(O.S) WINTER DAY

yoona-winter-day

AUTHORS :FirdaAuliana

MAIN CASTS :ImYoona | GENRE : Family – Romance| RATING :PG 14

Desclaimer: Cast belong to God. But this story and poster are mine

Don’t be siders!

Plagiator? Doesn’t allowed here

WARNING :Typo,GAJE

********

“Baekhyun..Baekhyun.. Noona disini” Baekhyun menatap kaget gadis yang berada di depan gerbang sekolahnya. Pakaiannya acak-acakan berserta rambutnya,ponsel jadul bergelantungan di lehernya,dan juga memakai jaket,padahal hari ini masih musim panas.

“Baekhyun ada wanita yang memanggilmu. Bukankah itu noonamu ?” baekhyun mengalihkan tatapannya,ke dua teman yang juga memandang gadis itu.

“ t..tentu saja itu bukan noona ku. Noona ku itu cantik,dan normal. Bukan seperti dia,yang..yeah,kita bisa dilihat..Gila” baekhyun menatap angkuh ke arah gerbang, ia sengaja mengeraskan suaranya agar gadis itu pergi.

“baekhyun..baekhyun..aku noona mu” teriak gadis itu lagi.

“ kajja, jika kita terus-terusan mendengarkannya,kita bisa ketularan gila juga”

***

Baekhyun menghempaskan tubuh gadis itu dengan kasar di lantai rumahnya.

“Sudah ku bilang jangan pernah kesekolah ku lagi !!”

“t..tapi aku hanya ingin membawakanmu bekal” gadis itu mengeluarkan sebuah kotak dengan senyumannya. Ia membuka kotak bekal itu dengan riang. Wajahnya cerah berseri seakan tidak ada masalah hari ini.

“ AKU TAK SUDI MEMAKAN MAKANANMU !! KAU TAHU BETAPA MALUNYA AKU DI DEPAN TEMAN-TEMAN KU,JIKA TAU AKU MEMPUNYAI NOONA YANG KETERBELAKANGAN MENTAL SEPERTIMU !!??” baekhyun melempar kasar kotak bekal itu,sehingga isinya berceceran. Yoona-gadis itu- langsung mengambil makanan yang berceceran di lantai tersebut. Baekhyun menghela nafas kasar.

“ AMBIL SAJA MAKANAN ITU GADIS GILA.. BAGAIMANA BISA AKU MEMPUNYAI SAUDARA GILA SEPERTIMU !!”

“Yoona.” Chanyeol langsung masuk ke ruangan itu lalu membantu yoona untuk berdiri,tetapi yoona tak kunjung berdiri karna masih serius dengan makanan yang berserakan itu.

“noona itu sudah kotor,jangan di ambil lagi” pinta Chanyeol

“tapi..ini untuk baekhyun,dia pasti sangat lapar”

“KAU PIKIR AKU AKAN MAKAN MAKANAN MENJIJIKKAN ITU..!! ?” Baekhyun kembali menendang makanan yang di pegang oleh yoona. Sontak perlakuan Baekhyun ini menadapat tatapan tajam dari Chanyeol.

“Baekhyun,apa yang kau lakukan ? bersikap sopanlah pada noona mu,dia bahkan rela membuatkan bekal ini di pagi buta”

“ Siapa yang peduli, aku tidak menyuruhnya. Wanita sinting ini saja yang ingin memasaknya” Baekhyun berlalu dari sana. Chanyeol masih menatap Yoona yang masih memunguti makanan itu kembali.

“ ah..pasti dia lelah..makanya dia tak mau makan.. aku akan membuatkannya nanti,agar ia makan dan menjadi sehat” Chanyeol menatap sedih Yoona. Ia menghela nafas. Bagaimana bisa baekhyun bersikap kasar pada noona nya ?. walaupun noonanya keterbelakangan mental, tetapi hatinya tak cacat,dia sangat baik kepada semua orang. Apalagi kepada adiknya sendiri.

***

Tempat ujung kesabaranmu adalah dimana kau dapat melepas keluh kesahmu dengan bebas. Dan sekarang Baekhyun menghembuskan nafasnya seraya menatap jendela kamarnya. Sebentar lagi,ia akan menjadi artis besar dalam naungan di sebuah Entertaiment terbesar di negaranya,yaitu FDC Entertaiment. Bukan hal mudah untuk dapat tiba di sana,rintangan dan hidup sebagai trainer ia tempuh agar ia dapat meraih mimpinya.

Hanya saja Baekhyun kini tengah mengalami dilema. Dimana ia harus memilih,jika tidak maka mimpinya akan tersendat atau bisa jadi mimpinya hanya akan menjadi bunga tidur belaka.

Yoona,Im Yoona adalah satu-satunya kakak perempuan yang ia punya,walaupun itu berat untuk ia katakan,tapi ikatan persaudaraan telah terjalin di antara keduanya. Yoona,mengalami kerusakan otak yang membuat dirinya bersikap layaknya anak kecil walaupun raganya adalah Wanita dewasa.

“ pikirkan perkataan ku ini Im Baekhyun, menyingkirkannya atau kau yang akan tersingkirkan”

“ jika kau debut nanti,fans atau publik akan mencari identitas mu dan BOW! Pamormu akan turun mengetahui jika publik tau kau mempunyai saudari yang abnormal”

“ Bagaimana bisa aku menyingkirkan saudaraku sendiri ? “ gumam Baekhyun, ia menarik rambutnya frustasi.

***

Chanyeol,memasuki kamar Yoona,dimana gadis itu tengah tertidur dengan lelap bersama boneka kesayangannya. Perlahan Chanyeol duduk di dekat punggung kasur itu,menatap sendu Yoona. Tangannya terangkat membelai lembut surai coklat itu.

“ Kau cantik,hatimu juga cantik. Sayang sekali Baekhyun,memperlakukanmu seperti tadi. Walaupun dirimu seperti apa,tetapi perasaanku akan tetap mencintaimu. Ini sudah lama,aku sering mengatakannya, tetapi kau malah tertawa bahagia dan memelukku tanpa membalas perkataanku.”

“ Yoona, sampai kapan kau akan seperti ini ? Mengapa kau sangat baik ? Bahkan di saat Baekhyun melukaimu,kau hanya tersenyum dan mengaggap itu hanya lolucon.”

Dibalik pintu itu,Baekhyun menatap Chanyeol yang berada di kamar Yoona,ia lalu pergi tanpa ingin mengganggu keduanya.

***

Di pagi buta terlihat Yoona yang memperhatikan figura Ayah dan ibunya.

“ Eomma.. Appa.. hari ini Baekhyun akan memulai debutnya. Rasanya ini benar-benar menyenangkan. Akhirnya Yoona bisa melihat artis yang ada di tv. Aku sangat senang sekali. Oh ya.. apa kalian disana senang dan bahagia ? kata Chanyeol, kalian ada di surga. Wah.. di sana pasti indah! Lain kali,bawa aku juga agar aku bisa merasakan indahnya surga,tapi jangan bawa Baekhyun, dia pasti sangat sibuk dengan kegiatannya.” Yoona memeluk figura itu lalu meletakkannya kembali. Ia berlari menuruni tangga untuk memasak di dapur. Dengan telaten Yoona memotong beberapa bahan dan membuat Shushi berserta sosis keju kesukaan Baekhyun.

