(SQ) POISON LIPS 1

yoona-poison-lips-2

AUTHORS : Firda Auliana

MAIN CASTS : Im Yoona X Park Chanyeol| MINOR CASTS :-

GENRE : Fantasy,Romance| RATING : PG 17

Don’t be siders!

NOTE : Sebelum membaca ini di harapkan untuk membaca POISON LIPS awal.

****

08.00 KST

Yoona mengerjapkan matanya pelan, menatap sekeliling kamar,menyesuaikan cahaya remang yang masuk ke matanya. Yoona mengambil posisi duduk bersandar pada punggung kasur. Matanya menatap seprai kasur yang berantakan di sebelahnya. Ia sangat yakin sebelumnya ada seseorang yang tidur atau mungkin berada di sampingnnya.

“ kau sudah bangun ?” Yoona menatap sumber suara yang berada di ambang pintu. Seorang pria berpostur tinggi, dan tegap , di selimuti seweeter hitam yang sangat cocok di tubuhnya. Yoona merasa otot-otot lengan itu akan keluar dan menampilkan sosok yang seksi. Yoona sangat suka otot pria.

“ AAAAAAAAAA !!” Yoona berteriak kencang seraya melempar bantal yang berada di dekatnya. Chanyeol tersentak kaget, tangannya beberapa kali menghadang bantal yang akan mengenainya.

“ Ada apa denganmu ? Kau sakit?” Chanyeol, mengindahkan lemparan bantal itu,dan mulai mendekati Yoona. Saat tepat berada di depan Yoona, Chanyeol menyentuh kening Yoona dan hanya merasakan dingin, sama dengan suhu Vampire biasanya, lalu ada apa ?.

Yoona menatap Chanyeol kesal, tangannya memegang tangan Chanyeol lalu mengigitnya dengan keras. Chanyeol menggerang keras,dengan cepat ia menarik tangannya lalu mengusapnya dengan perlahan.

Vampire akan lemah dengan hubungan Suami istri. Itu berlaku bagi kaumnya. Contohnya seperti ini, jika seorang istri atau suami mencubit salah satu pasangannya, itu akan terasa sakit. Jangan bertanya kenapa.

“ AAAAA AKU BISA GILA !! AKU GILA, benar sekarang AKU GILAA!! “ yoona mengacak rambutnya kesal.

“ ada apa denganmu !?” tanya Chanyeol dangan raut kesakitan. Yoona tetap menatapnya kesal, satu lemparan bantal berhasil mengenai wajah Chanyeol dan itu membuat Chanyeol menggeram sabar.

“ Ini tidak nyata kan ? aku pasti berhalusinasi, dia pasti hanya imajinasiku!. Tapi kakinya sangat nampak di lantai,dan dia juga punya bayangan. Dia jauh dari semacam hantu. Lalu apa ? siluman ? manusia jadi-jadian ? aku yakin sekarang aku gila. Ahh..oppa !! adikmu ini sudah gila. “

“Ya!! Gadis gila berhentilah berteriak, suaramu sangat keras.” Chanyeol bersungut kesal.

“ Aku gila !! aku gila !! aku sudah tidak waras !!” Yoona mulai berteriak kembali membuat Chanyeol menutup matanya menahan emosi. Ia mendekat ke arah Yoona lalu memegang kedua lengan gadis itu.

“ Dengar aku sayang, ada apa denganmu ? apa ada sesuatu yang mengganggumu ? jangan berteriak lagi, kumohon, tenggorokanmu bisa sakit jika kau terus seperti itu “ Chanyeol menatap lekat mata Yoona, memancarkan kelembutan.

Yoona terdiam beberapa detik lalu…

“ AAAAAA.. AKU BISA GILA !! Kenapa kau bisa lebih tampan dari Edward Cullen !? Kenapa kau bisa lebih romantis dari Edward Cullen !? Kau membuatku berpindah hati !! “ teriakan Yoona mampu membuat Chanyeol meringis, Yoona berteriak tepat di depan Chanyeol dengan jarak yang dekat.

Beberapa detik kemudian Chanyeol tersenyum senang. Ia menarik Yoona ke dalam pelukannya, menepuk punggung Yoona dengan pelan, sedikit ciuman di tengkuk gadis itu membuatnya bergetar geli.

“ tentu saja, aku adalah pria tertampan di dunia ini., pria ter-romantis yang penah kau temui Bahkan orang yang kau sebutkan tadi tidak dapat menyetuh kotoran kakiku “

Yoona mendorong Chanyeol.

“ cih.. lihat dirimu,tingkat kepercayaan yang tinggi, dasar narsis “

“ tapi itu kenyataan. Kau saja mengakuinya. “ Chanyeol tersenyum manis. Yoona menatap Chanyeol yang berada di hadapannya.

