(Freelance) Fated to Love You : Chapter 2

Chanyeolfatedtoloveyou

Fated to love you

Written by Nani hunhan

With cast : Park Chanyeol,  Yoona SNSD, Kris Wu,  Oh Sehun, and find it.

Length : Chaptered

Disclaimer : this is just a fiction. If you don’t like don’t read.

All cast belong to GOD. But Srories are mine and pure fiction.

Mianhe jika typo bertebaran, karena aku hanya manusia biasa. Tak ada manusia yang sempurna, yang ada hanya kasempurnaan cinta.

!! Happy Reading guys !!

!!! Chapter 2 !!!

Seoul, 2010

“Chanyeol, berapa usiamu sekarang? Kau menyuruh Sehun pergi ke supermarket sendiri, tahu apa dia? Eomma menyuruhmu yang pergi, kenapa kau malah menyuruh Sehun yang masih kecil?” pekik Yoora kesal. Beberapa jam lalu, tetangga mereka menelponnya saat ia tengah sibuk di Butik. Mengatakan bahwa melihat Sehun sendirian yang kebingungan. Tanpa pikir panjang, Yoora segera melenggang pergi ke Supermarket dan beginilah sekarang, memarahi sikap adiknya.

“Aish, Sehun sudah berumur 8 tahun bukan anak 5 tahun lagi. Lagipula, ada apa dengan eomma?” jawab Chanyeol  balik bertanya. Yoora mendengus kesal, dan berkata “wae?”

“rumah ini memiliki banyak pelayan, tapi kenapa malah menyuruh anak lelakinya yang tampan ini ke Supermarket?” tukas Chanyeol kesal. “kau bisa tanyakan itu pada eomma jika ia pulang.”

Tiba-tiba Yoona datang dengan dibantu sebuah tongkatnya untuk berjalan. Lalu Sehun dengan segera menuntun  kakaknya tersebut ketempat ibunya dan Chanyeol. “eomma, waegure?” Tanya Yoona penasaran.

“Chanyeol menyuruh Sehun ke Supermarket sendiri. Untung saja adikmu Sehun tak apa-apa.” jelas Yoora. Yoona tampak terlihat kaget mendengar penjelasan singkat ibunya. “eomma harus ke Butik sekarang, baik-baiklah dirumah.” Pamit Yoora lalu mengecup pipi kedua anaknya.

Setelah Ibu Yoona pergi, Yoona menyuruh Sehun untuk membantunya menghadap kearah Chanyeol.

“kau keterlaluan, Oppa! Sehun masih kecil, tapi kau tega sekali menyuruhnya pergi ke Supermarket sendiri.”  Sambil membelai pipi Sehun lembut

“Dia sendiri yang mau, Yoong..” jawab  Chanyeol membela diri.

Dengan ia tak bisa melihat wajah adiknya, Yoona menoleh pada Sehun yang bergelayut manja pada lengannya. “Aku mau karena Hyung bilang Ia tak enak badan.” Ungkap Sehun tak mau disalahkan.

Mendengar itu, Chanyeol segera memencet tombol merah diremot yang ia pegang sedari tadi. Lalu berdiri. “Ia aku memang salah!” Chanyeol akui ia salah.

“kau bahkan tidak berpikir untuk minta maaf padanya.” Ucap Yoona kesal.

“Yoong, kau jangan marah padaku yah? Jeball! Aku akan minta maaf pada Sehun.” Chanyeol memelas pada Yoona, kemudian meminta maaf pada Sehun.

“Hunnie sayang, kka!” ajak Yoona pada Sehun. Melihat itu, Chanyeol segera menghalau mereka. “ kalian mau kemana? Biar aku antar.”

“ada supir kang yang akan mengantar kami, Hyeong!” terang Sehun. Yoona tersenyum mendengar ucapan adiknya yang pintar, lalu menganggukan kepalanya tanda setuju akan ucapan adiknya itu.

Jika kalian bertanya-tanya kenapa Yoona dan Sehun tidak memanggil Chanyeol dengan sebutan paman, maka yang harus kalian tahu adalah Chanyeol tak suka ia dipanggil paman, karena itu Yoona dan Sehun memanggilnya kakak atas permintaan Chanyeol tentunya.