Setelah beberapa menit,Baekhyun datang dengan pakaian rapinya.

“ Baekhyun-ah.. Noona sudah memasakkan makanan kesuakaan mu,kemari..ayo kemari. Dan bawa makanan ini. Dan semoga berjalan lancar” Baekhyun memperhatikan Yoona dengan wajah datarnya. Ia berjalan keluar tanpa memperdulikan panggilan Yoona. Tetapi,sebuah kresek berat di ikatkan ke tangan Baekhyun. Yoona tersenyum melihat Kresek berisikan bekal itu terikat di tangan Baekhyun.

“ nah.. sekarang Baekhyun harus berangkat sebelum terlambat. Apa Yoona boleh ikut mengantarmu ?” rahang baekhyun mengeras,tangannya terkepal mendengar pertanyaan Yoona.

“ Aku tidak butuh apapun,jangan mengantarku atau mengikuti. Aku bisa terkena sial nanti!” Baekhyun berlalu dengan perkataan kasarnya. Ia berjalan melewati kompleks Rumah yang ada di sana. Hingga kedua matanya melihat sebuah Tong sampah besar dan dengan gampangnya ia membuang hasil masakan Yoona.

“ Lebih baik anjing yang memakan itu. Aku tidak akan pernah memakan makanan anjing.” Gumam Baekhyun dan kembali berlalu. Jauh di belakangnya,terdapat Yoona yang hanya dapat bergumam sedih. Gadis itu berlari pelan kearah tong sampah,dan mengambil makanan yang baru saja di buang.

“ mungkin Baekhyun ingin makanan lain” gumam Yoona,ia tersenyum sedih dan kembali ke dalam rumah.

^***^

chogiwa danbone neukkyo

nol hanibe chijeu chorom jibo no-eulteda

hyanggi matgo sek kkal eummihago

wainboda uahage jabamogeulteda

ah geuronde baltobe himi ppajyo im-matkkaji yah obsojyo

hoksi nega apeun-golkka byongirado gollin goni

yeah keunillatte

jongsin charyo ojjoda in-ganege mameul ppetgyoboryonna

geunyoneun han ipgori ppunirago

hey hwak muro geu daeum mang-mak heundeuro jongsin ilke

hey ja anhebon seutaillo jo keun boreumdari jigi jone hechiwora

 

“Huwaaa!!.. Baekhyun..Baekhyun.. Chanyeol-ah lihatlah baekhyun sangat luar biasa. Bahkan dia bertambah tampan” Chanyeol mengagguk seraya memakan popcronnya. Suara berisik Yoona yang hanya menggema di seluruh area rumah.

Yoona berkali-kali berteriak melihat Baekhyun berserta anggota grupnya yang tengah menyanyikan lagu Wolf pada debut perdana mereka.

‘ aku  dengar akan acara fans meet pertama mereka” ucap Chanyeol

“Fansmeet,itu apa ?”

“ semacam bertemu penggemar secara langsung”

Yoona menatap Chanyeol dengan semangat ia lalu berdiri dan segera memakai sepatunya. Melihat itu chanyeol mengikuti Yoona.

“ Noona apa yang akan kau lakukan ?”

“ kita harus bertemu Baekhyun,Chanyeol-ah. “

“ tapi-“

“ kumohon, sebagai Noona dan sahabat baik kita harus mendukungnya secara nyata. Jeball” Yoona menatap Chanyeol,dengan puppy eyes-nya yang berhasil membuat Chnyaeol luulu.

“ Arra.. Arra kita kesana. Tapi apa noona tidak ingin menggati baju.” Chanyeol menatap Yoona dari atas sampai bawah.gadis di depannya itu hanya memakai dress putih berjaket coklat kumuh berserta sepatu sporty yang tentu saja sangat tidak cocok di awal musim dingin ini

“ Pappali.. Ayo kita cepat kesana, Baju ku sudah bagus. Ayo Chanyeol” Chanyeol menghela nafas memenuhi pemintaan Yoona. Chanyeol bergegas mengambil jaket tebalnya dan juga jaket Yoona.

“ kau harus terus hangat,agar baekhyun tersenyum padamu” Yoona menatap Chanyeol yang memakaikannya jaket,gadis itu tersenyum cerah.. ia mendekatkan wajahnya dan mencium pipi Chanyeol.

“ kata ibuku, dengan mencium pipi seseorang.. orang itu akan tetap sayang pada kita. Semoga Chanyeol tetap bersama Yoona selamanya”

Chanyeol terdiam,namja itu mengatur degup jantungnya.. dan mulai tersenyum. Chanyeol mengenggam tangan Yoona dan mulai berjalan menuju tempatk Fansmeet

“ berada di sampingnya… akan selamanya aku lakukan. Cintaku takkan pernah berubah untukmu”

^***^

Yoona menatap segerombolan orang yang ada di depannya. Chanyeol datang dengan tergesa-gesa setelah ia membeli sebuah tiket. Ia takkan ikut menemani Yoona,karna ini hanya dikhususkan untuk Fansgirls.

“ chanyeol-ah.. kenapa banyak orang di sini. Aku kakanya Baekyun,jadi Yoona yang harus duluan. Ini tidak adil”

“Yoona.. mereka adalah fans.. anggota EXO bukan hanya baekhyun,mereka sangat banyak. Jadi kau harus mengantri agar menadapatkan tanda tangan mereka.”

“ahh.. jadi begitu” yoona mengangguk paham.

“ ini album pertama mereka,berikan saja photobook ini pada mereka. Mengingat kau belum mengenal mereka,dengan sendirinya setiap member EXO akan memberikan tanda tangannya.” Chanyeol memberikan beberapa barang pada Yoona.

“ tapi aku hanya ingin Baekhyun” Yoona menatap Chanyeol.

“ Tidak bisa Yoona, kau harus berurut,lagi pula Baekhyun berada di urutan terakhir. Sudahlah,jika kau tak bergegas kau akan jauh melambung.”

Yoona menatap antrian yang mulai bertambah.

“ ne “ Yoona berlari menuju antrian.

Menunggu 1 jam,hingga gilirannya tiba. Satu persatu photobook Yoona telah di tanda tangani oleh para member EXO. Yoona berkali-kali mengatakan jika ia adalah Kakak Kandung Baekhyun dan di sambut gembira oleh member Exo. Pada akhirnya ia sampai di tempat Baekhyun.

Yoona memberikan photobook nya pada Baekhyun yang masih serius memberikan tanda tangan pada kaset EXO.

“ nama agashi..?” ujarnya. Yoona tersenyum.

“ Yoona”

“ ne ?”

“ Im Yoona “ Baekhyun mengangkat wajahnya,menatap kesal wajah Yoona.

