(SQ) POISON LIPS 4

YOONA-POISON-LIPS-R

AUTHORS : Firda Auliana

MAIN CASTS : Im Yoona X Park Chanyeol|

MINOR CASTS :– Lee Won Geun as Kim Yeol

GENRE : Fantasy,Romance| RATING : PG 17

Don’t be siders!

NOTE : Sebelum membaca ini di harapkan untuk membaca POISON LIPS awal.

******

“ Yoong, malam ini ada acara Daesang Award, dan oppa di undang ke acara itu. Tapi ada sebuah syarat di dalamnya, untuk membawa 2 orang keluarga ataupun orang yang penting. Kau tahu kan oppa tidak punya siapa-siapa lagi selain dirimu. Aku pusing siapa lagi yang harus aku bawa, padahal aku adalah tamu istimewa mereka”

Yoona melahap roti selai-nya dengan santai. Menatap Soo Hyun malas.

“ Oppa tahu kan, aku tidak suka acara seperti itu “

“ Oh Ayolah Yoongi, oppa adalah tamu penting mereka. Kau tidak inginkan oppamu ini di cap jelek oleh para netizen?”

“ Baiklah, tapi aku ingin mengajak Chanyeol, tidak masalah kan?”

Soo Hyun menghembuskan nafasnya, kemudian menatap adiknya yang kini tersenyum senang. Sejujurnya itu tidak terlalu baik baginya. Ia tidak ingin kehidupan adiknya terlalu mencuri perhatian para reposter. Terakhir kali, 3 Agensi besar, mengejar Yoona dan itu menjadi Hot News, yang membuat Yoona terus di kejar paparazi dan reporter, ia tidak ingin melihat kehidupan adiknya susah karna dirinya. Tapi kali ini Soo Hyun sangat membutuhkan Yoona untuk acara itu.

“ Baiklah, kau boleh membawa Chanyeol. Hitung-hitung dia bisa menjagamu dari serangan reporter nanti “

“ dia bukan hitungan oppa. Aku membawanya karna dialah yang hanya oppa kenal, selain teman selebritimu.”

“ Terserah. Sudah habiskan sarapanmu, Oppa akan mengan—“

“ Jangan!”

“ kenapa ?”

“ Aku tidak ingin lagi di krumuni. Lagi pula Chanyeol akan menjemputku” Yoona menatap jendela, di sana sebuah mobil BMW hitam terpakir jelas di halamannya, Chanyeol tengah bersandar di mobilnya dengan tangan terlipat di dada dan kaca mata hitam yang menambah taraf ketampanannya. Oh god.

“ Lihat, Chanyeol sudah menungguku. Oppa aku berangkat dulu” Yoona berdiri, menjinjing tasnya lalu mencium kedua pipi Soo Hyun dan berlari keluar.

Soo Hyun menatap mobil yang baru saja keluar dari halamannya, dalam diam ia bernafas lega. Sekarang ada yang bisa menjaga Yoona lebih baik darinya. Setidaknya jika ia menghilang, Yoona berada di tangan yang aman.

****

Yoona memasukkan potongan apel ke mulut Chanyeol. Kini mereka berdua berada di atap sekolah dengan beberapa orang yang sama dengan mereka. Tengah menikmati makan siang bersama teman-teman mereka. Mungkin Yoona adalah pengecualian, karna dia tengah menikmati makan siang bersama suaminya.

“ Jadi, malam ini kita akan pergi ?” Tanya Chanyeol, Yoona mengangguk dan kembali memasukkan potongan apel ke dalam mulut Chanyeol.

“ Apppa thidhak apa-apha khita kheshana ? ithu khan acrha penthing uhnthuk arthis”

“ kunyah dulu sayang, tidak baik berbicara dengan mulut penuh seperti itu” tegur Yoona. Chanyeol mengangguk, lalu menelan kunyahan yang ada di dalam mulutnya.

“ Apa tidak apa-apa kita kesana? itu kan acara penting untuk artis. ”

“ Tidak apa-apa. Di dalam undangan itu yang bilang begitu, jadi tidak masalah.”

Chanyeol menatap Yoona yang masih berkutat dengan apelnya. Lalu menatap wajah cantik istrinya.

“ Jangan berdandan terlalu cantik” ujar Chanyeol. Yoona mengerutkan keningnya, menatap Chanyeol.

