(Freelance) The Cameraman

Cameraman

The Cameraman

by Nikkireed

Starring

EXO Sehun and SNSD Yoona

Genre

Almost comedy-Romance

Length

Ficlet

JPRET!

JPRET!

Sehun menegakkan kamera ditangannya, melihat hasil foto kamera tersebut. Senyumnya mengembang sempurna, puas dengan hasil jepretan kameranya sendiri.

Ia memutar badan ke arah lain, lalu kembali memfokuskan kameranya pada sebuah objek.

JPRET!

Kemudian Sehun mengerutkan keningnya saat ia melihat hasil foto yang barusan ia ambil. Terlihat seorang perempuan sedang berjalan sambil menunduk di jalan setapak menuju jembatan yang membelah Sungai Han. Membuat Sehun mendecak kesal karena salah fokus. Yang sebenarnya ia hendak mengambil gambar Sungai Han dengan jembatannya.

Sehun dengan sebal memutar matanya lalu kembali memfokuskan kameranya pada Sungai Han.

JPRET!

Ia memeriksa kameranya. Hasil fotonya menjadi blur karena sosok perempuan itu seperti berjalan mengikuti fokus kamera Sehun.

Karena sudah terlalu kesal Sehun akhirnya sedikit berteriak, “Chogiyo, Agassi. Bolehkah Anda bergeser, Kau –“

Perempuan itu mendongak. Lalu memandang sekitarnya.

2 days ago

JPRET! JPRET!

Sehun sedang mencoba kamera baru pemberian orangtuanya. Ia senang sekali mendapatkan kamera itu karena memang ia dambakan sejak lama.

Sehun membawa kamera barunya jalan-jalan dan sekalian mencoba memotret apapun yang ia inginkan.

Ia melihat hasil foto yang barusan ia ambil, men-zoom-kan hasil potretnya itu.

Lalu ia tertawa.

Dengan tidak sengaja Sehun mengambil sosok seorang perempuan yang sedang mabuk yang berjalan tidak jauh darinya. Perempuan itu berpakaian cukup tidak rapih dan rambutnya terlihat aneh. Membuat Sehun tertawa semakin keras.

Sampai perempuan yang setengah sadar itu menyadari ada yang menertawainya. Kemudian perempuan itu tersenyum seram, “Mau apa kau?”

Sehun menghentikan tawanya dan langsung kehilangan senyumnya. Ia mendadak menjadi kaku sambil menggeleng. Ia berbalik badan hendak menjauhi perempuan mabuk itu.

Tapi perempuan mabuk itu malah berteriak, “Kau! Mau apa kau kesini? Hah? Kau pikir aku lucu?” Perempuan itu berjalan mendekati Sehun. Tangannya bahkan sudah di leher Sehun. Perempuan itu tersenyum aneh.

Sehun sebisa mungkin menahan nafas karena bau alcohol yang tajam dari perempuan yang bergelayut di lehernya itu, “Maaf. Uh. Aku..”

“Apa? Untuk apa kau minta – UHWEHHHHHKKKKKKK!”

(Kalian tahu apa yang terjadi selanjutnya)

“Oh, kau bicara padaku?” Yoona menunjuk dirinya sendiri, sambil tersenyum bingung dan memberi tatapan bingung pada Sehun.

Sehun membebaskan kameranya yang bergantung di lehernya. Ia memutar mata kesal lalu menghampiri perempuan itu.

“Kau orang yang kemarin muntah dan ARGH!” Sehun mendecak sebal, kesal, amarah pada Yoona yang berdiri dihadapannya itu. Ia ingin sekali melupakan kejadian itu.

Yoona mengerutkan kening. 3 detik kemudian Yoona membelalakan matanya dan membuat mulutnya membentuk O sempurna. Dengan cepat ia berbalik dan berjalan cepat meninggalkan Sehun di tempatnya.

“YA! Aggasi!” Sehun berteriak hendak mengejar Yoona, dengan mudah ia menangkap perempuan itu. Karena kekuatannya yang jauh melebihi tenaga Yoona membuat Yoona terhuyung dan langsung masuk ke dalam pelukan Sehun. Secara tidak sengaja.

