[Freelance] My Wedding

Tittle : My Wedding

Author : Shin Hee na | @shinheena | shinheena.wordpress.com

Lenght : Oneshoot

Rating : G

Genre : Romance, Marriage life

Main Cast : – Im Yoon Ah

– Byun Baekhyun

Other Cast : Find in the story

Dislaimer : this story belong is mine. Sorry for typo! Plagiator? Doesn’t allowed here. And it’s the last chapter.

November 2016 – ©Shin Heena

Happy Reading!

“The key for a happiness is when you thankful for the grace that God has given.”

Seorang namja tampan berdiri tegak di cermin besar yang menampakan dirinya dan terlihat ujung bibirnya tertarik menandakan dirinya tengah tersenyum. Byun Baekhyun atau sering disapa Baekhyun sebelumnya tidak pernah menyangka bisa menikahi gadis impiannya yang sudah diincarnya selama dua belas tahun yang lalu, Baekhyun hanyalah namja cupu, pemalu, pendiam dan ceroboh namun seorang yeoja yang merupakan primadona kampusnya mau menerimanya sebagai calon suaminya kelak. Baekhyun dan Yoona memang sudah bersahabat sejak mereka berusia 5 tahun meskipun Baekhyun lebih muda dua tahun dari Yoona. Apakah kalian pernah mendengar kisah cinta Nobita dan Shizuka? Seperti itulah juga kisah cinta mereka, Yoona yang selalu mengingatkan Baekhyun, Yoona yang selalu menghibur Baekhyun dan Yoona yang mengorbankan segalanya hanya untuk Baekhyun serta Baekhyun yang selalu bergantung kepada Yoona. Ia masih ingat saat dia melamar seorang Im Yoon Ah.

 

Flashback

“Yoona? Jadilah isteriku!” celetuk Baekhyun

“Mwo? Kau bercanda?”

“Aku tidak bercanda, Aku tau ini memang konyol. Tapi jujur aku menyukaimu sudah sangat lama, aku tau aku memang tidak pantas mendampingimu, aku ini namja bodoh,pemalu dan selalu bergantung padamu, tapi percayalah aku serius mengatakan ini, aku ingin menikahimu, aku ingin membahagiakanmu”

“Baekhyun? Ne, Aku mau menikah denganmu” Yoona tau pasti Baekhyun akan mengatakan ini, dan tak ada alasan lain untuk menerimanya, ia memang menyayangi Baekhyun namun terkadang sifatnya membuat Yoona ragu kepada Baekhyun dan ia juga harus menerima kenyataan, kenyataan bahwa Yoona tidak benar – benar menyukai Baekhyun.

Flashback End

 

.

Disisi lain, seorang yeoja cantik berdiri tegak di ruangan rias, ia terlihat sangat cantik dengan gaun putihnya ditambah lagi accesoris mahkota dikepalanya serta make up yang terkesan natural. Seseorang menepuk pundaknya pelan

“Yoong? Kau yakin dengan pilihanmu?” ujar Sooyoung-sahabat  Yoona, bahkan sahabatnya pun meragukan Baekhyun

“Aku sangat yakin, Aku tau banyak orang yang tidak menginginkan pernikahaan ini tapi aku yakin semua akan berjalan dengan baik, aku bisa merubah Baekhyun menjadi namja yang lebih baik”

“Aku tau kau pasti bisa”

.

Kini pemberkatan pernikahan segera dimulai, pengantin pria berdiri didepan altar menunggu sang pengantin wanita. Terlihat pintu gereja terbuka dan menampakan sosok Yoona yang didampingi oleh Ayahnya, mereka berjalan perlahan menuju altar. Bisa terlihat Baekhyun sangat gugup karena sedari tadi ia terus memainkan jarinya. Yoona dan Ayahnya tiba dialtar.

“Baekhyun, mulai saat ini kuserahkan puteriku kepadamu, dan tanggung jawabmu sekarang adalah menjaga dan membahagiakan puteriku” ujar Ayah Yoona sambil menyerahkan tangan Yoona kedalam tangan Baekhyun

“Ne Appa, Aku akan selalu menjaga dan membahagiakan Yoona” ujar Baekhyun sambil memegang tangan Yoona

“Saudara yang terkasih tibalah saatnya bagi kita memulai acara pemberkatan pernikahan, kedua calon pengantin diminta berlutut didepan altar” ujar sang pendeta

Yoona dan Baekhyun berlutut menghadap altar dan pendeta mulai membacakan doa – doa.

