[Freelance] Be Your Anti-Fan!

Be your antifan

 

Tittle: Be Your Anti-Fan! | Author: @NikenPark | Main Cast: Im Yoona, Park Chanyeol | Genre: Romance, fluff | Length: Oneshot | Rate: PG 17 | Disclaimmer: The story is mine.

 

A/N : This ff also posted on my personal wp with my OC as female lead. You can check here: https://chanfiction.wordpress.com/2015/10/06/be-your-anti-fan/

Summary: Yoona menatap tajam pada mata bulat Chanyeol lalu bersuara dengan sangat yakin,

 

 “I’m really sure! Karena kau terlalu menyebalkan dan terlalu aneh untuk menjadi seorang idol. So, let me be your anti-fan!”

* * *

 

SO I MARRIED MY ANTI-FAN. Sebaris judul bercetak tebal itu seperti menggoda Yoona untuk segera menyentuhnya, membukanya dan membaca lembar demi lembar berisi ribuan kata itu tanpa suara.

Iya, Yoona sangat ingat kapan ia membeli buku dengan tebal lebih dari limaratus halaman tersebut. Hari itu adalah suatu hari dimana Yoona merasa nyaris mati karena kepanasan. Berada di kelas tingkat dua Senior High School bukan lah hal yang mudah ternyata. Dan ia memutuskan untuk mencari kesenangan dengan menyinggahi toko buku lengganannya saat ia pulang.

Dan berbinar lah sepasang mata rusanya, di sana ia mendapati sebuah novel terbaru bergenre romance kesukaannya.

Well, itu sudah lama sekali. Memutar kembali memori lambatnya pada tahun 2012 bukan hal yang sulit. Yoona tersenyum geli, ini sudah tahun 2015 dan ia belum menyentuh atau bahkan membaca buku itu. Ya, novel yang sangat terkenal di masanya itu ia biarkan berdebu mengerikan di barisan paling ujung rak bukunya.

Dan anehnya Yoona tidak ingat alasan macam apa yang membuatnya mengabaikan novel itu.

 

* * *

“Yoong…”

Suara berat itu mengalun ketika sunyi lebih mendominasi, dan sang pemilik suara pun merasa jengah dengan itu. Ditambah lagi dengan sahutan dalam bentuk diam yang diberikan oleh sang kekasih.

Sungguh, Chanyeol tidak menyukainya.

“Yoona-yaaaaaa…!” Chanyeol kembali merengek seperti bayi, dan itu berhasil membuat Yoona mengalihkan perhatiannya sejenak.

“Ada apa Yeol? Kau terlihat semakin aneh saja.” Tanya Yoona malas, memperhatikan prianya yang tadi sempat berguling-guling di ranjang kesayangannya.

Jujur Yoona sempat terkejut melihat sosok pria itu di depan pintu apartemennya tiga jam yang lalu. Yoona pikir Chanyeol terlampau sibuk untuk sekedar mengunjunginya. Mengingat dua minggu yang telah lalu ia lewati tanpa kehadiran Chanyeol.

“Kau yang aneh!” Balas Chanyeol kemudian.

“Ha? Aku?? Aneh bagaimana? Ayolah, Yeol… jangan kekanakan begitu.”

Yoona merasa suhu di ruangannya mulai memanas. Ini hari sabtu, seharusnya ia bisa bersantai dan menenangkan diri setelah lima hari sebelumnya di siksa oleh berbagai macam tugas kampus yang membuatnya ingin terjun ke dasar Niagara detik ini juga. Eh, tapi itu berlebihan.

“Kau mau mengelak? Kau mengabaikanku Yoong!”

Oh, okay. Yoona tidak suka suara Chanyeol yang meninggi seperti itu. Jika untuk bernyanyi atau merapalkan deretan kata dengan cepat sih tidak apa-apa, toh Chanyeol seorang Rapper ‘kan? Tapi kalau untuk berdebat dengannya… maaf saja.

“Ya ampun, Chanyeol…” Yoona menghela nafas setelahnya. Mencoba meredam emosinya yang siap meledak kapan saja. “Aku hanya minta waktu sebentar saja, Eum… seharian ini mungkin…” gadis itu menyandarkan tubuhnya pada sofa panjang di ujung ruangan, dekat dengan balkon. Dan jangan lupakan sebuah buku yang ia letakkan di atas pahanya. Serius, Chanyeol ingin membuang buku itu jauh-jauh dan menggantikan posisi buku sialan itu di sana.

