(Freelance) Press Conference

press conference

PRESS CONFERENCE

By cherryoong

PG 17

Comedy, romance

Im yoona ,Oh sehun and other

Disclaimer :This story is mine . Cast are belong god. I just borrowed the names of characters and places. Don’t plagiat this FF! Please keep RCL! Sorry for typo.

 

Happy Reading

~

“aku tidak ingin mendengar penjelasan apapun” kesal seorang gadis sambil membuang wajahnya agar tidak bertatapan dengan pria dihadapannya. Dia menyilangkan kedua tangannya didepan dada.

“ayolah aku hanya telat beberapa menit saja” bela pria itu agar dirinya tidak disalahkan dengan gadis-nya.

“ beberapa menit katamu ? aku sudah menungggu beberapa jam disini” sinis gadis itu.

 

“ bukankah kita akan kencan jam 8 dan sekarang….” Ucapannya menggantung dan tatapannya beralih pada arloji dilengannya.

“OH TIDAK !!” pekik pria itu saat melihat jarum jam di arloji hitamnya yang bertengger manis di pergelangan tangan kekarnya itu menunjukkan pukul 21. 10 KST

 

“terkejut tuan Oh ?”

“Hey, tenang saja kau juga akan memakai marga itu nanti” ujar pria itu dengan polosnya tanpa merasa bersalah.

“APA? Apa kau tidak merasa bersalah ?ah, sudahlah membuang waktu saja” marah gadis itu sambil melangkahkan kaki jenjangnya keluar dari café tersebut. Kakinya dia hentakan dengan kencang , hingga membuat suara gaduh dari high heelsnya. Dia sengaja melakukan hal itu agar pria-nya tau kalau dia sedang kesal dengan tingkah kekasihnya itu.

Sedangkan sang pria masih ternganga, otaknya berusaha keras mencerna kata-kata yang diucapkan oleh gadis-nya. Ia masih berfikir apakah ini mimpi atau bukan. Hingga pintu café tersebut terbuka dan tertutup otomatis, pria itu langsung berlari secepat mungkin.

” Dasar lamban “ rutuknya pada dirinya sendiri. Saat berada diluar café, iris pure hazelnya mencari-cari seseorang dan tada! dia menemukannya, pria itu langsung berlari dan berhasil menangkap pergelangan tangannya.

 

“noona, maafkan aku, ak-aku hanya bercanda tadi” mohon pria itu sambil menggenggam tangannya. Yang membuat si empunya berbalik badan. Dan dilihatnya pria itu memohon , gadis itu terdiam dengan tatapan sinisnya.

 

“ sayang , maafkan aku . buing-buing~~ “ pria itu mengeluarkan jurus andalannya dengan suara berat yang membuat siapa saja yang mendengarnya akan meleleh dibuatnya.

 

“ cih, jangan panggil aku seperti itu! Menjijikan”

“ sekarang ku Tanya berapa umurmu?” Tanya gadis itu dengan tatapan jengkel.

 

“apa kau lupa? Umurku 22 tahun” pria itu berusaha menggoda gadis-nya.

“ lalu apa pantas pria yang berumur 22 tahun melakukan hal menjijikan seperti tadi yang biasa dilakukan bocah berumur 4 tahun?” marah gadis tersebut.

 

“sayang, ayolah ini bukan salahku sepenuhnya, masalah kencan kita, itu salah suho hyung. Dia tadi meminjam mobilku lama sekali, mobilnya sedang di service”

 

“ Apa kau tuli tuan oh ?jangan panggil aku dengan sebutan itu! dan jangan menyalahkan orang lain”

“ sudah kubilang , kau juga akan memakai marga itu nanti, bersabarlah. Dan telingaku sepertinya masih normal, sayang” senyum jahil muncul di wajah tampan pria itu.

 

“ Hah huh sabar yoona sabar. Ya tuhan , mengapa aku bisa memiliki kekasih seperti dia?seorang pria idiot?” ucap yoona sembari mengambil nafas dalam-dalam lalu membuangnya kasar agar dia bisa menahan emosinya saat berhadapan dengan pria yang dianggapnya idiot ini.

