NOT HIM, WHO ?

YOONA-D.O

Tittle : NOT HIM, WHO ?

Cast : Yoona x DO Kyungsoo

Genre : Romance II PG : 12

Desclaimer: Cast belong to God. But this story and poster are mine.

*****

“ Ya!! Im Yoona! Kau mau kemana !?” D.O berlari mengejar Yoona yang telah jauh darinya.

“ Tsk.. lihat dirinya. Mengajakku kencan lalu membatalkannya di saat aku sudah menunggunya 3 jam. Berengsek!” Yoona menghentakkan kakinya kesal,sesekali menendang beberapa batu dengan kekesalan yang memuncak. D.O menarik bahu Yoona.

“ Yoona-ya dengarkan aku dulu. Kau tahu Kim Sae Ron kan ? dia mengajakku pergi hari ini,dan tadi kami belajar bersama. Hooho.. sungguh menakjubkan, dia sungguh cantik.” D.O tersenyum seraya mengadahkan kepalanya menatap langit,mengenang pertemuan pertamanya dengan gadis yang menjadi mostwanted Universitas mereka.
Yoona tertawa sinis, ia memukul kepala pria itu dengan keras.

“ Sialan!, kau mencampakkan sahabatmu hanya karna Kim Sae Ron ? Kita sudah membuat janji terlebih dahulu untuk berkencan,tetapi kau malah membatalkannya hanya karna dia ? Kalau saja kau bukan sahabatku,Aku sudah membunuhmu duluan saat kau mengeluarkan huruf pertamamu untuk membatalkan janji kita.”

“ Mianhe.. aku benar-benar meyesal. Tapi maukah kau membiarkan aku berkencan denngan gadis itu ? aku sangat bergantung padamu nona Im Yoona”

“ jangan men-dramatisir. Pergilah,aku juga malas melihatmu cihh..”

“ wohoo.. terimakasih nona Im,aku janji akan mengajakmu lain kali.” D.O tersenyum dengan alis yang naik-turun. Yoona menendang perut D.O menjauh.

“ Pergilah, gadismu sudah menunggu ?” Yoona berdecak kesal lalu tersenyum. Ia seakan sudah sangat hafal akan kelakuaan sahabatnya itu. Tapi,soal kencan itu.. itu hanya rutinitas mereka saja, tidak ada hal lebih di dalamnya.

Tapi tidak ada yang tahu kalau ada yang berbeda akhir-akhir ini. Entah itu D.O ataupun orang lain.

“jadi, apa yang harus kulakukan ? di rumah terlalu sepi. Ah.. apa sebaiknya pergi ke toko buku saja atau mall ? ah.. matta, beli buku lalu ke cafe” Yoona tersenyum, berjalan pergi.

 

****

“ hari ini tidak ada buku yang bagus, huh.. jadi aku harus apa. Di kafe berdiam diri ? ini nasib orang jomblo. Sungguh menyedihkan” Yoona menatap satu persatu buku di sekitarnya tanpa minat. Tatapannya terhenti saat melihat pria yang menunduk tengah membaca sebuah buku yang di pegangnya.

Yoona mengerjapkan matanya berulang kali. Ia memperhatikan pria itu dari bawah sampai atas. Jas abu-abu,kemeja yang di balut sweeter,lalu celana kain panjang. Ini sedikit aneh.

Karena penasaran,Yoona berjalan pelan menuju pria yang membelakanginya itu. Yoona menyentuh bahu pria itu lalu menariknya berbalik.

“ woh Daebak! D.O-ya, kau.. ada apa dengan mu ?” yoona berdecak kagum. Pria itu menatap yoona aneh,dengan cepat ia menyingkirkan tangan Yoona, lalu berbalik pergi. Reflek Yoona menggenggeam tangan pria itu. Pria tersebut tampak kaget.

“ Tunggu.. Ya! Ada apa denganmu kau jadi aneh begini ”

“ maaf kau siapa ?”

“ hah ? Ya!!  Setelah membatalkan janji,kau kini berpura-pura tidak mengenalku. Kau ingin mati!” teriak Yoona. Pria itu sedikit tersentak.

“ Maksud anda ?”

“ Lihat, sekarang kau sudah gila. Dengar aku D.O Kyu-“ Ucapan Yoona terhenti,saat sebuah tangan menariknya menuju kepelukan pria itu. Yoona mengerjapkan matanya perlahan,nafasnya tercekat, degup jantungnya berdetak cepat,suhu tubuhnya memanas,dan ini semua tidak normal.

“ hampir saja, kalian seharusnya tidak bermain di dalam toko. “ Pria itu melepas pelukannya, dan melihat Yoona memeriksa keadaan gadis itu.

“ kau baik-baik saja ?” tanya-nya. Yoona hanya mengangguk kecil. Ia menggigit bibir bawahnya, rasa gugup dan berdebar ini sangat menghantamnya.

Pria itu berjongkok menyetarakan tubuhnya dengan kedua anak itu.

