Addicted – 2

add

Addicted – 2

Starring Im Yoona & Oh Sehun

Genre : Romance- School life

Length: Chaptered

Rating : G

Written by Cookiesberry

 

“I wanna be your last , Im Yoona ..”

 

Chocolate~” Panggil seorang lelaki sambil membawa sekotak coklat di tangannya , Yoona mendongak mendengar suara lelaki tersebut lalu beranjak dari sofanya . ‘Chocolate’  adalah panggilan kesukaannya sejak kecil dan hanya orang-orang yang ia sayangi saja yang boleh memanggilnya dengan sebutan seperti itu . Lelaki itu tampak senang dan mendekati Yoona dengan senyuman penuh arti .

“Kau darimana saja , Black ..?” Tanya Yoona kepada lelaki yang ia beri sebutan  ‘Black ‘ itu , Lelaki itu tertawa dan memeluk pinggang Yoona setelah meletakkan coklat yang ia bawa ke meja . Yoona tersenyum dan menatap lelaki itu dengan tatapan penuh cinta , ia bergerak mencium bibir lelaki itu singkat .

“You’re not a good kisser ..” Ucap lelaki itu sambil mencubit Yoona , Gadis itu mengerang kesakitan dan membalas perbuatan lelaki tersebut dengan mencubit pinggangnya .

“Jangan mengejekku , Jongin !” Gerutu Yoona lalu mendorong Jongin atau biasa dipanggil Kai , Lelaki yang kalian semua pertanyakan di awal cerita . Jongin terkekeh lalu duduk di sofa apartemen Yoona bersama sambil berciuman mesra . Yoona mencintai Jongin lebih dari apapun karena Jongin yang selalu berada di sisinya saat ia jatuh dan bangun . Jongin membuat hidupnya lebih berwarna , Jongin membuat hidupnya terasa lebih ringan dan Jongin adalah cinta pertamanya .

“Yoong , hari ini kau begitu agresif ..” Ucap Jongin lalu mengusap bibir Yoona .

“Oh ya ? bukankah kau yang begitu agresif ?” Jawab Yoona balik bertanya kepada Jongin .

“Aku tidak pernah merasa agresif saat berciuman dengan seorang gadis ..”

“Apa aku juga termasuk ‘seorang gadis’?”

Jongin terdiam dan mengacuhkan Yoona , Gadis itu menjerit kesal dengan tanggapan Jongin . Yoona tidak pernah tahu apa yang ada di pikiran Jongin . Lelaki itu bisa seenaknya menciumnya serta memeluknya , sebut saja Yoona memang terlihat seperti gadis yang murah tetapi ia mencintai Jongin dan Yoona tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan Jongin , Lelaki itu adalah segalanya dan gadis itu tidak akan melepaskannya dengan mudah . Apapun yang terjadi , Jongin hanya milik Yoona dan selamanya begitu walau ia tahu kenyataannya begitu pahit .

“Kau tidak pernah mencintaiku ..” gumam Yoona pelan .

 

 

Pagi-pagi di sekolah ,Sehun terlihat bosan bermain dengan laptopnya . Ia memutuskan untuk membuka website sekolahnya karena tidak tahu harus melakukan apa . Sehun men-scroll down site sekolahnya dan terpampang wajah Im Yoona yang datar sedang mencengkram lengan Seunghwan datar , Sehun terkekeh dan menatap wajah Yoona yang ada di layar laptopnya dengan tatapan penuh keinginan .

“Sehun , sebelum kau menargetkan Im Yoona kau harus menyelsaikan masalahmu dengan Bae Joohyun ..”Ucap Chanyeol sambil merangkul pundak Sehun .

“Semua sudah beres Chanyeol , barang-barang yang ia berikan kepadaku sudah kembalikan ..” Jawab Sehun lalu mematikan laptopnya .

“Termasuk video game ?” Tanya Chanyeol sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

“Aku sudah meng-copy semua datanya bodoh ..” Jawab Sehun sambil memasukkan barang-barangnya ke tas sekolahnya .

“Sehun-ah , perasaanku sebenarnya tidak enak ..”

“Lupakan perasaanmu itu , aku akan mendapatkan Im Yoona ..”

Sehun tidak peduli dengan perkataan Chanyeol karena menurutnya Chanyeol meragukan dirinya untuk bisa mendapatkan Yoona , Bagi Sehun semua perempuan itu sama hanya wajah yang berbeda . Kebanyakan perempuan itu cuma bisa menangis mereka makhluk yang lemah yang akan dengan bodohnya jatuh pada pesona seorang lelaki lalu terbawa perasaan , pikir Sehun .

