BUTLER

buttlerBUTTLER

YOONA \\ BAEKHYUN

MYSTERI \\ —–

AUTHOR FIRDA AULIANA

**********

Mengerikan..

Itulah hal pertama yang ku katakan saat melihat bangunan castil yang adadi hadapanku.

LAS  XENSICE

Castile kumuh dan terawat,tetapi sangat berkelas untuk para Putri dan Putra Kerajaan. Kata bibi Jung, aku berasal dari sebuah kerajaan ElRose dan akulah putri dari kerajaan itu. tetapi saat ingin mendengarkan lebih terperinci, bibi Jung hanya mengatakan. Jika kalung mawar 1000 tahun yang di kalungkan terhadapku,adalah lambang dari kerajaan ku dulu. Sayangnya.. Bibi Jung tak mengatakan,di mana kerajaan itu. dia hanya mengatakan jika Ayah dan Ibu tewas,dan aku mempunyai seseorang yang sangat penting. Selama hidupku,aku baru tau jika aku adalah seorang putri dari sebuah kerajaan. Tapi aku tak terlalu memusingkannya,hidup berdua dengan bibi Jung sudah membuatku bahagia

Saat ini aku hanya tinggal di rumah yang sederhana  bersama bibi Jung. Sampai suatu saat seseorang,yang mengaku bawahan ayah dulu datang kepadaku,dan memberikan kertas yang berisikan perintah untuk datang ke castil ini.

Suara besi berakarat tampak nyaring terdengar di telingaku,saat gerbang tinggi itu terbuka sendiri. Tidak ada penjaga atau siapapun yang membuka gerbang itu. aku mengakat bahu pelan,lalu berjalan masuk

***

Sesuai kebiasaan untuk anak baru sepertiku. Aku di haruskan untuk pergi menemui kepala sekolah yang ada di sini.

Aku mengetuk pintu pelan.

“masuklah Yoona-ssi. Aku sudah menunggumu sejak lama” Aku termanggu, dari mana ia tau namaku. Tanpa tunggu lama,kau masuk dan menghadap ke arah kepala sekolah yang tersenyum padaku.

“ Pasti kau heran,dari mana aku tau namamu,bukan ? Jangan terlalu di pikirkan” Aku mengagguk pelan. Dia bisa membaca pikiranku.

“ Selamat datang di LAS XENSICE. Castil ini adalah Sekolah para Putri dan Putra Kerajaan,kami juga dapat memabantu mu dalam mencari siapa jati dirimu. Setiap Putri dan Putra mempunyai seorang Buttler”

“Buttler ?” What..? Wow Fantastic. Aku berpikir,aku akan benar-benar di perlakukan manja disini

“ Yap.. Buttler. Seorang Buttler akan melakukan misinya sesuai dengan peraturan sekolah ini. Para siswa disini akan di ajarkan bagaimana cara hidup dan bertempur “

Wait.. bertempur? You kidding me..?

“ Kau pasti heran,mengapa seorang Putri dan Putra harus bertarung, bukannya bersantai dengan seduhan Teh dan susu. “

“ Suatu saat nanti,kalian pasti akan bertarung demi menyelamatkan Kerajaan. “

“tunggu dulu,seperti nya kau salah merekrut orang. Aku bahkan tidak tau kerajaan ku dan siapa–”

“ karna itulah kami ada untuk orang-orang sepertimu. Seperti yang ku bilang tadi,kami akan membantumu..”

Perkataannnya terputus angin kecil berhembus di area kami,dan tak tau dari mana, seorang laki-laki tepat berada di samping pria itu.senyuman pria itu ‘merekah’,sedangkan aku  hanya menatap polos laki-laki di depanku. Apa peduliku

“dia adalah buttler mu… baiklah kalian boleh pergi” baru saja aku akan melihat laki-laki itu lagi,tetapi ia sudah tak ada. Aku berdiri dan mulai meninggalkan kepala sekolah ini.

“berhati-hatilah padanya Yoona-ssi dia berbeda dengan yang lainnya” Aku terdiam lalu mengedikkan bahu tak peduli.

