POISON LIPS ( Chanyeol. Ver )

EXO-CHANYEOL

AUTHORS : Firda Auliana

MAIN CASTS : Im Yoona X Park Chanyeol| MINOR CASTS :-

GENRE : Fantasy,Romance| RATING : PG 17

Don’t be siders!

****

Mobil BMW Hitam baru saja melaju cepat dari bandara incheon.

“Tuan, Selamat datang kembali. Sudah 1200 tahun,anda tak pernah berkunjung ke korea”

Aku tertawa pelan

“ Kau tetap saja kaku Pak Tua. ”

Hari ini,aku pindah dari Alaska ke Korea. Rasanya hidup disana terlalu membosankan. Lagipula aku merindukan negara ini.

“ Tuan,kita telah sampai”

Aku mengangguk, melihat bangunan tua begaya eropa. “ Apa aku perlu mengulang perkataan ku lagi ? bukannya aku sudah menyuruhmu untuk memperbarui bangunan ini.”

“Maaf tuan, tetapi Ayah anda tidak setuju untuk mengubah bangunan ini. Ia bilang jika bangunan ini adalah sejarah keluarga Park yang paling penting”

“Cihh.. ini sudah zaman modern, seharusnya dia tahu bagaimana menyesuaikan tantanan rumah yang lebih modern..” Aku melenggang masuk,menghiraukan para pelayan yang menunduk hormat. Merebahkan diri di atas kasur yang cukup nyaaman.

Sebuah amplop coklat berada di atas mejaku,aku mengambilnya dan membaca isi dari amplop itu.

Seoul Art High School, itu yang tertulis di dalam kertas itu. Jadi ini adalah sekolah yang akan ku tempati ? Untuk apa aku bersekolah,kalau aku lebih pintar dari para manusia itu.

****

“ Apa anda membutuhkan sesuatu lagi Tuan ? Ataukah saya perlu menem—“

Aku menaikan tanganku. “ berhentilah berbicara,aku bukan anak kecil. Berikan kunci mobilnya. Aku tidak suka diantar jemput.”

“Tapi Tuan-“

“ kau ingin melawanku ?”

“Maaf Tuan” Aku mengambil kunci mobil tersebut,lalu mengendarainya masuk ke halaman sekolah. Aku keluar dari mobil dan menangkap banyaknya keruman siswi yang mengerumuni sebuah mobil lamborgini. Mereka masing-masing mulai memotret mobil itu.

“ Artis kah..? “ Bahkan kalian manusia bodoh hanya tertarik pada manusia-manusia yang membuat diri kalian tergila-gila.

Aku terdiam,saat menatap seorang gadis yang keluar dari mobil itu dengan gerakan tubuh waspadanya. Ia melawati kerumunan siswi yang sibuk memotret.

“ sudah kubilang,untuk tidak mengantarku. Lihat aku jadi kesusahan, dasar fans gila..” grutunya,gadis itu melewatiku tanpa mengalihkan pandangannya. Aku tertawa pelan mendengar perkatannya.

“ Apa ada yang lucu ?”

Oh.. dia mendengar nya. “ tidak”

“ jika tidak, berhentilah tertawa,itu menyinggungku.”

“kenapa kau tersinggung ? aku hanya tertawa”

“ Dengar,aku tidak peduli jika kau mengejekku sebagai manusia yang tidak mempunyai hasrat dan nafsu. mengatakan aku gadis yang tidak tertarik pada pria manapun atau lesbian. Bahkan dengan artis bodoh itu,aku tidak akan tertarik padanya. Aku memang gadis pelit,kejam,dan tak mempunyai hati. Aku membuang semua surat yang mereka titipkan padaku. SEMUANYA!! Kau! Ingin mengatakan aku pelacur atau selingkuhannya, terserah!. Tapi ingat,Aku,adalah adiknya! Adik kandung! Dari Kim Soo Hyun! Mana bisa aku memacari kakakku sendiri?! Jadi berhentilah membuat gosip yang tidak berakal. Aku muak dengan para manusia bodoh ini.” Gadis itu menutup mulutnya secara tiba-tiba.

“ Astaga. Yoona tenangkan dirimu. Oppa pasti akan mentertawakanmu jika melihatmu seperti orang yang tak berakal. Oke..tarik nafas lalu buang.”dia menenangkan dirinya sendiri,hahaha. Gadis itu menatapku dengan tatapan kesalnya.