“OH!” Pekik Yoona lalu membebaskan diri dari pelukan Sehun. Membuatnya salah tingkah. Yang memelukpun merasa semakin kesal.

Agassi –“

“Yoona.” Yoona memotong pembicaraan Sehun. Ia masih menunduk, enggan menatap sosok di hadapannya.

“Ya, kau, bisa tidak kau tidak menggangguku?” Sehun berbicara melalui sela giginya. Menahan amarahnya. Karena ini tempat umum dan karena ia seorang lelaki, ia sebisa mungkin menahan segala kekesalannya pada perempuan di hadapannya ini.

Yoona mendongak, “Apa? Mengganggumu? Aku hanya –“

“Kau berada disini dan itu menggangguku. Sangat.”

Kali ini Yoona ikut kesal dengan lelaki di hadapannya, “Maaf, Tuan. Tapi kurasa waktu itu kau-lah yang pertama kali menggangguku.”

Sehun kehilangan amarahnya. Ia menatap mata perempuan itu dalam-dalam.

“Siapa yang menyuruhmu mengambil fotoku, hah! Dan siapa yang menyuruhmu mengikuti disini, hari ini, hah!” Yoona berteriak.

Sehun sedikit tersentak. ‘Seharusnya kan aku yang marah, mengapa jadi dia yang emosi seperti ini?’ batin Sehun.

“Aku tidak mengikutimu. Dan aku minta maaf karena aku tidak sengaja mengambil fotomu.” Nada Sehun meminta maaf. Memang salahnya dari awal yang memotret sembarangan.

Yoona berbalik badan dengan kesal. Detak high-heels yang ia pakai itu membuat suara tajam di jalan setapak. Meninggalkan Sehun yang berdiri bodoh di tempatnya.

‘Apa dia perempuan mabuk itu? Kemarin ia terlihat seperti pengemis yang mabuk, tapi sekarang ia terlihat seperti seseorang.’ Batin Sehun berkomentar sambil memperhatikan Yoona berjalan menjauhinya. Ia memakai setelan bahan berwarna peach muda dan high-heels putih. Tidak terlihat seperti perempuan mabuk hari itu yang memakai kaus lusuh dan celana pendek. Aneh.

Sehun kembali mengejar Yoona, kali ini dengan kekuatan yang tidak sekuat tadi ia menarik lengan Yoona. Membuat Yoona berbalik sambil melipat tangan di dada.

Agassi, aku –“

“Yoona. Namaku Yoona, bukan Agassi.” Yoona mendecak sebal.

“Baik, Yoona-ssi, aku minta maaf. Memang kemarin aku tidak sengaja mengambil fotomu saat.. –“ Sehun mencari kata yang tepat, membuat Yoona menautkan alisnya dan menunggu, “Saat itu.”

“Okay. Aku maafkan.” Yoona berbalik badan dengan cepat lagi dan berjalan hendak meninggalkan Sehun lagi.

Tapi tangannya berhasil ditahan Sehun 2 detik lebih cepat, “Sebagai permintaan maafku, boleh aku minta satu hal?” Sehun memohon. Raut wajahnya entah bagaimana melembut saat matanya tertuju pada Yoona.

“Apa?”

“Aku ingin minta foto dirimu, yang sekarang.” Sehun tersenyum tipis. Dengan cepat ia menarik kamera yang tergantung dilehernya dan langsung memfokuskan pada Yoona.

JPRET!

Sehun memeriksa hasil fotonya. Foto seorang Yoona yang sedang senyum sedikit terkejut.

“Terima kasih, Agassi. Eh.. maksudku.. Yoona-ssi…” Suara Sehun semakin jauh karena ia sudah berlari menjauhi Yoona.

“YAK KAU!” Yoona hendak mengejar tapi bahunya ditahan oleh sebuah tangan.

“Mari kita pulang, sayang.”

Hope u guys enjoy this almost comedy and romance ficlet. Haha. thanks to elevenoliu for the poster.

42 thoughts on “(Freelance) The Cameraman

  1. itu siapa yang manggil yoona sayang ???
    Endingnya gantung nihh butuh sequel nihhh
    Sequel Sequel Sequel harusss #maksaamat
    Intinya Sequel …

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s