[Fanfiction Request] Study With My Ex

zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Ssssttt, ini tentang Im Yoona yang tidak bisa menolak belajar dengan Park Chanyeol.

A fanfiction b y Cicil f o r Raina / rainysky

*

“Yoona-ya,” suara bariton milik Park Chanyeol menginterupsi di saat gadis itu sibuk menjelaskan ulang pelajaran kimia. Yoona menghela napasnya kesal dan mengalihkan pandangannya pada Chanyeol, sudah bagus ia masih mau memberikan waktunya untuk belajar bersama dengan ‘mantan pacar’nya. Kini Chanyeol malah tidak mendengarkan.

“Apa lagi? Kau ingin ke kantin? Atau ke toilet? Terserahmu saja, aku tidak peduli.”  Yoona memandang datar laki-laki yang mulai bergerak salah tingkah itu, ditandai dengan mengusap leher belakangnya berulang kali, tipikal Park Chanyeol saat mati gaya.

Sekarang sedang jam istirahat makan siang, dan keduanya masih terjebak di kelas karena terpaksa belajar-mengajar sesuai perintah guru kimia mereka, dan Yoona curiga ini juga karena kerjasama antara Chanyeol dan gurunya. Meski alasannya karena Yoona acap kali mendapatkan nilai hampir sempurna saat pelajaran, sedangkan Chanyeol seperti sudah menjamur di posisi nilai rendah. Tetap saja kurang wajar…. belajar bersama? Sama sekali bukan tipikal guru kimianya.

Ia terus menatap Chanyeol dengan wajah kusamnya, setelah beberapa lama dan tidak ada aksi yang menarik–ini semua karena laki-laki itu hingga ia terpaksa menolak ajakan temannya untuk makan di kantin–Yoona pun memilih kembali fokus pada soal-soal kimia yang diberikan gurunya tadi pagi.

“Jadi pacarku lagi, ya?” Tanpa sadar gadis itu menahan napasnya, matanya masih terpaku pada soal nomor 7, tapi pikirannya tidak. Mendengar Chanyeol bertanya begitu membuat kesehatan jantungnya terganggu karena terus berdebar. “Jangan bercanda, cepat perbaiki otakmu yang miring itu, kita sedang belajar.”

“Belajar untuk kembali menjalin hubungan, mungkin?–ADAW!” Chanyeol mengusap kepalanya yang baru saja mengenyam empuk jitakan dari Yoona. Namun detik selanjutnya ia tertawa, mengingat kembali bahwa dulu–saat berpacaran–Yoona sering menjitaknya karena berbuat sesuatu yang gila.

“Lebih baik kau pergi daripada merayuku terus, aku rasanya ingin muntah.”

Bukannya segera mengangkat kaki dari kelas, Chanyeol malah makin mengeraskan tawanya karena Yoona memperagakan seseorang yang ingin muntah dan mual di depannya. Tanpa sadar ia mengacak-acak rambut gadis itu, semakin Yoona menolaknya, semakin besarlah peluangnya untuk diterima.

“Park Chanyeol….” geram Yoona sembari menatapnya tajam, bahkan suaranya bergetar karena terlalu ditekan. Yoona membunyikan sendi-sendi jarinya, bersiap memberikan jitakan terhebatnya. Kendati begitu, yang ditatap malah masih nyengir dan berujar lagi, “Iya, aku, Park Chanyeol masih mencintaimu.”

“YAK!” Chanyeol langsung berdiri dan mundur tepat sebelum kepalan tangan Yoona yang mungil tapi keras itu membuat dahinya biru. Dengan senyum jenaka setia bertengger di bibirnya, ia berkata “Baiklah, aku pergi. Tapi kau jangan pergi, tidak ke kantin, tidak ke toilet, tidak ke mana pun, oke?”

Chanyeol berjalan mundur ke arah pintu, jari telunjuknya menunjuk-nunjuk Yoona dan mewanti-wantinya. Lalu dia pun berlari pergi, meninggalkan kelas. Yoona hanya bisa mendengus sebal, tanpa sadar ia tersenyum tipis. Tapi, tidak ingin memusingkan perkataan-perkataan Chanyeol, ia berniat kembali mengerjakan soal.