“ Baekhyun.. adikku sangat tampan. Akhirnya noona bisa melihat artis di rumah Noona. Baekhyun ingin apa..? Noona akan membuatkanmu apapun itu… ah..atau kita berlibur ke jeju untuk merayakannya.. atau-”

BRAK!

“ BERHENTI BERTANYA PADAKU!”

Beakhyun memukul meja,sontak membuat para fans keget dan memandanginya. Baekhyun menunduk lalu menyerahkan photobook yang sudah ia tanda tangani. Yoona memandangi Baekhyun yang bersikap canggung. Otomatis,beberapa bodyguard menariK Yoona untuk pergi menjauh.

“ Lepaskan aku.. aku masih ingin bersama Baekhyun” Yoona berusaha melepaskan diri dari bodygard itu,tapi pecuma saja, ia kalah dalam kekuatan pria besar itu.

“ Yoona “ Chanyeol datang setengah berlari mengambil Yoona dari cengkraman pria besar tersebut.

“ Ada apa ? kenapa Baekhyun berteriak ?” Yoona menunduk mendengar pertanyaan Chanyeol.

“ Yoona hanya bertanya padanya.. dan Baekhyun langsung berteriak”

“ ya sudah.. mungkin baekhyun terlalu lelah. Ayo kita pulang,bukankah kita sudah bertemu Baekhyun..?” Yoona menggeleng cepat.

“aku ingin menunggu nya hingga ia selesai..”

“ tapi-tunggu sepertinya sudah selesai. Para fans sudah pergi dan para anggota EXO memberi salam”

Yoona menegakkan tubuhnya.. mencoba melihat mereka di atas panggung.

“ tapi Baekhyun mana ?”

Yoona memutar diri mencari Baekhyun,hingga ia melihat adikknya bersama seorang pria sibuk. Seperti menejer..?. mereka akan naik ke atap gedung. Yoona berlari kecil mengejar mereka yang sudah terlampau jauh menggunakan lift.

“ Yoona “ chanyeol langsung menyusul Yoona.

Baekhyun menatap menejernya yang berwajah kesal dan siap memarahinya. Ia tau mengapa bisa seperti ini. Ini semua gara-gara gadis gila itu!.

“ aku kira kau sudah menyikirkannya ? racun yang ku berikan padamu.. kau kemanakan Hah!! ?.  Kau tau wajah mu sudah tersebar Luas Baekhyun. Apalagi tadi kau berteriak,kau tidak lihat banyak fans yang merekammu ?. Video itu akan masuk ke Youtube dan kau akan dianggap sebagai idol yang kasar!. Yun joo sanjangnim akan marah melihat ini. Pada akhirnya akulah yang kena dan semua member EXO akan kena atas perbuatanmu. Berengsek!!” pria itu melayangkan kepalannya ke arah Baekhyun yang menunduk.

“ Baekhyun-ah!!” Yoona berlari maju melindungi adiknya. Hingga kepalan tangan itu mengenai pipi Yoona. Pria itu segera tersadar saat melihat Yoona jatuh terbaring. Baekhyun  menatap kaget Yoona.

Yoona segera berdiri cepat di depan Baekhyun,gadis itu merentangkan tangannya bersiap menjadi tameng bagi Baekhyun.

“ Jangan memukul uri Baekhyun! Dia tidak salah.. tetapi Yoona yang salah. Yoona terlalu banyak bertanya hingga membuat Bekhyun kesal. Tolong maafkan Yoona” Yoona bersujud di depan pria tersebut,sontak membuat pria itu menatap Yoona.

“ Yoona,apa yang kau lakukan ?” Chanyeol berlari ke arah Yoona lalu membantu gadis itu berdiri.

“ ini belum selesai Baekhyun “ Pria itu pergi dari hadapan mereka. Chanyeol mengusap pipi Yoona yang membiru,menatap sedih pengorbanan Yoona.

“ Kalian pulanglah. Jangan pernah menemuiku lagi!” Baekhyun berjalan menjauh dari keduanya. Chanyeol menyentuh pundak Baekhyun,lalu mendekatkan mulutnya ke telinga Baekhyun.

“ aku dengar apa yang kau bicarakan. Jangan jadi orang bejat Baekhyun!! Kau tega membunuh Yoona hanya untuk pamormu, tega membunuh keluarga mu sendiri. Bahkan hewan lebih terhormat dari pada kau!”

Baekhyun menghepaskan Chanyeol dengan kasar. “ Apa pedulimu..? bawa gadis gila itu pergi, atau kau bisa membawa nya ke akhirat!“ setelah mengucapkan itu,Baekhyun pergi meninggalkan mereka berdua.

Yoona menatap sendu punggung Baekhyun yang mulai menjauh,seiring pandangan nya yang mulai kabur. Chanyeol berlari kea rah Yoona menangkap tubuh gadis itu yang sudah tak sadarkan diri di dekapannya.

“ Yoona.. Yoona.. bertahanlah” Cahnyeol menggendong Yoona dengan panik. Namja itu menuruni anak tangga satu persatu. Air mata kepanikan tampak mengalir sempurna. Melawan lelahnya kaki demi keselamatan gadis yang ia cintai.

Chanyeol berlari menuju pintu keluar gedung,ia sempat berpapasan dengan Baekhyun tetapi ia tak memperdulikannya lagi. Sedangkan baekhyun hanya menatap punggung Chanyeol yang telah berlalu

^***^

Baekhyun terdiam di kamarnya, memikirkan hal-hal yang tak jelas. Entah itu drom,kekayaan,pamor,atau Yoona.

“ jika kau tak bisa menyingkirkannya,maka aku akan menyingkirkannya untukmu.”

“ tapi.. dia..”

“ dia noona mu..? hahah baekhyun sadarlah, Kau akan hancur setelah pubik mengetahui kau punya keluarga cacat. Pikirkan juga para member EXO, Kalian sudah lama berlatih di agensi ini dan dalam hitungan detik semua itu akan sia-sia,”

“ saat semua member bersenang-senang dengan popularitas sekarang,kau hanya akan menjadi namja rumahan hina! Itu memalukan bukan..? Apalagi,jika kau punya pacar.. ataupun.. istri. Keluarga mana yang ingin mempunyai besan cacat..?”

“ begini saja, aku tau tempat yang bagus untuk kakamu itu. Jika kau tidak ingin racun,kau bisa memasukkannya ke dalam RS. Sangdo yang ada di Busan,sebenarnya itu bukanlah rumah sakit tetapi bekas pabrik minyak. Aku jamin ia tidak bisa keluar dari sana dan kau takkan melihatnya selamanya.”

Baekhyun mengingat percakapan antar ia dan menejernya.ia berjalan menuju jendela drom dan melihat Yoona yang berdiri dengan baju rumah sakit dan bekal makanan yang ada di tangannya. Berdiri sendirian di tengah malam dingin dengan wajah bodohnya.

