[Freelance] Rock Me

rock

Tittle : Rock Me || Maincast : Yoona SNSD, Chanyeol EXO || Genre : love, romance, AU || Length :oneshoot || Rating : T

 

Ini ff pertama aku yang aku kirim ke sini, semoga suka ya, jangan lupa baut visit blog pribadi aku juga di babythinkgirl.wordpress.com

Oke happy reading ..

“ setidaknya kau harus memberi aku satu alasan kenapa aku harus tidak menyukai pria itu “
“ tidak ada! Ya tentu saja tidak ada alasan yang bisa membuat aku melupakan pria itu! Sungguh aku sangat menyukai pria itu”
Ini adalah keberapa kalinya yoona harus berpikir kenapa dia harus membenci pria dengan tatto disekujur tangannya dan sebuah anting yang berada di sudut bibir kiri dan di telinga kanannya . sungguh yoona sangat mencintai semua yang ada pada idolanya itu – Park Chanyeol . chanyeol adalah seorang penyanyi beraliran rock dengan berjuta-juta fans dan mungkin hampir semua diantara mereka adalah seorang sasaeng  fans . dari beberapa situs yang yoona baca yang membeberkan info tentang pria itu , park chanyeol selalu mendapatkan surat dari banyak fans yang meminta chanyeol untuk meniduri mereka. Semua cara mereka lakukan agar bisa mendapatkan chanyeol.
“ dasar perempuan jalang apa mereka tidak memiliki rasa malu lagi ? sungguh wanita murahan “ yoona mengumpat dalam hati atas apa yang dilakukan oleh fans chanyeol itu.
“ tapi setidaknya mereka berusaha lebih keras dari pada aku . sungguh fans yang luar biasa “ sebuah senyum pun terukir di bibir yoona.
.
.
.
“ aku mendapatkan tiket konsernya!! Yeahhh ini benar-benar luar biasa . setidaknya kerja kerasku untuk berdesak-desakan diantara ribuan orang itu membuahkan hasil “ yoona langsung merebahkan badannya di kasur miliknya dan memeluk erat tiket yang baru saja ia dapat.
“ hmm sekarang yang harus aku lakukan hanyalah berdandan cantik untuk konser minggu depan yang setidaknya menjadi wanita menawan untuk satu hari cukup menyita banyak waktu ku “ yoona bangun dari kasurnya dan langsung duduk di kursi rias tepat di depan kaca besar di depannya.
“ wajahmu tidak terlalu buruk Im yoona , ayolah kau hanya butuh mengoleskan sedikit lipstick merahmu dan memberikan sedikit bedak di kulit wajahmu kau akan terlihat bagaikan seorang putri “
Saat yoona hendak memakaikan lipstick merahnya tiba-tiba ibunya –Taeyeon berteriak memanggilnya dari lantai bawah sehingga membuat sebuah goresan lipstick di sekitar bibir yoona . “ tolong belikan kentang di minimarket depan, ibu akan memasakan sup untukmu “
Saat melihat ke kaca yoona hanya mendengus kesal karena wajahnya kini berantakan karena goresan lipstick di sekitar bibirnya . “ baiklah bu “
.
.
.
Yoona berjalan menuju minimarket yang tidak terlalu jauh dari rumahnya, sepanjang jalan ia hanya menikmati angin yang membelai lembut kulitnya. Dan akhirnya yoona tiba di sebuah minimarket dan memasukinya . tanpa berlama-lama yoona langsung pergi ke tempat khusus sayuran dan mengambil kentang yang telah terbungkus rapi di dalam plastik dengan santai yoona pun mengambil kentang itu lalu berjalan menuju meja kasir . saat yoona menuju meja kasir ada seseorang yang hendak membayar belanjaannya , yoona hanya berdiri di belakang orang itu dengan bentuk badan yang tinggi dan berisi dengan menggunakan jaket kulit hitam dan memakai topi hitam di kepalanya. Yoona hanya membuat balon dari permen karet yang dimakannya sembari menunggu gilirannya membayar .
“ benar-benar pria maniak sex bagaimana bisa dia membeli kondom sebanyak itu “ yoona hanya tertawa acuh melihat pria yang berada di depannya itu “