“ ah.. tapi kau siapa– ? “ Cukup perkataan itu membuat Chanyeol menganga tak sadar. Pria itu kira bahwa Yoona sudah mengenalnya,karena teriakan yang cukup akrab tadi.

“ kau tidak mengenalku ? “ Yoona mengangguk menjawab pertanyaan Chanyeol. Pria itu menghela nafas, ia mengerti dengan situasi ini. Yoona baru saja ia ubah menjadi Vampire setelah tabrakan itu. Mungkin saja karana proses yang mendadak itu membuatnya jadi hilang ingatan hanya untuk kejadian yang baru saja terjadi padanya. Buktinya tadi dia mengatakan ‘oppa‘ berarti hubungan antara kakak dan adik itu masih di ingatnya.

“ apa kau mau mengingat sesuatu yang terjadi padamu hingga kau berada disini ? dan kau ingin tahu siapa diriku ?” tanya Chanyeol, Yoona mengagguk cepat. Chanyeol tersenyum ia lalu mendekati Yoona, menarik kaki gadis itu hingga ia terbaring di atas ranjang dari posisi duduknya tadi. Chanyeol menindih Yoona dengan dua tangannya yang menyanggah tubuhnya agar berat badannya tidak terlalu di bebankan ke tubuh Yoona.

Yoona tidak memberontak, ia merasa nyaman berada di dekat Chanyeol,dan entah kenapa ia tidak keberatan dengan apa yang di lakukan oleh Chanyeol. Ia terlalu terpesona dengan wajah tampa itu.

“ Kau siap ? “

“ ya ? “

Chanyeol menatap Yoona.

“ Dengar sayang, agar kau bisa mengingatnya, kau harus menghisap darahku.” Ujar Cahnyeol. Yoona membulatkan matanya, ia menggeleng.

“ darah ? tidak mungkin. Aku tidak meminum darah, kau pasti bercanda. Aku hanya meminum jusa alpukat dan jeruk. “ ujar Yoona, Chanyeol tersenyum melihat kepolosan istrinya ini.

“ Kau yakin ?.” Chanyeol mengulurkan tangan kanannya, menarik kepala Yoona menuju lehernya. Otomatis bobot tubuh Chanyeol di bebankan ke Yoona, sehingga tubuh mereka saling menempel, dan itu memberikan sebuah getaran nafsu untuk Chanyeol.

“ Kau yakin tidak ingin meminumnya ? aku tahu kebutuhanmu sayang, apalagi kau baru saja bangun dari tidurmu, kau pasti haus bukan.?” Chanyeol tersenyum kecil saat mendengar suara tenggorokan Yoona.

Ini aneh, Yoona menatap leher itu dengan rasa hausnya. Seperti di sana ada sesuatu sangat enak, ada sesuatu yang menyegarkan di dalam sana. Sebuah dorongan kuat membuat bibir Yoona menyentuh leher Chanyeol, di saat itu juga ia mengeluarkan taringnya dan menusuk leher seksi itu. Satu tenggukan, dua tenggukan bahkan lebih membuat nafsu kembali menguasai Yoona. Kedua Tangannya menjalar menuju punggung lebar itu, memeluknya erat, wajahnya ia tenggelamkan ke tengkuk Chanyeol,berusaha menadapatkan darah lebih. Rasa hausnya dan darah itu bersatu menciptakan gairah yang tak terpuaskan.

Chanyeol tersenyum, ia membalikkan keadaan. Chanyeol mengubah posisi mereka, kini Yoona berada di atasnya, ia membiarkan Yoona agar lebih leluasa, sedangkan Chanyeol merentangkan tangannya menikmati setiap hisapan Yoona.

“ ya, seperti itu sayang, minumlah yang banyak. Puaskan dirimu “ gumam Chanyeol.

Yoona yang masih melakukan akitivitasnya, seketika itu terhenti. Sebuah kilatan ingatan berputar di kepalanya. Kecelakaan, perjanjian dan gigitan, semuanya.

Chanyeol terdiam.

“ kau sudah mengingatnya ? kau sudah tahu aku bukan ?” bisik Chanyeol. Yoona mengeratkan pelukannya.

“ Terima Kasih, suamiku “ bisik Yoona, Chanyeol membalas pelukan Yoona dengan erat.

******

“ Jadi kalian benar-benar ada ? Heol Daebak! Aku kira kalian hanya sebatas ide manusia “ Yoona memainkan beberapa rumput disekitanya.

“ Kami benar-benar ada di dunia ini, kami nyata, bukan hanya sekedar, khayalan, ide, ataupun cerita rakyat. Kami terlalu ditakuti manusia untuk berada di muka umum.itu sebabnya kami tidak menampilkan identitas kami yang sebenarnya. “ jelas Chanyeol. Yoona mengangguk mengerti.