“ Wae?”

“ Pria-pria akan memangsamu”

“ Akan aku pikirkan”

“ jangan Cuma di pikirkan tapi lakukan”

“ memangnya kau siapa?”

“ Aku? Aku Park Chanyeol, suami dari Kim Yoona. Pria paling tampan di dunia ini, yang paling menawan dan kaya raya. 2 hari lalu melakukan malam pertama yang panas penuh desahan dan ke-nhikmhthan “ Yoona memasukkan 5 potong Apel sekaligus ke dalam mulut berisik pria itu.

“ Ya! Jangan berkata seperti itu, orang-orang akan tahu” bisik Yoona. Chanyeol mengangguk  patuh.

“ nanti malam jam 8, jangan terlambat”

“ ingin naik mobil apa? Lamborghini, BMW, Ferari, Lykan, atau Bugatti? “

“ Park, kita hanya akan memakai Van agensi kakak ku”

“ Van? Oh ayolah, mobil ketinggalan jaman itu sudah tidak bagus lagi. Bagaimana Lykan Hyipersport, mobil itu menjadi bagian mobil sport favorit ku.”

“ tidak! Kita akan tetap memakai Van agensi kakak ku. Kita pergi bersama kesana, kalau kau memakai Lykan,itu hanya muat 2 orang saja.”

“ biarkan saja Soo Hyun Hyung yang memakai Van sendiri, dan kita berdua memakai lykan”

“Tidak bisa sayang, Kita harus kesana bertiga dengan satu mobil”

“ tapi-“

“ Sudahlah, jangan mempermasalahkan mobil, lebih baik kita masuk. Bel sudah bunyi 5 detik yang lalu”

Chanyeol menghela nafas, lalu mengangguk, beranjak keluar bersama Yoona.

****

Yoona menatap Chanyeol yang cemberut di sampingnya. Soo hyun hanya mengangkat bahunya cuek saat Yoona menoleh padanya. Bahkan pria itu tidak menatapnya. Apa dia marah?. Yoona terdiam sebentar memikirkan apa saja yang membuat suaminya itu cemberut dan sedikit kesal.

“ Sayang ada apa denganmu? Jangan cemberut terus nanti wajahmu menua”

“ Aku tidak peduli!” Chanyeol mengalihkan wajahnya ke jendela, membuat Yoona menghembuskan nafasnya. Yoona menangkup wajah Chanyeol menatap mata tajam suaminya.

“ Ada apa? Kau tahu, aku mulai kesal saat kau mulai mendiamiku. Sekarang jelaskan padaku apa yang terjadi padamu.” Yoona menatap dalam Chanyeol, sedangkan pria itu hanya menghela nafas.

“ Kau membuat ku kesal. Mulai dari mobil kemudian gaun. Lupakan tentang mobil, yang kupermasalahkan adalah gaunmu sayang. itu terlalu terbuka. Orang-orang bukan hanya melihatmu, mereka bahkan akan melotot mengeluarkan bola mata mereka” Chanyeol merengek menatap Yoona. Gaun hitam rendah dada, sisi kiri panjangnya sampai diatas mata kaki sedengkan sisi kanan berada di atas paha. Gaun ini cukup menggambarkan lekuk tubuh indah Yoona,dan itu membuat Chanyeol cemberut

“ Sayang, ini hanya gaun biasa. Kita sudah membahas ini setengah jam lalu” Yoona merengut. Soo Hyun menolehkan kepalanya menatap Yoona dan Chanyeol yang berada di belakangnya.

“ Jangan bertengkar lagi. Kalian pasangan yang ribut. Ayo kita keluar, kita sudah sampai.” Yoona dan Chanyeol mengangguk mendengar perkataaan Soo Hyun. Perlahan pintu mobil terbuka, dan mereka pun keluar.

Para wartawan, mulai mengangkat kamera  mereka saat Soo Hyun keluar dari mobil, di ikuti Chanyeol dan Yoona. Gadis itu tersenyum menyambut lampu blitzh yang datang pada mereka. Yoona menggandeng lengan kiri Chanyeol, dan lengan kanan Soo Hyun, saat berjalan di red carpet.

Para wartawan mendekat, mulai mengutarakan berbagai pertanyaan.

