Ash

tumblr_inline_nb1uf6zNFN1r8x9ve

Ash

apareecium | SNSD Yoona and EXO D.O | Psycho-maybe Riddle | Rated for 17+

Tangan seorang wanita yang berambut coklat keemasan itu bergetar hingga teh hangat yang berada di dalam sebuah cangkir antik itu ikut bergoyang membuat ombak-ombak kecil. Dahi wanita tersebut—Im Yoona—berkerut. Ia bimbang. Haruskah ia mengatakannya sekarang? Bahwa hubungan yang baru dijalani enam bulan itu ingin dihentikan sekarang. Ia meletakkan cangkit tersebut ke atas meja bundar kecil yang berada tepat di hadapannya dan hal tersebut membuat pria yang ada di hadapannya menoleh ke arahnya.

“Tidak jadi minum?” Tanya pria itu.

“Y-Ya?” Yoona menoleh ke pria tersebut, “O-Oh.. Tidak, aku tidak jadi minum, Kyungsoo-a.” Lanjut Yoona.

“Kenapa? Minumlah. Santai saja.” Balas pria yang ia panggil Kyungsoo tadi.

Yoona ragu. Ia takut jika Kyungsoo yang notabene-nya sebagai kekasihnya untuk sekarang sudah mencampurkan sesuatu yang aneh ke teh tersebut. Apalagi desas-sesus yang ia dengar di kampus bahwa seseorang melihat Seo Joo Hyun, adik kelasnya, masuk ke dalam rumah Kyungsoo beberapa minggu yang lalu, tapi Seo Joo Hyun tak kian keluar. Bahkan Seo Joo Hyun seperti lenyap, wanita itu tidak pernah terlihat batang hidungnya di kampus.

Dan bodohnya, Yoona menerima ajakan Kyungsoo untuk minum teh di rumahnya setelah kelas malam tadi. Ia melihat jarum jam arlojinya, lalu mendongakkan kepalanya ke arah Kyungsoo, “Kyungsoo, sepertinya aku harus pulang sekarang. Sudah terlalu larut.”

“Oh, yah? Mau kuantar?” Tanya Kyungsoo sambil beranjak berdiri.

Yoona menggeleng dengan cepat, “Tidak. Tidak usah, Kyung. Seulong oppa sudah menjemputku dan dia sudah dalam perjalan kok.” Jawab Yoona dengan cepat seperti dikejar oleh waktu.

Kyungsoo mematung, lalu menghempaskan dirinya ke atas sofa yang mulai lusuh. “Seulong hyung?”

Yoona mengangguk ragu, “N-Ne..

“Kalau begitu, kita harus cepat.” Kyungsoo langsung bangkit berdiri dari duduknya, lalu berjalan pelan ke arah Yoona. Yoona panik. Ia langsung bangkit bediri dari duduknya.

“Ce-Cepat untuk apa?” Tanya Yoona gugup. Ketakutan sudah berada di dalam dirinya.

“Kau mau tahu? Tenang saja, karena kau yang akan merasakannya.” Balas Kyungsoo.

Yoona langsung melangkah ke samping dan berlari menuju pintu rumah Kyungsoo. Ia memutar knop pintu berkali-kali namun tak kian terbuka. “TOLONG!” Teriak Yoona penuh dengan kepanikkannya.

“Pintu itu sudah aku kunci, Yoong dan tolonglah untuk berhenti berteriak. Aku tidak suka kegaduhan.” Suruh Kyungsoo dengan nada yang mencekam sambil melangkahkan kakinya menghampiri Yoona.

“Tidak! Jangan mendekatiku!” Pekik Yoona.

Kyungsoo menatap Yoona dalam, “Tenang saja. Aku tidak akan melakukan apa-apa, karena aku hanya perlu satu.” Balas Kyungsoo.

“Perlu….Perlu apa?”

“Iya. Hanya sekantung debu dari tubuhmu.”

Jawaban yang keluar dari bibir Kyungsoo itu membuat Yoona memekikkan suaranya. Ia menggedor-gedor daun pintu tersebut hingga tangannya memerah.

“Yoona, jangan berisik! Kau membuatku naik pitan jika seperti ini terus.” Ucap Kyungsoo dengan nada tinggi, “Jika kau terus berteriak, nasib kau akan sama dengan Seo Joo Hyun.”

“APA?!” Teriakkan dari mulut Yoona itu berhasil membuat wajah Kyungsoo memanas dan memerah. Kyungsoo meraih sebuah balok panjang yang terletak di atas rak sepatu yang berada di sebelah kanannya. Melihat hal itu, Yoona berbalik untuk melindungi wajahnya dan kedua tangannya menutup kepala bagian belakangnya. Namun, punggung Yoona-lah yang menjadi sasaran, “Aku ingin debu yang terbaik.”

BUK!

.

.

.

Hawa panas di sekitar Yoona membuat kesadarannya terkumpul. Ia berusaha bergerak namun, rasa nyeri yang seperti menusuk tulangnya di bagian punggung membuatnya ia membuka kedua kelopak matanya hingga matanya bulat sempurna. Kobaran api tengah mengelilinginya, ia panik namun, kedua kaki dan tangannya sudah terikat dengan tali. Belum lagi, dirinya terlentang di atas lantai tanpa sehelai benang yang menutupi tubuhnya. Baru saja ia ingin berteriak namun, mulutnya sudah terekat dengan lakban hitam.

Bayangan seseorang muncul dari balik kobaran api tersebut. ya, Kyungsoo. Siapa lagi? Kyungsoo menyaksikan dan menikmati acara yang telah ia buat itu. Ia tersenyum sekilas, “Setidaknya aku ada persediaan makan untuk seminggu.”

END

ASTAGA! AKU GAK TAU INI FF ATAU APA TAPI KOK MENJURUS KE RIDDLE YA? Btw, ada yang bisa nebak? ;p

24 thoughts on “Ash

  1. Serem thor, Tp debu tuh maksudnya apa ya? Masa D.O tega sih? Makanan? Berarti kanibal dong! Akh daebak untung ga baca malam2 keep writing thor~

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s