“ terima kasih “ kata pria itu pada penjaga kasir lalu berbalik meninggalkan minimarket itu . saat hendak meninggalkan minimarket yoona tak sengaja melihat wajah pria itu sesaat lalu meletakan kentangnya di meja kasir namun tiba-tiba yoona tersadar dan pergi berlari meninggalkan kentangnya di meja kasir . yoona keluar dari minimarket dan menoleh ke kanan dan ke kiri lalu dia berlari ke arah kanan lalu menemukan sebuah gang kecil yang sempit dan sedikit gelap karna cahaya matahari tak seluruhnya masuk ke dalam gang itu tanpa pikir panjang yoona pun memasuki gang itu dan menarik tangan seorang pria berkaca mata hitam yang ia temui di minimarket tadi . dengan napas yang terengah-engah yoona memandang wajah pria itu “ kau… kau park chanyeol kan ? “
Beberapa saat keheningan menghampiri mereka dan akhirnya pria itu membuka kaca mata hitamnya dan memandang wajah yoona lekat “ bagaimana kau bisa menyadarinya ? padahal penampilanku sekarang benar-benar menunjukan kalau aku bukanlah park chanyeol “ pria itu hanya tertawa melihat yoona yang belum menstabilkan napasnya.
“ bagaimana mungkin aku tidak menyadarinya aku sangat mengidolakanmu, aku akan tau itu kau atau tidak bagaimanapun penampilanmu “ yoona tertawa.
Keheninganpun kembali menyapa mereka lalu yoona pun membuka suara agar tidak terasa canggung “ kau… untuk apa kau disini ? “ yoona bertanya hati-hati dan memandang setiap sudut gang itu
“ apa kau adalah salah satu fans ku ? “
“tentu saja “ yoona kembali menatap chanyeol yang sedang menatapnya
“kalau begitu bisakah kau menyimpan rahasiaku yang belum diketahui oleh publik ? “
Yoona hanya menatap chanyeol dengan wajah bingung, karena melihat reaksi yoona chanyeol langsung mendorong yoona ke arah dinding gang itu lalu mencium bibir yoona kilat dan menatap manik mata yoona yang berbinar . kini jarak antara wajah yoona dan chanyeol hanya terpaut kurang lebih 5cm saja “ bisa … aku bisa menyimpan rahasiamu “ jawab yoona . chanyeol pun menjauhkan wajahnya dari yoona dan memberikan yoona tempat untuk bernapas dengan normal kembali .
“ ayo ikut aku “ tanpa menunggu jawaban yoona chanyeol langsung menarik tangan yoona dan menuju ke sebuah gudang yang cukup besar namun kurang pencahayaan.
“ tempat apa ini ? “ Tanya yoona memandangi setiap sudut tempat itu yang berisi banyak kayu, ban dan bahkan meja yang berserakan dimana-mana.
“ disinilah tempatku menghilangkan penatku dari berbagai pencahayaan kamera-kamera sialan itu “ jawab chanyeol dan melepaskan genggamannya dari tangan yoona dan berjalan menuju sebuah meja yang berada di tengah-tengah ruangan itu. Yoona hanya berdiri di tempatnya berada sembari memandangi semua isi ruangan itu.
“ siapa namamu ? “ Tanya chanyeol yang duduk di sebuah meja dan mengeluarkan sebatang rokok dari bungkusnya dan memasukannya ke dalam sudut bibirnya .
“ yoona .. namaku Im yoona “ jawab yoona yang mulai berjalan menuju ke arah chanyeol berada.
“ kenapa disini ? kenapa kau buang penatmu disini ? bukankah kau bisa pergi ke luar negeri atau tempat lain yang bisa kau kunjungi , ya setidaknya tempat yang jauh lebih indah dari tempat ini “ lanjut yoona yang kini duduk tepat di sebelah chanyeol .
“ tidak ada tempat yang lebih indah selain tempat ini “ chanyeol mencondongkan kepalanya naik ke atas dan menghembuskan asap rokoknya yang sedari tadi bergumul di dalam mulutnya.
“ oh begitu. Baiklah “ yoona mengangguk dan kepaanya ditundukannya.
Chanyeol hanya melihat ujung kepala yoona dan membuat sebauh senyum tipis di bibirnya.
“ kenapa kau tidak bertanya kenapa tempat ini yang paling indah ? “ chanyeol kembali menghisap rokok yang berada di jarinya.
