(Freelance) U R

OfY4yIX.gif

U   R

Cause you are, like a beautiful dream

 

M A I N  C A S T :

YOONA IM

JONGIN KIM

A D D I T I O N A L  C A S T :

You’ll find when you read

G E N R E :

 SAD | ROMANCE | ANGST

R A T E :

  1. 15

D I S C L A I M E R :

All cast belong to God. Ficlet ini terinspirasi dari short film di YouTube.

Semoga suka sama ficletnya♡

Buat yang nunggu FF ‘ i’m not the only one’ maaf lama, karna banyak kata-kata dan alur yang harus aku perbaiki.

So, happy reading peeps ♡ hope you enjoy the Ficlet.

Don’t forget to comment, karena comment kalian sangat berharga dan bikin aku makin semangat ♡

  • Much love 11thor (@ednaraisaa)

“ One day, there’s someone who fall in love with you, just the way you are honey”

“ but, what if no one mom? I’m afraid of everything.”

♡ ♡ ♡

Musim dingin

 

Jongin melangkahkan kakinya disekitar area taman kota, jam menunjukan pukul 4 sore.  Taman tidak begitu ramai, beberapa pasangan yang sedang bergandengan tangan, dan seorang penyanyi jalanan dengan gitarnya melantunkan lagu-lagu cinta. Mata jongin tertuju pada satu  yeoja yang sedang tersenyum didepan penyanyi jalanan, ia mendekati yeoja itu

“permisi?” jongin tersenyum.

Yeoja itu mengabaikannya, lagu yang penyanyi jalanan itu nyanyikan pun selesai, yeoja itu bertepuk tangan sambil tersenyum manis, memberikan penyanyi jalanan itu sejumlah uang lalu pergi.

Sudah pukul 5 sore, taman sudah mulai ramai jongin meminum caramel hot coffee yang ia beli di kedai tak jauh dari taman, seseorang baru saja duduk disampingnya.

“hey bukankah kau yang tadi?”jongin menatap heran yeoja ini. Namun masih tidak ada jawaban darinya, jongin menepuk pundaknya sedikit keras dan…

waa… waa..aa”

Mata jongin membulat saat yeoja ini mulai mengeluarkan suaranya dengan bahasa isyarat yang ia gunakan.

“apakah dia bisu?” jongin membatin

jongin mulai mengeluarkan ponselnya, mengetik sesuatu dan memperlihatkan apa yang ia ketik

‘ aku tidak bermaksud, mianhae’

Yeoja ini terdiam dan mulai tersenyum dan memberikan isyarat ‘OK’, jongin membalas senyumannya dan mulai mengetik lagi

‘namaku jongin’

Yoona menatap heran jongin dan mengambil ponsel miliknya

‘ yoona ‘

Jongin  tersenyum menatap yoona, dan kembali mengetik

‘ boleh aku minta nomor ponselmu?’

Yoona mengangguk dan menekan tombol di ponsel jongin, yoona berdiri dari duduknya

“ aku harus pulang” dengan bahasa isyarat dari kedua tangannya, jongin yang tidak mengerti hanya mengangguk.

 “dia.. cantik” batinnya.

Author pov, end

 

 

Sinar matahari pagi ini  menembus gorden kamarku, itu pertanda waktunya untuk bangun.

“hmm”

Drrt drrt

belum aku sadar sepenuhnya, ponselku bergetar tanda adanya pesan masuk

u have 1 message from  +82 xxxxx ‘

Aku membuka pesan itu

‘ apa kau sudah bangun? Bagaimana tidurmu?

-Jongin‘

 

2 month later

Semenjak pesan pagi itu, aku dan jongin semakin dekat, ia sering menanyakan apa makanan yang kumakan. aku hanya bisa tersenyum mendengar suaranya walaupun ia tidak bisa melihat senyumanku…

Ya, aku seorang gadis tunarungu ditambah lagi setahun lalu aku terdeteksi leukimia dan sekarang sudah di stadium akhir.

Malam ini jongin mengajakku bertemu di seputaran sungai han, ini kedua kalinya kami bertemu setelah 3  bulan yang lalu, entah kenapa aku sangat senang.

08:00 PM KST

aku berdiri di tengah salju yang berjatuhan, dengan segelas hot white coffe di tanganku. Ini kali pertama aku merasakan salju setelah mengidap penyakit leukimia.

 

09:00 pm KST

Sudah satu jam aku menunggu namun jongin tak juga datang,orang-orang berlalu lalang meninggalkan sungai han, white coffee ditanganku rasanya mulai dingin, aku memalingkan pandangan ke arah sungai. Tiba-tiba seseorang menggenggam tanganku yang masih memegang segelas white coffee ..

Aku tersenyum

Ya, seseorang yang setiap hari memberikan pesan manisnya dibalik handphone kini didepanku, dia mengangkat tanganku kearah mulutnya, menghembuskan nafas disana hingga tanganku benar-benar terasa hangat.