Sehun berjalan dengan mata lurus menatap lorong tersebut sampai matanya menangkap seorang gadis dengan earphone di telinganya sedang menggumamkan lagu yang ia dengarkan . Sehun berjalan mendekati gadis tersebut dengan mata berbinar dan smirk khas-nya . Sehun mendekat dan menyapa gadis itu , Im Yoona .

“Annyeong..” Sapa Sehun , saat mata mereka bertemu . Sehun yakin walaupun gadis itu memakai sumpalan di telinganya itu pasti ia akan tahu kalau ia baru saja disapa Sehun , tetapi dugaannya salah . Gadis itu hanya berjalan dan tidak menganggap kehadiran Sehun yang ada di depannya . Sehun menarik earphone gadis itu dan membuatnya tersentak dan menatap Sehun dengan tatapan bertanya .

“Siapa kau ?”Tanya Yoona lalu merebut earphone-nya dari tangan Sehun .

“Tidakkah kau ingat ? Aku Oh Sehun ..” Sehun hampir tidak percaya padahal baru kemarin mereka bertemu dan gadis ini melupakannya begitu saja dengan tatapan dingin . Yoona mencoba berpikir dan akhirnya Yoona tersenyum remeh kepada Sehun.

“Ah.., Pengecut yang kemarin ?” Jawab Yoona dingin , Sehun mulai merasakan atmosfer yang berbeda saat dirinya berada di hadapan Im Yoona , sesuatu yang benar-benar berbeda .

“Berhenti memanggilku pengecut , Im Yoona-ssi..”

“Apa kita ada urusan ?”

“Tentu saja”

“Tapi , aku tidak merasa punya urusan denganmu Oh Sehun-ssi jadi bisakah kau minggir? Kau menghalangi jalan..” Yoona mendorong Sehun pelan untuk minggir dan berjalan melewatinya , Sehun masih berpikir dan akhirnya Sehun menahan lengan Yoona .

“may i call you this evening ?”

“Kau tidak akan tahu nomorku , Oh Sehun-ssi”

“tenang saja semua bisa diatur ..” Sehun tersenyum miring kearah Yoona dan hanya ditanggapi dengan tatapan datar .

“Aku tidak akan mengangkat telepon darimu ..”

“Kau pasti mengangkatnya ..” Ucap Sehun dengan mantap lalu memberikan senyum menantang untuk Yoona .Untuk pertama kalinya Yoona tak habis pikir , ada orang yang mau mendekatinya ? tidak masuk akal . Selama ini ia selalu berusaha menjauh dari kerumunan apalagi geng milik Sehun itu , bagaimana bisa lelaki itu tau tentangnya ?

Yoona kembali memasang earphonenya dan menemukan Jongin sedang di balkon sekolah yang sepi , lelaki itu menatap kearah langit degan tatapan sendu dan tidak dapat diartikan , Yoona hanya memeperhatikan lelaki itu dari jauh .

“Tenang saja , Kau akan jadi milikku Kim Jongin ..” Ucapnya dengan sorot mata yang tajam .

 

 

I’ve got fire for a heart, I’m not scared of the dark
You’ve never seen it look so easy
I got a river for a soul and baby you’re a boat
Baby, you’re my only reason

Yoona mengerang kesal mendengar lagu tersebut bunyi berulang kali , bukan karena ia benci lagu yang dinyanyikan One Direction itu malahan lagu tersebut ia jadikan ring tone . Oh Sehun sudah menelponnya sebanyak 26 kali dan ia mulai risih , Yoona menggeram dan hampir saja membanting ponselnya ke lantai .

“Halo ?” Akhirnya Yoona memutuskan untuk mengangkat telepon dari Oh Sehun yang tiada hentinya selama 26 menit dan memilih untuk meladeni Oh Sehun.

“Akhirnya kau mengangkat teleponku ..” terdengar suara Oh Sehun dari sebrang sana sambil terkekeh pelan .

“Katakan apa yang kau inginkan ?”

“Tenanglah aku bukan seorang mafia atau perampok yang mengharapkan uang ..”

“Ya ya ya terserah kau ..”

“Bagaimana kalau kita pergi makan malam ?”

“Tidak , aku ada urusan ..”

“Tapi aku sudah ada di depan rumahmu..”

“jangan menipuku , aku tinggal di apartemen bodoh..”

“Rupanya kau agak susah untuk didekati ..”