“ aku tidak akan bertanya lebih dalam tentangmu. Aku tidak mau kau merasa tidak nyaman denganku. Karna menurutku mungkin saja itu adalah bagian dari masalah pribadimu , aku takut … “ saat yoona hendak melanjutkan perkataannya tangan chanyeol menarik dagunya untuk memandang chanyeol
“ tanyakanlah. Setidaknya aku akan merasakan bagaimana rasanya berbagi dengan orang lain “
Detak jantung yoona kini kembali tidak beraturan karena chanyeol kembali membuat jarah antara wajahnya dan chanyeol hanya berjarak sekitar 5cm saja. “ katakanlah jika kau ingin, aku akan mendengarkannya dengan baik dan jangan katakan jika menurutmu itu tidak penting untuk dikatakan” jawab yoona.
Chanyeol tersenyum dengan apa yang baru dia dengar dari mulut gadis itu dan memalingkan wajahnya ke arah depan . “ aku lelah, aku benar-benar lelah menghadapi semua setan-setan yang bergelayutan di sekitarku . aku harus berusaha tetap sempurna di depan kamera agar fansku tidak meninggalkanku. Dan apa kau tau akhir-akhir ini aku merasa mengidap bipolar kadang aku merasa aku bahagia dan kadang aku akan merasa sangat depresi . aku pernah berpikir apa aku harus mengakhiri hidupku ? tapi aku selalu mengurungkan niatku karena aku berpikir ini belum saatnya aku mati” chanyeol bangkit dari duduknya dan berjalan ke depan beberapa langkah lalu berhenti “ apa kalian fans berpikir menjadi seorang artis menyenangkan ? tapi aku yakin pasti kalian berpikir …. “
“ tidak… aku tidak berpikir kalau menjadi dirimu itu menyenangkan, pasti kau akan banyak bertemu dengan orang-orang menjijikan bukan “ yoona memotong perkataan chanyeol .
Chanyeol berbalik dan menuju ke arah yoona dan melumat bibir gadis itu , yoona tidak bergerak namun juga tidak menolak.
“ aku sungguh menyukai setiap kata yang keluar dari mulutmu “
“ dan aku juga menyukai setiap detik bersamamu “
Chanyeol tertawa mendengar perkataan yoona
“ aku akan mengantarkanmu pulang “
“baiklah “
Yoona pun diantarkan pulang dengan mobil mewah milik chanyeol .
“ oh iya untuk apa kau membeli kondom sebanyak itu ? “ kata yoona saat mobil chanyeol berhenti sempurna di depan rumah yoona
“ pertemuan selanjutnya aku akan menjawabnya “ chanyeol hanya tersenyum.
“ baiklah “ yoona turun dari mobil chanyeol dan ketika mobil itu hilang dari pandangan matanya yoona berbalik dan menuju ke arah pintu rumahnya
“aku pulang “ teriak yoona saat menutup kembali pintu rumahnya.
“ ya im yoona ke planet mana kau membeli kentang ? dan apakah para alien di planet itu memakan habis kentangmu ha ? teriak ibunya –taeyeon.
“ ya ibu aku belum tuli aku masih bisa mendengar normal , tadi aku bertemu dengan teman-temanku di jalan mereka mengajakku minum kopi bersama jadi aku lupa untuk membeli kentangnya. Maafkan aku bu, apa kau masih memerlukannya ? aku akan pergi membelinya sekarang. “
“ya ya ya ya sudahlah ibu sudah selesai memasak , sekarang bersihkan dirimu dan makanlah mungkin masakan ibu sudah dingin di meja makan . ibu akan memanaskannya “
“ ibu aku sangat mencintaimu “ kata yoona memeluk erat ibunya itu .
“ aku tau kau jauh lebih mencintai preman itu daripada ibu “
“ ibuuuu , dia bukan preman itu karna dia seorang penyanyi rock “ yoona mendirikan jari kelingking dan telunjuk menujukan symbol seorang rocker.
“ iya iya iyaaa , ibu mengerti. Sudahlah pergi dan bersihkan dirimu”
“ siap ibu “
.
.
.
“ yoona apa benar kau mendapatkan tiket konsernya chanyeol ? “
Yoona hanya mengangguk mendengar perkataan sahabatnya – kwon yuri
“ kau benar-benar beruntung “ yuri menjatuhkan wajahnya ke atas mejanya .
“ sudahlah yul aku akan menceritakan semuanya nanti setelah aku pulang dari konsernya “ yoona mengacak-acak rambut sahabatnya itu lalu tertawa.
“kau berutang janji denganku “
“ iya iya “