Dengan kesal, Chanyeol mengalah. “jangan megikuti kami.” Tegas Yoona.

“arra. Asal aku tahu kalian akan kemana?” balas Chanyeol.

“Aku dan Sehun akan bertemu Kris oppa.” Kata Yoona. Setelah itu pergi ditemani Sehun.

Setelah kepergian Yoona dengan sang adik, Chanyeol memasuki kamarnya dengan raut wajah kesal “aku membenci nasibku yang berasal dari keluarga ini.” gumamnya.

Chanyeol adalah anak bungsu dari pasangan Park Jungsoo dan Kim Taeyeon. Ia memiliki seorang kakak perempuan yang telah menikah dengan seorang Dokter  yang bernama Im Jaebum dan dari pernikahan tersebut menghasilkan anak perempuan dan laki-laki, yakni Im Yoona yang telah menginjak usia 25 tahun seperti Chanyeol dan  adiknya Im Sehun yang masih duduk dikelas 2 SD.

Tentang Yoona, ia tidak bisa melihat sejak 8 tahun lalu tepat adiknya Sehun lahir. Keluarga Park telah berusaha mati-matian mencarikan donor mata, namun sayang keberuntungan tidak dipihak mereka. Ada donor mata yang tidak cocok, adapula pendonor yang membatalkan untuk mendonorkan matanya, dan ada juga yang menipu mereka. Yoona yang tak ingin keluarganya memikirkan tentang matanya, ia lalu member itahu pada kakeknya jika ia baik-baik saja dengan kondisi barunya.

 

Flashback

Seoul, 1991

“hiks.. hiks.. eomma, appa..” Chanyeol kecil tengah menangis karena orangtuanya baru saja pergi keluar negeri. Lalu Jaebum datang menghampirinya bersama Yoona kecil. “Chanyeol sayang, jangan menangis. Ada Yoona disini yang akan menemanimu bermain.”

“nde! Uljima..” Yoona kecil lalu menghapus air mata Chanyeol kecil. “ kakek dan nenek tak akan pergi lama, pasti mereka akan kembali.” Sambung Yoona berusaha menenangkan Chanyeol kecil dan itu berhasil. Chanyeol berhenti menangis.

“anakku, Appa akan ke rumah sakit sekarang. Kau dan Chanyeol bermain dengan Bibi Cho saja yah?” ijin Jaebum. Yoona mengangguk. “Hyung, belikan kami ice cream yah?” pinta Chanyeol, namun secepat kilat Yoona kecil menggeleng. “Chan, eomma bilang kita masih kecil. Jangan makan ice cream, nanti sakit gigi lalu ompong.” Jelas Yoona kecil tak mau. “tapi aku ingin ice cream, Yoong.”

“sayang, makan ice cream boleh kok untuk anak seperti kalian, asal jangan terlalu berlebihan. Baiklah, Appa memutuskan akan membelikan adik kecil Ice cream pulang nanti.” Ucap Jaebum sambil mengusap pipi Chanyeol. “APPA! Aku juga mau..” rengek Yoona.

Flashback END

 

 

Rasa pahit dan sedih menusuk hati. Bunga berguguran diterpa angin dan hujan. Seperti Chanyeol yang hidupnya selalu diterpa nasib yang tak bisa Ia pungkiri. Karena sejak kecil selalu bersama, bermain bersama, menangis, tertawa, selalu bersama-sama sehingga membuatnya terbiasa dan rasa itu datang menghampirinya. Perasaan cinta pada perempuan yang menjabat sebagai keponakannya. Chanyeol mulai menyadarinya sejak mereka berdua, dirinya dan Yoona menjadi siswa di salah satu junior high School. Saat itu mereka masih duduk dikelas X, dan ada siswa laki-laki menyatakan perasaan cintanya pada Yoona. Sebelum Yoona menjawab, Chanyeol terlebih dahulu memukul anak tersebut karena kesal.

Chanyeol tak akan pernah melupakan kejadian itu, karena kejadian itu adalah dimana ia menyadari perasaannya pada Yoona. Namun Chanyeol tahu dan sadari jika sampai kapanpun Yoona akan tetap menganggapnya sebagai kakak tak lebih.

