[Freelance] Rain

20150713202535

Rain

Main Cast       : Im Yoon Ah and Member of EXO.

Genre            : Hurt

PG                : 13

Author           : doubleyjung

Disclaimer       : Hi! I’m new freelance! Aku datang membawa fanficku, jujur fanfic ini terinpirasi dari lagu dan mvnya Lim Kim Voice dan Rain. Tapi ini bukan songfic ya! Dan ini benar-benar nulis barasal dari perasaanku paling dalam. Maafkan aku terlalu dramatis^^. Jika ada kesalahan semacam typo atau yang lainnya mohon maaf dan aku butuh semangat dari kalian melalui komentar kalian dan sekali lagi Happy Reading ya^^

“Rain” ujarnya dari bibir mungil pinknya. Dia tersenyum menatap hujan yang tidak terlalu deras dari jendela apartementnya. Dia duduk didekat jendela yang berembun akibat hujan tersebut,tangannya bergerak menulis kata Rain.

“Kau sangat menyukai suasana seperti ini bukan?” katanya berbicara sendiri sambil tersenyum sendiri dan mungkin orang akan menganggapnya gila atau apalah itu tapi menurut nya dirinya masih normal.

          Gadis itu beranjak dari duduknya, dia bosan didalam saja ketika hujan. Dia segera berganti baju dengan gaun soft pink dibawah lutut sedikit dan membawa jas mantel tebalnya berwana cokelat kesayangannya. Oh, tolong jangan lupakan payung mana mungkin keluar tanpa payung.

Kini dirinya sudah ada diluar, dia menengadah sedikit menatap langit diatasan yang dengan senang hati menjatuhkan air kemuka bumi ini. Lalu kembali berjalan sambil menikmati suasana hujan yang membuat hatinya tenang.

Kota Seoul selalu ramai, dan sekarang meskipun sedang musim hujan bukan berarti Seoul akan sepi. Malah mata gadis itu masih asyik melihat orang yang berlalu-lalang sepertinya di jalanan.

Kini matanya menangkap adegan romantis sepasang kekasih dibawah hujan, begitu romantisnya lelaki tersebut dia rela gadisnya tidak basah dan mengandalkan payung nya untuk tidak membasahi gadisnya sedangkan dirinya? Lihatlah setengah badannya hampir basah dan dia melihat gadis itu sedang dalam suasana kesal kepada pacarnya dan membuat dirinya teringat sesuatu kejadian di masa lalu.

Kau tahu aku membenci keadaan ini! Kita terjebak sekarang dan kita harus segera pergi ke undangan peresmian itu Oh Sehun!” rutuk Gadis itu didalam mobil

          “Yoong,tidakkah kau lihat mobilku mogok dan sialnya kita ini tidak didaerah kota dan aku tidak terlalu tahu bengkel di daerah ini! Astaga” desis lelaki berkulit putih pucat itu

          “Kau selalu begitu Oh Sehun, pergi kemanapun tidak pernah memeriksa apapun sudah kebiasaanmu!” kata Yoona marah-marah sedangkan Sehun diam menatap lurus.

          “Yoona, kupikir kau harus pulang ke Seoul sendirian! Bukannya acara peresmian itu sangat penting?”

          “Ya, sangat penting” ujar Yoona datar, lalu Sehun segera mengambil payung dan keluar dari mobil dan menarik Yoona keluar dari mobilnya.

          “Ayo jalan, Kau harus kembali ke Seoul bukan? Aku baru ingat 300 meter dari sini ada bus stop. Kau harus hadir ke acara peresmian itu karna itu sangat penting”ujar Sehun panjang lebar dan mereka pun berjalan ditengah hujan deras dengan payung itu dan Sehun dengan sabarnya memayungi Yoona meskipun badannya sekarang setengah basah.