“ Maaf kan aku. Kau jadi tempat amarahku. Kau tampan dan sehat,kau juga mempunyai tubuh bagus” Gadis itu menatapku dari atas sampai bawah. “tapi kusarankan utuk tidak menjadi orang populer,Itu sangat di sayangkan. Kalau butuh sesuatu,kau bisa mencari ku di kelas 3-3,yah jika aku ada,. Ah.. sudah saatnya masuk..berhati-hatilah,wanita iblis di sini sangat menyeramkan”

Gadis itu menepuk pipiku pelan,mengangguk meyakinkan lalu tersenyum manis dan pergi begitu saja.

“ Menarik…”

bahkan sentuhnya membuatku bergairah. Ini terlalu sulit untuk di lewatkan. Aku bisa dibuat gila dengannya, aku menantikan ini sweet.

****

“ bagaimana sekolah anda Tuan ?”

“ cukup menarik.”

“ makan malam telah siap tuan,silahkan ke ruang makan”

Aku menatap makanan di atas meja yang terhidang dengan rapi.

“ menu hari ini adalah. Sup jamur,babi panggang manis dan darah segar yang baru saja di buru”

Aku meminum darah itu,menguknya hingga habis. Lalu tersenyum,menikmati segarnya darah dari para manusia. Aku menatap gelas kosong itu,membayangkan darah segar gadis itu ada di gelas ini,atau.. menghisapnya secara jantan di tengkuk nya.

Jadi kapan aku bisa meminum darahmu, sweet. Aku menantikanmu untuk berada di pangkuanku

****

Author POV

Setiap hari Chanyeol selalu memperhatikan Yoona. Gadis yang telah membuatnya gila. Bukankah ini aneh ? hanya sekali sentuhan sewaktu itu,membuatnya gila.

Ah..aku baru mengetahui namanya kemarin. Ia adalah gadis bodoh dan ceroboh yang beruntung,karna mendapatkan cintaku.

Mata chanyeol mengikuti Yoona yang baru saja keluar dari kelas bersama salah satu temannya.

“ kau ingin menonton twilight saga lagi ?”

“ ya.. aku ingin menotonya lagi”

“ oh ayolah Kim Yoona, itu sudah lama. Bahkan kau sudah menontonnya sebanyak 50 kali setiap hari. Kau tidak bosan ?”

“ aku tidak akan bosan menontonya. Edward Cullen sangat di sayangkan untuk di lewatkan. Dia terus memikatku dengan senyumannya. Oh astaga,kau bisa banyakan bagaimana saat dia memelukmu di tubuh berototnya itu. Matanya,dagunya,wajahnya dan bibirnya sungguh menggairahkan “

Edward Cullen ? jangan membuatku tertawa,aku bahkan lebih tampan darinya. Dia palsu,memikat setiap wanita dengan kebohonganya. Lihat disini sweet,aku asli dan lebih memikat. Membawamu ke dalam tubuhku,memelukmu dan kau bisa menikmati gairahku. Mataku,daguku,wajahku, dan bibirku akan membelaimu,memuaskanmu.

“ oh lihatlah mata mesummu Kim Yoona”

“ berhenti mengejekku bodoh”

“ jadi apa aku bisa menyimpulkan,jika kau percaya akan adanya Vampire ?”

Chanyeol menguping pembicaraan mereka dengan serius. Ia menatap dengan penuh harapan pada Yoona,untuk mempercayai bahwa vampire itu ada walaupun tanpa film edward yang penuh kebohongan.

Yoona tersenyum———🙂

Chanyeol Tersenyum,ia yakin senyuman Yoona itu menandakan bahwa gadis itu percaya bahwa mahluk seperti Chanyeol benar-benar ada.

“ tentu saja tidak” ujar Yoona ————– Chanyeol cemberut,ia mengusap wajahnya frustasi. Tidak sesuai harapan.

“hah ?”

“ tentu saja tidak Suzy. Vampire itu tidak ada. Mereka hanya sebatas imajinasi manusia yang sangat kreatif. Tidak akan ada yang namanya manusia bertaring,berkulit pucat,dengan iris hazel merah,gold,ataupun perak,kecuali jika kau memakai lensa mata. Hahahaha”

“ kau terlalu banyak menonton Yoona,kau jadi orang bodoh seperti ini hahaha”

Chanyeol menatap Yoona datar, ia berjalan cepat dan memukul kepala Yoona dengan pelan.

Tak.!

“ a.. sakit,siapa yang memukul kepalaku ?”

Aku akan mengajarkanmu untuk melihat bahwa kau perlu di ajarkan kepercayaan. Sampai kita ketemu lagi kau akan kaget saat tahu Vampire itu ada sweet. Kita tunggu tanggal mainnya.

