(Freelance) I Catch You (Chapter 1)

poster

Tittle: I Catch You (Chapter 1)

Author: RAZ

Cast: Yoona, Sehun, Kris,Tao, Seohyun and others

Genre : Maybe hurt, action, sad or all genres?

Lenght : Chaptered 1 until the end

Disclimer: Look at me shining on you more hotly then the sun.

Sebelumnya saya mau minta maaf klo ffnya jelek, banyak typo. Soalnya ini pertama kalinya bikin ff. hehehe Selamat membaca

 

Menjadi seorang agen rahasia seorang gadis berumur 22 tahun yang piawai dalam hal mendesain bangunan ini karena obsesinya dengan seorang pria.Obsesinya yang ingin dapat bersanding dengan pria impiannya membuat gadis yang akrab disapa Yoona ini rela melakukan segalanya termasuk mendaftar menjadi anggota agen rahasia, tetapi karena sesuatu hal, alasannya bergabung dengan agen rahasia ini berubah 180 derajat.

Cerita ini bermula dimana Yoona tidak sengaja bertemu di kampusnya – Kyunghee University di tahun pertama dia memasuki bangku kuliah. Dia tidak sengaja berpapasan dengan seorang laki – laki yang pertama kalinya dapat membuat hatinya bergetar. Hingga akhirnya membuat dia menjadi seorang penguntit laki – laki yang bernama Oh Sehun, laki – laki cuek dan dingin.

Kesehariannya di kampus selama hampir dia lulus, ketika jam kosong hanya untuk melihat atau membuntuti Oh Sehun yang notabene sudah memiliki kekasih yang tidak lain adalah Seo Jo Hyun atau yang akrab dipanggil Seohyun, gadis yang menjadi idola para lelaki di Kyunghee University. Meskipun Sehun sudah memiliki kekasih, hal ini tidak menyurutkan Yoona untuk tetap menjadi stalker pangeran impiannya ini.

Seperti pagi ini, Yoona rela berangkat jam 6 pagi hanya demi melihat pangeran impiannya itu. Dan yang paling sial selama dia menjadi penguntit, adalah sahabat Yoona – Kris Wu. Dimanapun dan kapanpun Yoona pergi, Kris pasti akan diajaknya karena dia benci sendiri. Bersama dengan mobil merahnya, Yoona pergi ke Kampus dan tidak lupa menjemput sahabatnya itu.

“eomma, aku berangkat ya” pamit Yoona kepada Ibunya yang sedang berkutat di dapur bersama bibi hwang

“kau tidak sarapan yoong” teriak ibunya

“tidak.. nanti saja” kata Yoona yang langsung hilang di balik pintu rumahnya

Di perjalanan

Yoona POV

“Yeobosseo, Kris, kau dimana?”

“hoamm…dirumah, why? ” jawab suara di seberang telfon yang terdengar masih mengantuk

“10 menit lagi aku ke rumahmu, kau siap – siap, ne?”

“Mwo!!! Tapi ini masih pagi yoong,kau gila?” teriak Kris

“Jangan banyak alasan Kris! Aku tidak ingin kehilangan moment bersama Oh Sehunku.”

“Aish..Lagi – lagi laki – laki pucat sok ker….” Belum selesai Kris mengomel, Yoona Sudah memutuskan telfonnya.

Kris POV

“Beep…beep…beep”

Suara ponsel cukup mengganggku tidur nyenyaknya ini.

“Siapa yang berani menggu tidur ku” gumam Kris sambil melirik jam yang masih setia menunjukkan pukul 6 pagi, Padahal dia baru tidur pukul 3 pagi gara – gara bermain game bersama adiknya.

Tertulis di layar ponsel “Yoongie”, segera ku angkat telfonnya.

“ Yeobosseo, Kris kau dimana?” teriakan di sebrang telfon itu berhasil memekikan telinga kris

“hoam… dirumah, why?” jawab Kris yang masih setia dengan balutan selimutnya.

“10 menit lagi aku ke rumahmu, kau siap – siap, ne?” kata Yoona

“Mwo!!! Tapi ini masih pagi yoong,kau gila?” teriak Kris dan seketika bangkit dari tempat tidur

“Jangan banyak alasan Kris! Aku tidak ingin kehilangan moment bersama Oh Sehunku.”

“Aish..Lagi – lagi laki – laki pucat sok ker….” Belum selesai Kris mengomel, Yoona Sudah memutuskan telfonnya.