“ Soo Hyun-ssi apa ini adik anda ?”

“ Yoona-ssi apakah kau sudah memutuskan agensi apa yang akan kau masuki?”

“ Yoona-ssi berapa banyak agensi yang melamarmu?

“ Yoona-ssi siapa pria yang ada di sampingmu?”

“apa dia pacar anda?”

Beberapa wartawan mulai hilang kendali, rombongan wartawan itu mulai mendorong satu sama lain, berlomba mendapatkan penjelasan penting dari narasumber. Aparat keamanan berusaha masuk ke dalam rombongan, meleraikan keadaan yang mulai rusuh. Yoona mundur ke belakang Chanyeol dan Soo Hyun yang berusaha melindungi Yoona dari para Wartawan. Yoona meremas jas Chanyeol, matanya sudah tidak tahan menghadapi lampu blitzh yang terus bermunculan, bahkan kepalanya mulai pusing mendengar pertanyaan para wartawan.

Chanyeol merasakan tekanan Yoona, ia tahu istrinya itu kini berada dalam keadaan darurat. Chanyeol menarik Yoona kedalam pelukannya, menenangkan istrinya.

“ Tenang sayang, aku akan segera menyelesaikan ini” bisik Chanyeol. Soo hyun menatap Yoona penuh khawatir.

“ Apa dia baik-baik saja?” tanya Soo Hyun pada Chanyeol.

“ tidak begitu baik Hyung”

Soo hyun mengangguk paham. Ia sudah memperkirakan hal ini akan terjadi.

“ Chanyeol” gumam Yoona. Rahang Chanyeol mengatup mengeras.

“ Maaf Biasakah kalian berhenti! Kalian membuat istriku takut!” teriakan itu, mampu membuat wartawan berhenti. Mereka menatap Chanyeol yang mulai marah. Soo hyun pun tersentak kaget mendengar suara Chanyeol.

“ Tidak bisakah kalian tidak mengepung kami!, kalian bisa memintanya secara baik-baik! “

“ Maaf, atas teriakan tadi. Dia hanya mengkhawatirkan Yoona yang mempunyai kesehatan buruk bila bertemu dengan kerumunan orang dan tempat sempit. Sekali lagi maafkan kami, dan aku akan menjawab pertanyaan kalian. Yoona tidak akan masuk ke agensi manapun.”

“ apakah ada alasan, mengapa Yoona-ssi menolak 3 agensi besar itu?”

“ Kau tidak dengar tadi?! Apa itu tidak cukup?!” bentak Chanyeol.

“ Chanyeol sudahlah, lebih baik kita pergi” tegur Soo Hyun, pria itu membungkuk sopan. Lalu para keamanan membawa mereka pergi. Di belakang panggung Yoona duduk di dalam pelukan  Chanyeol, sedangkan Soo Hyun tengah berbicara pada menejernya.

“ Kau terluka?” Yoona memijit pelipisnya menggeleng mendengar pertanyaan Chanyeol.

“ Kau haus, ingin darah atau air putih?” bisik Chanyeol.

“ Yoona-ya minum ini dulu, kau akan merasa lebih baik” Soo Hyun datang dari arah belakang, menyodorkan sebotol air minum pada Yoona, yang langsung di minum habis.

“ Kau ingin pulang atau tetap ingin disini?”

“ Aku akan tetap disini, aku ingin melihat oppa mengambil perhargaan itu” Yoona tersenyum manis, memeluk Soo Hyun. Soo Hyun menatap Chanyeol tajam.

“ Apa maksudmu, Yoona sebagai istrimu? Oh.. Park Chanyeol kau membuat gosip baru lagi”

“ Maaf Hyung, aku benar-benar muak dengan para wartawan itu, perkataan itu benar-benar tidak sengaja hyung” Chanyeol menatap Soo Hyun menyesal.

“Sudahlah, lain kali ku harap kau tidak melakukan hal bodoh seperti itu Chanyeol, kau bisa membahayakan Yoona”

*****

“ Wah itu EXO! Astaga mereka sangat tampan!”

Chanyeol menatap malas melihat Yoona tengah berteriak saat sekumpulan pria yang bernama EXO, mulai menari. Aku merasa dikhianati, bahkan aku lebih tampan dari mereka.