****

Chanyeol POV

Ini bukan kali pertamanya aku membuntutinya. Setiap hari aku selalu melihat bagiamana dia berkembang menjadi gadis cantik. Dia Kim Yoona,adik dari aktor Kim Soo Hyun yang tengah terkenal belakangan ini.  Tapi hari ini aku harus melepaskan pandanganku padanya, aku harus pergi ke Alaska menemui ayah dan ibu untuk memberitahu mereka akan sesuatu yang penting.

Sudah sebulan aku pergi dari korea,dan sekarang aku telah kembali ke korea,dan tengah dalam perjalanan pulang. Aku sangat tak sabar menemui Yoona,ada sebuah perasaan menggebu-gebu yang terjadi di dadaku. Hal yang tak biasa di rasakan oleh vampire.

Aku memandangi jalan raya yang berlalu begitu cepat,secepat mobil ini melaju. Tapi sebuah rem mendadak membuatku menggeram marah.

“ maaf tuan, sebuah mobil baru saja menabrak seseorang,dan terjadi kemacetan besar tepat di depan mobil kita,Tuan”

“ lalu apa hubungannya dengan kita,klakson saja mereka,suruh mereka menyingkir dari depan mobil ini” aku mengepalkan tanganku,menatap tajam supir di hadapanku.

“ maaf Tuan,saya sudah melakukannya tetapi orang-orang di depan tidak ingin pindah.” Ucap supir tersebut dengan nada takutnya. Aku memukul pintu mobil dengan keras. Mampu membuat pintu mobil itu penyok.

“ sial, para manusia itu harus tahu tempat mereka. Aku akan membunuh mereka.” Aku keluar dari mobil,menatap marah pada segerombolan manusia di depanku. Sebenarnya apa yang mereka lihat ? aku akan membuat perhitungan pada manusia yang menyebabkan ini semua.

Aku maju,mendorong para manusia yang menghalangi jalanku. Hingga membuatku melihat penyebab semua ini terjadi. Di depanku sorang gadis tergeletak di aspal jalan tak sadarkan diri dengan darah segar membasahi tubuhnya. Bau darah segar sungguh menggangguku. Dasar manus—tunggu, aku mendekati gadis itu dengan terburu-buru, menyikirkan beberapa helai rambut yang menghalangi wajahnya. Aku tersentak kaget, aku membawa gadis itu kepelukan ku,mencium puncak kepalanya,merasakan kesedihan yang selama hidupku tak pernah kurasakan. Yoona ku,gadis ku. Sialan siapa yang berani melakukan ini!.

Tanganku terkepal, aku dapat merasakan perubahan mataku yang semakin kuat.

“ SIAPA YANG MELAKUKAN INI PADA GADIS KU HAH!! ?” aku berteriak marah. Beberapa orang mundur menghidariku. Mataku mendapati sebuah mobil dengan beberapa kerusakan yang parah.

Aku meletakkan yoona,berjalan menuju mobil tersebut. Dapat kulihat seorang pria bersembunyi di dalam mobilnya dengan ketakutan luar biasa. Bagus lah,manusia sepertimu harus tau,bahwa maut berjalan mendekatimu.

“ KAU!” aku menarik pintu mobilnya dengan keras sehingga terlepas dari badan mobil. Aku menarik kerah bajunnya,dan menariknya keluar hingga jatuh ke aspal. Dengan emosi memuncak. Aku menendanginya,menghajarnya berulang kali, sampai aku mendekatinya.” Kau akan mendapatkan ganjaran yang setimpal. Kau akan hidup dalam ketakukan bahkan kematianmu,ku jamin akan datang sesingkat mungkin.” Pria itu bergetar ketakutan,ia tak bisa bergerak karna pukulanku.

Aku  berjalan meninggalkan pria itu dan menggendong Yoona. Iris mata ku perlahan berubah menjadi biru laut,yang berarti sebuah kekhawatiran dan kesedihan.

Mata Yoona bergetar meanatapku dengan lemah

“ tutup matamu” Yoona perlahan menutup matanya perlahan,ada sebuah kesedihan yang menghantamku.

God..bila aku mati,tolong sampaikan kepada oppaku,jika aku menyayanginya.

Aku mendengar suara hatinya “ kau tidak akan mati, sweet” bisikku.

***

Aku berjalan cepat menuju rumah ku,membanya ke dalam gendonganku dengan panik.