“Aish…perempuan itu benar – benar! Ini kan masih jam 6 pagi, mau apalagi dia dengan pria pucat sok keren itu” omel Kris sambil menuju kamar mandi.

“Apasih yang spesial dari pria pucat itu, kalau dilihat aku lebih tinggi, lebih keren, jago ngerapp” batin Kris sambil mematutkan dirinya di Kaca.

Disepanjang jalan menuju rumah Kris, yoona sibuk dengan mendengarkan lagu SNSD yang baru rilis beberapa bulan lalu “catch me if you can”. Tidak terasa 10 menit perjalanan, Yoona segera menghentikan mobilnya didepan rumah dengan pagar cukup tinggi bergaya eropa. Yoona segera turun, dan membuka pintu gerbang yang tidak terkunci.

“Ting Tong” suara bel rumah bersamaan Yoona memencet tombol di depan pintu.

Bersamaaan dengan berhentinya suara bel itu, pintu berwarna coklat ebony itu terbuka dan muncul seorang laki – laki berseragam SMA.

 

YOONA POV

            Sesampai aku didepan rumah Kris, aku segera memasuki rumah yang cukup besar ini, dan segera memencet bel.

“Ting tong”

“kau ternyata Noona, tumben pagi – pagi sudah kesini” kata suara seorang laki – laki yang membuka pintu

“Dimana Kris?” kataku tanpa menjawab pertanyaannya

“Di Kamar” jawab laki – laki itu singkat

Tanpa mengucapkan sepatah katapun aku segera menuju kamar Kris yang berada di lantai dua, toh anak kecil ini tidak mempermasalahkan dan sepertinya dia lebih memilih untuk kembali menikmati sarapannya yang mungkin sedikit terganggu dengan kedatanganku tadi.

Oh ya, kalian harus tau aku berteman dengan Kris sudah dari SMP jadi aku sudah biasa berkunjung kerumah Kris bahkan orang tua Kris sudah menganggapku anak sendiri. Di rumah sebesar ini Kris hanya tinggal bersama dengan adiknya, bernama Tao, asisten rumah tangga dan supir pribadi mereka. Orang tuanya, jangan tanyakan lagi, mereka lebih memilih tinggal di luar negeri untuk mengurus bisnisnya sama seperti aku. Hanya saja ibuku lebih untuk tinggal di Korea menemani aku, dan ayahku di Jepang bersama kakak laki – lakiku mengurus bisnisnya.

Sesampai didepan kamar Kris, aku segera masuk kamar bernuansa abu – abu itu. Terlihat disana selimut berserakan. “sepertinya dia terburu – buru gara – gara telfonku tadi. Dan terdegar suara gemericik air di Kamar mandi. Aku mendudukkan diri di tepi tempat tidur, mataku melihat – lihat setiap sudut kamar Kris. Seketika mataku tertuju pada benda yang sangat familiar. Aku mendekatkan diri ke benda tersebut, foto kami berdua dan Tao yang masih kecil. Foto itu diambil oleh kakakku ketika kami lulus SMP. Di foto itu terlihat aku, dan Kris menggoda Tao yang terlihat ekspresi cemberutnya benar – benar menggemaskan, tapi sekarang dia jadi anak yang menyebalkan.

“Klek” suara pintu terbuka

Aku segera menolehkan kepalaku ke kamar mandi, muncul Kris dengan kemeja putih dan celana jeans hitam dan rambut yang masih basah yang membuatnya seketika sangat tampan dan keren meskipun bagiku Sehunlah yang paling keren didunia ini tentunya nomor tiga setelah ayah dan kakakku dan mungkin nomor empat adalah Kris.

“Ya! Kenapa kau di kamarku? Kau tahu bukan, ini kamar pria. Untung saja aku tidak sedang telanjang” omelnya. Memang semenjak duduk di bangku sma aku dilarang Kris untuk masuk seenaknya sendiri ke kamarnya, tapi aku sama sekali tidak menggubrisnya.

“Kris, toh kamu tidak sedang telanjangngkan sekarang? Jadi apa salahnya?”jawabku enteng

“Kau ini, atau….jangan- jangan kau ingin melihat tubuh seksiku ini” kata kris sambil berpose bak model terkenal

“Kau tau tidak, Kris Wu ini pria paling tampan di Korea Selatan dan banyak gadis yang ingin melihat tubuhku yang seksi ini, tapi gara – gara pria pucatmu itu aku tersaingi”.