Sejak Sehun lahir, Yoona seperti mengabaikan Chanyeol. Biasanya Yoona selalu mau diajak pergi, namun sejak Sehun ada Yoona mulai menolak ajakannya. Ia lebih memilih menghabiskan waktunya bersama Sehun. Itulah alasan ia tak menyukai Sehun, dan ada alasan lain pula kenapa Chanyeol membenci Sehun. Suatu saat nanti kalian akan tahu.

Bukan hanya angin dan hujan yang akan menerpa bunga namun mungkin badai juga akan menerpa. Bukan hanya status dan keberadaan Sehun di hidupnya, namun orang lain akan ikut menerpa hidup Chanyeol. Maksudnya adalah, kini ada seorang pria keturunan China-Canada yang sedang dekat dengan Yoona. Nama pria itu adalah Kris, President of Samhwa Enterprise. Kris memang hebat, dan keluarga Chanyeol juga  memang hebat memilih calon menantu serta pasangan hidup  untuk Yoona.

 

Chanyeol pov

‘aku tidak bisa hanya berdiam diri saja di kamar, aku harus menyusul mereka.’.

‘Sudah seminggu ini, Yoona dan Sehun pergi bersama Kris. Dan aku membiarkan mereka pergi begitu saja. Lagipula ada Sehun, mereka tak akan berani bermesra-mesraan dihadapan Sehun.

Tapi, Sehun asik dengan games di handphone Yoona, ah itu berbahaya.’

Aku terus bergumam dengan berbagai pikiran mengenai Yoona.

“jangan sampai Kris mendahuluiku. Aku yang harus mendapatkan ciuman pertama Yoona.” Ujarku khawatir, aku tak mau itu terjadi..

Saat aku  hendak bersiap-siap untuk pergi, tiba-tiba ponselku  berdering.

“wae? Aku lagi sibuk, tak bisakah kau menghubungiku lain waktu?”

‘sibuk? Bahkan seharian ini aku tak melihatmu di perusahaan. Tak Pantas  ayahmu menempatkanmu sebagai Direktur, kau lebih cocok jadi sekretaris Mark. Hehe.. kau bahkan tidak lebih baik dari Mark.’ aish, anak ini benar-benar!

”BAEKHYUN, AKU TIDAK PUNYA BANYAK WAKTU UNTUK MENDENGARKAN PENDAPATMU DAN MERENDAHKANKU darinya.” Aku  mulai emosi  dan aku berteriak padanya, sedangkan Baekhyun aku pasti tahu ia akan menjauhkan ponsel dari wajahnya.

‘aku menghubungimu karena aku baru saja melihat Yoona dan adiknya beserta  Seorang pria tampan sedang mengunjungi Da Ye Café yang terletak di Hongdae.’

“kembalilah di perusahaan dengan selamat” ucapku lalu memutuskan panggilan secara sepihak.

Da Ye Café? Di Hongdae? Bukankah ini Café milik Dasom dan temannya. Aku harus segera kesana.

Aku lalu keluar dari kamar dan menuruni dengan melewati beberapa anak tangga dengan tergesa-gesa. Saat aku melewati anak tangga terakhir, aku melihat eommaku menghampiriku.

“Yeol, kau mau pergi?” Tanya eomma, dan aku hanya mengangguk. Lalu degan segera eomma mengambil kunci mobilku di tanganku. Aku mendengus kesal.

“eomma, aku buru-buru. Berikan padaku kuncinya!” pinta Chanyeol dan hendak merebut kunci mobil ditangan ibunya, namun ibunya bertindak cepat.

“kau beberapa hari ini tak ada di perusahaan, hanya berdiam diri dirumah. Lalu sekarang kau bilang terburu-buru? Mau meet up sama clien? Jam segini? Eomma tidak mengizinkan kau pergi, lagipula sepertinya sebentar akan hujan, Yeol.”

“aku tidak peduli. Mau hujan, atau badai besarpun aku tak peduli. Jadi berikan kuncinya padaku, eomma.” Aku tetap bersikeras  ingin pergi. Aish, eomma membuatku kesal saja.

“kalau kau tidak peduli, eomma juga tak peduli.” Balas ibuku tetap tak mau.

