Confession on the train

boy-bus-cold-couple-Favim.com-1524953

(Welcome to Yoona & Lay)

Note : Drabble ini adalah ide dari variety show terkenal korea, Running man, sebenernya ini salah satu misi tapi, jatuhnya malah sweet and make my hand wrinkle while i’m watching this video. Lakonnya ‘SongSong couple’ buat yang suka running man pasti tau, Song Joong Ki (The Flower Boy) and Song Ji Hyo (Ace). So check it out! (An Absurd Fanfiction, presented by Anzhelika Petrov for YoongExo shipper!)

.

.

Saat itu seorang murid laki-laki hampir saja terjepit pintu kereta, ah untung saja dia bangun dan berlari dari sekolahan tadi, jika saja ia lanjutkan acara tidurnya mungkin ia sudah tertinggal kereta dan harus menunggu kereta berikutnya, ya mungkin sekitar 8 malam, cukup melelahkan harus menunggu 4 jam lagi.

“Ah astaga untunglah,” ujarnya

Ah kereta sudah berdesak-desakan, ia menyempil diantara ketiak orang-orang dewasa yang berkeringat yang baru saja pulang kantor, berharap setidaknya ia menemukan tempat untuk duduk.

Apakah dewa sedang berpihak padanya? Ia melihat ada satu tempat duduk tersisa, ya cukup untuk menampung bokong nya yang kecil, ia duduk dan menggenggam tas didepan dadanya, sebuah kepala menyentuh pundaknya tapi, kemudian malah terbangun, dia melihat seorang yeoja dengan pakaian SMA Gamseong, SMA yang sama dengannya. Ia lihat nomor di lengannya, 3.

Lelaki itu, Lay, ia menatap rambut cokelat sunbaenya yang menggantung kebawah, ia masih tidak bisa melihat wajah sunbaenya karena ia masih tertidur dengan kepala menunduk, tiba-tiba kepalanya mendarat ke arah nenek tua disebelahnya, nenek tua itu risih dan malah memanggil Lay.

“Hei anak muda! Bisa kah kau saja yang menjadi senderan gadis ini? Kau pacarnya kan? Tega sekali, ah! Astaga..astaga.. pundakku sakit sekali,”

Lay hanya mengangguk, tangannya bersiap mengangkat kepala sunbae nya, deg. Rambutnya tersingkir dari wajahnya, Ah itu sunbae pujaannya, tidak, itu gadis yang sudah dua tahun ini mengisi hatinya. Belum sampai tangannya menyentuh kepala sunbaenya, gadis itu malah terbangun dan berpindah senderan ke arah Lay yang masih duduk dengan tegap, cup.

Bibir Lay menyentuh (baca : mengecup) kepala sunbae itu, Ah tidak, Lay kini tak bisa apa-apa, sunbaenya tertidur dipundaknya, ia tidak mau bergerak, bagaimana jika sunbae kesayangannya malah terbangun dan meninggalkannya? Tidak biarkan Lay menikmati keberuntungannya kali ini. Tangan Lay tergoda menyentuh helaian rambut gadis pujaan nya, tapi gadis itu malah bangun, dan menatap ke arah Lay.

“Yakk.. igeo mwoya?! Apa yang mau kau lakukan?,”

Lay lupa satu hal, sunbae ini yang paling ditakuti, ia dipanggil eonni atau noona oleh semua orang bahkan yang lebih tua sekali pun, karena apa? Karena ia adalah penguasa SMA Gamseong, terkenal bandel dan jago berkelahi, kau bisa lihat dari celana panjang yang ia pakai bersama roknya, tidak seperti gadis lain yang memamerkan paha, dengan memakai celana itu ia bisa memudahkannya menendang laki-laki kurang ajar manapun yang berani macam-macam.

Tak lama setelah Im Yoona, sang sunbae yang ditakuti itu terbangun, Lay bangun dari tempat duduknya, dan langsung membungkuk 90 derajat.

“Annyeong! Annyeong sunbaenim, aa..ku.. aku tidak menyentuhmu sama sekali, tidak aku tidak mungkin berani, mianhae sunbae jeongmal mianhae,”

Dan satu gerbong itu melihat ke arah mereka dua, hening.. seolah mereka sedang melihat acara pelamaran, tidak itu terlihat seperti penindasan.

“Yya..yaa.. du..duklah jangan buat aku terlihat jahat,” bisik Yoona tapi, Lay menggeleng.

“Aniyo! Aku sudah kurang ajar, maafkan aku,”

Dan kereta berhenti diperhentian pertama, para orangtua dan pekerja kantoran banyak yang turun distasiun ini karena ya memang kawasan ini dekat dengan apartemen otomatis rata-rata para keluarga kota tinggal di sini.

Nenek paruh baya yang tadi menepuk pundak Yoona, “Hei gadis nakal! Jangan memarahi pacarmu, kau keterlaluan sekali, tadi dia bahkan tidak menyentuhmu, ckckck dasar anak muda jaman sekarang,”

Yoona hanya bengong.

Ketika gerbong sudah lebih sepi, dan kereta mulai melaju lagi, Yoona memukul kepala Lay, “YAK! DUDUK KAU,”

“Ah jeongmal mianhae,” hampir saja Lay bertekuk lutut

“Kau jangan beraninya berlutut, astaga bangunlah!,”

Dan dengan ancaman itu Lay duduk disamping sunbae nya.