Koridor asrama para putri benar-benar gelap dan mengerikan,di tambah lagi angin dan hujan keras yang mendukung suasana gelap ini. roda koper ku terus berjalan karna tarikan yang ku lakukan,hingga pada saatnya aku berhenti di sebuah kamar no 26. Ah ini kamarku….

Author POV

Yoona bergerak membuak pintu coklat itu, dengan telaten dia memasukkan semua bawaannnya. Tangannya meraba dinding guna mencari saklar lampu

Tek.. Yoona tersenyum,saat pencahayaan telah memenuhi indra pengelihatannya,ia melangkah masuk hingga di depan sebuah lemari,untuk memasukkan bajunya di dalam lemari itu. Tba-tiba lampu itu mati kembali,yoona menatap takut suasana horor yang terjadi. Kaki yoona kaku dan bergetar, petir dan guntur menjadi satu,seakan menjadi sebuah nada pengiring suasana ini. tak sampai di situ saja,bayangan seseorang muncul di balik jendela, menghantui pengelihatan yoona,tangannya bergetar untuk mengambil sesuatu,tapi sayang semua benda pertahanan dirinya masih berada di koper.

“siapa yang berada di sana…?” suara yoona bergetar menandakan kini bulu roma telah berdiri takut. Angin dingin langsung terhembus di area tengkuk Yoona.

“mencariku ?” yoona berbalik,tetapi tidak ada orang di belakangnya. Jadi siapa yang berbisik di telinganya ?

“ kau.. apapun wujud mu, berhenti menghantuiku. Dasar pecundang” Yoona berteriak takut,hingga mata yoona menangkap mata tajam dengan irish merah darah. Dan di saat itu tubuhnya langsung terdorong ke ranjang dengan seseorang yang menindihnya.

“ Ya!! Siapa kau ?!! dasar cabul,lepaskan aku !!” yoona terus memberontak,hingga pada akhirnya kedua tangannya di tahan oleh kedua tangan itu. Pria ?,pikir yoona

“hari ini akan menjadi waktu yang panjang untuk kita berdua”

DUAR..

Petir dan guntur menjadi satu,menjadi cahaya kilat, membantu melihat siluet pria yang tengah menindih Yoona. Senyuman licik tertera tepat di wajahnya membuatnya benar-benar menjadi mahluk yang di waspadai sekarang ini.

Kulit dinginnya dapat menembus indra perasa Yoona, dan kini ia merasakan bagaimana hembusan pelan menyapu sekitar wajahnya. Dengan kewaspadaan yang tinggi Yoona menjauhkan diri sejauh mungkin walaupun ia tahu bahwa itu hanya percuma saja.

Di didik dengan keras dan mandiri oleh bibinya,Yoona bukanlah perempuan yang dengan mudahnya menyerah dalam hal apapun. Tangannya terkepal,mengumpulkan amarah dan emosinya yang sudah memuncak sedari tadi. Dengan perasaan yang kuat,Yoona melepas tangannya dari genggaman pria tersebut,lalu memukulnya hingga ia mendengar suara benturan hebat dari dinding yang tak jauh di depannya. Yoona berlari menekan saklar lampu,

Tak berapa lama,Mata Yoona mencoba menyesuaikan cahaya yang baru saja masuk kedalam kornea matanya.

“ pukulanmu ternyata keras juga ya.. Aku memang tak salah memilih,kau tak pernah berubah sejak dulu” ujar pria tersebut,Yoona menatapnya dengan tampang bingung bercampur dengan ketakutannya. pria itu menghapus darah yang terlukis di sudut bibirnya,dengan cepat ia bangkit lalu berjalan pelan.

“Kau !” Yoona menatap kaget pria yang 30 menit lalu telah menjadi Buttlernya. Mengapa bisa ?

“ hei,jangan menatap ku seperti itu. ini hanyalah sebuah percobaan saja,aku tak ingin memliki tuan yang lemah dan bodoh. Tapi sepertinya kau tidak berada pada kategori itu.”

