[Freelance] One Last Time

tumblr_nia1osvVdJ1s0rhu3o2_500 xem-và-tải-mv-party-của-snsd-bản-hd12

Author: Nikkireed

Main Cast: Yoona & Luhan

Inspired by Ariana Grande’s MV

Genre: neither beginning not end ficlet

…. about the Earth on course to pass through the tail of a comet named Eurydice, as well as displaying a worldwide panic….
“Apa yang terjadi?” Yoona bergerak terbangun dari tidurnya di jok samping Luhan yang sibuk menunggu macet dengan memainkan handycam.
Luhan mendongak pada Yoona, memberikan tatapan terkejut.
“Aku tidak bisa melihat apa-apa. Sudah berapa lama kita disini?”
….Meanwhile, in the other place Eurydice were hanging around the sky and….
Yoona mengerutkan kening pada Luhan setelah mendengar berita dari radio mobil, lalu menatap keluar kaca mobil, melihat langit. Apa yang Yoona lihat berbeda dengan Luhan. Jika Yoona menatap langit dan melihat keindahan warna-warni yang didominasi warna ungu dan pink yang indah, maka Luhan menatap Yoona yang begitu tenang memandangi langit tersebut, itu yang indah.
“Yoong, jangan ke –“
Kalimat Luhan tertahan karena Yoona sudah keluar dari mobil dan menutup pintu. Luhan segera menyusul gadis itu.
“Yoona, jangan gila.”
“Tapi ini indah, Lu. Ini indah sekali!” Yoona terguncang karena kegirangannya melihat langit sore yang begitu indah tersebut. Yoona berjalan melewati beberapa mobil yang terjebak macet juga.
Segera, Luhan mengunci mobil sekali dan membiarkan mobilnya dibelakang lalu menyusul Yoona.
Yang ada dihadapannya adalah segerombolan orang-orang yang melewati polisi untuk pergi. Herannya kenapa polisi begitu keras menahan orang-orang tersebut.
“Tapi, pak, keadaan sedang darurat. Anda diminta untuk tetap ditempat.” Begitu yang di dengar Luhan.
“Yoong!” Seru Luhan saat mendapat sosok Yoona berebutan melewati polisi tersebut.
Yoona hanya menoleh sebentar lalu segenap kekuatannya ia mendorong polisi-polisi tersebut dan berhasil lolos.
Luhan mencari jalan lain agar segera mendapatkan Yoona, tidak mungkin ia kehilangan Yoona disaat seperti ini. Ia berjalan melewati sebuah mobil ambulance yang sedang menggotong seorang pasien dan melewati pertugasnya, “Maaf, pak, permisi.”
Luhan berlari secepat mungkin ketika ia lolos dari mobil ambulance tersebut.
“Yoona!”
Luhan mendapatkan sosok Yoona sedang mencoba membuka pagar sebuah komplek.
“Buka, Lu.” Yoona memaksa Luhan membuka pagar tersebut dan setelah berhasil dengan cepat Yoona menghambur masuk ke sebuah lorong bagian belakang rumah. Disana terdapat sebuah tangga tinggi menuju atas.
Yoona berlari menaiki tangga tersebut.
“Tidak, nona. Jangan!” Seorang tim evakuasi berpakaian serba kuning melarang Yoona naik, tapi tidak didengar Yoona, tentu saja.
Luhan mengikuti Yoona berjalan keatas apartment tersebut. Mendapatkan ia masuk melalui sebuah pintu ke sebuah ruangan.
“Kesini Lu.” Ucap Yoona saat ia melewati sekeluarga yang sedang berdoa karena ketakutan. “Pelan-pelan.” Yoona meletakkan ujung jari telunjuknya didepan mulut, menyuruh Luhan diam.
Yoona meraih gagang pintu yang lain dan tiba-tiba..
….PRANK!
Yoona terjatuh dilantai dan untungnya berhasil ditangkap Luhan. “Kau baik?”
Yoona mengangguk cepat dan segera bangkit berdiri dan melepaskan pelukan Luhan. Ia berlari lagi dan masuk sebuah ruangan yang berisik.
Mereka mendapati diri mereka sekarang dalam sebuah ruangan yang berisi banyak televisi yang mengeluarkan siaran statis yang mendengung, mereka tidak menyadari bahwa ada seseorang yang mendekati mereka.
“Kalian, anak muda. Jangan nekat.” Suara itu berat, khas orang tua. Ternyata dari sebelah kiri Yoona, muncullah seorang kakek tua yang berusaha mendorong Yoona menjauh sebuah pintu di ujung ruangan tersebut.
“Yoona!”
Luhan langsung menahan kakek tua tersebut yang hendak memukul Yoona. Ia mendorong kakek tersebut hingga terpental mengenai salah satu televisi bersuara statis tersebut. Dan televisi tersebut berubah menjadi countdown timer.
01.11
01.10
“Cepat, Lu.” Yoona menarik Luhan melalui pintu tersebut karena Luhan terfokus pada countdown timer di televisi aneh tersebut.
Dengan cepat dan sedikit terengah-engah, Yoona membelok jika menemukan belokan, Yoona berlari menaiki tangga jika menemukan tangga, Yoona tidak memperdulikan apa yang sedang terjadi. Membuat Luhan yang mengikutinya dibelakang terheran dengan apa yang dicari Yoona.
Disaat semua orang sedang sibuk menyelamatkan nyawa, kedua anak muda ini mencari kesenangan lain.
Sampai mereka mendapati diri mereka berada di atap apartment, Yoona menatap langit dengan penuh senyuman.
“Bisa kau letakkan handycam tersebut?” Yoona melirik tangan Luhan yang masih memegang handycam sedari tadi. Luhan sendiri tidak menyadarinya bahwa ia membawa handycam tersebut. Karena panic mengikuti perginya Yoona.
“Ah, ya.” Luhan melepaskan handycam tersebut dan meletakkan ke lantai. Kemudian meraih tangan Yoona.
Luhan mengikuti arah pandang Yoona ke langit. Baru ia sadari apa yang sedang ia lihat. Hamparan langit berwarna ungu, pink, oranye bercampur di atas mereka. Beberapa percikan yang menyerupai ekor komet juga bergerak melewati mereka menimbulkan suara pekikan.
“Lihat aku.” Perintah Yoona, saat sudah mengalungkan tangannya dileher Luhan. Karena perhatian Luhan sepenuhnya masih ada pada langit indah tersebut.
“Lu, lihat aku.” Yoona menahan wajah Luhan agar bisa menatapnya. Luhan tersenyum karena Yoona memanyunkan bibirnya karena cemberut Luhan salah fokus.
Luhan langsung menyatukan dahinya dengan dahi Yoona, merasakan hembusan nafas Yoona.
“Aku menyayangimu.” Luhan memanfaatkan moment tersebut untuk menemukan bibirnya dengan Yoona.
Sebuah komet berwarna pink melewati langit tepat diatas mereka.
….PRANK!