“Seharian ini? Jadi maksudmu kau berniat mengabaikanku selama satu hari penuh? Begitu?” Chanyeol mengerang kesal.

Just for today, Yeol. Aku janji akan menyelesaikannya secepat mungkin.” Yoona berkata setenang yang ia bisa.

Chanyeol mendesah kesal, beranjak dari tempat tidur Yoona dengan langkah gontai. Ia tidak suka diabaikan seperti ini.

Ya, mencuci muka mungkin ide yang baik untuk mengurangi kadar kekusutan yang sangat jelas nampak di wajahnya. “Aku ke kamar mandi sebentar.”

Chanyeol melenggang pergi dan ia bersumpah Yoona tidak mengindahkannya sama sekali. Tiba-tiba ia merasa harus bertemu dengan penulis buku yang sukses merebut perhatian kekasihnya itu hanya dengan barisan kata yang bahkan tidak lebih menarik darinya. Memberikan pidato panjang tentang ini dan itu agar si penulis tahu rasanya diabaikan kekasihnya sendiri.

Tapi Chanyeol tidak serius dengan keinginan konyolnya itu, kalau diberi pilihan ia lebih memilih membakar buku itu dengan jurus dan kekuatan api yang dimilikinya. Seperti dalam video klip debut mereka, MAMA.

Heol… dia member EXO atau Ang si Avatar plontos dengan tanda panah di kepalanya sih?

 

* * *

 

Chanyeol menatapnya sayu, rambut hitamnya sedang tidak dalam bentuk baik-baik saja. Berantakan, acak-acakan, dan sedikit basah karena air yang tadi membasahi wajahnya.

Tapi ia  berani bertaruh para gadis akan berteriak histeris jika melihatnya. Iya kan?

Debuman pintu kamar mandi yang sengaja ia timbulkan dengan agak keras pun tak mempengaruhi fokus gadisnya pada buku tersebut.

“Aku bosan.”

Chanyeol turut menghenyakkan diri di samping kekasihnya. Bersandar malas-malasan pada bahu Yoona.

“Tidur saja kalau bosan.”

Suara yang sangat dirindukannya itu akhirnya terdengar, walau masih dengan nada cuek tak minat sama sekali. Yoona benar-benar tersihir rupanya.

“Ya ampun, melirikku saja tidak. Kalau begini lebih baik aku kembali berkemah di Brunei dan berburu monyet saja di sana.” Chanyeol berucap sarkastik lalu bangkit ogah-ogahan, bercumbu dengan tempat tidur Yoona sepertinya lebih menarik. Ya, setidaknya ia dapat mencium aroma parfum gadisnya yang melekat di sana. Astaga…

Tanpa Chanyeol ketahui Yoona tersenyum di sana. Lucu juga melihat Chanyeol uring-uringan begini pikirnya, bukan maksud mengabaikan sih, Yoona hanya ingin sedikit mengerjai pria kesayangannya itu.

“Aku suka lagunya.”

What?

Chanyeol kontan bangkit dari posisi terlentangnya menjadi duduk menatap ke arah gadisnya. Kerut di keningnya menandakan kebingungan akan tiga kata yang baru saja ia dengar.

Audible Letter.” Yoona menurunkan buku yang ia pegang, menatap wajah bingung Chanyeol dengan senyuman paling manisnya. “Lagu baru yang kau posting di akun soundcloud milikmu. Aku suka lagu itu. Kau menciptakannya sendiri?”

Senyum cerah mengembang di wajah Chanyeol, akhirnya Yoona-nya kembali. “Tentu! Aku menciptakan lagu itu sendiri. Kau tahu? Aku membayangkan wajahmu selama aku membuatnya. Kurasa kau adalah sumber inspirasiku.”

Satu kedipan lolos dari mata pemuda itu, membuat Yoona memutar hazelnya malas dan mendengus. “Cishh… mulai lagi menggombalnya.”

By the way apa sih  yang kamu baca? Serius sekali… sampai-sampai aku yang tampan ini kau abaikan begitu saja.” Chanyeol bersuara sedih namun tidak mengurangi tingkat kenarsisannya sedikit pun.

Tidak langsung menjawab, Yoona malah tersenyum geli. Tapi Chanyeol melihatnya seram. Hingga akhirnya gadis bersuarai kecokelatan itu berjalan mendekati si lelaki yang tengah memandanginya heran, setengah terlentang di atas tempat tidurnya.

“Kau mau tahu apa yang kubaca?”