Ia malu mempunyai kakak seperti Yoona, banyak cacian dan makian yang ia dapat dari teman SMP nya dulu.semua temannya berusaha menjauhinya.. tidak ingin tertular gila. Yoona selalu membuatnya malu,entah itu dari prilakunya ataupun kebodohan dirinya.

“ Baekhyun.. aku ingin bertemu Baekhyun.. Aku noonanya” Suara Yoona yang terdengar membuat Baekhyun menatap marah Yoona.

“ Maaf agashi.. Tuan Baekhyun tidak mengatakan jika ia mempunyai Noona. Apalagi agashi sedikit.. ya Gila.. mana mungkin. Artis setampan Baekhyun mempunyai kakak gila sepertimu. Bisa-bisa ia akan kehilangan pamornya”

Baekhyun mengepalkan tangannya,lalu merogoh ponsel dan mulai menghubungi seseorang.

“ Hyung aku serahkan padamu” ujar Baekhyun lalu mematikan ponselnya. Baekhyun berjalan menuju ruang tengah. Disana terdapat member EXO yang tengah bersantai,

“Ah.. Baekhyun hyung, kau bertemu noona mu saat fansmeet tadi bukan..? kami juga bertemu dengannya. Noona mu benar-benar lucu. Wah.. aku cemburu padamu,mempunyai Noona yang sangat cantik.” Baekhyun melihat Sehun yang bercerita dengan gembira di hadapannya.

“dia bukan Noona ku. Mungkin saja orang gila. Sudahlah. Aku mau tidur,jangan pernah menanyakan orang itu di hadapanku!!” bentak Baekhyun. Sehun terdiam di tempatnya.

^***^

“ Yoona tolong jangan kabur lagi dari Rumah sakit,kau kan belum sembuh. “ Chnayeol menatap khawatir..

“ Yoona hanya ingin bertemu baekhyun “

Chanyeol menghea nafas “ Baekhyun sedang sibuk jadi ia tidak bisa menemui kita untuk beberapa hari ini”

“ aku sangat merindukannnya” Yoona tertundduk sedih, Chanyeol terseyum mengelus puncak kepala Yoona.

“ 5 hari lagi kau akan kelaur,jadi kita bisa bertemu dengannya. Jangan bersedih lagi.. hmm”

Yoona tersenyum lebar seraya memeluk Chanyeol. “ Ne.. Yoona sayang Chanyeol “ Chanyeol membalas pelukan Yoona,mencium kening Yoona dengan bahagia.

“ walaupun hanya seperti ini.. aku sudah sangat senang”

^***^

Baekhyun melangkahkan kakinya ke dalam Rumah. Tidak ada siapa pun di sini. Ia memasuki kamarnya dan mengambil sebuah novel ke sayangannya dan juga gitar.

“hanya ini yang kubutuhkan tapi.. kemana buku lagu ku..? “ gumam Baekhyun ia berjalan keluar dari koridor kamarnya. Tetapi langkahnya terhenti saat tepat berada di depan kamar Yoona, gadis itu masih terbaring di Rumah sakit, bukankah itu bagus bahkan Gadis gila ini pasti mengambil bukunya..tsk

Dengan ragu ia memutar knop pintu dan memasuki kamar Yoona. Kamar yang di dominasi warna biru awan ini menyapu pandangan Baekhyun. Namja itu berjalan ke arah laci kamar Yoona mencoba mencari buku lagunya, dan tepat Buku lagu itu berada di lacinya.

Baekhyun mengambil buku tersebut,lalu matanya melirik  buku jurnal putih yang berada di bawah buku lagunya.

“ buku jurnal..? Jangan bercanda mana bisa gadis gila itu menulis” Baekhyun membuka buku tersebut.

Buku jurnal pemberian Baekhyun! Dia adalah adikku J

Namaku Im Yoona dan Adikku Im Baekhyun

Ulang tahun Baekhyun adalah …

Ah.. lagi-lagi aku tidak ingat. Baiklah aku akan coba mengingatnya lagi

Baekhyun membuka lembaran berikutnya

Namaku Im Yoona, Im Yoona, Im Yoona

Namaku Im Yoona, Im Yoona, Im Yoona

Namaku Im Yoona, Im Yoona, Im Yoona

Namaku Im Yoona, Im Yoona, Im Yoona

Namaku Im Yoona, Im Yoona, Im Yoona

Namaku Im Yoona, Im Yoona, Im Yoona

Namaku Im Yoona, Im Yoona, Im Yoona

“ Yoona mempunyai Dimensia. Dimensia merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang di sebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Dimensia bukan berupa penyakit dan bukanlah sindrom. Orang-orang yang menderita dimensia sering tidak dapat berfikir dengan baik dan berakibat tidak dapat beraktivitas dengan baik. Mereka lambat laun kehilangan kemampuan menyelesaikan permasalahan dan pelahan menjadi emosional dan hal tersebut tidak terkendali.”

“ Yoona sudah berada di tahap akhir,itu tidak bisa di sembuhkan. Dokter hanya bisa membantu untuk mempertahankan kondisinya. Hidupnya hanya tinggal 1 minggu lagi. Kita terlalu lambat untuk menyadarinya. Menghilangkan kekhawatirannya adalah obat terbaik”

Baekhyun menatap Chanyeol yang bersandar di depan pintu.

“ kita ? aku tidak peduli bung. Bukankah itu lebih baik. Dia bisa cepat mati “ Baekhyun memngambil buku lagunya lalu meninggalkan Chanyeol.

^***^

Yoona menatap sekelilingnya.. ramai dan berisik. Lagi-lagi ia kabur dari rumah sakit. Ia tak tahan berada di tempat menakutkan itu. Tapi ini dimana ? sepertinya ia tersesat.

Beberapa kali yoona tersenggol oleh beberapa pejalan kaki. Hingga 3 siswa SMA mendekati Yoona. Mereka meneliti Yoona dari atas samapai bawah.

Yoona menatap mereka “ ada apa ?”

Seorang siswa tersenyum remeh. “ ahh.. jadi kau yang membuat Baekhyun oppa berteriak marah di fansmeet waktu itu. “ Seorang siswi mendorong kepala Yoona,lalu menarik rambutnya membuat Yoona hampir terjungkal ke belakang.

“ Sa..sakit, apa yang kalian lakukan ? lepaskan!”

“ Ini hukuman karna kau membuat Baekhyun oppa marah! Wanita jelek seperti mu tidak pantas melakukan itu!”

Yoona menahan rasa sakit di bagian leher berserta kepalanya. Mereka terus saja menariknya dan menahan kedua tangan Yoona untuk melakukan perlawanan. Mereka tertawa keras di atas penderitaan Yoona, di lewati oleh orang-orang yang cuek tak mengindahkan rasa sakitnya.

“ Lepaskan!!!,kalian tidak berhak melakukan itu” Seorang pria ber-hoddie menahan salah satu tangan Siswa tersebut .

“ cih.. kau siapa tuan ? ini tidak ada hubungannya denganmu,jadi pergilah!” siswi tersebut semakin menarik rambut Yoona dan memukulnya,beberapa kali menampar hingga Yoona jatuh tersungkur.

