Cafe

tumblr_mckjvmMZHI1rhz3hco1_500

Cafe

apareecium // SNSD Yoona & EXO Xiumin // Romance, Fluff // All Rated

Hari ketiga Yoona bekerja sambilan di salah satu kedai kopi di tengah kota Seoul. Malam minggu, Yoona seharusnya berkumpul bersama teman-temannya di kedai kopi ini, bukannya membawa pesanan kopi yang dipesan oleh pelanggan di kedai kopi ini. Karena Yoona tidak berhasil mendapatkan beasiswa di Universitas dimana dia menekuni studinya sekarang, dia harus banting tulang seperti ini.

Yak!”

Hanya dengan sekali seruan dari laki-laki yang bertubuh ramping dengan kulitnya yang berwarna pucat tersebut, Yoona menoleh dengan cepat. Dia tersenyum manis kepada bos mudanya itu, “Ada apa, sajangnim?”

Sajangnim? Kepalamu! Cepat antarkan ini ke meja delapan,” balas laki-laki itu dengan nada yang ditekan.

Yoona hanya tersenyum manis, lalu menerima sebuah nampan dengan dua Americano di atasnya, lalu berjalan menuju meja delapan. Dia mendapati sepasang kekasih, si gadis hanya diam menatap ke luar jendela, sedangkan si pria menggoda gadis yang berada di hadapannya dengan aegyo-nya.

“Permisi, dua Americano?”

Si gadis menoleh, “Ah, iya.”

Yoona meletakkanya dua Americano di atas meja mereka, lalu membungkuk hormat, “Ailahkan menikmati.”

Dia kembali melangkah menuju dapur kedai kopi, lalu bertemu dengan bos mudanya disana. Dia membuang napasnya pelan. Bos mudanya itu baru saja masuk ke universitas, tapi sudah bisa membuka kedai kopi dan bisa dibilang kalau bos mudanya ini salah satu pengusaha sukses di umur mudanya yang bahkan baru menginjak 2o tahun. Ya, let’s don’t see his background. Tapi memang berkat ayahnya yang memodalinya juga, sih. Huh, nasib mereka berbeda sekali.

Yak! Kenapa bengong? Cepat ambil gelas kertas di lemari penyimpanan di belakang,” suruh si bos muda itu lagi.

“Baik, sajang–“

YakSajang apa? Bukankah sudah kukatakan untuk panggil aku apa?” potong si bos muda.

“Ya. Minseok-ssi.”

“Bukan.”

“Minseok oppa.”

“Bukan.”

Yoona menghela napasnya pelan, “Baik, Minseok.”

Dia melangkahkan kakinya menuju lemari penyimpanan di belakang sambil bergumam pelan, “Bukankah sudah kukatakan juga kalau aku tidak bisa memanggilnya begitu.”

Ya, selain hubungan bos dan karyawan. Umur mereka juga berjarak beberapa bulan. Tentu saja hal ini canggung bagi Yoona. Langkahnya terhenti di depan lemari besar. Dia membuka lemari dari bawah, baris kedua, ketiga, “Ah, dimana gelas kertas itu?”

Dia mendongakkan kepalanya, menatap lemari paling atas. Ugh, bagaimana dia bisa menggapai lemari setinggi itu? Dia menjinjit berusaha menyentuh gagang lemari tersebut. Ya, jangan salahkan Yoona untuk sulit menggapainya. Menjadi seorang gadis dengan tinggi yang seperti ini juga bukan kemauannya. Tiba-tiba ada yang membuka lemari itu dari belakangnya. Dengan cepat dia memutar tubuhnya dan dia mendapati sosok Kim Min Seok disana. Tersenyum menunjukkan giginya yang putih itu.

“Lain kali kalau tidak bisa bilang saja. Tidak usah memaksakan diri, okay?” ujar Minseok sembari mencubit hidung Yoona pelan.

Ah, semoga Yoona tidak jatuh kepada bos mudanya ini.

FIN

14 thoughts on “Cafe

  1. YEEE APAAN SIH MINSEOK GAUSAH GAYAGAYAAN GAUSAH SOK GENTLE BANGET HUH SEBEL😦 btw itu kok tiba-tiba ada Yeri ya vi…. apa yeri tuh adeknya yoona atau gimana…. (.__.) ETAPI KENAPA PENDEK BANGET SIH BIKIN GREGET ayo dong vi bikin yang panjang panjanggg! :<

  2. Halah umin, begaya banget, tinggi lu juga cuma beda 7 cm dari yoona ._.
    Tapi kusuka ceritanya, ringan tapi jleb. Bikin lagi dung yg kek gini. Manis ^ ^

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s