( Drabble ) Not Pure

5_4

Pimthact present

Starring by Yoona Im and Minseok Kim

PG13+ – friendship,—-sad?

“it just drabble series for celebrate yoona birthday”

enjoy for read this fanfiction — hope u like it

Aku melambaikan tangan ke-arah sahabatku. Dia menatapku lembut kemudian memeluk-ku erat. Aku sedikit telonjak-bukan-bukan karena pelukan-nya, tetapi jantung-ku yang berdegup sangat kencang. Bahkan sekarang aku sangat takut jika dia mendengar degup jantung-ku. Dia kemudian berinisiatif terlebih dahulu untuk melepaskan pelukan kita. Lalu tangan-nya terangkat dan mengacak kepalaku. Aku tidak mengomel seperti biasanya-saat dia selalu membuat rambutku berantakan. Kali ini aku hanya menatapnya dengan senyum manis-ku.

“Hati-hati, Yoong. Jika sudah sampai jangan lupa hubungi aku, oke?” Ucapnya sambil menepuk pundak-ku. Aku langsung mengangguk kemudian sedikit mundur saat gadisnya sahabat dekatku- maju selangkah lalu memeluk-ku erat.

“Kau cepat sekali pergi, yoongie. Aku lupa kau begitu pintar—” ucap nya yang sengaja ia potong dengan kekehan kecil. “Jagalah dirimu baik-baik, jangan lupa kau harus menghubungiku setiap hari, jangan biarkan badan mu ini semakin kurus, oh juga jangan lupa tolong berikan aku foto-foto bule-bule tampan di sidney,” Aku mengangguk sambil tertawa pelan saat mendengar dengusan dari-sahabat laki-laki-ku. Aku kemudian mundur beberapa langkah menatap orang tua-ku yang berada dibelakang mereka berdua. Orang tuaku tersenyum mengangguk kemudian melambaikan tangan. Hal itu serupa dilakukan oleh kedua sahabat-ku.

 Xiumin-a, jaga Sunny baik-baik ‘kay? Jika sampai aku tau kau membuatnya sedih, kau akan habis ditangan-ku, dan Sunny bunny! Jangan lupa untuk selalu cerita padaku, kau bisa video call dengan ku setiap malam,” Omel ku dengan muka seram yang tentu saja hanya dibuat-buat.

Xiumin dan Sunny hanya tertawa kemudian keduanya mengangguk. Aku kemudian membalikkan badan untuk segera ke-ruang tunggu. Sebelum aku masuk ke ruang tunggu, aku membalikkan badan sekali lagi untuk melihat keluargaku dan juga kedua sahabatku.

Dan, keluarga-ku dan kedua sahabat-ku masih berdiri ditempat yang sama sambil melambaikan tangan nya ke arah-ku. Aku kemudian melambaikan tangan ke arah mereka sampai akhirnya aku memberikan bukti boarding pass kepada pegawai bandara.Sembari menunggu diperbolehkan untuk masuk ke-dalam pesawat, aku mencari tempat duduk dan segera mendengar-kan lagu menggunakan earphone. Aku masih memikirkan apa yang nanti aku jalani di kota yang baru kutempati di bagian benua Australia itu.

Akan kujelaskan terlebih dahulu, aku menjalani beasiswa di The Australian National University. Dan tak kusangka akhirnya aku keterima disitu. Yeah, aku tak menyangka bahwa aku bisa sepandai itu.

Maka dari itu, disinilah aku, ingin memperjuangkan cita-citaku demi tekad dan harga diriku sendiri. Merelakan masa muda-ku yang harusnya kuhabiskan di Negara asal-ku, dan juga merelakan seseorang yang kucintai.

Ah, yang kucintai.

Remember, No man and woman can get really pure-friendship in this world

 Dan sialnya, aku terjebak dalam kata-kata itu. Persetanan dengan semua yang pernah kukatakan bahwa aku tidak akan menyukai sahabatku-tapi apa jadinya? Hatiku berjalan dengan sendirinya.

 Juga pada akhirnya, Sunny yang mendapatkan nya.

 Semuanya berubah ketika Xiumin mengutarakan perasaan-nya pada Sunny. Dulu kami selalu bertiga kemana-mana,namun sekarang mereka berdua dan aku sendiri. Jika dulu saat istirahat kami saling menunggu satu sama lain tapi sekarang mereka pergi dahulu dan aku akan menyusul nanti. Semuanya berubah, sahabat, kebiasaan, juga hubungan. Walau semuanya berubah, tapi perasaanku tidak.

 Aku tertawa pelan mengingat dulu selalu berharap bahwa xiumin membalas perasaan-ku. Seolah harapan-ku hanyalah omong kosong yang sekarang hanya bisa diratapi, bukan diharapkan untuk menjadi kenyataan.

Dari banyaknya film yang aku tonton, biasanya pemeran seperti aku akan mendapatkan pasangan yang ia cintai dari muda dan berakhir dengan happy ending. Bahkan orang yang kuharapkan sebagai pasangan-ku nanti dan membuat akhir cerita yang bahagia, kini membuat cerita bahagia dengan sahabat baik-ku sendiri.

 Menyesakkan memang. Tapi akan lebih menyesakkan jika aku berpacaran dengan nya yang hanya dilandasi perasaan-ku saja. Karena, aku akan bahagia jika melihatnya bahagia.

Dan aku merelakan itu. Aku hanya berharap, aku akan menemukan yang lebih baik darinya dan membuat akhir cerita yang bahagia, seperti dari beberapa film yang aku tonton.

FIN

Who’s the next?

14 thoughts on “( Drabble ) Not Pure

  1. Akh! Keren banget ff nya! Tp rada2 susah bacanya Thor karena posisinya kurang pas ^^ Tp bagus Thor! Keep writing!^^

  2. Knpa brtepuk sblah tangan lagi, bru aja brusan bca ff yang Hurt, udah nyesk skrang bca ini malah tmbah nyesek.
    Oke dtunggu karya slnjutnya thor !!

    • Hai, Still You nya yang cast nya Yoona-Kai ya?
      Itu bukan hasil buatan ku tapi author freelance hehe😀
      mungkin kamu salah baca nama pena ku, kamu bisa menghubungi author ini ya kalo mau dilanjut atau tidak karena saya tidak terlalu tau ff itu dilanjut atau tidak :”)

  3. duh ending y galau thor.. bkn yg akhr y happy dong! ky y msi gantung sl y yoona blm nemuin kbhgaian y… tp keren ko thor..

Comment, please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s