“ Panggil Dr. Roberth,cepat!” aku berteriak ke salah satu pelayan,dan mulai fokus membawa Yoona ke kamarku. Darahnya terus keluar dan itu cukup membuat konsentrasiku terganggu. Aku adalah vampire dan itu semua hal wajar jika berada di dekat darah.

Aku tak dapat melakukan apa-apa. Aku terus menggenggam tangannya.

“ Chanyeol “ suara Dr.Roberth membangkitkanku. “ Astaga, manusia ? “ ia terlonjak kaget.

“ Selamatkan dia Roberth,jangan sampai kehilangannya.” Perintahku, dia mulai menangani Yoona dengan perlahan aku hanya berdiri sebagi penonton. Roberth berbalik kepadaku.

“ Chanyeol dia sudah tidak bisa di selamatkan lagi,kita tak mempunyai alat yang cukup untuk membantunya” Cukup perkataannya itu membuatku mencengkram kuat kerah bajunya.

“ aku tidak ingin tahu apapun,lakukan apa saja dan selamatkan dia!” aku berteriak marah padanya.

“ Chanyeol,dia sudah terlalu banyak menghabiskan darah, dan jika kita mengambil stok darah yang ada di rumah sakit. Nyawanya tidak dapat di selamatkan lagi.”

“ Lalu aku harus bagaimana ? Gadisku sedang dalam bahaya!”

“ gigit dia dan berikan darahmu kepadanya. Hanya itu jalan satu-satunya,jika kau ingin menyelatkannya. Ubah dia menjadi vampire” ujar Roberth. aku menatapnya.

“ pergilah,keluar dari ruangan ini” Roberth keluar meninggalkan aku dan Yoona berdua. aku duduk di samping Yoona,dan membelai wajahnya.

Siapa itu ? apa yang akan ia lakukan padaku ? apa dia dokter ?

Sebuah senyuman terukir dari wajahku,mendengar suara hatinya. Aku menatapnya dengan tajam. Jari jemariku bermain di sekitar lehernya. Sungguh menggoda.

“ kau cantik tapi bodoh.. Apa manusia sama sepertimu ? Bodoh dan ceroboh,percuma saja parasmu cantik.”

Apa dia bilang bodoh ? ceroboh ? memangnya siapa dia ? Aku mengaku .. memang aku ceroboh tapi tidak Bodoh!

Oh.. dia marah. Aku tertawa kecil.

“ tapi.. itulah yang membuatku tertarik padamu sweet”

Hei.. tuan… maaf, tapi aku tak tertarik padamu. Bahkan jika kau di atas rata-rata kakakku.

Benarkah ? aku yakin kau akan langsung jatuh hati padaku sayang. Bahkan aku berada 100 tingkat dari kakakmu,dan Edward Cullen. Kadang omelannya membuatku kesal dan ingin mencium bibirnya agar berhenti.

“ hmmm.. kau ingin selamat atau mati..? Jangan banyak mengomel nona. Hidup matimu ada di tanganku” aku menyentuh wajahnya.

Dia pasti bukan dokter,mana ada dokter bertanya seperti itu pada pasiennya ? dasar orang gila. Ya!! Berhenti bicara dan bawa aku ke dokter. Aku bisa mati karnamu.!!

“ begitukah..? tapi sayanganya dokternya telah pergi. Ahh.. kau sangat berisik rupanya”

Dia berada di ambang kematian,tapi dia masih bisa mengomel ? -_-

K..kau bisa mendengarku..?

“ haruskah aku bilang ‘Ya’?”

Oh baguslah..Baikalah tuan.. jika tidak ada dokter,kau bisa membawaku ke Rumah sakit. Itu sudah cukup. Kau tidak pernah belajar ya? Seperti itu saja kau tidak tau.

“ sayangnya rumah sakit sangat jauh di daerah ini. Aku lelah harus melewati pohon,pegunungan dan lautan. Itu sangat jauh nona” aku serius sweet. Aku harus itu semua untuk ke sini.

Argg.. berhenti bercanda. Jika kau tidak membawaku. Aku bisa mati!

“ aku tidak bercanda sweet. Tapi aku bisa membantumu hidup,asalkan kau bersedia memenuhi syarat yang akan ku kuucapkan”

 apa syaratnya ?

“ kau agresif juga sweet. Jadilah istriku,karna saat kau bangun kau bukanlah dirimu yang dulu “ bukan ide yang buruk, Chanyeol. Kau pintar dalam memilih strategi. Aku harus memberi perhargaan bagi diriku sendiri.

