LAST GIFT

image

L A S T    G I F T

by
Michelle Angela

starring
Im Yoona and Oh Sehun

NOTE : Please appreciate my story with your comment and like. Don’t be a silent reader!
Keep calm and love YOONGEXO! XOXO!

=====

“Hey, Oh Sehun! Cepat bangun, kau harus lihat cuaca hari ini sangat baik dan sangat tepat untuk berkencan. Apa kau tidak berniat untuk mengajak Yoona Noona berkencan hari ini?”Menurut Oh Sehun suara sahabatnya yaitu Kim Jongin adalah suara yang paling tidak ingin ia dengar di pagi hari. Pertama, karena ia sudah mengganggu waktu tidur Oh Sehun. Kedua, karena ia sudah mengucapkan nama gadis itu -Im Yoona-

Hari ini adalah hari terburuk untuk Oh Sehun. Kalau Tuhan bisa mengambil nyawanya, maka Sehun akan memberikannya secara gratis. “Diamlah Jongin. Bisakah kau tidak menggangguku di pagi hari seperti ini? Kau membuat moodku buruk Jongin!”

“Ada apa denganmu Tuan Oh? Tidak biasanya kau seperti ini?”

“Rasanya aku tidak ingin membuka mataku lagi, karena jika aku membuka mataku maka aku akan merasa sakit”

Setelah mendengar penuturan sahabatnya itu, membuat Kim Jongin menjadi kaget bukan main.
“Ada apa denganmu Sehun-ah? Sejak kapan Tuan Oh Sehun yang terhormat menjadi seorang pria melankolis seperti ini?”

“Semuanya sudah berakhir, Jongin. Semuanya”jawab Sehun secara ambigu

“Semuanya? Apa maksudmu Sehun-ah? Apa yang berakhir?”tanya Jongin kemudian mulai berpikir apa maksud dari perkataan sahabatnya ini

“Hubunganku dengan gadis itu sudah berakhir”

“Maksudmu Yoona noona? Wait?! Bagaimana hal ini bisa terjadi? Kalian kan sudah berpacaran lebih dari 3 tahun, dan aku kira kalian akan menikah tahun depan”kali ini Jongin terlihat seperti ahjumma yang sedang heboh karena tertinggal gosip terpanas di abad ini.

“Aku juga tidak percaya, kemarin dia mengatakannya langsung padaku”

-FLASHBACK-

“Baby, kau sudah datang? Mianhae aku terlambat. Tadi ada sedikit urusan di kantor”siang itu Sehun baru saja memasuki sebuah Restoran Jepang kesukaan gadisnya.

“It’s okay Oppa, no problem. Lagian aku juga baru sampai. Mau pesan apa?”gadis itu masih terus memancarkan senyum cantiknya. Sejujurnya gadis itu telah berbohong, gadis itu sudah menunggu Sehun selama hampir 2 jam lamanya. Namun, ia tidak ingin membuat Sehun semakin merasa bersalah padanya. Ia juga tahu sendiri bahwa Sehun adalah orang yang sibuk karena ia adalah seorang direktur dari perusahaan otomotif terkenal di Korea.

“Terserahmu saja, aku suka semuanya”jawab Sehun, kemudian Yoona pun langsung memesan makanan mereka kepada seorang pelayan.

“Bagaimana pekerjaanmu Oppa? Sangat sibuk?”tanya Yoona saat ia telah usai memesan makanan mereka.

“Tentu saja, dan sekarang menjadi semakin sibuk setelah Appa menandatangani kontrak baru”

“Jangan terlalu lelah Oppa, kau harus tetap menjaga kesehatanmu. Kau bisa membagi pekerjaanmu yang bertumpuk itu pada Suho Oppa ataupun Xiumin Oppa. Mereka pasti akan membantumu”

“Aku tahu Yoong, jangan khawatir. Betapa beruntungnya aku memiliki gadis sepertimu Yoong. Gadis yang sangat diinginkan oleh hampir seluruh populasi pria disini menjadi milikku seorang”ujar Sehun sambil menggenggam jemari gadisnya.

“Jangan berlebihan Oppa, ya tentu saja kau harus merasa beruntung. Oppa sebenarnya…….”perkataan gadis itu pun terinterupsi dengan kedatangan sang pelayan yang menghidangkan pesanan mereka.