 

“mengapa kau berbicara seperti itu, sayang”

“ ahh sudahlah , aku bisa gila kalau disini terus” yoona mengacak rambutnya frustasi mendengar sebutan dari sehun tersebut. Lalu memasuki mobil sportnya.

 

“sayang, maafkan aku” mohon sehun sambil menggedor-gedorkan kaca mobil tersebut. Lalu mobil itu melaju meninggalkan sehun seorang diri.

 

“suho hyung! Lihat saja kau!” teriak sehun frustasi .lalu memasuki mobilnya dan melajukannya di kecepatan rata-rata. Hanya karena tidak dalam mood yang baik, dia berani mempertaruhkan nyawanya.

Sesampainya di dorm EXO, dia langsung masuk kedalam kamar dan membanting pintunya kencang. Lalu mengurung diri di dalam sana.

BLAMM

Sedangkan member exo yang berada dekat dengan kamar sehun pun terkejut.

 

“ada apa dengan si maknae itu?” Tanya chanyeol.

“ Mungkin masalahnya dengan yoona noona” jawab baekhyun asal.

“ sulitnya berpacaran. Sedikit-sedikit bertengkar, sedikit-sedikit baikan. Seperti itu saja terus sampai kai putih, lebih putih dari sehun” chanyeol menggeleng-gelengkan kepalanya.

“ aku bisa mendengarmu, hyung!” geram kai dari lantai bawah.

“ wow ! si hitam itu ajaib juga ya , bisa mendengar pembicaraan kita.” Chanyeol pun heboh ketika kai bisa mendengar ucapannya.

“ Jangan begitu, dasar jones, bilang saja kau iri dengan orang yang memiliki pasangan. Makanya jangan terlalu lama jomblonisme” ejek baekhyun.

“ Hey! Aku tidak jones. Aku punya EXO-L yang mencintaiku. EXO-L aku padamu hahaha”

“jangan mengelak, ohh apa kau sudah punya…” goda baekhyun sembari tersenyum jahil.

“ apa? Tidak” elak chanyeol dengan cepat seakan mengetahui arah pikiran sahabatnya itu.

“ sudah ku duga”

“apa? “Tanya chanyeol curiga dengan pernyataan baekhyun tadi.

“ kau jones. Hahahaha .. uhuk-uhuk” tawa baekhyun menggelegar ke seluruh ruangan dan detik berikutnya suara batuk akibat kacang yang dilempar chanyeol masuk tepat di kerongkongannya.

“rasakan itu” chanyeol tersenyum menang. Lalu melanjutkan makan kacang kembali.

 

Lalu datanglah sang leader exo-suho.

“kalian cepat kita akan ke Beijing sekarang!” perintah suho pada baekhyun dan chanyeol.

“kemana si maknae?”Tanya suho

“masalah asmara”jawab chanyeol

“ sebaiknya kau jangan bertemu dengannya dulu, bisa-bisa dia mengamuk” saran baekhyun

“Biar aku saja yang memberitahunya”lanjut baekhyun

“baiklah” ucap suho.

 

Lalu baekhyun berjalan menuju kamar sehun. Dia menggedor-gedorkan pintu kamarnya namun tak kunjung juga dibuka.

“OH SEHUN ! BUKA PINTUNYA !“ teriak baekhyun dari luar.

“ INI AKU BAEKHYUN ! CEPAT BUKA PINTUNYA!” baekhyun masih setia menunggu didepan pintu kamar itu.

Lalu suara knop pintu terbuka, keluarlah pria berperawakan tinggi itu.

“ ada masalah apa lagi kau dengan yoona noona?” Tanya baekhyun

“ mau tahu saja” jawab sehun

“ apa terlambat dalam kencan ?” Tanya baekhyun memastikan.

“ kalau kau sudah tahu untuk apa bertanya padaku”

“bodoh! Aku hanya memastikan” baekhyun menjitak kepala sehun. Sedangkan sehun hanya meringis pelan.

“ apa kau sudah meminta maaf padanya?”

“sudah, tapi dia malah marah” jawab sehun

“memangnya bagaimana kau meminta maaf ” Tanya baekhyun.