Hingga hari yang ditunggu yoona pun datang , hari dimana konser besar chanyeol digelar . konser dimulai pukul 8 malam hingga selesai .
Sebelum pukul 8 yoona sudah berada di tempat konser digelar , tak hanya yoona fans chanyeol yang lain sudah sejak sore menunggu di tempat itu . beruntung yoona mendapatkan tiket vvip yang berada dekat dekat panggung dimana chanyeol akan bernyanyi. Saat pintu dibuka semua orang pun masuk dan yoona duduk di tempat yang sudah disediakan .
Jarum jam pun menunjuk pukul 8 malam nama chanyeol pun bergema di seluruh sudut ruangan itu .

DUARRRR!
Sebuah percikan api pun keluar dari sebuah benda yang berada di sudut-sudut panggung dan muncullah park chanyeol dengan gitarnya lalu menyanyikan satu lagu andalannya yang berjudul ‘perfect’ semua orang bagaikan tersengat dengan suara dan alunan gitar yang dimainkan park chanyeol diatas panggung . semua orang berloncat-loncat di tempat sembari mengikuti nyanyian yang juga dinyanyikan oleh chanyeol.
Beberapa lagu telah selesai dinyanyikan oleh chanyeol dan hingga akhir acara chanyeol memberikan surprise untuk semua fansnya yaitu memilih satu diantara mereka akan mendapatkan lucky chance bisa bernyanyi bersama lagu terbaru chanyeol diatas panggung , sontak semua orang pun berteriak tak karuan dan mengatakan “pilih aku! Pilih aku!”
Chanyeol pun berjalan dari antara mereka dan hingga pada saat chanyeol berada di depan seorang gadis chanyeol berhenti dan menarik tangan gadis itu untuk naik ke atas panggung .
Ya dia adalah yoona , chanyeol membawa yoona ke atas panggung lalu menyanyikan lagu terbarunya yang berjudul rock me sepanjang chanyeol menyanyikan lagu itu chanyeol selalu menggenggam erat tangan yoona dan hingga pada akhir lagu chanyeol memeluk yoona .
Konser pun berakhir , semua orang pun keluar dari gedung itu termasuk yoona .
.
.
.
“ yuri kau harus tau kalau semalam konser itu benar-benar luar biasa”
“ya tentu luar biasa untukmu karna kau mendapatkan lucky chance itu im yoona “ dengus yuri
“ hey ayolah , kau ini sahabatku . kau seharusnya bahagia dengan apa yang dialami oleh sahbatmu ini “
“ya ya ya . aku ikut senang atas kebahagiaanmu im yoona “

Saat yoona asyik tertawa dengan yuri tiba-tiba sebuah nomor pun mengirim sms kepada yoona
Apakah benar ini kau im yoona ?
Benar siapa kau ? darimana kau tau nomorku ?
Bingo! Akhirnya aku menemukan nomormu .. hahah
ini aku chanyeol , apa kau sudah melupakanku ?
yoona terlonjak kaget ketika membaca sms berikutnya dari nomor itu lalu yoona pun pergi meninggalkan yuri menuju taman kampusnya . setelah sampai di taman kampus yoona menelpon nomor yang telah mengirimnya sms .
“ ya apa kau harus menelponku ? “ suara tawaan terdengar dari sebrang sana
“ aku hanya memastikannya saja. Ternyata benar ini memang kau . bagaimana kau tau nomorku ? “
“tentu saja aku tau . aku akan mencari semua tentangmu jika aku mau “
“ hmm baiklah kau menang” kata yoona tertawa.
“ kau sedang apa ? “
“ sedang berbicara denganmu”
“selain itu ? “
“menyukaimu”
Terdengar jelas oleh yoona suara tawa dari telpnya “ bisakah kau berhenti menggodaku ? “
“tidak”
“ayolah kau membuat aku semakin menyukaimu”
“lakukanlah”
“ ayo kita bertemu .. hari ini.. esok.. lusa … dan hari-hari selanjutnya “
“ kau tau rumahku maka jemputlah aku . dan jika kau tidak mau menjemputku aku akan datang ke tempat dimana kau menginginkannya”
“ apa aku benar-benar terlihat sangat menyedihkan ? “
“ ya “
“ terlihat sangat kesepian ? “
“ya “
“ kau benar-benar wanita dingin yang menyebalkan “
“ buat aku panas … hingga aku tak tahan lagi mengenakan sehelai pakaian pun di tubuhku “
“ kau membuatku tergoda “
“ aku senang melakukannya”
“ aku akan menelponmu lagi . aku matikan telpnya “ percakapan mereka pun berhenti ketika chanyeol mematikan telpnya .