“ Jadi aku juga harus menyembunyikan identitasku ?”

“ Ya “

“ Apa yang menjadi pantangan Vampire. Apa kita akan musnah bila terkena sinar matahari ? atau bawang yang dapat mengusir kita ? perak yang dapat memusnahkan kita ? “

Chanyeol berbaring di atas rumput., lalu tertawa kecil.

“ cerna dulu pertanyaan mu sayang, sekarang kita berada di bawah sinar matahari. Apa kita sudah musnah ? “

Yoona mengadahkan kepalanya ke atas menatap awan biru dan merasakan sinar matahari yang mengenainya. Mereka berada di halaman luas rumah Chanyeol. Yoona menurutuki dirinya sendiri. Setelah hari itu,saat ia pertama kali menyadari bahwa dia bukan lagi seorang manusia, banyak yang telah berubah. Rambutnya bertambah panjang, ia menjadi sedikit lebih tinggi, tubuhnya terasa ringan, wajahnya bertambah tirus, walaupun pipinya masih sama seperti dulu.  Tapi kenapa otaknya hanya bigini-begini saja ? itu menjadi pertanyaan mendalam bagi Yoona.

“ bawang tidak dapat mengusir kita, hanya saja perak memang sangat berpengaruh pada kita, tetapi hanya perak murni yang mempan, jika terkena rasanya akan sangat sakit, dan bila terkena tepat di dada, kita akan musnah. Jadi kuharap kau berhati-hati sayang. Jangan pernah mendekati perak murni. Jangan mendekat ke dalam bahaya dan meninggalkanku “ Chanyeol, membawa Yoona ke dalam pelukannya,ikut berbaring bersama di atas rerumputan.

15 menit mereka terdiam.

“ aku rindu kakakku. Apa aku tidak bisa menemuinya lagi ?” Tanya Yoona. Chanyeol menatap langit biru.

“ Jangan sedih sayang, kau masih bisa menemuinya dan melakukan aktivitas seperti biasa” Yoona bangun dari tidurnya,mengambil posisi duduk menghadap Chanyeol yang masih terbaring. Gadis itu tersenyum senang.

“ tapi dengan beberapa syarat “

“ syarat ? Baiklah “

“ Syarat pertama, Cepat atau lambat kita harus memberitahukan hal yang sebenarnya pada kakakmu agar  aku bisa memilikimu seutuhnya. “ dalam diam Yoona merona mendengar perkataan Chanyeol.

“ ke dua, tidak boleh memiliki hubungan dengan laki-laki manapun, kecuali hubungan teman dan saudara,keluarga. Aku bisa menoleransinya.”

“ Ke tiga, tidak boleh menghisap darah manusia. Jika kau haus, bilang padaku. “

“ bagaimana jika darurat ? seperti di kebanyakan film vampire, ada dimana saatnya kita akan haus secara tiba-tiba, lalu di luar kendali kita akan memangsa manusia yang tak jauh di depan kita secara mem-babi buta. “

“ jangan terlalu banyak menonton fim seperti itu sayang. Efek mereka tidak baik untukmu. Jika kau haus kau harus memberitahuku. Aku akan memberikanmu beberapa kantong darah untuk berjaga-jaga. Kita mempunyai hukum untuk tidak menghisap darah manusia. “

“ baiklah, apa ada syarat lagi.? “ tanya Yoona.

“ aku akan memikirkannya nanti. “

****

“ Kau dari mana saja Kim Yoona !?. Aku benar-benar meng-khwatirkanmu. Selama 2 hari ini oppa terus mencarimu. Oppa menghubungi polisi untuk menemukanmu, oppa benar-benar gila saat CCTV memperlihatkan dirimu yang kecelakaan. Oppa tidak ingin sendiri di dunia ini, hanya kau yang oppa punya. “ Kim Soo Hyun memeluk Yoona erat, saat melihat adiknya datang, Soo Hyun tidak dapat menahan rasa khawatirnya.

Kim Yoona menghilang selama 2 hari, setelah melakukan penyelidikan. Soo hyun menemukan bahwa Yoona sempat terlibat kecelakaan, tetapi setelah itu tidak ada yang tahu Yoona berada di mana, CCTV memperlihatkan Yoona yang terkapar tak berdaya dengan darah yang membasahi tubuhnya. Setelah itu CCTV tersebut menampilkan layar hitam, sejak itu keberadaan Yoona tidak diketahui oleh siapapun, termasuk para saksi dan pelaku. Mereka seakan-seakan tidak terlibat apapun. Pelakunya-pun kini mendekam di rumah sakit jiwa karna terus mengalami ketakukan yang berlebihan.