“aku berbicara kepadanya seperti ini ‘sayang, maafkan aku’ sambil mengeluarkan aegyo-ku. Lalu dia malah berbicara seperti ini ‘ jangan panggil aku seperti itu! Menjijikan’, sehabis itu dia menanyakan umurku-“

 

“dasar bodoh ! kau ini , apa kau tidak bisa menghilangkan aegyo mu sebentar? Itulah yang membuatnya merasa jijik padamu. Lanjutkan” potong baekhyun.

 

“iya aku tau, aku memang bodoh tapi jangan menghinaku juga. Lalu aku memberitahu dia alasan mengapa aku telat dan lagi-lagi dengan panggilan SAYANG tapi dia semakin kesal, karena aku senang melihat wajah kesalnya, aku punya niatan untuk terus memanggilnya SAYANG tapi dia malah mengataiku tuli dan idiot” kesal sehun sambil mengerucutkan bibirnya.

 

“ sehun . sehun. Kau ini polos atau bodoh huh ?kau seperti anak kecil” baekhyun menggelengkan kepalanya saat mendengar cerita sehun.

 

“ hey ! aku akui aku bodoh. Tapi kau jangan menghinaku juga” sehun semakin kesal.

“ hanya bercanda. aku punya cara agar dia bisa memaafkanmu. Sini!” baekhyun mendekatkan bibirnya pada telinga sehun dan membisikkan sesuatu disana.

“ APA?!” pekik sehun , karena kaget dengan saran baekhyun

“ tak usah terkejut seperti itu”
“ tapi tidak juga harus me-“

“ sstt diamlah, sudah lakukan saja. Gadis didunia ini memang seperti itu” tangan baekhyun terangkat berusaha membuat sehun bungkam.

“ cepat kemasi barangmu , kita akan ke beijing” perintah baekhyun yang sudah meninggalkan kamar sehun.

 

***

@korean music wave in Beijing

 

Para idol korea pun tampil di KMW in Beijing. Mereka membuat fansnya yang berada disana menjerit kegirangan melihat aksi idolanya. Setelah mereka tampil diatas panggung, mereka berkumpul untuk press conference. Mereka memasuki suatu ruangan termasuk SNSD dan EXO. Mereka duduk berdekatan. SNSD duduk dipaling depan sedangkan EXO duduk dibelakangnya.

“aku tidak mau duduk dekat suho hyung!” marah sehun sebelum mereka duduk.

“ ya sudah kau duduk dekat baekhyun saja sana!” suruh chanyeol.

“bukan begitu, ak-aku..”

“sudahlah didepannya ada yoona noona bukan?” Tanya chanyeol sambil menunjuk ke arah yoona diikuti kepala sehun yang mengarah kearah yoona.

“eumm baiklah”

 

Mereka pun duduk. Suara jepretan kamera wartawan itu terdengar jelas di ruangan itu. Ditambah dengan blitz yang dihasilkan kamera itu membuat mata mereka silau akan cahayanya. Mereka mulai memperkenalkan diri , dimulai dari girlband crayon pop. Lalu mereka semua bertepuk tangan termasuk yoona. Lalu yoona berniat untuk melihat kebelakangnya sambil tersenyum , dan tak sengaja dia melihat sehun.

“ ohh dia ada dibelakang” batin yoona sambil mengerucutkan bibirnya tanda ia tahu.

 

“ haha lihat ini tuan OH “ batin yoona. Lalu dengan sengaja dia senyum ke arah D.O yang membuat sehun jealous. Yoona tersenyum menang saat D.O juga membalas senyumnya yang semakin membuat sehun cemburu.

“Im yoona !!lihat saja kau !” batin sehun menjerit saat melihat peristiwa tersebut.

 

Lalu memperkenalkan diri itu terus berlanjut. Dan lagi-lagi semua bertepuk tangan, dan yoona mempunyai niatan untuk membuat sehun cemburu lagi.

“ aku belum puas dengan tadi ,oh sehun” batin yoona. Lalu yoona sengaja tersenyum kearah Lay .Dan itu semakin membuat sehun terbakar.

“LIHAT NANTI IM YOONA!” Batin sehun.

“ sepertinya aku harus mengikuti saran dari baekhyun hyung” batin sehun sambil memasang smirk di wajah tampannya.