Yoona pun kembali lagi ke kelasnya dan mendapat omelan dari sahabatnya yuri .
“ kau darimana saja ? kenapa kau tiba-tiba pergi begitu saja ? “
“ tidak “
“ kau selalu saja begitu “
Beberapa menit mereka terdiam hingga akhirnya yoona membuka mulutnya
“ yul aku pulang dulu ya , aku sedang tidak enak badan. Aku tidak akan masuk mata kuliah selanjutnya . izinkan aku dengan choi ssam ya “
“ apa kau sakit ? “
“ hanya sedikit tidak enak badan saja. Ya sudah aku pergi dulu ya “
“baiklah hati-hati dijalan “
Yoona pun mengambil tas ranselnya lalu pergi keluar kelas . sepanjang kakinya melangkah mata yoona terlihat sangat kosong . ia berjalan menuju halte bus namun tak ada kepikiran oleh yoona ia akan pulang ke rumahnya , beberapa menit menunggu akhirnya bus pun berhenti di halte itu alu yoona pun menaiki bus tersebut dan duduk di kursi sudut belakang . bus pun kembali berjalan . saat yoona asik mendengarkan lagu yang terdengar dari headsetnya tiba-tiba sebuah sms masuk ke dalam ponselnya
Kau dimana ? ayo kita bertemu
Setelah membaca sms itu yoona pun mematikan musiknya lalu menelpon nomor itu
“ kau dimana ? aku akan kesana “ kata yoona saat telp itu tersambung
“ datanglah ke apartment ku di daegu kamar nomor 618 “
“ baiklah aku akan kesana , tunggu aku “
Sekitar 30 menit akhirnya yoona sampai di apartment itu dan naik kelantai 6 menggunakan lift, saat sampai di depan kamar nomor 618 yoona menekan bel yang ada disamping pintu itu beberapa saat kemudian pintupun dibuka dan terlihatlah chanyeol dari balik pintu itu “ silahkan masuk “ yoona pun masuk ke dalam apartement itu lalu ia berjaan menuju sofa bergaya eropa di tengah ruangan tersebut .
“ apa kau tinggal sendiri ?” Tanya yoona saat bokongnya tepat menyentuh sofa empuk itu
“ ya , seperti yang aku katakan padamu tempo lalu aku memang selalu kesepian . kedua orang tuaku telah meninggal saat aku masih duduk di bangku SMA . apa tidak ada berita tentang itu ? “ chanyeol pun mengambil tempat duduk tepat di samping yoona .
“ tidak , tidak ada berita seperti itu “
“ tentu saja tidak ada , yang diberitakan tentang aku hanyalah gossip-gosip murahan yang kapan saja bisa menjatuhkan aku “ senyumnya sinis
“ tidak , setidaknya masih banyak berita yang membeberkan semua tentang prestasimu selama ini “
“ Cuma kau saja yang mengatakan seperti itu “
“ setidaknya aku sedikit memperdulikan perasaanmu. Oh iya dimana manajermu ? bukankah katanya dimana ada kau pasti dia juga ada bersamamu ? “
“ si brengsek itu hanya datang jika aku akan menghasilkan uang untuknya “
“ oh “ yoona mengangguk
“ just oh ? hey girl apa kau tidak bisa mengatakan sesuatu yang membuatku berpikir brengsek itu tidak seburuk itu ? “ chanyeol memandang tajam wanita yang di sampingnya itu .
“ untuk apa ? apa kau mau aku mengatakan hey chanyeol ayolah dia tidak seburuk itu , setidaknya dia telah bersamamu semenjak kau belum menjadi bintang seperti ini . hah seperti itu ? kau ingin aku mengatakan seperti itu ? “ yoona berbalik memandang wajah chanyeol.
“ kau benar-benar gadis sialan yang dingin im yoona “ chanyeol hanya menggelengkan kepalanya sembari tertawa melihat gadis yang bersamanya itu.
“ oh iya kau belum menjawab pertanyaanku kemarin , kau gunakan untuk apa kondom sebanyak itu ? “
“ tentu saja untuk tidur denganmu … sepanjang hari .. aku yakin aku akan membutuhkan banyak “ smirk evilnya pun ditunjukannya pada yoona yang menatapnya .
“ oh begitu “ raut wajaoh yoona tidak berubah , pandangannya datar seperti biasanya sehingga membuat kekesalan dalam diri chanyeol .
“ malam ini tidurlah disini , mungkin malam ini aku akan sangat membutuhkanmu “
“ baiklah “
.
.
.
“Aku harus pergi ke acara itu , kau tunggu aku sampai pulang ya . jika kau ingin makan sesuatu di kulkas ku masih banyak makanan dan jika kau tidak menyukainya kau bisa membelinya di minimarket depan “ dengan tuksedo hitam dan sepatu hitam mengkilap miliknya chanyeol pun pergi ke acara pernikahan rekan kerjanya yang juga seorang bintang terkenal kim soo hyun.
“ baiklah “
“ aku pergi dulu “ chanyeol mengelus tengkup kepla yoona lembut lalu berjalan menuju pintu .