“Byun Baekhyun dan Im Yoon Ah, Sungguhkah kalian dengan hati bebas dan tulus ikhlas hendak meresmikan pernikahan ini?” tanya sang pendeta

“Ya, Sungguh” ujar mereka serentak

“Silahkan berhadapan dan ucapkan kesepakatan pernikahan kalian” pinta sang pendeta

“S-saya B-byun Baekhyun memiliih engkau, Y-yoon-“ Baekhyun memghentikan perkataannya, demi apapun juga mengapa ia harus lupa dengan janjinya, seluruh jemaat memandang aneh dirinya.

“Byun Baekhyun bisa kau ulangi? Kau hanya perlu tenang” ujar sang pendeta

Baekhyun mengela nafas sejenak “Saya Byun Baekhyun memilih engkau, Im Yoon Ah menjadi suam-maksudku menjadi isteri saya. Saya berjanji untuk-“ Baekhyun berpikir sejenak, sialnya ia benar benar lupa apa yang harus dia katakan, ia berbisik kepada salah satu pendeta lainnya untuk mengijinkannya melihat teks,namun sepertinya Yoona tidak menyetujuinya.

“Baekhyun! Ini pernikahan kita! Bisakah kau serius, tidak perlu melihat teks katakan saja yang ingin kau katakan” bisik Yoona

Baekhyun kembali menghela nafas, sekarang ia harus tenang dan ia pun mengulangi perkataannya “Saya Byun Baekhyun memilih engkau, Im Yoon Ah menjadi isteri saya. Saya berjanji untuk selalu menjaga engkau, menyayangi engkau dalam untung maupun malang dalam sedih maupun susah. Saya akan selalu mengabdikan diri sebagai suami yang setia dan selalu mencintai engkau sampai mau memisahkan” kata kata itu keluar begitu saja dari mulut Baekhyun, ia tau ini tidaklah sesuai dengan rencana awal namun apa salahnya menggunakan kata – katanya sendiri.

“Saya Im Yoon Ah memilih engkau, Byun Baekhyun menjadi suami saya. Saya berjanji untuk setia mengabdikan diri kepadamu dalam untung maupun malang, diwaktu sehat maupun sakit. Saya mau mengasihi dan menghormati engkau sepanjang hidup saya” ujar Yoona sambil berusaha menahan air matanya

“Atas nama Gereja Allah, dihadapan para saksi, Saya nyatakan kalian resmi menjadi sepasang suami – isteri yang sah. In the name of God and Son and Holly Spirit. Amen” kini mereka berdua sudah sah menjadi sepasang suami isteri.

“Sekarang pasangkanlah cincin di jari manis mempelai secara bergantian” ujar sang pendeta

Baekhyun mengeluarkan kotak berisi cincin dengan inisial Y&B, lalu Baekhyun mulai memasangkan cincin di jari manis Yoona, namun belum sempat memakaikan cincinnya, tiba – tiba cincin itu terjatuh dan mengelinding ke arah bangku jemaat. Baekhyun pun sangat panik, ia mencoba menemukan cincin itu, tapi setelah lima menit mencari cincin itu tak ditemukan dan untung saja Sooyoung-sahabat Yoona membawa cincin cadangan yang sama persis dan pendeta meminta Baekhyun untuk menggunakan cincin cadangan itu, awalnya Baekhyun menolak, tapi berhubung para jemaat yang menatapnya dengan tatapan aneh akhirnya ia mau menurutinya. Baekhyun telah selesai memakaikan cincin di jari manis Yoona.

“Im Yoon Ah, terimalah cincin ini sebagai tanda cinta dan kesetiaanku. In the name of God and Son and Holly Spirit. Amen

Lalu sekarang giliran Yoona untuk memasangkan cincin itu di jari manis Baekhyun

“Byun Baekhyun, terimalah cincin ini sebagai tanda cinta dan kesetiaanku. In the name of God and Son and Holly Spirit. Amen

Semua jemaat yang menyaksikan pemasangan cincin bertepuk tangan bahkan diantara mereka ada yang merasa iri dengan mereka berdua. Acara selanjutnya yaitu hand boqute, semua orang berusaha untuk mendapatkan bunga yang akan dilempar karena mitosnya siapapun yang berhasil menangkap bunga itu maka dipercaya akan segera menikah.