 

Saat sehun memasang smirk mengerikannya itu , yoona tak sengaja melihatnya dan membuat yoona bergidik ngeri melihatnya.

“ Ada apa dengan anak itu? Mengapa dia memakai smirknya itu disaat acara seperti ini?” batin yoona.

 

Disaat acara tersebut masih berlanjut , sehun selalu mencuri-curi pandang dengan yoona. Terkadang rasa bosan selalu menggelutinya.

“hyung, kapan ini selesai?” bisik sehun tepat dibelakang telinga baekhyun.

“sebentar lagi, kau jangan memasang wajah seperti itu” balas baekhyun.

“ aku sedang memikirkan saran yang kau berikan”

“jadi kau benar ingin melakukannya?”

“ya, karena dia yang memberiku kode “ lagi-lagi smirk sehun keluar.

“tidak ku sangka” baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya saat sehun ingin megikuti sarannya.

“ kenapa?” Tanya sehun dengan polosnya.

“ kau sudah dewasa rupanya”

“ hey, aku ini pria berumur 22 tahun”

“ tapi tingkahmu seperti bocah umur 5 tahun”

“selalu saja”

 

Disaat sehun sedang asyik memandangi yoona dari belakang. Tiffany membisikkan yoona tentang sehun.

 

“yoong, lihatlah kebelakang sehun terus memandangimu” Tiffany memberi isyarat.

“ benarkah?” Tanya yoona tak percaya dan dia menolehkan kepalanya untuk memastikan perkataan tiffany. Sedikit menoleh lalu melirik kearah sehun. Sedangkan sehun yang mengetahui bahwa yoona akan menoleh pun mengarahkan pandangannya ke tempat lain.

 

“ah kau sudah ketahuan. Jangan berpura-pura seperti itu. Dasar!” batin yoona.
“bagaimana? Benarkan?” Tanya tiffany untuk memastikan kepada yoona bahwa perkataan yang dia ucapkan benar.

“ya benar, dia sudah tertangkap basah sedang melirikku . tapi masih saja berpura-pura tidak melirikku” gerutu yoona.

“ apa dia tidak tahu akibat bila fansmu dan sehun mengetahuinya?” Tanya tiffany.

“entahlah. Sudah beribu kali aku mengingatkanya namun masih saja dia tidak mendengarnya dan beralasan bahwa kita memang berpacaran” jawab yoona sembari mengedikkan bahunya.

 

Sehun selalu melirik kearah yoona. Tak peduli dengan kamera yang selalu memperhatikannya. Atau fans yang mengetahui gerak matanya. Dia akan lupa diri bila sudah melirik yoona.

Disaat MC membuat lelucon, semua tertawa. Termasuk yoona dan sehun. Namun disaat yang lain kembali serius. Sehun masih tertawa terbahak-bahak karena tidak bisa menahan tawanya. Lalu dia melihat kearah kanan dan kiri.

“mengapa tidak ada yang tertawa ?” Tanya sehun dalam batinnya. Lalu sehun berdeham dan kembali bersikap cool dengan melipat kedua tangannya. Sedangkan wajah D.O terukir senyum padahal didalam hatinya dia tertawa kencang melihat tingkah sehun.

 

“ hey sehun ! jangan memasang wajah seperti itu” seru baekhyun.

“wajahku memang seperti ini” jawab sehun dengan pandangannya yang tak luput dari yoona.

“ hey! Yang berbicara itu disini. Bukan disana” ujar baekhyun menyindir yoona. Lalu yoona sedikit menggeser posisi duduknya hingga sedikit menoleh kearah belakangnya. Sehun yang takut akan ketahuan lagi pun mengedarkan pandangannya kearah lain.

“ Diamlah ! kau berisik sekali, Hyung! Mengganggu saja” ketus sehun lalu kembali melirik yoona. Lalu sehun menunduk sejenak. Disaat sehun menunduk, yoona berbicara pada tiffany.

“ tiff, sehun ketahuan lagi” seru yoona sembari mengeluarkan senyumnya karena mengingat tingkah kekasihnya itu.

“maksudmu?” Tanya tiffany.

“ dia ketahuan sedang melirik kearahku “ sesekali wajah yoona terukir senyumnya.

“ ahh dasar bocah cadel itu!” ujar tiffany.