Setidaknya kau lebih beruntung dari fans lainnya gadis sialan , kau bisa dekat dengannya dan bisa tinggal di apartment mewah miliknya

Yoona hanya tersenyum dengan isi hatinya, karena bosan yoona pergi ke kamar chanyeol saat ia membuka pintu kamar itu terlihat seorang wanita cantik yang memeluk erat pinggang chanyeol dan tersenyum melihat ke arah kamera.
kaki yoona pun berjalan ke arah meja tempat foto itu dipajang dengan sebuah bingkai yang bertuliskan i love you .
” wanita yang sangat cantik ” senyum perih terlihat di wajah yoona saat tangannya meraup bingkai itu .
” apa ini wanita yang telah membuatnya patah hati sampai saat ini ? ” hati yoona bertanya-tanya siapa sebenarnya wanita itu . lalu ia kembalikan bingkai foto itu ketempat semula lalu langkah kakinya membawanya ke sebuah lemari kecil yang berada di sudut kamar tersebut sebuah senyum dan diikuti setetes air mata keluar dari mata indahnya saat melihat foto-foto yang berada di dalam laci itu . yoona mengeluarkan sebagian foto-foto itu lalu melihatnya satu per satu . terlihat kebahagiaan di wajah orang yang berada di dalam foto tersebut . di foto tersebut terlihat sepasang kekasih yang sedang asik bercumbu , tidur di ranjang yang sama tanpa mengenakan sehelai pakaian pun di tubuh mereka .
” pasangan yang serasi ” ucapnya ditengah-tengah isak tangisnya .
” hey gadis bodoh kenapa kau menangis , ini wajar mereka adalah sepasang kekasih dan pastilah mereka akan melakukan ini ” yoona menyeka air matanya dengan tangannya lalu mengembalikan kembali foto-foto tersebut ke dalam lacinya .
yoona pun berbaring di atas ranjang di kamar itu , ia memberhentikan semua aktifitasnya di kamar itu karna ia yakin jika ia kembali melihat semua isi kamar itu pasti hatinya akan merasakan sakit yang luar biasa.
tak beberapa lama yoona pun tertidur di atas ranjang itu . beberapa jam kemudian chanyeol pun kembali ke apartmentnya .
” yoona .. im yoona ” chanyeol memanggil nama yoona saat ia telah berada di dalam apartmentnya namun tidak ada balasan dari yoona lalu kakinya pun melangkah ke arah kamarnya lalu dilihatnyanyalah yoona sedang tertidur di atas ranjangnya . ia tersenyum melihat wanita itu lalu melangkah mendekatinya , chanyeol membelai lembut kepala yoona dan kemudian melihat wajah yoona lalu chanyeol menghapus setetes air yang ada di sudut mata yoona dengan ibu jarinya .
” apa kau sudah mengetahuinya ? ”
“ tidurlah kau pasti lelah “ chanyeol pun mencium kening yoona lembut lalu keluar dari kamar itu . saat chanyeol sudah keluar mata yoona pun perlahan terbuka .
.
.
.
“ morning “ yoona memeluk pinggang chanyeol dari belakang saat pria itu sedang memasakan sarapan pagi untuk mereka.
“ morning “ jawab chanyeol tanpa berbalik dan membiarkan tangan yoona tetap berada dalam lingkar pinggangnya.
“ apa tidurmu nyenyak ? “
“ tentu saja , kau ? “
“ tidak.. aku bermimpi buruk tadi malam “
“ benarkah “
“ hmm “
“ apa mimpimu ? “
Yoona pun melepaskan pelukannya lalu duduk di kursi makan yang tak jauh dari dapur tempat chanyeol memasak
“ aku mimpi kau meninggalkan aku saat aku benar-benar telah mencintaimu . kau pergi meninggalkan aku dan tak peduli bagaimanapun perasaanku saat itu “
“ benarkah ? maka jangan pikirkan lagi “
“ baiklah “
Chanyeol pun menuangkan nasi goreng buatannya di atas piringnya dan juga piring yoona .
Di sela-sela makan mereka chanyeol meminta yoona agar menginap lagi malam ini di apartmentnya lalu kembali yoona mengiyakan permintaan chanyeol.
.
.
.
Setelah selesai makan yoona pun permisi pada chanyeol untuk pulang dulu ke rumahnya untuk berganti pakaian karna yoona ada kelas siang di kampusnya . yoona pun pergi meninggalkan apartment chanyeol dan berjanji malam nanti akan kembali lagi .

Saat sampai di rumahnya yoona disambut oleh ibunya .
“ kau sudah pulang sayang ? kenapa pagi ? “
“ iya bu aku harus pergi lagi ke kampus “
“ oh ya sudah . ibu sediakan makanan untukmu ya “
“ tidak bu, aku sudah makan tadi di rumah yuri “
“ baiklah “
Saat yoona hendak menaiki anak tangga kakinya terhenti “ ibu “
“ ya sayang ? “
Yoona terdiam beberapa saat “ ah tidak jadi , lupakanlah “ yoona pun kembali menaiki anak tangga rumahnya itu .