Tak lama kemudian ia mengeluarkan sesuatu dari kantong jaketnya dan memasangkan sesuatu tepat ditelingaku betapa terkejutnya aku mendengar derau air sungai yang pasang, ia mendekatkan mulutnya kearah telingaku

“ aku menyukaimu, im yoona”

DEG

Jantungku berdetak sangat cepat, air mata baru saja menetes dari mataku

“aku bisa mendengarmu” batinku

 

Tiba-tiba, suara nyaring terdengar, rasanya otakku sangat sakit darah mulai menetes dari hidungku

“tuhan jangan sekarang”

 

Yoona pov end

2 weeks later

Semenjak kejadian itu, sampai sekarang yoona tidak pernah membalas pesanku, nomornya selalu tidak aktif

“im yoona, kau kemana? Aku merindukanmu”

Drtt drtt

u have 1 message from  yoona ‘

Mataku membulat, dengan cepat kubuka pesan darinya dan jariku melemah membaca pesan darinya

“ jongin, kita tidak bisa bertemu lagi.. maafkan aku”

2 month later

2 bulan sudah berlalu, hatiku masih tetap sama aku masih merindukan gadis yang bahkan aku tidak pernah dengar suaranya.

Tok tok tok

Seseorang mengetuk pintu rumahku, aku membukanya dan mengeluarkan tatapan bingungku kepada seorang wanita yang cukup berumur berdiri didepan rumahku

nak jongin?” sontak aku menganggukan kepalaku

nde ahjumma?” wanita itu mengelus-elus dadanya

“ahh syukurlah, sudah 2 hari aku keliling komplek ini tapi tidak menemukan rumahmu” aku masih bingung dengan kedatangan ahjumma ini

“ah, kalau begitu akan lebih baik kalau ahjumma masuk duㅡ”

“tidak perlu nak, kedatanganku kesiniㅡ” ia seperti menahan tangis mengeluarkan secarik 2 buah kertas yang di steker

“ ada titipan untukmu, ibu permisi dulu nak” ucapnya membelakangiku dan berjalan menjauh.

Aku membuka 1 dari kertas itu, dan membacanya

‘ pergi ke bukit xxx berhenti didepan pohon besar, setelah sampai disana kau boleh membuka halaman berikutnya’

Aku tersenyum, aku yakin yoona akan mengejutkanku dengan senyumannya dan memberikan kertas ‘aku menyukaimu, jongin’ dengan cepat aku berlari kearah mobil.

Didepan pohon besar aku berdiri, namun bukit ini benar-benar sepi tak ada satu orang pun kubuka halaman berikut dari kertas itu dan..

‘ lihatlah ke belakang pohon’

Aku tersenyum, dan berjalan selangkah ke belakang pohon

“ yoonㅡ” aku terdiam, sontak mataku langsung berkaca-kaca melihat apa yang ada didepanku

“apa maksudnya ini? Im yoona kau tidak boleh bercanda begini!” aku mengeraskan suaraku

 

Ya, foto yoona dengan bingkai berbalut karangan bunga tepat berada didepan mataku, kakiku lemas,tidak terasa aku lututku sudah menyentuh rumput.

“kau tidakㅡ” aku menangis ya, aku benar-benar menangis.

Mataku terfokus pada amplop coklat, ku ambil amplop itu

‘untuk jongin’

Aku mengusap air mataku dan menyenderkan tubuhku di pohon besar itu, perlahan kubuka amplop itu, sebuah tulisan yang sedikit berantakan dengan banyak corak darah..

 

 

 

 

[ isi surat, recommended sambil dengerin lagu taeyeon – UR ]

 

 


Jongin-ah..

 

Ini ke-3 kalinya kita bertemu bukan?

Tapi kali ini aku melihatmu dengan cara lain…

Ibuku berhasil membawamu kerumah baruku…

Jongin-ah, terima kasih sudah menjadi namja pertama yang mau berkenalan denganku tetap bersamaku walaupun kau mengetahui aku ini cacat…

jongin-ah…

maafkan aku, aku mengabaikan semua pesanmu aku sangat ingin membalasnya

namun tanganku benar-benar susah digerakkan,

bahkan waktu itu yang membalas  adalah ibuku..

ibuku pernah mengatakan akan ada seseorang yang menyukaiku apa adanya

dan ibuku benar..

jongin-ah…

kau adalah suara pertama yang kudengar, bahkan saat aku sekaratpun

aku masih bisa mendengar suaramu ditelingaku.

Aku yakin, walaupun aku tidak bisa mendengar, aku bisa merasakan.

Dan begitulah, walaupun aku tidak bisa mendengar kata-kata indah dari mulutmu, aku bisa merasakannya darimu.

 

Jongin-ah, mari bertemu didalam mimpi indahmu.

사랑해 (i love you)

 

 

-THE END-

 

 

 

(( annyeong? Akhirnya selesai juga ficlet ini, aku harap kalian suka ya sama ficletnya. Jangan lupa comment okay? Comment kalian berharga buat aku makin semangat ngerjain ff aku selanjutnya, Hope u like this peeps, ♡ ))

11 thoughts on “(Freelance) U R

  1. Yaaah yoonanya meninggal…
    Gak rela wkwk
    Tapi sukses buat aku kebawa suasana sedih apalagi emang cocok banget sama recomended song-nya. Keep writing author!

  2. Ap harus endingx seperti ini? Udah saat aku bcanya lg galau eh sekarang makin galau dgn akhr cerita ini ff.

    Keep writting thor!

  3. Nyeseekk nih thor…
    Nyeseeeekkk pake bgt..
    Hehehe
    Apalagi baca suratnya yoona pke dngerin lagu taeyeon bner” bikin galau…
    Nice ff thor..
    Keep writing

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s