“Hei, jangan memanggil dia Pria Pucat, namanya Oh Sehun” balasku sambil melempar bantal yang berada didekatku.

“what ever, tapi laki – laki itu menjengkelkan, gayanya sok tebar pesona padahal kan dia sudah mempunyai kekasih”

“kau itu iri, karena ketampananmu terkalahkan, Kris. Hahaha”

“Yoong, tolong jangan bandingkan aku dengannya, aku ini sahabatmu” ucapnya cemberut sambil mengeringkan rambutnya yang basah itu didepan cermin.

“arasseo! Mian Kris, jangan marah dong” kataku sambil menunjukkan aegyo yang paling imut

“ya.. ya! Kau ini sudah 22 tahun, tingkahmu seperti anak kecil, menjauhlah dariku. Kau mau kehilangan momenmu, kalau kau disini aku tidak bisa menyisir rambutku”

Benar juga kata Kris, aku segera mendudukkan diriku di kasur. Aku melihat punggung Kris dan tangannya sibuk menata rambutnya. Kris, laki – laki perfeksionis dan cuek hampir sama dengan Oh Sehun, tapi sayang Kris tidak suka dengan Oh Sehun, karena gara – gara laki – laki itu, Kris di tolak oleh seorang Jessica Jung- gadis yang diam – diam berhasil merebut hatinyayang lebih memilih Sehun yang ternyata malah meninggalkannya hanya karena Seohyun cinta pertamanya. Sehun memang laki – laki yang mudah memtuskan hubungan, tapi bagiku dia adalah orang yang tepat untukku kelak.

Aku membayangkan bagaimana hidup bersama Oh Sehun. Menjadi keluarga kecil yang bahagia dengan anak – anak kami. Oh Senangnya, aku senyum – senyum tidak jelas hingga suara Kris mengagetkanku.

“Yoong, Kajja!”

“Jam berapa sekarang?”

“Setengah tujuh”

“Mwo!!!, ayo cepat Kris” aku segera menyeret Kris keluar kamar.

“Tunggu, tasku”

>>>> SKIP<<<<<

Aku memacu mobilku dengan kecepatan penuh, karena aku berharap aku bisa sampai di Kampus sebelum Sehun datang. Selama perjalanan Kris yang berada disampingku mengomel tanpa henti.

“ Yoong, kau gila. Kita bisa mati. Kau tau aku tidak mau mati muda, dan aku belum menikah”

“Kris, diamlah! Jangan ganggu konsentrasiku. Kau cukup berdoa kita selamat sampai tujuan dan aku bisa bertemu Sehun”

“Kalau aku kenapa – kenapa kau tanggung jawab Yoong! Aku tidak peduli alasan apapun”

Sesampai di Kampus aku segera memarkirkan mobilku di tepat biasa, bersebalahan dengan tempat mobil sehun biasa di parkir. Aku dan Kris segera keluar dari mobil, sepertinya mobil sehun belum datang artinya aku tidak terlambat untuk menyambut pangeranku.

Aku segera menarik tangan Kris yang sepetinya masih syok dengan kecepatan mengemudiku tadi. Tawaku pecah melihat Kris yang perfeksionis itu cemberut dan berusaha melepas gandenganku. Benar – benar seperti anak kecil.

“Kris, kalau sampai fansmu melihat kau seperti ini pasti mereka akan lari dan lebih memilih Sehun”

“What??!!!, are you kidding, miss Yoona?. I’m more handsome than him. You Know”

“ Ya, I know, so, please don’t act like a child”

Kris segera kembali cool seperti biasa dia segera berjalan beriringan dengan Yoona. Mungkin kalau orang tidak mengenal mereka, mereka akan dikira sepasang kekasih. Belum jauh Yoona dan Kris meninggalkan Parkiran, terdengar suara mobil berhenti. Yoona segera menoleh ke asal suara.

“Omo! Kris, Sehun datang! Aku harus bagaimana ini”

“Bersikaplah biasa”

“aku harus bersembunyi, ayo cepat” Yoona segera menarik Kris bersembunyi di balik Pohon

“Kau ini aneh yoong, kalau kau ingin dilihat oleh Sehun itu, kenapa kau harus bersembunyi seperti ini?”