Pria itu mulai mendekati Yoona kembali,reflek Yoona mundur selangkah demi selangkah.

tersenyum kecil menanggapi kelakuan Yoona,ia akhirnya mengalah dan memilih bersandar pada meja yang berada di dekatnya.

“ Jangan takut seperti itu, Lagi pula akulah yang akan menjagamu mulai dari sini. Seorang Buttler hanya memerlukan ikatan kepercayaan satu sama lain pada tuannya. Tanpa ada ikatan itu Buttler takkan berguna bagi tuannya sendiri ”

“ mendapat pengakuan bahwa Buttler dan Tuannya menjadi satu jiwa yang takkan bisa mati hanya dengan sebilah pedang tajam,itu sudah menjadi syarat penting yang telah memenuhi kontrak ini. Jadi,apa kau percaya padaku sekarang ? bilang iya,jika kau setuju,maka kontrak akan segera di laksanakan.jika tidak.. maka kau akan mencari Buttler mu sendiri”

Yoona mempertimbangkan ucapan dari mahluk di depannya,tak tau kenapa kepalanya bergerak mengagguk meenyetujui ucapannya.

“tapi apa yang kau maksud kontrak itu ?” tanya Yoona, laki-laki itu tersenyum.

“ Kontrak yang akan menjadikanku sebagaii Buttlermu” ucapnya.

“Baiklah, aku tidak punya alasan lain untuk menolakmu. Dari awal kita memang telah di pertemukan sebagai tuan dan Buttler dari kepala sekolah itu.” Yoona mengagkat bahu acuh.

“wah.. kau cepat mengambil keputusan ya. Kalau begitu kita tak perlu mengulur waktu lagi. Aku akan membuat kontrak ini, tapi kemungkinan ada rasa sakit yang kau rasakan. Tenang saja,itu tidak terlalu menyakitkan. “ seusai mengatakan itu. cahaya hitam keunguan tampak menyelimuti laki-laki tersebut,Yoona menatap kaget apa yang dilihatnya sekarang.

Iris mata merahnya menyala tajam berserta senyuman seringai nya yang menjadi aksen misterius itu. pria itu mengangkat tangannya, dan membalikkan tangannya sehingga punggung tangan tersebut berada di hadapan Yoona. Tak berapa lama sebuah Lingkaran dengan segitiga yang mempunyai simbol iblis terlukis dengan indah di telapak tangan itu. cahaya hitam keunguan tetap menyelimuti ruangan tersebut. Pria itu mendekati yoona lalu menunjuk dahi Yoona. Tak tau kenapa kedua tangan yoona terangkat terlentang dengan pasrahnya. Keringat dingin telah memenuhi tubuhnya

“ Aku Byun Bekhyun. Seorang  Demon dari neraka,berjalan menuju cahaya takdir,membawa sebuah kontrak keabadian di dalamnya. ”

“ Darah dari keturunan ke Empat mengalir ke tanah kelahiran dengan kental. Menjadi satu dengan mahluk neraka di kegelapan yang pekat. “ Pria itu – Baekhyun – menggroseskan kuku tajamnya di tengkuk Yoona,serta di beberapa bagian tubuhnya.

“Akhhhh..” Yoona berteriak menahan rasa sakit yang tak terhingga. Darah segar mengalir dengan lancar dari nadinya. Rasanya seperti teriris oleh pisau yang sangat tajam.

“ Dia.. Im Yoona keturunan Ke Empat dari Raja Iblis..Daiger. menukar  jiwanya demi kontrak ini,dan dengan ini aku Byun Baekhyun siap akan segala peperangan yang akan datang !! “

Burung gagak berterbangan dengan kebisingan mereka. Memasuki ruangan itu dan memutar pada satu titik dimana mereka berdua berdiri. Mata hitam tajam gagak itu menyapu ruangan yang di penuhi oleh aura iblis. Nafas gadis malang itu hanya dapat berburu menahan rasa sakit,sesaat sebuah belati menusuk dadanya.

