiden kecil, ia senang karena bisa menikmati liburan musim panasnya bersama gadis yang sangat dicintainya itu.

­-Story 4 Seasons-

Autumn Tale – Kris and Yoona

Yoona memeluk erat lengan suaminya saat berjalan menyisiri kampung halamannya di daerah Busan. Bersama sang suami—Kris, keduanya sedang mendatangi berbagai tempat yang sering menjadi tempat bermain mereka semasa kecil.

Sebelum resmi menikah, mereka sudah dijodohkan sejak kecil. Kris yang berdarah keturunan China-Canada dan tinggal di Seoul, beberapa kali mengunjungi Yoona di Busan, sebelum akhirnya pindah sementara waktu di Canada. Kini setelah menikah, keduanya menetap di Seoul.

Kris dan Yoona berhenti pada sebuah taman bermain yang terlihat sepi, di mana hanya ada guguran daun kering yang menutupi permukaan tanah. Kris mengambil daun kering yang berada di depannya, kemudian meremasnya hingga daun kering itu hancur dan membiarkan serpihan kering itu tersapu angin sore yang cukup hangat.

Yoona tersenyum geli melihat kebiasaan suaminya yang tidak pernah berubah sejak kecil, yang begitu menyukai daun kering di musim gugur. Pandangannya kemudian beralih pada ayunan yang berada tak jauh dari posisi mereka.

“Kau masih ingat dengan ayunan itu?” tanya Yoona dengan telunjuk mengarah pada sebuah ayunan yang terlihat usang dan tua.

Kris mengangguk, “Tentu saja. Kau pernah jatuh saat bermain ayunan itu dan menangis tanpa henti. Waktu itu sedang memasuki musim gugur, suasana yang sama seperti sekarang.”

“Dan kau yang menghentikan tangisanku. Kau ingat?” tanya Yoona lagi.

“Ya, aku ingat,” jawab Kris sembari tersenyum.

“Kalau tidak keberatan—maukah kau melakukannya lagi?”

Kris tersenyum mendengar permintaan istrinya yang kini tertunduk malu. Ia berpindah posisi menghadap Yoona yang enggan memperlihatkan wajah memerahnya. Tangan Kris menyentuh dagu gadis itu agar mengangkat wajahnya. Sedetik kemudian, bibir Kris mengecup kening Yoona hingga sang istri tampak tersipu malu.

“Ah, sepertinya kurang tepat,” ucap Kris sambil menunjukkan seringaian kecilnya.

Yoona yang belum mengerti arti di balik seringaian suaminya itu, hanya menatap dengan sorot mata bingung sebelum kemudian terbelalak kaget saat bibir Kris mendarat mulus di bibirnya.

Walau sempat terkejut dengan sikap Kris, pada akhirnya Yoona larut dalam ciuman yang mereka lakukan tersebut. Ia seperti bernostalgia dengan masa kecil mereka di musim gugur, saat Kris menghentikan tangisannya dengan sebuah ciuman.

-Story 4 Seasons-

Romantic Winter – Luhan and Yoona

Luhan berlari di tengah hujan salju yang turun menutupi jalanan kota Seoul, diimbangi tiupan angin cukup kencang yang membuat suasana malam terasa semakin dingin. Ia mengeratkan syal yang terlilit di lehernya untuk menghangatkan tubuh. Luhan mengumpat kesal pada dosennya yang tiba-tiba memberikan jam tambahan kuliah, padahal malam ini ia ada janji berkencan dengan kekasihnya.

“Yoona-ya …,” Luhan tercengang setelah matanya menangkap sosok gadis yang terlihat sedikit menggigil di depan pintu masuk sebuah bioskop. Gadis itu berulang kali menggosok-gosokkan kedua tangan sembari meniupnya agar terasa lebih hangat. Luhan menunduk sejenak, merasa bersalah karena membuat gadis itu menunggu cukup lama dari jadwal kencan yang mereka sepakati.

“Luhan!” Yoona berteriak senang ketika mendapati orang yang sedari tadi ditunggunya sudah datang. Wajahnya yang sempat terlihat pucat karena hawa dingin malam itu, langsung tergantikan dengan wajah cerah setelah kedatangan kekasihnya.

“Maaf aku datang terlambat,” ucap Luhan dengan gurat penyesalan di wajah. “Kalau saja Dosen Kang tidak memberi jam kuliah tambahan secara tiba-tiba, aku akan datang tepat waktu, tidak membuatmu menunggu dan kedinginan di sini.”

Yoona terdiam mendengar ucapan permintaan maaf Luhan. Sejujurnya ia paling tidak suka melihat sorot mata bersalah dari laki-laki itu. Yoona pun menggenggam tangan Luhan yang kini tertunduk di hadapannya.

“Ini bukan salahmu. Aku baik-baik saja, sungguh,” Yoona berujar meyakinkan laki-laki itu jika dirinya dalam kondisi baik.

Hati Luhan mencelos saat merasakan tangan Yoona yang menggenggamnya begitu dingin. Bukankah senyum yang diperlihatkan gadis itu sangat kontras dengan kondisinya yang benar-benar kedinginan?

Luhan menggosok-gosokkan tangannya pada tangan gadis itu, sembari meniupkan nafas agar terasa lebih hangat, sebelum akhirnya memasukkan tangan Yoona ke dalam saku jaketnya.

“Luhan?” Yoona menatap bingung dengan sikap kekasihnya tersebut.

“Sekarang tanganmu sudah hangat. Kajja,” Luhan tersenyum setelah memasukkan kedua tangan mereka yang bertaut di saku jaketnya, lalu bersama Yoona melangkah memasuki bioskop tersebut.

Yoona tidak bisa menahan rasa senang bukan kepalang setelah mendapat perhatian dari Luhan. Tanpa sadar ia sedikit berjinjit hingga berhasil mengecup pipi Luhan, membuat laki-laki itu menoleh kaget dengan wajah memerahnya.

Yoona terkekeh pelan lalu mendekatkan bibirnya di telinga Luhan, “Aku mencintaimu.”

-Story 4 Seasons-

THE END

A/N : Tiba-tiba pengen buat drabble compilation dan ini memang terinspirasi dari model FF salah satu author di sini (Felicia Rena)😀 . Maaf kalau absurd (lagi). Salahkan otak saya yang belakangan ini sering memunculkan ide cerita yang aneh-aneh *what*😄

Buat yang nungguin semua projek FF kategori long fiction, mungkin kalian bisa baca ini

Nanti kalian akan tahu kenapa sampai sekarang saya belum melanjutkan FF long fiction saya😀

48 thoughts on “Story 4 Seasons

  1. Intinya gue suka semua.. Kuaaaa mereka romantis sekali. Ckckkc bikin ngiri aja..

    Daebak Eonni FFnya.. Hadeuh sampe bingung mau berkata apalagi. Inimah keren atuh! Kkk

  2. Jadi ini cerita beda yang dijadiin satu? Pantes aku rada bingung. Hahaha, tapi so sweet banget, thor. Jujur apapun keadaannya aku sukanya ttp YoonHun, mereka cocok banget, tapi disini Yoona sama Kris so sweet banget deh. Hahaha, suka banget, daebak deh thor..

  3. daebakk,, ini ceritanya sweet semua
    jadi kepengen ngerasain sweetnya 4 musim kaya gitu.
    dan ff ini gak ada absurdnya kok, bagus pake banget ini mah.
    <3<3<3

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s