“ BERHENTI!” Pria itu menghempaskan siswi tersebut dengan kasar lalu melindungi Yoona. Siswi itu menggeram kesal.

“ ya! Apa yang kau lakukan!? Kami mempunyai urusan dengan wanita gila ini! Jadi berhenti mencampuri urusan kami!”

“ jangan menyebutnya Wanita gila nona, karna yang pantas di sebut gila itu adalah dirimu.”

“ Berengsek, memangnya kau siapa-“  siswi itu memukul kepala pria tersebut, kemudian menatap kaget di hadapannya.

“ Baekhyun oppa” ucap mereka bertiga. Mereka memalingkan wajah mereka,malu dan takut melihat wajah dinginnya. Sedangkan yoona,hanya menatap Baekhyun.

“ oppa ? aku bukan oppa kalian!… Dia.. adalah noona ku. Kalian tidak berhak membentaknya apalagi melukainya. Jika saja aku bukan idol,aku mungkin akan menampar kalian dan menendang kalian satu persatu,bahkan aku akan menguliti kalian!.”

“aku berfikir,jika aku hanya melaporkan kalian ke polisi, penjara akan sangat tidak pantas untuk kalian. Pergi dari hadapanku sebelum itu semua benar-benar terjadi”

Mereka membungkuk dan langsung pergi meninggalkan Baekhyun dan Yoona.

Baekhyun membersihkan pasir yang ada di sekitar baju Yoona lalu membentunya berdiri.

“ berhenti untuk kabur dari rumah sakit. Itu hanya membuat beban bagi aku dan Chanyeol”

Yoona tersenyum menatap Baekhyun. Ia mengangguk dengan senang.

“ nah sekarang,ayo kita kembali..  ini sudah larut malam” Baekhyun menggenggam tangan Yoona lalu menuntunnya berjalan di tengah malam. Tetapi ia menghentikan langkahnya saat Yoona merengek minta makan

“ huaaaa!!” Yoona menaruh mangkuk ramen dengan penuh semangat. Ia mengambil nafas menetralkan sensasi pedas yang meledak di mulutnya.

“ Noona tidak pernah makan makanan ini.. rasanya sangat enak. Lain kali Noona akan bilang ke Chanyeol untuk mengganti bubur dengan ini”

Baekhyun sedari tadi hanya diam menatap Yoona. Entah apa yang tengah berputar di otaknya. Ada sesuatu yang tidak harus ia lakukan.

“ Ramen tidak baik untuk kesehatan Noona, itu hanya akan menjadi penyakit tambahan untukmu” Baekhyun memalingkan wajahnya.

“ senangnya.. akhirnya Baekhyun memanggil Yoona dengan Noona.. “ Yoona berdiri seraya melompat girang.

“ Akhirnya!!” Yoona berteriak senang

“ apa yang membuatnya sebahagia itu ?“

^***^

Yoona keluar dari mobil Baekhyun menatap sungai Han yang terpajang luas di hadapannya. Di sampingnya Baekhyun melakukan hal yang sama,tetapi raut wajahnya tetap kusut.

“ Sungainya sangat luas.. rasanya ingin menghentikan waktu,biar bisa bersama Baekhyun selamanya”

“ waktu tidak dapat di hentikan. Jangan terlalu banyak nonton Drama, mereka merusak otakmu”

Yoona terdiam,ia mengadahkan wajahnya menatap langit

“ langit dan bumi.. mereka tidak dapat bersatu,itu sama dengan Baekhyun dan Yoona. Baekhyun adalah langit sedangkan Noona adalah Bumi. Tapi suatu saat nanti Noona akan ada di atas langit,menjadi awan yang tidak akan pernah jauh dari langit.”

“ Langit sangat luas,bahkan tidak berujung,itu sama dengan gambaran Baekhyun. Adik noona adalah contoh dari langit ini. Uri Baekhyun tak pernah menyerah terhadap apapun, saat orang tua kita tiada,Baekhyun dengan sabar bangkit dan berjuang meraih impian. Cinta dan kasih sayang mu sangat luas dan menyebar ke orang-orang yang kau temui. “

Baekhyun menatap udara kosong.

Tiba-tiba sebuah mobil hitam datang 4 orang muncul dari mobil itu menggunakan senjata yang mereka pegang. Yoona menyadarinya,dan berbalik menatap orang-orang itu. 2 orang diantaranya mulai manarik Yoona secara paksa.

Yoona mulai panik dan menatap takut ke duanya.

“ Baekhyun.. Baekhyun.. tolong.. tolong ada yang ingin menangkap Noona. Baekhyun!!!”            Yoona memberontak,tapi itu semua tidak berguna. Mereka terus menarik Yoona. Sedangkan Baekhyun.. ia hanya diam membelakangi mereka,tak memperdulikan teriakan Yoona.

Seorang diantara mereka menyiapkan suntikan dan menusukkanya tepat di lengan Yoona. Rasa terbakar dan panas menyebar ke seluruh tubuhnya. Rasa sakit yang berlebihan membuatnya menangis dan menarik rambutnya.

“Baekhyun ampuni noona.. Noona tidak akan lagi mengganggumu!!. Ampuni Noona!! Baekhyun maafkan noona..maafk—“

Yoona terbujur kaku tak sadarkan diri. Ia di bawa menuju bagasi mobil,dan menepatkan yoona secara tak manusiawi.

“ kami telah menangkapnya, kami jamin dia tak akan menemui anda lagi.” Ujar seorang pria tersebut. Baekhyun mengangguk,lalu berjalan pergi ke mobilnya dan melesat pergi.

****

Chanyeol menatap seorang detektif di depannya,dengan wajah seriusnya.

“ maafkan aku,aku tidak bisa menemukannya. Sudah 7 bulan ini,orang yang kau cari tak lekas di temukan. Kami sudah berusaha untuk mencarinya tetapi tidak ada jejak darinya.”

Chanyeol menghela nafas kasar. “ jadi aku harus bagaimana ? Yoona sudah 7 bulan tidak di temukan. Aku tidak tau apakah ia masih hidup atau tidak. Aku tidak tau kalau dia baik-baik saja di luar sana,atau dia kelaparan ataukah dia ters—“

“kami tau kehawatiran mu,tapi itu semua percuma saat tidak ada petunjuk yang kami temukan. Bagaimana dengan adiknya,apa kau sudah bertemu dengannya ?”

Chanyeol menatap detektif tersebut.” Aku belum bertemu dengannya,dia terlalu sibuk dengan perkerjannya.”

“ baiklah kami akan mencari jejak dari Yoona. Lebih baik kau pulang dan berfokus pada adiknya.”

Chanyeol mengagguk, ia keluar dari kantor polisi. Mengambil secarik kertas yang berada di sakunya, lalu meremasnya dengan kuat. Ia mengambil kunci mobilnya,melaju cepat menuju sebuah klub di kawasan terpencil jauh dari kota. Ia turun dari mobilnya dan bergegas masuk, di sebuah lorong terdapat 2 orang pria bertubuh kekar,menghadang  Chanyeol.