Darah merah kental dan segar itu mengalir jatuh ke lantai membentuk tanda yang sama dengan laki-laki itu. lingkaran segetiga yang di penuhi oleh darah,telah terlukis indah di bawah telapak kaki Yoona.

“ kakak..”

“pergi.. jangan pedulikan aku kakak. Pergilah selamatkan nyawamu”

“TIDAK..”

“AAAAAAAAA…”

Semuanya gelap,Yoona hanya berdiri di sebuah ruang yang amat gelap tanpa seorang mahluk apapun,hingga pada saatnya sebuah tangan tampak datangndari kegelapan itu. yoona menatap lemah dan tangannya pun meraih tangan itu,menggenggamnya kuat hingga akhir kesadarannya.

****

Seorang pria dengan berpakaian pelayannya datang dengan sebuah meja dorong dengan nampan yang bersikan segelas teh yang tertata rapi tertata rapi. Ia berjalan menuju jendela besar itu dan membuka gorden putih tersebut.

“tuanku, saatnya anda bangun” ucapnya. Gadis yang berada di atas ranjang itu mulai bangun dan menatap sekelilingnya. Yoona –gadis itu-  meregangkan otot-ototnya untuk lebih fresh lagi.

Sejak malam itu,dimana kontrak telah berjalan. Semuanya berubah 180 derajat dari dirinya yang dulu. Yoona yang ceria sudah tak ada lagi, yang kini telah berganti dengan Yoona yang dingin dan takkan peduli dengan siapa pun.

Kejadian masa lalu yang di lupakan dengan sengaja, kembali terbuka membeberkan kejadian tragis itu. setiap hari,setiap waktu,setiap jam,menit dan detik. Yoona tak habis-habis nya membuka kembali bagaimana bisa suatu hal teragis cepat terlupakan. Apalagi dalam hal itu adik satu-satunya mati terbunuh demi dirinya.

“tuan “ Yoona menyesap tehnya dan berjalan menuju Kamar mandi,dan mulai membersihkan diri. Memakai dalaman, baju dalam berserta celana pendek dan mulai berjalan keluar. Yoona mendudukkan dirinya di atas ranjang tepat di depan Baekhyun yang berjongkok dan mulai memakaikan Kemeja putih di tubuh Yoona. Dengan telaten satu persatu kancing baju itu di kaitkannya. Tangan baekhyun terulur mengambil sebuah perban putih,melilitkannya dari lengan Yoona hingga ke telapak tangan Yoona.

Walaupun dari tangan gadis itu tak ada luka yang harus di perban,tetapi ada sesuat yang haris ia tutupi. Ialah sebuah tanda iblis yang terlukis di punggung tangannya,bukti ia telah membuat sebuah kontrak.

“ Baekhyun.. apa kau sudah mencarinya ?”

“ Ya Tuan.. Mr.Yung telah berada di area kita. Ia akan datang setengah jam lagi”

Yoona menghirup aroma teh-nya.

“ Lakukan dengan sebaik mungkin,berikan hal setimpal,dengan apa yang dia perbuat. Bila perlu panggang dia seperti apa yang dia lakukan kepada keluargaku”

“ Yes, My Queen”

Iblis… membuat sebuah kontrak demi sebuah jiwa. Disaat pengontrak lengah,bisa saja iblis mengambil nyawa sesuai dengan kontrak mereka..

Menunggu..menunggu.. saat jiwa sudah jatuh kedalam kejahatan,ketamakan,dan keserakahan…

jiwa itu…sangan lezat melibihi apapun…

E.N.D

Bagaimana cerita dari kehidupan Yoona dalam Tragedi itu…?

apakah Baekhyun,akan mengambil jiwa Yoona ?

Don’t be silent

 

 

 

 

 

30 thoughts on “BUTLER

  1. Kyaaaaa!!! Bgussss bngtttt krreeennn!😍😍
    Wah udh tmat aja ni thor? Msih pnasaran nihh,, saquel juseyoo😍😍😍😄

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s