“aku belum siap, kalau dia tahu aku menyukainya”

“Dasar aneh, sudah hampir empat tahun kau membuntutinya, mencari informasi tentang dia, hingga kau patah hati berulang kali karena dia sudah punya kekasih. Kau masih saja menjadi stalkernya”

“aku bahagia melihatnya dari jauh seperti ini, aku heran juga bukankah kau satu jurusan dengannya, kenapa kau tidak mengenalkannya padaku”

“ Tidak, aku tidak mau teman – temanku menjadi pacarmu”

“Kau cemburu ya?”

“Ani, hatiku hanya untuk Jessica, aku tidak mau kau jatuh dilubang yang sama seperti Jessica, Yoong. Sehun itu hanya mencintai Seohyun kau harus tahu itu”

“Aku tidak peduli, sebelum mereka berdua menikah, Sehun masih bisa jadi miliku”

“Caranya? Dia saja tidak tahu perasaanmu, bagaimana kau bisa jadi miliknya”

“lihat saja nanti, sudah jangan ganggu, aku mau lihat pangeranku”

“ Terserah kau”

Yoona asyik melihat Sehun dari jauh, seperti biasa hatinya teriris. Semenjak kembalinya Seohyun dari Amerika dan Sehun kembali menjalin hubungan dengannya, Yoona sering merasakan hatinya sakit. Dia ingin menjadi Seohyun. Menjadi gadis yang selalu ada di hati Oh Sehun.

Yoona tahu, Seohyun adalah cinta pertama seorang Oh Sehun ketika berada di bangku SMP, dia juga tahu bagaimana hubungan Sehun dan Seohyun ketika masa SMA, hingga akhirnya Sehun yang harus terluka karena, Seohyun memutuskannya hanya karena ingin mengikuti orang tuanya keluar negeri. Yoona juga tahu bagaima hancurnya Sehun hingga akhirnya menjadi alasan Sehun menjadi Playboy, dan salah satu korbanya adalah Jessica, gadis yang disukai sahabatnya, Kris. Yoona tahu semua tentang Sehun, kelurganya, rumahnya, hobinya, tempat nongkrongnya, bahkan ukuran bajupun dia tahu.

Yoona melihat Sehun dan Seohyun bergandengan tangan dan Sehun tersenyum bahagia, senyum yang satu tahun terakhir hilang bersama perginya Seohyun dan lagi – lagi Yoona tahu itu. Yoona menahan tangisnya dan dia berusaha mengabaikannya, tapi matanya kali ini tidak dapat bersahabat dengannya. Air mata tiba – tiba turun dari mata rusa indahnya itu. Kris yang berada disampingnya itu menyadari, dan dia segera memeluk Yoona. Kris tahu sekuat apapun gadis ini bertahan, pasti akan ada bagian – bagian kecil yang terluka, dan kali ini luka itu sudah meluas.

Kris mendekap erat sahabat kecilnya itu, hingga dia bisa merasakan bahunya basah karena air mata sahabatnya ini.

“Menangislah yoong, menangislah sepuasnya. Bahuku bersedia menjadi tempat untuk menumpahkan air matamu”

“Kris, kali ini benar – benar menyakitkan, sepertinya cinta mereka tidak akan terpisahkan, hiks”

“Sudahlah yoong, kau itu cantik, masih banyak laki – laki yang lebih baik dari dia”

“Tapi aku mencintainya, bahkan menyayanginya”

“kau yakin?, atau kau hanya ingin memilikinya saja”

“memang aku dulu hanya terobsesi ingin memilikinya Kris, tapi sekarang perasaan itu berubah, aku merasakan jantungku berdebar ketika melihatnya”

“ Sudah, jangan menangis. Aku akan dimarahi kakakmu kalau kau sampai menangis, seperti waktu itu”

“kakakku pernah memarahimu?” tangis Yoona berhenti sekitika

“Ya, waktu itu kita masih kelas 2 sma, kau minta dibelikan eskrim, aku tidak mau. Eh kau malah mengadu ke Minseok hyung”

“Ah, mian. Habis kau pelit”

“tapi kan besoknya aku belikan kau eskrim”

“Kalau begitu, biar aku tidak bersedih lagi, kau mau tidak membelikanku eskrim”

“Itu sih alasanmu saja,aku tidak mau”

“Oh begitu, aku akan menghubungi Minseouk oppa”

“aku tidak takut, dia sedang di Amerika”