“Ada apa Yoong? Ada yang ingin kau katakan padaku?”

“Nanti saja, sekarang kita makan dulu saja sebelum makanannya menjadi dingin. Buku mulutmu Oppa”Kemudian mereka pun memakan makanan mereka dengan penuh kehangatan seperti biasanya.

“Oppa, sebenarnya ada hal yang ingin aku katakan padamu”Yoona pun akhirnya memberanikan dirinya untuk mengutarakan hal yang sudah dipendamnya daritadi

“Ada apa? Katakanlah”

“Aku ingin kita berpisah”4 kata yang diucapkan gadis itu telah membuat Sehun kehilangan seyum yang ia pancarkan daritadi. Bila waktu bisa diputar, Sehun akan meminta agar waktu bisa kembali pada saat dimana gadis itu belum mengucapkan 4 kata yang paling ditakutkan Sehun di dunia ini.

“Yoong? Kau tidak sedang bercanda kan?”Sehun masih menganggap bahwa penuturan gadisnya itu adalah sebuah candaan

“Aku tidak bercanda. Aku serius Oppa”

“Kenapa Yoong? Kenapa kau ingin kita berpisah?”

“Aku rasa kita sudah tidak cocok lagi Oppa. Kau terlalu baik untukku, dan aku rasa kau pantas untuk mendapatkan gadis yang lebih baik dariku. Terima kasih atas semua waktu yang telah kau habiskan bersamaku selama ini. Semoga kau selalu berbahagia Oppa”Tepat setelah Yoona selesai mengucapkan semuanya, gadis itu langsung mengambil tas tangannya kemudian segera pergi meninggalkan Oh Sehun yang masih berdiam diri di tempatnya.

Ingin rasanya Sehun segera melangkahkan kakinya untuk mengejae gadis itu. Namun kakinya seperti tidak bisa digerakkan sesuai keinginan hati Sehun. Entah mengapa Sehun merasa saat itu juga langit runtuh. Hari, jam, menit dan detik itu pula adalah kiamat bagi seorang Oh Sehun. Saat itu juga Sehun sangat ingin sekali untuk meninggalkan dunia ini, karena dunianya yaitu Im Yoona telah meninggalkannya. Gadis itu adalah segalanya untuk Sehun. Gadis itu adalah oksigennya. Oh Sehun akan dengan sangat rela menukar segalanya hanya untuk mendapatkan gadis itu di sisinya untuk selamanya.

-End of flashback-

“Jadi kau tidak mengejar Yoona Noona? Kenapa Sehun? Kenapa kau tidak mengejar gadis yang kau cintai itu?”tanya Jongin setelah ia mendengar semua cerita Sehun

“Aku tidak bisa Jongin. Saat aku menoleh, aku melihat gadis itu sudah pergi bersama pria lain yang aku sendiri juga tidak tahu siapa pria itu”

“Apa kau perlu aku untuk menyelidiki pria itu?”perlu kalian ketahui bahwa Jongin adalah anak dari seorang gangster terkenal di Korea. Bukan gangster tindakan kriminal, tapi bisa dibilang bahwa mereka adalah gangster pemberantas kriminalitas yang terjadi di Korea.

“Tidak perlu, aku dan dia sudah berakhir”jawaban singkat dari Sehun itu sangat berbalik dengan kata hatinya. Sejujurnya Sehun sangat ingin untuk mengatakan terima kasih pada Jongin karena sudah bersedia untuk membantunya. Namun entah mengapa Sehun tidak ingin menerima bantuan sahabatnya itu.

=====

“Hey dude! Akhirnya kau datang juga, kami kira kau tidak akan datang. Kenapa sendirian? Mana Yoona?”tanya sepupu Sehun yang bernama Baekhyun saat pria itu baru saja memasuki sebuah private room di klub malam bergengsi di daerah Gangnam.

“Kami sudah berakhir”3 kata yang diucapkan Sehun tanpa beban itu membuat seluruh pasang mata yang ada di ruangan itu menoleh padanya. Bagaimana mungkin pria itu bisa mengucapkan kata-kata yang sangat menyakitkan dengan sangat enteng.

“Kapan? Kau tidak sedang bercanda kan?”kali ini pria lainnya yang bernama Luhan buka suara.