“KIM TAEYEON! Arraseo, jika eomma tak mau memberikan kuncinya, aku bisa naik Taxi.” Itu lebih baik, dari pada mengulur waktu dengan eomma.

Chanyeol pov END

“aigoo, bahkan Dia meneriaki namaku, nama ibunya sendiri.” Kata ibu Chanyeol kesal.

Drrt drrt

‘Yoebseo?’ menyerngit bingung, karena ia tahu itu seperti suara Mark.

 

At  Da Ye Café

Seorang waiter memberikan daftar menu Café itu.

“wow, disini ada Bubble tea. Aku mau Taro Bubble tea.” Pekik Sehun senang karena minuman kesukaannya ada di Café ini.

“kau pertama kalinya datang kesini Hun? Kau senang sekali melihat menunya.” Ucap Kris. Lalu Sehun menggeleng. “aku pernah kemari setahun yang lalu, kalau tidak salah. Aku datang bersama Yoona noona dan Chanyeol hyeon, tapi saat itu menunya belum ada Bubble tea makanya aku senang tahu jika sekarang sudah ada.”

Yoona tersenyum bahagia mendegar  adiknya.”kau ingin pesan apa, yoong?” Tanya Kris pada Yoona.

“umm.. aku Soy Chai Latte saja.”

“aku juga  Soy Chai Latte. Dan Tofu Cheesecake 3 porsi.” Kata Kris pada waiter tersebut.

“kau juga suka Soy Chai Latte?” Tanya Yoona setelah waiter yang mencatat pesanan mereka berlalu pergi.

“yah, aku suka.” Jawab Kris lalu menggenggam tangan Yoona yang berada diatas meja mereka. Yoona menunduk malu, saat tiba-tiba Kris mengecup pipinya dengan cepat. Kris berani melakukan itu dihadapan Sehun, karena Sehun tengah asyik bermain game di ponsel Yoona saat Kris mengecup pipi Yoona.

Namun tepat pada saat Kris menciup pipi Yoona tersebut, Chanyeol baru saja membuka pintu Café dan disambut dengan kejadian tersebut. Walau masih kesal dengan apa yang ia baru saja lihat, Chanyeol segera mencari tempat strategis untuk memata-matai targetnya. Chanyeol duduk dipojok, tepatnya samping kiri dibelakang Kris.

Saat Chanyeol hendak duduk, tiba-tiba hujan turun. ‘sepertinya langit tahu perasaanku sekarang.’ Lirih Chanyeol.

“apa sekarang hujan?” Tanya Yoona lalu Sehun meng-iyakan.

Baru saja Kris hendak membuka suara, pesanan mereka datang. “ gomawo..” ujar Sehun pada waitersnya.

“bunyi hujan sangat mempesona.” Ungkap Kris lalu Yoona mengangguk tanda setuju dengan ucapan Kris. Sedangkan Sehun asyik menyeruput  Taro Bubble tenya serta memakan Tofu cheesecake yang dipesan Kris tadi.

“rintik hujan memiliki melodinya sendiri.” Ujar Yoona, masih membahas tentang hujan. Mereka lalu menikmati pesanan mereka. Kadang Kris menyuapi Yoona Tofu Cheesecake, kadang pula membersihkan noda Cheesecakenya yang ada diujung bibir gadis itu dengan sapu tangannya. Sungguh romantic.

Sedangkan Chanyeol hanya mnggeram kesal melihatnya. Lalu seorang  Waiter menghampirinya lalu memberikan daftar menunya yang memakai tulisan hangul itu.

“umm.. Café latte dan Plain waffle. Itu saja.” Kata Chanyeol lalu memberikan daftar menu pada waiternya.

‘semuanya 6, 800 won.’ Lalu Chanyeol melirik isi dompetnya. “aish, aku tak membawa kartu kredit dan uang yang aku bawa juga tak banyak. Ongkos pulang tak cukup. Ah, lagipula aku membawa ponsel, tak ada yang perlu dicemaskan.” Chanyeol lalu melirik kearah Yoona dan Kris, membuatnya kesal kembali. Kris tak melepaskan genggaman tangan mereka.

 

“ Noona, kenapa hujan bisa terjadi?” Tanya Sehun polos.