“ maaf tempat ini privat.” Chanyeol menatap dingin ke duanya,ia meluncurkan tinjunya,menghabisi 2 pria tersebut. Chanyeol mendobrak sebuah pintu,matanya melihat seorang yang sangat ia kenal berada di tengah-tengah wanita penghibur.

Amarahnya memuncak,ia maju lalu menarik kerah pria itu.

“ KAU!.. keamna saja selama ini hah ?! Yoona.. YOONA KAU KEMANAKAN BERENGSEK!!”

Chanyeol melayangkan tinju tepat di rahang pria itu. Pria tersebut tersungkur dengan tawa remehnya. Teriakan-teriakan dari wanita penggoda terus terdengar hingga beberapa pria bertubuh kekar datang dan mendatangi mereka. Pria yang tersungkur tadi menaikkan  tangannya menyuruh mereka semua pergi kecuali Chanyeol.

“ Mana aku tahu.. bukannya kau selalu bersamanya” ujar pria itu.

“ Dengar Baekhyun.. sudah 7 bulan Yoona menghilang,dan belum ada jejak ,dan kau duduk tenang di sini ? dengan para wanita murahan itu? Aku tahu kau ada di balik ini semua. Sekarang jawab aku. KAU KEMANAKAN YOONA!!” Chanyeol berteriak keras dan mulai meninju Baekhyun berulang kali.

“ Yoona.. Yoona hanya mempunyai satu ginjal, ia memiliki gagal jantung akut,tubuhnya melemah dan dia tidak akan hidup lebih lama lagi. Seharusnya kau mengetahuinya,seharusnya kau melihatnya. Bagaimana tersiksanya Yoona dalam hidupnya,ia rela memberikan ginjalnya untuk seorang pasien,bahkan seluruh organ dalamnya. Dia lemah Baekhyun,dia lemah.. Yoona tahu ia akan segera meninggalkan dunia ini,ia menyerah,menyerah membawamu kembali ke hidupan yang bahagia.” Chanyeol menangis—terisak memandang Baekhyun yang babak belur di depannya.

“ Yoona hanyalah seorang gadis biasa,dia manusia Baekhyun, di mempunyai hati layaknya kau,dia juga mempunyai emosi dan titik akhir kesabarannya. Tidak adakah hati nurani mu yang sadar akan kebaikan Yoona,sadar akan kesedihan Yoona ?.  dia adalah keluargamu satu-satunya. Bahkan di saat dunia menjuhimu,hanya dialah yang  berada di sampingmu. Tolong selamatkan Yoona. Dia tidak akan bertahan lagi, beritahu aku di mana keberadaanya. Aku akan membawanya menjauhimu dan pergi saejauh mungkin.” Chanyeol memohon kepada Baekhyun dengan berlinang air mata.

“ Busan, Bekas pabrik minyak yang berada di desa terpencil. “ lirih Baekhyun. Chanyeol melepas cengkramannya,dan mulai pergi,sebelum itu ia melemparkan sebuah kotak kepada Baekhyun. “itu kue terakhir buatan Yoona. Aku hanya menjalankan pesannya untuk memberikannya padamu.” Setelah mengucapkan itu Chanyeol berlalu meninggalkan Baekhyun yang menatap kotak tersebut.

Baekhyun membukanya kotak tersebut,di dalamnya terdapat kue kering berbentuk beruang. Baekhyun mengambil satu lalu memakannya.

“Yoona hanya mempuyai satu ginjal, ia memiliki gagal jantung akut,tubuhnya melemah dan dia tidak akan hidup lebih lama lagi”

“dia adalah keluargamu satu-satunya. Bahkan di saat dunia menjuhimu,hanya dialah yang  berada di sampingmu”

“Baekhyun ampuni noona.. Noona tidak akan lagi mengganggumu!!. Ampuni Noona!! Baekhyun maafkan noona..maafk—“

Beakhyun mengeluarkan ar mata. Ia tersentak,merasakan air matanya jatuh. Ia terus memakan kue tersebut dengan pelan,merasakan adaonan yang tercampur,rasa manis yang sangat ia rindukkan . Baekhyun menangis memeluk kotak kue tersebut.

“ N-noona.. noona.. A-ku—Maafkan aku,maafkan akau,maaf..maaf. MAAF!! AKU JAHAT NOONA,MAAFKAN AKU” Baekhyun berteriak histeris,memukul dadanya,menahan rasa sesak menyakitkan.

****

(OST 4Men – Goodbye Princess )

Chanyeol berhenti di sebuah pabrik tua. Ia melihat banyaknya penjagaan di sana. Ia mengendap melewati para penjaga bersenjata. Ia terus berjalan pelan menuju pintu masuk besar. Menunggu saat yang tepat untuk menyusup masuk ke dalam. Seorang penjaga tampak berkeliling di sekitar area. Chanyeol menatap penjaga itu,mendekatinnya dan langsung memukul nya hingga pingsan. Ia mengambil senjata yang berada di saku penjaga tersebut. Chanyeol menembakkan peluru ke udara yang mengundang banyak penjaga untuk melihat sumber suara tembakan itu.

Chanyeol menyusup masuk,memanfaatkan kesempatan ini. Ia bergegas menuju ke dalam aula. Saat tiba,Cahnyeol mencium bau amis darah,di sebuah ruangan. Ia pun bergegas mencarinya,saat telah di temukan,ia melihat banyak wanita bahkan anak kecil yang di kurung di dalam sangkar besar. Di tengah-tengah ruangan ada sebuah tempat duduk yang terbuat dari besi di penuhi oleh darah yang berjatuhan dari kursi itu.

Tap..tap..

Sebuah langkah terdengar,dengan cepat Chanyeol bergegas bersembunyi. Seorang pria berjas putih bersama 2 orang pria lainnya datang. Mereka membuka sangkar tersebut dan megambil seorang wanita. Wanita tersebut di bawa ke kursi lalu di ikat. Wanita itu meraung dan berteriak membrontak. Pria yang memakai jas putih itu mengambil pisau dan menguliti wanita itu hidup-hidup. Suara teriakan nyariing,menggelegar di tempat ini,hingga suara itu meredup. Mereka mengambil organ dalam dan memotong bagian-bagian tubuh wanita itu. Chanyeol menutup mulutnya,terpaku,menatap kaget yang terjadi di depannya.

Sebuah colekan membuat Chanyeol tersadar.

“ shut..shut… “

“Yoona” bisik chanyeol. Ia menatap Yoona yang nampak lemah,berantakan,dan babak belur.

“ Yoona ada apa dengan mu ? aku akan menyelamatkan mu,kita akan pergi dari sini” ujar Chanyeol. Yoona menggeleng.

“ Tidak..tidak Chanyeol. Pergilah—kau harus pergi dari sini,selamatkan dirimu.” Lirih Yoona

“ Yoona, aku tidak bisa membiarkanmu mati!.”