Chanyeol mengernyit, lalu mengangguk cepat. Yoona telah duduk di depannya, dengan kaki bersila dan sebuah novel tebal dalam dekapannya.

Yoona berdeham sebelum berkata, “Aku penasaran seperti apa karakter kekasihku di film barunya nanti, jadi… tidak masalah ‘kan kalau aku membaca novelnya terlebih dahulu?” Dan Yoona tertawa mendapati ekspresi terkejut Chanyeol, pemuda itu melongo ketika sang gadis menyodorkan sebuah buku di depan matanya. Dan di sana bercetak dengan sangat tebal,

So I Married My Anti Fan.

 

Shit! Chanyeol mengumpat dalam hati.

 

* * *

 

“Jadi… kau sudah tahu?”

Chanyeol bersuara dengan sangat hati-hati. Entahlah, ia merasa harus sedikit waspada saat ini.

“Iya. Tentu saja. Berita tentang dirimu yang akan bermain film sedang ramai diperbincangkan, Yeol. Bagaimana mungkin kau tidak memberitahuku?! Hey… ini bahkan sudah lebih lima hari sejak berita pertama beredar. Kau menyebalkan!” Yoona merajuk, dan ini lah yang ditakuti Chanyeol.

“Ah itu… Yoong, aku benar-benar minta maaf. Aku tidak bermaksud menyembunyikannya darimu. Sungguh, aku hanya tak ingin kau… marah.” Chanyeol meraih tangan Yoona dan menatap bola mata gadis itu.

Yoona menunduk dan menghembuskan nafasnya berat. It’s okay Yoona, it’s okay. “Yeol, ini sudah menjadi resikoku. Aku mencoba mengerti dirimu dan pekerjaanmu, asal kau tahu saja… aku tidak akan marah jika kau mau jujur. Aku hanya ingin kejujuranmu. Sungguh…”

Chanyeol menatap Yoona sendu, inilah yang ia sukai dari Yoona. Sikap dewasa dan pengertian yang selalu Yoona tunjukkan adalah poin plus mengapa ia mencintai gadis itu.

“Astaga… maafkan aku Yoong. Aku janji akan selalu jujur padamu.” Chanyeol menarik Yoona dalam pelukannya, mendekap erat-erat gadis itu sebagai balasan rindu yang tadi sempat terabaikan.

“Jangan pernah menyembunyikan apapun lagi dariku.” Yoona membalas pelukan Chanyeol tak kalah erat.

“Tidak akan pernah.”

“Janji?”

“Janji!”

Chanyeol mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari Yoona, mengecup puncak kepala kekasihnya itu dengan sayang.

Tanpa mereka sadari langit sudah mulai jingga kemerahan saat Chanyeol tak sengaja melirik kaca besar di belakangnya, wow… selama itu kah Yoona mengabaikannya?

 

* * *

 

“Apa nanti ada kissing scene?”

Chanyeol tersedak ludahnya sendiri, ia menatap Yoona dengan mata membulat. Gadis itu mendongak ke arahnya–masih dalam dekapannya.

“A-aku tidak tahu…” Chanyeol tergagap, “entahlah… aku masih belum mendapatkan script-nya.”

Yoona memicing, “Benarkah? Bukankah syutingnya dimulai bulan ini?” Desak Yoona mengingat ini telah memasuki bulan Oktober.

Chanyeol menatap liar ke sekeliling, pertanyaan yang ia takuti benar-benar menerornya sekarang.

“Yeol, aku memintamu untuk selalu jujur ‘kan?” Yoona melepas dirinya dari pelukan pemuda itu.

“I…iya. Tapi aku benar-benar tidak tahu Yoong, Membaca novelnya saja aku tidak pernah. Sungguh! Tapi tenang saja, ka… kalau pun ada adegan seperti itu… aku akan tetap bersikap profesional. Ya… tenang saja!”

Yoona menatap Chanyeol mendominasi. “Awas saja kau kalau tidak profesional. Apalagi kalau sampai tergoda dengan lawan mainmu. Kamu akan terima akibatnya!”

Chanyeol bergidik seram, lalu segera merubah sikapnya sebelum ketakutan itu menelannya dengan tidak keren. Oh, ya ampun.