 

          Kini Yoona sudah berada di cafe langganannya bukan ini adalah cafe langganan kami berdua, aku dan Sehun. Dia masuk kedalam, dan seperti biasanya dia memesan menu minuman favorit mereka caffe latte.Rasa caffe latte ini memang tetap sama seperti 3 tahun lalu, tetapi suasana sekarang tidak sama dengan 3 tahun yang lalu

Matanya masih asyik melihat dan membaca tulisan yang terdapat di buku bersampul cokelat seperti kulit kayu ditemani alunan musik jazz yang beradaa di cafe ini. Yoona menggaris bawahi tulisannya dengan pulpennya.

Buku itu sangat berarti baginya bahkan menurutnya tulisan yang dibuku ini sangat mahalnya dan takkan bisa dibeli penerbit manapun untuk diterbitkan. “Hujan tidak teralalu buruk dan dia seperti sahabat bagiku membuatku tak terlihat lemah, bahkan ketika sakit itu menjalar.Hujan membantuku untuk tidak tampak menyedihkan menutupi bahwa kenyataannya aku menangis”

Yoona beranjak pergi dari cafe itu dan menuju tempat tujuan utamanya,taman kota. Hujan masih setia menemani perjalanannya, meskipun dingin dirasakan tubuhnya. Tapi dia berusaha keras untuk sampai di Taman itu.

Dan kini dirinya duduk di bangku yang sama 3 tahun lalu saat dia menunggu orang terpenting bagi hidupnya. 20 menit sudah dirinya duduk disini, dia mulai bosan dan setia memegangi payungnya.

Dan kali ini dia mencoba menari ditengah hujan dengan payungnya, tampak sedikit aneh mungkin di mata orang. Tapi syukurlah taman ini kini sepi karena hujan, dan dirinya bersyukur tak ada yang melihatnya sekarang.

Kini dia tersenyum, senyum ini tulus dari diri seorang Im Yoona setelah 3 tahun berlalu. Dia melepaskan payungnya agar hujan itu menerpa dirinya dan akan membuatnya basah dia menengadah ke langit dan memasang senyumnya

“Sehun…Oh Sehun yang jauh dimataku” kata-kata itu lolos dari bibir pinknya

“Sehun, tepat hari ini 20 Oktober 2014 jam 2 KST kau pergi kesana” Yoona menunjuk kearah langit hatinya sungguh tertohok

“Sehun, pada hari ini juga seharusnya hubungan kita sudah 5 tahun. Kau tahu 20 Oktober 2010, aku menunggumu disini. Kau menyuruhku disini untuk bertemu setelah hilang berbulan-bulan” kini tangisan Yoona sudah pecah

“Sehun, andai saja. Ani, kalau aku tidak bodoh menyadarinya aku akan tidak akan tinggal diam. Kau membiarkan sendiri rasa sakit itu menggrogoti tubuhmu,AKU MERASA SEPERTI ORANG YANG PALING BERSALAH DIMUKA BUMI INI. AKU BERSAMA MU BERTAHUN-TAHUN DAN ADA RAHASIA YANG TAK KUKETAHUI DARIMU” teriak Yoona sambil menangis sekencang-kencangnya dan terjatuh karena tak bisa menopang badannya.

“Sehun, ada yang aku ingin aku ungkapkan selama ini” Dia berusaha tegar tapi air mata itu tetap mengalir deras tetapi ditutupi oleh hujan.

“Sehun, 3 tahun ini berat bagiku melepaskanmu. Aku hidup didalam memori kita, kau tahu? Ini sangat membuatku menderita. Halusinasi akan dirimu selalu ada di dalam hidupku, walaupun kau sudah tenang disana aku hidup disini seakan kau ada..” Yoona tak mampu lagi melanjutkan

“Sehun, aku selalu melewati hariku dengan penyakit ini. Aku bangun seolah mendapati kau, dan aku membuat sarapan kesukaan kita dan kopimy. Mengambil baju mu dan mengambil dasi untuk memasangkannya ke tubuh kekarmu dan ketika itu juga alam bawah sadarku kembali dan membuatku menangis lagi akan kenyataan ini.” Yoona mengusap airmatanya, hujan mulai reda dan digantikan gerimis.