“Kemarin. Aku sangat serius Hyung, sudahlah jangan biarkan hal ini membuat suasana menjadi canggung. Aku baik-baik saja. Let’s party tonight!”ujar Sehun ringan kemudian yang lainnya pun ikut menyoraki Sehun meskipun dalam hati mereka sendiri bertanya-tanya.

“Sehun-ah, hentikan. Kau sudah sangat banyak minum malam ini. Lebih baik kau berhenti sekarang, aku antar kau pulang”ujar Baekhyun kemudian mengambil alih gelas yang ada di genggaman Sehun.

“Tidak mau Hyung, aku tidak mau pulang. Aku ingin minum sampai semua memori di otakku hilang. Semuanya hilang, aku ingin semuanya hilang dari otakku”

“Ayo kita pulang Sehun-ah, kau sudah sangat mabuk”Baekhyun tidak menghiraukan ucapan Sehun dan langsung membopong Sehun yang dibantu oleh Luhan.

“Luhan Hyung, tolong pesan Jung Ahjussi untuk membawa mobil Sehun pulang ke apartemennya. Aku akan mengantarkan Sehun pulang”pesan Baekhyun sebelum meninggalkan klub malam tersebut.

=====

‘Yoboseyo, Yoona-ya bisakah kau ke apartemen Sehun sekarang?’
‘Yoboseyo Oppa, mianhae aku tidak bisa. Hubunganku dan Sehun sudah berakhir sekarang’
‘Aku tahu Yoong, tapi bisakah kau menemui Sehun sebentar saja? Ia mabuk berat dan daritadi ia hanya memanggil namamu Yoong’
‘Mianhae Oppa, aku tidak bisa’
‘Ayolah Yoong, sekali ini saja. Aku tahu hubungan kalian sudah berakhir, tapi tidak bisakah kau datang kemari sebentar saja? Apa kau tidak kasihan dengan Sehun? Sehun tidak pernah mabuk berat seperti ini Yoong’
‘Hmm..baiklah Oppa, aku akan kesana sekarang juga’
‘Terima kasih Yoona-ya’

Setelah kurang lebih 30 menit, Yoona pun tiba di apartemen Sehun.

“Baekhyun Oppa?”

“Oh kau sudah sampai? Baiklah aku pulang sekarang. Tolong jaga Sehun”

“Oppa? Sebenarnya apa yang terjadi?”

“Tadi Sehun pergi ke klub bersama kami, namun ia minum terlalu banyak Martini dan inilah akibatnya. Yoong bisakah aku memohon satu hal padamu?”

“Apa itu Oppa?”

“Bisakah kau menarik kembali ucapanmu pada Sehun? Ia sangat terpukul dengan perpisahan kalian. Aku tidak tega melihat Sehun seperti ini”

“Mianhae Oppa, aku tidak bisa. Keputusanku sudah bulat, aku ingin berpisah dengan Sehun”

“Kalau sudah begitu keputusanmu, aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Aku mendoakan yang terbaik untuk kalian. Aku pulang”

“Hati-hati di jalan Oppa!”setelah mengantarkan Baekhyun sampai ke depan pintu apartemen Sehun, Yoona pun segera masuk ke kamar Sehun untuk melihat keadaan pria itu.

“Oppa, kenapa kau mabuk berat seperti ini?”tanya Yoona sambil menyingkirkan beberapa helai rambut yang menutupi mata Sehun

“Yoona-ya? Kau kah itu?”

“Ya aku disini Oppa”

“Hahaha lucu sekali. Mana mungkin gadis itu sedang berada di sini sekarang. Oh Sehun berhentilah untuk berhalusinasi, hubungan kalian sudah berakhir dan gadis itu pasti tidak akan pernah kembali padamu untuk selamanya”gumam Sehun seraya mengibaskan tangannya di depan wajah Yoona.

“Bagaimana bila gadis itu memang berada disini sekarang? Lalu bagaimana bila hubungan kalian tidak berakhir?”kali ini Yoona menjadi gemas akibat tingkah Sehun dan ia memutuskan untuk menanggapi semua ucapan melantur yang dikatakan oleh pria itu.