“ hey!” yoona menatap kearah tiffany. Tiffany mengira yoona akan marah karena sudah mengejek kekasihnya namun yoona malah tertawa.

“ haha.. dia bukan cadel hanya kurang lancar mengucap huruf S” yoona tertawa tetapi kata-katanya membela sehun.

“ selalu saja. Membela demi kekasih, cih” tiffany sedikit menyindir yoona.

“ aku tidak membelanya” jawab yoona sambil mengerucutkan bibirnya.

“ terserah” tiffany memutarkan bola matanya. Karena yoona selalu mengelak jika berhubungan dengan sehun.

 

“mereka membicarakan apa?” Tanya sehun dalam hati saat melihat yoona dan tiffany sedang mengobrol.

 

“Hey! Lihatlah kedepan” perintah baekhyun sembari menyenggol bahunya ke bahu sehun.

“diamlah! Sepertinya mereka membicarakanku” suruh sehun dengan nada ketus.

“ percaya diri sekali “ cibir baekhyun.

 

***

 

Acara Korean Music Wave sudah selesai. Seluruh artis asuhan agensi SM entertainment harus kembali kekorea setelah acara itu karena ada rapat di gedung SM. Mereka harus mengambil jam penerbangan sekarang juga. Sungguh mereka butuh istirahat sekarang juga. Ini memang masih pukul 5 sore, tetapi mereka lelah. Mereka sudah sampai dibandara incheon. Banyak penggemar yang sudah memenuhi bandara hingga membuat perjalanan mereka terhambat.

“Sehun jangan memasang wajah suntuk seperti itu!” omel kai.

“ aku mengantuk hyung!” keluh sehun.

“ tidurlah nanti setelah rapat , jangan memasang wajah seperti itu. Kita akan terus dipotret oleh fans” kata kai. Sehun yang baru mengingat akan adanya fans yang sedang memotretnya pun langsung membelakkakan matanya lalu membayangkan wajah lol nya akan tersebar di media. Oh tidak. Tidak .sehun tidak mau hal itu terjadi. Tidak akan membiarkan gayanya yang cool akan hancur dengan tersebarnya foto itu. Oh tidak , memikirkannya saja sudah membuat sehun malu.

Sesampainya digedung SM. Para artis SM pun masuk kedalam gedung itu.

“cepat keruang rapat. Ceo sudah menunggu” perintah staff disana.

“apa yang lain sudah sampai disana?” Tanya suho karena takut hanya mereka yang belum sampai.

“ tinggal grup kalian yang belum” jawab staff itu. Dan dugaan suho benar. Lalu mereka berlari untuk sampai disana. Mereka dilatih disiplin maka dari itu mereka harus cepat sampai diruang rapat. Sesampainya disana..

“ maafkan kami telat” ucap suho sebagai perwakilan grup. Suho membungkuk untuk permintaan maaf karena mereka datang terlambat.

“ baiklah. lain kali jangan diulangi” ucap ceo SM entertainment. Lalu mereka duduk. Sehun melirik kearah yoona yang sedang menatapnya sinis.

“ apa dia benar-benar marah?” Tanya sehun dalam hatinya.

Lalu sehun mendudukkan dirinya disamping yoona .yoona yang masih marah pada sehun pun pindah kesamping taeyeon yang kebetulan kosong. Sehun melihat kearah yoona dengan tatapan bingung .apa yoona benar-benar marah padanya? Pertanyaan yang harus ia temukan jawabannya. Sehun tidak fokus dengan penjelasan yang diucapkan pemimpin perusahaan yang sudah membesarkan namanya ini. Dia terus menatap yoona. Namun yoona selalu membuang wajahnya , tidak mau bertatapan dengan sehun. Sekarang sehun menemukan jawaban dari pertanyaan tadi. Bahwa yoona benar-benar marah pada sehun.

“ apa kalian mengerti?” Tanya pemimpin perusahaan SM.

“ ya mengerti” jawab mereka serempak. Sehun hanya mengangguk walau dia tidak tahu apa yang dibicarakan tadi.