~Just love me right (aha!)
Baby love me right (aha!)~

Bunyinya seperti panggilan masuk dari ponsel, tapi itu bukan ponsel milik Yoona, terang saja karena baterai ponselnya habis. Ia mengedarkan pandangan, dan tanpa susah payah mendapati sebuah ponsel di ujung mejanya. Tepat sekali, itu pasti punya Park Chanyeol, dilihat dari warnanya yang hitam dan nada deringnya–seminggu yang lalu, sebelum putus, Yoona memaksa untuk memakaikan nada dering itu di ponsel Chanyeol.

Dengan gerakan singkat, ia berhasil meraih ponsel itu dan melihat home screen-nya, ponselnya tidak lagi berbunyi dan hanya meninggalkan notif panggilan dari Jongin, tapi bukan itu yang membuat tubuh Yoona bergeming. Foto dirinya dengan Chanyeol saat sedang kencan yang masih menjadi home screen di ponsel itulah penyebabnya,

~Just love me right (aha!)
Baby love me right (aha!)

[Lay] O! naegero wa mangseorijima
Meon maehokjeogin naui universe~

Ponsel itu kembali berdering, dan menampilkan id caller Jongin. Awalnya ia ragu untuk menjawab, tapi seseorang berteriak dari luar kelasnya, menyuruhnya mengangkat telepon itu. Yoona dengan sedikit enggan pun menggeser icon warna hijau dan mendekatkannya ke telinga. “Yak, kau tidak pergi ke mana-mana ‘kan? Cepat buka tirai jendela kelas dan lihat ke bawah.

Yoona hendak protes, mengapa Chanyeol dengan semena-mena bisa menyuruhnya begini? Bahkan, dia meminjam ponsel Jongin dan menelepon ponselnya sendiri? Tapi, lagi-lagi ia menuruti kata Chanyeol, dan begitu ia melihat ke bawah–oh, tidak, anak itu berulah lagi.

Kalau kau ada di kelas Yoona dan pergi ke dekat jendela lalu melihat ke bawah, memang hanya akan disuguhkan pemandangan lapangan yang diisi beberapa anak sedang bermain bola, sama sekali membosankan. Tapi kali ini bukan beberapa anak sedang bermain bola-lah yang ada, kini yang tampak adalah Park Chanyeol berdiri di tengah lapangan dengan gitar dan mic yang terpasang ke speaker, teman-teman seperjuangannya ada di belakang–masing-masing memegang balon dan membentuk tulisan ‘would you be my girlfriend?’–, lebih parahnya banyak murid yang berdiri membentuk lingkaran besar.

Yoona rasanya ingin pingsan saat Chanyeol mulai bernyanyi dan menjentikan gitarnya. Seperti murid-murid -perempuan lainnya, Yoona hanya bisa berdiam di tempat dan memandangi laki-laki yang balik menatapnya teduh. Setelah satu lagu terselesaikan, Chanyeol pun meraih mic agar lebih dekat dengan mulutnya dan suaranya yang lantang pun terdengar.

WOULD YOU BE MY GIRL, BABE?”

Ow, ini gawat, bagaimana mungkin mereka sudah putus minggu lalu karena merasa saling tidak cocok lagi dan sekarang Park Chanyeol menyuguhkannya hal semacam ini? Beritahu padaku, bagaimana caranya Yoona bisa menolak Chanyeol?

Rasa-rasanya itu mustahil–untuk menolaknya.

 

38 thoughts on “[Fanfiction Request] Study With My Ex

  1. Kyaaa. . .suka bnget cara chanyeol merayu yo0na. .oh tuhan gue juga bisa meleleh dan senyum gaje. . .sweet iloveit

  2. Keren thor,ceritanya lucu n menarik.
    Aigoo Chanyeol oppa bisa aja meskipun Yoona unnie nya cuek banget,bakal pingsan kalo didunia nyata kayak gini.Buat author keep writting!

  3. Mwo? Aigoo.. YEOL oppa so sweet dah..
    Tentu saja jwbnya iya, gak mungkn d’tolak.
    Keren thor..
    Neomu joha..

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s