“bermula dari air laut menguap karena panas matahari. Uap air dilaut terkumpul menjadi satu. Kumpulan uap air itu lalu menjadi awan. Awan yang sudah banyak, turun kebumi menjadi air hujan, Hunnie.” Jelas Yoona. Sehun mengangguk-anggukan kepalanya dengan pelan.

Kris tertawa melihatnya. “Hun-ah, proses terjadinya hujan terdiri dari 5 tahap. Tahap pertama yaitu proses Evaporasi, yakni penguapan yang berasal dari air laut. Kedua, proses Transpirasi yakni penguapan yang berasal dari tumbuhan. Ketiga, proses Kondensasi yaitu pengembunan/terbentuknya titik-titik air. Keempat, proses pretisipasi yaitu turunnya titik-titik air kebumi. Terakhir, proses Inviltrasi yaitu meresapnya iar hujan kedalam tanah. Sedangkan siklus hujan terdiri dari siklus panjang dimana penguapan dari laut, turun hujan di daratan. Siklus sedang, dimana penguapan dari laut, turun hujan dipantai. Dan siklus pendek, dimana penguapan dari laut, turun hujan dilaut. Seperti kita tahu bahwa air dibumi adalah tetap, tidak akan bertambah ataupun berkurang.” Jelas Kris panjang lebar. Yoona lagi-lagi hanya bisa tersenyum.

‘penjelasannya susah sekali aku mengerti. Apa karena aku masih kecil yah?’ batin Sehun.

“jadi seperti itu yah.. aku pikir hujan turun karena Chanyeol Hyeon sedih.” Sahut Sehun sambil terkekeh. ‘Chanyeol hyeon? Apa Hyeon juga berada disini?’ batin Sehun lalu menoleh kesekitarnya, namun ia tak menemukan keberadaannya. ‘tidak biasanya.’ Pikir Sehun.

“Chanyeol oppa memang suka bercanda.” Tukas Yoona sambil terkekeh geli.

“Hyeon, lalu kalau jumlah air tetap, kenapa bisa terjadi banjir dan kekeringan seperti yang kita lihat diberita di tv yang menimpa Negara lain?” sehun bertanya kembali.

“Banjir dan kekeringan dapat terjadi karena beberapa hal, salah satunya adalah karena tidak berfungsinya funsi lahan dengan semestinya. Seperti lahan saat ini yang banyak ditumbuhi oleh rumah-rumah, gedung, jalan-jalan yang diaspal dan sebagainya. Semua itu tanpa disadari telah menghilangkan funsi lahan yang sebenarny adalah untuk lahan penyerapan air kedalam tanah, sehingga saat kemarau tiba akan timbul kekeringan dan ketika musim hujan akan timbul banjir.” Jelas Kris. Sehun mengangguk mengerti, walau sebenarnya tak terlalu paham.

“Dasom Noona!” Sehun memanggil Dasom, lalu Kris mengikuti arah pandang Sehun.

“sepertinya Dasom noonamu sedang sibuk, ia akan menghampiri kita nanti.” Ujar Kris, seperti yang dilihat memang seperti itu.

.

.

Dasom ingin menghampiri sahabat dan adik sahabatnya tersebut, apalagi Sehun telah memanggilnya namun ia harus menyelesaikan data pengeluaran Café. Namun tiba-tiba rekan yang menjabat sebagai pemilik Café ini selain dirinya datang.

“huh, hujan yang menyebalkan. Untung saja aku tak basah.”

“dari tadi aku menunggumu. Aku serahkan data pengeluaran padamu. Aku harus segera menghampiri sahabatku, Ye Won-ah.” Ujar Dasom lalu segera menghampiri sahabatnya.

Ye Won mendengus kesal, karena ia baru tiba sudah di sambut dengan data pengeluaran Café. Ia hendak menoleh kearah Dasom, namun salah satu karyawannya memanggilnya.

.

.

“ Hei, apa kabar sahabatku?” ucap Dasom lalu memeluk Yoona, dan ikut duduk bersama mereka.

“mian, anda siapa?” Tanya Dasom sebab heran dengan keberadaan pria yang tak ia kenal.

“apa Chanyeol telah operasi plastik hingga menjadi tampan seperti ini?” lanjutnya.

“Dia bukan Chanyeol hyeon, noona. Tapi dia Kris hyeon.” Sela Sehun.