Sehun melirik kearah arloji hitam dengan paduan silver itu. Sebentar lagi waktu makan malam. Dia berniat untuk makan malam bersama dengan yoona. Sebagai permintaan maaf tentunya. Rapat juga sudah selesai. Yoona mempercepat jalannya agar tidak bertemu dengan sehun.

“unnie, aku duluan ya.. aku ingin cepat sampai dorm. Aku ingin beristirahat” pamit yoona lalu mendapat izin dari member SNSD yang lainnya.

“ baiklah , hati-hati “ jawab taeyeon.

Yoona semakin mempercepat jalannya. Dia menuju lift untuk turun kelantai bawah. Kakinya terus dihentakkan karena takut sehun akan menemuinya. Menunggu lift itu terbuka lama sekali.

Ting.

Lift itu terbuka otomatis. Yoona mendongak karena sedari tadi dia menunduk. Yoona maju selangkah. Namun langkahnya terhenti karena ada seseorang disana. Mata yoona terbelakak karena terkejut. Dia melihatnya. Melihat pria berperawakan tinggi itu. Melihat pria itu sedang menatapnya. Yoona mundur satu langkah dan membalikkan tubuhnya. Berlari secepat mungkin dari sana. Namun high heelsnya menghambat larinya. Baru beberapa meter menjauh dari sehun .pergelangan tangannya sudah digenggam oleh tangan kekar sehun.

“ikut aku” perintah sehun lalu menarik yoona.

“ lepaskan aku. Aku bisa berjalan sendiri” ketus yoona sambil mencoba menghempaskan genggaman sehun.

“ melepasmu lalu kau kabur ? begitu? Haha tidak akan. Cepat ikut aku” ucap sehun lalu menarik yoona keluar dari gedung. Yoona meringis karena sehun membuat pergelangan tangannya memerah. Sehun memasukkan yoona kedalam mobilnya. Sehun mengunci mobilnya karena takut yoona akan mencoba kabur darinya. Lalu sehun masuk kedalam mobil lalu duduk dikursi kemudi.

 

“ arghh” yoona meringis karena pergelangan tangannya perih akibat pemaksaan sehun.

“ maaf membuat pergelangan tanganmu sakit” ucap sehun lalu meraih lengan yoona untuk dilihat apa benar pergelangan yoona memang sakit. Namun yoona menghempaskannya.

“jangan sentuh aku” ketus yoona lalu membuang pandangannya kearah samping. Sehun benar-benar yakin bahwa yoona benar-benar marah.

“ baiklah jika begitu” sehun harus mengalah. Lalu melajukan mobilnya.

“mau kemana?” Tanya yoona masih tidak mau menatap sehun.

“ berbicaralah pada orangnya. Orangnya disini bukan diluar sana” jawab sehun.

“ sudahlah jawab pertanyaanku tuan Oh “ yoona memutar bola matanya malas untuk berdebat dengan sehun.

“ sudah kubilang tatap orang yang diajak bicara nyonya Oh” jawab sehun.

“ jangan mengganti margaku !”

“ terserahku “

“KAU!!” geram yoona lalu menatap sehun .tangannya sudah ia angkat tinggi-tinggi untuk memukul pria dihadapannya. Namun harus dihentikan olehnya karena sehun.

Cup~

Sehun mencium pipi yoona. Yoona terdiam beberapa saat. Tangannya yang tadi terangkat pun mulai turun. Dia memegang pipinya yang mungkin sudah memerah akibat malu tadi.

“jangan berlebihan. Hanya mencium pipi, reaksimu begitu. Bagaimana jika yang lain ?” goda sehun.

“ yak !! kau !!”

Yoona berusaha memukul sehun , namun sehun selalu menghindar. Sehun menangkap kedua tangan yoona , sehun mulai mendekati wajahnya pada yoona. Yoona mulai menjauhi wajah sehun. Kepala yoona sudah terbentur jendela. Tinggal beberapa centi lagi keningnya akan bersentuhan dengan kening sehun.

“Se-sehun.. a-apa yang –“ ucapannya belum selesai , wajah sehun sudah menjauh.

“ haha, sudah lampu hijau. Nanti kita lanjutkan” ucap sehun tanpa rasa malu.

“ APA?” pekik yoona.

Mereka sudah sampai disebuah restoran. Mereka masih di tempat parkir mobil.