“ E! X! O!!!” Chanyeol menutup telinganya mendengar teriakan nyaring istrinya. Ia berani membayar siapa-saja agar para EXO itu enyah dari pangsung sialan itu.  Chanyeol meringis memperhatikan istrinya yang sangat girang, bukankah tadi dia sangat lemas? Bahkan rasanya aku hampir mati melihatnya begitu lelah, tapi sekaranbg, lihatllah..

“ sayang jangan berteriak seperti itu, nanti tenggorakan mu sakit”

“ sayang aku senang sekali bisa melihat EXO dari jarak dekat seperti ini, ah.. apa aku sedang bermimpi”

“ bukankah mereka satu agensi dengan Soo Hyun hyung, kau bisa dengan cepat bertemu mereka melalui kakakmu”

“ mereka terlalu sibuk Chanyeol”

“ lalu ?”

“ lalu apa?”

Chanyeol merotasikan bola matanya malas, ia memilih mengabaikan Yoona dengan wajah cemberutnya, menatap setengah hati pria-pria berengsek yang mengambil perhatian istrinya. Yoona hanya tertawa kecil melihat Chanyeol. Tangannya mengenggam tangan Chanyeol, yang membuat pria itu menatap balik ke arah Yoona.

“ Tenang suamiku, hanya kau yang aku cintai.” Chanyeol tersenyum, membawa Yoona bersandar di pelukannya.

“ Ingin bertemu mereka?”

Yoona menatap bingung Chanyeol. Bukankah tadi dia cemburu.

“ Wow, apa ada hal terselebung di balik ini?”

“ Tidak sayang, sekalian aku ingin bertemu adik sepupuku?”

“ Adik sepupu ? apa hubungannya dengan EXO.. tunggu–jangan bilang—“

“ Ya, adik sepupuku adalah seorang idol, dan dia ada di grup EXO. Kim Jong In, Kai”

“ Kai? Astaga!”

“ Ah.. mereka sudah selesai, ayo kita bertemu mereka”

***

Yoona mengamati pintu ruang tunggu yang ada di depannya, rasa tegang dan berdebar terus menghantui Yoona. Sebentar lagi dia akan bertemu dengan grup favoritnya. Astaga!.

“ Ayo sayang, jangan grogi seperti itu”Chanyeol membuka pintu yang langsung di sambut dengan tatapan tanya dari para member EXO.

“ Chanyeol!, long time no see bro” Kai berseru keras, yang hanya dibalas senyuman singkat dari Chanyeol, sedangkan Yoona hanya menunduk di belakang punggung Chanyeol, dirinya terlalu tegang. Kai merasakan itu, ia sedikit melihat sosok yang ada di belakang sepupunya. Melihat itu, Chanyeol menarik Yoona, melingkarkan tangannya ke pinggang istrinya.

“ perkenalkan dia Yoona, dia adala—“

“ Chanyeol Oppa, aku merindukanmu!” suara teriakan lengking itu, membuat beberapa orang tersentak kaget, apalagi saat gadis itu langsung memeluk mesra Chanyeol, dan tak tahu kapan, Yoona bisa jauh dari genggaman Chanyeol.

Chanyeol sendiri hanya terdiam saat gadis ini memeluknya dengan tololnya Chanyeol hanya terdiam merasakan bibir gadis itu melumatnya dengan mesrah, bahkan tanpa Chanyeol sadar, ia membalas ciuman itu.

Yoona terdiam, entah apa yang harus ia lakukan. Pikirannya berontak tapi entah kenapa tubuhnya hanya diam membeku. Matanya menatap nanar bibir yang saling bertautan itu. Bahkan chanyeol sangat menikmatinya. Miris.

Kai yang menyadari itu hanya menghela nafas. Dengan kasar ia menarik gadis itu dari Chanyeol, teman baiknya, atau mungkin bisa di katakan Mantan Chanyeol.

“ Ahn Yura, berhenti! Apa yang kau lakukan?!”

“ Apa?, aku hanya bertukar rindu dengan Chanyeol oppa, aku hanya menciumnya. Oppa aku sangat merindukanmu, apa kita bisa bercumbu seperti dulu lagi, aku benar-benar merindukanmu saat kau menggeram kenikmatan, itu sangat sexy.” Yura memainkan tangannya, mengusap jari jemarinya ke dada Chanyeol, menggoda pria itu.

