Wild Eyes

8210c689173c680ed3d49fc16ebd5027

apareecium | SNSD Yoona and Huang Zi Tao | Romance | Rated for 17+

Dentuman musik yang mengisi kelab malam ini membuat tubuh seorang gadis yang baru menginjak kepala dua melikuk indah mengikuti alunan musik. Sesekali ia—Im Yoona—menggigit bibir bawahnya menggoda seorang pria yang berhadapan dengannya. Sebuah pesta kecil di kelab malam dengan teman-teman kampusnya untuk merayakan tamatnya ujian akhir semester mereka, tapi ada beberapa orang asing yang benar-benar tidak dikenali. Oh, tentu saja. Mereka tidak menyewa kelab malam ini khusus untuk mereka.

Pria tersebut tidak mengacuhkan Yoona. Ia berjalan meninggalkan lantai dansa dan duduk di atas sofa panjang nan empuk di salah satu sudut ruangan, tapi matanya yang seperti bersinar tetap memerhatikan seorang gadis yang mengenakan gaun span selutut berwarna hitam, sehitam rambutnya, sangat pekat. Bibir merah yang membuat bibirnya terlihat bold melengkung membentuk sebuah senyuman. Sepasang mata indah milik gadis tersebut membentuk dua bulan sabit ketika tertawa dengan temannya.

“YOONA!” Panggil seorang gadis lainnya yang membuat pria tersebut—Huang Zi Tao—mengalihkan pandangannya ke asal suara, lalu ia memusatkan pandangannya kembali ke gadis yang sudah menoleh ke gadis yang memanggilnya tadi.

Oh, Yoona namanya.

Gadis tersebut berbisik tepat di pendengaran Yoona sedangkan Zi Tao tetap duduk dengan tangan kanannya yang ia letakkan di sandaran sofa, tangan kirinya memegang segelas yang terisi anggur, dan kaki kanannya menyilang sembari memerhatikan dua gadis tersebut. Beberapa detik kemudian, gadis yang ia ketahui dengan nama Yoona tersebut menoleh tepat ke arahnya, lalu menyunggingkan senyumannya sekilas.

Zi Tao tetap memerhatikan Yoona yang telah melangkahkan kakinya ke arah Zi Tao, lalu duduk di ujung sofa dan menyilangkan kakinya. Yoona menyandarkan tubuhnya ke sandaran sofa dan tersenyum lagi ke Zi Tao.

“Jadi, apa yang kau perhatikan sedari tadi?” Tanya Yoona membuka percakapan mereka.

Zi Tao meneguk anggurnya sekali, lalu menyodorkannya kepada Yoona, “Mau?”

Yoona menerima segelas anggur tersebut, “Thanks.” Ia meneguk anggur tersebut sampai habis tanpa sisa. Ia menatap Zi Tao lagi, “Jadi, apa yang kau perhatikan sedari tadi?”

Zi Tao tetap diam. Ia hanya menatap Yoona dalam. Matanya yang tajam memerhatikan rambut Yoona yang pekat, lalu matanya yang indah, bibir merahnya yang begitu bergairah, tubuhnya yang proposional, dan apakay Zi Tao boleh mengatakan bahwa Yoonalah yang selama ini ia cari?

“Temanku mengatakan, ada sepasang mata menyeramkan yang tak kian pergi dariku sedari tadi,” Ucap Yoona menggantung. Menunggu respon dari pria yang berhadapan dengannya tersebut, “Dan aku pikir pria tersebut adalah kau.” Lanjut Yoona.

Zi Tao hanya diam.

Diam.

Diam.

Karena ia terlalu sibuk menyaksikan gerak-gerik gadis dari hadapannya. Jikalau ia bisa menguhubungi kayangan sekarang, ia akan melakukannya dan bertanya, apakah mereka kehilangan seorang bidadari atau tidak. Karena, gadis ini telah menyita hatinya.

“Aku Yoona,” Yoona memperkenalkan dirinya, lalu meletakkan gelas yang diberikan oleh Zi Tao tadi ke atas meja kecil, “Im Yoona.” Ulangnya sekali lagi.

“Huang Zi Tao.” Balas Zi Tao.

Suara berat milik Zi Tao cukup membuat Yoona terkesima. Ia tersenyum sekilas, lalu bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Zi Tao yang memang berjarak sedikit jauh dari dirinya. Ia menunduk lalu berbisik tepat di telinga Zi Tao, “Aku boleh duduk di sebelahmu?”

Zi Tao hanya mengangguk sekilas. Yoona langsung duduk tepat di sebelah Zi Tao, ia menyandarkan tubuhnya ke sandaran sofa, dan kepalanya di atas lengan Zi Tao, pria yang baru ia kenal beberapa menit yang lalu.

“Tao. Bagaimana jika aku memanggilmu, Tao?”

“Terserah saja.” Balas Zi Tao santai.

Yoona bergerak mendekati Zi Tao lagi hingga tidak ada jarak di antara mereka, lalu menatap Zi Tao dan tersenyum, “Langsung saja. One night stand? With me?

Zi Tao hanya diam, lalu menyunggingkan senyumannya dan mengganguk sekali.

Im Yoona, you got him.

END

Okay. Ini judul sama FF gak ada nyambung-nyambungnya. HUFT. Niatnya tadi mau deskripsiin seberapa tajamnya mata Tao di FF ini EH KENAPA MALAH JADI BEGINDANG. TOBAT W TOBAT!

Btw, jangan nanya sequel pls! Aku gak sanggup buat FF kayak gitu. He. He. He.

Makasiy udah baca ya! xD

25 thoughts on “Wild Eyes

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s