“Keluarlah” suruh sehun.

“ hey ! aku tidak membawa penyamaran” ucap yoona.

“ tenanglah. Aku akan bertanggung jawab jika ada yang mengetahuimu.”

“ akan aku pegang janjimu” ucap yoona.

 

Lalu mereka berjalan masuk kedalam restoran mewah tersebut.

“ silahkan tuan” ucap pelayan disana. Para pelayan sibuk menyambut sehun dan yoona. Mereka memasuki ruang VIP.

“ kau menyewa ruang VIP ?” Tanya yoona.

“ sudah masuk saja”

 

Saat masuk yoona kagum dengan isinya. Semua isinya adalah bunga mawar berwarna putih, bunga kesukaan yoona. Para pelayan mempersilahkan sehun dan yoona duduk. Lalu para pelayan itu membawakan makanan yang sudah sehun pesan sebelumnya. Ya, sehun mempersiapkan ini semua. Lalu, sebuah alunan musik romantic terdengar diruangan itu. Yoona menikmati makanan yang disajikan. Namun dia menghentikan kegiatan makannya karena tiba-tiba sehun merebut sendok dan garpu nya.

“biar aku suapi” ucap sehun lalu menyuapkan makanan kedalam mulut yoona. Yoona pun hanya mengangguk. Namun disaat suapan ke-3 sehun menjauhkan sendoknya dari bibir yoona membuat yoona mengikuti arah sendok itu dan Cup~

Sehun mencium kening yoona.

“ kau modus sekali” pekik yoona malu. Semburat merah muncul di pipi porselen yoona.

“ biarlah “ jawab sehun lalu mereka berdua tertawa.

“ soal kemarin. Maafkan aku okay ?itu bukan kesalahanku sepenuhnya. Ayolah maafkan aku”

“ um.. baiklah” jawab yoona.

Waktu terus bergulir .hari mulai malam. Makanan yang mereka santap juga sudah habis namun sehun melihat sisa es krim di sudut bibir yoona. Yoona yang melihat arah mata sehun pun mulai menyadari bahwa ada sisa es krim dibibirnya. Tangan yoona sudah terangkat untuk menghapus sisa es krim itu. Namun tangannya dihalangi oleh sehun.

“ biar aku yang menghapusnya” kata sehun. Yoona masih bingung dengan perkataan sehun. Dia mengernyitkan dahinya.

“ maksudm-hmphh”

Sehun mencium bibir yoona. Dia menghapus sisa es krim itu dengan bibirnya. Mata yoona terbelakak dengan sikap sehun. Sehun memperdalam ciumannya. Dan yoona juga membalasnya. Lalu manik pure hazel itu tak sengaja melihat kearah pintu. Ada banyak orang disana. Dia melepaskan ciumannya. Lalu dia membawa yoona kearah pintu tadi. Dan disaat sehun membuka pintu itu.

BRUKK

“ aduhh…” ringis member EXO dan SNSD yang lainnya terjatuh saat sehun membuka pintu itu.

“ eh-hai sehun.. yoona” ucap baekhyun gugup karena ketahuan sedang mengintip acara kencan sehun.

“ hai..” ucap member exo dan snsd yang lainnya lalu salah tingkah saat ketahuan sedang mengintip yoona dan sehun.

“kalian mengapa ada disini?” Tanya sehun bingung.

“ eh itu- um kami… kami habis makan bersama. Ya , kami makan bersama” jawab tiffany.

“ sudahlah kalian pasti mengintip tadi. Jangan mengelak. Alasanmu juga tak masuk akal” ujar yoona.

“ ya kami mengintip tadi. Maafkan kami ..sehun.. yoona” ucap sunny.

“ baiklah. walaupun mengganggu “ jawab sehun.

“ oh iya, maknae kita sudah dewasa rupanya. Wow..ini benar sehun kan?” Tanya chanyeol.

“ aku memang sudah dewasa , hyung! Berhentilah menganggapku seperti anak kecil. Aku sudah dewasa. Aku sudah mempunyai pasangan” sehun memutarkan bola matanya.

“ yang mempunyai pasangan memang beda. Ah, aku jadi iri denganmu “ ucap chanyeol lalu mengusap tengkuknya yang tak gatal.