“ aku berangkat dulu bu “ yoona pun pergi keluar dari rumahnya menuju halte bus dekat rumahnya menuju kampusnya .
Sepanjang perjalanan menggunakan bus yoona hanya asik mendengarkan lagu kesukaannya rock me yang dinyanyikan oleh chanyeol .
Saat berada di halte dekat kampusnya yoona pun turun lalu berjalan menuju kampusnya .
Saat berjalan di koridor sekolahnya semua mata memandangnya seperti rasanya ingin menerkamnya dan mencabik-cabik kulitnya layaknya si raja hutan yang memangsa bawahannya .
Namun yoona berpura-pura tidak menyadarinya dan tetap berjalan ke arah kelasnya .
Sesampainya di kelas yoona langsung menuju mejanya yang bersampingan dengan meja yuri .
“ yuri ah apa ada yang salah denganku ? “
Namun yuri hanya menatapnya dengan tatapan sinis
“ yul apa yang salah ? apa kau juga tidak menyukaiku sekarang ? “
Namun yuri hanya menatapnya tajam lalu memalingkan matanya ke arah buku di depannya .
Karna tidak senang dengan perlakuan yuri yoona pun berdiri lalu meninggalkan kelas yang hanya ada dia dan yuri disana .
“ apa kau sekarang semurah itu im yoona ? “
Yoona berbalik dan menatap yuri tidak mengerti “ apa maksudmu ? “
“ apa semua cara kau lakukan agar kau bisa mendapatkan lucky chance itu ? “
“ lucky chance ? “ yoona semakin tidak mengerti dengan semua perkataan yuri
“ ya lucky chance itu . selama ini ternyata kau selalu datang ke depan apartmentnya dan memohon padanya agar kau bisa tidur dengannyakan ? lalu saat chanyeol menolaknya kau akan menangis di depan apartmentnya seakan-akan dia telah melakukan sesuatu yang kejam padamu . kau sungguh-sungguh sangat menjijikan yoona “
“ apa yang sebenarnya kau katakan ? aku benar-benar tidak mengerti “
“ semua situs internet sedang membicarakanmu sekarang . oh ya aku lupa memberimu selamat .. selamat im yoona kau sekarang sudah dikenal semua orang “ yuri pun pergi dan menabrakan bahunya pada bahu yoona .
Karna masih belum paham dengan perkataan yuri yoona pun mengambil hp nya lalu membuka situs internet dan benar saja semua situs sedang membicarakannya sekarang . dan kini ia paham dengan semua perkataan yuri . air matanya jatuh membasahi pipinya . hatinya sangat sakit dengan semua pemberitahuan tentang dirinya .
.
.
.
Jarum jam sudah menunjukan pukul 12 malam , saat yoona melihat hpnya ada 53 panggilan tidak terjawab dan 23 sms masuk dan semua pemberitahuan menampilkan sebuah nama yaitu park chanyeol .
Yoona pun bangun dari tidurnya lalu keluar dari kamarnya tanpa permisi dengan ibunya yoona pergi meninggalkan rumahnya . dia berjalan menuju halte bus dengan hanya memakai kaus tipis berwarna putih dengan paduan rok bermotif bunga yang panjangnya sedikit di atas lutut. Matanya sembab . ketika bus berhenti di depan halte yoona pun menaikinya , bus itu sudah mulai sepi karna memang jam sudah menunjukan pukul 00.15 .
Setelah turun dari bus yoona pun berjalan tiba-tiba hujan turun dengan sangat derasnya beberapa orang yang masih berada di sekitar jalan mulai berhamburan untuk mencari tempat berteduh lain dengan yoona hanya masih santai berjalan mengikuti langkah kakinya. Dia menangis , lagi-lagi yoona menagis namun hatinya sedikit senang karena tak akan ada seorangpun yang menganggap dia gila karna menangis di pinggir jalan . hingga akhirnya yoona sampai di depan sebuah apartment mewah yaitu apartment chanyeol lalu ia naik ke lantai 6 dan menuju ke kamar chanyeol dengan basah kuyup . saat berada tepat di depan pintu kamar chanyeol yoona menekan bel dan beberapa menit kemudian chanyeol pun keluar dari balik pintu dan menatap yoona dari ujung kaki sampai ke ujung kepalanya .
Keadaan wanita itu sungguh menyedihkan , karena terkena hujan lebat baju tipis yoona pun kini tembus dan menampilkan bra berwarna birunya .
“ ayo masuklah “ kata chanyeol mempersilahkan yoona masuk.
Yoona pun masuk dan langsung duduk di atas sofa milik chanyeol . lalu chanyeol berjalan ke arah kamarnya dan saat keluar chanyeol membawakan sebuah handuk tebal dan memakaikannya ke badan yoona .
“ apa yang kau lakukan ? “
Yoona memandang wajah chanyeol lalu tersenyum “ aku hanya menepati janjiku , aku telah berjanji akan menginap malam ini disini “
Chanyeol hanya menatap miris gadis yang berada di sampingnya itu . beberapa menit tidak ada suara di antara mereka .
“ oh iya apa kau pernah membaca berita-berita yang ada di internet ? “ yoona kembali tersenyum pada chanyeol
“ aku tidak suka membaca berita-berita murahan seperti itu “
“ oh benarkah ? aku baru saja membaca berita baru tadi pagi , dan apa kau tau chanyeol hampir semua situs membicarakan orang itu . hmm aku sangat senang karna yang diberitakan mereka adalah …. Aku . hmm setidaknya aku pernah merasakan bagaimana rasanya sepertimu , menjadi orang yang sangatttt terkenal “ yoona hanya tertawa mengakhiri perkataannya .
“ maafkan aku , aku sangat menyesal “
“ hey bodoh , apa yang sedang kau bicarakan “ yoona memukul pelan dada chanyeol “ aku seharusnya berterima kasih padamu karna kau sekarang aku dikenal semua orang di dunia ini . bukankah itu sangat mengasyikan ? “ air mata yoona kini membasahi wajahnya “ ayolah chanyeol katakan itu sangat mengasyikan kan ? “ kepalan tangan yoona kini memukuli dada chanyeol berkali-kali “ mengasyikan kan ? “ air matanya kini membasahi wajahnya.
Yoona berhenti memukul chanyeol lalu menyeka air matanya dengan kedua matanya “ ya ya ya untuk apa aku menangis , aku bukanlah gadis cengeng . kau tau itu kan ? “ chanyeol hanya menunduk .
“ ayo lihatlah aku “ yoona mengangkat kepala chanyeol agar sejajar dengannya . “ setidaknya aku harus melakukan apa yang sudah tersebar di internet . aku mohon padamu tidurlah dengan ku . aku mohon , aku bisa mati jika tidak bisa memiliki tubuhmu “ yoona mencium bibir chanyeol dengan kasar , melumat habis di dalam mulutnya . bagaimana mungkin ada pria yang bisa menolak perlakuan yoona yang seperti itu . tanpa memikirkan bagaimana perasaan yoona chanyeol pun bergairah untuk melahap tubuh yoona .
.
.
.
Setelah malam kejadian itu yoona tidak diketahui keberadaanya , tak adan seorangpun yang tau keberadaan yoona selain ibunya . sama dengan anaknya ibu yoona juga akhirnya mengetahui kejaddian yang dialami anak kesayangannya itu dan membiarkan anaknya untuk pergi menenangkan dirinya sejenak . awalnya ibunya melarangnya namun akhirnya menyetujui semua keinginan anaknya itu .