“ lain kali kalian tidak boleh bermain lagi di tempat seperti ini. Arraso ?” Kedua anak itu mengangguk,lalu berjalan pergi,sebelum itu mereka membungkuk,sebagai permintaan maaf mereka. Pria itu hanya tersenyum.

“nona.. nona.. “ pria itu mengibaskan tangannya di depan wajah Yoona,yang terlihat aneh.

“ Ah ne..Terima kasih sudah menyelamatkanku “ Yoona menunduk menatap kedua sepatunya.

“ Syukurlah kau tidak apa-apa. Oh ya.. perkenalkan aku Kim Kyungsoo. “ Pria itu mengulurkan tangannya, Yoona yang melihat itu terdiam.

“ Kim Kyungsoo ? bukankah namanya DO Kyungsoo ? ahh.. jadi dia ingin bermain-main rupanya. Aku akan mengikuti alurmu pria berengsek” batin Yoona

“ Im Yoona imnida “ Yoona menyambut uluran tangan itu.

“ Kau suka kesini, sepertinya kau sangat suka dengan buku ?” tanya pria itu,Yoona menyisir rambutnya ke belakang.

“ Ne, ini adalah tempatku untuk mencari hiburan “

“ hiburan ? biasanya wanita akan sering mencari hiburan di mall atau pun di tempat-tempat hiburan lainnya selain toko buku”

“ Aku tidak seperti mereka.” Yoona melihat jam tangannya. Para jarum ramping itu sudah menujukkan pukul 21.30, yang berarti ia harus segera pulang,ini sudah terlalu malam.

“ Maaf aku harus pulang ini sudah sangat malam, senang bertemu denganmu Kyungsoo-ssi.” Yoona berjalan menjauh hingga sebuah tangan menahannya.

“ Tunggu ayo kita pulang bersama,aku tidak bisa membiarkan seorang gadis pulang sendirian di tengah malam”

Deg.. Deg.. Deg..

Yoona merasakan panas di sekitar pipinya. Dadanya serasa berbunga-bunga dan ingin meledak.

“ N-Ne” ucap Yoona. Kyungsoo tersenyum,ia menggenggam tangan Yoona, berjalan keluar dari toko.

Saat di luar toko,mereka menemukan dua orang anak tadi yang tengah menangis.

Yoona melepas genggaman Kyungsoo,dan berlari menuju kedua anak tersebut.

“ Kalian kenapa ? mana ibu kalian ? kenapa kalian belum pulang dari tadi ?” Yoona memeluk keduanya,mencoba menenangkan keduanya. Kyungsoo tersenyum melihat sikap lembut Yoona.

“ kami tidak tahu dimana ibu kami. Kami sudah menunggunya tetapi dia tidak datang “ salah satu anak tersebut menangis keras.

“ jangan menangis,kalian adalah laki-laki. Noona akan mengantar kalian ke rumah. “

“ tapi kami tidak tahu alamatnya dimana. Ibu.. ibu “ kedua anak itu terus menangis, Yoona menatap keduanya bingung.

“ Ayo kita jalan, mungkin saja ibu kalian ada di sekitar sini “ Yoona menoleh ke Kyungsoo yang menggendong salah satu anak tersebut.

“ Kajja, kita jalan” Yoona mengangguk mendengar ucapan Kyungsoo. Ia menggenggam tangan anak satunya lagi.

“ Nama kalian siapa ? “ tanya Yoona

“ Lee jungmo,Lee Seojun.” Terang keduanya.

“ wahh.. Jungmo-ya kau sangat tampan” Yoona mengelus rambut jungmo yang berada di sampinya. Sedangkan Seojun tampak tertidur pulas di gendongan Kyungsoo.

“ Oh.. dia tertidur. Kyopta~ “ Yoona mengelus pipi seojun dengan pelan. Secara tak langsung wajah Yoona berada di bawah dagu Kyungsoo.

“ mereka sangat lucu”

“ ah.. keluarga yang hangat “

Beberapa pejalan kaki mulai berbisik-bisik saat melihat Yoona dan Kyungsoo. Mendengar itu, Yoona membetulkan posisi nya. Rasa gugup kembali menjalar ke area tubuhnya. Sedangkan Kyungsoo hanya memalingkan wajanhnya lalu menatap Seojun yang tertidur.

“ Jungmo-ya, Seojun-ya. Kalian kemana saja ?” seorang wanita paruh baya berlari kearah mereka,lalu memeluk Jungmo.

“ Ibu..” Jungmo balas memeluk ibunya.

“ seojun-ya “ Wanita itu menatap Seojun yang berada di gendongan Kyungsoo. Menyadari itu,Kyungsoo langsung memberikan Seojun ke gendongan ibunya.

“ Kami menemukan mereka di depan toko buku sambil menangis mencari ibunya” ucap Kyungsoo.

“ Terima Kasih sudah menjaga anak saya. Terima kasih,maaf jika mereka merepotkan kalian” wanita baya itu menunduk beberapa kali.

“ Anio Ahjumma. Anak ahjumma sangat manis,dia tidak merepotkan kami sama sekali” ucap Yoona diikuti dengan senyuman Kyungsoo. Setelah itu Wanita paruh baya itu pergi meninggalkan Yoona dan Kyungsoo.