“ makanya cepat cari pasangan” jawab baekhyun.

“sudahlah. Sudah malam ayo kita pulang” ajak sehun.

“ ayo!” jawab chanyeol.

“ hey ! aku mengajak kekasihku” ucap sehun. “ ayo sayang” lalu sehun pergi meninggalkan mereka. Sehun merangkul bahu yoona. Yoona melirik kearah member snsd yang terlihat iri padanya lalu tersenyum.

 

“ ahh yoona .. aku iri padanya” ucap taeyeon. Ucapannya disetujui oleh teman-temannya.

“ ah bocah cadel itu. Membuatku malu saja” ucap chanyeol. “ ya sudah . jika sehun bersama yoona. Aku bersamamu ya baekhyun” chanyeol mendekati baekhyun untuk pulang bersama.

“ enak saja. Aku bersama kekasihku” jawab baekhyun lalu merangkul taeyeon. Lalu semua tertawa.

“hahaha.. dasar jones” ejek member lainnya.

“ ya, aku jones. Jomblo happiness “

“ bersabarlah hyung! Cobaan seorang jomblo seperti ini” nasihat kai sambil tertawa.

“ sudahlah ayo pulang “

Lalu mereka semua pulang ke dorm masing-masing.

 

Sedangkan sehun dan yoona. Dia masih diperjalanan.

“ terimakasih untuk semuanya” ucap yoona sambil tersenyum.

“ iya sama-sama. “ jawab sehun membalas senyum yoona.

 

“ dan terimakasih sudah membuat dietku gagal. Kau pasti akan jijik melihatku gemuk” ucap yoona sambil tertawa.

“ hey! Yang aku tidak peduli kau gemuk atau kurus. Itu sama sekali tidak berpengaruh pada cintaku untukmu” sehun mencubit pipi yoona.

“ appo!” seru yoona sambil mengusap kedua pipinya karena dicubit oleh sehun.

“ siapa suruh mempunyai pipi chubby. Itu membuatku gemas” ucap sehun lalu mereka tertawa bersama.

 

THE END

Author’s note: hai !gimana? Terinspirasi dari moment yoonhun di KMW in Beijing dan akhirnya bikin ff amberagul kayak gini. Maaf kalau ceritanya ngawur dan alurnya kecepatan atau yang lebih parahnya virus typo bertebaran di ff ini. Sebagian moment diatas juga terinspirasi dari beberapa film tapi ga tau judulnya apaan :v ya udah jangan lupa komen ya! Jangan jadi pembaca ghaib. Masa mau dibilang ghaib sih, makanya komen ya !bye~~

19 thoughts on “(Freelance) Press Conference

  1. thooooooooooooooooooooooooor
    suka banget,,,
    akhirnya setelah seharian nangis, bisa ketawa juga aku…

  2. Akh daebak! Ff ini sweet banget ^^ suka banget sama karakter sehun yg romantis dan yoona yg malu2 ~_~ d buat banyak2 Thor ff kek gini ^^ keep writing~

  3. Ahh berasa beneran ><
    Kangen sama semua moment Yoona couple. Sekarang jarang banget (malahan hampir tidak ada) moment YoongExo atau Yoong couple lain T.T
    Next thor .. ^^
    Fighting!❤

  4. Hehehe, sehunx lucu😀
    iy, aku jg suka moment mrka saat KMW in Beijing, ampe yoona menengok kearah Lay n ngobrol dkit gtu, aw suka deh m0mentx.
    Ff nya lucu, sweet & joha! Neomu daebak thor..

    Keep writting thor!

  5. keren thor! ak suka bgt ff y.. ak baca smbl senyum2 kocak y ada.. romantis y jg ada… ap lg ff ini ttng khdupan y sehari2… di tggu thor ff yoonhun sljt y..

  6. Baguus,,walo sbnernya jujur gag terlalu suka sm fiksi yg menceritakan kegiatan mreka yg sm dg dunia nyata yaitu seorg public figure,, hehehee jd aku lmyn pemilih dlm membaca… Sorry bkn maksud menyinggung,tp mmg keseluruhan cerita,gaya bahasa,aku suka .. Semangaat saengi,, d tunggu karya lainnya,,gamsa..

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s