Dan pada akhirnya chanyeol hanya mempermainkan yoona untuk mendongkrak popularitasnya namun itu dilakukan chanyeol karna penyakit yang dideritanya yaitu bipolar yang kapan saja bisa kumat dan merasakan depresi yang bisa menghancurkan siapa saja yang dekat dengannya .
Dan termasuk dengan mantan kekasihnya kini yang telah meninggal karna perbuatannya .

2 tahun yang lalu Pada saat itu karir chanyeol sedang redup namun kekasihnya – seohyun selalu menemaninya dan tiba-tiba penyakitnya kumat sehingga tanpa sadar dia membunuh kekasihnya itu karna takut karirnya akan semakin hancur chanyeol pun menyimpan seohyun di ruang bawah tanah rumahnya .
Dan ketika karirnya kembali gemilang dia meninggalkan rumah itu dan tinggal di apartment yang ia tempati sekarang .

 

Maaf kalau ffnya sedikit gak jelas dan penulisannya kurang rapi karna aku nulisnya pake hp hehhe.  Terima kasih udah mau baca ya. Kalau mau baca ff aku yang lain bisa langsung ke blog aku aja babythinkgirl.wordpress.com

5 thoughts on “[Freelance] Rock Me

  1. q penasaran kemana yoona pergi thor stlah kejadian yg membuat namanya hancur karn chanyeol…trs gmn karir chanyeol apa penyakitn ya akn diketehui publik..lanjut dong thor q penasaran bngt…semangat…

  2. Lah!! Sad ending lagi!!! Gk mau gk mau gk mau.. Bikin sequel nya thor… Gk sm chanyeol gk papa… Sama kris atau luhan atau baekhyun aja… Jgn sehun, karna sehun sudah menyakiti yoona di ff sebelum ini, Huwaaaaaaaaaaaaaaaa

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s