“Kau akan diomeli lewat telfon dan telingamu akan panas Kris mendengar ocehanya, hahahaha” tawa yoona pecah seketika

“Oh no,baiklah, tapi nanti pulang kuliah”

“sekarang kris, kau jangan masuk. Temani aku, aku sedang tidak mood kuliah. Apalagi sekarang Park Songsaemin”

“Tapi, hari ini aku ada kelas management bisnis”

“Lupakan itu, kau bisa belajar ke min Oppa, aku saja santai”

“Kau bukan anak ekonomi yoong, tugas kau itu hanya menggambar gedung – gedung tak berbentuk”

“Kau tau menggambar itu perlu kreatifitas yang tinggi, kris. Ah sudahlah aku malas berdebat”

Yoona segera melangkahkan kakinya menuju tempat parkir diikuti Kris dibelakangnya. Sebelum memasuki mobil, Yoona berhenti di sebelah mobil Sehun.

“Sehun shi, aku percaya suatu saat tuhan akan menyatukan kau dan aku, dan kita akan hidup bahagia” Kris yang mendengar itu hanya geleng – geleng kepala.

“Yoong, kita beli es krim dimana?” tanya Kris yang sekarang sudah berada di belakang kemudi.

“terserah kau saja”

“Yoong, beberapa bulan lagi kita kan lulus, kau mau langsung bekerja atau bagaiman?”

“Yang jelas aku akan mengikuti kemana Sehun pergi”

“Pria pucat itu lagi – itu lagi, bagaimana dengan cita – citamu menjadi arsitek? Kalau mengikuti Sehun, yang tentunya berbeda passion denganmu, kalau dia terjun ke dunia bisnis?”

“tidak akan! Sehun bukan orang yang maniak dengan urusan ekonomi sepertimu Kris, dia hanya mengambil jurusan ekonomi karena orang tuanya”

“Bagaimana kau tahu itu?!” ucap Kris kaget

“Im Yoona, tiga tahun menjadi pengagum rahasia Oh Sehun, apapun informasi tentang dia aku tahu”

“Bahkan aku tahu, Kakaknya adalah seorang agen rahasia di negara kita, kemungkinan Sehun akan meneruskan jejak kakaknya itu.”

“Apa!?”

“Kakaknya seorang agen rahasia?, bagaimana kau tahu itu, bukannkan profil seorang agen biasanya terjaga kerahasiaanya”

“Kau seperti tidak mengenalku saja”

“Jangan bilang kau meretas akun Sehun?” bisik Kris

“Menurutmu, itu tidak sulit Kris, aku menyadap semua panggilan keluar dan masuk dirumah Sehun, keren kan?

“Kau gila, yoong”

“Dan sepertinya aku juga berniat akan mendaftar menjadi agen rahasia itu, dan kau harus mengikutiku”

“What. It’s crazy! It’s imposible for me became a secret agent, yoong. I’m reject it. I want to be success businessman, you know?

“I Know Kris, but I know you soo well, you can do it. You have a passion about it. You can fight, you good in shooting, if it’s not your passion why you join with shooting club. Kalau kau tidak mau, aku akan mengajak adikmu”

“jangan, dia harus meneruskan kuliah”

“aku tahu kalau adikmu itu ingin menjadi agen rahasia, aku pokoknya akan mengajak Tao, kalau kau tidak mau”

Oke..oke aku mau, tapi kalau sampai ada apa – apa kau yang tanggung jawab, Im Yoona”

“Baiklah, Kris Wu. Deal?”

“Deal!”

>>>>> SKIP <<<<<

Hari ini adalah hari kelulusan Kris, Yoona, Sehun dan yang lainnya. Dan ini pertama kalinya Kris mengenalkan Yoona ke teman – temannya.

“ Kenalkan ini sahabatku, Yoona. Maaf aku baru mengenalkan kalian secara langsung sekarang ini”

“ Kris kau memang pelit, sahabat secantik ini kau tidak mengenalkan pada kami”

“ Aku tidak mau, kalian menggodanya, dia perempuan yang aneh”

“Apa, jangan dengar kata – katanya. Senang berkenalan dengan kalian” kata Yoona dengan senyum ramah.