“ Maaf Oppa, ulljima, jangan menangis oppa. Maaf kan aku, maaf.” Yoona mengelus rambut Soo Hyun yang berada di pelukannya. Tak terasa air matanya, sudah jatuh. Ia tak pernah melihat oppa-nya menangis, ini pertama kali Yoona melihatnya.

Soo Hyun menatap Yoona,lalu menghapus air mata adiknya itu.

“ jangan menangis Yoong, oppa terlalu cengeng. Ulljima, nanti adik oppa tidak cantik lagi,kalau menangis seperti ini, lihat ingus mu keluar. Dasar bocah ingusan “ Yoona memukul lengan Soo Hyun lalu mulai terisak keras. Soo hyun mulai panik melihat Yoona.

“ Yoona-ya.. kau kenapa ? apa ada yang sakit ? apa kau perlu sesuatu ? “

“ Oppa! Oppa bodoh, aku tidak suka di bilangi bocah. Aku bukan bocah! Apalagi ingusan, oppa bodoh! Aku sudah dewasa bukan bocah, bukan ingusan lagi! Huaaa.. oppa jahat.” Yoona terisak keras, membuat Soo Hyun meringis, menatap adiknya jengkel.

“ Ya! Jangan berteriak, kau hobi sekali berteriak, kau kira suaramu itu bagus hah !? dasar cengeng “ ledek Soo Hyun.

“ Aku tidak cengeng! Oppa saja yang cengeng, oppa kan yang menangis duluan, otomatis oppa-lah yang cengeng!”

“ itu tadi hanya kelilipan, kau saja yang tidak lihat kalau debu masuk di mataku “

“ Jangan mengelak! Jelas-jelas oppa langsung menangis dan memelukku. Akuilah, kalau oppa jantan, sebagai pria harus mengakuinya, walaupun itu hal yang memalukan.” Yoona tertawa keras saat melihat oppa-nya yang menatapnya kesal.

“ Ya kau benar aku menangis, kau puas sekarang ?” Soo Hyun berdecak kesal, lalu tersenyum melihat keadaan adiknya yang baik- baik saja.

“ jadi apa kau bisa jelaskan apa yang terjadi padamu selam 2 hari ini ?”

Yoona membasahi tenggorokannya mendengar pertanyaan Soo Hyun, ia berjalan ke sofa diikuti oleh Soo hyun. Mereka duduk berhadapn di satu sofa. Yoona mulai meceritakan semuanya, kecelakan ringan,tentang Park Chanyeol yang menyelamatkan nyawanya, lalu tinggal dirumah pria itu untuk pemulihan. Hanya saja ia sedikit menyembunyikan fakta sebenarnya, kecelakann yang parah dan bahwa ia kini bukanlah seorang manusia.

“ Oppa harus berterima kasih padanya. Kau harus mempertemukan kami yoong, aku sudah berhutang nyawa terhadapnya. Lebih baik sekarang kau istirahat, kau pasti lelah bukan ?” Soo Hyun membawa Yoona ke dalam kamarnya,lalu membaringkan gadis itu, dan pergi meninggalkannya saat melihat gadis itu terlelap.

Yoona duduk bersandar di punggung kasur, saat melihat pintu itu tertutup, meninggalkan dirinya sendiri. Dengan perlahan, ia melepas soft lens-nya. Tampak iris berwarna emas berada di balik soft lens- tersebut. Iris tajam yang sangat memikat.

Di lain sisi, Soo Hyun duduk di sofa dengan mata menerawang.

“ Park Chanyeol “ gumamnya.

DON’T BE SIDERS

NEXT SQ 2

 

68 thoughts on “(SQ) POISON LIPS 1

  1. wooooo… bagian yoona yg menghisap darah dari leher nya chanyeol bener” errrrr… super sweet .. hehe..
    keep writing eonni..

  2. wooooo… suka banget sama bagian yoona yg menghisap darah dari leher nya chanyeol.. upsss.. hehe.. abis nya so sweet banget sih… uhlala…
    keep writing eonni..

  3. Eh baru aja ak mw bilang kenapa ???Vampire akan lemah dengan hubungan Suami istri. Itu berlaku bagi kaumnya. Contohnya seperti ini, jika seorang istri atau suami mencubit salah satu pasangannya, itu akan terasa sakit. Jangan bertanya kenapa. (Dalam part itu) haha tp gk jd

    Ia park chanyeol super duper coool itu .. masa gk tau *plak

  4. Tapi rada bingung nih ko Yoona setelah inget kejadian sebelumnya ga marah ya ke Chanyeol apa karna dia udh diselamatin ya? Tapikan bisa aja ya yoona kecewa hehe..
    Itu juga Soohyun sama yoona makin bikin gemes gitu kaka adik yg lucuuuuu

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s