“Memang siapa yang akan memarahimu? Apa aku terlihat semenyeramkan itu? Aku hanya menghukum orang-orang yang kurang ajar saja, maafkan aku kalau memang terlihat menyeramkan,” ujar Yoona sambil menunduk.

“Ani.. noona,”

Hening..

“Noona, kau mau pulang kemana?,”

“Stasiun Daegu, stasiun berikutnya, kalau kau?,”

“Ternyata kita tinggal satu daerah,” jawab Lay

hening.. gadis itu terlihat gelisah terlihat dari jarinya yang saling bertautan, iya melihat dari ujung ekor mata kanan nya, ada hoobae nya disana, sedang duduk dan menunduk.

Yoona tergoda untuk mencuri pandang, maka ia beranikan diri menengok ke arah kanan, DEG! jantungnya berpacu hebat kali ini, Lay sedang menatap dirinya dalam dan lama, keheningan kembali menyelimuti dan Yoona risih akan suasana itu.

Ah tidak.. Seorang Im Yoona tidak risih dengan keheningan, ia risih dengan sebuah rasa yang membuat perutnya seperti dihinggapi ribuan kupu-kupu yang menggelitik.

“Mmm.. Lay, terimakasih,”

“Untuk apa?,”

“Ti..tidak.. hanya terimakasih,”

“Oh baiklah, sama-sama noona.. ah sudah lama sekali kita tidak berbicara seperti ini, terakhir waktu aku MOS ya, itupun kau marah-marah padaku, karena noona pikir aku yang menjahili noona padahal itu Chanyeol,”

“Aish.. jangan dibahas lagi, aku malu. Iya ya.. sudah lama sekali,”

“Noona, aku.. aku ingin mengatakan sesuatu,”

Yoona gadis itu terlihat tegang namun, berusaha tetap tersenyum.

“Aku.. aku sudah memperhatikanmu semenjak pertama kali kita bertemu, saat kau memarahiku dan menonjok perutku, aku suka saat kau datang ketika audisi menari digedung waktu itu, sudah dua tahun ini aku menyimpan rasa padamu, aku sebelumnya tidak berani, tapi aku tak bisa menahan rasa ini lagi, dulu aku takut berbicara padamu karena terlalu banyak sunbae yang lebih tampan berada disekitarmu, aku merasa tak pantas bersanding denganmu tapi, sekarang ada yang membuatku lebih takut daripada sunbae-sunbae lainnya, aku terlalu takut kehilanganmu.”

Yoona tertegun, bibirnya bergetar ingin mengucapkan kata tapi, hanya nafas yang keluar, bukankah ini impian setiap gadis? Sebuah pengakuan manis dari adik kelas tampan yang malu-malu.

“Kedepannya, aku tidak mau memanggilmu noona, aku akan memanggil ‘kau’,” Lay menarik nafas “Aku menyukai noona, ah ani, aku menyukai mu Im Yoona..”

“Ada sesuatu yang harus aku beritahukan padamu, tapi aku hanya bisa membisikkan kata-kata ini ditelingamu, jadi tolong tutuplah matamu,”

Yoona menurut karena saking gugupnya.

Lama sekali.. ia bahkan sampai takut Lay sudah berbicara tapi, saking senangnya ia malah tak mendengar, tapi tidak setelah ia berpikir seperti itu, terasa sebuah benda yang lembab dan kenyal menempel dipipinya, setelah itu terdengar suara CUP!

Lay mencium pipinya, “Im Yoona, mau menjadi yeoja chinguku?,”

“Ne, gomawo Lay, aku sudah menunggu ini dari lama,”

Lay cukup tertegun tapi, kemudian ia berkata “Jeongmal, jeongmal Saranghae,”

“Nado, saranghae, jeongmal saranghae,”

– IS KLAAR [sudah selesai, dutch] –

A/n

halo, aku kembali, seneng banget bisa publish ff sendiri sekarang, terimakasih yang udah baca ff ku sebelumnya, “i wish i can see you” dan “sorry, not you again” wallaaa.. aku balik bawa drabble gajelas kepanjangan ini, maafin ya.. gaez, minta saran dan kritik kalian ya, oh iya, kira-kira aku mau bikin ff variety show, mau “hello baby” atau “Roommate”? terimakasih sebelumnya yang udh mau baca..

12 thoughts on “Confession on the train

  1. Akhhh,,,ak suka running man :* memang karakter yoona di sini galak jd cocok sma jihyo unnie, lay nya jga malu2 akhhh sweet banget😀 banyak2 in bikin ff kek gini ya thor😀
    keep writing ~😀

  2. Cie cie.. Trnyata Yoona jg cinta thuc ma Lay opga, lngsung trima gtu.
    Ceritanya simple, tp keren aplg cast namjanya Lay oppa #myhusband/abaikan
    joha🙂

  3. Asiiik banget, bahasanya cepet dicerna. Alurnya singkat padat jelas, pokoknya keren! Walapun gak terlalu suka pairing yoona lay tapi pas baca ini kebawa alurnya yang simple jadi Semangat thor, ditunggu karya berikutnya!

  4. Bagussss. Aku suka bacanya enteng banget. Bahasanya ringan. Hehehehhe
    Tapi aku sedikit merasa aneh yang tiba2 Yoona terima dia gitu. Mungkin udah saling suka (?)
    Roommate seru tuh! Ditunggu yaaaa🙂

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s