“Kris Wu imnida.”

“oh, ne. Dasom imnida. Aku sahabat Yoona.”

“Yoong, ia tampan sekali. Sejak kapan kau mengenalnya?”

“aku tak sengaja bertemu dengannya saat makan malam di rumah kami dua bulan lalu. Siapa suruh kau tak datang.” Jelas Yoona.

“Lalu hubungan kalian?” Dasom bertanya lagi, kali ini untuk Kris dan Yoona.

“Hyeon telah menjadi kekasih Yoona noona.” Sehun yang menjawab membuat Yoona dan Kris hanya terkekeh dengan jawabannya.

“jeongmal?” pekik Dasom, dan hanya dibalas anggukan oleh Yoona.

“sudah sebulan, dan aku sungguh mencintai Yoona meski kondisinya tak bisa melihat. Ini adalah cinta buta.” Ujar Kris sambil mengecup pipi kiri Yoona, membuat  Dasom melihatnya iri sedangkan Sehun hanya asik dengan games diponsel Yoona.

Kris, Yoona, dan Dasom asik berbincang-bincang, dan ia tak mengerti dengan perbincangan ketiga orang dewasa tersebut dan ia juga telah lelah bermain games si ponsel noonanya. Sehun akhirnya merasa Bosan, dan  tiba-tiba ia sangat kaget dengan salah satu pengunjung di Café itu saat ia tengah melihat-lihat suasana Café yang ramai.

“seperti Chanyeol hyeon?!” gumam Sehun

“ada apa Hunnie?” tegur Yoona.

“gwenchana?” tambah Kris, di ikuti tatapan bingung Dasom.

“aniyo. Gwenchana eonni, hyeon.” Beritahu Sehun.

Setelah itu, mereka melanjutkan perbincangan mereka. Sedangkan Sehun, ia kembali melihat pengunjung pria itu. Dan benar saja itu adalah Chanyeol.

Chanyeol yang sadar tengah ditatap oleh Sehun, ia lalu menunjukkan tatapan marahnya pada Sehun. Kemudiab ia bergegas ke Toilet sambil berusaha tak ketahuan oleh Kris dan Dasom.

BRUKH!

Karena tak hati-hati, ia menabrak seseorang. Seorang yeoja tepatnya.

“mianhe, aku tak sengaja.” Yeoja yang ditabrak Chanyeol tersebut, meminta maaf, padahal yang salah adalah Chanyeol, karena tak melihat jalannya dengan baik.

“Lain kali gunakanlah matamu untuk berjalan, jangan hanya kaki yang kau andalkan.” Ucap Chanyeol lalu berlalu ke toilet.

“aish, angkuh sekali. Padahal aku sudah meminta maaf.” Sahut yeoja tersebut.

“oh, Tao oppa?” ujar yeoja tersebut lalu menghampiri  seseorang yang ia panggil dengan Tao oppa itu.

TBC

Thank you for reading, guys. Otte? Aku sangat berharap kalian menyukainya.  Sampai ketemu di chap 3. Istrinya Lay pamit.

12 thoughts on “(Freelance) Fated to Love You : Chapter 2

  1. YANG TAO dong 😊😊😊😊

    > yoongexo posted: ” Fated to love you Written by Nani hunhan With cast : > Park Chanyeol, Yoona SNSD, Kris Wu, Oh Sehun, and find it. Length : > Chaptered Disclaimer : this is just a fiction. If you don’t like don’t > read. All cast belong to GOD. But Srories are mine and pure ” >

  2. Ahh, pama-keponakan?? Brharap bkan kandung 😂 Spaya Happy ending 😅
    Okelah dtunggu aja klnjutannya!!
    FIGHTING!!!

  3. Hahahah… suka bnget!!! Keren apalagi^^ si Chanyeol cemburu yett!!! Udahh kacauin ajah kencan mereka *emang kencan? Kan ada Sehun* #plakk yehett! Chap selanjutnya ditunggu…

  4. q udah bc yg part 1 blm ya hehehe…..hub yg membingungkn jd chanyeol sk yooan yg kpnkkannya…tp yoon udah dijodohn…trs knp chanyeol bnc bgt ma sehun

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s