“Oh Sehun, kau tahu betapa kuatnya aku menjalani 3 tahun ini tanpamu dan hidup dengan penyakit ini. Tapi Sehun, izinkan aku mencoba untuk mengobati sakit ini. Karena seseorang memberikan aku pengobatan. Awalnya aku tak ingin, tapi setelah akhir-akhir ini aku sering bersamanya dan memikirkan tawarannya selama 3 bulan. Aku berfikir itu adalah kesempatanku untukku kembali.”

“Sehun, tenanglah aku masih mencintaimu. Awalnya aku ingin menyusulmu kesana ,kelangit tempat kau berada.Tapi dia yang akan membantuku untuk pengobatan ini menyadarkanku dari niat burukku”

“Dan terakhir Sehun, kuharap aku bisa melakukannya dan juga kuharap kau bisa membantuku dari jauh” ujar Yoona beranjak pergi dan kini hujan telah berhenti dan matahari mulai sedikit muncul membuat seketika pelangi menghiasi langit.

Di kehidupan selanjutnya lihatlah aku sebagai langit, dan ketika pelangi itu mencul setelah hujan. Itu adalah senyum bahagiaku dan doa untuk kebahagianmu.-Quotes Sehun’s Diary of We

 

 

THE END

Nb: Sebenarnya author mau buat Sehun anotherside story atau Yoona dengan lelaki lain yang membantunya itu. Semua terserah Readers, jika minat fanfic ini kurang author akan buat fanfic yang baru lagi dan terima kasih buat siapapun yang baca dan terima kasih buat admin yang udah post fanfic aku. Khamsamida Yeoreobun:^)

20 thoughts on “[Freelance] Rain

  1. Boleh juga tuh thor dibuat yang sehun another side dan yoona sama yang cowo yang ngebantu nya soalnya penasaran juga siapa orang nya hehe. Keep writing ya author(:

  2. sehunnya udah gk ada..
    ya, bunuh diri bukan akhir dr sgalanya..
    sehun akan selalu menjadi kenangan terindah utk yoona.,

  3. Sehunnya meninggal ya thor?
    Aduh butuh kelanjutan ini
    Kalo gak sehun side story ya kelanjutannya hidup yoona 2 2 nya aja thor heheh

  4. bikin yoona bahagia thor.. trsrh dngn spa… tp msi penasaran spa yg bantu yoona saat2 terpuruk…
    next thor ak hrp ada kljtn y…

  5. Sedih😥 ayo bikin sehun anotherside sama yoona nya lagii.. Penasaran juga laki lakinya siapa.. Fighting

  6. aku ikut author aja deh mau dibuat smuanya juga gapapa..
    brharapnya yoona bisa bangkit lagi
    bahagia mskipun bukan dg sehun
    sehun pasti juga bahagia klo orang yg dicintai bahagia..

  7. Yahh bikin terharu aja T.T
    Emm mau sedikit koreksi, gak ada typo sih, tapi pengulangan katanya dikurangi ya author🙂 seperti kalimat “Sehun, ada yang aku ingin (aku) ungkapkan selama ini” hihi rasanya agak gimana gitu bacanya, but overall keren kok cerita kamu thor ^^
    Fighting!❤

  8. Sakitnya tuh nyesek.. haha kasian… bkin yoona bhagia ajah thor ama exo member lain.. plihannya chanyeol.. hehehehe kn happy virus… pkonya d tggu krya slnjutnya thor….

  9. Hue Sehun udah meninggal ternyata, jangan dibuat ssehunotherside, thor nyesek banget iu nanti mah, hayati nggak kuat *apadah
    Tp ini keren kok, thor, nyesek bgt, kalo bisa sih bikin Yoona nggk terpuruk lagi, sehun pasti juga pengen yoona bahagia. Ditunggu karyanya yg lain ya thor, semangat!!!

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s