“ Chanyeol, ajal selalu berada di sekitar kita,dan inilah ajalku. Teruslah hidup Chanyeol.”

sebuah Suara langkah kaki mendekati sangkar yang di tempati Yoona. Yoona mendorong Chanyeol melalui cela-cela sel sangkar itu. Seorang pria menarik Yoona menuju kursi. Yoona menatap Chanyeol sendu dengan senyum lirihnya. Yoona di ikat di kursi tersebut,merasakan bekas darah yang menembuas bajunya. Pria ber-jas putih siap dengan pisaunya,jantung Yoona berdegup saat pisau itu mulai berjalan di lengan kirinya. Teriakan-teriakannya menyayat hati chanyeol.

“ Maaf Yoona aku tidak bisa membiarkanmu mati” Chanyeol berdiri.

DORR!!

Suara tembakan tepat mengenai  pria berjas putih itu, sontak kedua pria yang sedari tadi membantunya berbalik. Chanyeol gemetar,bukan karna dia menembaknya tetapi Baekhyun datang dengan sebuah pistol di tangannya. Chanyeol tersentak kaget. Ia tak habis pikir,bagaimana bisa ? bukannya dia membenci Yoona dan dalang dari semua ini adalah dia sendiri.

Chanyeol menembakkan pelurunya ke arah 2 orang tersisa saat mendengar pergerakan senjata. 2 orang pria itu terkapar tak berdaya dengan luka tembak tepat di bagian jantungnya. Baekhyun berlari menuju Yoona,melepas ikatan yang menyiksa Yoona.

“ Baekhyun untuk apa kau datang ke sini ? “ Cahnyeol mengangkat pistol-nya ke arah Baekhyun yang tengah memeluk Yoona.

“ noona.. noona.. kau tidak apa-apa ? “ Baekhyun menatap wajah pucat Yoona dengan rasa kekhawatiran yang memuncak. Bahkan ia tak memperdulikan pertanyaan Chanyeol.

“ lenganmu.. “ Baekhyun merobek jaketnya lalu mengikat ke lengan Yoona,mencoba memperlambat pendarahan yang terus saja mengalir.

“ APA YANG KAU LAKUKAN DI SINI BERENGSEK !?” teriakan Cahnyeol menggema membuat beberapa tahanan menatap ngeri pria yang kini tetap mencondongkan senjatanya ke arah Baekhyun.

“ Chanyeol tenanglah. Aku tahu aku salah,tapi ku mohon biarakan aku  membantu Noona-ku dia terluka parah” lirih Baekhyun. Chanyeol tersenyum remeh lalu menurunkan senjatanya.” Pergilah perkerjaan artismu lebih penting dari apapun. Kau sudah tidak mempunyai hak untuk Yoona”

“ AKU ADALAH ADIKNYA DAN KAU TIDAK BERHAK BERKATA SEPERTI ITU!”

“ CIH.. KAU BILANG ADIK ? ADIK APA YANG MEMBUAT KAKAKNYA MENDERITA,BAHKAN DIA BERUSAHA UNTUK MEMBUNUHNYA. APA ITU YANG KAU BILANG ADIK!!. JANGAN BICARA OMONG KOSONG DI DEPANKU BERENGSEK!” teriak Chanyeol,Baekhyun menunduk.

“Siapa kalian ?” beberapa orang pria bersenjata masuk menyergap mereka. Chanyeol meringis,lalu berjalan menuju Yoona dan Baekhyun. Melihat itu Baekhyun menarik yoona untuk berlindung di belakannya,Chanyeol ikut melindungi Yoona,secara otomatis mereka bersebelahan dengan Yoona yang berada di belakang mereka.

“ sial kita kalah jumlah “ umpat Chanyeol. Baekhyun menyeringai “ kita tidak akan mati di sini tuan Park,bahkan jumlah kita lebih banyak.” Tepat setelah omongan Baekhyun,sebuah helikopter terdengar mendekat,dan beberapa tim SWAT datang lengkap dengan senjata mereka. Laser merah tampak mengelilingi para penjahat tersebut.

“ Jangan bergerak. Lepaskan senjata kalian!” ucap sang kapten,dengan cepat para penjahat itu menjatuhkan senjata mereka dan mengangkat kedua tangan,tanda menyerah.

Sebuah tubuh jatuh di saat yang tak terduga. Yoona terkujur lemas dengan darah yang membasahi seluruh lengannya. Baekhyun dan Chanyeol berbalik,Baekhyun langsung jatuh terduduk memeluk Yoona. “ Noona.. noona.. bertahanlah. Ku mohon bertahanlah.” Baekhyun menangis,menatap Yoona yang tak sadarkan diri. Sebuah tangan memaksaBaekhyun menyingkir,tetapi Tubuh Baekhyun tak sedikitpun lengah. Ia masih terus memeluk tubuh lemah itu.

“Noona kumohon.. noona”

“ Baekhyun, minggirlah tim medis akan mengobatinya” Chanyeol menarik paksa Tubuh Baekhyun membiarkan Tim medis mengankat Yoona menunu ambulance.

“ Andwe.. Andwe.. jangan ambil noona ku.. Andwee” Baekhyun memberontak di pelukan Chanyeol.

“Jeball,selamatkan noonaku..jeball” tangisan baekhyun menggelegar di gedung tersebut,menuntun kepergian Yoona yang semakin jauh.

^***^

( OST – SNSD DEVINE )

Jaringan penjualan organ manusia secara ilegal telah di tangkap kemarin malam. Sebanyak 70 tahannan di selamatkan. 10 orang pelaku telah diamankan oleh tim SWAT.

Baekhyun mematikan tv yang sedari tadi menyiarkan berita exclusiv saat ini, ia menaruh remot tersebut,lalu menarik kursi roda.

Baekhyun berjalan menegelilingi taman,seraya mendorong kursi Roda Yoona. Hingga mereka berhenti tepat di sebuah kursi taman dengan beberapa pohon. Ya kini musim dingin telah datang memeluk Korea Selatan. Baekhyun duduk di bangku taman dan menatap Yoona yang terlihat lemah.

“ Noona.. ingin Baekhyun mendapatkan seseorang yang baik di suatu hari nanti. Yang dapat membantu saat Baekhyun terjatuh.”

“ aku mempunyai Noona,itu sudah sangat cukup bagiku. “

“ Hari ini,adalah hari yang Noona impikan. Bisa bersama adik Noona dan berjalan-jalan di taman. Memegang tangan mu yang hangat  sambil bercerita akan indahnya dunia. Tertawa bersama dan memeluk diri bersama. Kita seperti keluarga bahagia.“ Baekhyun menatap Yoona sendu.

“ noona masih ingat saat,Baekhyun lahir di musim dingin,bersamaan dengan  munculnya salju pertama,disaat tangisan di dunia mu terdengar. Noona sangat gembira bisa memiliki adik,bahkan Noona rela menunggu hingga dirimu  berhenti menangis di tengah malam. Noona sangat menyayangimu. ”

Baekhyun menunduk menahan airmatanya. “ Kata appa,Noona juga lahir di awal salju pertama jatuh,tidakkah noona mengingatnya ? bahkan appa bilang noona lebih cengeng dariku.” Baekhyun menatap langit yang mendung.