an. sebenernya ini salah satu request dari apareecium dari jaman dahulu kala tapi baru sempet direalisasikan. maafkan karena alur cepat kayak Fast7 dan bahasa yang membosankan. ini hasil kerja 30 menit. terima kasih sudah membaca.

19 thoughts on “[Freelance] One Last Time

  1. Itu hujan komet yha thor,??:/ trus warna pink,ungu,orange itu warna kometny.. Aq kira tdi yg warna warni itu awanny😀
    ffny bagus thor,,aplgi castny LuYoon🙂
    Keep writing thor ^^

  2. Oh,aku kyk nya ngeh sm cerita ini,iya iya aku ngerti kok,cuma gk bisa d ungkapkan dgn kata2,jd aku komentar yg lain aja lah ya..ini kereennn banget Author,waktu baca cerita bagian awal lalu ke bagian selanjutnya dan selanjutnya,perasaanku seperti terus menjemput sebuah keterangan dan kejelasan dari cerita ini,keren banget,jd hanyut aku dlm cerita ini,huhuhuhuuh.. Banyak yg bilang cerita ini absurd dan nggak ngeh ya??kok menurut aku nggak ya??lebih absurd dan nggak ngeh lagi klo kita nonton MV buatan SM,kyk MV SHINEE yg baru itu lho..

  3. Kiamat?sebenernya ini keren thor tapi cara penulisannya yang buat readers bingung. Ini keren banget kokkk. Aku suka hehe. Itu yang hitungan waktu mundur 1menit itu hitungan akan terjadi kiamat?

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s