“Hmmm bila gadis itu berada disini sekarang, maka aku akan memintanya untuk kembali padaku dan bila hubungan kami tidak berakhir, maka aku akan mengajak gadis itu untuk menikah denganku”Yoona tak kuasa untuk menahan air matanya setelah mendengar ucapan tulus dari mulut pria yang paling disayanginya di dunia ini.

“Sehun-ssi, kau sudah sangat mabuk sepertinya. Lebih baik sekarang kau segera tidur dan beristirahat”ujar Yoona kemudian segera beranjak dari tepi ranjang Sehun namun tiba-tiba Sehun menggenggam pergelangan tangannya dengan sangat erat dan sontak membuat Yoona menjadi sangat terkejut.

“Mau pergi kemana Im Yoona? Bukankah seharusnya kau menemaniku disini?”Sehun berujar tanpa membuka matanya sedikit pun.

“Aku tahu kau mabuk, dan aku bukan Im Yoona. Selamat malam”

“Apa perkataanku tadi tidak membuatmu tersentuh? Apa menurutmu perkataanku tadi hanyalah sebuah omong kosong? Aku tidak mabuk Yoong, aku tahu itu kau dan aku sangat sadar sepenuhnya dengan apa yang kuucapkan tadi”ucapan Sehun kali ini membuat Yoona lebih terkejut lagi, karena ternyata Sehun tidaklah mabuk dan ia sadar dengan semua ucapannya.

“Aku tidak mencintaimu lagi, Oh Sehun. Hubungan kita sudah berakhir, dan aku bisa berada disini karena Baekhyun Oppa. Selamat malam”

“Im Yoona? Kenapa kau menjadi seperti ini? Tidakkah kau pernah berjanji untuk selalu berada di sisiku selamanya? Kemana perginya Im Yoona yang selalu ada di sampingku? Kemana perginya gadis yang sudah berjanji bahwa akan selalu berada di sisiku? KEMANA?!”

“Gadis itu sudah mati Oppa! Dia sudah mati, dan tidak akan pernah kembali lagi!”Saat Yoona baru saja akan meninggalkan Sehun, tiba-tiba saja bibir pria itu melumat bibir mungil Im Yoona yang menjadi candu bagi Oh Sehun.

“Se….Hun-ah,hen..ti…kan”ucap Yoona disela-sala ciuman panas yang dilakukan oleh Sehun.

“Aku tidak akan berhenti sebelum kau bersedia untuk kembali lagi padaku!”ujar Sehun dengan tegas.

“Hal ini yang membuatku ingin pergi darimu! Kau selalu saja memaksakan kehendakmu! Kau selalu saja melakukan semua hal sesuka hatimu! Aku benci padamu Oh Sehun! Dasar brengsek!”setelah mengatakan itu Yoona pun segera pergi meninggalkan Oh Sehun sendirian.

“Yoona-ya, mianhae! Aku tidak pernah menyadari bahwa sikapku sangat membuatmu tersiksa. Mianhae Yoona-ya. You are my only one”gumam Sehun lirih, ia pun sangat menyesal karena tidak menyadari sikap buruknya ini lebih awal. Jika saja ia menyadarinya lebih awal, maka dapat dipastikan bahwa Sehun pasti akan tetap bahagia karena gadisnya selalu ada di sampingnya. Ciuman yang diberikan Sehun tadi ternyata adalah kado terakhir dari Oh Sehun untuk Im Yoona, sebelum akhirnya Sehun memutuskan untuk bunuh diri di apartemennya malam itu.

 T H E    E N D

Note : Halo halo readers semua, duh seneng banget deh liat respon di ff pertama meskipun banyak banget siders nya! /kutuk jadi jomblo seumur hidup buat siders/ Wkakkaka terima kasih banyak buat semua yang udah bersedia ninggalin jejak dan juga memberikan saran dan kritik buat aku, makasih banyak ya! Maaf aku ga bisa balesin komen kalian satu-satu, but i read it one by one yaaa! Buat yang nunggu sequelnya, lagi on process yaa! See you soon in the next story guys! XOXO!

24 thoughts on “LAST GIFT

  1. Anjirrrr
    Ending nya unexpected
    Kalo menurutku ini alur nya kecepetan
    Terus ya itu konflik nya masih gak begitu jelass
    Terus masa tiba2 sehun bundir gituu
    Kalo bisa sih di kasih sequel thorrrr
    Keep writing yah

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s