Yoona merasakan debaran menyakitkan, walaupun dia adalah Vampire, tetapi rasa sakit itu masih ada. Kenapa dia hanya diam, apa dia menikmatinya juga ? begitukah dirimu yang sebenarnya Park Chanyeol? Mereka sudah bercumbu..

Yoona tersenyum miris, sudah pasti Chanyeol memiliki ketertarikan dengan wanita itu. Tinggi, tubuh berisi sexy, dan wajah cantik, siapa yang tidak menginginkannya. Wanita itu sangat mengugah selera para pria.

Yoona memilih melangkah mundur, dan berlari pergi dengan tubuh bergetar sedih. Kai menatap jengah Chanyeol yang tidak peduli. Dengan kasar Kai kembali menarik Yura menjauh dan satu pukulan membubuhi Chanyeol hingga pria itu tersungkur. Semua orang kaget, bahkan para member yang sedari tadi diam, sontak berdiri dan menahan Kai, untuk tidak bertindak lebih jauh lagi.

“ Kau berengsek Park Chanyeol, kau tidak punya harga diri. Mencium wanita lain di depan istrimu? Kau gila?!” Chanyeol tersentak, lalu memandang sekitar tidak menumukan Yoona di manapun. Chanyeol menatap Kai, sedangkan yang di tatap hanya menatap tajam Chanyeol.

“ Oppa, Kau baik-baik saja? Kai apa yang kau lakukan, kau membuatnya terluka.” Seru Yura, seraya membantu Chanyeol berdiri. Kai mendesah jengkel.

“ Berhenti bicara, bitch! Dan kau!” Kai menunjuk Chanyeol.

“Kau tidak pantas mendapatkan wanita baik seperti istrimu. Urus saja pelacur itu” Kai menghentakkan tangan Chen yang menahannya, Kai berlalu pergi meningalkan ruangan itu. Ingin bertemu Yoona, hanya ingin menenangkan wanita itu.

Chanyeol terdiam, nyawanya seperti di tarik kembali ke dunia nyata, dia berlari meninggalkan ruangan itu, tidak memperdulikan teriakan Yura.

Yoona berhenti berlari, tumitnya terasa sakit. Ia duduk di taman yang tak jauh dari gedung acara itu. Dengan kasar Yoona melepas heels-nya. Menghapus air mata yang entah sejak kapan telah mengalir. Yoona menutup mulutnya, meraung, menangis dalam diam. Dia tidak ingin memulai keributan yang menarik perhatian orang-orang. Ia hanya ingin menangis sendiri.

Rasanya sangat menusuk, ya sangat menusuk. Seperti mendapati suami yang berselingkuh di depan mata sendiri. Bagiamana bisa dia hanya diam menikmatinya, apakah dia tidak menyadari kehadiranku? apakah aku hanya pelampiasan pria itu?.

Hal ini membuat Yoona memutar kembali ingatanya akan persyaratan yang di ajukan Chanyeol saat pertamakali menjadi Vampire. Semua itu bohong.

 “ ke dua, tidak boleh memiliki hubungan dengan laki-laki manapun, kecuali hubungan teman dan saudara,keluarga. Aku bisa menoleransinya.”

Yoona tertawa hambar, seharusnya dia bisa menjadi wanita yang lebih pintar lagi. Seharusnya ia tahu maksud perkataan itu. Tidak boleh memiliki hubungan dengan laki-laki manapun, tapi bagaimana dengan Chanyeol? Apa itu pengecualian baginya? Bisa memiliki hubungan dengan perempuan manapun?. Sial. Ya benar-benar sial.

“Keluarkan semuanya Yoona, jangan menahan diri. Kau bisa menangis sekeras mungkin, bahkan jika ingin berteriak,berteriaklah. Kau membutuhkan itu semua” Yoona menatap pria yang berdiri di depannya. Kai. Cukup dengan kata-katanya mampu membuat Yoona melepas tangannya yang membekap mulutnya sendiri lalu menangis sekeras mungkin.

Kai menatap yoona sedih,tangisannya benar-benar menyayat hatinya yang sudah lama mati. Perlahan kai melangkah mendekati Yoona, memeluk Yoona erat. Sesekali mengusap punggung Yoona, mencoba menenangkan gadis itu.