“Jangan sok cantik, yoong” bisik Kris

“Oh jadi ini wanita yang selama ini bersamamu itu Kris” tiba – tiba muncul Oh Sehun dengan mengandeng Seohyun

“Kau Im Yoona kan?wanita yang selama ini mengagumiku?. ”

“Ba… ba..bagaimana kau mengetahui itu? Kata Yoona gelagapan

“Kau tidak perlu tahu” kata Sehun sinis

“Hunnie, ayo pergi aku malas melihat gadis ini” kata Seohyun

“Oke sayang”

Sebelum sehun melangkah pergi, Sehun membisikkan sesuatu.

“I Know you more than you know me, girl. I catch you.” sambil tersenyum sinis

Seketika Yoona merasa takut dengan tatapan mata Sehun, dan kata – kata yang pria itu bisikan. Dia takut kalau sampai terjadi apa – apa dengannya.

“kau kenapa?”

“Ani, aku ingin cepat pulang. Sepertinya orang tua kita sudah menunggu”

>>>> SKIP <<<<<

Di mobil, Yoona memikirkan perkataan Sehun tadi, Kris yang berada disamping penasaran dengan apa yang terjadi kepada Yoona. Kris sengaja menyuruh orang tuanya naik mobil bersama orang tua yoona, paman dan bibi Im, sedangkan Kris dan Yoona memilih naik mobilnya sendiri bersama sopir pribadinya dan Tao adiknya.

“Yoong, kau kenapa, kau memikirkan perkataan Sehun tadi?”

“iya Kris, bagaimana dia bisa tahu kalau aku mengaguminya selama ini”

“Mungkin dia pernah memergokimu”

“Selain itu, sebelum pergi tadi dia sempat bilang, I Know you more bla bla bla, I catch You. Maksudnya apa?

“Dia bilang begitu?, jangan – jangan dia tahu kalau kau meretas akunnya?”

“katamu kan Sehun, mempunyai passion untuk menjadi secret agent, dan kau ketahuan terus Sehun melacakmu”

“Kris, kau jangan menakut – nakutiku seperti itu”

“aku tidak menakut – nakuti”

“Noona, kau tahu tidak akunmu sepertinya terkena hack orang” kata Tao tiba – tiba.

“maksudmu?”

“Lihatlah, namamu berubah noona, dan kau mengatakan operasi plastik. Setauku, wanita ini sedang dicari – cari oleh polisi karena penggelapan uang”

“Yang benar kau” Kata mereka berdua tidak percaya

“Benar hyung, noona, kalian tidak pernah melihat berita online?”

“Aku saja yang masih kelas 3 SMA saja tahu”

“Jangan – jangan ini maksud pria pucat itu” kata Kris

“apa mungkin?” tanya yoona ragu

“Bagaimana kalau kau akan dikejar – kejar polisi yoong?”

“Oke kalau begitu, sebelum mereka mengejarku, aku akan masuk ke dalam bagian dari mereka!”

“Maksud kau”

“Seperti rencana awal, bergabung dengan agen rahasia dan kali ini alasannya bukan karena mengikuti Oh Sehun, tapi menjatuhkan Oh sehun.

“Kalau begitu aku juga akan selalu bersamamu, menghancurkan Oh Sehun, atas nama Jessica”

“Aku juga ikut, kalian mau bergabung dengan secret agent kan?” Kata Tao

“Tidak boleh”

“Hyung, jebal”

“Kau akan dimarahi eomma, kau harus kuliah”

“Aku akan mengambil keduanya,kuliah dan secret agent”

“Aku akan melindungi Yoona Noona”

“Baiklah, terserah kau”

“Yee… gomawo hyung”

“I CATCH YOU, Oh Sehun” Kata Yoona Dalam Hati.

>>>>>>>>>>>>>>>To be Continue<<<<<<<<<<<<<<

Teaser Part 2

“eomma, aku ingin bergabung dengan secret agent”

“kita mogok makan saja”

“hahaha, kau lucu sekali, mana bisa shiksin sepertimu mogok makan”

“Bagaimana kalau kabur dari rumah?

“Kau mengikutiku?”

“Pede sekali kau pria pucat”

“Gadis yang menarik”

STOPPP!!! hehehe

Teaser untuk part 2 cukup segitu saja ya…

Apakah Yoona, Kris, dan Tao diperbolehkan bergabung menjadi secret agen? dan mampukah Yoona menaklukan Oh Sehun?

Kalau kalian mau lanjut, kasih komentar yang banyak ya…Biar author juga semangat nulisnya

Wait for next chapter…

 

41 thoughts on “(Freelance) I Catch You (Chapter 1)

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s