Yoona menggelengkan kepalanya dan sudah bersiap menutup telepon tersebut , Dugaannya benar-benar tepat . Oh Sehun memang berusaha mendekatinya dan mungkin menjadikannya bahan bertaruh tapi sayangnya ia hanya menyukai satu lelaki yaitu Kim Jongin .

“Tapi dari nadamu berbicara kau terlihat berbohong , kau tidak punya urusan dan aku bisa menebak hal itu ..” lanjut Sehun .

“Aku akan menutupnya ..”

“Wow apa kau sesibuk itu ?”

“Bukan urusanmu ..”

“Well , hal tersebut akan segera jadi urusanku ..”

“Ha?”

“Kau akan segera jadi pacarku..”

Yoona langsung saja menutup telepon tersebut dan mengambil jaket hitamnya keluar dari apartemennya , entah kenapa ia merasa kesal dengan telepon tadi dan ia memutuskan untuk menuju apartemen Jongin yang berada di gedung sebelah . Apartemen Yoona berada di tower A sedangkan Jongin berada di Tower B sehingga Yoona harus melewati jalan tembus antara dua gedung .

Ia memasukkan nomor pass code Jongin dan segera masuk kedalam dan menemukan Jongin sedang memasak karena hobi Jongin adalah memasak , Yoona tersenyum melihat Jongin dengan apron berwarna kuning yang ia belikan saat natal .

“Yoona ? tumben sekali kau datang jam segini ?” Tanya Jongin sambil memasak , ia sudah pasti tahu bahwa yang datang adalah Yoona karena hanya Yoona yang tahu pass code apartemennya.

“Aku kesal , Black ..”

“Kenapa?”

“Tidak apa , aku hanya sedikit kesal dan bosan ..”

Jongin terdiam dan cepat-cepat menyelsaikan masakan yang ia buat , baru kali ini ia melihat Yoona dengan wajah ditekuk lalu penuh amarah . Jongin langsung saja duduk disebelah Yoona sambil membawa Spaghetti Carbonara yang ia buat , Jongin menawarkan Yoona untuk makan dengannya tapi langsung saja di tolak halus oleh Yoona .

“Kau kenapa ?”

“Tidak apa ..”

Chocolate..”

Jongin langsung saja meletakkan makanannya dan mendekat kearah Yoona dengan perlahan lalu mencium dahi gadis itu sambil mengelus pundak kepala Yoona . “Katakan saja , Chocolate ..”

“Sehun ..” gumam Yoona sambil menghela napas .

“Ia baru saja menelponku dan ia bilang ingin menjadikanku pacarnya , aku harus berpikir untuk menata rencana terhadap lelaki itu …”

“Sudahlah , Bagaimana kalau kau mencoba bersamanya ? mungkin kau akan lebih merasa nyaman dibandingkan bersamaku ..” Yoona menatap Jongin tajam dan bangkit berdiri dari sofa dengan wajah marah . Jongin tahu kalau Yoona mencintainya tapi ia tidak bisa mencintai gadis itu seperti apa yang gadis itu inginkan , Jongin sadar kalau ia selalu memberikan harapan palsu kepada Yoona dan sebenarnya ia juga sadar kalau hubungan mereka sebenarnya salah .Tetapi di dalam lubuk hati lelaki itu ada sedikit rasa tak rela untuk melepaskan Yoona sehingga akhirnya harapan tersebut terbuat untuk Yoona .

“Black .. , aku hanya mencintaimu kuharap kau tau hal itu ..”Ucap Yoona dengan tegas , Jongin hanya terdiam dan menatap punggung Yoona yang keluar dari apartemennya .

 

TBC

 

A/N :

Halo ! maaf banget kalau ff ini updatenya telaaaaaaat banget , sebenarnya udah rencana ngepost pas bulan november – desemberan tapi yah akunya gak sempet lantaran sibuk soalnya dah sma . hampir setahun gk ngepost terus aku juga gak bikin ff sama sekali .

rival sehun udah terlihat yaitu si temsek , alurnya kecepetan g sih ? maaf kalau kecepetan soalnya tiba-tiba ngestuck gitu terus kalau diliat-liat aku rencananya gak bikin ff ini smpe puluhan chapter mungkin cuman kira2 5-7 chapter soalnya juga takut gak sempat tapi aku usahain di chapter lainnya bakalan lebih panjang dari biasanya

terus aku bilangin juga , aku bisanya kalau update ff selalu malem

50 thoughts on “Addicted – 2

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s