“Iya aku janji! Aku akan menjadi actor yang profesional. Dan tenang saja, aku tidak akan tergoda pada wanita manapun karena aku hanya akan tergoda pada satu wanita…” Chanyeol tersenyum menyeringai, berbisik di telinga gadis itu dengan suara husky-nya. “Kau…”

Yoona mendelik, mendorong pemuda itu hingga ia terjungkal dan terbaring terlentang. “Jangan menggodaku Park Chanyeol atau aku akan menjadi anti fansmu juga?!” Euuu… Yoona terlihat marah.

Namun bukan Park Chanyeol namanya jika ia langsung mengalah begitu saja. Pemuda itu malah tertawa keras melihat kekasihnya yang tengah dilanda kemarahan. “Are you sure? Mau jadi anti-fan ku?” Ujar Chanyeol dengan tawa yang mulai mereda.

Yoona menatap tajam pada mata bulat Chanyeol lalu bersuara dengan sangat yakin.

I’m really sure! Karena kau terlalu menyebalkan dan terlalu aneh untuk menjadi seorang idol. So, let me be your anti-fan!”

“Apa? Jangan bercanda.”

“Aku serius. Aku membencimu!”

“Katakan sekali lagi.” Chanyeol berkata dengan nada dingin.

“AKU MEMBENCIMU PARK CHANYEOL.” Jawab Yoona dengan penuh penekanan, senyum mengejek terlukis dari bibirnya.

Chanyeol mendengus sebal, namun detik selanjutnya sebuah seringai terlihat dari sudut bibirnya. Matanya menyorot misterius sebelum akhirnya menarik Yoona ke arahnya, hingga membuat gadis itu berada di atas tubuhnya.

“Sepertinya aku memang harus menikahimu sekarang, Anti Fan-ku.”

Dan Yoona merasakan perutnya ngilu, darahnya berdesir-desir dan jantungnya berdegup menggila ketika pria bermarga Park itu menciumnya.

 

-END-

 

Hi!^^ ketemu lagi ya sama ff gajelasku. Dan seperti biasa thanks for kekasih tersayang PARK CHANYEOL yang selalu jadi inspirasiku😄 seneng banget sih denger dia mau maikn film lagi. Jadi peran utama pula, tapi nanti siap2 envy juga lah ya kalo ada adegan yang ‘ehm!’ -_- dan buat yg mau maen ke rumahku boleh dong ya, sepi banget soalnya kaya kuburan. Mungkin kita bisa ngobrol di sana hehe😄 ini ya-> https://chanfiction.wordpress.com/ btw buat admin yang udh publish ff ku makasih yaa… sama readers semua juga makasih bgt udh mau baca dan komentar. As always ya, feedback kalian aku tunggu. Review sepanjang mungkin kalo perlu, kritik dan saran akan aku terima dengan senang hati. Thankyou bye bye~ :*

32 thoughts on “[Freelance] Be Your Anti-Fan!

  1. Kirain td nih ff nyeritain hal lain gitu, eh ternyata setelah baca kalimat ini “Aku penasaran seperti apa karakter kekasihku di film barunya nanti, jadi… tidak masalah ‘kan kalau aku membaca novelnya terlebih dahulu?”
    barulah oh ternyata ttg si tante mebel eh mabel kan??? Nah d situ saya baru ngeh..
    Jd Yoona pacaran sm Chanyeol, anggota EXO beneraannnn??? Asliiiii atau palsuuu????
    Ah gantung endingnyaaa, bikin Sequel yoookkk

    • kalo kamu ngikutin ff aku sebelumnya yg Shocking Fansign sama Lady Luck pasti negh kok kalo mereka emang pacaran😉
      dan maaf gada sequel lg. paling series lepas aja. langsung abis sekali baca😀 hehe btw thanks ya udh mau baca dan komen

  2. ffnya keren thor, bacanya enjoy😀 alur sama tata bahasanya juga pas lah. jadi takut juga kalo di drama barunya pcy ada kissing scenenya :’D takut kepincut sm lawan mainnya gitu :’D /curhat/ Fighting thor! terus berkarya~

  3. Ringan tapi kerennn
    Aku suka.. Mereka bener2 cocok di cerita2. Kurang moment real livenya aja nih yg perlu dibanyakin, mereka di SMTown aja jarang/malah ga ada interaksinya. Yg suka deket2 keknya malah Ohse tuh, caper ke nunanya *berimajinasi sendiri #sukasuka kkkk
    Kapan coba Yoon dan member Exo dpt project bareng gitu???

  4. Ffx lucu.
    Walau kurang skinship atau m0ment romantis mrka, tp critanya tetp manis.
    Suka dah, pkoknya.

    Keep Writting thor!

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s