Chanyeol terdiam, melihat dua orang yang saling berpelukan. Seharusnya dialah yang memeluk Yoona, bukan Kai. Harusnya dialah yang berada di sana!. Tetapi Chanyeol hanya bisa menahan diri, dialah yang salah, dia hina, dirinya tidak tahan atas godaan Yura. Chanyeol benar-benar bodoh, bahkan melebihi itu.

Dan di saat itu juga, Chanyeol sadar, dia membuat Yoona menjauh darinya. Sejak saat itu persaannya berubah, entah apa yang terjadi, dirinya kembali tertarik oleh Yura dan Yoona hanya menjadi angannya belaka. Apakah ini hanya pelampiasan?.

To be Continued…

39 thoughts on “(SQ) POISON LIPS 4

  1. ya ampun… part ini bikin jengkel bangett sihhhh… sebel… chanyeil tuh b*go ato apa sih…. ya ampun… ga suka ga suka ga sukaa…. hate you chan…

  2. Astaga,berapa bulan gk buka blog ini sampai” ketinggalan bnyk chap.. Jdi Chanyeol cuma jadiin yoona pelampiasan setelah dia rebut mahkota yoona,jadiin istrinya juga trusnaru sadar gara2 yura datang ? Oke fiks chanyeol minta dibantai lu -_- yoona sma kai/kim yeol aja lah. Izin bca chapt slnjtny y thor. Keep writing n FIGHTING!!

  3. chanyeol ko begitu thorr sma yoona kan kasian yoon nya ,yang cuma dijadiin pelampiasan aja sama chanyeol . gara ditinggalin sama yura !!
    tunggu next chapter selanjutnya ….
    semangat thorr & jangan lama” hehhe

  4. Kasian yoona…Bukannya di awal cerita,yoona itu kekasih chanyeol yg meninggal trz dia nyesal dan ga bakal mw kehilangan yoona lgi…Tpi knp sekarang malah jadi yoona cuma pelampiasan???
    Jgn bikin yoona ada moment sama kai author…Mending sama cast yg lain…Klo sama kai ceritanya udah agak pasaran saudara suka sama cewe saudara’a sendiri…
    Klo bisa cast’a itu musuhnya chanyeol biar lebih seru…

  5. Huewwwsss Chanyeol holkay cuyy kkkkkk dan juga Kai? Sepupu Chanyeol? Aku kira bakalan si Thehun, ahh tapi masih member trio bangsadt kan? *bhakk😂🔫

    WHAT!!!!!!!!!!!! APA ITU!? YAK PARK CHANYEOL. TEGANYA DIRIMU…. *notip jebol* Akkkhh… Chanyeol perasaan.y mudah berubah a.k.a gak Setia!!!!! Pengen tak jambak2 rambutmu! *Okay ini berlebihan*

    Kayaknya konfliknya mulai muncul nihh😀 kasian Yoona… Next chapter aku tunggu!

  6. Yaampun chanyeol jahat banget ihh nyebelin banget dia yang bilang peraturan itu tapi dia yang ngelanggar. Thor bikin moment kai sama yoonanya banyak dong biar chanyeol sadara sama cemburu. Jangan lama lama yah lanjutannya hehehehe

  7. gampang banget chanyeol bilang gitu .
    cuma pelampiasan,bener”.
    liat aja pasti dia akan nyesel kalo yoona sama laki” lain.

  8. Chanyeol gampang banget berpaling nya, kasihan Yoona. Jahat. Tuh cewek jalang ngapain sih nongol segala, ganggu Chanyoon aja. Ayo thor, next chap bikin Chanyeoll nyesel. Senyesel-nyeselnya.
    Daebak thor. Next chap ditunggu ya😁. Hwaiting!!

  9. Ehh Chanyeol nyebelin banget ..
    Yoona cuma di jadiin pelarian??
    Gila aja udah ngelakuin hal yg jauh trus cuma jadi pelarian.
    Chanyeol ko plin-plan sih gk konsisten sama apa yg dia pilih malah kegoda lagi Ama Yura …
    Next Thor kalo bisa jangan lama-lama😂😂😁😁😁
    Keep Writing😉

  10. Astagaa chanyeolll bikin kesel wae
    Kasian yoona
    Itu soohyun kalau tau gimana yaa
    Next chapt ditunggu thor

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s