1 …. 2 … 3 …

Hop

Bunga itu terlempar dan didapati Sooyoung berloncat – loncat kegirangan karena dialah yang berhasil menangkap bunga itu, bahkan diantara kerumunan orang ada yang berdecak kesal karena tidak berhasil mendapatkan bunga itu. Dan itu juga merupakan acara terakhir dari pernikahan ini, Yoona dan Baekhyun dipersilahkan untuk beristirahat sementara para undangan menyantap makanan yang telah disediakan diluar gereja.

.

Baekhyun dan Yoona terduduk disalah satu bangku gereja, disana hanya terlihat mereka berdua saja

“Yoong? Aku tau kau ragu menikah denganku,Ya aku memang ceroboh, pelupa, bertindak seperti anak kecil, pemalu dan lainnya. Tapi satu hal yang harus kau tau, Aku sangat mencintaimu dan aku berjanji akan selalu membahagiakanmu. Jadi beri aku satu kali kesempatan untuk membuatmu tidak ragu kepadaku” Baekhyun menundukan kepalanya berusaha agar air matanya tidak terjun bebas

“Oppa, jangan seperti ini! Aku mencintaimu, aku hanya ragu kau akan meninggalkanku, itu saja Oppa!” Yoona tau sepintar – pintarnya dia menyembunyikan kebohongannya, pasti Baekhyun akan mengetahuinya. Saat ini yang hanya dia perlukan adalah waktu, Yoona memang mencintai Baekhyun, dia hanya ragu nantinya Baekhyun tidak bisa menjadi kepala keluarga yang benar.

“Mianhae Yoona, Aku sudah banyak menyulitkanmu” usahanya menjaga cairan bening dipelupuk matanya gagal, air matanya terjun bebas dipipi indahnya

“Oppa! Uljimayo! Aku menyayangimu” Yoona terisak

“Ah ini, Cincin yang aku jatuhkan tadi, pakailah” ujar Baekhyun memberikan cincin yang sempat menghilang tadi

“Kau mencarinya?”

“Tentu saja, Ini pertama kalinya aku memberikanmu sesuatu, aku tidak mau kehilangan benda ini” ujar Baekhyun sambil melepas cincin Yoona dan menggantikannya dengan cincin itu

Oppa, Saranghaeyo” ujar Yoona sambil memeluk Baekhyun erat

Nado Saranghae Yoong”

.

Six years latter…

“Eomma, Appa tidak mau bermain denganku” isak seorang anak yang berusia lima tahun

“Baekhyun! Ireona ppali! Anakmu menangis!” bentak Yoona kesal karena suaminya tak kunjung bangun

“Aku sudah bangun Yoong. Eunji, kemarilah” pinta Baekhyun

“Appa, bermainlah denganku” pinta Eunji kecil

“Eunji, kau kan anak perempuan, jadi bermainlah dengan Eomma didapur” kata Baekhyun yang sepertinya belum sepenuhnya bangun

“Eomma lagi memasak, kata Eomma, Aku bermain dengan Appa saja”

“Yoong, ajaklah Eunji memasak!” pekik Baekhyun yang memang jarak dari kamarnya ke dapur cukup jauh

“Kau gila! Anak kita baru berumur lima tahun, dia mana mengerti soal memasak! Byun Baekhyun, ajaklah anakmu itu bermain! Kau ini kerjaannya hanya tidur saja” pekik Yoona

“Arraso” kata Baekhyun

“Appa, Eomma mengapa galak sekali” ujar Eunji polos

“Eommamu memang dari dulu galak, kau mau mendengar cerita tentang Eommamu?”

“Ne”

“Yakk! Byun Baekhyun! Berhenti mengosip tentangku, dia masih kecil!”

“Eunji yang memintaku bercerita!”

“Tapi kau kan bisa menolaknya, Aku tuh tidak galak! Aku hanya kesal”

“Sama saja”

“Byun Baekhyun! Awas kau!”

Dan pagi mereka dilewati dengan celotehan celotehan dan pertengkaran kecil anatara mereka berdua.

 

 

4 thoughts on “[Freelance] My Wedding

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s