Yoona menatap kepergian mereka dengan wajah yang berbinar.

“ mereka terlalu tampan untuk anak seusia mereka” ujar Yoona dengan nada terpesonanya.

“ Awas! “ Yoona segera di tarik Kyungsoo ke dalam pelukannya saat seorang pengendara sepeda hampir menyenggol Yoona.

Yoona mengerjapkan matanya,rasa meledak itu timbul kembali. Yoona menatap wajah Kyungsoo. Sesaat mereka saling menatap masing-masing. Sebuah tatapan hangat tergambar dari mata Kyungsoo.

“ kenapa kau selalu saja dapat masalah yang seperti ini ?” ujar Kyungsoo, menatap ke dalam mata Yoona. Gadis manis yang membuatnya berdebar.

“ Mereka akan kalah tampan, dengan anak kita nanti “ Kyungsoo tersenyum penuh arti. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona. Bibir mereka saling menyentuh,saling melumat satu sama lain. Tangan Yoona mulai meremas rambut Kyungsoo.

“ Yoona-ya! “ sebuah teriakan menghentikan aktivitas mereka. Yoona masih menunduk, seraya memegang bibirnya.

“ Ya!! Im Yoona, kau dari mana saja ?. Aku mencarimu dari tadi “ Yoona menyadari teriakan itu, dengan cepat ia berbalik,kaget menatap wajah yang ada di depannya. Pria berjaket jins itu- D.O menatapnya dengan khawatir.

“ D,O ?” tubuh Yoona menegang. Membuat D.O menatapnya bingung sekaligus terkejut.

“ Ya! Ada apa denganmu ?” D.O meremas kedua lengan Yoona.

“ aku membatalkan kencan ku dengan Sae Ron karna aku sangat mengkhawatirkanmu. Kau selalu membuatku merasa takut,karna tidak berada di sisiku. Mianhe” sesal D.O seara memeluk gadis tersebut, Yoona mematung di tempatnya. Seperti sebuah kejutan listrik, Yoona terdiam kaku di tempatnya,menatap D.O yang menatapnya Khawatir.

“ Apa kau berlari kesini ? kau tampak lemas “ Yoona mengusap peluh D.O. menangkup pipi pria itu cemas.

“ Ne, aku tidak bisa menahan diriku untuk datang menemuimu. Aku mencari mu di rumah tetapi kau tidak ada, akhirnya aku ke toko buku favoritmu dan kau tidak ada. Aku bertanya pada kasir,dan dia bilang kau baru saja pergi,jadi aku mengejarmu “ D.O tersenyum lembut kearah Yoona tetapi Yoona malah menunjukkan ekspresi yang berlawanan. Sebuah tatapan kosong yang menggambarkan sesuatu yang tak di mengerti oleh D.O.

“ jika kau D.O, lalu siapa yang ada bersamaku ?” Yoona menatap D.O dengan bingung,rasa keterkejutannya mengalahkan semuanya. D.O merasa ada sesuatu yang aneh terjadi di sini yang membuat Yoona terlihat tak biasa, kini D.O mulai menjatuhkan tatapannya ke arah pria yang menatap Yoona dengan intens.

D.O membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Seseorang seperti dirinya berada di depannya. Tidak ada yang berbeda, pria itu sangat identik dengan dirinya. Ini bukan khayalannya,bahkan Yoona juga melihatnya.

“ Kau siapa ? “ tanya D.O. pria itu tersenyum.

“ Kim Kyungsoo “ Kyungsoo tersenyum manis saat melihat tatapan kaget D.O.

****

DON’T BE SIDERS

18 thoughts on “NOT HIM, WHO ?

  1. INI BELUM ENDING KAN? YA KAN? AKU PERCAYA SAMA AUTHOR LHO! wkwkwkwk.. daebak! ini siapa coba kim kyungsoo, sequel juseyo!

  2. waah bagus bgt!! tapi endingnya agak gantung gitu ya:””) ini udh end atau masih tbc?
    but i think kyungsoo is too cheesy lol. I prefer D.O!! fighting author-nim!

  3. ini belum ending kan thor?? ayolaahhhh gantung nih ceritanya, di next ya thorrrr.

    Yoona sama Kim Kyungsoo ajaaaa, duhh sweet banget itu cowoo ^O^

  4. Next dong thor, bagus ceritanya tapi gantung😀
    Itu Kim Kyungsoo kenapa main cium Yoong aja?😮
    Sequel juseyo~

  5. Jinja-yo? Kim Kyungso or DO kyungso? Ayo pilih Yoona eonni. Ceritanya bgus, kupkir td Kim Kyungsoo and DO sling mengenal pdhl nggak. Truz, knp sih dgn senyuman Kim kyungsoo? Aneh. Daebak, neomu joha!

  6. Eum… agak bingung sih
    Jadi si do temen yoona sama kyungsoo yang baru ketemu itu beda? Cuman mukanya sama?
    Lah terus yoona nya suka sama yang mana?
    Hehe udah bagus sih cuman agak gantung endingnya
    Next ff ditunggu ya

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s