Yoona tersenyum lembut, kini Baekhyun telah berada di sisinya.

ia merasa sudah tidak mempunyai tugas lagi untuk menjaga Baekhyun. Adiknya itu telah dewasa dan mampu melakukannya sendiri. Ia sudah menjadi orang besar,dan bisa membanggakan ayah ibu.

Mungkin inilah akhir dari perjuangannya. Semua masalah sudah ia selesaikan hingga membuat Yoona begitu lemah. Perlahan pandangan Yoona memudar,tenggelam dalam gelapnya dunia, tersenyum seraya dirinya beristirahat di tengah kebahagiaan..

“ Bahkan dunia penuh dengan Cinta dan indahnya salju. Noona lihat! Salju pertama muncul. Akhirnya kita berdua dapat melihatnya.” Baekhyun tersenyum senang,namja itu lalu menatap Yoona yang hanya menunduk.

“ Noona.. Noona..” perlahan senyuman itu memudar, Baekhyun menahan nafas..air matanya mengalir penuh.

“noona.. noona..noona” Baekhyun menggenggam tangan dingin Yoona dan menangis ,memeluk tubuh lemah itu. Tidak bernafas,bahkan tidak ada reaksi.. Yoona, kakaknya tersayang sudah berada di samping tuhan.

Baekhyun meraung.. Menggumamkan nama Yoona yang telah pergi darinya, menyesali perbuatannya yang tak mempergunakan waktu emasnya bersama Yoona. Menyumpahi dirinya sendiri yang sudah menyakiti hati Yoona.

Semuanya menjadi penyesalan yang pahit. Balasan yang tidak setimpal,tidak seharusnya Tuhan mengambil kakaknya!! Ambil saja dirinya ..

Chanyeol berlari menuju Baekhyun. “ Baekhyun-ah,Yoona noona harus masuk,di sini sudah bersal-“ perkataan itu terhenti.. saat  mendengar tangisan pahit Baekhyun dan melihat wajah damai Yoona. Chanyeol  berjalan Gontai, pelupuk matanya terasa berat.. menahan air mata..

“Yoona” gumam kesedihan terdengar jelas.

Salju putih memeluk korea selatan dengan kesedihan dan kebahagiaan. Menampakkan diri mereka yang murni dan menggambarkan bagaimana cinta kasih sayang yang bersih layaknya salju. Walaupun terasa dingin,akan ada sebuah kehangatan yang tercipta.

Yoona sudah menunjukkan itu semua di awal musim dingin ini. Baekhyun yang bersikap cuek padanya dapat ia kendalikan dengan kehangatan dan kebersamaan. Adiknya itu keras layaknya bongkahan es,tetapi Yoona berusaha mengikisnya dengan perlahan,hingga ia dapat merasakan Baekhyun kecilnya yang dulu.

Salju pertama muncul, indah bukan ? Saat ini aku dapat melihatmu. Jangan menangis, aku akan tetap ada di hatimu. Bukankah noona telah berjanji akan tetap bersamamu ? Walaupun tidak dapat di sampingmu,tetapi aku akan tetap bearada di hatimu.

 Chanyeol-ah, seseorang yang baik melebihiku akan ada bersamamu di suatu hari nanti. Tolong jaga Baekhyun,anak itu akan menjadi cengeng untuk beberapa hari ini. Hahaha..

Rasanya kebersamaan ini hanya sekejap tapi, ada banyak kenangan dan cinta yang tak pernah berubah,selalu menyentuh. Ini bukan akhir. Mengerti ? jadi jangan menangis.

Aku akan menjadi awan untukmu. Jadi jangan sedih..

Noona sangat menyayangimu adikku…

Jangan menangis dan tetaplah kuat…

Selamat tinggal..

Baekhyun memeluk surat putih itu dengan erat,seakan memeluk kembali Yoona. Ia jatuh bersujud di depan Bingkai foto Yoona berukuran besar. Wajah cantiknya tertera indah di bingkai itu. Di upacara kematian Yoona.. Baekhyun hanya bisa menangis tanpa melihat para tamu. Wajahnya sudah memucat menangisi kepergian kakaknya.

Bahkan surat yang ia pegang sudah basah karna air mata. Ia tak bisa kehilangan keluarganya untuk kedua kalinya. Ini semua.. sangat kejam.

“ ma..maafkan aku noona.. maafkan aku.. aku salah..aku salah.. aku minta maaf— aku salah aku salah” Baekhyun berteriak histeris..

Chanyeol segera memeluk Baekhyun..berusaha menenangkannya.

E.N.D.

haii.. ini ada sedikit ff.. untuk waktu dekat author tdk bikin ff,karna author harus mempersiapkan UN. doakan ya biar authou lulus UN dan bisa dapat SNMPTN. hehe..numpang doa nih ceritanye.. dia atas ada sedikit OST yang bisa menemani ff ini.

DON’T BE SIDERS

sorry for TYPO beb..

 

33 thoughts on “(O.S) WINTER DAY

  1. Boleh ngasih kritik gak thor? Aku cuma mau koreksi typonya kebanyakan😂 sama feelsnya kurang dapet dikit😂 tapi ffnya kece kok alur sama gaya bahasanya hehe. Fighting thorr🙆

  2. AUTHOR…..
    Ahh sumpah dari sekian FF yg gue baca nih FF pertama yg berhasil bikin gue gak meneteskan air mata *Kebalikk
    Gue nangis woyy dari awal ampe akhirr ahh Yoonaa malah dia terkena gangguan mental lagi sulit di percaya dan berhasil bikin gue naik pitam ngeliat tingkah bakhyun yg kek gitu
    Ahh thor~ kenapa pake acara mati segala sihh kan guee mewek bgt gak rela gituu
    TAPI..
    Ah sudahlah Oveeraallll ceritanyaa keren bgtt
    Jalan ceritanyaa OK..
    meski gue yakin udah ketebak kalo Yoona bakal mati..!! Hufftt ~ Semangat UN nyaa kita sama loh bentar lagii bakal UN ^^ semoga LULUS YAHH

  3. Di awal – awal ni FF d kra happy end, ehh, trnyta sad end. Nangis tngh mlm nih gue. Semangat buat ff yg lain, ya thor

  4. Wahh ada ff BaekYoon, tpi Ff’y ternyata BaekYoon sodara tpi ff’y sedih banget, srius mw nangis baca’y pas Yoona meninggal, Baekhyun oppa jahat banget sih awal crita’y jdi nyesal tuh dia, tpi ff’y keren deh

  5. Ahhh ternyata endingnya yoona meninggal. Aku pikir dia bakal sembuh pas fanmeet. Kupikir pas fanmeet chanyeol bakal ngrubah yoona^^ aku sedih bacanya. Keep writing^^ oiya semangat buat un-nya^^

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s