Apa..? Kau gila..? Aku tidak mau! Aku belum melihatmu dan kau berkata ‘jadilah istriku’ Maaf tuan kau benar-benar kelewatan. Ah.. ternyata kau takut rumah sakit rupanya..? kau kabur dari Rumah sakit jiwa bukan..? Tsk.. Bagus aku bertemu manusia aneh.

“sayangnya aku bukan manusia”

Ah.. bahkan kau tidak mengakui dirimu sendiri..

Akh.. ke-kepalaku. Rasanya tubuhku.. akan hancur.

Aku tertawa kecil,mendengar omelannya.

“ Semenit lagi kau akan mati Sweet, kau tinggal bilang ‘ya’ maka kau akan merasakan kehidupanmu lagi”

 STOP! Kau bukan Tuhan ataupun Malaikat kematian. Jadi berhentilah bersikap layaknya kau salah satu di antara mereka!

“ oh.. calm down sweet. Aku memang bukan di antara mereka berdua,tetapi aku benar-benar ada di tengah mereka. “ aku mendesah kecil. Kau akan kaget melihatku sayang.

“ sekarang tinggal 30 detik nona. Kakak mu pasti sangat kesepian jika kau meninggalkannya sendiri di dunia kejam ini. Bukankah kau menyayanginya. Hanya kaulah yang ia punya. Apa kau tega..?”

Oppa.. Aku tidak ingin meninggalkannya.. Aku tidak ingin ia sedih. Tapi.. aku..

“ Waktumu 10 detik lagi”

Baiklah Aku akan menjadi Istrimu. Jadi tolong selamat kan aku.

“ Good! Kau semakin manis jika seperti itu”

Diam dan lakukan seperti apa yang kau janjikan.

“Mungkin akan terasa sakit. Jadi kau hanya perlu tenang.”

Aku mendekatinya dan mulai menindihnya. Dari jarak seperti ini aku dapat melihat bagaimana wajah cantik sempurnanya. Perlahan aku membelai wajah,leher hingga dadanya, mencium pipinya lalu melumat bibir indah itu.

Bibirku turun menghisap tengkuknnya, memberikan tanda yang tepat,dan taringku, ku tancapkan tepat di daerah kismark itu.  Menghisap darah segar dan manis, terus mendorong kedua taring itu masuk dan menghisap banyak darahnya. Setelah itu aku mengigit tanganku mengisap darahku. Kemudian menahanya dalam mulutku,aku mencium bibirnya,memberikan darah ku kepadanya.

Ini.. darah ku… sangat manis tapi Menyakitkan.

“ tidak sayang itu adalah darahku. Manis bukan ? apa kau bergairah ? aku akan segera membawamu ke dalam diriku.”

Tubuh Yoona mengalami kejang yang hebat,tetapi setelah beberapa menit ia berhenti. Semua lukanya tertutup,dan kulit nya mulai memucat.

“ sekarang tidurlah sayang. Pergilah ke alam  mimpi indahmu. Mimpikan aku dan aku akan berada di sana bersamamu. Aku mencintaimu” Aku mencium bibirnya singkat lalu keningnya. Menatapnya seraya berlalu.

Aku Menunggumu bangun istriku…. Istri dari Park Chanyeol,yang akan menjadi ibu dari anakku kelak.

Saat bangun nanti,kita akan memulainya. Awal kehidupan kita.

E.N.D

See You Next Time.. di Sequel berikutnya…

Thanks atas  kritik & masukannya..

 

 

 

 

 

75 thoughts on “POISON LIPS ( Chanyeol. Ver )

  1. Anyeong thorr~ udah lama pake banget gak berkunjung ke yoongexo, dan aku nemuin ff ini. Genre fantasy vampire lagi, makin emmmmm sukaaa. Awalnya pengennya seyoon pairing sih, (jiwa shipper kumat hewhew) tapi gapapa ff chanyoon pun aku sukaaa❤ yeahhh !!

    Terus berkarya author. Bikin seyoon atau chanyoon yaa (plak-_- malah request)
    Keep writing^^

  2. Kyaaaa ak jd snyum2 sndiri bayangin chanyeol jd kek edward cullen:D ini hrus d buat lnjutnnya karna ini bgus banget😀 keep writing~

  3. Demi jidat bangsat chanyeol… Ini keren aneeeeetttt…
    Gw udh pnya gambaran klo chan jd vampire pasti keren abiz… Kalah dah edward cullen mah.. Gw suka yoong diship ama sp aja cocok. Next chap jgn lama2 yeak, fightiiiiinggg

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s